batampos – Pemko Tanjungpinang melanjutkan pemberian insentif untuk petugas kebersihan sebesar Rp 300 ribu hingga 2024 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Riono menjelaskan status petugas kebersihan itu seperti tenaga harian lepas (THL) dengan gaji Rp 1,5 juta per bulan.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos Petugas kebersihan mengangkat sampah rumah tangga di Jalan DI Panjaitan, Senin (6/11/2023)
“Kemudian pak pj (Penjabat) wali kota mungkin simpati melihat petugas kebersihan, lalu beliau punya program untuk menaikkanya,” kata Riono, Senin (6/11).
Sebelumnya, Kata Riono pihaknya sudah menyampaikan kepada petugas kebersihan bahwa insentif itu hanya sampai APBD Perubahan 2023, yaitu Oktober, November dan Desember.
“Namun saat pembahasan APBD 2024 saya sampaikan ke pak Pj apakah insenfit itu dilanjutkan atau tidak. Informasinya ini akan berlanjut sampai 2024,” ujar Riono.
Dapat dipastikan tahun 2024, gaji para petugas kebersihan itu menjadi Rp 1,8 juta per bulan.
Saat ini, Riono menyebut jumlah petugas kebersihan di Tanjungpinang itu mencapai 300 orang dari hasil verifikasi, sebab ada yang statusnya langsung dan tidak langsung.
“Sudah dikonfirmasi yang dapat adalah petugas yang langsung saja,”’tambahnya. (*)
Ketua Umum DPP Persaudaraan 98, Wahab Talaohu menyoroti soal inkosistensi sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan legislator Adian Napitupulu terkait inkonsistensi sikap politik keduanya.
batampos – Ketua Umum DPP Persaudaraan 98, Wahab Talaohu menyoroti soal inkosistensi sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan legislator Adian Napitupulu terkait inkonsistensi sikap politik keduanya dalam menanggapi isu politik dinasti pasca Prabowo-Gibran resmi berpasangan maju dalam Pilpres 2024.
“Kita melihat ada inkonsistensi sikap politik yang ditunjukan oleh pak Hasto dan bung Adian. Di mana ketika Gibran maju sebagai calon Wali Kota Surakarta pada Pilkada 2020 yang diusung oleh PDIP, mereka berdua saat itu ada di frontline sebagai superhero yang membela dan menepis isu dinasti tersebut,” ungkap Wahab Talaohu dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Senin (6/11).
Wahab mencatat, Adian Napitupulu pernah mengeluarkan pernyataan yang mendukung pencalonan Gibran sebagai wali kota Solo. Adian berdalih bahwa Gibran maju sebagai petarung dan bukan jabatan yang diwariskan.
“Ini tarung bebas, tarungnya di rakyat. Tapi kalau jabatan yang diwariskan itu namanya dinasti, Kita uji aja, mampu enggak Gibran memenangkan hati dan pikiran rakyat sehingga membuat rakyat datang ke TPS untuk memilih dia,” pungka Adian saat itu.
Pernyataan Adian lantas diperkuat oleh Hasto Kristiyanto Sekjen PDI Perjuangan dalam acara pembekalan Sekolah Partai untuk calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang dilakukan secara daring pada 24 juli 2020.
Hasto saat itu menegaskan bahwa isu dinasti politik itu tidak berdasar. Karena masyarakat yang akan menentukan keterpilihan sosok berdasarkan kinerja, pengalaman dan kepemimpinannya.
“Masyarakat pada akhirnya melihat rasional. Di dalam era demokrasi di mana pelaksanaan pemilu adalah secara langsung, proses Pendidikan politik rakyat berjalan cepat, dampaknya proses demokrasi meningkatkan rasionalitas publik,” pungkas Hasto.
Merespon hal itu, Wahab secara prinsip sepakat dengan pandangan kedua tokoh PDI Perjuangan di atas, karena tidak ada alasan mendasar majunya Gibran dipandang sebagai politik dinasti.
“Secara prinsip kita sepakat dengan pak Hasto dan bung Adian. Sebab di era demokrasi rakyat sudah semakin rasional, dipilih langsung oleh rakyat, bukan jabatan yang diwariskan, dan yang lebih penting seperti kata bung Adian, mas Gibran sudah membuktikan mampu meyakinkan rakyat dan menang,” beber Wahab.
Namun, Wahab menyayangkan adanya perubahan sikap politik dari Hasto dan Adian yang kontradiktif dengan sikap sebelumnya pada Pilwakot Surakarta. Dari sebelumnya mendukung penuh kini berubah arah dengan membangun steriotipe politik dinasti yang disematkan kepada Jokowi dan Gibran.
“Inilah yang patut kita pertanyakan, kenapa tiba-tiba mereka berubah. Tentu karena Gibran kali ini maju di Pilpres sebagai cawapres Prabowo. Inilah sikap inkonsistensi dan paranoid dari PDI Perjuangan yang disajikan kepada publik,” pungkas Wahab. (*)
Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group, Jimmi Ho (tiga dari kanan) didampingi Manager Operasional Harbour Bay Ferry Terminal, Sugiarto (dua kanan), menyerahkan secara simbolis paket bantuan sembako kepada warga di gedung pertemuan Kelurahan Tanjunguma, Senin (6/11/2023). F. Ratna Irtatik/Batam Pos
batampos – PT Citra Buana Prakarsa Group yang menaungi Harbour Bay Ferry Terminal, menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat nelayan pesisir Tanjunguma, Lubukbaja, Senin (6/11/2023).
