Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4293

Dampak Ekonomi Global, Satu Perusahan Garmen di Batam Tutup Operasional

0
rudi s scaled e1676476902774
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam Rudi Sakyakirti. (F.Humas Pemko)

batampos – Awal Tahun 2024 ini, industri garmen mengalami goncangan yang cukup kuat. Salah satu perusahaan besar di Batam PT BBA yang berlokasi di Tunas, Batamcenter, Kota Batam akan segera menutup operasionalnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan informasi mengenai rencana berakhirnya operasional PT Batam Bersatu Appereal (BBA) ini sudah didapatkan. Meskipun secara resmi perusahan belum ada menyampaikan kepada Disnaker Kota Batam.

Baca Juga: Ini Persoalan yang Hambat Investasi di Batam Menurut Pengusaha

“Kalau informasinya saya sudah dapat. Namun teknisnya seperti apa saya belum dapat lagi detailnya. Biasanya perusahaan selesaikan dulu hak karyawan, baru lapor kepada kami. Selagi tidak ada masalah, tidak akan mereka lapor ke sini, atau mereka tidak bisa menuntaskan hak karyawan misalnya,” kata Rudi saat dihubungi, Selasa (9/1).

Rudi menyebutkan menurut informasi yang didapatkan, perusahaan saat ini hanya menyelesaikan pesanan yang akan belum tuntas. Informasinya perusahaan masih akan beroperasi hingga akhir bulan Januari ini.

Baca Juga: Rusak Parah, DBMSDA Perbaiki dan Perlebar Jalan Laksamana Bintan Tahun Ini

“Kabarnya begitu. Jadi mereka lagi selesaikan pesanan. Setelah itu resmi menutup perusahaan. Kalau sebabnya, karena orderan tidak ada lagi dari luar. Hal ini mungkin juga merupakan dampak dari ekonomi global terhadap merek pakaian yang mereka produksi,” jelasnya.

Rudi menyampaikan, perusahaan sudah berupaya yang terbaik untuk tetap bertahan. Namun karena situasi saat ini, membuat produksi mereka mengalami penurunan order atau pemesanan. Sehingga terpaksa menutup operasional mereka.

“Ini kasus perusahaan tutup pertama di awal tahun ini,” sebutnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

 

Sudah Dibuka, Simak Panduan Registrasi Akun SNPMB 2024 untuk Siswa dan Sekolah

0
Ilustrasi pendaftaran SNPMB. (Jawa Pos)

batampos – Pendaftaran akun SNPMB 2024 telah dibuka pada 8 Januari 2024 dan berdasarkan informasi dari Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), baik sekolah maupun siswa diwajibkan untuk membuat akun SNPMB 2024.

Proses registrasi akun tersebut dapat dilakukan melalui laman resmi https://reg-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.

Akun SNPMB 2024 yang telah terdaftar oleh siswa dapat digunakan untuk mengikuti seleksi SNBP dan UTBK-SNBT 2024. Jika sekolah telah memiliki akun SNPMB 2024, mereka dapat membantu mengisi informasi ke dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Dilansir dari Pojoksatu.id (Jawa Pos Group), untuk melakukan registrasi akun SNPMB 2024, diperlukan dua data penting yaitu Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Cara Membuat Akun SNPMB 2024

Berikut langkah-langkah untuk membuat akun SNPMB 2024 di portal SNPMB bagi sekolah dan siswa.

1. Akses laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.
2. Setelah mengakses laman, Anda akan diarahkan ke halaman pendaftaran. Klik opsi “Daftar”.
3. Pada halaman pendaftaran, terdapat dua pilihan, yaitu “Siswa” dan “Sekolah”.
4. Jika Anda adalah siswa yang ingin melakukan registrasi akun SNPMB 2024, klik “Daftar” pada opsi “Siswa”.
5. Jika yang ingin mendaftar adalah sekolah, pilih “Daftar” yang terletak di bawah opsi “Sekolah”.
6. Isi data yang diminta oleh sistem untuk proses pendaftaran akun SNPMB.

Cara Cek NISN

Berikut adalah cara untuk melakukan cek NISN.

1. Buka laman NISN Kemdikbud melalui https://nisn.data.kemdikbud.go.id/
2. Pilih menu “Pencarian Nama”.
3. Masukkan beberapa data diri siswa, seperti:
– Nama
– Tempat lahir
– Tanggal lahir
– Nama ibu
4. Klik opsi “Cari Data” dan data NISN dari siswa terkait akan muncul.

