Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan di Liga Pro Saudi.
batampos – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan di Liga Pro Saudi. Megabintang Al Nassr itu tercatat absen dalam dua pertandingan beruntun, di tengah memanasnya relasi dengan pengelola liga.
Ronaldo tak masuk daftar pemain saat Al Nassr menghadapi Al Ittihad, Sabtu (7/2). Meski tanpa sang kapten, Al Nassr tetap meraih kemenangan 2-0 lewat gol penalti Sadio Mane dan tambahan gol dari Angelo Gabriel.
Sebelumnya, pemain berusia 41 tahun itu juga menepi ketika Al Nassr menang tipis 1-0 atas Al Riyadh, Senin (2/2). Lagi-lagi, Mane menjadi penentu lewat gol tunggalnya.
Laporan ESPN menyebut, absennya Ronaldo tak lepas dari ketidakpuasannya terhadap peran Dana Investasi Publik Arab Saudi (Public Investment Fund/PIF) dalam pengelolaan klub-klub Liga Pro Saudi.
“Ronaldo berencana memboikot laga melawan Al Ittihad setelah tidak mendapatkan jaminan bahwa PIF akan melakukan perubahan dalam manajemen klub-klub Liga Pro Saudi,” tulis ESPN.
Meski demikian, Al Nassr disebut tetap berharap Ronaldo turun dalam pertandingan tersebut. ESPN menambahkan, sumber ketegangan berasal dari kekecewaan Ronaldo terhadap minimnya dukungan PIF kepada Al Nassr pada bursa transfer Januari.
Kekecewaan itu semakin kuat setelah Ronaldo melihat rival utama mereka, Al Hilal—yang 75 persen sahamnya dimiliki PIF—aktif mendatangkan pemain bintang. Salah satu transfer besar yang disorot adalah kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad pada bursa transfer musim dingin.
Situasi ini memicu berbagai kontroversi hingga akhirnya Liga Pro Saudi mengeluarkan pernyataan resmi pada Kamis (5/2). Dalam pernyataan tersebut, liga menegaskan bahwa tidak ada pemain yang boleh memengaruhi keputusan di luar klubnya.
“Liga Pro Saudi dibangun berdasarkan prinsip sederhana: setiap klub beroperasi secara independen di bawah aturan yang sama,” bunyi pernyataan resmi liga.
“Setiap klub memiliki dewan direksi, manajemen eksekutif, dan kepemimpinan sepak bola sendiri. Keputusan perekrutan, pengeluaran, dan strategi sepenuhnya berada di tangan klub, dalam kerangka keuangan yang menjamin keberlanjutan dan keseimbangan kompetitif,” lanjut pernyataan tersebut.
Liga juga menegaskan bahwa Ronaldo tetap menjadi bagian penting dari Al Nassr sejak kedatangannya.
“Cristiano telah terlibat penuh bersama Al Nassr dan berperan besar dalam ambisi klub. Ia memiliki mentalitas pemenang seperti para pemain elit lainnya,” tulis Liga Pro Saudi.
Namun, liga menekankan bahwa tidak ada satu individu pun yang berhak menentukan kebijakan di luar klubnya sendiri.
“Aktivitas transfer terbaru menunjukkan kemandirian masing-masing klub. Al Hilal memilih satu pendekatan, klub lain memilih cara berbeda. Semua itu merupakan keputusan klub sesuai parameter keuangan yang telah disetujui,” tambahnya.
Liga Pro Saudi juga menilai persaingan musim ini berjalan sehat. Hanya selisih tipis poin yang memisahkan empat tim teratas, menandakan kompetisi tetap hidup dan kompetitif.
“Fokus kami tetap di atas lapangan: menjaga integritas dan daya saing liga bagi pemain dan penggemar,” pungkas pernyataan tersebut. (*)
Dua kapal yang diduga membawa daging dan balpres selundupan dari luar negeri diamankan di Pelabuhan Sekupang, Selasa (27/1). F Shinta
batampos – Penindakan terhadap barang bawaan penumpang dan kiriman berupa pakaian bekas atau balpres juga mendominasi kinerja pengawasan Bea Cukai Batam sepanjang tahun 2025. Barang ilegal tersebut juga tercatat banyak ditemukan, terutama melalui jalur penumpang dan jasa pengiriman, dan diperkirakan masih akan menjadi tantangan utama pada tahun 2026.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Evi Octavia, mengungkapkan bahwa intensitas penindakan balpres selama 2025 cukup banyak dan hampir sama dengan komoditas pelanggaran lainnya.
“Sepanjang tahun 2025, penindakan balpres cukup banyak dan mayoritas berasal dari bawaan penumpang serta kiriman. Ini menjadi tantangan tersendiri karena volumenya besar dan modusnya terus berkembang,” ujar Evi, Jumat (6/2).
