Minggu, 10 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4609

Pulau Kecil Terancam Berkurang, TGP5KI Perkuat Pengawasan di Kepri

0
Kementerian Kelautan dan Perikanan Dalil Harahap scaled e1699505899386
Narasumber foto bersama usai pembukaan sosialisasi pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan di Kepri, Selasa (7/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI mendeteksi banyak aktifitas pemanfaatan pulau kecil di Kepri yang tidak sesuai dengan aturan. Bahkan ada aktifitas reklamasi yang menghilangkan pulau kecil dengan cara menggabungkan beberapa pulau kecil jadi pulau besar.

Ini mengkuatirkan sehingga Menkopolhukam bersama lintas kementerian lain membentuk tim Gabungan Pengawasan, Penertiban dan Pengendalian Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil di Indonesia (TGP5KI) untuk mengawasi dan memantau pemanfaatan pulau-pulau kecil yang ada di Tanah Air. Sejauh ini tim ini sudah memetakan sedikitnya ada tujuh provinsi yang rawan dengan pemanfaatan pulau kecil non prosedural dan Kepri masuk diantaranya.

Baca Juga: Tiket Online Mulai Diujicoba di 2 Pelabuhan Domestik Batam

“Di Kepri ada pulau kecil yang digabungkan jadi satu (dengan proyek reklamasi). Ada juga yang pemanfaatannya tanpa izin seperti untuk resort. Ini yang mau kita tertibkan agar pengelolaan pulau terkecil ini tidak menumbuhkan masalah lingkungan dan merugikan negara,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara, Kemenko Polhukam yang menjabat sebagai ketua TGP5KI Laksamana Muda TNI Kisdiyanto.

TGP5KI yang dibentuk oleh Kemenko Polhukam ini nantinya akan bekerja maksimal mengawasi dan menjaga pulau-pulau kecil yang ada agar tetap ada dan terjaga kelestariannya serta pemanfaatan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga: Polda Kepri Amankan 700 Ribu Batang Rokok Non Cukai di Batam, Segini Nilai Kerugian Negara

“Selain pengawas, tim juga akan memaksimalkan sosialisasi terkait aturan pemanfaatan pulau kecil yang sesuai dengan aturan dan tidak berdampak dengan lingkungan,” ujar Kisdiyanto.

Sosialiasi ini bertujuan untuk mendukung program investasi agar pemanfaatan pulau terkecil tetap sesuai dengan aturan yang ada. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Tiket Online Mulai Diujicoba di 2 Pelabuhan Domestik Batam

0
polsek kkp
Ilustrasi: Suasana konter dan agen-agen tiket kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: Polsek KKP untuk Batam Pos

batampos – Penerapan sistem e-ticketing atau tiket online di Pelabuhan Domestik Batam, antara lain Pelabuhan Domestik Sekupang dan Telaga Punggur dalam waktu dekat ini.

Pemberlakuan e-ticketing ditandai dengan kegiatan penandatanganan perjanjian Pelayanan e-ticketing dan Tata Cara Pengadministrasian Layanan Pass Penumpang Domestik antara Badan Pengusahaan Batam dalam hal ini Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam, dan 18 pimpinan perusahaan operator kapal domestik bertempat di Marketing Centre, BP Batam, Selasa (7/11/2023).

Baca Juga: Polda Kepri Amankan 700 Ribu Batang Rokok Non Cukai di Batam, Segini Nilai Kerugian Negara

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar mengatakan uji coba penerapan E-ticketing dilakukan mulai tanggal 8-12 November 2023. Jika uji coba berjalan lancar, maka BP Batam akan melakukan sosialisasi penerapan e-ticketing kepada stakeholder jasa kepelabuhanan dan media massa dilanjutkan dengan kegiatan soft launching yang ditargetkan terlaksana pada 14 November mendatang.

“Diharapkan dengan penerapan e-ticketing ini, proses perjalanan penumpang kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang dan Telaga Punggur akan menjadi lebih efisien dan transparan, serta meningkatkan pengalaman penumpang dalam menggunakan layanan transportasi laut di Kota Batam,” imbuhnya.

Tercatat sepuluh perusahaan operator kapal domestik di Terminal Domestik Sekupang dan delapan perusahaan operator kapal domestik di Terminal Domestik Telaga Punggur yang melakukan penandatanganan perjanjian layanan e-ticketing dengan BP Batam.