Cara Cek NPSN

Berikut adalah cara untuk melakukan cek NPSN.

1. Buka laman NPSN dari Kemdikbud di https://dapo.kemdikbud.go.id
2. Klik menu “Data Pokok” dan pilih opsi “Pencarian”
3. Pada kolom pencarian, masukkan nama sekolah tempat belajar siswa terkait
4. Klik opsi “Tampilkan” dan data NPSN dari sekolah siswa akan ditampilkan.

Pastikan untuk mencatat dan menyimpan baik-baik data NISN dan NPSN yang telah ditemukan. Dengan begitu, saat registrasi akun SNPMB 2024 tiba, siswa tidak perlu repot untuk mencari lagi NISN dan NPSN karena data tersebut sudah tersedia.

Jadwal Registrasi Akun

Jadwal registrasi akun SNPMB 2024 berdasarkan informasi yang diutip dari YouTube SNPMB BPPP.

– Registrasi akun SNPMB 2024 bagi sekolah dibuka mulai 8 Januari hingga 8 Februari 2024.
– Registrasi akun SNPMB 2024 bagi siswa dibuka mulai 8 Januari dan ditutup pada 15 Februari 2024.

Sebelum melakukan registrasi akun SNPMB, sekolah diharapkan untuk melengkapi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Pastikan untuk mengikuti jadwal registrasi yang telah ditentukan agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. (*)

Reporter: JPGroup

Saling Bertukar Informasi, Pecinta Bonsai Club Kundur Gelar Pameran

0
Warga yang mengunjungi pameran bonsai di halaman Balai Pemuda Tanjungbatu, Selasa (9/1). f. dok.PBC untuk batampos.

batampos– Pecinta Bonsai Club (PBC) Kundur menggelar pameran bonsai selama sepekan di Balai Pemuda Tanjungbatu Kundur.

Berbagai bentuk, dan jenis tanaman bonsai yang dipajang bisa dinikmati masyarakat sejak dibuka Rabu (3/1) lalu.

Ati, salah satu peserta pameran bonsai mengaku jika kegiatan ini untuk menyemarakan tahun baru 2024, sekaligus silaturahmi sesama pecinta bonsai asal Pulau Kundur.

“Selain silaturahmi, kami berharap melalui pameran bonsai dapat meningkatkan kembali minat bagi pecinta bonsai di Pulau Kundur,” ujar Ati.

BACA JUGA: Atlet Barongsai Karimun Wakili Kepri ke Porwil XI Sumatera 2023

Untuk pameran yang diikuti pecinta bonsai asal Pulau Kundur ini, menampilkan beberapa jenis tanaman lokal. Diantaranya ada anting putri, dan kimeng.

“Kami juga menampilkan tanaman jenis internasional seperti lada lada China, serta Brazilian berasal dari negara Brazil,” tuturnya.

Sementara Ketua Pecinta Bonsai Club Kundur Anto Arc mengatakan, tujuan pameran untuk saling bertukar informasi bagi pecinta bonsai. Targetnya untuk berbagi pengetahuan tentang bonsai pecinta bonsai di Pulau Kundur.

“Alhamdulillah antusias masyarakat cukup baik hal itu terlihat banyaknya kunjungan warga di stand pameran bonsai,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan jika pameran bonsai untuk hiburan sekaligus keindahan dalam keserasia, dan keseimbangan. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Investor Lokal Tertarik Investasi di Kawasan Reklamasi G12, Ada Brand Nasional

0
Gedung Dekranasda Provinsi Kepri yang dibangun Pemprov Kepri di kawasan reklamasi Gurindam 12, Tanjungpinang. F.Jailani

batampos – Kawasan bisnis di area reklamasi Gurindam 12, Tanjungpinang menarik perhatian sejumlah investor lokal untuk berinvestasi di sana.

Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Pembangunan Kepri, Aswardi mengatakan Pemprov Kepri sudah menetapkan tempat untuk area bisnis.

“Ada empat slot untuk perdagangan branded atau bermerek. Konpsenya sedang kami matangkan,” ujar Aswardi, Rabu (10/1/2023) di Tanjungpinang.

Ditanya apakah sudah ada calon investor yang akan berinvestasi di sana? Mengenai ini, Aswardi mengatakan sejumlah investor lokal sudah tertarik.

“Ada beberapa nama besar yang tertarik, tetapi skalanya masih investor lokal. Nama-nama brand nasional, masih belum ada kepastian,” jelasnya.