Menurutnya, karakteristik Batam sebagai wilayah perbatasan dengan mobilitas penumpang dan arus barang yang tinggi membuat upaya penyelundupan balpres relatif mudah dilakukan jika pengawasan tidak diperkuat secara berkelanjutan. Karena itu, penguatan intelijen dan pengawasan di titik-titik rawan menjadi fokus utama Bea Cukai Batam.
Evi menegaskan, meski tekanan pengawasan semakin berat, pihaknya berkomitmen untuk tetap memaksimalkan fungsi pengawasan pada tahun 2026. Langkah-langkah strategis seperti sinergi antar instansi, optimalisasi teknologi, serta peningkatan kualitas pemeriksaan akan terus dilakukan untuk menekan peredaran balpres ilegal.
Keseriusan tersebut tercermin dari pemusnahan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan tahun 2025 yang dirilis pada Oktober lalu. Dalam pemusnahan tersebut, barang-barang ilegal dengan nilai total Rp15,8 miliar dan potensi kerugian negara sekitar Rp12,4 miliar dimusnahkan setelah melalui proses hukum.
Selain narkotika, barang yang dimusnahkan mencakup berbagai komoditas hasil penindakan kepabeanan, termasuk 2.297 koli pakaian bekas atau balpres. Komoditas lain yang turut dimusnahkan antara lain 13,8 juta batang hasil tembakau, 1,6 kilogram tembakau iris, 3.834 botol dan 2.674 kaleng minuman beralkohol, serta ratusan unit gawai dan perabotan rumah tangga.
Tak hanya itu, Bea Cukai Batam juga memusnahkan 751 kemasan makanan dan obat tidak layak edar, 61 senapan angin beserta komponennya, hingga berbagai barang lain seperti scrap elektronik, material konstruksi, produk kimia, mainan, barang pecah belah, dan sex toys. Seluruh barang tersebut merupakan hasil penindakan hingga Juli 2025 yang telah berstatus BMMN.
Dari sisi kinerja, pengawasan Bea Cukai Batam sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Oktober 2025, tercatat 327 Nota Hasil Intelijen (NHI) diterbitkan atau naik 319 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah Surat Bukti Penindakan (SBP) juga melonjak menjadi 1.547 penindakan atau meningkat 239 persen.
Peningkatan pengawasan tersebut turut diikuti dengan penanganan perkara hingga tahap penyidikan. Pada Januari hingga Oktober 2025, terdapat 22 kasus pidana kepabeanan dan cukai yang masuk tahap penyidikan, dengan 12 perkara telah dinyatakan lengkap atau P-21. Selain itu, mekanisme ultimum remidium diterapkan pada 42 laporan pelanggaran dengan sanksi administratif sebesar Rp6,2 miliar.
Meski mencatat berbagai capaian positif, Bea Cukai Batam menegaskan tidak akan berpuas diri. Tantangan penindakan balpres yang diprediksi masih tinggi pada 2026 akan dijawab dengan penguatan pengawasan dan pelayanan publik yang berkelanjutan, sejalan dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan dalam melindungi kepentingan negara dan masyarakat. (*)
batampos – Momen Ramadan seringkali membuat pengeluaran membengkak jika tidak ada persiapan matang dalam mengatur keuangan keluarga.
Belanja kebutuhan selama bulan puasa memang meningkat drastis sehingga diperlukan strategi khusus untuk mengendalikan pengeluaran.
Tips mengatur uang dengan bijak akan membantu menjaga kondisi keuangan tetap stabil hingga hari raya tiba.
Dilansir dari laman bank OCBC dan Mega Syariah pada Sabtu (7/2), dijelaskan bahwa terdapat 12 tips persiapan keuangan belanja sebelum Ramadan.
1.Mengatur Dana Secara Proporsional
Langkah awal yang harus dilakukan adalah mempertimbangkan kondisi finansial dan kebutuhan keluarga secara menyeluruh dan realistis.
Pisahkan pendapatan untuk pos-pos penting seperti pembayaran tagihan rutin, tabungan masa depan, dan keperluan selama bulan puasa.
Buatlah rancangan yang detail mencakup semua aspek pengeluaran agar pengelolaan dana lebih terarah dan terukur dengan baik.
Perhitungan matang ini akan mencegah terjadinya defisit atau pembengkakan pengeluaran yang tidak terduga di kemudian hari.
2.Merancang Hidangan Sahur dan Berbuka Puasa
Rencanakan daftar hidangan untuk santap sahur dan berbuka selama tiga puluh hari penuh agar lebih terorganisir dan efisien.
