Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 4472

Kepri Darurat Guru Produktif di SMK

0

 

Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini mengalami kekurangan guru produktif di sekolah kejuruan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal tersebut ditegaskan oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur.

F. TIM SIRAJUDIN NUR untuk Batam Pos
ANGGOTA Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Sirajudin Nur, berinteraksi dengan para siswa SMK di Tanjungpinang.

Menurut politisi PKB yang sudah dua kali menjabat sebagai anggota DPRD Kepri dari dapil Batam ini, persoalan kebutuhan guru produktif di Kep-ri, sudah menjadi persoalan yang sangat mendasar bagi SMK di Provinsi Kepri ini yang belum bisa terselesaikan secara tuntas hingga saat ini.

”Sebagai satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan, kebutuhan akan guru produktif di SMK, sangat penting dan utama. Sayangnya, keberadaan guru produktif SMK di Kepri ini masih sangat jauh dari jumlah yang dibutuhkan,” terang calon anggota DPD RI tahun 2024 dari dapil Kepri ini.

Selain persoalan kekurangan guru produktif, persoalan lainnya, lanjut pria kelahiran 11 Juni 1973 ini, guru-guru produktif SMK yang ada sekarang ini, masih ada yang dibayar sangat murah.

”Seperti misalnya di SMK Negeri 1 Moro Kabupaten Karimun. Di sana hanya terdapat tiga guru produktif yang gajinya hanya Rp 500 ribu per bulannya. Itu kan gaji yang sangat tidak layak sekali, sangat kecil sekali,” tegasnya.

Tak itu saja, persoalan minimnya guru produktif atau guru kejuruan. Pembangunan gedung SMK yang ada saat ini, juga tak dibarengi dengan menyiapkan guru produktif.

Untuk itulah, Sirajudin Nur, menekankan pentingnya persoalan kekurangan guru produktif ini agar segera dicarikan jalan keluarnya, karena me-nyangkut masa depan lulusan SMK, dan proses pembelajaran di sekolah.

”Kekurangan guru produktif, dan rendahnya gaji guru produktif di beberapa SMK di Kepri ini harus segera ditindaklan-juti kepala daerah. Jangan dibiarkan begitu saja, kebijakan kepala daerah sangat diperlukan untuk menyelesaikan persoalan kekurangan guru produktif di sejumlah SMK di Kepri ini,” terangnya.

Beberapa tindakan yang bisa diambil untuk menambah guru-guru produktif di satuan pendidikan vokasi menurut Sirajudin Nur, bisa dengan memanfaatkan tenaga ahli industri yang kompeten untuk mengajar, melakukan alih fungsi guru-guru yang mengampu mata pelajaran umum menjadi guru produktif, serta memetakan penyaluran guru produktif agar tidak terjadi kesenjangan antarsekolah.

Sementara mengenai rendahnya gaji guru produktif yang berstatus honorer yang selama ini gajinya bersumber dari dana BOS, lanjutnya, bisa diselesaikan dengan kebijakan standardisasi gaji produktif di semua lembaga pendidikan vokasi, melalui kebijakan kepala daerah.

Mengenai persoalan rendahnya gaji guru-guru produktif yang berstatus honorer yang selama ini gajinya bersumber dari dana BOS, lanjutnya, bisa diselesaikan dengan kebijakan standarisasi gaji produktif di semua lembaga pendidikan vokasi melalui kebijakan kepala daerah.

”Jika saja pemerintah mau dan serius, masalah kekura-ngan guru produktif di SMK, serta minimnya gaji guru produktif di SMK ini bisa dituntaskan. Karena itu tidak cukup dengan political will saja, terpenting adalah political action. Kita tunggu itikad baik pemerintah mengurusi persoalan guru produktif ini,” tegas Sirajudin Nur.

Di SMK sendiri terdapat guru normatif, adaptif, serta produktif. Guru normatif adalah guru yang mengajar mata pelajaran umum seperti mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Begitu juga dengan guru adaptif adalah guru yang mengajar mata pelajaran seperti biologi, fisika, matematika dan lainnya. Sedangkan untuk guru produktif adalah guru yang mengajar mata pelajaran sesuai dengan kejuruannya, atau penjurusannya.

Sementara, kekurangan guru produktif di sekolah-sekolah SMK di Kepri sendiri, dibenarkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang menyatakan Kepri secara umum memang masih kekkurangan sekitar 1.900 guru di tingkat SMA, SMK, serta SLB. (*/adv)

Dishub Karimun Perjuangkan Tarik Retribusi Parkir Via Perpanjang STNK

0
Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Afrian

batampos– Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perhubungan tengah memperjuangkan penarikan retribusi parkir kendaraan melalui perpanjangan STNK.

Selain alasan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga mengurangi aksi pungutan liar (pungli).

“Kami terus kejar ke Bappenda Provinsi Kepri untuk memuluskan program ini. Tujuannya demi meningkatkan PAD, dan tidak ada lagi pungli,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Afrian, Minggu (5/11).

