Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 4267

Perjuangkan Infrastruktur, Air, hingga Pendidikan, Nuryanto Sebut Jabatan Adalah Amanah dari Masyarakat

0
nuryanto e1654784358634
Ketua DPRD Batam, Nuryanto. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos-DPRD Kota Batam berkewajiban untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi dari masyarakat atau konstituen yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Beragam aspirasi dan usulan pembangunan disampaikan oleh konstituen saat anggota DPRD menggelar reses.

“Memang fungsi dan tujuan utama dari reses itu adalah mendengar masukan, aspirasi dan saran dari masyarakat atau konstituen kita. Ya sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Di sana berbagai usulan khususnya untuk pembangunan di daerah atau dapil kita disampaikan warga,” ujar ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Nuryanto atau yang biasa disapa Caknur terpilih menjadi wakil rakyat lewat dapil Bengkong Batuampar. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam tersebut mengaku selalu berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mewujudkan apa yang menjadi permintaan dari warga.

Ia mengatakan, dalam beberapa kesempatan reses yang paling banyak diminta oleh warga adalah masalah pembangunan infrastruktur di pemukiman warga. “Misalnya ada jalan yang berlubang atau rusak, maka biasanya itu diminta untuk diperbaiki,” katanya.

BACA JUGA: Puluhan Guru Honorer di Batam Temui Nuryanto Curhat Kendala Jadi ASN

“Kalau saya sendiri, jabatan yang saya terima ini adalah amanah dari rakyat. Makanya kita harus berjuang untuk rakyat. Dan jujur kebanyakan pokir saya digunakan untuk pembangunan ifrastruktur,” tambahnya.

Menurut Caknur, dengan infrastruktur yang bagus maka mobilitas masyarakat akan lebih mudah. Demikian halnya dengan bencana banjir akan lebih mudah teratasi.

“Misalnya pembangunan drainase atau jalan yang bagus, maka ketika hujan, air akan lancar mengalir dan parit tidak tersumbat,” katanya.

Selain infrastruktur, ada juga sejumlah warga yang meminta pembenahan pendidikan. Bisa permintaan pembangunan sekolah baru, permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru dan banyak hal terkait pendidikan.

“Ada juga masalah pendidikan yang diminta warga. Tugas kami sebagai anggota DPRD ya harus memperjuangkan dan mendorong pemerintah untuk memperbaiki hal tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan PPDB yang terus terjadi setiap tahun ajaran baru harus menjadi perhatian serius dari pemerintah Kota Batam. “Setiap tahun masalah PPDB ini selalu terjadi. Kita mendorong pemerintah untuk bisa menyelesaikan ini. Yang diutamakan untuk masuk sekolah negeri itu adalah siswa yang memang benar-benar layak untuk bersekolah di negeri sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Selain itu, tidak sedikit juga masyarakat yang meminta sarana dan prasarana untuk olah raga. Menurut Caknur, sarana dan prasarana olah raga juga penting untuk masyarakat. Di mana olahraga bisa menjadi pilihan warga untuk melepas penat.

“Kalau di bidang olah raga yang diminta warga ada juga seperti lapangan olahraga dan fasilitas pendukung olah raga,” Katanya.

Dan yang tidak kalah banyak permintaan dari warga Bengkong dan Batuampar adalah perbaikan layanan air minum. Di mana dalam beberapa tahun ini, harus diakui pelayanan distribusi air minum paska ATB tidak lebih baik.

“Permasalahan air ini tak kunjung selesai dari dulu. Banyak sekali warga mengeluh mengenai masalah distribusi air minum yang tidak lancar. Bahkan ada yang mengadu bahwa air di rumahnya tidak mengalir, ada yang hanya tengah malam mengalir dan keluhan lainnya,” terangnya.

Caknur meminta dan mendorong BP Batam untuk mengelola air bersih di Batam lebih baik lagi. “Mohon maaf, banyak masyarakat masih membandingkan pengelolaan air di waktu ATB dan pengelolaan air sekarang. Dan masyarakat mengatakan bahwa ATB masih lebih bagus. Makanya harus diperbaiki oleh pengelola air yang sekarang,” katanya.