Memasak sendiri di rumah jauh lebih ekonomis dibandingkan membeli makanan jadi dari luar yang harganya cenderung mahal.
Dengan adanya rencana menu yang jelas, Anda dapat memperkirakan bahan apa saja yang diperlukan untuk keseluruhan bulan.
Cara ini memastikan tidak ada kekurangan bahan masakan karena semuanya sudah disiapkan dan dibeli sejak awal.
3.Cek Stok Bahan Masakan di Dapur
Sebelum bergegas ke pasar, periksa terlebih dahulu persediaan bahan masakan yang masih tersimpan di dapur atau kulkas rumah.
Manfaatkan sisa bahan yang belum terpakai agar tidak terbuang percuma dan bisa diolah menjadi hidangan yang lezat.
Langkah ini menghindarkan pembelian barang yang sebenarnya sudah ada sehingga dana bisa dialihkan untuk keperluan lain yang lebih mendesak.
Praktik ini juga membantu mengurangi pemborosan makanan dan membuat pengelolaan stok bahan menjadi lebih efisien dan teratur.
4.Menyusun Daftar Barang dan Anggarannya
Tentukan daftar lengkap barang yang diperlukan mulai dari bahan masakan, bumbu dapur, parcel, hingga perlengkapan ibadah selama bulan puasa.
Tetapkan perkiraan dana untuk setiap item dalam daftar tersebut sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan sebelumnya dengan cermat.
Rancangan ini berfungsi sebagai panduan agar pengeluaran tidak melebihi batas yang telah ditentukan dan tetap terkendali sepanjang waktu.
Dengan begitu, Anda dapat mengantisipasi kemungkinan kelebihan pengeluaran dan menjaga kondisi finansial tetap stabil hingga akhir bulan.
5.Membeli Barang dalam Kuantitas Besar Sekaligus
Harga barang eceran biasanya lebih tinggi dibandingkan pembelian grosir, apalagi saat bulan puasa tiba dimana harga cenderung naik.
Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan kenaikan harga sembako berkisar kurang dari satu hingga lebih dari tiga puluh lima persen.
Membeli dalam jumlah banyak sekaligus akan menghemat uang dan waktu karena tidak perlu bolak-balik ke toko saat berpuasa.
Pastikan melakukan penyimpanan yang benar agar bahan pokok tetap awet dan tidak cepat rusak selama disimpan dalam waktu lama.
6.Membandingkan Harga dari Berbagai Tempat
Harga bahan masakan di pasar tradisional, toko kelontong, dan supermarket modern tentu memiliki perbedaan yang cukup signifikan untuk dipertimbangkan.
Bandingkan harga dari beberapa tempat berbeda sebelum memutuskan membeli agar mendapatkan penawaran terbaik dan paling ekonomis untuk kantong.
Cobalah datang ke pasar di pagi hari atau saat toko baru dibuka untuk mendapatkan barang dengan kondisi paling segar.
Alternatif lain adalah mencari produk dengan merek berbeda yang memiliki kualitas serupa namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
7.Fokus pada Kebutuhan Utama Terlebih Dahulu
Banyak orang tergoda dengan barang yang dipajang di toko terutama ketika ada diskon besar-besaran yang sangat menggiurkan mata.
Akibatnya mereka mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli barang yang sebenarnya tidak benar-benar diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
Prioritaskan pembelian barang yang sudah masuk dalam daftar kebutuhan pokok sebelum melihat produk lain yang tersedia di toko.
Jika masih ada sisa dana setelah membeli semua kebutuhan pokok, barulah Anda boleh membeli barang lain yang menarik perhatian.
8.Manfaatkan Penawaran Diskon dan Promosi
Pusat perbelanjaan dan bank-bank tertentu biasanya mengadakan promosi besar-besaran seperti potongan harga, paket bundling, atau beli satu gratis satu.
Pantau informasi promosi melalui media sosial, situs web resmi, atau aplikasi mobile yang sering memberikan notifikasi penawaran menarik setiap hari.
Namun tetap ingat untuk memprioritaskan pembelian kebutuhan pokok terlebih dahulu sebelum tergiur dengan promosi barang lain yang kurang penting.
Jangan sampai terjebak membeli barang hanya karena ada diskon padahal barang tersebut tidak masuk dalam daftar kebutuhan utama.
9.Batasi Frekuensi Berbuka di Luar Rumah
Tidak ada salahnya sesekali berbuka bersama teman atau rekan kerja di restoran untuk mempererat hubungan silaturahmi antar sesama.
Namun terlalu sering melakukannya dapat menguras kantong dengan cepat mengingat harga makanan di restoran cenderung lebih mahal berkali lipat.