Penarikan retribusi parkir via perpanjangan STNK ini, lanjut Afrian, mengambil contoh dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Seperti Bayuwangi, dan Tuban.

“Dua kabupaten/kota di Jawa Timur ini, kita ketahui sudah berlakukan penarikan retribusi parkir tahunan via perpanjangan STNK. Jadi, kita pun berupaya mengikuti jejak mereka,” papar Afrian.

Apabila disetujui regulasinya oleh Pemerintah Provinsi Kepri, Afrian berharap sudah bisa diterapkan pertengahan tahun 2024.

“Sebelum diberlakukan, tentu yang pertama harus ada surat izin dari Gubernur Kepri. Kemudian dukungan dari Bupati, dan Satlantas Polres Karimun,” jelasnya.

Jika terealisasi penarikan retribusi parkir kendaraan via perpanjang STNK, Afrian memperkirakan pemasukan bagi PAD daerah mencapai 2 sampai 3 miliar rupiah pertahun. Dengan asumsi nominal retribusi parkir yang dikenakan sebesar Rp50 ribu untuk kendaraan roda, dan Rp100 ribu untuk kendaraan roda empat.

BACA JUGA: Perpanjangan STNK 5 Tahunan dan Rubentina Sudah Bisa Dilayani di Kantor Samsat Kijang

Afrian menambahkan, pemasukan retribusi parkir yang mencapai miliaran rupiah tersebut, tentunya dapat dialokasikan untuk membayar juru parkir. Termasuk penyediaan lahan parkir di jalan-jalan padat bangunan guna mengurangi kemacetan akibat kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Saya optimis, perencanaan ini bisa berjalan sukses. Apalagi telah disahkannya Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang berlaku mulai Januari 2024.

“Selain menggenjot PAD lewat retribusi parkir serta menata kendaraan yang parkir agar tidak menimbulkan kemacetan, perencanaan ini juga bisa menghilangkan pungli parkiran seperti yang marak terjadi belakangan,” tutupnya. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Tiga Mayat dan Dua Korban Penganiayaan di Batuaji dan Sagulung

0
WhatsApp Image 2023 10 23 at 14.23.51 e1698047065731
Mayat Yakobus dievakuasi dari danau diTanjunguncang, Senin (23/10)

batampos – Temuan tiga mayat dan dua korban penganiayaan jadi catatan kejadian di wilayah hukum Polsek Batuaji dan Sagulung dalam dua pekan terakhir ini.

Temuan tiga mayat yang harus menjalani pemeriksaan dan penanganan polisi adalah; temuan jenazah Yakobus, pria 56 tahun di kolam dekat kawasan PT Caterpillar, Tanjunguncang, Sabtu (23/10). Temuan jenazah ini harus didalami polisi karena ditemukan mengambang dan mulai membusuk di kawasan danau.

Setelah menjalani proses penyelidikan TKP, saksi dan pemeriksaan media, kematian Yakobus akibat keteledorannya sendiri. Dia tenggelam akibat kebiasaan halusinasinya yang berlebihan.

Baca Juga: Kisah Nanang ER Junanto, Hakim PN Batam, Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Selain temuan jenasah Yakobus, ada juga temuan jenazah seorang wanita berusia 41 tahun di kamar kos di Perumahan Mutiara Biru, Kelurahan Buliang, Batuaji, Jumat (3/11). Jenazah karyawan pabrik di Mukakuning ini ditemukan warga yang mendobrak pintu kamar kos.

Warga curiga karena sudah seharian korban tidak keluar kamar meskipun sedang dalam jam kerja. Korban diduga meninggal karena penyakit jantungnya dan saat ini masih dalam pendalaman pihak kepolisian Batuaji.

Jenazah lain yang dijumpai masyarakat adalah pria tanpa identitas yang ditemukan tewas dengan mulut berbuih di samping Gereja Kristen Luther Indonesia, RT 01/RW 04 Perumahan PJB, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Rabu (1/11) siang. Pria pengendara sepeda motor Suzuki Smash diduga sebagai korban kecelakaan tunggal.

Baca Juga: Pemilik Konter Ponsel Inisiasi Joki IMEI Dihukum 5 Bulan Penjara, Bea Cukai Batam Beri Tanggapan

Saksi di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum ditemukan tewas dengan mulut berbuih korban terlihat ngebut dengan sepeda motor dari dalam lingkungan perumahan. Saat mendekati persimpangan terdengar suara benturan tabrakan. Saat warga keluar melihat korban sudah tergeletak dengan mulut berbuih di samping sepeda motor yang terjatuh di lahan kosong samping gereja.

Selain temuan jenazah, aksi penganiayaan juga marak terjadi sepanjang pekan lalu. Aksi penganiayaan yang menimpa seorang pria berinisial Sg di Sagulung misalkan. Kasus ini jadi atensi polisi karena korban juga mengalami luka tusukan. Penyebab penganiayaan ini karena kesepahaman dengan sepeda motor becak.