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada warga sekitar bersempena peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Harbour Bay Ferry Terminal yang ke-17 yang jatuh tanggal 5 November 2023, kemarin.
Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group, Jimmi Ho, didampingi Manager Operasional Harbour Bay Ferry Terminal, Sugiarto, menyerahkan secara simbolis paket bantuan sembako kepada warga di gedung pertemuan Kelurahan Tanjunguma, dan disaksikan pihak perwakilan kelurahan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, terima kasih,” ujar Erma, salah seorang warga penerima bantuan.
Ia mengapresiasi kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Ia menilai, bantuan itu sangat bermanfaat untuk meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, terlebih di tengah situasi ekonomi seperti sekarang ini.
“Kami bersyukur bantuan ini rutin diberikan, setahun dua kali yaitu setiap Bulan Puasa dan saat ulang tahun pelabuhan seperti sekarang ini. Semoga perusahaan juga makin maju,” doanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group, Jimmi Ho berharap, dengan kepedulian perusahaan ini bisa bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan pokok bagi masyarakat.
“Untuk sembako ini, sepenuhnya kami serahkan ke kelompok nelayan dan masyarakat pesisir yang ada di Tanjunguma,” katanya.
Sementara itu, Manager Operasional Harbour Bay Ferry Terminal, Sugiarto, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Batam, dalam hal ini Kelurahan Tanjunguma. Ia berharap, silaturahmi terus terjalin dan makin erat.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan dan bermanfaat bagi masyarakat Tanjunguma,” katanya.
Ia mengatakan, pembagian sembako dalam rangka HUT ke-17 Harbour Bay Ferry Terminal ini menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Sehingga, dia berharap masyarakat sekitar juga dapat terbantu dan saling memberikan dukungan untuk kemajuan Harbour Bay Ferry Terminal ke depan.
“Di HUT ke-17 ini, Harbour Bay Ferry Terminal terus berbenah dan diharapkan makin berjaya,” katanya. (*)
batampos – Warga melaporkan adanya dua buaya di danau dekat Perumahan Arira Garden, Nongsa. Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah II Batam, Desty Sitompul mengaku akan turun ke lokasi terlebih dahulu untuk memastikan laporan dari warga tersebut.
“Kita akan langsung tindak lanjuti. Karena memang di sana sebelum jadi perumahan dulu hutan mangrove yang ditimbun dan memang dari awal di situ habitatnya,” tuturnya.
Menurutnya, hal ini sama dengan monyet yang dilaporkan beberapa waktu lalu, karena memang di sana habitatnya kemudian berbatasan dengan hutan lindung bakau juga. Jadi menurutnya lagi, secara konservasi, masyarakat harus bisa siap hidup berdampingan.
“Kalau kita ambil terus mau sampai kapan, karena memang habitatnya di sana. Makanya untuk saat ini langkah yang akan dilakukan ialah dengan mengecek ke lokasi dan memasang plang atau spanduk bahaya buaya di sekitar lokasi,” tuturnya.
Karena bila melihat secara komprehensif, kata Desty, di dalam penanganannya, kenapa buaya masuk ke pemukiman warga itu ada dua. Pertama, karena habitatnya terganggu dan kedua karena pakan yang sudah tidak ada lagi sehingga ia masuk ke pemukiman warga.
“Maka untuk bisa ditangani secara menyeluruh kita lakukan ada namanya itu pembinaan habitat artinya habitatnya kita perbaiki kita siapkan pakan di sana dan melarang orang beraktivitas di sekitar lokasi dengan masang plang bahaya serta pembinaan populasi,” pungkasnya.
batampos – Perhelatan Pemilu 2024 dinilai masih dipenuhi dengan banyak persoalan, salah satunya keterlibatan mantan terpidana kasus korupsi yang kembali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg). Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut, terdapat 56 mantan terpidana korupsi yang nantinya nama mereka akan tertera di surat suara.
“Tingkat pencalonannya pun beragam, baik DPRD tingkat kota, kabupaten, provinsi, pusat, dan DPD RI. Temuan ini memperlihatkan rendahnya kesadaran pemangku kepentingan menjamin pemenuhan nilai integritas dalam pemilu,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Senin (6/11).
ICW menyesalkan, partai politik melawan kehendak mayoritas masyarakat. Sebab, tak kurang 90 persen lebih masyarakat tidak menghendaki mantan terpidana korupsi mencalonkan diri sebagai caleg. Tetapi aspirasi masyarakat ini tidak didengar.
“Bukannya mendengar aspirasi itu, partai politik malah tetap bersikukuh menerima pendaftaran dan mencalonkan mantan terpidana korupsi,” sesal Kurnia.
Ia memandang, partai politik cenderung pragmatis dalam memilih figur yang akan dicalonkan sebagai calon anggota legislatif. Sebab, sebagian besar para mantan terpidana korupsi merupakan pejabat publik yang sebelumnya tersangkut kasus hukum.