Tetapkan batasan maksimal berapa kali Anda akan berbuka di luar dan hitung anggaran yang akan dikeluarkan setiap kalinya.
Sisanya sebaiknya berbuka di rumah bersama keluarga yang jauh lebih hemat dan tetap memberikan kehangatan serta kebersamaan yang berkualitas.
10.Sisihkan Dana untuk Keperluan Lebaran
Pisahkan anggaran untuk keperluan selama bulan puasa dengan dana yang dibutuhkan untuk perayaan Idul Fitri agar tidak tercampur aduk.
Mulailah menabung sejak awal bulan untuk keperluan THR, hampers lebaran, dan berbagai persiapan hari raya yang membutuhkan dana besar.
Buat target tabungan yang realistis dan sesuai dengan kemampuan finansial agar tidak memberatkan kondisi ekonomi keluarga saat ini.
Cara ini akan menghindarkan Anda dari pengeluaran berlebihan saat lebaran tiba dan menjaga stabilitas finansial tetap terjaga dengan baik.
11.Alokasikan Dana untuk Berbagi Kebaikan
Bulan suci adalah waktu yang tepat untuk berbagi kepada sesama melalui donasi, sedekah, dan infaq kepada yang membutuhkan bantuan.
Salurkan dana amal melalui lembaga terpercaya atau berikan langsung kepada orang yang benar-benar memerlukan uluran tangan dari Anda.
Pastikan jumlah yang diberikan sesuai dengan kemampuan dan tidak melebihi anggaran yang sudah ditetapkan di awal perencanaan keuangan.
Jangan lupa juga untuk memperhitungkan zakat fitrah yang wajib dikeluarkan dan masukkan dalam perhitungan anggaran bulan suci ini.
12.Konsisten dengan Rencana yang Dibuat
Berkomitmen dengan perencanaan awal adalah kunci utama agar semua strategi pengelolaan finansial dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.
Jika melanggar rencana yang sudah dibuat dengan susah payah, maka seluruh upaya dan persiapan akan menjadi sia-sia belaka.
Tetap konsisten dan disiplin mengikuti rencana yang telah disusun agar terhindar dari pengeluaran yang membengkak dan tidak terkontrol dengan baik.
Komitmen yang kuat akan membuat kondisi finansial tetap sehat hingga bulan suci berakhir dan memasuki hari raya dengan tenang.(*)
Lonjakan kejahatan berbasis aset kripto secara global kian menjadi tantangan serius bagi regulator dan pelaku industri keuangan digital, termasuk di Indonesia. Kompleksitas risiko yang menyertai teknologi blockchain menuntut penguatan pengawasan, kolaborasi lintas lembaga, serta peningkatan perlindungan konsumen.
Isu tersebut mengemuka dalam Advanced Asset Tracing & Recovery Workshop yang digelar Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri (Kortastipikdor Polri) bersama International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP) di bawah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (USDOJ).
Forum ini mempertemukan aparat penegak hukum, regulator, dan pelaku industri aset digital untuk membahas tantangan penelusuran serta pemulihan aset kripto yang berasal dari tindak pidana.
Direktorat Pengaturan, Pengembangan, dan Analisis Informasi IAKD OJK, Tommy Elvani Siregar, menegaskan bahwa pendekatan pengaturan aset kripto terus berkembang seiring meningkatnya kompleksitas risiko di sektor tersebut.
Menurutnya, OJK saat ini memfokuskan penguatan pada tiga aspek utama, yakni manajemen risiko, tata kelola, dan perlindungan konsumen. Di samping itu, kewajiban Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) serta pengawasan perilaku pasar (market conduct) juga terus diperketat.
“Ke depan, OJK tengah menyiapkan regulasi yang lebih mendalam terkait tata kelola dan manajemen risiko. Tujuannya bukan hanya mendorong pertumbuhan pasar kripto, tetapi memastikan perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas,” ujar Tommy di Jakarta, Jumat (6/2).
Langkah ini mencerminkan sikap kehati-hatian regulator di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, sekaligus tingginya potensi penyalahgunaan teknologi finansial berbasis blockchain.
Dari sisi intelijen keuangan, PPATK menilai aset kripto masih memiliki kerentanan tinggi terhadap tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme. Syahrijal Syakur, Analis Permasalahan Hukum PPATK, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyusun Sectoral Risk Assessment (SRA) sejak 2021 untuk memetakan risiko pada sektor keuangan yang memanfaatkan teknologi pembayaran baru.
Penilaian tersebut disusun bersama OJK dan berbagai lembaga penegak hukum, seperti BIN, BNPT, Densus 88, Kejaksaan, Kepolisian, hingga Bappebti, sebagai bagian dari pemenuhan rekomendasi Financial Action Task Force (FATF).