Baca Juga: Ini Tiga Pelanggaran Ketertiban Umum yang Banyak Dilaporkan Warga Batam via Aplikasi Siap Garda

Pl, pelaku penganiayaan mengira korban mengambil becak motornya, sehingga menganiaya korban. Padahal korban meminjam sepeda motor tersebut ke isteri pelaku. Kasus ini pun dalam pendalaman Polsek Sagulung.

Tak berselang lama aksi penganiayaan juga terjadi kepada seorang wanita di Sagulung, Rabu (1/11). Wanita bernama Soffie dianiaya oleh Fb, yang tak lain adalah abang iparnya. Persoalan karena jaminan sepeda motor korban kepada pelaku. Kasus ini pun sedang didalami sebab korban alami luka lebam di sekujur tubuhnya. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Nabilah Afifah Kusuma Hadi Mahasiswi ITB, Raih Dua Gelar dalam 3 Tahun

0

 

batampos – Nabilah lulus dengan dua gelar sekaligus. Yaitu, Bachelor of Arts (BA) di bidang marketing dari University of Hull dan Sarjana Manajemen (SM) dari SBM ITB. Nabilah lulus dalam waktu tiga tahun. Mahasiswa double degree SBM ITB dan University of Hull lulus rata-rata membutuhkan waktu empat tahun.

Nabilah mengaku sangat termotivasi untuk menyelesaikan masa belajar dengan cepat. ”Saya ingin cepat lulus dan bisa segera terjun ke dunia bisnis,” ujar Nabilah.

Selain itu, Nabilah juga ingin menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lain. Dia ingin menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil apabila memiliki tekad yang kuat. Selama kuliah, dia aktif mengikuti berbagai kegiatan. Baik itu di kampus maupun di luar kampus.
Selama kuliah 1 tahun di University of Hull dirinya juga bekerja paruh waktu di kampus dengan menjadi student ambassador dan membuat konten kreatif untuk sosmed di kampusnya.

”Dan itu digaji, jadi saya bisa mendapatkan sedikit tambahan uang jajan,” ungkap Nabilah.
Latar belakang keluarga Nabilah di Surabaya merupakan salah satu keluarga pemilik bisnis properti. Ayahnya, Nurhadi adalah Founder sekaligus CEO Graha Agung Kencana Group.
Namun, Nabilah mengaku selama kuliah di UK tak pernah hidup bermewah-mewah. Sejak kecil, dia dididik untuk disiplin sehingga jauh dari kesan mewah meskipun keluarganya salah satu pengusaha sukses di Surabaya.

Nabilah Afifah Kusuma Hadi mendapat 2 gelar sekaligus dalam 3 tahun kuliah double degree dari SBM ITB dan University of Hull, Inggris.

Bahkan pada Juli, dia harus rela menumpang di tempat tinggal temannya demi menyelesaikan magang kerja selama 3 bulan. ”Ceritanya, pada Juni itu kontrakan flat saya sudah habis dan saya sudah lulus. Tetapi 2 bulan sebelum wisuda itu saya juga mengambil magang kerja Freedom Art Festival UK sebagai Media & Marketing. Nah karena magangnya tinggal sebulan dan orangtua sudah tidak memberikan uang bulanan, saya harus mencari tempat berteduh sementara, beruntung ada teman sekampus yang mau menampung saya,” kenang Nabilah.

Tak hanya berhasil lulus dengan waktu kuliah 3 tahun, penelitian Nabilah juga tak kalah menarik. Penelitian berjudul Purchase Intention Towards Sustainable Marketing in Fast Fashion Industry: A Gen Z Women’s Perspective in Indonesia. Penelitian tersebut membahas tren konsumen generasi Z yang lebih cenderung menyukai produk fast fashion, yang belum tentu ramah lingkungan.

”Saya berharap ke depan bisa memproduksi produk fashion yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” papar Nabilah gadis cantik yang hobi travelling dan tertarik mendalami dunia content creator itu.

Setelah lulus, Nabilah berencana untuk melanjutkan studinya ke jenjang magister. Dia ingin mendalami bidang marketing dan sustainable fashion. ”Saya ingin menjadi seorang marketing profesional yang bisa berkontribusi dalam pengembangan industri fashion yang berkelanjutan,” ujar Nabilah.

Nabilah merupakan sosok yang inspiratif. Dia membuktikan, usia bukanlah halangan untuk meraih kesuksesan. Dia juga menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat dan kerja keras, bisa mencapai apa pun yang diinginkan. (*)

Semangat Bela Palestina dari Indonesia

0

batampos – Aksi damai bela Palestina terus berdatangan dari berbagai belahan dunia. Kali ini, aksi solidaritas tersebut datang dari Indonesia. Sebanyak kurang lebih 2 juta masya-rakat Indonesia berkumpul di Monumen Nasional (Monas) Jakarta untuk memberikan dukungan terhadap warga Gaza, Palestina yang sedang ditindas oleh kekejaman zionis Israel.