Baca Juga: Kapolresta Barelang Kumpulkan Pesonelnya, Ini yang Disampaikan

Adapun dalam penyelenggaraan e-ticketing di Pelabuhan Domestik Batam, para operator kapal domestik juga menggandeng dua perusahaan provider antara lain PT Easybook Teknologi dan PT Mitra Kasih Perkasa yang telah lama berkecimpung dalam penyediaan tiket online.

“Penandatanganan perjanjian ini merupakan upaya BP Batam meningkatkan pelayanan terutama kemudahan bagi calon penumpang dalam melakukan pemesanan tiket dan efisiensi layanan sehingga tidak ada lagi antrean pembelian tiket di pelabuhan, terutama saat high season,” ujar Dendi Gustinandar. (*)

 

Bupati Serahkan Seragam Gratis bagi Siswa TK, SD dan SMP

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan seragam gratis bagi siswa TK, SD dan SMP yang berlangsung di SDN 003 Bintan Timur, Rabu (8/11/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru TK, SD/MI dan SMP/MTs.

Setelah tahun sebelumnya Pemkab Bintan hanya dapat menyerahkan tiga stel seragam gratis akibat recofusing anggaran terkait cobvid-19, tahun ini para siswa kembali menerima 5 stel seragam lengkap dengan aksesorisnya, sepatu hingga tas.

Sebagai salah satu program andalan yang pernah menghantarkan Bintan mendapat penghargaan Ki Hajar Awards dari Kemendikbudristek RI, program bidang pendidikan ini nyatanya memberi manfaat besar khususnya bagi apra wali murid.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan sendiri sangat ingin pendidikan dasar wajib belajar 9 tahun bisa dirasakan secara merata tanpa memberatkan para orang tua.

Menurut dia, ini kewajiban pemerintah, kalau ingin Bintan semakin maju dan berkembang, hak pendidikan bagi semua anak-anak Bintan harus dipenuhi.

BACA JUGA: Disdik Kota Tanjungpinang Bagikan 7.410 Paket Seragam

“Alhamdulillah, tahun ini kembali bisa kita berikan secara lengkap 5 stel seragam sekolah bagi anak-anak kita,” jelas Roby, Rabu (8/11/2023) di SDN 003 Bintan Timur.

Diketahui seragam gratis yang dibagikan tahun ini sebanyak 344 siswa TK Negeri dan 3.072 siswa SD/MI. Selanjutnya untuk jenjang SMP/MTs sebanyak 3.300 siswa. Masing-masing siswa mendapatkan 5 stel seragam beserta aksesoris dan sepatu hingga tas.

Bupati Roby selanjutnya memaparkan bahwa untuk tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bintan telah melakukan evaluasi agar program luar biasa ini bisa terealisasi lebih cepat setiap tahunnya.

“Kita sadari memang sedikit terlambat, siswa sudah masuk dan seragamnya baru diserahkan pada awal November. Untuk itu kita evaluasi terus agar para siswa bisa lebih awal mendapatkannya sehingga benar-benar langsung meringankan beban para orang tua,” pungkasnya. (*)

reporter: slamet

Ada yang Keluhkan, Ternyata Kontainer Sampah Tiban Kampung Dipindahkan ke TPS3R Atas Permintaan Warga

0
Bin Kontainer Tiban Kampung Ditarik Dalil Harahap scaled e1699503399541
Lokasi bin kontainer di Tiban Kampung, Kecamatan Sekupang yang dipindah, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sejumlah warga Tiban, Kecamatan Sekupang mengeluhkan tidak ada lagi kontainer sampah yang berada di Tiban Kampung. Padahal kata warga kehadiran bin kontainer tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang ingin membuang sampah secara mandiri ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara.

“Tadi dapat kabar dari tetangga bak sampah di Tiban Kampung sudah tak ada lagi. Padahal di sana tempat saya dan warga lainnya sedari dulu membuang sampah secara mandiri,” ujar Syarif warga Tiban, Sekupang, Rabu (8/11).

Menurutnya, Batam sebagai daerah yang padat penduduk seharusnya menambah jumlah bin kontainer ini. Sehingga masyarakat memiliki lokasi tempat pembuangan sampah sementara, jika terjadi kendala atau keterlambatan pengangkutan sampah ke perumahan. Bukan sebaliknya.