“Penilaian risiko ini tidak hanya penting untuk kepatuhan internasional, tetapi juga menjadi panduan bagi industri dan aparat penegak hukum dalam memitigasi penyalahgunaan teknologi keuangan baru,” kata Syahrijal.
Urgensi penguatan pengawasan kripto juga tercermin dari data global. Laporan TRM Labs 2025 mencatat nilai aktivitas ilegal yang melibatkan aset kripto mencapai USD 158 miliar, melonjak sekitar 145 persen dibandingkan 2024. Kenaikan tersebut didorong berbagai modus kejahatan, mulai dari pelanggaran sanksi internasional, dana hasil peretasan, hingga perdagangan barang dan jasa ilegal di pasar gelap digital.
Di dalam negeri, modus penipuan berbasis social engineering dan phishing masih mendominasi kasus yang menimpa pengguna kripto. Pelaku umumnya memancing korban melalui tautan palsu atau penyamaran identitas, yang berujung pada kebocoran data serta pengambilalihan akun.
Dalam forum yang sama, perwakilan industri menekankan pentingnya kolaborasi dengan regulator dan aparat penegak hukum. Bakti Yudha, Financial Crime Compliance Senior Manager dari salah satu platform kripto Pintu, menyatakan bahwa pelaku industri memiliki tanggung jawab langsung dalam menjaga keamanan transaksi pengguna.
Ia menyoroti penerapan Know Your Customer (KYC), pemantauan transaksi secara real-time, serta penguatan sistem keamanan siber sebagai langkah dasar yang wajib dijalankan. Menurutnya, sistem pemantauan 24 jam dan penyesuaian berkala terhadap pola kejahatan menjadi krusial di tengah dinamika ancaman yang terus berubah.
Ke depan, keberhasilan pengembangan ekosistem kripto nasional tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi, tetapi juga oleh seberapa kuat sistem pengawasan, mitigasi risiko, dan perlindungan konsumen dibangun secara berkelanjutan. (*)
Kepala DLH Batam, Dohar Mangalando Hasibuan yang baru dilantik, Jumat (6/2). F. M Sya’ban
batampos – Belum genap sehari menjabat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, langsung dihadapkan pada persoalan serius. Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur menjadi tantangan awal yang menandai beratnya persoalan lingkungan di Batam.
Peristiwa kebakaran tersebut bahkan terjadi sehari sebelum Dohar resmi dilantik, seolah menjadi alarm dini atas pekerjaan rumah besar yang kini berada di tangannya.
Hingga Jumat (6/2), api masih terlihat membara di salah satu titik tumpukan sampah TPA Punggur. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Batam karena berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad pun bergerak cepat. Ia menginstruksikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam, Hendriana Gustini, untuk berkoordinasi intensif dengan DLH guna mempercepat penanganan kebakaran dan mencegah meluasnya titik api.
Usai pelantikan, Dohar menyampaikan bahwa dirinya belum dapat memberikan penjelasan detail terkait insiden tersebut. Ia menegaskan akan terlebih dahulu mempelajari kondisi lapangan sebelum menyampaikan keterangan resmi kepada publik.
“Ini baru dilantik, jadi kami akan mempelajari terlebih dahulu situasinya secara menyeluruh. Setelah itu, kami akan menyampaikan keterangan tertulis terkait penyebab kebakaran dan langkah penanganan yang dilakukan,” ujar Dohar.
Lebih jauh, Dohar menegaskan bahwa persoalan sampah dan limbah di Batam tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar pengelolaan sampah di Kota Batam bisa berjalan lebih optimal,” katanya.
Kebakaran di TPA Punggur menjadi ujian awal bagi kepemimpinan baru DLH Batam, sekaligus pengingat bahwa persoalan sampah dan limbah masih menjadi pekerjaan mendesak yang menuntut langkah cepat dan nyata. (*)
batampos – Kabar baik bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode Januari–Maret 2026 resmi mulai dicairkan pemerintah ke rekening penerima.
Penyaluran bansos tahun ini dilakukan dengan sistem pendataan baru menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Kementerian Sosial. Skema ini diterapkan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
Hingga awal 2026, pemerintah telah memetakan 289 juta data individu ke dalam 10 desil kesejahteraan, guna membedakan kelompok prasejahtera hingga masyarakat mandiri.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci keberhasilan penyaluran bansos. Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
“Saya mengajak bupati, camat, kepala desa, dan pendamping sosial untuk bergandengan tangan menghadirkan data yang akurat. Ini jihad data, karena sangat strategis dan penting sesuai arahan Bapak Presiden,” ujar Gus Ipul, Jumat (6/2).
BSI Paling Cepat Cair, Bagaimana BNI, BRI, dan Mandiri?