Aksi akbar bertajuk aliansi rakyat Indonesia bela Palestina tersebut diikuti oleh berbagai peserta. Mulai dari organisasi keagamaan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucuhu), buruh, kemahasiswaan, dan kepemudaan serta perempuan. Termasuk juga majelis taklim hingga lembaga-lembaga pendidikan dan lainnya.

Selain diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua, aksi tersebut juga diikuti sejumlah tokoh dan politikus. Termasuk juga pejabat negara. Di antaranya yakni Menteri Agama, Menteri Luar Negeri, Ketua DPR RI, dan Wakil Ketua DPD RI. Kemudian hadir mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan calon Presiden Anies Rasyid Baswedan.

Dalam aksi yang digelar pada Minggu pagi (5/11) tersebut, para peserta juga meramaikan pelataran Monas dengan berbagai macam atribut atau serba-serbi yang identik dengan Palestina. Yakni mulai dari bendera, syal, hingga tali kepala. Bahkan, sebagian peserta juga ada yang membentangkan bendera raksasa Palestina dan Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan bah-wa membela kemanusiaan merupakan ajaran semua agama.

Orang yang beragama pasti tidak akan diam melihat kemanusiaan terinjak-injak.

”Di agama Islam diajarkan, bila mereka bukan saudaramu dalam iman, maka mereka adalah saudaramu dalam kemanusiaan,” ucap Yaqut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan akan sikap tegas dukungan Indonesia terhadap perjuangan Bangsa Palestina. Tidak hanya sikap politik, tetapi juga peduli kemanusiaan yang ada di sana. Bahkan, untuk bantuan peduli kemanusiaan tersebut tidak hanya datang dari pemerintah, melainkan juga dari masyarakat.

”Perjuangan kita tidak akan berhenti, perjuangan kita masih panjang dan kita akan berusaha untuk semaksimal mungkin,” ucap Retno.

Retno mengatakan, sebagai seorang perempuan, ibu, dan nenek, dia pun sangat merasa miris dengan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Terlebih, banyak anak-anak Palestina yang setiap 10 menit meninggal dunia karena aksi brutal zionis Israel.

”Saat ini juga masih ada sekeluarga WNI yang masih terus kita upayakan evakuasi dari Gaza selatan. Dan untuk proses evakuasi ini memang sangat rumit. Kita doakan semoga hari ini berhasil,” ungkap Retno.

Sedangkan, Ketua DPR RI Puan Maharani menambahkan, pihaknya mengutuk apa yang telah dilakukan Israel terhadap warga Palestina. Pihaknya juga akan terus berperan aktif dalam menyuarakan Indonesia di dunia internasional guna mendukung rakyat Palestina sampai menuju kemerdekaan.

”Kami minta dengan sangat agar Israel segera menghentikan apa yang sudah dilakukan terhadap Palestina,” tutur Puan.

Kemudian, di tempat yang sama, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menerangkan, untuk menghentikan aksi brutal yang dilakukan zionis Israel terhadap warga Palestina dibutuhkan upaya bersama skala internasional. Negara barat termasuk Amerika Serikat harus terlibat di dalamnya.

”Kalau hanya kita sendiri tanpa pengaruh barat dan AS, kelihatannya Israel kekeuh tetap melakukan penyerangan. Israel tidak pernah mau dengar kecuali suara AS,” beber Kalla.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD turut menyuarakan dukungan pemerintah terhadap rakyat Palestina. Utamanya yang kini berada di Gaza. Bersama ribuan santri di Yogyakarta, Mahfud mengirimkan doa untuk Palestina. Doa bersama untuk rakyat Palestina itu diikuti sekitar sepuluh ribu santri dan dihadiri para kyai serta pengasuh Pondok Pesantren Minggir.

Dalam kesempatan itu, Mahfud menegaskan, pemerintah tetap pada komitmen dan prinsip perdamaian dunia. ”Maka rakyat dan pemerintah Indonesia mengutuk keras tindakan kekerasan dan pembantaian di Gaza Palestina oleh Israel,” ungkap dia.

Komitmen dan sikap tersebut tidak berubah sejak masa kepemimpinan Presiden Soekarno. Lewat Konferensi Asia Afrika, Bung Karno tegas menyebut Indonesia tidak akan membuka hubungan dengan Israel sampai Palestina Merdeka.

Menurut Mahfud, sikap tegas tersebut tetap konsisten sampai saat ini. Apalagi setelah Israel terus menyerang Gaza. Berdasar informasi yang dia terima, sudah ada sepuluh ribu korban jiwa sejak serangan awal bulan lalu. Sebagian di antara korban meninggal dunia tersebut merupakan anak-anak tidak berdosa.

”Dalam sehari ada 137 anak Palestina yang gugur, dalam satu jam terdapat lima sampai enam anak yang meninggal dunia,” sesalnya.