Ditambahkannya, kendala untuk rencna ini adalah terkait status lahan untuk lokasi bisnis tersebut. Pihaknya berharap perubahan Perda RTRW Kota Tanjungpinang segera rampung.

“Rencana ini beririsan dengan Perda RTRW Kota Tanjungpinang. Jadi kami masih menunggu, sehingga belum bisa membuat keputusan akhir,” jelasnya lagi.

Ditambahkannya, untuk pembangunannya konsepnya akan diserahkan kepada pihak investornya nanti. Karena kondisi anggaran BUMD masih belum mumpuni.

”Design yang kita harapkan nanti adalah dengan konsep drive thru. Tentu ini akan menambah warnai di kawasan reklamasi G12 Tanjugpinang,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Jailani

Ini Persoalan yang Hambat Investasi di Batam Menurut Pengusaha

0
Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk. (Antara)

batampos – Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk menyebutkan beberapa persoalan terkait investasi di Kota Batam masih terjadi saat ini masih seputaran lalu lintas barang, lalu lintas orang, serta pengurusan pertanahan.

Ia mendorong berbagai kemudahan guna menciptakan investasi di Batam. Kemudahan di bidang perdagangan diharapkan akan mendukung iklim investasi semakin baik.

“Masih dibutuhkan kerjasama semua pihak lah untuk soal ini. Sekarang soal tarif kapal juga masih menjadi hambatan di bidang lalulintas orang di Batam,” sebutnya.

Jadi menyampaikan sudah sering mengutarakan terkait keluhan ini kepada BP Batam. Seringnya berubah ubah kebijakan Kepala BP Batam, sehingga turut berdampak terhadap keputusan di Batam, terutama menyangkut investasi dan perizinan.

Baca Juga: BP Batam Mulai Bangun Fly Over Sei Ladi

“Seringnya berubah Peraturan Kepala BP Batam menimbulkan kebingungannya pelaku usaha dan bisa mengakibatkan ketidakpercayaan investor dan dunia usaha,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid mengatakan saat ini keluhan pengusaha terkait pengurusan izin hampir tidak ada. Kecuali perizinan yang menyangkut lingkungan.

Menurutnya, perubahan yang dilakukan oleh BP dan Pemko Batam turut mendorong iklim investasi di Batam terus tumbuh baik.

“Saat ini sudah tidak ada keluhan dari pelaku, Kecuali untuk pengurusan izin lingkungan yang masih terkendala di Kementerian LHK,” kata Rafki saat dihubungi, Selasa (9/1).

Sebelumnya disampaikan, pencapaian realisasi investasi Kota Batam pada Triwulan III (Juli-September) tahun 2023 adalah sebesar 4,86 Triliun (1.804 Proyek), yang terdiri dari realisasi investasi PMA sebesar Rp 2,37 Triliun (724 Proyek) dan PMDN sebesar 2,49 Triliun (1.080 Proyek).

Baca Juga: Begini Komitmen ABH dan ABHi Berikan Pelayanan Air Bersih di Batam

Pencapaian realisasi investasi Kota Batam pada periode Januari – September tahun 2023 adalah sebesar Rp 12,7 Triliun (4.774 Proyek), yang terdiri dari realisasi investasi PMA sebesar Rp 7,52 Triliun (2.059 Proyek) dan PMDN sebesar 5,18 Triliun (2.715).

Atas realisasi periode Januari – September tahun 2023 sebesar 12,7 triliun, Pemerintah Kota Batam telah mencatatkan pencapaian realisasi sebesar 92,36 persen dari target sebesar 13,75 Triliun,

Terdapat pertumbuhan realisasi investasi di Kota Batam sebesar 72,43 persen secara Year on Year (YoY) dan 26,91 persen secara Quarter on Quarter (QoQ),

Secara akumulatif Pemerintah Kota Batam menyumbang 79,91 persen (12,7 Triliun) dari jumlah realisasi investasi di Provinsi Kepulauan Riau yang sebesar Rp 15,89 Triliun pada periode Januari – September tahun 2023.

DPMPTSP Kota Batam akan selalu melaksanakan peningkatan pelayanan dan upaya percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam sesuai dengan semangat pembangunan Walikota Batam.