Menurut Caknur, sebisa mungkin ia dan mungkin anggota DPRD lainnya akan memperjuangkan apa yang menjadi keluhan dan aspirasi dari masyarakat di dapil masing-masing. Terutama kebutuhan yang mendasar untuk kepentingan masyarakat banyak.

Sementara itu, seorang warga dari Bengkong Kolam saat berkunjung ke gedung DPRD Batam beberapa waktu lalu mengapresiasi Caknur yang sudah membangun sejumlah infrastruktur di Bengkong sehingga banyak ruas jalan yang sudah mulus.

“Terima kasih untuk pak Nuryanto, dan mungkin anggota DPRD dari dapil sana juga yang sudah bekerja dan membuat sejumlah ruas jalan di sana menjadi mulus,” katanya. (*)

reporter: alpian

Lewat Bisnis Usaha Pesantren, Kemenag Kepri Perkuat Kemandirian Pesantren

0
Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Waryono Abdul Ghofur meresmikan Minimart Mak Tue Mart, di Pondok Pesantren (Ponpes) Wal Lughoh Ruhul Quran, Kota Batam, Jumat (1/12) lalu. F. Humas Kemenag Kepri

batampos-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri terus berupaya untuk memperkuat kemandirian pesantren di wilayah Provinsi Kepri. Adapun program yang sedang digencarkan adalah bisnis usaha kemandirian pesantren.

Kanwil Kemenag Kepri bersama melalui Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Kegamaan Islam bersama Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI meresmikan bisnis usaha kemandirian pesantren berbentuk minimart bernama Mak Tue Mart, di Pondok Pesantren (Ponpes) Wal Lughoh Ruhul Quran, Kota Batam, Jumat (1/12) lalu.

“Program kemandirian pesantren adalah program prioritas Menteri Agama melalui Keputusan Menteri Agama nomor 749 Tahun 2021 tentang program kemandirian pesantren,” ujar Kepala Bidang Pakis Kanwil Kemenag Kepri, Riadul Afkar.

Menurutnya, program ini mempunyai tujuan untuk mengoptimalkan sumber daya pesantren, serta untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren dan masyarakat. Dijelaskannya, untuk wilayah Provinsi Kepri telah berjalan sejak tahun 2022 lalu atau lebih kurang 2 tahun.

“Mulanya pada tahun 2022 ada 2 lembaga Ponpes yang menerima yaitu Pondok Pesantren Al Himmah Karimun dan Ponpes Tahfidzul Quran Al Fitrah Bintan dengan jenis usaha pesantren adalah Usaha Waserba (warung serba ada) dan Mini Mart ATK dan Kelengkapan Pendidikan yang berdiri di lingkungan ponpes masing-masing,” jelasnya.

Kemudian, ditahun 2023 ini, meningkat jumlah penerima sebanyak 12 lembaga di Kepri dengan rincian, Kabupaten Bintan 2 lembaga, Kota Tanjungpinang 1 lembaga, Kabupaten Lingga 1 lembaga. Selanjutnya di Kabupaten Natuna 1 lembaga, Kabupaten Karimun 2 lembaga, dan Kota Batam 5 lembaga.

“Proses awal pengajuan Bantuan Bisnis Inkubasi Kemandirian Pesantren ini dibuka pada bulan Maret 2023 dengan pengajuan via Online di Aplikasi SIMBA PD Pontren Kemenag RI. Bagi lembaga yang selalu aktif melihat aplikasi tersebut maka peluang besar bisa mengajukan bantuan,” jelasnya lebih lanjut.

Kedepannya, Riadul menambahkan, banyak hal yang bisa dilakukan dari seluruh lembaga yang menerima bantuan agar unit bisnis pesantren secara produksi dan pemasaran bisa lebih bersaing, baik di market lokal maupun nasional. Hal ini dikarenakan bantuan ini merupakan bantuan tunai langsung ke rekening Lembaga Ponpes masing-masing.

“Pemberian bantuan dana inkubasi harapannya tidak hanya sekali tapi berkelanjutan sampai pada taraf pengembangan dan pemasaran produk, sehingga pesantren benar-benar mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI, Waryono Abdul Ghofur, dalam momen tersebut menyampaikan bahwa program ini menjadi prioritas Menteri Agama. Dikatakannya, dalam hal kemandirian ekonomi, akan lebih mudah terwujud jika tercipta suatu sistem yang mendukung pesantren untuk saling menjalin relasi dalam membangun lini usaha.