Komitmen Indonesia untuk mendukung dan membantu Rakyat Palestina ditegaskan kembali lewat aksi nyata dengan mengirimkan puluhan ton bantuan kemanusiaan. Diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat TNI, puluhan ton bantuan tersebut dijadwalkan sudah tiba di Mesir hari ini (6/11). Selanjutnya seluruh bantuan itu akan didistribusikan kepada rakyat Palestina di Gaza. Bersama ribuan santri Mahfud mendoakan agar rakyat Palestina mendapatkan perlindungan atas serangan Israel.

Selain itu, pemerintah melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau yang juga dikenal dengan Indonesian AID tengah menyiapkan bantuan kemanusiaan tahap kedua untuk Palestina. Bantuan itu diharapkan dapat dikirim pekan depan.

“Untuk bantuan kemanusiaan tahap kedua sudah kita alokasikan Rp 31,9 miliar atau
setara dengan 2 juta dolar AS (USD). Nantinya kita kirim dalam bentuk kebutuhan medis
berupa obat-obatan dan alat-alat kesehatan yang sekarang ini sangat dibutuhkan oleh warga Palestina, terutama di Jalur Gaza,” ujar Direktur Utama LDKPI Tormarbulang Lumbantobing.

Dukungan dari masyarakat internasional, termasuk dari Indonesia sangat dibutuhkan oleh negara tersebut akibat ketegangan Israel-Palestina yang kian memanas. Mengutip data yang dirilis OCHA, selain lebih dari 9.000 korban tewas, tercatat 22.911 warga di Gaza dan 2.281 warga di Tepi Barat mengalami luka-luka sehingga membutuhkan pertolongan medis secepatnya.

Lebih lanjut Tor Tobing menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan tahap kedua ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia membantu Palestina, sebagaimana disampaikan oleh Presiden saat melepas bantuan batch pertama, Sabtu (4/11) di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Indonesia telah mengirimkan 51,5 ton bantuan batch pertama yang berasal dari pemerintah, pelaku dunia usaha, lembaga swadaya, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

“Dukungan Indonesia tersebut merupakan representasi seluruh elemen bangsa,” imbuhnya.
Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri, dan juga masyarakat berkolaborasi apik menghimpun berbagai jenis bahan bantuan, ditambah lagi dengan bantuan tahap berikutnya yang tengah dipersiapkan oleh LDKPI.

Pemerintah Indonesia sendiri diketahui telah banyak berperan aktif dalam kerja sama pembangunan internasional, termasuk menaruh perhatian besar pada isu-isu kemanusiaan dan perdamaian.

“Dalam hal ini, APBN menjadi menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” jelasnya. (*)

93 Tim Pelajar SMP/MTs di Batam IKut Kompetisi Matematika

0
IMG 20231105 WA0122 e1699242473818
Kompetisi Matematika Tingkat Kota Batam (Kombat) yang digelar di SMP Negeri 43, Sabtu (4/11).

batampos – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP/MTs Kota Batam menggelar Kompetisi Matematika Tingkat Kota Batam (Kombat) di SMP Negeri 43, Sabtu (4/11). Sebanyak 93 tim yang berasal dari 69 sekolah SMP/ MTs berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengimplementasian Literasi dan Numerasi dan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2023 dan HUT PGRI ke-78. “Dengan harapan agar seluruh siswa SMP/MTs terlatih dalam menyelesaikan soal-soal terkait literasi dan Numerasi dan juga berani bersaing dalam kompetisi,” ujar Dewi Puspa Sari selaku Ketua MGMP Matematika SMP/MTs Kota Batam.

Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan rapor mutu satuan pendidikan yaitu Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang saat ini telah menggantikan Ujian Nasional (UN) sebagai tolak ukur dari keberhasilan belajar siswa.

Baca Juga: Ini Tiga Pelanggaran Ketertiban Umum yang Banyak Dilaporkan Warga Batam via Aplikasi Siap Garda

Awal kompetisi, setiap tim yang berjumlah tiga orang siswa tersebut berjuang memperoleh skor tertinggi dengan mengerjakan satu paket soal selama 100 menit. Selanjutnya 16 skor tertinggi langsung berlaga menuju babak 16 Besar dengan sistem cepat tepat.

Peserta yang lolos masuk babak 16 besar, telah mempersiapkan diri dengan baik. Terlihat dari keseruan saat lomba. Bel pun terdengar sahut menyahut. Mereka dengan antusias melahap soal demi soal yang diberikan oleh MC dengan benar.

Meski sudah mempersiapkan diri dengan baik, sebuah kompetisi tentunya menghasilkan pemenang. Memberikan hasil yang terbaik telah ditunjukan masing-masing tim. Tim dari SMP Maitreyawira salah satunya, saling kejar-kejaran perolehan poin tertinggi, bersama tim lainnya dari SMP Mondial 1, SMP Mondial 2 dan SMP Bodhi Dharma.

