Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4608

Menpan Ingatkan Tidak Ada Jalur Orang Dalam

0
Ilustrasi. Seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2020. (Dimas Maulana/Jawa Pos)

batampos – Tahapan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) 2023 berlanjut ke seleksi kompetensi dasar (SKD) mulai hari ini (9/11). Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas mengatakan proses ujian atau seleksi berjalan secara transparan. Hanya kandidat dengan kemampuan mumpuni, yang berpotensi lolos.

Mantan Bupati Banyuwangi itu mengatakan secara sistem, mereka sudah siap menjalankan SKD. Khususnya pelaksanaan SKD yang berbasis komputer atau disebut computer assisted test (CAT). “Seleksi Kejaksaan pakai CAT BKN. Seleksi calon diplomat juga,” katanya usai mengikuti Anugrah Layanan Investasi (ALI) 2023 di Jakarta kemarin (8/11).

BACA JUGA: Berikut Informasi Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2023, Simak Agar Lolos Tahun Ini

Azwar berpesan kepada masyarakat, khususnya calon ASN yang mengikuti SKD untuk mengikutinya secara profesional. Jangan sampai terpancing oleh janji-janji bisa meluluskan, dari pihak manapun. Dia mengatakan sistem seleksi sekarang sudah bersifat memberikan hak kepada siapapun untuk mendapatkan kesempatan yang sama.

“Tidak ada satupun orang bisa menjanjikan (kelulusan). Sistem sudah transparan, hasil bisa langsung diperoleh,” jelasnya. Dia mencontohkan sebelumnya anak dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) saja tidak lulus ujian. Ladahal BKN yang menjalankan sistem ujiannya. Termasuk yang mengumpulkan soal-soal ujian.

Termasuk tokoh-tokoh lainnya juga tidak bisa titip-titip saudaranya untuk lolos seleksi ASN. Seperti keluarga atau anak dari dubes atau mantan dubes. Memiliki kesempatan yang sama. Jadi bukan berarti anak dubes kemudian otomatis lolos menjadi calon diplomat. Azwar menegaskan saat ini kalau tidak lolos SKD ya tidak lolos.

“Tidak ada (titipan) orang dalam,” katanya. Azwar berharap proses SKD bisa berjalan dengan baik. Pelamar juga bisa menyiapkan diri dengan matang. Khususnya memperhatikan jadwal dan lokasi ujian. Jangan sampai terlambat mengikuti ujian, karena sibuk mencari lokasi seleksi.

Total pelamar rekrutmen ASN 2023 mencapai 2,4 juta orang. Sebagian besar adalah pelamar ASN kategori pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Total formasi ASN yang tersedia sebanyak 572.496 kursi. Di mana sekitar 20 persennya untuk formasi ASN kategori PNS. Sisanya adalah kategori PPPK. Khusus untuk pelamar PPPK, ada hampir setengah juta pelamar tidak lolos seleksi administrasi.

Di antaranya kementerian yang bersiap menjalankan tahapan SKD adalah Kementerian Agama (Kemenag). Sekjen Kemenag Nizar mengatakan mereka memggelar SKD untuk CPNS dahulu pada 9-14 November. Kemudian SKD untuk calon PPPK pada 11 November sampai 7 Desember.

“Para peserta agar segera mengecek jadwal dan lokasinya melalui akun SCASN masing-masing atau melalui laman resmi Kemenag,” katanya. Dia menjelaskan secara keseluruhan ada 3.301 calon PNS dan 80.340 calon PPPK yang lolos seleksi administrasi. Mereka kemudian melaku ke tahapan SKD. Berikutnya jika lolos, melaju ke tahapan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Nizar mengingatkan peserta wajib mengikuti ujian sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditentukan. “Peserta tidak diperkenankan mengubah jadwal dan lokasi yang telah ditentukan,” tegas Nizar.

Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Nurudin, mengingatkan seluruh peserta untuk hadir paling lambat 60 menit sebelum seleksi dimulai. Jarak waktu ini, untuk proses registrasi dan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan. Panitia seleksi instansi akan memberikan PIN registrasi kepada peserta sebelum jadwal seleksi dimulai. Pemberian PIN registrasi ditutup lima menit sebelum jadwal seleksi dimulai.

Peserta yang terlambat hadir, kata Nurudin, tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti SKD dan dianggap gugur. Peserta yang tidak membawa kelengkapan dokumen persyaratan dan/atau terbukti memberikan dokumen palsu juga tidak diperkenakan mengikuti seleksi dan dianggap gugur. (*) 

Reporter: JP Group

Serahkan 50 Truk Bantuan untuk Korban Perang di Gaza

0
TNI AD mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban perang di Gaza, Palestina. Bantuan yang dikirim menyesuaikan kebutuhan warga di pengungsian, agar bantuan yang dikirim bisa tepat sasaran.

batampos – Kemarin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan 50 truk berisi bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza. Semua bantuan itu berasal dari satuan-satuan TNI AD. Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Penyerahan bantuan itu turut disaksikan oleh Mira Institute milik Ustaz Adi Hidayat. ”Bantuan kami berikan kepada Baznas untuk kemudian nanti diberikan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” kata Agus.

BACA JUGA: Delegasi Pemerintah RI Kirimkan Bantuan 26,5 Ton ke Gaza

Menurut Agus, bantuan kemanusian dari prajurit TNI AD untuk rakyat Palestina terdiri atas  bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya. Dia memastikan seluruh bantuan itu sudah dipilah secara selektif. Sehingga dia berani menjamin semuanya layak untuk dikonsumsi dan dipakai. ”Sementara baru 50 truk. Nanti kami berikan lagi berikutnya,” kata perwira tinggi TNI yang menjadi calon tunggal panglima TNI tersebut..

Orang nomor satu di TNI AD itu menyampaikan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut bakal dilakukan bersama bantuan dari kementerian, lembaga, serta instansi lainnya. Besar kemungkinan, bantuan kembali dikirimkan menggunakan pesawat angkut berat C-130 Hercules milik TNI AU. Dua pesawat Hercules yang dikirim ke Mesir pada Sabtu pekan lalu memang sudah berhasil menjalankan misi dan kembali ke Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa Mira Institute turut menambah bantuan yang diberikan oleh TNI AD. Mereka menyerahkan uang Rp 10 miliar sebagai bantuan untuk rakyat Palestina. Uang tersebut diserahkan kepada Baznas melalui TNI AD. ”Ini program bersama-sama dengan bapak KSAD. Jadi, kami sinergi dengan KSAD,” terang salah seorang ustaz kondang tersebut.

Tidak hanya lewat TNI AD, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa Mira Institute juga memberikan bantuan uang Rp 14,3 miliar melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI). Uang puluhan miliar itu juga mereka titipkan kepada Baznas. Sehingga total sudah ada Rp24,3 miliar yang mereka donasikan untuk membantu rakyat Palestina. ”Sekarang kami membersamai program dari TNI AD. Barang-barangnya dari TNI AD,” imbuhnya.

Sementara itu,  Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menerima 22 mahasiswa dan mahasiswi dari Palestina. Kemarin (8/11) Prabowo menemui mereka di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan). Selanjutnya puluhan pemuda dan pemudi dari Palestina itu akan menjalani pendidikan secara gratis di Universita Pertahanan (Unhan). Prabowo menegaskan, Indonesia terus membantu dan mendukung Palestina.

Salah satu wujud bantuan dan dukungan Indonesia untuk Palestina adalah memberikan beasiswa kepada para pelajar di sana. ”Mereka akan ikut beberapa program studi. Ada yang kedokteran, ada yang farmasi, teknik listrik, teknik mesin, teknik informatika,” kata Prabowo. Dia memastikan 22 mahasiswa yang baru tiba di Indonesia pada Selasa malam (7/11) bukan yang terakhir. Indonesia akan terus memberikan beasiswa kepada anak muda dari Palestina.