Baca Juga: Polda Kepri Amankan 700 Ribu Batang Rokok Non Cukai di Batam, Segini Nilai Kerugian Negara

“Mohon dipertimbangkan lah pak. Keresahan ini muncul juga dilatarbelakangi dari kepedulian lingkungan warga. Kalau tidak ya bakal buang sampah sembarangan juga,” tambahnya.

Hal senada dikatakan warga Sekupang lainnya Yunus. Menurutnya, petugas kebersihan terkesan pilih-pilih sampah dalam pengakutan serta tidak pernah terjadwal dengan jelas.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Eka Suryanto mengaku saat ini bin kontainer yang ada di Tiban Kampung telah dipindah dari pinggir jalan ke arah belakang Tiban Kampung.

“Jadi tetap masih ada cuma kita pindah dan itupun atas permintaan warga Tiban Kampung,” ujarnya.

Baca Juga: Ingat Lima Anak, Suami Istri Menangis Minta Keringanan Hukuman, Pengunjung Sidang Ikut Menangis

Eka menambahkan, di lokasi yang baru ini juga terdapat TPS 3 R atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) merupakan tempat pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan, dengan melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat, melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat di sekitarnya.

“Jadi selain menjaga estetika kota karena TPS yang sebelumnya juga berada di pinggir jalan, disana juga ada TPS 3R. Jadi untuk warga Tiban Kampung dari awalnya jauh buang sampah sekarang di lokasi baru ini lebih dekat,” ungkap Eka.

Disinggung mengenai petugas yang pilih-pilih mengangkut sampah, Eka menegaskan sampah yang diangkut ini adalah sampah rumah tangga. Selain itu petugas juga sudah memiliki jadwal yang rutin yakni dua kali pengangkutan sampah dalam tiap pekannya.

“Kita hanya angkat sampah rumah tangga. Jadi bukan di pilih-pilih,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Cawapres Cak Imin Ajak Masyarakat Tuntaskan Pembangunan Nasional

0
Bakal cawapres Cak Imin Saat Menanggapi Hadirnya Kaesang sebagai Ketum Baru PSI. (Instagram @cakiminow)

batampos – Melalui Seminar Nasional di Gedung Nusantara IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/11), bakal Cawapres Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengevaluasi, memantapkan sekaligus menuntaskan langkah-langkah pembangunan nasional Indonesia.

Menurut Cak Imin bahwa amanat konstitusi dengan seluruh norma dan perintah yang ada, sudah sangat lengkap menjadi rujukan dalam strategi pembangunan nasional Indonesia.

BACA JUGA: Respons Nusron Wahid Soal Cak Imin Bersyukur Keluar dari KIM

Cak Imin menghimbau kepada masyarakat untuk berpikir kritis terhadap implementasi dari seluruh norma konstitusi beserta rumusan dan agenda rencana pembangunan Indonesia.

“Kita perlu berpikir lebih dalam sekaligus kritis terhadap implementasi dari seluruh norma konstitusi serta rumusan dan agenda rencana pembangunan nasional kita,” kata Muhaimin Iskandar dilansir jawapos.com dari situs dpr.go.id, Rabu (8/11).

Dalam Semnas yang mengusung tema ‘Menuju Indonesia Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan Melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045’ ini, Cak Imin menyampaikan jika setidaknya selama 20 tahun terakhir, perjalanan demokrasi di Indonesia telah berupaya berdaulat maju dan pembangunan selanjutnya dapat terjaga.

Ketua Umum PKB ini berujar jika perjalanan reformasi dan demokrasi telah mengalami kemajuan fundamental, lebih utamanya saat mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat.

Sedangkan di sisi lain, Indonesia dinilainya masih memiliki agenda yang besar dalam menciptakan keadilan dan memakmurkan rakyatnya.

Kemudian Bacawapres dari pasangan Bacapres Anies Baswedan ini menyebut DPR sebagai lembaga legislatif memiliki peran dan kontribusi yang signifikan, sekaligus menentukan arah pembangunan di dalam pelaksanaan strategi pembangunan nasional.

Katanya, hal itu seperti tercermin dalam tiga fungsi utama dibentuknya Dewan Perwakilan Rakyat yaitu legislatif, anggaran dan pengawasan.

“Peran DPR, peran legislatif dan budgeting yang cerdas yang sesuai dengan realitas yang menjadi perkembangan dan kebutuhan. Di tengah berbagai tantangan global,” ujar Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat ini.

