Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 455

Mengenal Hari Pers Nasional dan Jejak Panjang Pers Indonesia

0
F. Istimewa.

batampos – Setiap tanggal 9 Februari, insan pers di Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang pers nasional sekaligus menegaskan peran strategisnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sejak masa penjajahan, pers telah menjadi bagian dari alat perjuangan bangsa. Melalui jalur informasi, media massa berperan menyebarkan semangat perlawanan, menjaga kesadaran nasional, hingga mengawal kemerdekaan Indonesia.

Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang didirikan pada tahun 1946 di Surakarta, Jawa Tengah. PWI tercatat sebagai organisasi wartawan profesional pertama yang lahir setelah Indonesia merdeka.

Gagasan penetapan Hari Pers Nasional muncul dalam Kongres ke-28 PWI di Padang pada 1978. Para tokoh pers saat itu sepakat bahwa peran pers dalam perjuangan dan pembangunan nasional layak mendapatkan penghormatan melalui peringatan berskala nasional.

Usulan tersebut kemudian disetujui dalam Sidang Dewan Pers ke-21 di Bandung pada 19 Februari 1981 dan selanjutnya diajukan kepada pemerintah.

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1985, yang ditandatangani Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985.

Penetapan ini didasari pandangan bahwa pers memiliki sejarah perjuangan yang panjang serta peranan penting dalam pembangunan nasional dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Hari Pers Nasional menjadi pengingat bahwa pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Pers berfungsi sebagai pilar demokrasi yang mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak pada hukum dan kepentingan publik.

Tidak hanya menyampaikan informasi, pers juga berperan dalam mendidik masyarakat, mengawasi kekuasaan, menjaga kebebasan berpendapat, serta memperkuat persatuan bangsa.

Di tengah tantangan era digital, Hari Pers Nasional juga menjadi refleksi bagi insan pers untuk terus menjaga independensi, profesionalisme, dan etika jurnalistik, agar kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga.

Peringatan HPN sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi pers dalam menjaga demokrasi dan kehidupan berbangsa di Indonesia. (*)

Artikel Mengenal Hari Pers Nasional dan Jejak Panjang Pers Indonesia pertama kali tampil pada News.

BYD Mulai Produksi EV di Hungaria, Atto 2 Jadi Andalan

0
BYD perkuat pasar Eropa dengan membangun pabrik mobil listrik di Hungaria. F. x.com/DoluBatarya.

batampos – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams), mulai melakukan uji produksi mobil listrik penumpang di pabrik barunya yang berlokasi di Szeged, Hungaria. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi ekspansi BYD untuk memperkuat pasar Eropa.

Pabrik di Hungaria tersebut merupakan basis produksi pertama BYD untuk mobil penumpang di Eropa. Produksi massal ditargetkan mulai berjalan pada kuartal kedua 2026.

Dua model yang dipastikan dirakit di fasilitas ini adalah Dolphin Surf, versi Eropa dari hatchback listrik kompak yang sebelumnya dikenal sebagai BYD Seagull, serta SUV listrik kompak Atto 2.

Kehadiran pabrik Szeged menandai langkah strategis BYD dalam mendekatkan produksi kendaraan listrik ke konsumen Eropa. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat produksi utama BYD di kawasan tersebut, sejalan dengan strategi perusahaan “build for Europe”.

Secara kapasitas, pabrik ini diperkirakan mampu memproduksi ratusan ribu unit kendaraan listrik per tahun. Selain memperkuat pasokan, produksi lokal ini juga memungkinkan BYD menghindari tarif impor tambahan yang dikenakan Uni Eropa terhadap kendaraan listrik yang diproduksi di luar kawasan tersebut.

Langkah ini sekaligus mencerminkan ambisi BYD untuk memperluas jejak manufakturnya di Eropa dan memanfaatkan fasilitas lokal dalam memenuhi permintaan pasar EV yang terus tumbuh.

Dalam strategi pemasarannya, BYD menargetkan peningkatan jumlah dealer di Eropa dari sekitar 1.000 lokasi menjadi 2.000 dealer, dengan cakupan hingga 90 persen pasar Eropa. Perusahaan juga menyiapkan peluncuran sejumlah model tambahan, antara lain Sealion 5 DM-i, Seal 5 DM-i, dan Dolphin G.