Oleh sebab itu, partai politik beranggapan dengan menggaet mantan terpidana korupsi, maka akan meningkatkan perolehan suara berdasarkan konstituen mereka sebelumnya.
“Model pemikiran semacam ini mencerminkan ketiadaan kaderisasi di internal partai,” cetus Kurnia.
Kurnia mengutarakan, partai politik masih menjadikan masyarakat sebagai penambal atas kebijakan pencalonan mantan terpidana korupsi pada pemilu mendatang. Ia menyesalkan, muncul argumen jika tidak setuju dengan caleg mantan terpidana, sebaiknya jangan dipilih.
“Penting dicatat, alasan itu sebenarnya sudah tidak relevan lagi diucapkan. Sebab, Mahkamah Konstitusi melalui putusannya pada tahun 2007 telah menegaskan bahwa masyarakat tidak dapat begitu saja diminta untuk menentukan pilihan tanpa ada mekanisme penyaringan terlebih dahulu di internal partai, utamanya dalam hal integritas kandidat,” tegas Ali.
Adapun tujuh mantan napi korupsi caleg DPD RI yakni:
1. Edi Agusdin, dapil Bengkulu, nomor urut 1, mantan korupsi APBD Bengkulu 2003-2004.
2. Patrice Rio Capella, dapil Bengkulu, nomor urut 10, mantan korupsi menerima gratifikasi dalam proses penanganan perkara bantuan daerah, tunggakan dana bagi hasil, dan penyertaan modal sejumlah BUMD di Sumut.
3. Cinde Laras Yulianto, dapil Jogjakarta, nomor urut 3, mantan korupsi dana purna tugas
4 Emir Moeis Kalimantan Timur 7 Suap proyek pembangunan PLTU Lampung
5. Ismeth Abdullah, dapil Kepulauan Riau, nomor urut 8, mantan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran tahun 2004.
6. Samson Yasir Alkatiri, dapil Maluku, nomor urut 13, mantan korupsi pengadaan obat-obatan di Dinas Kesehatan Seram bagian Timur.
7. A Abdul Waris Halid, dapil Sulawesi Selatan, nomor urut 1, mantan korupsi penyelundupan 73 ribu ton gula.
Adapun 22 caleg DPRD Kabupaten/Kota mantan napi korupsi yakni:
1. Heri Baelanu, DPRD Kabupaten Pandeglang 1, Golkar, nomor urut 6.
2. Dede Widarso, DPRD Kabupaten Pandeglang 5, Golkar, nomor urut 4.
3. Edy Muklison, DPRD Kabupaten Blitar 4, Perindo, nomor urut 1.
4. Ferizal, DPRD Kabupaten Belitung Timur 1, PPP, nomor urut 2.
5. Al Hajar Syahyan, DPRD Kabupaten Tanggamus 4, PKS, nomor urut 5.
6. Yohanes Marinus, Kota DPRD Kabupaten Ende 1, Nasdem, nomor urut 8.
7. Welhelmus Tahalele, DPRD Provinsi Maluku Utara 3, Hanura, nomor urut 2.
8. Warsit, DPRD Kabupaten Blora 3, Hanura, nomor urut 1.
9. Hasanudin, DPRD Kabupaten Banjarnegara 5, PPP, nomor urut 1.
10. Bonar Zeitsel A, DPRD Kabupaten Simalungun 4, Demokrat, nomor urut 8.
11. Rahmanuddin DH, DPRD Kabupaten Luwu Utara 1, Demokrat, nomor urut 4.
12. Mad Muhizar, DPRD Kabupaten Pesisir Barat 3, PDIP, nomor urut 2.
13. Zulfikri, DPRD Kota Pagar Alam 2, Perindo, nomor urut 1.
14. Joni Kornelius Tondok, DPRD Kabupaten Toraja Utara 4, Hanura, nomor urut 1.
15. Yuridis, DPRD Kabupaten Indragiri Hulu 3, Buruh, nomor urut 1.
16. Eu K Lenta, DPRD Kabupaten Morowali Utara 1, Golkar, nomor urut 9.
17. Nasrullah Hamka, DPRD Provinsi Jambi 1, PBB, nomor urut 10.
18. Syaifullah, DPRD Provinsi Kep Babel 1, Nasdem, nomor urut 7.
19. Saparudin, DPRD Kabupaten Belitung Timur 1, PKB, nomor urut 2.
20. Iwan Rahmawan, DPRD Kabupaten Belitung Timur 2, PPP, nomor urut 1.
21. Fakhrur Rizal, DPRD Kabupaten Belitung Timur 2, PKB, nomor urut 1.
22. Mukhaedy, DPRD Kabupaten Belitung Timur 1, Hanura, nomor urut 2.
Selanjutnya 27 Caleg DPR RI mantan napi korupsi yakni:
1. Susno Duadji, dapil Sumatera Selatan II, PKB, nomor urut 2, mantan korupsi dana pengamanan Pemilu Kepala Daerah Jawa Barat tahun 2009.