“Tentunya dibutuhkan pikiran dan langkah, sehingga DPR menjadi bagian utama percepatan kedaulatan kemandirian sekaligus kesinambungan berkelanjutan, sustainability di dalam pembangunan nasional kita,” tuntasnya. (*)

Reporter: JP Group

Kapolres Karimun Ingatkan Jajarannya Tetap Netral

0
Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus memimpin apel Kasatwil di Mapolres Karimun

batampos– Kapolres Karimun, Rabu (8/11) memimpin pelaksanaan kegiatan pembulatan apel Kasatwil. Dalam kegiatan ini disampaikan bahwa seluruh personil Polres untuk bersikap netral.

”Sikap netralitas bagi personel Polres Karimun ini penting, karena sebagai aparat pengamanan yang akan mengamankan pesta demokrasi. Yakni, Pemilu 2024,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus.

TNI -Polri itu, katanya, harus netral. Khususnya untuk anggota Polres Karimun harus menjaga netralitas terutama dalam bermedia sosial. Hal ini penting, karena setiap anggota Polri harus netral dan itu wajib ditunjukkan pada sikap dan perilaku keseharian.

BACA JUGA: Jaga Netralitas Demi Pemilu Damai

”Perilaku sebagai anggota Polri akan dilihat oleh masyarakat. Untuk itu, baik ketika berada di lapangan atau di dunia maya, foto dengan simbol jari tidak diperbolehkan. Dan sudah jelas ada perintah tertulis dari Mabes Polri yang mana fungsinya untuk menjaga netralitas”, tegasnya.

Dikatakannya, soal netralitas Polri merupakan hal yang penting dan strategis dalam pelaksanaan pemilu 2024. Dengan netralitas Polri, pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman. (*)

reporter: sandi

Dalami Karakter Dasiyah, Dian Sastrowardoyo Latihan Metode ‘Slow Ten’ dari Jepang

0
Dian Sastrowardoyo dalam perannya sebagai Dasiyah atau Jeng Yah
di Serial Gadis Kretek / sumber: Akun YouTube @BASEIndonesia

batampos – Dalam upaya mendalami karakter Dasiyah, Dian Sastrowardoyo latihan metode ‘Slow Ten’ dari Jepang.

Metode ini untuk melatih berjalan amat pelan seperti yang tergambar pada karakter Dasiyah di serial Gadis Kretek.

Dian Sastrowardoyo mengaku mengikuti sebuah latihan jalan yang bernama ‘Slow Ten,’ sebuah metode yang diadopsi dari Suzuki, Jepang.

Latihan ini dilakukan dengan berjalan sangat pelan, dimana kaki tidak boleh terlalu lurus dan harus selalu ditekuk.

Dikutip dari video wawancara di akun YouTube @BASEIndonesia pada Rabu (8/11), Dian Sastrowardoyo mengatakan bahwa Dasiyah berjalan dengan sangat lambat, ia tidak merasa terburu-buru, walaupun jika ada orang lain yang menunggunya.

“Kalau jalan tidak boleh naik turun, jadi benar-benar seperti melayang,” jelas pemenang Gadis Sampul 1996 ini saat menggambarkan gerakan yang harus dilakukan itu.

Baca juga: Dior Ganti Bella Hadid dengan Model Israel, Warga Net Serukan Boikot Dior

Dian Sastrowardoyo juga pun melakukan langkah-langkah ekstrem, seperti mengisolasi diri di rumah tanpa interaksi sosial.

“Saat melakukan latihan dan persiapan peran, saya benar-benar memberi diri saya beberapa jam sehari di rumah,” ungkapnya.

“Saya tidak berinteraksi dengan orang lain, tidak menyalakan ponsel, tidak mendengarkan musik, tidak mengikuti perkembangan dunia, bahkan tidak mengakses internet,” lanjutnya.

Selain itu, untuk memperlambat gerakannya, Dian Sastrowardoyo bahkan sementara waktu meninggalkan kegiatan olahraga seperti tenis dan berlari.

Ia lebih fokus pada meditasi dan tarian Jawa untuk mengoptimalkan penampilannya.

Dian Sastrowardoyo mengungkapkan bahwa berperan sebagai Dasiyah atau Jeng Yah dalam serial Gadis Kretek adalah hal yang baru. Kepribadian Dasiyah sangat kontras dengan sifat ekspresifnya dalam berbicara.