“Bagaimana kedepannya agar pesantren menjalin relasi untuk membangun lini usaha. Santri yang berada di pesantren juga diharapkan turut mengerti, memahami dan mampu mengimplementasikan ilmu tentang ekonomi atau bisnis,” ungkap Waryono Abdul Ghofur.

Lebih katanya, pada tahun 2045 Indonesia akan mengalami peningkatan usia produktif atau bonus demografi, oleh karenanya santri harus turut mengambil peran. Salah satunya adalah dengan memahami segala ilmu menyangkut kewirausahaan sehingga siap dan mampu menghadapi tantangan dikemudian hari.

“Dengan adanya bisnis usaha Kemandirian Pesantren dan Tranformasi Digital dapat terjadi pertukaran ekonomi di masing-masing daerah, program Kemandirian Pesantren ini sampai tahun 2024,” jelas Waryono.(*)

reporter: jailani

Naik Hingga 160 Persen, Kunjungan Wisman ke Kepri Mencapai 1,2 Juta

0

batampos  – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sepanjang Januari hingga Oktober 2023 mencapai 1,2 juta atau sudah mencapai target yang ditentukan. Pelaksana Tugas (Plt) Kadispar Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sejak Januari hingga Oktober 2023 sebanyak 1,2 juta kunjungan.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Plt Kadispar Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira.

Jika dibanding dengan tahun sebelumnya dengan bulan yang sama, maka terjadi peningkatan kunjungan sebesar 160 persen.

“Kita di Kepri diberi target dari pusat untuk target wisman 2023 itu sebanyak 1,2 juta kunjungan. Alhamdulillah target itu sudah tercapai,” kata Luki, Senin (4/12).

Kunjungan yang ada saat ini sudah sangat baik. Luki menargetkan hingga akhir Desember 2023 nanti bisa tercapai hingga 1,4 juta kunjungan, sebab rata-rata setiap bulan itu kunjungan mencapai 100 ribu lebih.

“Biasanya di Desember itu bisa naik lagi bisa mencapai 120 ribu lebih,” ujarnya.

Menurut Luki, saat ini wisman sudah mulai percaya untuk datang ke Kepri pasca dilanda covid-19 dengan ekonomi yang mulai tumbuh dan berimbas pada kunjungan wisman ke Kepri.

“Peningkatan kunjungan ini memberi multi efek, seperti transportasi dan hunian hotel sehingga kegiatan ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Luki kunjungan wisatawan lokal juga tinggi bahkan jumlahnya melebihi wisman. Dengan dua sumber kedatangan itu dapat disimpulkan kunjungan wisatawan ke Kepri sangat bagus.

“Kunjungan wisman di Kepri juga dipengaruhi dengan durasi libur masyarakat di Singapura dan Malaysia serta event bertaraf internasional yang ada di Kepri,” terangnya.

Biasanya event yang diadakan kabupaten kota juga disesuaikan dengan jadwal libur masyarakat di negara tetangga, sehingga dapat menjadi daya tarik wisman ke Kepri. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

DPD MDI Kota Tanjungpinang Bagikan Ratusan Pakaian untuk Majelis Taklim

0

batampos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kota Tanjungpinang menyerahkan ratusan bantuan seragam kepada ibu-ibu majelis taklim di sejumlah kelurahan di Kota Tanjungpinang. Ketua DPD MDI Kota Tanjungpinang, Additya Saputra menjelaskan bahwa sekitar 400-500 pakaian telah dibagikan dalam kegiatan tersebut.

DPD MDI Kota Tanjungpinang Bagikan Ratusan Pakaian untuk Majelis Taklim di Tanjungpinang, foto kiriman untuk Batam Pos.

Dikatakan Additya, program ini menjadi bagian dari upaya DPD MDI Kota Tanjungpinang dalam meningkatkan silaturahim serta mendukung kegiatan keagamaan di komunitas.

Bantuan pakaian ini diharapkan dapat memperkuat semangat dan mempererat kebersamaan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan keagamaan di berbagai kelurahan Kota Tanjungpinang.