Baca Juga: Selidiki Indikasi Perjudian, Polisi Pantau Tempat Hiburan di Batam

Meski telah berusaha maksimal, tim SMP Maitreyawira akhirnya terhenti untuk bisa berlaga dibabak 8 besar dan mengakui keunggulan tim lainnya.

Juston Yansen Zhang, 14, mengaku tidak main-main dan belajar ektra dalam mempersiapkan lomba ini kendati pernah dua kali menjuarai olimpiade matematika dalam ajang Olimpiade Matematika Asia Tenggara (SEAMO) 2017 dan juga Factorial Math Olimpiade 2023.

“Tiap hari kami latihan,” ujar siswa kelas 9 SMP Mondial ini usai timnya berlaga di babak 16 besar. Hal itu dilakukan dengan latihan bersama rekan satu timnya.

Baca Juga: Pemilik Konter Ponsel Inisiasi Joki IMEI Dihukum 5 Bulan Penjara, Bea Cukai Batam Beri Tanggapan

Hal senada diungkapkan guru pendamping dari sekolah lain. “Selama dua minggu terakhir, setiap hari di sekolah mereka hanya fokus membahas soal-soal persiapan lomba,” ujar pendamping dan juga koordinator cerdas cermat di sebuah sekolah.

Faizal Hafiz Fadillah, Ketua Panitia, menjelasakan dalam kompetisi ini, MGMP bekerja sama dengan Bimbingan Belajar (Bimbel) Ruang Guru.”Kami menggandeng Bimbel ruang guru dalam pembuatan soal, pelaksanaan lomba hingga penilaian,” katanya.

Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Kombat berjalan sportif, mengingat MGMP Matematika merupakan kumpulan guru yang terdiri dari guru sekolah negeri dan swasta yang ada di Kota Batam. “Sekolah kami juga menurunkan tim, pastinya,” tegas dia. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Telusuri Pencemaran Sumur Warga, DLH Tanjungpinang Akan Periksa Tangki BBM SPBU

0

batampos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang akan memeriksa tangki penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) PT. Baintan Anugerah Bersama untuk mengungkap kasus pencemaran sumur warga.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos.
Pihak SPBU PT. Baintan Anugerah Bersama yang tertetak sekitar 100 meter dari sumur warga yang tercemar memperlihatkan hasil pemeriksaan tiga sumur pantau.

Kepala DLH Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan usai dilakukan pertemuan pada Jumat (3/11) kemarin telah disepakai untuk dilakukan pemeriksaan kembali tangki penyimpanan BBM SPBU PT. Baintan Anugerah Bersama yang terletak sekitar 100 meter dari sumur warga yang tercemar.

“Kita sepakati nanti informasi dari SPBU setelah tutup pelayanan akan diisi penuh tangkinya yang disaksikan oleh semua pihak yang hadir saat rapat, kemudian disegel,” kata Riono, Sabtu (4/11).

Hari berikutnya, kata Riono segel itu akan dibuka dan diperiksa kembali apakah isi tangki itu berkurang atau tidak. Jika isinya berkurang maka ada indikasi kebocoran.

“Untuk waktunya kita menunggu informasi dari pihak SPBU karena mereka yang mengetahui kapan tangkinya bisa diisi penuh,” ungkap Riono.

Hasil pertemuan itu juga, pihak SPBU diminta membuat sumur pantau tambahan yang terletak di luar banker minyak yang ada saat ini.

“Pihak SPBU juga membiayai pemeriksaan air yang tercemar dan BBM yang masuk ke sumur warga,” terangnya.

Saat ini, Riono menambahkan bahwa warga yang memiliki sumur tercemar BBM itu meminta izin untuk menguras sumurnya, sebab khawatir dengan sumur yang terisi BBM itu bisa menimbulkan kebakaran.

“Kami izinkn mereka menguras sumur itu dengan catatan minyaknya harus ditampung, sebab akan menjadi barang bukti nantinya untuk mengukur tingkat kebocoran yang terjadi,” tambah Riono. (*)

Reporter : Peri Irawan

Gol Tunggal Miretti Bawa Juventus Pecundangi Tuan Rumah

0
Selebrasi Miretti usai cetak Gol ke gawang Fiorentina. Foto: Instagram@juventus

batampos – Juventus berhasil mencuri tiga poin penting ketika mereka mengunjungi markas Fiorentina di Stadion Artemio Franchi pada Senin (6/11).

Menurut laporan dari Football pada Senin (6/11), Pertandingan ini berlangsung dengan intensitas tinggi dan tempo yang cepat.

Satu-satunya gol di laga ini diciptakan oleh Fabio Miretti. Fiorentina berupaya menguasai permainan untuk memburu gol penyama kedudukan.

Upaya mereka untuk mencetak gol cukup sulit karena disiplinnya lini belakang Si Nyonya Tua.

Julukan I Viola itu melepaskan 24 tembakan sepanjang pertandingan, mereka tidak mampu mencetak gol. Sementara itu, Juventus hanya mencoba empat kali.