“Untuk capaian keseluruhan akan disampaikan beberapa hari ke depan. Sejauh ini saya sampaikan capaian di tahun 2023 lebih baik dari 2022 lalu,” sebut Kepala Dinas Pemadaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DBMPTSP) Batam, Reza Khadafi. (*)

Reporter: Yulitavia

22.687 Pendaftar Dinyatakan Lolos, Penetapan Anggota KPPS di Batam Diumumkan 24 Januari

0
Komisioner KPU Batam Rosdiana F Cecep Mulyana
Komisioner KPU Batam, Rosdiana. Foto Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menjadwalkan penetapan Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk pelaksanaan Pemilu 2024, pada Rabu (24/1) mendatang. Ada 22.687 pendaftar yang dinyatakan lolos sebagai petugas KPPS KPU Kota Batam.

“Sesuai agenda penetapan KPPS kita jadwalkan di 24 Januari 2024. Lalu dilanjutkan pelantikan KPPS pada 25 Januari 2024,” ujar Komisioner KPU Kota Batam Rosdiana, Selasa (9/1).

Dikatakan Rosdiana, KPPS yang dinyatakan lolos ini nantinya akan langsung mulai bekerja sejak pelantikan atau 25 Januari sampai dengan 25 Februari 2024. Anggota KPPS yang dinyatakan lolos dan terpilih ini nantinya akan disebar di 3.241 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 12 kecamatan se-Batam.

“Jadi mereka nantinya akan disebar di 3.241 TPS di Batam, setiap TPS ini terdapat sebanyak 7 orang KPPS,” tambahnya.

Baca Juga: Kaesang Kopdar di Batam, Targetkan Banyak Kursi dan Menangkan Prabowo-Gibran

Anggota KPPS yang terpilih ini juga akan mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) dari KPU. Pelatihan dan bimtek ini penting dilakukan agar petugas KPPS mendapat pengetahuan dan kemampuan yang sama, sehingga penghitungan suara di setiap TPS nantinya dapat terjaga kualitas dan integritasnya.

“Tak hanya ketua KPPS saja, semua anggota KPPS akan mendapatkan pelatihan yang sama, ” tuturnya.

Selanjutnya, bimtek dan pelatihan tersebut dapat menjangkau seluruh petugas KPPS hingga mereka benar-benar paham. Dalam bimtek ini, petugas KPPS akan dijelaskan mengenai apa saja yang menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya.

Sebelumnya, KPU Kota Batam, resmi mengumumkan hasil seleksi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Kota Batam. Total ada 22.687 orang yang lolos dan terpilih sebagai petugas KPPS KPU Batam. Mereka nantinya akan bertugas di 3.241 TPS yang tersebar se-Kota Batam.

Baca Juga: Begini Komitmen ABH dan ABHi Berikan Pelayanan Air Bersih di Batam

Bagi calon KPPS bisa mengakses namanya yang lulus di https://kota-batam.kpu.go.id/berita/baca/7939/pengumuman-tentang-hasil-seleksi-calon-anggota-kelompok-penyelenggara-pemungutan-suara-untuk-pemilihan-umum-tahun-2024-se-kota-batam.

Petugas KPPS yang telah terpilih hari ini diminta untuk segera melakukan pengunggahan mandiri dokumen admnistrasi ke siakba.kpu.go.id dan melakukan skrining riwayat kesehatan. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

360 WNI Diselamatkan dari Hukuman Mati di Luar Negeri

0
Menlu Retno Marsudi menyampaikan komitmen nasional Indonesia untuk pemajuan hak asasi manusia dalam Peringatan ke-75 Tahun Deklarasi Universal HAM di Markas Dewan HAM PBB, Jenewa, Swiss, Senin (11/12) (ANTARA)

batampos – Isu perlindungan warga negara Indonesia (WNI) masih menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia. Selama sembilan tahun terakhir, 218.313 kasus WNI berhasil diselesaikan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama perwakilan RI di luar negeri.

Dari jumlah tersebut, Kemenlu juga berhasil menyelamatkan 360 WNI dari hukuman mati selama periode 2014 sampai 2023. Kemudian, dari hasil diplomasi, Kemenlu telah membebaskan 56 WNI dari penyanderaan.

Baca Juga: Kontrak Tahap ke-3 Efektif, Indonesia Resmi Borong 42 Jet Tempur Rafale dari Prancis

Selain itu, 18.022 WNI berhasil direpatriasi dari berbagai situasi darurat, termasuk dari zona konflik dan bencana alam.

”Dan, lebih dari Rp 1 triliun hak-hak finansial WNI berhasil dikembalikan dan lebih dari 88 ribu WNI di luar negeri difasilitasi pemberian vaksin,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam Pernyataan Pers Tahunan Menlu RI 2024 di Bandung, Senin (8/1).