2. Huzrin Hood, dapil Kepulauan Riau, PKB, nomor urut 2, mantan korupsi APBD senilai Rp 4.3 M.
3. Rino Lande, dapil Jawa Timur V, PKB, nomor urut 7, mantan korupsi pengadaan sarana olahraga P3SON Hambalang.
4. Yansen Akun E, dapil Kalimantan Barat II, PKB, nomor urut 1, mantan korupsi pengadaa tanah TPA di Kecamatan Meliau
5. Asep Ajidin, dapil Sumatera Barat II, PDIP, nomor urut 4, mantan korupsi perluasan kebun gambir di Nagari Sialang.
6. Mochtar Mohamad, dapil Jawa Barat V, PDIP, nomor urut 5, mantan korupsi suap Piala Adipura 2010, penyalahgunaan APBD Kota Bekasi, suap kepada BPK.
7. Rokhmin Dahuri, dapil Jawa Barat VIII, PDIP, nomor urut 1, mantan korupsi dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan.
8. Al Amin N Nasution, dapil Jawa Tengah VIII, PDIP, nomor urut 4, man5an kasus suap alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Bintan.
9. Teuku Muhammad Nurlif, dapil Aceh 1, Golkar, nomor urut 1, mantan kasus suap pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia pada 2004.
10. Syahrasaddin, dapil Jambi, Golkar, nomor urut 6, mantan korupsi dana Kwartir Daerah Pramuka Jambi periode 2011-2013.
11. Wendy Melfa, dapil Lampung 1, Golkar, nomor urut 5, mantan korupsi pengadaan tanah PLTU Sebalang, Tarahan, Lampung Selatan.
12. Iqbal Wibisono, dapil Jawa Tengah 1, Golkar, nomor urut 2, mantan korupsi dana bantuan sosial di Wonosobo
13. A. M. Nurdin Halid, dapil Sulawesi Selatan II, Golkar, nomor urut 1, mantan korupsi penggunaan dana bulog tahun 2004.
14. Bernard Sagrim, dapil Papua Barat Daya, Golkar, nomor urut 2, mantan korupsi dana hibah pemekaran Kabupaten Maybrat tahun 2009.
15. Abdillah, dapil Sumatera Utara 1, Nasdem, nomor urut 5, mantan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewengan dana APBD.
16. Eep Hidayat, dapil Jawa Barat IX, Nasdem, nomor urut 1, mantan korupsi biaya pungut pajak bumi dan bangunan (PBB) Kabupaten Subang tahun 2005-2008
17. R. Dikdik Darmika, dapil Jawa Barat XI, Nasdem, nomor urut 9, mantan korupsi dana bantuan sosial Kabupaten Garut tahun 2007.
18. Sani Ariyanto, dapil Jawa Tengah VIII, Nasdem, nomor urut 4, mantan korupsi dana pengawasan Pilkada Kabupaten Cilacap 2012.
19. Rahudman Harahap, dapil Sumatera Utara I, Nasdem, nomor urut 4, mantan korupsi dana tunjangan aparat desa Tapanuli Selatan.
20. Sandi Suwardi Hasan, dapil Jawa Timur IV, Hanura, nomor urut 2, mantan korupsi dana kegiatan Bulan Berkunjung ke Jember.
21. Wa Ode Nurhayati, dapil Sulawesi Tenggara, Hanura, nomor urut 1, mantan kasus pencucian uang dan suap danapenyesuaian daerah dan infrastruktur daerah.
22. Evy Susanti, dapil Jawa Barat III, Demokrat, nomor urut 5, mantan pemberi suap hakim dan panitera PTUN Medan.
23. Lukas Uwuratuw, dapil Maluku Demokrat, nomor urut 4, mantan korupsi proyek pengadaan 6 kapal ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan.
24. Thaib Armaiyn, dapil Maluku Utara, Demokrat, nomor urut 1, mantan korupsi dana ta terduga pemerintah provinsi Maluku Utara tahun 2004.
25. Hendra Karianga, dapil Maluku Utara, Perindo, nomor urut 1, mantan korupsi pemberian kredit Bank BRI Ternate.
26. Soleman Sikirit, dapil Papua Barat, Perindo, nomor urut 1.
27. Madini Farouq, dapil Jawa Timur IV, PPP, nomor urut 3, mantan korupsi dana bantuan hukum dan dana operasional pimpinan DPRD.
batampos– Ratusan eks karyawan PT. Karimun Granite (PTKG) kembali menggelar aksi demo, Senin (06/11). Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan eks karyawan sudah berada di lokasi perusahaan dengan dikawal aparat kepolisian.
Dalam aksi tersebut, tampak eks karyawan PTKG membawa spanduk bertuliskan “OSO Grup Menajemen Tukang Tipu” dan ” OSO Grup Jangan Jadi Pembohong, Bayar Gaji Kami dan BPJS TK, Itu Hak Kami”.
“Kami menuntut perhitungan pesangon PHK yang sampai saat ini belum kami dapatkan. Kami minta pihak managemen untuk terbuka, dan menemui kami,” ucap salah satu eks karyawan dalam orasinya.
Menurut pengakuan eks karyawan, ada kekurangan perhitungan pesangon PHK yang disampaikan manajemen beberapa waktu lalu.