Kemenangan ini membawa Juventus naik ke peringkat kedua dengan 26 poin, hanya terpaut dua poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen.

Sementara itu, Fiorentina berada di posisi kedelapan dengan 17 poin dari 12 pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Juventus berhasil unggul ketika pertandingan baru berjalan 10 menit. Gol ini tercipta berkat serangan yang rapi dan terstruktur dari lini belakang.

Bola dapat disalurkan ke Filip Kostic di sisi kiri. Umpan Kostic ke dekat tiang berhasil disambar oleh Fabio Miretti menjadi gol.

Meski tertinggal, Fiorentina berusaha merespons dan mencoba mengancam melalui Nicolas Gonzalez.

Namun, upayanya bisa di halau oleh kiper Juventus, Wojciech Szczesny. Pada menit ke-30, Szczesny kembali tampil gemilang untuk menggagalkan tembakan Gonzalez.

Tuan rumah terus menekan Juventus dan memiliki kesempatan melalui tendangan bebas Cristiano Biraghi, tetapi eksekusinya juga bisa diamankan oleh Szczesny.

Penampilan apik Szczesny menjaga keunggulan Juventus hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, Fiorentina terus mencoba untuk menciptakan peluang. Namun, tembakan Giancomo Bonaventura masih melebar.

Meskipun mendominasi permainan, Fiorentina kesulitan menembus pertahanan ketat Bianconeri.

Mbala Nzola mendapatkan peluang dari umpan silang Gonzalez, tetapi sundulannya belum mampu menghasilkan gol karena masih melambung diatas gawang.

Walaupun Juventus banyak tertekan, mereka memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan di menit akhir melalui serangan balik.

Umpan silang Weston McKennie dari sisi kanan disundul oleh Andrea Cambiaso, tetapi Pietro Terracciano berhasil mencegah gol tersebut. Pada akhirnya tak ada gol lagi yang tercipta.

Skor berakhir 1-0 dan kemenangan ini menjadi modal penting bagi Juventus dalam perburuan gelar Serie A dan mengunci posisi mereka di klasemen.

Tanggapan pelatih Juventus, Max Allegri, usai pertandingan melawan Fiorentina:

“Fiorentina selalu sulit untuk dilawan, mereka menyerang, mereka bergerak, namun para pemain menampilkan performa yang luar biasa,” kata Allegri kepada DAZN.

“Penyesalannya adalah ketika kami berhasil mengalahkan tekanan pertama mereka, tapi kami tidak memanfaatkan potensi situasi serangan balik ketika ruang terbuka,” ujarnya. (*)

 

Reporter: JPGroup

Kisah Nanang ER Junanto, Hakim PN Batam, Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

0

batampos – Hakim Pengadilan Negeri Batam, Nanang ER Junanto, ditemukan meninggal dunia di kamar 208 Hotel Lovina Inn, Batam Center, Minggu (5/11) sore. Pria 55 tahun ini ditemukan tertelungkup di atas kasur kamarnya.

hakim nanag
Nanang ER Junanto

Informasi yang didapat Batam Pos, meninggalnya Nanang berawal dari kecurigaan keluarganya di Yogyakarta. Sebab, Nanang beberapa hari tidak merespons pesan dan panggilan dari ponselnya.

”Keluarga yang menghubungi kita. Kemudian kita bantu cek ke kamar,” ujar General Manager Hotel Lovina Inn, Batam Center, Wilson Wijaya, saat dihubungi Batam Pos, tadi malam.

Wilson menjelaskan, Nanang merupakan tamu longstay dan sudah menetap selama 3 minggu di hotel tersebut. Selama menginap, Nanang kerap menghabiskan waktu di luar hotel. Bahkan, ia jarang terlihat membawa teman atau partner ke hotel tersebut.

”Infonya memang ada kerjaan di Batam. Jadi sudah 3 minggu di hotel,” katanya.

Disinggung apakah ada kecurigaan pihak hotel dengan tewasnya Nanang ini, Wilson mengaku belum bisa menyim-pulkannya. Namun, Nanang memang tak pernah mengeluh sakit kepada pihak hotel.

”Jasad sudah dievakuasi dan lagi pendalaman oleh pihak kepolisian,” ujarnya tadi malam.

Sementara itu, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, kepada Batam Pos tadi malam mengungkapkan, kecurigaan sementara penyebab hakim Nanang meninggal karena sakit. Hal ini diperkuat dengan temuan obat-obatan di dalam kamar. ”Pemeriksaan sementara, korban memiliki riwa-yat sakit hipertensi, darah tinggi, dan kolesterol. Ada obat-obatannya di dalam kamar,” ungkapnya.

Doddy menjelaskan dari pemeriksaan jasad, tak ditemukan tanda kekerasan. Sedangkan dari pemeriksaan CCTv tidak ada pengunjung ke kamar tersebut.

”Hanya ada bekas bekam di tubuhnya. Saat ini jasad sudah di RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” tutupnya.

