Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 4474

Jokowi Pimpin Upacara Ziarah di TMP Kalibata di Saat Peringati Hari Pahlawan 2023

0
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, lakukan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan dalam agenda upacara untuk peringatan Hari Pahlawan 2023 pada Jumat (10/11), di TMP Kalibata. (Dok Antara)

batampos – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2023 pada Jumat (10/11), Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) memimpin Upacara Ziarah yang dilangsungkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Upacara Ziarah dimaksudkan untuk mengenang jasa para pahlawan serta sebagai bentuk penghormatan terhadap arwah para pahlawan yang telah gugur.

Jokowi sampai di lokasi Upacara pada pukul 07.45 WIB. Kedatangannya mendapat sambutan oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beserta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Komandan upacara, Kolonel Puguh Yulianto, membuka agenda upacara dengan penghormatan terhadap para pahlawan serta dibunyikannya sirine selama satu menit sebagai pengingat momen bersejarah Pertempuran 10 November.

BACA JUGA: Wamenkumham Eddy Hiariej Ngaku Tak Tahu Menahu Kasus yang Disangkakan KPK Terhadapnya 

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh inspektur upacara, yakni Presiden Jokowi.

“Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,” ucap Jokowi selaku Inspektur Upacara Ziarah tersebut, dikutip dari Antaranews.com pada Jumat (10/11).

Upacara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Presiden Jokowi, diikuti proses pembacaan doa untuk pejuang-pejuang yang berjasa atas kemerdekaan Indonesia. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, memimpin prosesi pembacaan doa ini.

Seusai prosesi pembacaan doa, rangkaian upacara selanjutnya adalah memberikan penghormatan terakhir bagi para pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Upacara.

Baca Juga: Trending di YouTube, Seleb TikTok Celloszxz Tuai Pujian Lewat Kolom Komentar Byon Combat Volume 2

Presiden Jokowi lengkap dengan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, melanjutkan prosesi tabur bunga di beberapa makam para pahlawan, ditemani oleh para menteri dan kepala lembaga negara yang juga turut hadir.

Dilansir dari Antara, beberapa makam yang ditaburi bunga dalam rangkaian Upacara Ziarah antara lain, makam Presiden RI ke-3, BJ Habibie beserta Istri tercintanya, Hasri Ainun Habibie, lalu Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden RI ke-4 Umar Wirahadikusumah, dan Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution.

Sejumlah pejabat juga diketahui turut hadir dalam Upacara Ziarah untuk peringati Hari Pahlawan 2023. Seperti Mahfud MD selaku Menkopolhukam, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Teten Masduki, dan Abdullah Azwar Anas selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (*)

Reporter: JP Group

Lampu PJU Arah Bandara Padam hingga Tahun Depan, Ini Penyebabnya

0
Lampu Penerangan Jalan 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kota Batam gelap gulita saat malam hari. Pemandangan itu terlihat di Jalan Sudirman tepatnya, dari Simpang KDA Batam Kota sampai ke Bundaran Kabil yang sudah beberapa hari ini PJU-nya tidak menyala.

Padahal, penerangan di jalan itu sangat dibutuhkan, terutama saat malam hari.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMBSDA) Kota Batam tidak menampik kondisi jalanan yang gelap akibat PJU padam. Kepala Bidang PJU DBMSDA Batam Kikuk mengatakan, padamnya PJU di sepanjang Jalan Sudirman tersebut disebabkan tiang PJU yang saat ini dibongkar untuk pelebaran jalan.

Baca Juga: Ini Kronologi Pembobolan Rekening Nasabah di Batam

“Untuk sementara mati karena adanya pembongkaran tiang untuk pelebaran jalan,” ujarnya, Kamis (9/11).

Dikatakan Kikuk, kemungkinan PJU yang sudah dibongkar ini baru bisa normal kembali di tahun depan setelah jalan selesai dilebarkan dan juga menunggu rehab jaringan. Sementara itu bagi tiang PJU yang padam namun tidak dibongkar, pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan PLN Batam untuk rekomendasi penempatan kwh PLN sehingga PJU tetap hidup.

“Kalau sisa yang belum terbongkar memang mati juga, kami masih koordinasi untuk rekomendasi penempatan kwh dari PLN. Kemungkinan yang tidak dibongkar ini masih bisa hidup, karena kami akan relokasi panelnya,” ungkap Kikuk.