“Makanya kami kembali menggelar aksi meminta manajemen menunjukkan bukti semua perhitungan pesangon PHK. Karyawan butuh bentuk perhitungan pesangon PHK yang diakukan pihak manajemen,” serunya.
Ketua PUK SPSI PTKG Karimun Tengku Herizal mengaku, aksi demo lanjutan karena kecewa dengan sikap manajemen. Dimana pihak perusahaan tidak mengindahkan akan tuntutan mantan karyawan.
Manajemen PTKG hanya mampu membayarkan pesangon 0,5 persen saja dari perhitungan gaji pokok dikali masa kerja.
“Mereka (manajemen, red) hanya membayar pesangon 0,5 persen dari gaji pokok dikalikan masa kerja,” jelasnya.
Menurut Herizal, aksi tersebut juga menjadi buntut kekecewaan eks karyawan terhadap manajemen yang dianggap melakukan PHK sepihak.
“Hal ini merupakan tindakan sepihak dan kesewenangan dari perusahaan tanpa adanya perundingan terlebih dahulu menetapkan angka 0,5. Tanggung jawab mereka yang lainnya bagaimana? Seperti iuaran BPJS Ketenagakerjaan kami yang masih tertunggak hingga September 2023,” tegasnya.
Herizal melanjutkan, pihak perusahaan juga diminta menyelesaikan gaji eks karyawan yang masih tertunggak serta penyelesaian pensiun Danapera pada 47 orang karyawan mengikuti program tersebut.
“Itu merupakan utang perusahaan tercatat serta lain sebagainya,” paparnya.
Sementara pihak manajemen PTKG belum ada yang bisa dimintai keterangan. (*)
Tersangka kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo berjalan menuju mobil tahanan usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu(1/11/2023). (DERY RIDWANSAH/JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil 10 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian yang melibatkan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai tersangka.
“Hari ini bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/11).
Ali mengungkapkan 10 saksi tersebut terdiri atas pejabat dan mantan penjabat di lingkungan Kementerian Pertanian, yakni:
Fuadi (Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Setjen Kementerian Pertanian).
Ahmad Musyafak (Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan 2021-2022).
Muchlis (Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Pertanian 2021-2022).
Raden Kiky Mulya Putra (Kepala Subbagian Rumah Tangga Pimpinan, Biro Umum dan Pengadaan, Kementerian Pertanian 2022-Sekarang).
Rezki Yudhistira Saleh (Koordinator Kearsipan dan Tata Usaha Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian).
Agung Mahendra (Staf Biro Umum pada Kementerian Pertanian).
Karina (Staf Biro Umum Kementerian Pertanian 2001-sekarang).
RR. Nina Murdiana (ASN Kementan).
Rio Agustian (Satuan Pengamanan (Grup Siaga-Pengamanan Kendaraan Roda 4 Kementerian Pertanian).
RM Tri Ardi Mahendra (Dokter Spesialis Gigi Prostodonsia di TAM Dentist tahun 2016-sekarang).
Meski demikian Ali belum memberikan penjelasan lebih detail mengenai keterangan apa yang akan didalami penyidik dalam pemeriksaan terhadap para saksi tersebut.
KPK pada Jumat, 13 Oktober 2023, resmi menahan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta (MH) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi di kementerian tersebut.
Perkara dugaan korupsi tersebut bermula saat SYL menjabat sebagai Menteri Pertanian periode 2019 sampai 2024.
Dengan jabatannya tersebut, SYL kemudian membuat kebijakan personal yang di antaranya melakukan pungutan hingga menerima setoran dari ASN internal Kementan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, termasuk keluarga intinya.
Kurun waktu kebijakan SYL untuk memungut hingga menerima setoran tersebut berlangsung dari tahun 2020 sampai 2023.
SYL menugaskan Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono (KS) dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Kementan Muhammad Hatta (MH) untuk melakukan penarikan sejumlah uang dari unit eselon I dan II.
Dalam bentuk penyerahan tunai, transfer rekening bank hingga pemberian dalam bentuk barang maupun jasa. Atas arahan SYL, KS dan MH memerintahkan bawahannya untuk mengumpulkan sejumlah uang di lingkup eselon I, yakni para direktur jenderal, kepala badan hingga sekretaris masing-masing eselon I.
Dengan besaran nilai yang telah ditentukan SYL dengan kisaran besaran mulai 4.000 dolar AS sampai dengan 10.000 dolar AS. Penerimaan uang melalui KS dan MH sebagai representasi orang kepercayaan SYL itu dilakukan rutin setiap bulan-nya dengan menggunakan pecahan mata uang asing.
KPK mengatakan bahwa uang yang dinikmati SYL bersama-sama dengan KS dan MH sebagai bukti permulaan berjumlah sekitar Rp13,9 miliar. Meski demikian tim penyidik KPK masih terus melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap jumlah pastinya.
SYL, KS, dan MH telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari di rumah tahanan (Rutan) KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan 12B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sedangkan tersangka SYL, turut pula disangkakan melanggar Pasal 3 dan/atau 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (*)
Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang bisa dicegah dan diobati. Ironisnya, UNICEF mencatat satu anak meninggal akibat pneumonia setiap 43 detik di seluruh dunia, menjadikannya penyebab utama kematian bayi dan anak – lebih banyak dari AIDS, malaria, dan campak sekaligus. Sementara di Indonesia, pneumonia adalah penyebab 14,5% kematian pada bayi dan 5% kematian pada anak usia di bawah lima tahun.