Tak hanya fokus pada kendaraan, BYD juga berencana mendorong adopsi pengisi daya ultra-cepat 1 megawatt di Eropa. Target awalnya adalah pemasangan 3.000 titik pengisian di berbagai negara.

Selain Hungaria, BYD disebut tengah mempertimbangkan pembangunan pabrik ketiga di Eropa, dengan Spanyol masuk sebagai kandidat potensial. Keputusan akhir terkait lokasi pabrik tambahan ini diperkirakan akan diambil paling cepat pada 2026.

Ekspansi BYD di Hungaria berlangsung di tengah tren serupa dari sejumlah produsen otomotif Tiongkok lainnya, seperti Chery, SAIC, Changan, dan Leapmotor, yang juga membidik proyek manufaktur di Eropa.

Pembangunan dan pengoperasian penuh pabrik BYD di Hungaria diperkirakan akan menciptakan ribuan lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai pasok otomotif di kawasan Eropa Tengah. (*)

Artikel BYD Mulai Produksi EV di Hungaria, Atto 2 Jadi Andalan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Limbah Minyak Cemari Laut Kepri, Gubernur Ansar Desak Penangkapan Kapal

0
Petugas DLH Lingga bersama warga mengevakuasi karung diduga berisi limbah B3 yang terdampar di Pantai Dungun. F. Djoko Wiyono untuk Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta aparat berwenang menangkap kapal-kapal yang nekat membuang limbah minyak hitam ke laut, setelah pencemaran kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Bintan dan Lingga.

Pencemaran limbah minyak hitam itu disebut telah berulang hampir setiap tahun dan berdampak serius terhadap ekosistem laut, kawasan wisata, hingga kenyamanan wisatawan mancanegara.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan persoalan tersebut sudah dibahas hingga tingkat pemerintah pusat, namun penanganannya dinilai belum maksimal.

“Sudah dirapatkan sampai ke pemerintah pusat. Tapi hasilnya memang belum maksimal,” kata Ansar, Senin (9/2).

Ansar meminta TNI AL, aparat penjaga laut, serta instansi terkait meningkatkan pengawasan secara intensif, terutama pada malam hari. Ia menduga pembuangan limbah dilakukan secara diam-diam untuk menghindari pengawasan.

“Karena ini merugikan kita. Turis komplain. Kalau sudah kena minyak, susah dibersihkan. Ekosistem laut juga rusak,” tegasnya.

Menurut Ansar, kapal yang terbukti membuang limbah minyak di perairan Kepri harus ditindak tegas dan diproses hukum, agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang.

Namun hingga kini, pemerintah daerah belum dapat memastikan asal kapal pembuang limbah tersebut, apakah berasal dari wilayah Batam, Johor, Singapura, atau jalur pelayaran internasional lainnya.

“Kita belum bisa pastikan dari mana asalnya. Tapi biasanya mereka buang limbah itu tengah malam. Jadi memang harus ada pengawasan ketat,” ujarnya.

Sementara itu, pegiat Aliansi Lingkungan dan Manusia (ALIM) Kepulauan Riau menilai pencemaran limbah minyak hitam di pesisir Pantai Trikora Bintan dan wilayah Lingga harus diusut hingga tuntas.

Menurut ALIM, pencemaran tersebut tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan laut, tetapi juga berpotensi merusak sektor pariwisata, yang menjadi salah satu andalan ekonomi Kepri.

“Tumpahan minyak bisa memicu kematian biota laut seperti ikan, ketam, dan organisme lainnya. Ini ancaman serius,” ujar pegiat ALIM Kepri, Kherjuli.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan lintas batas. Dari sisi geopolitik, negara dinilai belum optimal mencegah kejahatan lingkungan yang bersifat lintas negara.

“Negara seolah belum berhasil mencegah kejahatan lingkungan, baik di perairan internasional maupun perairan dalam negeri,” katanya.

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepri mencatat, lebih dari 1.000 karung limbah minyak hitam telah dibersihkan dari kawasan Pantai Trikora, Bintan. Sementara di wilayah Lingga, ditemukan sedikitnya puluhan karung limbah minyak yang terdampar di pesisir pantai. (*)

Artikel Limbah Minyak Cemari Laut Kepri, Gubernur Ansar Desak Penangkapan Kapal pertama kali tampil pada Kepri.