Baca juga: Lagu The Beatles dengan Bantuan AI, Now and Then, Puncaki Tangga Lagu di Inggris

Sehingga beberapa upaya dilakukannya termasuk belajar berjalan lambat, menari, beberapa jam internet dilakukannya untuk membiasakan dirinya dengan kebiasaan Dasiyah tanpa merasa canggung.

Karakter Dasiyah berbicara dengan pelan dan hemat kata. Ia hanya berbicara jika perlu. “Dasiyah seolah memiliki ritme hidup yang sangat berbeda dari dunia sekitarnya,” kata Dian.

Cerita serial yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ratih Kumala yang telah terbit sejak tahun 2012 ini bercerita tentang cinta dan pencarian jati diri seorang perajin berbakat.

Perjalanan industri rokok kretek di Indonesia pada era 60-an juga turut digambarkan di sini.

Dalam konteks latar waktu dan budaya yang berbeda, Dian merasa bahwa kebiasaan-kebiasaan Dasiyah menjadi suatu tantangan yang cukup besar baginya. (*) 

Reporter: jpgroup

Sekjen Taufik: Konferensi Asia Pasifik Pariwisata 4.0 jadi Pendorong Perubahan dalam Pembangunan Pedesaan

0

 

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDTT) Taufik Madjid pada Rabu (8/11) membuka kegiatan Conference on Tourism 4.0 for Rural Development di Jakarta.

Konferensi yang digelar Kemendes PDTT bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Asian Productivity Organization (APO) bertujuan untuk membahas konsep Tourism 4.0, penerapannya dalam destinasi wisata pedesaan, berbagi praktik yang baik, serta membahas kontribusi Tourism 4.0 dalam pembangunan perdesaan yang berkelanjutan.

Dalam konferensi tentang pariwisata 4.0 untuk pembangunan pedesaan ini menghadirkan narasumber dan peserta internasional dari berbagai negara di Asia dengan mengumpulkan para ahli, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan dari wilayah Asia-Pasifik untuk menjelajahi potensi transformasi Pariwisata 4.0 dalam pembangunan pedesaan yang berkelanjutan.

Sekjen Kemendes PDTT, Taufik Madjid dalam sambutannya menyampaikan bahwa pariwisata 4.0 mewakili paradigma baru dalam sektor pariwisata yang mengintegrasikan teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), analitika data, dan jaringan sosial dengan keberlanjutan.

“Hal ini telah sejalan dengan pertumbuhan produktivitas yang berbasis inovasi di wilayah Asia Pasifik,” katanya.

Lebih lanjut, Sekjen Taufik menyampaikan bahwa preferensi para wisatawan telah berkembang dan cenderung memilih destinasi pedesaan yang menawarkan udara bersih, privasi, dan kerumunan yang lebih sedikit.

Sehingga dalam konferensi ini dapat memperkenalkan pariwisata 4.0, dengan menggunakan teknologi untuk meningkatkan pariwisata dan keberlanjutan.

“Dengan mengoptimalkan penggunaan energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan air di fasilitas pariwisata, serta menggunakan analitika data untuk meningkatkan perencanaan dan pengambilan keputusan,” katanya.

Dalam konferensi ini, tambah Taufik Madjid para peserta, termasuk pembuat kebijakan, akademisi, perwakilan industri, LSM, asosiasi pedesaan, pengusaha UMKM, dan pemimpin muda, akan mendapatkan wawasan tentang perkembangan terbaru Pariwisata 4.0 dan bagaimana menerapkan prinsip-prinsipnya dalam konteks masing-masing melalui studi kasus dunia nyata.

Sekjen Taufik berharap konferensi ini akan menjadi pendorong perubahan berarti dalam pembangunan pedesaan melalui Pariwisata 4.0.

“Ketika kita berkumpul dan bertukar wawasan, harapan saya adalah pengetahuan yang diperoleh disini akan merambat ke seluruh wilayah Asia-Pasifik, mengilhami era baru pembangunan pedesaan yang berkelanjutan yang ditingkatkan oleh teknologi,” katanya.

Sekjen Taufik dalam Konferensi mengajak secara bersama untuk dapat memulai perjalanan menuju komunitas pedesaan yang lebih tangguh, inklusif, dan makmur, di mana manfaat Pariwisata 4.0 mencapai jauh dan luas, meninggalkan dampak positif yang lebih berkesan.

“Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk membentuk masa depan yang lebih cerah dan makmur bagi daerah pedesaan kita. Mari kita menjadikan konferensi ini sukses gemilang,” katanya.

Dalam konferensi ini turut dihadiri Dirjen PDP Kemendes PDTT, Sugito, Dirjen PKTrans Kemendes PDTT Danton Ginting, Staf Ahli Mendes PDTT Samsul Widodo dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Kemendes PDTT. Selain itu juga dihadiri Perwakilan Sekretariat APO Tadahisa Manabe.

Sementara untuk narasumber yang hadir dalam konferensi yakni Manajer Global UNWTO Antonio López de Ávila Muñoz, Profesor Universitas Teknologi Malaysia Amran Hamzah, Arctur Slovenia Dr. Urška Starc-Peceny, Profesor Institut Pariwisata Bali Dr. Yusni Wiarti, Direktur Kawasan Terpilih untuk Administrasi Pariwisata Berkelanjutan Thailand Wanvipa Phanumat, Direktur Kawasan Terpilih untuk Administrasi Pariwisata Berkelanjutan Thailand dam Kepala Desa Jalatrang Indonesia Dadi Haryadi. (*/rilis)

 

Polda Kepri Amankan 700 Ribu Batang Rokok Non Cukai di Batam, Segini Nilai Kerugian Negara

0
WhatsApp Image 2023 11 09 at 10.42.56 e1699502285992
Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Nasriadi menunjukkan rokok non cukai yang berhasil diamankan. F.Yulitavia

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri mengungkap peredaran rokok non cukai di Batam. Sebanyak 70 dus dengan total 700 ribu batang roko ini diamankan di salah satu ruko di Seipanas.

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Nasriadi mengatakan mengamankan 700 ribu batang berisi rokok.

Baca Juga: Ingat Lima Anak, Suami Istri Menangis Minta Keringanan Hukuman, Pengunjung Sidang Ikut Menangis

“Kami masih mencari aktor intelektual dari kasus ini,” kata dia saat ungkap kasus di Polda Kepri saat press conference, Kamis (9/11)

Ia menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyidikan dari tim Ditreskrimsus Polda Kepri. Kerugian negara mencapai Rp800 juta, sedangkan nilai rokok non cukai ini Rp500 juta. (*)

Reporter: YULITAVIA

Sabtu 11 November, Pengurus PSMTI Tanjungpinang-Bintan 2023-2027 akan Dilantik

0

batampos – Pelantikan pengurus dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Tanjungpinang -Kabupaten Bintan akan dimeriahkan oleh 1.000 tamu undangan.

Panitia sedang rapat persiapan pelantikan dan peringatan HUT ke-25 PSMTI Tanjungpinang-Bintan. Foto inzet. Ketua Panitia, Mulyadi Tan

Saat ini panitia terus mempersiapkan beberapa hal yang diperlukan untuk kedua kegiatan yang akan diselenggarakan di CK Hotel Tanjungpinang, Sabtu (11/11) besok.

Ketua Panitia Acara, Mulyadi Tan mengatakan saat ini persiapan para panitia sudah maksimal. Untuk memeriahkan acara tersebut panitia telah menyebar sekitar 1.000 undangan.

Dalam rangkaian acara nantinya akan ada penampilan tarian kesenian serta lucky draw lengkap dengan hadiah yang telah disiapkan panitia.

“Persiapan sudah bagus. Kita ada sudah undang sekitar 1.000 tamu undangan untuk acara nanti,” kata Mulyadi Tan ke Batam Pos, Kamis (9/11).

Mulyadi Tan menyebut kedua acara itu sengaja dilaksanakan secara bersamaan agar lebih meriah.

Apalagi peringatan HUT PSMTI sudah tiga tahun tidak diselenggarakan akibat pandemi covid-19, sehingga momen pelantikan pengurus periode 2023-2027 menjadi kesempatan untuk mengenalkan pengurus baru kepada masyarakat.

“Tujuan terpenting adalah menjalin dan memperat tali silahtruami antar suku dan paguyuban yang ada Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan,” ungkap Mulyadi.

Nantinya akan ada sebanyak 110 pengurus PSMTI masa bakti 2023-2027 yang akan dilantik oleh Ketua PSMTI Kepri, Randy Tan.

“Kita berhadap kedua acara dapat berjalan baik nantinya,” tutup Mulyadi. (*)