Memperingati Hari Pneumonia Sedunia, PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia (nama dagang Merck & Co., Inc., Rahway, N.J., USA) menggelar diskusi edukatif yang menghadirkan Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M. Sc, PhD, Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi (kedua kiri); Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi., Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan (kedua kanan); dr. Mellisa Handoko Wiyono, Country Medical Lead MSD Indonesia (paling kanan), dan dr. Ariska Putri Pertiwi, Public Figure (paling kiri).
Memperingati Hari Pneumonia Sedunia, PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia (nama dagang Merck & Co., Inc., Rahway, N.J., USA) menggelar diskusi edukatif yang menghadirkan Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M. Sc, PhD, Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi; Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi., Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan; George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia, dan dr. Ariska Putri Pertiwi, Public Figure. Kegiatan ini menjadi upaya MSD untuk terus mendorong perluasan pemahaman dan kesadaran masyarakat terutama orang tua, tentang pentingnya vaksinasi PCV yang lengkap pada anak.
Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou dalam sambutannya menyatakan, “Di momen Hari Pneumonia Sedunia kali ini, kami mengajak masyarakat Indonesia khususnya para orang tua untuk #CegahPneumoniaAnak, salah satunya melalui vaksinasi. MSD Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dunia dan terutama di Indonesia. Kami percaya bahwa dengan meningkatnya kesadaran dan literasi masyarakat mengenai pneumonia dapat mencegah penambahan kasus pneumonia anak di Indonesia, dan dapat mewujudkan Indonesia sehat.”
Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi, Prof. dr. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, PhD mengungkapkan, “Pneumonia merupakan peradangan paru yang terutama disebabkan oleh infeksi kuman. Berbagai bakteri dan virus dapat menyebabkan pneumonia, menurut penelitian dan laporan penyebab utama pneumonia bakteria adalah pneumokokus. Gejala awal pneumonia sulit dibedakan dengan penyakit saluran pernapasan lain seperti batuk, demam, dan sesak napas sehingga seringkali terlewatkan. Berbagai faktor risiko mempengaruhi terjadinya dan beratnya pneumonia, seperti malnutrisi, berat badan lahir rendah, tidak mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan, imunisasi tidak lengkap, asap rokok dan polusi udara di dalam dan di luar rumah, perubahan cuaca, cuaca dingin, dan lain sebagainya. Pneumonia perlu dicegah dan mendapatkan penanganan segera. Jika dibiarkan, dampaknya bisa berbahaya hingga menyebabkan kematian. Itulah mengapa, pneumonia disebut sebagai the silent killer bagi anak usia di bawah lima tahun. Penting bagi orang tua untuk mengenali berbagai gejala dan faktor risiko pneumonia yang telah disebutkan.”
Dalam kesempatan yang sama, Prof. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi., Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan menyatakan, “Bagi orang tua, jangan meremehkan pneumonia pada anak karena dapat berdampak pada pertumbuhan anak untuk jangka panjang. Berbagai langkah pencegahan perlu diterapkan orang tua.”
Lima langkah yang perlu dilakukan orang tua untuk #CegahPneumoniaAnak, antara lain:
1. Memberikan ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup protein hewani dan nabati;
2. Menghindari anak dari orang yang sedang batuk pilek, polusi asap rokok, kompor, kendaraan, pembakaran sampah, dan debu jalanan;
3. Menjaga sirkulasi udara di rumah;
4. Memakai masker di tempat yang banyak polusi asap dan debu; dan5. Melengkapi imunisasi sejak bayi, terutama PCV.
Beliau melanjutkan, pemerintah Indonesia terus berupaya melindungi anak dari pneumonia, Sejak tahun 2022 vaksinasi PCV13 untuk mencegah pneumonia masuk ke dalam Program Imunisasi Nasional, artinya setiap bayi umur 2 bulan, 3 bulan dan 12 bulan bisa mendapat vaksin untuk mencegah pneumonia gratis. Kemajuan teknologi menghasilkan vaksin baru PCV15 dengan perlindungan yang lebih luas karena memberikan perlindungan tambahan untuk dua serotipe yang berbahaya untuk bayi dan anak. PCV15 telah teruji secara klinis aman, dan bermanfaat untuk melindungi 15 serotipe pneumokokus yang berbahaya, sehingga telah mendapat izin edar dari Badan POM untuk digunakan di seluruh wilayah Indonesia.
“Oleh karena itu, bagi yang ingin mendapatkan perlindungan yang lebih luas, tidak perlu ragu, segera meminta vaksinasi PCV15 kepada dokter atau dokter spesialis anak di layanan kesehatan swasta,” tegas Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi. Selain mencegah pneumonia, pemberian vaksinasi PCV juga dapat mencegah penyakit lainnya, seperti radang selaput otak (meningitis), infeksi darah (bakteremia) dan radang telinga (otitis) yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus.