Baca Juga: Wamenkeu: Sinergi Kejagung dan Kementerian Jaga Fleksibilitas APBN

Untuk 2023, tercatat ada 44.521 kasus terkait dengan perlindungan WNI di luar negeri yang berhasil diselesaikan. Salah satunya, 1.119 WNI dievakuasi dari berbagai kawasan rentan dan konflik.

Retno menyatakan, sistem perlindungan dibangun dan terus diperkuat. Selaras dengan itu, diplomasi perlindungan WNI pun dilakukan di semua tingkatan. (*)

 

Reporter: JPGroup

Pengoperasian CT Scan di RSUD M Sani Tinggu Izin BAPETEN

0
RSUD M Sani Karimun

batampos– Salah satu peralatan medis yang baru di RSUD M Sani adalah computerized tomography (CT) scan. Alat ini baru dibeli pada tahun lalu. Namun, keberadaan CT scan ini bukan baru pertama.

Namun, sejak RSUD M Sani selesai dibangun, alat ini sudah ada. Tapi, alat yang lama saat ini sudah rusak. Sehingga dilakukan pembelian yang baru. Hanya saja, CT scan yang baru belum bisa digunakan.

”Akhir tahun lalu, memang RSUD M Sani ada melakukan pembelian CT scan dengan kemampuan 64 slice. Alat ini lebih memiliki kemampuan dibandingkan alat sebelumnya,” ujar Kepala Bidang Pelayanan RSUD M Sani, dr Dedi, Selasa (9/1).

BACA JUGA: Tarif MCU di RSUD Muhammad Sani Naik jadi Rp852 Ribu

Hanya saja, tambahnya, alat tersebut belum bisa dioperasikan. Karena, untuk bisa mengoperasikan mesin tersebut harus memperoleh izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Sudah aturannya izin pengoperasian alat CT scan harus melalui BAPETEN. Dan saat ini bagian radiologi sedang mempersiapkan dokumen pendukung untuk pengajuan izin ke BAPETEN. Dan untuk tenaga kesehatan yang akan mengoperasikan alat tersebut sudah ada dan sudah mendapatkan sertifikat,” jelasnya.

Terkait dengan ketentuan baru yang ditetapkan oleh RSUD M Sani, khususnya untuk e-medical record atau rekam medis elektronik untuk rawat inap, Dedi menyebutkan, ini merupakan tahapan sistim administrasi yang sudah terkomputerisasi berbasis aplikasi yang sudah diterapkan di RSUD M Sani.

”Memang, mulai Januari 2024 untuk pasien yang akan rawat inap sudah menggunakan E-medical record. Tujuannya, jika memang pasien harus rawat inap dan dirawat dimana, maka petugas kesehatan yang menangani sejak awal sudah masukkan ke dalam komputer yang terintegrasi,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Dedi, sistim ini sudah mulai diberlakukan pada Mei tahun lalu. Tapi, hanya untuk pasien rawat jalan dan pasien yang masuk ke IGD. Dan, mulai awal tahun ini diterapkan untuk pasien rawat inap. Sehingga, tidak perlu lagi membawa map yang berisi data rekam medis. Selain itu, melalui program ini juga dapat mengurangi penggunaan kertas. (*)

Reporter: Sandi P

Polisi Buru Pemasok Senjata Api Rakitan untuk Mantan Polisi yang Terlibat Curas di Batam

0
unnamed 8 e1704705310336
Tiga tersangka perampok dengan bersenjata api yang berhasil diungkap Polda Kepri

batampos – Ditreskrimum Polda Kepri tengah mendalami pemasok senjata api pistol rakitan milik tersangka ED yang terlibat dalam kasus curas sepeda motor di depan halte Cammo Industrial, Batamkota, 30 Desember 2023 lalu.

“Iya saat ini kami masih penyelidikan terhadap pemasok senjata api rakitan tersebut, para tersangka juga dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri, Kompol Mikael Hutabarat, Selasa (9/1).

Ia menjelaskan, senjata api rakitan yang digunakan oleh tersangka ED berjenis revolver dengan satu butir peluru berkaliber 9 mm.

“Senjata tersebut diperoleh dari luar wilayah Kepri,” katanya.

Baca Juga: Pernah Terlibat Pembunuhan, Mantan Polisi di Batam Rampok Motor Remaja

Kasus curas ini terungkap setelah backup dari Subdit 3 Jatanras Polda Kepri menangkap para tersangka dan ditemukan satu kendaraan motor yang dicuri oleh tersangka.