Menurut Prabowo, beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina untuk mencapai kemerdekaan. Meski saat ini rakyat Palestina tengah berada di situasi sulit, dia percaya semangat mereka tidak pernah padam. ”Dalam waktu terberat anda, masa sulit anda, masyarakat Indonesia akan selalu ada untuk masyarakat Palestina,” ungkap Prabowo. Selain memberikan beasiswa kepada anak muda Palestina, bantuan untuk rakyat Palestina terus dikirim.

Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu menyatakan bahwa dirinya sudah berbicara dengan Presiden Joko Widodo terkait rencana pengiriman kapal rumah sakit ke Mesir. Rencananya kapal rumah sakit milik TNI AL itu akan dijadikan fasilitas medis tambahan yang bisa dipakai merawat dan mengobati korban perang di Gaza. ”Presiden sudah kasih instruksi, kita menawarkan kapal rumah sakit dan sedang dikoordinasikan,” jelasnya.

Jika sudah ada lampu hijau, Prabowo menyatakan bahwa kapal rumah sakit itu akan langsung bertolak ke Mesir. Selain kapal rumah sakit, bantuan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya juga terus mengalir. Menurut dia, setiap hari kantor Kedutaan Besar Palestina di Indonesia didatangi para pemberi bantuan. Berdasar informasi yang diterima dari duta besar Palestina untuk Indonesia, nilai total bantuan itu sudah mencapai Rp 75 miliar.

Prabowo mengungkapkan, bantuan tersebut seluruhnya bersumber dari masyarakat Indonesia. ”Dan itu juga kita galang terus. Dan saya sudah sampaikan bahwa seluruh rumah sakit TNI kita buka untuk korban-korban dari sana, dan kita sedang bicara teknisnya bagaimana mengevakuasi korban-korban itu ke sini,” bebernya. Setelah dua pesawat C-130 Hercules milik TNI AU kembali dari Mesir, pemerintah Indonesia akan kembali mengirim bantuan kemanusiaan untuk Palestina. (*)

Reporter: JP Group

Bagio: Hak Guru harus Diserahkan

0

batampos-Kepala SDN 002 Seri Kuala Lobam, Herni Mariyanis menyampaikan, masalah yang dialami guru honor bernama Imam Masroni sudah ditangani dinas pendidikan Bintan.

Dia juga membenarkan kalau dirinya dan guru yang dimaksud telah dipanggil ke dinas pendidikan.

“Sudah ditangani dinas tidak ada masalah. Saya sudah (dipanggil), pak Roni juga sudah (dipanggil),” kata dia. Dia juga mengatakan, sudah mengklarifikasi semua masalahnya ke dinas.

Menurut dia, masalah yang terjadi pada guru tersebut sudah terjadi sebelum dirinya masuk ke sekolah tersebut.

“Masalah pak Roni sebelum saya masuk (jadi) plt,” kata dia.

Mengenai gaji guru honor yang dipotong, dia mengaku kurang tau.

“Mungkin ada kesepakatan pak Roni dengan bendahara, waktu itu saya belum menjadi plt di situ,” kata dia.

Terkait pemotongan gaji guru honor tersebut, dia menyarankan untuk bertanya ke bendahara.

“Itu urusan bendahara, tanya ke bendahara,” saran dia.

Kabid PTK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Bagio ketika dihubungi, Rabu (8/11/2023) mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti masalah ini dengan memanggil kepala sekolah.

“Kepala sekolah sudah dipanggil. Kita tanya kenapa gajinya dipotong Rp 250 ribu, katanya untuk kegiatan adiwiyata. Saya bilang ke kepala sekolah seharusnya tidak boleh seperti itu,” kata dia.

Dia mengatakan, pihak sekolah seharusnya memberikan insentif ke guru honor sesuai kekuatan anggaran yang dimiliki sekolah.