Sebagai ibu dari dua anak, figur publik dr. Ariska Putri Pertiwi menyambut baik hadirnya vaksin PCV 15 yang memperkaya pilihan orang tua untuk melindungi anak terhadap pneumonia. “Sebagai seorang ibu, kesehatan anak tentu menjadi prioritas. Berbagai upaya untuk mencegah si kecil dari berbagai penyakit, juga saya lakukan, mulai dari menjaga nutrisi, kebersihan, hingga memberikan vaksin yang direkomendasikan bagi anak. Kehadiran vaksin dengan proteksi yang lebih luas, dan mampu melindungi si kecil dari berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri pneumococcus berbahaya tentu menjadi pilihan utama bagi saya dan keluarga. Saya yakin dengan memberikan vaksinasi PCV dapat menjadi salah satu upaya terbaik dalam menjaga kesehatan si kecil.”
Melalui edukasi dan intervensi berupa pemberian vaksin PCV lengkap pada anak, diharapkan dapat menghasilkan dampak positif yang menyeluruh dalam upaya melawan Pneumonia. Mari #CegahPneumoniaAnak, untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat. (*)
Para pebalap Astra Honda terus mendominasi balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 seri kelima di Zhuhai, China. Balapan pertama kelas AP250 ditaklukkan Rheza Danica Ahrens dengan meraih podium kedua, dilanjutkan prestasi membanggakan yang kembali dicetak pada balapan kedua melalui Veda Ega Pratama dan Herjun Atna Firdaus yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih dari podium pertama dan podium ketiga.
Prestasi yang dicetak dengan mengendarai CBR250RR ini mengantarkan gelar juara ARRC kelas AP250 yang kelima kalinya bagi tim Astra Honda Racing Team (AHRT) sekaligus mengukuhkan CBR250RR sebagai jawara kancah balap nasional maupun Asia pada 2023.
Para pebalap AHRT, Veda, Rheza, dan Herjun tampil agresif sepanjang balapan berlangsung.
Pada sesi kualifikasi, Veda telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menempati posisi pertama dengan catatan waktu tercepat 1:50.117. Sedangkan Rheza dan Herjun memulai balapan dari posisi keempat dan kelima dengan raihan catatan waktu tercepat 1:50.583 dan 1:50.741.
Race pertama dihelat pada hari Sabtu (4/11) dengan cuaca yang cerah. Rheza harus berjuang keras untuk mendapatkan podium. Dengan pengalaman yang melimpah, Rheza secara perlahan masuk dalam rombongan terdepan dan memberikan perlawanan yang ketat hingga akhirnya berhasil finis pada posisi kedua. Pemuda Gunungkidul, Veda Ega langsung tampil dominan dengan mengukuhkan jarak 7 detik dari pebalap lainnya. Namun, Veda harus menjalani hukuman ride through yang dijalaninya di lap 8, hingga harus puas finis pada posisi keenam. Sedangkan pebalap lainnya, Herjun harus menyelesaikan balapan lebih cepat akibat terjatuh pada tikungan terakhir pada lap kedua.
Veda Ega yang bertekad kuat untuk tidak membuang kesempatan di race kedua pada hari Minggu (5/11), langsung tancap gas sejak awal balapan dimulai. Dia secara konsisten memperlebar jarak dengan pebalap lainnya hingga 9 detik dan akhirnya berhasil meraih posisi pertama. Sedangkan Herjun dan Rheza yang masuk di rombongan kedua, harus berjuang keras dan bersaing ketat dengan empat pebalap lainnya dalam perebutan podium ketiga. Sempat terdesak mundur pada posisi ketujuh dan kelima pada awal balapan, kedua pebalap secara perlahan masuk untuk menempati posisi kedua terdepan rombongan, hingga akhirnya Herjun berhasil finis pada posisi ketiga dan disusul Rheza pada posisi keempat.
“Saya berusaha fokus sepanjang balapan agar bisa konsisten dan tidak membuat kesalahan. Selepas start saya mencoba langsung memberi jarak aman dan memudahkan saya memilih line terbaik tanpa gangguan. Saya menjaga kecepatan secara konstan dan akhirnya bisa menyelesaikan balapan dengan baik. Terima kasih Astra Honda dan team yang telah menyiapkan motor terbaik, sehingga saya bisa memberikan hasil yang memuaskan di China ini,”ujar Veda.
“Saya berusaha menjalani balapan sebaik-baiknya. Saya bisa menjaga ritme balap dan memberikan tontonan yang seru pada persaingan podium ketiga. Ini modal yang cukup bagus untuk menghadapi putaran terakhir di Thailand,” ujar Herjun.
Dengan hasil seri ini, juara AP250 dapat dipastikan digenggam oleh pebalap AHRT mengingat posisi klasemen sementara diduduki 3 pebalap AHRT yaitu Rheza pada posisi pertama dengan perolehan 188 poin, Herjun pada posisi kedua dengan 165 poin, dan Veda pada posisi ketiga dengan total 135 poin. Gelaran ini menyisakan dua race dengan raihan maksimal 50 poin.
Supersport 600cc
Pada kelas Supersport 600cc (SS600), pebalap AHRT M. Adenanta Putra start dari posisi tiga yang didapatkan dari hasil kualifikasi dengan catatan waktu tercepat 1:36.893. Pada race pertama yang digelar pada hari Sabtu (4/11), Adenanta bersaing dengan pebalap lainnya yang berada di grup terdepan. Di pertengahan balapan berlangsung, terjadi insiden dan red flag dikibarkan sehingga balapan terhenti sesaat. Persaingan ketat terus terjadi, Adenanta yang tertahan di rombongan kedua harus finis di posisi ke-8. Pada race kedua hari Minggu (5/11), Adenanta berhasil mendulang poin yang lebih banyak dibandingkan race kemarin. Dia sempat menempati posisi kedua pada awal balapan, namun terdesak ke posisi delapan hingga finis pada posisi ke-5.
“Saya memulai balapan dengan baik dan sesuai rencana. Namun saat saya ingin mencoba menekan lebih kuat lagi untuk bersaing, saya melakukan kesalahan di beberapa tikungan penting. Banyak pelajaran yang saya dapatkan di race China ini, semoga bisa menjadi bekal kuat agar di Thailand nanti bisa meraih podium,” ujar Adenanta.
Pada kelas AsiaSuperbike 1000cc, Andi Farid Izdihar yang saat ini tergabung di Honda Asia-Dream Racing memberikan kemampuan terbaiknya dengan menunggangi CBR1000RR. Pebalap yang sering disapa Andi Gilang, memulai balapan dari grid kedua. Pada race pertama, ia bersaing ketat di rombongan pertama dengan menghadapi tiga pebalap lainnya untuk perebutan podium dan akhirnya finis di posisi keempat. Pada balapan kedua, Andy Gilang harus turun posisi keempat sejak awal balapan hingga akhir menyentuh garis finis.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan capaian prestasi di ajang ARRC menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan balap berjenjang yang secara konsisten dilakukan perusahaan untuk menghadirkan pebalap Indonesia yang patut dibanggakan di kancah dunia.
”Kami bersyukur bisa kembali meraih juara Asia kelima kalinya bagi tim AHRT dan ketiga kali bagi pebalap dengan menggunakan CBR250RR. Kami akan terus mengevaluasi pembinaan pebalap muda yang kami lakukan di setiap level. Kami yakin dengan semangat Satu Hati, kelak Indonesia melalui pebalap-pebalap binaan AHM akan mempunyai pebalap yang mampu mengharumkan nama bangsa di level tertinggi,” ujar Andy.
Putaran selanjutnya ARRC 2023 akan dihelat di Chang International Circuit, Thailand pada 1-3 Desember 2023. (*)
Banjir menggenangi jalan utama di batuaji dan Sagulung, Senin (6/11). F.Eusebius Sara
batampos – Banjir yang terjadi saat hujan deras, Senin (6/11) siang, nyaris melumpuhkan arus lalulintas di Batuaji dan Sagulung. Akses jalan utama tidak bisa dilalui kendaraan roda empat ataupun sepeda motor karena tinggi banjir selutut orang dewasa. Hanya truk dan kendaraan berat yang bisa melewati jalan banjir.
Ini yang terjadi di lokasi titik banjir paling parah yakni jalan depan sekolah Putera Batam atau simpang Kaveling Baru, Sagulung. Banjir jauh melewati media jalan sehingga kedua sisi jalan dua jalur ini rata dengan air.
Kendaraan pribadi jenis minivan ataupun sedan banyak yang mogok karena mencoba melewati lokasi banjir. Sepeda motor tidak bisa dilalui sama sekali.
Pengendara yang dari arah Mukakuning hendak ke Batuaji tak punya jalur alternatif sebab jalan masuk ke Kaveling baru juga digenangi banjir dengan ketinggian yang sama. Pemotor umumnya memilih mematikan mesin dan mendorong melewati lokasi banjir hingga depan Perumahan Buana Raya.
Sementara kendaraan yang dari arah Batuaji hendak ke Mukakuning harus masuk melalui jalan dalam Ruko Limanda. Untuk jalur Batuaji Mukakuning, pengendara harus melewati sedikitnya tiga titik lokasi banjir paling parah. Tiga titik ini diantara depan sekolah Putera Batam tadi, depan perumahan Genta sebelum lampu merah Puteri Hijau dan depan perumahan Puteri Tujuh.
Selain jalan raya, pemukiman warga di sekitar Puskesmas Seilangkai juga dikepung banjir. Rumah-rumah yang berada di pinggir jalan, yang berdekatan dengan drainase induk kebanjiran hingga air masuk ke dalam rumah. Lingkungan Puskesmas Seilangkai rata dengan genangan air.
Pantauan di lapangan, banjir yang menerjang jalan raya dan pemukiman warga ini sebabkan oleh drainase yang tersumbat. Drainase induk pinggir jalan yang sudah dilebarkan sebelumnya sudah tak berfungsi normal karena sampah dan material tanah. Jalur penyebaran air jadi tersumbat sehingga air meluap ke ruas jalan.
“Drainase bermasalah semua lagi. Dari Batuaji sampai ke Sagulung tersumbat semua. Air jadi ke jalan dan pemukiman,” Ilham, warga Sagulung di lokasi banjir. (*)