
batampos– Pemerintah Desa Tebias, Kecamatan Belat, telah berhasil membangun Keramba Jaring Apung (KJA) budi daya ikan Kakap, dan ikan kerapu. Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap, KJA tersebut menjadi pelopor penggerak ekonomi masyarakat.
“Saya harap Keramba Jaring Apung ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga perekonomian pedesaan terus berdenyut untuk tumbuh,” sebut Bupati saat dikonfirmasi Sabtu (18/11).
Selain infrastruktur, lanjut Bupati, tentunya pembangunan perekonomian seperti di Desa Tebias sebagai upaya menerapkan langkah-langkah memajukan daerah.
BACA JUGA: Dorong Peningkatan Taraf Hidup Nelayan, Rasno Bantu Sampan dan Alat Tangkap Ikan
“Kita terus membangun melalui APBD, dan Alokasi Dana Desa (ADD). Kita terus melakukan pemerataan pembangunan diberbagai sektor. Kita berupaya memperhatikan semua, walaupun ada kekurangan tentu menjadi catatan prioritas kami dalam membangun,” papar Rafiq.
Peresmian KJA Tebias ditandai dengan penaburan 3.000 bibit ikan kakap, dan kerapu. Selain bupati, turut hadir Wakil Ketua II DPRD Karimun, Rasno SE MSi, dan Camat Belar Syahdu.
Rasno mendukung pengembangan budi daya ikan kakap dan kerapu sangat diharapkan menjadi medorong perekonomian masyarakat. Khususnya untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tebias.
“Kita harapkan, keberadaan KJA ini mampu mendorong produksi komoditas ikan kakap maupun kerapu. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kecamatan Belat,” paparnya. (*)
reporter: ichwanul fahmi



batampos– Batam Pos sukses menggelar event lari Batam Pos 10K Fun Run, Minggu (19/11) pagi. Kesuksesan ini turut mendapatkan apresiasi dari sejumlah partner, salah satunya Universitas Terbuka atau UT.




Pada kesempatan itu setidaknya terdapat 8 perlombaan, seperti variasi pasukan baris berbaris (PBB), kompetisi band, kreasi dessert, e-sport, lomba mewarnai, cosplay, video campaign dan penyanyi cilik.