Pantauan Batam Pos, jenazah hakim Nanang tiba di RS Bhayangkara, Batubesar, Nongsa, sekitar pukul 20.15 WIB. Mayat hakim asal Yog-yakarta ini dibawa langsung ke kamar mayat instalasi forensik menggunakan mobil ambulans. ”Saya dari Bengkong, disuruh antar mayat saja. Tak tahu mayat siapa,” ujar sopir ambulans yang tak menyebutkan namanya.

Menurut dia, mayat tersebut diambil dari Hotel Lovina Inn. ”Saya tak tahu itu mayat siapa, yang jelas dari hotel,” imbuhnya.

Ia pun diminta untuk cepat mengantar mayat itu ke RS Bhayangkara dan tanpa penga-walan polisi.

Sementara, Humas PN Batam, Edi Sameaputty, membenarkan hakim Nanang ditemukan meninggal di kamar Hotel Lovina In. Kondisi almarhum menurut Edi, mulai kaku.

”Ya benar, kami dapat kabar sore tadi. Ditemukan di atas kasur hotel,” ujar Edi.
Menurut Edi, kepergiaan Nanang, meninggalkan duka bagi rekan kerjanya di Pengadilan Negeri Batam. Sebab beberapa hari sebelumnya, Nanang masih dalam keadaan sehat.

”Almarhum selama ini memang terlihat sehat. Namun sebenarnya, almarhum pernah mengeluh sakit hipertensi dan kolestrol,” ujar Edi.

Karena itu, Edi menduga hakim Nanang meninggal karena sakit yang dideritanya. Namun untuk memastikan penyebab pasti kematian rekan kerjanya, akan dilakukan visum. ”Ya mungkin dilakukan visum untuk mengetahui penyebab meninggalnya almarhum,” jelas Edi.
Masih kata Edi, seminggu terakhir Nanang memilih tinggal di hotel tersebut. Alasannya, karena dalam waktu dekat, almarhum mendapat promosi sebagai Wakil Kepala Kejaksaan PN Amuntai, Kalimantan Selatan (Kalsel).

”Sebelumnya almarhum tinggal di Perumahaan Orchard, namun karena kontrak rumah sudah habis, dan almarhum mau pindah, jadi memilih tinggal di hotel agar tidak repot. Sebab barang-barangnya sudah dibawa pulang,” jelas Edi lagi.

Masih kata Edi, jika tak ditemukan ada hal yang aneh dengan hasil visum Nanang, maka pihaknya akan mengirim almarhum ke kampung halamannya di Yogyakarta.

”Tapi kami menunggu hasil visum ini dulu.”

Selain itu, Batam Pos juga sempat mendapat informasi bahwa kepergiaan Nanang sudah ada tanda-tanda. Sebab seminggu sebelumnya, Nanang sempat membuat postingan bersama sang istri.

Dalam postingan tersebut, almarhum menuliskan ”semangat, berjuangnya nggak lama kok, sampai allah panggil aja ??” tulis Nanang Herjunanto. Namun saat ini, akun IG Nanang sudah ditutup. (*)

 

Reporter : YOFI YUHENDRI – YASHINTA
Editor: RYAN AGUNG

Baznas Karimun Galang Dana Palestina Selama 2 Hari

0

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun, selama dua hari Sabtu dan Minggu melakukan penggalangan dana untuk saudara-saudara muslim yang ada di Palestina. Dengan mengusung tema Membasuh Luka Palestina, dengan turun di persimpangan yang bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Karimun (UK).

foto: BAZNAS KARIMUN
Ketua Baznas Karimun Nasrial ketika memegang spanduk untuk sumbangan Palestina

“Alhamdulillah, selama dua hari sudah terkumpul Rp23.110.000 yang akan kita kirim ke Baznas Pusat untuk disalurkan kepada saudara-saudara kita yang berada di Palestina,” terang Ketua Baznas Karimun Nasrial,  Minggu (5/11).

Dalam penggalangan dana tersebut, pihaknya selain bekerjasama dengan mahasiswa UK juga melibatkan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Karimun. Dimana, para relawan tersebut turun ke beberapa titik lokasi seperti Coastal Area, simpang lampu merah dan sebagainya.

” Bagi masyarakat yang ingin menyumbang masih kita terima, silahkan datang ke kantor Baznas Karimun pada jam kerja,” pesannya.

Melalui sumbangan masyarakat, lanjut Nasrial mengucapkan terimakasih atas kepedulian saudara-saudara kita yang sedang berperang untuk mempertahankan tanah kelahirannya dari penjajah zionis Israel.

” Mari kita sama-sama mendoakan agar peperangan tersebut segera berakhir,” ucapnya.

Sementara itu pantauan di lapangan, para pengendaran yang melintasi persimpangan maupun di Coastal Area secara suka rela menyisihkan rezekinya untuk saudara muslim Palestina.

(*)

Reporter : Tri Haryono