Sejumlah laporan masyarakat terkait pencairan bansos Februari 2026 ramai dibagikan melalui kanal YouTube pendamping sosial. Hingga 7 Februari 2026, penyaluran tercepat terpantau melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), khususnya di wilayah Aceh.
Para KPM melaporkan dana masuk dengan nominal bervariasi, antara lain:
Rp600.000 untuk BPNT
Rp750.000 untuk komponen kesehatan PKH
Sementara itu, KPM pemegang Kartu KKS BNI, BRI, dan Bank Mandiri diminta tetap tenang. Saat ini, status pencairan di sistem SIKS-NG sudah menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction).
Status tersebut menandakan surat perintah pemindahan dana dari kas negara ke bank penyalur telah diterbitkan. Biasanya, saldo akan masuk ke rekening dalam 1–2 hari kerja setelah status SI muncul.
Awas Dana Hangus, Wajib Ditarik Maksimal 30 Hari
Kementerian Sosial juga mengeluarkan surat edaran tertanggal 5 Februari 2026 yang mengatur batas waktu penarikan dana bansos.
Beberapa poin penting yang wajib diperhatikan KPM:
Batas waktu penarikan: maksimal 30 hari setelah dana masuk rekening
Sanksi: dana yang tidak ditransaksikan akan dibekukan dan dikembalikan ke kas negara
Risiko lanjutan: KPM yang gagal menarik dana tepat waktu bisa dinilai sudah mampu, sehingga berpotensi dihentikan bantuannya pada tahap berikutnya
Bansos Belum Cair? Masih Ada Batch Susulan
Jika saldo KKS masih kosong, masyarakat diminta tidak panik. Pada tahap awal, bantuan baru disalurkan kepada sekitar 8,8 juta KPM dari total kuota nasional 10 juta penerima.
Masih terdapat sekitar 1,2 juta KPM yang masuk dalam batch susulan. Apabila bansos belum cair hingga pekan ini, KPM disarankan memastikan status kepesertaan tetap aktif dengan menghubungi pendamping sosial di wilayah masing-masing. (*)
Kebakaran terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Kota Batam, Kamis (5/2).
batampos – Musim kemarau, ancaman kebakaran kembali menghantui Kota Batam. Dalam beberapa waktu terakhir, peristiwa kebakaran dilaporkan sudah terjadi di sejumlah lokasi, baik kebakaran bangunan maupun lahan. Saat kondisi cuaca panas dan kering membuat potensi kebakaran semakin tinggi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam, Agus Bendri, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan faktor-faktor pemicu kebakaran, terutama di tengah musim kemarau seperti saat ini.
“Sehubungan dengan telah masuknya musim kemarau yang melanda wilayah Kota Batam, potensi terjadinya kebakaran sangat tinggi, baik kebakaran bangunan, hutan maupun lahan,” kata Agus Bendri, Jumat (6/2).
Ia menegaskan, salah satu pemicu utama kebakaran adalah kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, hingga membuka lahan dengan cara dibakar. Tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya karena api dapat dengan cepat menyebar akibat kondisi cuaca yang kering.
BPBD Batam mengimbau warga untuk menghindari membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah, serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhkan bahan-bahan mudah terbakar dari sumber panas dan memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara rutin, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, serta mematikan alat elektronik dan mencabut kabel dari stop kontak saat tidak digunakan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Batam menganjurkan warga untuk menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan memasang smoke detector sebagai peringatan dini kebakaran. Selain itu, masyarakat diminta membuat jalur evakuasi dan titik kumpul guna meminimalkan risiko apabila kebakaran terjadi.
Tak hanya fokus pada kawasan permukiman, BPBD Batam juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Seluruh aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan diminta untuk siaga dan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.
“Kami mengoordinasikan kesiapsiagaan bersama TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, PBK BP Batam, relawan pemadam kebakaran, serta unsur masyarakat,” jelas Agus.
Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian kebakaran sekecil apa pun. Laporan dapat disampaikan melalui Nomor Tunggal Panggilan Darurat Batam Siaga 112 (bebas pulsa) atau Contact Center 110 Polri.
“Pelaporan cepat sangat penting agar penanganan bisa segera dilakukan dan kebakaran tidak meluas,” pungkasnya. (*)
Jeffrey Epstein, figur kontroversial yang menurut mantan agen CIA diduga berfungsi sebagai aset intelijen asing dengan akses luas ke elite politik dan bisnis global. (The News Pakistan)
batampos – Rilis terbaru Epstein Files, kumpulan dokumen hasil penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), kembali memicu perhatian global setelah jutaan halaman arsip hukum, email, foto, dan kliping media dibuka untuk publik pada akhir Januari 2026.