“Saat melancarkan aksi pelaku menunjukkan senjata rakitan dan mengaku sebagai anggota polisi,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes pol Zahwani Pandra Arsyad, menyebut pelaku, ED, merupakan residivis dan mantan anggota polisi yang berdinas terakhir di Polda Kepri.

“Pelaku inisial ED residivis dan bebas pada 2022 lalu, ia juga merupakan mantan anggota polisi yang telah dipecat secara tidak hormat karena terlibat dalam kasus pembunuhan dan penganiayaan,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor terjadi saat korban sedang menunggu rekannya di halte Cammo Industrial, saat 03.00 WIB dini hari.

“Tersangka inisial ED dan G merupakan aktor utama dalam kejahatan ini, dengan modus berpura-pura sebagai anggota polisi dan menanyakan identitas korban,”ujarnya.

Sementara tersangka R berperan sebagai penadah sepeda motor hasil curian dari dua tersangka ED dan G.

“Para tersangka kini telah ditahan beserta barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Polisi Kejar Suami Istri Pelaku Hipnotis Lansia di Kijang, Bintan

0
Satu pelaku hipnotis diamankan ke Polsek Bintan Timur, Kijang, usai ditangkap di Tanjungpinang, Jumat (5/1/2024). F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos– Polisi masih mengejar suami istri pelaku hipnotis terhadap seorang warga Kijang, Kecamatan Bintan Timur berinisial P, 73.

Kedua pelaku berinisial Im dan At.

Sebelumnya, polisi telah menangkap satu pelaku berinisial RAH, 25, warga Batam di Tanjungpinang, Jumat (5/1/2024).

Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto mengatakan, kasus ini masih didalami.

“Lagi didalami, masih dilakukan upaya pengejaran,” katanya, Selasa (9/1/2024).

Dari hasil penyelidikan, kata dia, kedua pelaku pulang ke Jakarta menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sribayintan Kijang, Bintan dengan tujuan Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta pada Minggu (31/12/2023).

Pelaku RAH dan pelaku Im serta It, kata dia, saling kenal. Bahkan, pelaku RAH yang membawa pelaku Im dan It ke Bintan.

“Dia (pelaku RAH) yang mengundang keduanya ke sini,” kata dia.

Dia mengatakan, selain di Kijang, kawanan pelaku terdeteksi juga beraksi di Tanjungpinang dengan modus serupa.

Dia mengimbau ke masyarakat yang pernah menjadi korban hipnotis dengan modus sama agar melaporkan ke kantor polisi terdekat.

Diberitakan sebelumnya, sebelum kejadian korban berinisial P, 73, warga Kijang belanja di salah satu warung di jalan Todak, Pasar Berdikari, Kijang, Sabtu (30/12/2023).

Salah seorang pelaku mendekati korban dan meminta ditunjuk jalan ke panti asuhan dengan menggunakan mobil. Lalu, korban ikut masuk ke mobil. Menurut korban, dalam mobil ada dua perempuan dan satu laki-laki.

Kemudian salah satu pelaku menawarkan uang Rp 50 juta kepada korban. Pelaku lalu meminta korban melepaskan perhiasan yang dikenakan korban.

Korban melepaskan perhiasan miliknya berupa 1 gelang emas, 1 cincin emas permata merah dan 1 cincin emas permata putih.

BACA JUGA: Penghipnotis Lansia di Kijang, Bintan, Ditangkap, Perhiasan Emas 7,8 Gram Lenyap

Untuk meyakinkan korban, pelaku juga mengeluarkan uang Rp 5 juta, cincin dan gelang.

Perhiasan milik korban kemudian dibungkus tisu dan dimasukkan ke dalam tas warna merah.

Tasnya kemudian diberikan ke korban. Pelaku sempat berpesan agar tasnya dibungkus sajadah saat di rumah.

Setelah kejadian itu, korban pulang ke rumahnya. Tapi esok harinya mereka kembali berjanji akan bertemu di masjid.

Sebelum pulang, pelaku meminta korban membaca sesuatu agar isi tas berubah menjadi uang Rp 50 juta.

Setelah itu korban pulang ke rumahnya dengan jalan kaki. Setiba di rumah, korban menyadari kalau uang dan perhiasan di dalam tas sudah hilang.

Namun yang ada di dalam tasnya hanya kertas dan tisu saja.

Atas kejadian ini, korban membuat aduan ke kantor polisi pada Jumat (5/1/2024) lalu. (*)

 

Reporter: Slamet N