Ditambahnya, pembongkaran tiang PJU di sepanjang jalan itu masih terus dilakukan. Beberapa tiang yang berada di tengah terkena pelebaran jalan akan dibongkar. “Ini anggota kami sedang melakukan pembongkaran lagi. Masih ada beberapa tiang yang karena kemarin pondasi tertimbun tanah dan saat ini baru bisa dilakukan pembongkaran,” sebut Kikuk lagi.

Baca Juga: KPU Batam Terima Dana Hibah Rp 39,1 Milliar untuk Pilkada 2024

Padamnya lampu PJU juga terlihat di Batuampar, tepatnya sederet Jalan Kerapu ke arah seken Sengkuang. Lampu PJU yang padam sejak sepekan hari terakhir ini dikeluhkan warga, karena juga minimnya penerangan jalan di daerah tersebut.

“Kalau untuk lokasi ini (Jalan Kerapu ke arah seken Sengkuang) kemungkinan trip aja. Nanti saya kirim teknisi ke lokasi itu untuk mengeceknya, ” tambah Kikuk.

Sebelumnya, warga Sengkuang mengeluhkan lampu PJU dari Jalan Kerapu ke arah seken Sengkuang mati sejak seminggu yang lalu. Kondisi itu dianggap membahayakan pengendara.

“Ya, sudah sepekan ini lampu penerangan jalan mati. Mohon diperbaiki, sebelum ada korban jiwa dikarenakan penerangan jalan yang sangat gelap,” ujar Ratih, warga Sengkuang. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Antitesis Moral dalam Dua Kanon Sastra

0
Kristia Ningsih

NOVEL Para Priyayi (1992) oleh Umar Kayam dan Bumi Manusia (1980) oleh Pramoedya Ananta Toer termasuk dalam kanon sastra Indonesia. Disebut kanon karena karya tersebut bermutukan sastra.

Ada persoalan yang patut ditilik dari pengiriman pesan moral dalam dua kanon ini.

Ada zina antara Ngadiyem dan Soenandar. Demikian juga antara Minke dengan Annelies. Hal yang lebih memiripkan kedua kanon sastra ini adalah “izin zina” dari para ibu tokoh perempuan.

Dalam Para Priyayi halaman 122: Rupanya Soenandar, sesudah beberapa waktu tinggal di rumah Mbok Soemo, dapat merebut hati Ngadiyem….

Bukan hanya senang dan bangga melihat perkembangan hubungan Soenandar dengan anaknya, tetapi merasa kehidupan telah kembali berada di rumahnya.

Baca juga: Kantor Bahasa Provinsi Kepri Dukung Pembelajaran Sastra Berbasis Komunitas

Sampai pada suatu ketika Ngadiyem merasa haidnya mulai tidak teratur lagi datangnya.

…Waktu hal ini diceriterakan kepada emboknya, emboknya pun langsung merangkulnya. “Oh Nduuk, bejo kemayangan, untung mahabesar kamu, Nduuk, ujarnya. Kau mendapat benih priyayi, Ngger,” katanya.

Dari Bumi Manusia halaman 218: Begitu Darsam memimpin aku menaiki tangga, tampak Nyai Ontosoroh datang tergopoh-gopoh menyambut, “Keterlaluan kau Nyo, ditunggu-tunggu begitu lama. Annelies sakit keras merindukan, kau, kau!”

Kemudian pada halaman 267: Dan terjatuhlah aku ke dalam kelunakan pelukannya…. Dunia dan alam terasa hilang dalam ketiadaan. Yang ada hanya dia dan aku yang diperkosa oleh kekuatan yang mengubah kami menjadi sepasang binatang purba.

Atas seks dari kedua novel, Wiranta dan Widyastuti menyebutkan bawa cerita Para Priyayi menampilkan hubungan intim yang kurang imajinatif dan kering.

Baca juga: Akankah Sumpah Kita (Pemuda) Diuji Lagi?

Hal ini karena Umar bermaksud menunjukkan seks sebagai pencitraan jati diri bukan pancing birahi.

Sementara itu, Ahsani Taqwiem (2018) menyebutkan bahwa Bumi Manusia menunjukkan para bangsawan Jawa bermudah-mudahan dengan perempuan tanpa pernikahan, sedangkan Minke tidak. Ia telah beradab.