“Kalau sanggupnya Rp 1.250.000 ya dibayarkan segitu. Tapi kalau dari awal sudah disepakati Rp 1,5 juta ya hak guru tersebut harus diserahkan,” kata dia.

BACA JUGA: Pj Walikota Tanjungpinang Mengaji Kembali Investasi Indomaret dan Alfamart di Tanjungpinang

Dia meminta pihak sekolah untuk menghitung uang yang sudah diambil dari guru tersebut dan mengembalikannya.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah memanggil guru honor yang dimaksud.

“Belum dikeluarkan, karena terdata di dapodik, guru tersebut sedang mengikuti P3K jalur umum,” kata dia.

Ditanya soal data di dapodik guru yang bersangkutan terdata berpendidikan lulusan SD, dia mengatakan, datanya sudah diperbaiki.

“Harusnya S1, mengapa di dapodik jadi SD, ternyata operator dari sekolah salah input tapi sudah diperbaiki sejak Agustus kemarin,” kata dia.

Dia mengatakan, pihak sekolah masih membutuhkan tenaga dan pikiran guru tersebut.

“Tenaga guru kurang di kita apalagi tenaga guru laki-laki,” tukasnya. (*)

reporter: slamet

Diberhentikan, Seorang Guru Honor di Bintan Curhat Gaji Dipotong Tiap Bulan

0
Seorang guru honor SDN 002 Seri Kuala Lobam, Bintan, Imam Masroni saat ditemui beberapa hari lalu di Tanjunguban F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang guru honor SDN 002 Seri Kuala Lobam, Bintan, Imam Masroni, 30, mencurahkan isi hati (curhat) setelah diberhentikan oleh pihak sekolah tempatnya mengabdi.

Mengejutkannya, dia mengungkapkan saat mengajar di sekolah tersebut, gajinya sempat dipotong tiap bulan.

Warga Kampung Beringin, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam ini menceritakan awal mula menjadi guru honor di sekolah tersebut.

“Ada salah satu guru datang lalu istri bertanya ada kekurangan guru atau tidak. Selang satu dua bulan, ditelepon suruh ke sekolah karena ada guru pensiun dan ada guru mundur,” kata dia.

Mulanya dia ditawari gaji sebagai guru honor sebesar Rp 500 ribu per bulan. Alasannya karena pihak sekolah belum menganggarkan untuk gaji guru honor yang baru.

BACA JUGA: Kepri Darurat Guru Produktif di SMK

Sekira dua bulan kemudian, dia menyampaikan, gajinya dinaikkan menjadi sekira Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta sebulan.

Setelah lebih kurang setahun mengajar, dia mendapat gaji sekira Rp 1.250.000.

“Gaji yang ditransfer ke rekening Rp 1,5 juta. Tapi ada cashbacknya Rp 250 ribu yang harus dikembalikan ke pihak sekolah. Katanya untuk kepentingan sekolah,” kata dia.

Tidak hanya itu, dia mengungkapkan, dirinya terdata di dapodik sebagai lulusan sekolah dasar (SD).

Hal ini diketahui saat pembagian SK. SK miliknya tidak bisa diterbitkan karena terjadi ketidaksesuain data.

“Data yang masuk ke dapodik, saya berpendidikan SD. Sementara selama ini saya mengajar di sekolah,” kata pria yang merupakan lulusan sarjana pendidikan sekolah dasar ini.

Merasa tidak nyaman mengajar, dia sempat mengutarakan akan mengundurkan diri sebagai guru honor di sekolah itu.

Tapi belum sempat membuat surat pengunduran diri, dia sudah diberhentikan.

“Tanggal 1 Oktober kemarin, saya baru tau diberhentikan. Taunya pas absen online, di situ katanya saya mau keluar dari sekolah jadi diberhentikan, padahal saya belum membuat surat pengunduran diri,” kata dia. Terkait konfirmasi dari pihak terkait, ada di berita selanjutnya. (*)

reporter: slamet

 

KPK Cegah Tiga Penasihat Hukum SYL ke Luar Negeri

0
Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Kasus mulai kembangkan kasus dugaan pemerasaan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Lembaga antirasuah itu menambah daftar cegah untuk kepentingan penyidikan kasus itu. Tiga orang advokat dicegah ke luar negeri.