Dokumen ini mencakup materi yang terkumpul selama dua dekade penyidikan kasus kejahatan seksual dan jaringan relasi Epstein, termasuk sejumlah referensi terhadap nama–nama tokoh dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dilansir dari sumber internasional ilpost.it yang menelaah dokumen Epstein Files, Sabtu (7/2/2026), kemunculan suatu nama dalam arsip tersebut tidak dapat serta-merta ditafsirkan sebagai keterlibatan dalam aktivitas kriminal.
Dalam banyak kasus, penyebutan nama beberapa tokoh besar lebih berkaitan dengan kliping pemberitaan, korespondensi bisnis, atau catatan administratif yang secara kebetulan tersimpan dalam kumpulan berkas penyidikan tersebut.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini daftar tokoh besar Indonesia yang namanya tercantum dalam dokumen, beserta konteks penyebutannya.
1. Hary Tanoesoedibjo — Pengusaha & Relasi Bisnis Global
Berdasarkan dokumen Epstein Files yang diakses Jawa Pos melalui situs resmi DOJ di website justice.gov/epstein serta laporan sejumlah media internasional, Hary Tanoesoedibjo, pengusaha terkemuka Indonesia sekaligus pendiri MNC Group, tercantum dalam salah satu arsip yang dirilis pemerintah AS.
Penyebutan namanya berkaitan dengan konteks hubungan bisnis global, antara lain laporan mengenai keterlibatannya dalam pengembangan hotel bermerek Trump di Amerika Serikat serta pembelian properti mewah di Beverly Hills, bukan dalam kaitan aktivitas kriminal Epstein.
Nama Eka Tjipta Widjaja, pendiri Grup Sinar Mas yang telah meninggal dunia, juga tercatat dalam arsip. Dokumen Epstein Files menunjukkan bahwa entitas yang terafiliasi dengan keluarga Widjaja membeli properti senilai USD 9,5 juta di Beverly Hills.
Transaksi tersebut tercatat semata-mata sebagai urusan bisnis properti dalam berkas penyidikan, bukan sebagai bukti keterlibatan dalam kasus Jeffrey Epstein.
Selain itu, sebuah dokumen menyebut bahwa pembelian itu adalah transaksi bisnis murni, dan tidak ada bukti lanjutan yang menunjukkan hubungan langsung dengan jaringan Epstein.
3. Joko Widodo — Presiden RI ke-7 dalam Arsip Berita Analitis
Nama Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga tercantum dalam beberapa dokumen Epstein Files. Namun, penyebutan tersebut bersifat referensial karena hanya berupa kliping berita serta analisis situasi politik Indonesia yang tersimpan sebagai bagian dari paket arsip penyidikan.
Berdasarkan dokumen Epstein Files dengan kode arsip EFTA01466396.pdf (DataSet 10) dan EFTA00871522.pdf (DataSet 9), nama Joko Widodo muncul dalam konteks analisis politik Indonesia menjelang Pemilu Presiden 2014.
Dalam berkas tersebut, Jokowi digambarkan sebagai “kandidat favorit yang telah lama unggul” serta disebut sebagai “gubernur Jakarta yang populer” dan “pemimpin populis yang berpotensi maju dalam pemilihan presiden 2014”.
Penyebutan ini merupakan bagian dari catatan pemantauan situasi politik yang dikumpulkan dalam arsip DOJ, bukan bukti komunikasi atau hubungan personal dengan Jeffrey Epstein.
4. Sri Mulyani Indrawati — Nama dalam Arsip Lembaga Internasional
Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Managing Director & COO World Bank Group, muncul dalam dokumen yang bersumber dari arsip resmi World Bank.
Dokumen itu bukan merupakan komunikasi pribadi dengan Epstein, melainkan materi kelembagaan.
Seperti tertulis dalam arsip: dokumen menyebut keterlibatan Sri Mulyani dalam peluncuran President’s Delivery Unit World Bank, dan nama beliau tercantum karena posisi formalnya dalam organisasi, bukan kolaborasi atau hubungan personal dengan Epstein.
5. Soeharto — Penyebutan Presiden ke-2 RI dalam Usulan Sejarah
Nama Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, muncul dalam konteks yang jauh berbeda: sebagai subjek dalam draft usulan penulisan buku sejarah yang pernah diajukan oleh pihak ketiga dalam arsip.
Dengan demikian, penyebutan nama Soeharto tidak menunjukkan keterlibatan pribadinya dalam kasus Epstein, melainkan semata-mata merupakan rujukan sejarah dalam materi proposal yang tersimpan dalam arsip penyidikan.
6. Kafrawi Yuliantono — Profesional Hotel yang Melamar Kerja
Salah satu individu Indonesia yang disebut bukan sebagai figur publik besar adalah Kafrawi Yuliantono, seorang profesional di industri perhotelan.