Ulasan lain, misalnya Novri Sihite menyebut bahwa Pram yang ingin menunjukkan semua orang memiliki hak setara yang harus dihormati (dilansir dari lawprorevo.wordpress.com).

Demikian pula Rafli Adi Nugroho (2023) yang menyebut bahwa guru mesti bermoral seperti tokoh Sastrodarsono dalam Para Priyayi.

Namun demikian, di tengah mulianya pesan moral yang diterjemahkan pembaca itu, tidak bisa tertolak lagi, Pram dan Umar menampilkan perzinahan.

Fakta perzinahan tidak berarti membenarkan perzinahan. Ada berita menampilkan kondom berserakan di selokan dekat sebuah kampus negeri di Jawa Barat. Ada pula film berjudul Susahnya Jadi Perawan. Ini tidaklah mewakili wajah Indonesia.

Indonesia adalah kumpulan orang-orang yang beradab lagi berkitab. Jelas tersebut dalam sila pertama pancasila. Dengannya, zina berarti tidak baik, lagi tidak benar.

Bukti zina ini dapat terlihat dari kekerasan seksual tertinggi yang dilakukan oleh pacar, sebesar 3.283 kasus (Kemenppa, 2023).

Demikian pula kasus aborsi negara ini, tahun 2020 tercatat 17,5% (Media Indonesia, 2023).

Baca juga: Menyambut ”Pesta” Bulan Bahasa 2023

Kepala BKKBN menyebut pula seks di tahun 2023 terjadi pada remaja berusia 15 tahun yang 20 tahun lalu masih oleh usia 18 tahun (Antaranews).

Para Priyayi dan Bumi Manusia membahas seks secuil saja. Namun, ini justru lebih kuat mempengaruhi pembaca ketimbang film porno. Mengapa? Dengan status kanon sastranya dua karya ini adalah bacaan standar yang wajib dalam pembelajaran sastra. Karya ini disuguhkan dalam kelas bahasa SMA sederajat juga perkuliahan bahasa dan sastra.

Sementara, dalam dalam dunia pendidikan disebut bahwa pendidikan merupakan tempat membangun dan mengajarkan moral di luar rumah.

Zina berbeda dengan pendidikan seks yang berguna untuk memengertikan ataupun mengajarkan anak untuk berhati-hati seperti dalam buku Jangan Pipis Sembarangan (2023) karya Gina Sofia.

Kita pula dapat melihat Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk (1938) oleh Hamka. Zainuddin yang begitu cinta pada Hayati. Ia sekaligus sedang dendam ditinggal menikah.

Namun, meski ketika melihat wanita itu tak berdaya, dicerai oleh suami dan berada di rumahnya saat itu, walaupun tetap ditemani orang lain-tak sebutir pun ia hendak mencari alasan “diperkosa oleh kekuatan yang mengubah menjadi sepasang binatang purba” untuk menodai Hayati.

Zainudin yang sudah berderajat tinggi dan Hayati yang terpuruk tetap dengan prinsip dalam cintanya.

Sebagai penutup, Pram dan Umar telah berdedikasi dalam kepenulisan dan kemajuan berpikir. Disayangkan dua karya kanon sastra Indonesia ini, menampilkan Nyai Ontosoroh dan Mbok Soemo yang tidak bergerak seperti wali Hayati, tegas menolak ataupun sibuk menikahkan Hayati. Ada sosialisasi tersembunyi dan zina pun terinterpretasi sebagai hal manusiawi.

Tidakkah ini seperti antitesis agama dan budi pekerti? Jangan salahkan pendidikan jika moral makin tergerus.

Ini baru di bidang sastra, lihatlah tontonan generasi kita. Jangan sampai seperti wali Ngadiyem dan Annelies yang tutup mata. Meski kita tak berdaya mengubah dunia, setiap dewasa bertanggung jawab untuk mendidik moral generasi muda. (*)

oleh:
Kristia Ningsih
Pengajar dan Pegiat Literasi dari Bangka Belitung

Kejutan di Liga Europa, Toulouse Kalahkan Liverpool dengan Skor 3-2

0
Striker Liverpool FC Darwin Nunez. (ADRIAN DENNIS/AFP)

batampos – Pada pekan ke-4 Grup E Liga Europa 2023/2024, Toulouse menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan Liverpool 3-2 pada Jumat (10/11) pukul 00.45 WIB.

Dilansir dari liverpoolfc.com pada Jumat (10/11), pertandingan dilaksanakan di Stadium de Toulouse. Pada pertandingan sebelumnya, The Reds berhasil mengalahkan Toulouse 5-1.

Namun, pada pertandingan kali ini, Toulouse menunjukkan performa yang memukau dengan tiga gol yang dicetak oleh tiga pemain berbeda.

Aron Donnum membuka keunggulan pada menit ke-36, diikuti oleh Thijs Dalinga yang menggandakan keunggulan pada menit ke-58.

Kemudian, diikuti lagi oleh Frank Magri yang sekaligus menutup daftar pencetak gol pada menit ke-76. Sementara itu, Liverpool baru mampu mencetak dua gol dalam 15 menit terakhir waktu normal, melalui gol bunuh diri Cristian Casseres (menit ke-74).

Diogo Jota mencoba mengejar ketertinggalan lewat gol kedua (menit ke-89). Kemenangan ini membuat Toulouse merangsek ke posisi kedua klasemen grup dengan 7 poin

Sedangkan Liverpool, meskipun menelan kekalahan pertama mereka, masih kokoh di puncak dengan 9 poin. (*)

 

Reporter: JPGroup

Kejari Batam Kembali Periksa 6 Saksi Atas Proyek Terbengkalai Gedung BPJS Ketenagakerjaan

0
IMG 20230116 182253 scaled e1673931837157
Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Sastrio Prakoso.

batampos – Penyidik Pidana Khusus Kejari Batam kembali memeriksa 6 saksi dalam dugaan korupsi proyek jasa kontruksi renovasi Gedung BPJS Ketenagakerjaan. Kali ini yang diperiksa merupakan pejabat dari BPJS Ketenagakerjaan pusat.

Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Satrio Prakoso mengatakan keenam saksi yang diperiksa merupakan pejabat berwenang di BPJS Ketenagakerjaan pusat.

“Untuk hari ini ada 2 saksi yang kami periksa. Total saksi sejak perkara naik tingkat penyidikan sudah ada 6 orang, semuanya dari BPJS TK pusat,” ujar Aji, kemarin.

Baca Juga: Polisi Amankan 2 Orang saat Penggerebekan Gudang Rokok, Salah Satunya Resedivis

Tak hanya itu, jaksa penyidik juga telah meninjau langsung lokasi gedung BPJS TK yang terbengkalai di daerah Sagulung. Kondisi gedung yang akan dibuat dari 5 ruko sederet itu dalam kondisi terbengkalai.

“Kondisi ruko memang terbengkalai. Dari bentuk awal yang sudah dirombak, namun tak dikerjakan lagi,” sebut Aji.

Menurut Aji, di ruko itu juga tak terdapat aktifitas apapun. Kondisi ruko yang sudah dihancurkan itu dalam keadaan kosong.

“Tak ada aktifitas apapun, kosong. Karena memang bangunan untuk gedungnya belum jadi,” jelas Aji.

Baca Juga: Tersisa Beberapa Hari Lagi, Tidak Ada Perpanjangan Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Berita sebelumnya, proyek jasa kontruksi renovasi gedung BPJS Ketenagakerjaan Sekupang di 5 ruko kawasan Sagulung diduga merugikan negara Rp 1 miliar lebih. Dimana, untuk tahap awal, penyidik banyak menemukan penyimpangan atau ketidaksesuaian pada proyek dengan anggara Rp 9,2 miliar itu.

Lima ruko yang berada di kawasan Sagulung itu dibeli pada tahun 2019 lalu oleh BPJSTK Pusat. Total harga kelima ruko yang sudah siap huni itu yakni Rp 6,9 miliar.

Namun pada tahun 2022 lalu, BPJSTK kemudian menganggarkan Rp 9,2 miliar untuk proyek renovasi ke 5 ruko tersebut menjadi gedung. Hampir seluruh bagian ruko itu dirombak dan dihancurkan untuk dibuat menjadi satu gedung.

Namun sayang, proyek yang dijadwalkan selesai dalam 180 hari kerja itu tak berjalan sesuai rencana. Pekerjaan konstruksi pada saat progres kurang lebih 5 persen dihentikan, hal itu menyebabkan pengerjaan proyek itu terbengkalai sampai saat ini. (*)

Reporter: Yashinta

7 Sepeda Motor Terjaring Razia di Bundaran Km 16 Toapaya

0
Polisi melakukan pendataan kendaraan yang terjaring razia di bundaran Km 16, Toapaya, Kamis (9/11/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– 7 unit sepeda motor terjaring razia yang digelar Satlantas Polres Bintan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri.

Razia berlangsung di bundaran Km 16, Toapaya, Kamis (9/11/2023).

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengatakan, 7 unit sepeda motor yang terjaring razia karena pengendara tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM).

Tidak hanya mengamankan 7 unit sepeda motor, polisi juga mengamankan 4 STNK dan 2 SIM.

BACA JUGA: Belasan Mobil Terjaring Razia KIR

Dia mengatakan, razia ini dilaksanakan dalam upaya menegakkan disiplin pengendara sehingga mematuhi tata tertib berlalu lintas di jalan raya.

“Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan selalu gunakan alat keselamatan saat berkendara seperti pakai helm bagi pengendara motor dan gunakan seat belt bagi pengemudi mobil,” kata dia.

Dia berharap, kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara meningkat sehingga dapat mengurangi risiko apabila terjadi kecelakaan. (*)

reporter: slamet

KPU Batam Terima Dana Hibah Rp 39,1 Milliar untuk Pilkada 2024

0
IMG 20231109 WA0049 e1699586324674
Pemko Batam bersama KPUD Batam dan Bawaslu Kota Batam menandatangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah Untuk Pendanaan Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024, Kamis (9/11).
IMG 20231109 WA0049 e1699586324674
Pemko Batam bersama KPUD Batam dan Bawaslu Kota Batam menandatangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah Untuk Pendanaan Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024, Kamis (9/11).

batampos – Pemerintah Kota Batam bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Batam menandatangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah Untuk Pendanaan Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024, Kamis (9/11).

Untuk dana hibah yang disetujui yaitu untuk KPU Kota Batam sebesar Rp39.150.800.000. Dana hibah pemilu nantinya akan dicairkan dalam dua tahap, dimana tahap pertama sebesar 40 persen atau sebesar Rp 15,6 miliar pada tahun anggaran 2023.

Sedangkan untuk pencairan tahap kedua dilaksanakan pada tahun anggaran 2024 sebesar 60 persen atau Rp 23,4 miliar.

“Ya, hari kita laksanakan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah Untuk Pendanaan Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024 antara Pemko Batam dengan KPU dan Bawaslu Batam di kantor Wali Kota Batam,” ujar Ketua KPU Batam Mawardi.

Menurutnya, angka Rp 39,1 miliar ini disepakati bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Batam setelah adanya beberapa kali rasionalisasi dari usulan awal KPU Kota Batam yakni sebesar Rp 74 miliar. “Kalau melihat dari acuan awal yaitu Rp 74 miliar, kemudian diminta untuk merasionalisasi dan terakhir diangka Rp 39,1 miliar,” ujarnya.

Komisioner KPU Batam Adri Wislawawan menambahkan, persentase anggaran pilwako dan wawako Batam tahun 2024 ini diantaranya 27,05 persen atau sebesar Rp 10,59 miliar untuk operasional. Lalu 27,56 persen atau Rp 10,7 miliar untuk tahapan lainnya, 18,56 persen atau Rp 7,2 miliar untuk logistik dan 12,9 persen Rp 5,05 miliar untuk pelatihan, bimtek dan rapat kerja dan 4,19 persen atau Rp 1,6 miliar untuk sosialisasi.

“Selain itu ada juga pelaksanaan kampanye 7,15 persen atau sebesar 2,79 miliar dan Rp 1,01 miliar atau 2,59 persen untuk biaya perjalanan dinas,” kata Adri.

Sementara iti lanjutnya, untuk Badan Adhoc, sesuai perjanjian kerjasama cost sharing anggaran Pilkada Pemprov Kepri dengan Pemda Kab/ko se Kepri, seluruhnya melalui anggaran KPU Provinsi Kepri yang didapatkan dari hibah Pemprov Kepri.

Walikota Batam Muhammad Rudi usai penandatanganan dana hibah Pemko Batam ini mengajak semua pihak menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kota Batam. Ia juga menghimbau untuk terus menjaga keamanan dan suasana kondusif di Batam demi kesuksesan Pemilu. Untuk diketahui, tahapan Pemilu 2024 sudah berlangsung sejak Juni 2022 mulai dari verifikasi partai politik dan sebagainya.

“Dengan anggaran berikan tentu ini upaya pemerintah agar penyelenggaraan dan pengawasan pemilu bisa berjalan lancar di Kota Batam,” katanya.

Kepala Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung, melaporkan bahwa anggaran untuk KPU sebesar Rp39,1 miliar dan Bawaslu sebesar Rp14,8 miliar. “Tahun ini dicairkan 40 persen, dan 60 persen akan dicairkan pada 2024,” ujarnya.

Dengan ketentuan itu, pendanaan untuk KPU pada tahun ini langsung dicairkan sebesar Rp15,2 miliar dan Bawaslu sebesar Rp5,9 miliar. Selebihnya, anggaran penyelenggaraan pemilu itu akan dicairkan pada 2024 mendatang. “Mudah-mudahan ini bisa mensukseskan kegiatan yang dilaksanakan KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan Pemilu 2024,” katanya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Postur Anggaran Pendis di Kemenag Jomplang, Anggaran Rp 33, 4 T Banyak Tersedot ke Gaji

0
Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Rohmat Mulyana Sapdi (Istimewa)

batampos – Postur anggaran pendidikan Islam (Pendis) di Kementerian Agama (Kemenag) masih jomplang. Karena sebagian besar tersedot untuk gaji pegawai. Sisanya untuk peningkatan mutu dan lainnya. Kemenag sedang menyusun sistem penganggaran yang berkeadilan, termasuk untuk pendidikan agama Islam.

BACA JUGA: Kemenag Moratorium Izin Pendirian PTKIS Baru 

Perkembangan postur anggaran pendidikan Islam itu disampaikan Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Rohmat Mulyana Sapdi. Dia menceritakan total anggaran pendidikan Islam di Kemenag Rp 33,4 triliun. Dari jumlah itu, sekitar 64 persen atau Rp 21,37 triliun untuk gaji pegawai.

“Coba bayangkan. Berarti berapa untuk mutunya (pendidikan agama Islam),” kata Rohmat di sela pertemuan dengan wartawan di Kota Bogor pada Kamis (9/11) malam.

Idealnya anggaran pendidikan terbagi rata antara untuk gaji pegawai dan peningkatan mutu atau kualitas. Apalagi Kemenag melayani pendidikan Islam dalam berbagai bentuk. Mulai dari madrasah, diniyah, Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum, hingga pesantren.

Dia menuturkan total anggaran pendidikan di APBN sekitar Rp 441 triliun. Anga ini didapat dari 20 persen dari total APBN setiap tahunnya. Jadi anggaran pendidikan Islam masih sekitar 11 persen dari total alokasi anggaran pendidikan. Padahal lembaga pendidikan Islam di Kemenag berkontribusi pada 18 persen angka partisipasinya kasar (APK) pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Rohmat juga menyebut soal penggunaan dana abadi pesantren. Dia menegaskan sampai akhir tahun ini, harapannya penggunaan nilai manfaat dana abadi pesantren bisa terserap maksimal. Dia mengatakan dana abadi pesantren masih diambilkan dari dana abadi pendidikan di LPDP. “Kami ingin ada APBN murni untuk dana abadi pesantren,” jelasnya.

Sebelumnya keberadaan dana abadi pesantren sempat jadi sorotan. Karena penggunaannya atau serapannya belum maksimal. Tahun ini, pemerintah mulai mengucurkan nilai manfaat dana abadi pesantren sebesar Rp 250 miliar. Dana ini diantaranya digunakan untuk peningkatan kualitas alumni pesantren lewat pemberian beasiswa.

Ketua Majelis Masyayikh Abdul Ghofarrozin mengatakan, dana abadi pesantren dikhususkan untuk para alumni pesantren yang akan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di dalam atau luar negeri. Penggunaannya bukan untuk pengembangan kelembagaan, pembangunan, atau insentif guru.

Pria yang akrab disapa Gus Rozin itu menambahkan, dana abadi pesantren mengambil porsi 20 persen dari Dana Abadi Pendidikan yang totalnya Rp 260 triliun. Mulai tahun ini dan seterusnya pemerintah membuka akses seluas-luasnya bagi pesantren untuk memanfaatkan hasil pengelolaan dana abadi pesantren. Sayangnya sampai penghujung tahun 2023 sebagian besar dana ini tidak terpakai.

“Sayang sekali masih sedikit pesantren yang tahu dan sadar mengenai Dana Abadi Pesantren,” katanya dalam sosialisasi UU 18/2019 tentang Pesantren secara virtual dari Pondok Pesantren Ash-Shofwah Al-Hidayah, Temanggung.

Padahal saat ini banyak alumni pesantren yang susah payah mencari pembiayaan pendidikan untuk jenjang yang lebih tinggi di luar negeri. Terkadang ia mendapatkan beasiswa seadanya yang tidak linier dengan basis ilmu sebelumnya. Maka dengan adanya dana abadi pesantren, ia dapat mengajukan dana untuk melanjutkan ke sekolah pilihannya sendiri, dengan biaya dari pemerintah. (*)

Reporter: JP Group

 

Polisi Amankan 2 Orang saat Penggerebekan Gudang Rokok, Salah Satunya Resedivis

0
WhatsApp Image 2023 11 09 at 15.02.33 e1699584666147
Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Nasriadi menunjukkan rokok non cukai yang berhasil diamankan. F.Yulitavia

batampos – Polda Kepri dan Bea Cukai Batam menggerebek gudang rokok ilegal di kawasan Ruko Puriloka Townhouse, Batam Kota, Selasa (7/11). Pada pengungkapan itu polisi mengamankan sebanyak 700 ribu batang rokok yang dikemas dalam 42 dus merek Manchester. Juga mengamankan dua orang pelaku.

“Ada dua orang ikut diamankan berinisial YY dan JL. Mereka merupakan penjaga gudang tersebut. Kami yakin mereka ini hanya pekerja saja. Kami masih memburu pelaku intelektual dari aktivitas ilegal ini,” jelas Direskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi.

Baca Juga: Begini Awal Mula Polisi Menggerebek Gudang Rokok Ilegal di Batam

Ia menjelaskan kedua pelaku yang diamankan itu memiliki peranan berbeda. Pelaku YY diketahui sebagai penanggung jawab. Sedangkan pelaku JL sebagai karyawan di gudang rokok ilegal tersebut.

“Untuk pelaku YY merupakan residivis kasus serupa yang beberapa waktu lalu baru bebas dari hukum. Sedang JL merupakan karyawan,” ucapnya.

Nasriadi menerangkan kedua pelaku YY dan JL dijerat dengan undang-undang kesehatan junto undang-undang perdagangan dan perlindungan konsumen. Kedua pelaku terancam pidana penjara 5 tahun denda hingga Rp 10 miliar.

“Untuk undang-undang kepabeanan akan ditangani oleh oleh rekan kita dari bea cukai Batam,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

 

Kantor Bahasa Provinsi Kepri Dukung Pembelajaran Sastra Berbasis Komunitas

0
Kantor Bahasa Provinsi Kepri turut hadir dalam acara pembukaan Bimbingan Teknis Teater Syair yang diselenggarakan oleh Komunitas Perkumpulan Sabda Bunian di Hotel Bintan Plaza, Tanjungpinang pada Selasa (07/11).

batampos – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis Teater Syair pada Selasa (7/11) di Hotel Bintan Plaza.

Acara tersebut diselenggarakan oleh salah satu komunitas sastra di Kota Tanjungpinang, yaitu Perkumpulan Sabda Bunian.

Baca juga: Kantor Bahasa Provinsi Kepri Beri Anugerah Resam Kencana

Kegiatan pembelajaran sastra tersebut diselenggarakan dengan menggunakan Dana Fasilitasi dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek.

Kegiatan yang menyasar sebanyak 36 siswa SMA di Kota Tanjungpinang ini akan menghasilkan pementasan teater syair yang ditampilkan di Gedung Aisyah Sulaiman pada awal Desember nanti.

Baca juga: Sosialisasi dan Pendampingan Giat UKBI Pelajar di Dabo Singkep

Kantor Bahasa Provinsi Kepri mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini agar menjadi pemantik geliat sastra yang lebih semarak lagi di Kota Tanjungpinang. (*)