“Kami sudah mintakan ke Dirjen Imigrasi ke Kemenkumham untuk tiga orang advokat,” ucap Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kemarin. Ketiganya dicegah per 7 November dan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

Ali memang tidak menyebut nama secara langsung ketiga advokat yang dicegah bepergian ke luar negeri. Namun, dia memberikan clue. Mereka yang dicegah adalah advokat yang pernah diperiksa sebagai saksi dalam perkara Syahrul Yasin Limpo (SYL).

BACA JUGA: KPK Bantarkan Penahanan Syahrul Yasin Limpo

Ketiga advokat yang pernah diperiksa diperkara ini di antaranya Febri Diansyah, Rasamala Aritonang, dan Donal Fariz. Febri dan Rasamala diperiksa pada Senin (2/10). Sementara Donal Fariz hadir pada (20/10).

“Karena ketiganya kami butuhkan keterangannya dalam rangka penyidikan lebih lanjut,” jelasnya kemarin. Selain ketiganya, sebelumnya KPK telah mengeluarkan daftar cegah kepada sembilan orang pada Oktober lalu. Di antaranya SYL, Kasdi Subagyono,Muhammad Hatta, Zulkifli, Tommy Nugraha, Sukim Supandi, Ayun Sri Harahap, Indira Chunda Thita, dan Andi Tenri Bilang Radisyah Melati. SYL, Hatta, dan Kasdi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Tak hanya itu, rencananya pada Jumat (10/11) KPK juga bakal memanggil Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. Pemanggilan tersebut dilakukan KPK untuk kepentingan perkara SYL CS.

SYL, Hatta dan Kasdi ditetapkan tersangka oleh KPK lantaran diduga melakukan pemerasan kepada ASN Kementan. Jumlahnya USD 4.000-10.000 per bulan. KPK menduga SYL, Kasdi, dan Hatta telah menikmati Rp 13,9 miliar.

Sementara itu, kuasa hukum SYL , Febri Diansyah mengatakan dirinya hingga kemarin dirinya beljm menerima surat terkait pencegahan ke luar negeri. “Saya belum dapat pemberitahuannya secara resmi. Tapi kami bisa pastikan tentu menjalankan tugas sebagai advokat dengan itikad baik dan profesional,” paparnya kemarin.

Dia bersama rekan-rekannya bersedia memberikan keterangan yang dibutuhkan. Pihaknya siap datang ke KPK untuk pendampinhan sebagai mana semestinya. Febri saat ini juga sedang melakukan pendampingan ke SYL.

“Bahwa per kemarin malam pak SYL dibantarkan di RSPAD,” paparnya. Surat Pembantaran sudah ttd oleh Deputi Penindakan berdasarkan surat dari RS dan sebelumnya ada rujukan dari dokter KPK. (*)

Reporter: JP Group

Pemko dan BP Batam Percepat Normalisasi Drainase Induk di Batuaji

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Drainase di perumahan Kodim, Buliang, Batuaji, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko dan BP Batam semakin serius dengan proyek normalisasi drainase di Batuaji. Ada tiga titik lokasi drainase induk yang sedang dibenahi untuk mengurangi risiko banjir saat hujan. Dua titik di antaranya adalah proyek dari BP Batam.

Titik pertama di simpang tiga menuju perumahan RKT atau dekat kantor kecamatan Batuaji. Drainase induk simpang tiga ini dirombak semua agar lebih lebar dan dalam. Pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan air sudah mulai mengalir lancar.

Titik lainnya adalah drainase yang membentang di pinggir jalan kantor kelurahan Buliang hingga jembatan menuju perumahan Kodim. Proyek ini juga sudah berjalan separuh dimana drainase lama diganti dengan U Ditch atau coran semen bentuk huruf U dengan ukuran yang lebih dari satu meter. Pengerjaan proyek ini sedikit terhambat karena ada permasalahan lahan di lokasi jalur drainase.