Dokumen menunjukkan bahwa ia pernah mengirimkan surat lamaran kerja kepada jaringan Epstein, ingin menjadi bagian dari manajemen properti mereka.
Dalam salah satu email yang beredar, ia menulis ungkapan profesional yang menunjukkan niat kerja, bukan aktivitas kriminal.
Penyebutan Nama Bukan Bukti Keterlibatan Kriminal
Ahli hukum dan analis internasional yang mengulas Epstein Files berulang kali menekankan: “Penyebutan nama individu di dalam jutaan halaman dokumen itu kerap bersifat administratif, kliping, atau bagian komunikasi lembaga, dan bukan bukti keterlibatan dalam kejahatan seksual yang dituduhkan terhadap Epstein.”
Selain itu, penelusuran terhadap dokumen Epstein Files menunjukkan bahwa kata “Indonesia” muncul sedikitnya 902 kali. Namun, kemunculan tersebut mencakup foto lokasi seperti Bali, laporan ekonomi, kliping media, serta surat-menyurat administratif yang tersimpan dalam arsip, bukan semata-mata komunikasi langsung dengan Jeffrey Epstein.
Kesimpulannya, kemunculan nama-nama tokoh Indonesia dalam Epstein Files lebih mencerminkan pencatatan referensial dan administratif dalam arsip besar yang dirilis DOJ, bukan bukti keterlibatan langsung dalam jaringan kriminal Jeffrey Epstein. Oleh karena itu, pembaca perlu membedakan antara dokumentasi berupa kliping pemberitaan atau analisis situasional dengan bukti hukum yang menunjukkan keterlibatan nyata. (*)
Petugas KSOP Khusus Batam bersama PT Pertamina Port & Logistic menambah oil boom sepanjang 200 meter di perairan Pulau Dangas, Sekupang, sebagai langkah pencegahan pencemaran laut akibat kandasnya Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera. F. KSOP Khusus Batam untuk Batam Pos
batampos – Wisata bahari Kepulauan Riau kembali terganggu akibat pencemaran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) jenis slate oil yang ditemukan di sejumlah pantai di Batam dan Bintan. Cemaran limbah tersebut dinilai berpotensi merusak citra pariwisata kelautan yang selama ini menjadi andalan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan pencemaran limbah yang bercampur dengan sampah laut merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan cepat dan khusus.
“Kalau saya amati, kemunculan limbah ini bertepatan dengan musim penangkapan ikan dingkis. Pada periode itu, posisi limbah berada di laut. Yang jelas, ini sangat mengganggu, karena salah satu destinasi unggulan pariwisata Batam adalah wisata kelautan,” ujar Ardi, Kamis (6/2).
Kemacetan panjang di Jalan S Parman atau tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, Selasa (2/12) pagi. F.Yofie Yuhendri
batampos – Arus lalu lintas di ruas Jalan S Parman, tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, kerap mengalami kemacetan parah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kondisi ini dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas dan berpotensi memicu kecelakaan.
Robi, warga Piayu, mengatakan kemacetan di kawasan tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Pengendara bahkan bisa terjebak antrean hingga satu jam.
“Kalau sudah jam sibuk, bisa nunggu macet sampai sejam. Mau kerja jadi telat, urusan lain juga terganggu,” ujarnya.
Menurut Robi, kemacetan dipicu oleh kondisi ruas jalan yang masih satu lajur dan letaknya yang berdekatan dengan pertigaan. Situasi semakin diperparah oleh perilaku pengendara yang saling berebut saat melintas.
“Banyak yang tidak mau mengalah, saling serobot untuk mendahului. Akhirnya macetnya makin parah,” katanya.
Selain padat, kondisi Jalan S Parman juga dinilai memprihatinkan. Sejumlah titik jalan berlubang dan bergelombang sehingga memperlambat laju kendaraan.
“Sudah seharusnya diperbaiki total, sekalian dilebarkan. Penduduk Seibeduk makin padat, kendaraan juga makin ramai,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Sei Beduk Iptu Alex Yasral membenarkan bahwa Simpang Bagan menjadi salah satu titik rawan kemacetan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
“Salah satu langkah yang akan kami lakukan adalah rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah untuk memecah arus. Seluruh kendaraan akan dialihkan melalui GMP, sedangkan dari arah Mukakuning tidak diperbolehkan lagi melintas lewat ATB,” jelas Alex.
Ia juga mengimbau pengendara agar lebih tertib dan saling mengalah demi kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kesadaran pengendara sangat penting. Kalau tidak mau tertib, kemacetan akan terus berulang,” tutupnya. (*)