“Program pembagian pakaian kepada ibu-ibu Majelis Taklim merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan semangat belajar dan kebersamaan di lingkungan keagamaan Kota Tanjungpinang,” kata Additya, Senin (4/12).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Dewan Pertimbangan DPD MDI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ade Angga dan sejumlah pengurus DPD MDI Kota Tanjungpinang.

Ade Angga mengaku bahagia karena MDI telah melakukan hal yang positif dengan memberikan seragam untuk ibu-ibu majelis taklim di sejumlah masjid di Kota Tanjungpinang.

“Kami berbahagia sekali bisa bertemu ibu-ibu semua. Karena insyallah, ibu-ibu semua akan memakai baju ini untuk menuntut ilmu, menghadiri majelis-majelis ilmu,” kata Ade Angga

“Mudah-mudahan, seragam yang dibagikan ini bisa bermanfaat, bisa membantu meringankan beban ibu-ibu semuanya,” sambungnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

11 Pendaki Meninggal Akibat Gunung Marapi Sumbar, 12 Masih Dicari

0
Erupsi Gunung Marapi Minggu (3/12) berdampak hujan abu vulkanis di wialyah Kota Bukittinggi dan beberapa wialyah di Kabupaten Agam. (SY RIDWAN/PADANG EKSPRES)

batampos – Sebanyak 75 pendaki dilaporkan terjebak saat terjadinya erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu siang (3/12). Gunung Marapi berada di dua kabupaten, Agam dan Tanah Datar. Dampak dari erupsi yang memuntahkan 3 ribu meter abu vulkanik dari di atas kawah gunung, dilaporkan 75 pendaki gunung terjebak. Sebagian sudah ada yang dievakuasi.

BACA JUGA: Gunung Marapi Erupsi, 20 Pendaki Segera Dievakuasi

Dari laporan tim SAR gabungan, 11 pendaki kondisinya meninggal dunia. Dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group) Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengungkapkan, ada sekitar 75 survivor atau pendaki yang terdaftar melakukan pendakian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 pendaki sudah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan.

“Sebagian sudah pulang dan sebagian lagi masih berada di dua rumah sakit, yaitu di RS Padangpanjang dan RS Bukittinggi,” kata Abdul Malik yang dilansir Padang Ekspres, Senin (4/12).

Dia menuturkan, pencarian yang dilakukan tim gabungan hingga pukul 07.10 WIB berhasil menemukan 3 orang selamat dan 11 orang dalam kondisi MC Delta atau meninggal dunia.

“Saat ini tengah dilakukan proses evakuasi dari puncak ke bawah dan untuk total temuan hari ini, ada sekitar 14 orang. Sedangkan untuk yang masih perlu dilakukan pencarian ada sebanyak 12 orang,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Gunung Marapi meletus dengan kolom abu teramati membubung setinggi 3.000 meter pada Minggu (3/12) pukul 14.54.

Menurut hasil rekaman seismograf PVMBG, erupsi Gunung Marapi terekam dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 4 menit 41 detik.

Letusan menyebabkan hujan abu vulkanik terutama di beberapa kecamatan, termasuk Canduang, Sungai Pua, Ampek Angkek, Malalak, Banuhampu, Tilatang Kamang, Baso, Tanjung Raya, Lubuk Basung, IV Koto, Matur, Tanjung Mutiara, Palembayan, dan Kamang Magek.

Tim BPBD Kabupaten Agam bersama PMI segera membagikan masker kepada masyarakat. Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak ke luar rumah dulu mengingat intensitas hujan abu vulkanik yang tinggi dan dapat berdampak pada kesehatan.

“Masyarakat sudah dibagi masker dan diingatkan agar tetap di dalam rumah,” kata Kepala Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Agam, Ade Setiawan.

Erupsi Gunung Marapi berlanjut pada hari ini (4/12) pukul 08.22 WIB. Namun, tinggi kolom letusan teramati lebih rendah dibandingkan sebelumnya, yakni sekitar 800 meter di atas puncak gunung.

Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. “Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 68 detik,” kata PVMBG dalam laporannya yang disampaikan Pemantau Gunung Api Marapi Ahmad Rifandi. (*)

Reporter: JP Group

Si Jago Merah Melahap Beberapa Gudang di Kawasan Union Batuampar

0
Gambar WhatsApp 2023 12 04 pukul 12.53.16 0d350dfb
Kebakaran di Kawasan Union Industrial Park. F Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos – Kebakaran terjadi Kawasan Union Industrial Park Batuampar, Senin (4/12).  Api awalnya terlihat di salah satu gudang bertuliskan arita. 

Dari gudang tersebut, api menjalar ke sampingnya.  Hingga api masuk ke gudang milik beberapa perusahaan lainnya di kawasan industri itu.

5 mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Ada beberapa mobil pemadam kebakaran yang bolak balik, untuk memadamkan api di lokasi gudang tersebut. 

Namun, hingga berita ini diturunkan, api masih menjalar ke beberapa lokasi lainnya. 

Dari informasi yang didapat batampos, TNI dan Polri ikut berusaha memadamkan api. (*)

Reporter: Cecep Mulyana

Sebelum Kampanye, Wajib Urus STTPK dari Kepolisian

0

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan bahwa pelaksanaan kampanye dimulai sejak Selasa (28/11) lalu dengan menggeluarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang kampanye.

Ketua KPU Karimun Mardanus mengatakan, sudah lima hari masa kampanye para peserta kampanye dalam hal ini Partai Politik (Parpol) yang masing-masing menerjunkan jagoannya sebagai Calon Legislatif (Caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun.

” Jadi sebelum caleg turun berkampanye, mereka harus membuat Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK) yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian setempat,” terangnya, Minggu (3/12).

Dalam STTPK tersebut, kata Mardanus para peserta pemilu dalam hal ini caleg menyebutkan kegiatan yang akan dilaksanakan mulai dari penyebaran Alat Peraga Kampanye (APK). Seperti, kartu nama, kalender, spanduk, pamplet dan sebagainya.

” Biasanya mereka melakukan kampanye tata muka bersama warga, sesuai Daerah Pemilihan (Dapil). Baik itu caleg DPRD Karimun, DPRD Provinsi, maupun DPR RI, termasuk DPD RI,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ada 260 Titik Pemasangan APK Se-Bintan, KPU Bintan Minta Peserta Pemilu Tertib Berkampanye

Begitu juga, pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang ditunjuk didaerah juga harus membuat STTPK akan melakukan kampanye. Artinya, para peserta harus mengikuti aturan yang sudah berlaku dan sudah ada dimasing-masing Parpol.

” Kepada peserta pemilu saya himbau, agar ikuti aturan yang berlaku. Silahkan, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pesta demokrasi. Termasuk, pemasangan APK yang telah ditetapkan dengan ukuran maksimal 6×4 meter,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun Muhammad Iskandar ketika dikonfirmasi apakah ada temuan, saat masa kampanye saat ini. Seperti, pemasangan APK yang salah pemasangan dan sebagainya.

” Nanti saya coba tanyakan ke divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Biasanya ada laporan secara periodik,” jawabnya.

Sedangkan, koordinator divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Bawaslu Karimun Nurul Izzatur Rahmi saat dihubungi beberapa kali tidak menjawab. Begitu juga di konfirmasi melalui WhatsApp (WA) dengan pertanyaan,”apakah ada temuan bawaslu tentang apk yg salah letak” sejak pagi hari tidak direspon.(*)

reporter: tri haryono

Sudah Dibuka, Begini Cara Dapatkan Nomor Antrean Kendaraan untuk Naik Roro dari Batam

0
Kapal Roro Dalil Harahap 68
Antrean kendaraan yang akan berangkat melalui Pelabuhan Roro Punggur, Batam.

batampos – PT ASDP Telaga Punggur Batam menerapkan sistem antrean bagi calon penumpang roro yang membawa kendaraan dari Batam selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024. Pendaftaran telah dibuka sejak akhir pekan kemarin.

“Animo masyarakat cukup tinggi di hari pertama kemarin sudah ada ratusan lebih yang mendaftar untuk tujuan Sei Selari dan Kuala Tungkal untuk jadwal 11 Desember 2023 sampai 5 Januari 2024,” kata General Manager ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Sabtu (2/12).