Lurah Buliang Harry Budiman menuturkan, pihak BP Batam tengah menyelesaikan persoalan itu agar proyek normalisasi segera dirampungkan.

“Intensitas hujan semakin tinggi jadi kita berharap itu segera diselesaikan. Sedang diselesaikan BP Batam masalah itu, ” ujar Harry.

BACA JUGA: DBMSDA Tuding Kabel Utilitas di Dalam Drainase Penyebab Banjir di Tiban

Secara umum disebutkan Harry penanganan banjir di wilayah kelurahan Buliang berjalan dengan baik. Namun karena sistem drainase yang saling terhubung satu sama lain maka banjir masih terus terjadi. Lokasi penyebrangan air yang bermasalah di depan sekolah Putera Batam misalkan masih menyebabkan banjir di jalan raya dan lingkungan sekitar. Pemukiman di sekitar kantor kelurahan Buliang juga masih terendam banjir. Namun demikian persoalan ini terus diatasi secara bertahap dan risiko banjir mulai berkurang. Banjir terjadi saat intensitas hujan dalam waktu yang lama.

Camat Batuaji Faizal sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Penanganan banjir dengan proyek normalisasi terus berjalan. BP dan Pemko Batam bergandengan tangan mengatasi persoalan banjir di sana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar juga sudah merespon banjir yang terjadi belum lama ini dengan menurunkan alat berat dan pekerja ke wilayah Sagulung, yang menjadi lokasi aliran air. Penanganan dilakukan bertahap dan juga menggandeng kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV selalu penanggung jawab wilayah sungai di Sagulung. (*)

reporter: eusebius sara

Pemko dan BP Batam Percepat Normalisasi Drainase Induk di Batuaji

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Drainase di perumahan Kodim, Buliang, Batuaji, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko dan BP Batam semakin serius dengan proyek normalisasi drainase di Batuaji. Ada tiga titik lokasi drainase induk yang sedang dibenahi untuk mengurangi risiko banjir saat hujan. Dua titik di antaranya adalah proyek dari BP Batam.

Titik pertama di simpang tiga menuju perumahan RKT atau dekat kantor kecamatan Batuaji. Drainase induk simpang tiga ini dirombak semua agar lebih lebar dan dalam. Pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan air sudah mulai mengalir lancar.

Titik lainnya adalah drainase yang membentang di pinggir jalan kantor kelurahan Buliang hingga jembatan menuju perumahan Kodim. Proyek ini juga sudah berjalan separuh dimana drainase lama diganti dengan U Ditch atau coran semen bentuk huruf U dengan ukuran yang lebih dari satu meter. Pengerjaan proyek ini sedikit terhambat karena ada permasalahan lahan di lokasi jalur drainase.

Lurah Buliang Harry Budiman menuturkan, pihak BP Batam tengah menyelesaikan persoalan itu agar proyek normalisasi segera dirampungkan.

“Intensitas hujan semakin tinggi jadi kita berharap itu segera diselesaikan. Sedang diselesaikan BP Batam masalah itu, ” ujar Harry.

BACA JUGA: DBMSDA Tuding Kabel Utilitas di Dalam Drainase Penyebab Banjir di Tiban

Secara umum disebutkan Harry penanganan banjir di wilayah kelurahan Buliang berjalan dengan baik. Namun karena sistem drainase yang saling terhubung satu sama lain maka banjir masih terus terjadi. Lokasi penyebrangan air yang bermasalah di depan sekolah Putera Batam misalkan masih menyebabkan banjir di jalan raya dan lingkungan sekitar. Pemukiman di sekitar kantor kelurahan Buliang juga masih terendam banjir. Namun demikian persoalan ini terus diatasi secara bertahap dan risiko banjir mulai berkurang. Banjir terjadi saat intensitas hujan dalam waktu yang lama.