Guru SMKN 1 Batam Diduga Cabuli Siswa, Aksi Terjadi di Ruang Guru

0
Sekolah SMK Negeri 1 Batam. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Seorang guru SMK Negeri 1 Batam berinisial MJ, 33, dipolisikan atas kasus pencabulan terhadap siswanya. MJ yang merupakan guru agama tersebut diduga memaksa siswa menyodomi dirinya usai jam pelajaran sekolah.

Informasi yang didapatkan, pencabulan tersebut terjadi pada 6 Januari sekitar pukul 17.00 WIB. MJ melancarkan aksi bejatnya tersebut di ruang guru.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Batam, Deden Suryana membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan ini. Ia mengaku sudah dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan pada 10 Januari.

“Kita serahkan kasus ini ke pihak Kepolisian untuk memeriksanya,” ujarnya, Senin (9/2).

Kasus ini terkuak dari laporan siswa kelas X. Selain memaksa menyodomi dirinya, MJ juga kerap melakukan pelecehan seksual terhadap siswa laki-laki.

“Kita lakukan angket, ada 50 responden dengan berbagai laporan. Dari dipegang, dicubit paha, sampai dipegang kemaluannya,” kata Deden.

Modus pencabulan MJ ini dengan memanggil siswa yang bermasalah. Siswa tersebut dibawa ke ruangan kerjanya yang saat itu tengah kosong.

“Ruangan guru itu sudah kosong, karena jam pelajaran selesai. Pengkuan korban juga diperkuat dengan rekaman CCTv, saat guru ini membawanya ke ruangan,” ungkap Deden.

Deden menjelaskan MJ keseharian di sekolah berperilaku normal. Ia sudah mengajar di SMKN 1 Batam sejak 2023 dan saat ini sudah dinonaktifkan.

“Orangnya sopan, ramah, dan punya 3 orang anak. Kami dari pihak sekolah jauh dari prasangka buruk, kecurigaan, apalagi menuduh yang bukan-bukan,” katanya.

Deden mengaku sudah menyerahkan kasus ini sepenuhnya ke pihak Kepolisian dan berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi.

“Kasus seperti ini apapun bentuknya tidak diperbolehkan. Untuk anak kita sudah pastikan kondisinya,” tutupnya.

Sementara Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait kasus ini. (*)

Artikel Guru SMKN 1 Batam Diduga Cabuli Siswa, Aksi Terjadi di Ruang Guru pertama kali tampil pada Metropolis.

Menang Telak di Pemilu, Koalisi Sanae Takaichi Kuasai Dua Pertiga Parlemen Jepang

0
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, pemimpin Partai Demokrat Liberal di markas besar partai pada hari pemilihan umum di Tokyo, Jepang (8/2) (Foto : Reuters-Yonhap)

batampos – Koalisi Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mencatatkan kemenangan bersejarah dalam pemilihan umum yang digelar Minggu (8/2). Hasil pemilu tersebut memperkokoh kekuasaan Takaichi sekaligus membuka jalan bagi agenda besar pemerintahannya, mulai dari pemotongan pajak hingga peningkatan belanja militer.

Kemenangan ini menjadi sorotan pasar keuangan dan komunitas internasional. Janji pemotongan pajak yang agresif telah mengguncang pasar, sementara kebijakan pertahanan yang lebih kuat dinilai bertujuan menghadapi pengaruh Tiongkok di kawasan.

Takaichi, politisi konservatif berusia 64 tahun, mencatat sejarah sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang. Ia kerap menyebut mendiang Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher sebagai sumber inspirasinya, terutama dalam hal kepemimpinan tegas dan reformasi ekonomi.

Dalam pemilu tersebut, Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin Takaichi meraih 316 kursi dari total 465 kursi di majelis rendah parlemen—hasil terbaik sepanjang sejarah partai itu. Bersama mitra koalisinya, Japan Innovation Party (Ishin), koalisi pemerintah menguasai 352 kursi, atau lebih dari dua pertiga mayoritas super.

Dominasi tersebut memberi keleluasaan bagi Takaichi untuk meloloskan agenda legislatif, termasuk kemungkinan mengesampingkan majelis tinggi parlemen, tempat koalisinya tidak memiliki mayoritas.

“Pemilu ini mencerminkan perubahan kebijakan besar, khususnya dalam bidang ekonomi, fiskal, dan penguatan keamanan,” ujar Takaichi dalam wawancara televisi setelah hasil pemilu diumumkan.
“Kebijakan-kebijakan ini memang menuai penolakan. Namun jika kami mendapat dukungan rakyat, maka kami wajib menanganinya dengan seluruh kemampuan kami,” tambahnya.

Takaichi menggelar pemilu dadakan di tengah musim dingin—langkah yang jarang dilakukan—untuk memanfaatkan tingkat popularitas pribadinya yang meningkat sejak ditunjuk memimpin LDP pada akhir tahun lalu. Sosoknya yang blak-blakan dan dikenal pekerja keras menarik simpati pemilih, meski pandangan nasionalis serta fokus pada isu keamanan turut memicu ketegangan dengan negara-negara tetangga, terutama Tiongkok.

Pemungutan suara berlangsung di tengah cuaca ekstrem. Rekor hujan salju di sejumlah wilayah memaksa warga berjalan tertatih ke tempat pemungutan suara, mengganggu lalu lintas, bahkan menyebabkan beberapa TPS ditutup lebih awal.

Dikutip dari Korea Times, pemilu kali ini menjadi pemilu ketiga pascaperang yang digelar pada Februari, bulan yang biasanya dihindari karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (*)

Artikel Menang Telak di Pemilu, Koalisi Sanae Takaichi Kuasai Dua Pertiga Parlemen Jepang pertama kali tampil pada News.

Sorotan Publik Menguat, Imigrasi Batam Awasi Ketat Dugaan TKA Ilegal di KEK Nongsa

0
Ilustrasi pencari kerja. Foto. Batam Pos

batampos – Isu dugaan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja secara ilegal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa mendorong Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menegaskan komitmennya dalam memperketat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA).

Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan melalui kombinasi pendekatan administratif dan operasi lapangan.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan pengawasan orang asing tidak hanya mengandalkan operasi langsung di lapangan.

Baca Juga: Tenaga Kerja Lokal Tergerus TKA Ilegal

“Sistem pengawasan dirancang berlapis dengan memanfaatkan pemantauan data serta koordinasi lintas instansi,” ujarnya, Senin (9/2).

Secara administratif, Imigrasi memantau data perlintasan masuk dan keluar wilayah Indonesia, status izin tinggal, identitas penjamin, serta kewajiban pelaporan keberadaan WNA oleh perusahaan atau sponsor.

Sementara itu, dari sisi operasional, Imigrasi Batam secara rutin menggelar operasi pengawasan, baik secara mandiri maupun bersama instansi terkait melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora).

Baca Juga: TKA Ilegal di Proyek Strategis

Menurut Kharisma, sebagian besar WNA yang masuk ke Indonesia telah melalui prosedur resmi dan menggunakan dokumen yang sah.

Namun, persoalan kerap muncul setelah mereka berada di dalam negeri, terutama ketika terjadi penyalahgunaan izin tinggal.

“Misalnya, visa kunjungan digunakan untuk bekerja. Kondisi seperti ini membutuhkan proses pengawasan dan pembuktian yang tidak sederhana,” kata Kharisma.

Ia menambahkan, pengawasan berbasis informasi dari masyarakat maupun instansi lain menjadi faktor penting dalam mendeteksi potensi pelanggaran keimigrasian. “Sinergi lintas lembaga dinilai mempercepat proses penindakan,” jelasnya.

Imigrasi Batam memastikan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran. Sanksi yang diberikan dapat berupa pembatalan izin tinggal hingga deportasi, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penegasan ini sekaligus menjadi respons atas meningkatnya perhatian publik terhadap aktivitas tenaga kerja asing di kawasan strategis industri Batam, termasuk KEK Nongsa yang menjadi salah satu pusat investasi teknologi dan digital di wilayah perbatasan tersebut. (*)

 

Artikel Sorotan Publik Menguat, Imigrasi Batam Awasi Ketat Dugaan TKA Ilegal di KEK Nongsa pertama kali tampil pada Metropolis.

PBI JKN Pasien Cuci Darah Diusulkan Aktif Otomatis Selama Tiga Bulan

0
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Tazkia Royyan/JawaPos.com)

batampos– Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan reaktivasi otomatis kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi pasien dengan layanan kronis dan katastropik, termasuk penderita gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah. Kebijakan ini diusulkan berlaku selama tiga bulan ke depan untuk mencegah terhentinya layanan kesehatan yang berisiko fatal.

Usulan tersebut disampaikan Menkes dalam rapat bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2). Menurutnya, reaktivasi otomatis penting agar peserta PBI JKN yang berstatus nonaktif tetap mendapatkan kepastian layanan kesehatan tanpa hambatan administratif.

Reaktivasi otomatis itu, kata Menkes, diusulkan dilakukan melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Kementerian Sosial (Kemensos). Dengan skema tersebut, peserta PBI JKN nonaktif tidak perlu lagi datang ke fasilitas kesehatan atau mengurus pengaktifan ulang secara manual.

“Untuk bisa mengadres kebutuhan masyarakat, kami mengusulkan agar diterbitkan SK Kemensos untuk tiga bulan ke depan. Layanan katastrofik yang sekitar 120 ribu peserta itu bisa otomatis direaktivasi. Ini masih usulan,” ujar Budi.

Ia menegaskan, mekanisme otomatis akan memberikan kepastian layanan, baik bagi rumah sakit maupun masyarakat. Pemerintah akan langsung mengaktifkan kembali status kepesertaan PBI JKN sehingga tidak terjadi keraguan dalam pemberian layanan medis.

“Kalau otomatis, orangnya tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan. Pemerintah langsung mereaktivasi, sehingga tidak ada berhenti layanan atau keraguan, baik dari rumah sakit maupun masyarakat. Dan ini cukup dengan SK Kemensos,” jelasnya.

Dari sisi anggaran, Menkes menyebut kebutuhan dana relatif terbatas. Dengan asumsi sekitar 120 ribu peserta dan besaran iuran PBI JKN Rp 42 ribu per orang per bulan, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 5 miliar per bulan.

“Kalau dihitung, 120 ribu dikali Rp 42 ribu, sebulan sekitar Rp 5 miliar. Jadi kami mengusulkan Rp 15 miliar untuk mereaktivasi otomatis PBI JKN selama tiga bulan,” paparnya.

Sebelumnya, Kementerian Sosial juga telah membuka opsi reaktivasi otomatis bagi sekitar 100 ribu peserta PBI JKN nonaktif yang menderita penyakit kronis dan katastropik. Kebijakan ini bertujuan memastikan kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan kesehatan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, kebijakan tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) Tahun 2026 yang memberikan fleksibilitas dalam penetapan penerima bantuan PBI JKN.

“Dalam Kepmensos Tahun 2026 disebutkan bahwa pada kondisi bencana, orang terlantar, kondisi yang mengancam keselamatan jiwa, atau karena kebijakan pemerintah, seseorang dapat menerima bantuan PBI meskipun berada di luar desil yang ditentukan,” ujar Saifullah Yusuf.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, selama ini reaktivasi PBI JKN dilakukan melalui mekanisme reguler berupa pengajuan dan verifikasi data. Namun, Kemensos kini membuka ruang reaktivasi otomatis bagi peserta nonaktif dengan kondisi medis tertentu.

“Karena itu, selain reaktivasi reguler, Kemensos membuka opsi reaktivasi otomatis bagi sekitar 100 ribu peserta PBI nonaktif yang menderita penyakit kronis dan katastropik,” tuturnya. (*)

Artikel PBI JKN Pasien Cuci Darah Diusulkan Aktif Otomatis Selama Tiga Bulan pertama kali tampil pada News.

Gus Ipul: 100 Ribu BPJS PBI Nonaktif Akan Diaktifkan Otomatis

0
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Salman Toyibi/JawaPos)

batampos –  Kementerian Sosial (Kemensos) membuka opsi reaktivasi otomatis bagi sekitar 100 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN BPJS Kesehatan yang berstatus nonaktif dan menderita penyakit kronis serta katastropik. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan kesehatan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) Tahun 2026 yang memberikan fleksibilitas dalam penetapan penerima bantuan PBI.

“Ini Kepmensos kami nomor 2026. Khusus dalam kondisi bencana, orang terlantar, kondisi yang mengancam keselamatan jiwa, atau ada kebijakan pemerintah, maka seseorang dapat menerima bantuan PBI meskipun berada di luar desil yang ditentukan,” ujar Saifullah Yusuf dalam Rapat Konsultasi Perbaikan Ekosistem Tata Kelola Jaminan Sosial Kesehatan bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (9/2).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, selama ini reaktivasi kepesertaan PBI JKN dilakukan melalui mekanisme reguler yang memerlukan pengajuan dan verifikasi data. Namun, Kemensos kini membuka jalur reaktivasi otomatis bagi peserta nonaktif dengan kondisi medis tertentu.

“Oleh karena itu, selain reaktivasi reguler, Kemensos membuka opsi reaktivasi otomatis kepada sekitar 100 ribu PBI nonaktif yang menderita penyakit kronis dan katastropik,” jelasnya.

Gus Ipul memastikan, data peserta yang masuk dalam skema reaktivasi otomatis tersebut diperoleh langsung dari BPJS Kesehatan, sehingga prosesnya dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Datanya kami terima langsung dari BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menegaskan bahwa rumah sakit dilarang menolak pasien, terutama dalam kondisi darurat, tanpa memandang status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan pasien gagal ginjal yang kesulitan menjalani cuci darah karena status PBI JKN mereka tidak aktif.

“Apapun segmen kepesertaannya, rumah sakit tidak boleh menolak pasien, apalagi dalam kondisi darurat. Itu sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” kata Rizzky, seperti dikutip dari Antara, Jumat (6/2).

Rizzky menegaskan, larangan tersebut berlaku bagi seluruh segmen peserta JKN, bukan hanya peserta PBI nonaktif. (*)

Artikel Gus Ipul: 100 Ribu BPJS PBI Nonaktif Akan Diaktifkan Otomatis pertama kali tampil pada News.

Gus Ipul: 100 Ribu BPJS PBI Nonaktif Akan Diaktifkan Otomatis

0
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Salman Toyibi/JawaPos)

batampos –  Kementerian Sosial (Kemensos) membuka opsi reaktivasi otomatis bagi sekitar 100 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN BPJS Kesehatan yang berstatus nonaktif dan menderita penyakit kronis serta katastropik. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan kesehatan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Sosial (Kepmensos) Tahun 2026 yang memberikan fleksibilitas dalam penetapan penerima bantuan PBI.

“Ini Kepmensos kami nomor 2026. Khusus dalam kondisi bencana, orang terlantar, kondisi yang mengancam keselamatan jiwa, atau ada kebijakan pemerintah, maka seseorang dapat menerima bantuan PBI meskipun berada di luar desil yang ditentukan,” ujar Saifullah Yusuf dalam Rapat Konsultasi Perbaikan Ekosistem Tata Kelola Jaminan Sosial Kesehatan bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (9/2).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, selama ini reaktivasi kepesertaan PBI JKN dilakukan melalui mekanisme reguler yang memerlukan pengajuan dan verifikasi data. Namun, Kemensos kini membuka jalur reaktivasi otomatis bagi peserta nonaktif dengan kondisi medis tertentu.

“Oleh karena itu, selain reaktivasi reguler, Kemensos membuka opsi reaktivasi otomatis kepada sekitar 100 ribu PBI nonaktif yang menderita penyakit kronis dan katastropik,” jelasnya.

Gus Ipul memastikan, data peserta yang masuk dalam skema reaktivasi otomatis tersebut diperoleh langsung dari BPJS Kesehatan, sehingga prosesnya dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Datanya kami terima langsung dari BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menegaskan bahwa rumah sakit dilarang menolak pasien, terutama dalam kondisi darurat, tanpa memandang status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan pasien gagal ginjal yang kesulitan menjalani cuci darah karena status PBI JKN mereka tidak aktif.

“Apapun segmen kepesertaannya, rumah sakit tidak boleh menolak pasien, apalagi dalam kondisi darurat. Itu sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” kata Rizzky, seperti dikutip dari Antara, Jumat (6/2).

Rizzky menegaskan, larangan tersebut berlaku bagi seluruh segmen peserta JKN, bukan hanya peserta PBI nonaktif. (*)

Artikel Gus Ipul: 100 Ribu BPJS PBI Nonaktif Akan Diaktifkan Otomatis pertama kali tampil pada News.