Baca Juga: Kepri Memasuki Fase Puncak Hujan, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir

Nana menyebutkan pengguna jasa yakni kendaraan golongan IV wajib mendaftarkan secara online di layanan WhatsApp PT ASDP Telaga Punggur 0823 8656 5878.

“Caranya dengan mengisi formulir identitas pengguna jasa, nomor polisi kendaraan, foto STNK, setelah itu admin kami akan memverifikasi dengan memerhatikan kouta antrean yang ada,” terangnya.

Bagi calon penumpang yang telah mendaftar dan akan menyeberang untuk hadir 11.00 WIB dengan menunjukkan nomor antrean kendaraan.

Baca Juga: 89 Komoditas Naik Harga, Inflasi Batam 0,37 Persen

“Bagi kendaraan roda dua dan angkutan barang dilakukan pendaftaran secara manual di pelabuhan dan menyesuaikan antrean kendaraan penumpang,”ujarnya.

PT ASDP menerapkan sistem antrean ini guna mencegah adanya praktik percaloan. Pihaknya tidak ingin pengguna jasa dirugikan dengan percaloan.

“Kami harap masyarakat bisa mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh PT ASDP,” tutupnya (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Sudah Dibuka, Begini Cara Dapatkan Nomor Antrean Kendaraan untuk Naik Roro dari Batam

0
Kapal Roro Dalil Harahap 68
Antrean kendaraan yang akan berangkat melalui Pelabuhan Roro Punggur, Batam.

batampos – PT ASDP Telaga Punggur Batam menerapkan sistem antrean bagi calon penumpang roro yang membawa kendaraan dari Batam selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024. Pendaftaran telah dibuka sejak akhir pekan kemarin.

“Animo masyarakat cukup tinggi di hari pertama kemarin sudah ada ratusan lebih yang mendaftar untuk tujuan Sei Selari dan Kuala Tungkal untuk jadwal 11 Desember 2023 sampai 5 Januari 2024,” kata General Manager ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Sabtu (2/12).

Baca Juga: Kepri Memasuki Fase Puncak Hujan, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir

Nana menyebutkan pengguna jasa yakni kendaraan golongan IV wajib mendaftarkan secara online di layanan WhatsApp PT ASDP Telaga Punggur 0823 8656 5878.

“Caranya dengan mengisi formulir identitas pengguna jasa, nomor polisi kendaraan, foto STNK, setelah itu admin kami akan memverifikasi dengan memerhatikan kouta antrean yang ada,” terangnya.

Bagi calon penumpang yang telah mendaftar dan akan menyeberang untuk hadir 11.00 WIB dengan menunjukkan nomor antrean kendaraan.

Baca Juga: 89 Komoditas Naik Harga, Inflasi Batam 0,37 Persen

“Bagi kendaraan roda dua dan angkutan barang dilakukan pendaftaran secara manual di pelabuhan dan menyesuaikan antrean kendaraan penumpang,”ujarnya.

PT ASDP menerapkan sistem antrean ini guna mencegah adanya praktik percaloan. Pihaknya tidak ingin pengguna jasa dirugikan dengan percaloan.

“Kami harap masyarakat bisa mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh PT ASDP,” tutupnya (*)

Reporter: Azis Maulana

Mengenal Risa Santoso, Perempuan asal Surabaya yang Tercatat sebagai Rektor Termuda di Indonesia dan Pecahkan MURI

0
Risa Santoso, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, yang tercatat sebagai Rektor termuda di Indonesia. (Karen Wibi/Jawa Pos Radar Kediri)

Memiliki nama lengkap Risa Santoso, Ia adalah seorang Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang, yang sekaligus tercatat sebagai Rektor termuda di Indonesia saat usianya baru menginjak 27 tahun.

Melansir dari Radar Kediri, Jawa Pos Group pada Minggu (3/12), Risa Santoso mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia ketika usianya baru 27 tahun.
“Tidak pernah menyangka bisa secepat ini. Usia 27 tahun menjadi seorang Rektor,” ungkap Risa Santoso seperti yang dikutip dari Radar Kediri pada Minggu (3/12).
Sebelumnya, Risa Santoso pernah viral sebagai Rektor termuda di Indonesia. Perempuan kelahiran Surabaya, 27 Oktober 1992 itu dilantik menjadi seorang Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang pada tahun 2019.
Hingga saat ini, Risa Santoso masih menjabat sebagai Rektor dan sibuk menggeluti dunia pendidikan di kampus. Aktivitasnya banyak diisi dengan kegiatan mengajar, termasuk mengisi acara seminar sebagai pembicara atau narasumber.
Awal mula sebelum menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso mengenyam pendidikan formalnya di kota asal, yaitu Surabaya, dari duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Setelah lulus dari SMA, perempuan asal Kota Surabaya tersebut, kemudian melanjutkan pendidikan tingginya di luar negeri. Risa Santoso mengambil Bachelor of Arts (B.A.) Economics di University of California, Amerika Serikat.
Kendati mengambil jurusan ekonomi, Risa Santoso mengaku bahwa ia sangat tertarik dengan dunia pendidikan, utamanya dalam mengajar. Sehingga, saat itu Risa memiliki impian untuk menjadi seorang pengajar, entah itu dosen atau guru.
Gayung pun bersambut, di masa kuliah Risa Santoso berkesempatan untuk mengajar teman sekampusnya. Dia menuturkan bahwa hal tersebut sudah menjadi hal yang rutin di kampusnya. Jika sudah lulus mata kuliah, lalu membimbing teman sekampus yang belum lulus.
“Jadi ada kebiasaan di kampus. Mereka yang sudah lulus mata kuliah bisa mengajar ke teman-teman yang belum lulus,” kata Risa Santoso.
Selama berproses di kampus, Risa Santoso mengaku semakin terpikat dengan dunia pendidikan. Tak tanggung-tanggung dengan minatnya tersebut, Risa pun lantas melanjutkan pendidikannya dengan mengambil gelar Master jurusan pendidikan di Harvard University Graduate School of Education, Amerika Serikat, guna mewujudkan hasratnya menjadi seorang pengajar yang kian menguat.
Usai memperoleh gelar Master, Risa Santoso kemudian kembali ke Indonesia. Dan tak berselang lama, dirinya pun mendapat pekerjaan pertamanya di Indonesia sebagai seorang Tenaga Ahli Muda di Kantor Staff Presiden Republik Indonesia.
Namun, kala disibukkan dengan pekerjaan tersebut, Risa Santoso mengaku bahwa impiannya menjadi seorang pengajar pada saat itu masih ada. Maka dari itu, Risa hanya bekerja selama satu tahun di Kantor Staff Presiden RI dan ingin menggeluti hasratnya menjadi pengajar.
“Kerja di Staff Kepresidenan hanya sekitar satu tahun terus saya resign,” ungkap Risa Santoso.
Setelah Risa Santoso memutuskan untuk resign, di tahun yang sama dia berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang pengajar. Risa diterima menjadi dosen di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Bahkan, selain menjadi seorang dosen, Risa Santoso juga didapuk menjadi Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) dan Direktur di bidang pengembangan kampus.
Dalam perjalanannya sebagai seorang dosen, Risa Santoso mempunyai misi yaitu ingin mencerdaskan mahasiswa yang dibimbingnya, yang kala itu di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang. Karena menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk memajukan sebuah negara.
“Saya ingin membagi ilmu yang saya dapat ketika saya kuliah di Amerika,” ungkap Risa Santoso.
Dua tahun berselang, Risa Santoso akhirnya dipromosikan menjadi Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang pada tahun 2019. Dirinya secara resmi dilantik menjadi seorang Rektor termuda di Indonesia yang kala itu baru menginjak usia 27 tahun.
“Hal itu benar-benar menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya,” ujar Risa Santoso.
Menjadi Rektor saja bukanlah hal yang mudah, apalagi di usia yang masih sangat muda. Risa Santoso mengaku banyak mendapat anggapan miring kala dirinya dilantik menjadi seorang Rektor. Namun, bukannya membuat semangat Risa kendor, hal tersebut justru menjadikannya semakin membara untuk terus berkembang.
Dalam perjalanannya sebagai Rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso telah melakukan berbagai terobosan. Selain itu, di umurnya tersebut membuat Risa Santoso dan para mahasiswa dapat saling memahami satu sama lain, sehingga menjadi kombinasi yang positif.
Reporter: JP Group