Camat Batuaji Faizal sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Penanganan banjir dengan proyek normalisasi terus berjalan. BP dan Pemko Batam bergandengan tangan mengatasi persoalan banjir di sana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar juga sudah merespon banjir yang terjadi belum lama ini dengan menurunkan alat berat dan pekerja ke wilayah Sagulung, yang menjadi lokasi aliran air. Penanganan dilakukan bertahap dan juga menggandeng kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV selalu penanggung jawab wilayah sungai di Sagulung. (*)

reporter: eusebius sara

Pemko dan BP Batam Percepat Normalisasi Drainase Induk di Batuaji

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Drainase di perumahan Kodim, Buliang, Batuaji, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko dan BP Batam semakin serius dengan proyek normalisasi drainase di Batuaji. Ada tiga titik lokasi drainase induk yang sedang dibenahi untuk mengurangi risiko banjir saat hujan. Dua titik di antaranya adalah proyek dari BP Batam.

Titik pertama di simpang tiga menuju perumahan RKT atau dekat kantor kecamatan Batuaji. Drainase induk simpang tiga ini dirombak semua agar lebih lebar dan dalam. Pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan air sudah mulai mengalir lancar.

Titik lainnya adalah drainase yang membentang di pinggir jalan kantor kelurahan Buliang hingga jembatan menuju perumahan Kodim. Proyek ini juga sudah berjalan separuh dimana drainase lama diganti dengan U Ditch atau coran semen bentuk huruf U dengan ukuran yang lebih dari satu meter. Pengerjaan proyek ini sedikit terhambat karena ada permasalahan lahan di lokasi jalur drainase.

Lurah Buliang Harry Budiman menuturkan, pihak BP Batam tengah menyelesaikan persoalan itu agar proyek normalisasi segera dirampungkan.

“Intensitas hujan semakin tinggi jadi kita berharap itu segera diselesaikan. Sedang diselesaikan BP Batam masalah itu, ” ujar Harry.

BACA JUGA: DBMSDA Tuding Kabel Utilitas di Dalam Drainase Penyebab Banjir di Tiban

Secara umum disebutkan Harry penanganan banjir di wilayah kelurahan Buliang berjalan dengan baik. Namun karena sistem drainase yang saling terhubung satu sama lain maka banjir masih terus terjadi. Lokasi penyebrangan air yang bermasalah di depan sekolah Putera Batam misalkan masih menyebabkan banjir di jalan raya dan lingkungan sekitar. Pemukiman di sekitar kantor kelurahan Buliang juga masih terendam banjir. Namun demikian persoalan ini terus diatasi secara bertahap dan risiko banjir mulai berkurang. Banjir terjadi saat intensitas hujan dalam waktu yang lama.

Camat Batuaji Faizal sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Penanganan banjir dengan proyek normalisasi terus berjalan. BP dan Pemko Batam bergandengan tangan mengatasi persoalan banjir di sana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar juga sudah merespon banjir yang terjadi belum lama ini dengan menurunkan alat berat dan pekerja ke wilayah Sagulung, yang menjadi lokasi aliran air. Penanganan dilakukan bertahap dan juga menggandeng kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV selalu penanggung jawab wilayah sungai di Sagulung. (*)

reporter: eusebius sara

Waspada Perlambatan Ekonomi Kepri, Ini Imbauan Ketua Apindo Batam

0
Galangan Kapal Dalil Harahap 5
Ilustrasi: Galangan kapal di Batam Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pertumbuhan ekonomi Kepri hanya tumbuh sebesar 4,88 persen di kuartal ke-3 tahun 2023. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Kepri di kuartal pertama dan kedua, terus mengalami perlambatan.

Kuartal pertama tumbuh sebesar 6,51 persen. Kuartal kedua tahun 2023 melambat menjadi 5,04 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya tumbuh sebesar 4,88 persen pada kuartal ketiga tahun 2023 ini, saya mengimbau kita semua untuk waspada,” kata Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid.