7 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Orang Tua Jika Anak Mendapat Bullying dari Temannya

0
Ilustrasi bullying. (Istimewa)

batampos – Bullying sering terjadi di lingkungan sosial anak. Terutama di sekolah atau lingkup bermain anak.

Banyak anak yang gagal menghadapi bullyan temannya. Hal itu dikarenakan kurangnya keterampilan orang tua untuk mengajari anak untuk menghadapi bullyan.

Orang tua sangat berperan aktif untuk membentuk sikap dan perilaku anak. Dengan begitu akan menjadi seseorang yang lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi bullyan temannya.

Lantas apa saja yang harus dilakukan oleh orang tua agar anak bisa menghadapi bullyan temannya?

Dilansir dari laman Psychologytoday, berikut 7 kebiasaan yang harus dibangun oleh orang tua jika anak mendapat bullying:

1.Cari bantuan

Para pelaku pembullyan beraksi dengan membuat korbannya merasa sendirian dan tidak berdaya.

Maka dari itu biasakan anak jika kena bully, mereka harus mencari bantuan. Baik itu dari teman mereka yang setia atau orang dewasa disekitarnya.

Anak-anak mendapatkan kembali kekuatan mereka ketika mereka menjalin dan mempertahankan hubungan dengan teman-teman yang setia dan orang dewasa yang mendukung.

2.Laporkan kepada sekolah

Ajari anak Anda bahwa tugasnya adalah menciptakan kesadaran. Jelaskan kepada anak-anak bahwa memberi tahu orang dewasa tentang pembullyan bukanlah tanda pengecut, melainkan langkah yang berani dan kuat.

3.Buat Anak memahami definisi mengadu

Pelaku pembullyan sering menggunakan pengucilan untuk membuat korban merasa sendirian, lemah dan tidak memiliki dukungan.

Dengan cara ini, pelaku merasa memiliki kekuasaan atas korban.

Namun, ketika korban berani memberitahu orang dewasa (seperti orang tua, guru, atau wali), situasinya mulai berubah.

Dukungan dari orang dewasa membuat korban tidak lagi sendirian dan membantu menghentikan pembullyan.

4.Bertindak cepat

Semakin lama pelaku pembully melakukan aksinya, mereka semakin memiliki kekuasaan atas korbannya. Seringkali, perundungan dimulai dalam bentuk ejekan, godaan, atau agresi fisik ringan.

Setelah pelaku perundungan mengetahui situasi dan memastikan bahwa korban tidak akan memberi tahu orang dewasa dan membela hak-haknya, tindakannya akan semakin menjadi-jadi.

Ajari anak bahwa mengambil tindakan terhadap pelaku perundungan dan melakukannya sesegera mungkin adalah cara terbaik untuk menyelamatkan diri.

5.Ajari anak ketegasan

Semakin seorang pelaku bully berpikir dia bisa mengganggu korbannya tanpa mendapat balasan, semakin dia akan melakukannya.

Itulah mengapa respons yang tegas sangat efektif dalam melawan bully an. Anak-anak yang mampu bersikap tegas merasa lebih nyaman memilih jalan tengah, yaitu tidak membalas secara agresif dan tidak juga bersikap pasif yang bisa membuat mereka semakin dirugikan.

6.Ajari menggunakan bahasa yang sederhana dan tidak emosional

Terkadang para pembully lebih senang jika korbannya tersulut emosi. Maka dari itu ajarkan anak Anda ketenangan dalam menghadapi, dan tidak emosional.

Dengan mengajari anak Anda tentang respon tanpa takut dan marah, tandanya Anda mengajari arti kepercayaan diri.

7.Menggunakan bahasa tubuh untuk memperkuat kata

Ajarkan anak Anda untuk menggunakan bahasa tubuh nonverbal yang sederhana. Contohnya jaga kontak mata, jaga suara tetap tenang dan datar, berdiri pada jarak yang sesuai dari pelaku perundungan, gunakan nama pelaku perundungan saat berbicara dengannya.

Ajari anak Anda bahwa bahasa nonverbal yang menunjukkan emosi seperti memalingkan muka, meninggikan suara, atau mundur adalah tanda-tanda jelas bahwa ia telah terpengaruh oleh pelaku perundungan.(*)

Artikel 7 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Orang Tua Jika Anak Mendapat Bullying dari Temannya pertama kali tampil pada Lifestyle.