Ia mengatakan, kuartal kedua perlambatan ekonomi andil dari sektor pengolahan yang juga melambat. Begitu juga di kuartal ketiga.

Baca Juga: Gubernur Ansar: Pertumbuhan Ekonomi Kepri Menjanjikan

Ia mengatakan, pertumbuhan kuartal ketiga ini lebih menonjol ditopang oleh pertumbuhan sektor konstruksi dan perdagangan besar. “Ini tentunya harus kita waspadai, karena sektor pengolahan selama ini merupakan tulang punggung ekonomi di Provinsi Kepri,” tutur Rafki.

Ia mengatakan, perlambatan ekonomi ini, akibat faktor global juga. Salah satunya perang Rusia dengan Ukraina dan perang Israel dengan Hamas.

“Namun, faktor-faktor di Kepri bisa kita kendalikan. Iklim usaha di Kepri harus terus dibuat kondusif dan menarik bagi investor baru agar Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) terus bertumbuh,” ujar Rafki.

Salah satu cara lainnya, kata Rafki sumber-sumber pertumbuhan selain sektor pengolahan juga harus digarap dengan lebih optimal lagi. Hal ini supaya ketika sektor pengolahan melambat, masih ada sektor lain yang bisa memberikan andil pertumbuhan yang signifikan.

Baca Juga: Pembaca, Ada Kebocoran Pipa 500 mm di Jalan Raden Patah

“Perbaikan infrastruktur jalan, pelabuhan, air bersih, dan sarana penunjang lainnya harus digesa cepat selesai. Supaya bisa menimbulkan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi warga Kepri,” tuturnya.

Rafki mengimbau, masyarakat tidak gemar membelanjakan uangnya. Selain itu, Rafki menilai perlu dibuat kebijakan-kebijakan baru, untuk mendorong aktivitas UMKM di Kepri ini lebih meningkat lagi.

“Bantuan-bantuan UMKM yang tidak menimbulkan effect pada peningkatan aktivitas UMKM di Kepri, perlu dievaluasi dan diperbaiki. Dengan demikian UMKM pun nantinya akan bisa memiliki andil untuk pertumbuhan ekonomi di Kepri,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

BKKBN Kepri Gandeng PT. Sumitomo Tingkatkan Pelayanan KB Perusahaan

0

batampos – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri dan PT. Sumitomo Wiring System Batam Indonesia tandatangani perjanjian kerjasama tentang akselerasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) perusahaan dan kesehatan reproduksi karyawan.

sumitomo
foto kiriman untuk Batam Pos
Perwakilan BKKBN Kepri tandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Sumitomo , Rabu (8/11/2023)

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina mengatakan maksud dari perjanjian kerjasama ini adalah untuk memberikan pedoman bagi kedua pihak dalam melaksanakan hak dan kewajiban yang ditentukan.

“Tujuan untuk memaksimalkan akselerasi penyelenggaraan pelayanan KB dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, baik dana, sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing untuk penyelenggaraan KB,” kata Rohina, Rabu (8/11).

Kerjasama itu, lanjut Rohina dalam hal pelayanan KB, pertukaran data dan informasi dalam rangka kajian terkait dengan implementasi penyelenggaraan keluarga berencana, imbauan kepada seluruh karyawan untuk mendukung penyelenggaraan KB.

Kemudian sosialisasi kebijakan, program, dan kegiatan penyelenggaraan keluarga berencana di Kota Batam melalui berbagai sarana dan media.

“Kegiatan kolaborasi dalam rangka mendukung pelaksanaan program kesehatan reproduksi bagi karyawan,” terangnya.

Kerjasama itu ditindaklanjuti oleh unit kerja atau bidang di lingkungan kedua pihak sesuai dengan kebutuhan, tugas dan fungsinya.

Tindaklanjutnya akan dituangkan dalam rencana aksi kegiatan kedua pihak yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

“Kita akan laksanakan monitoring dan evaluasi serta pembinaan sesuai kewenangan dan kebutuhan,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan