Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4625

Warga Pembeli Sembako Subsidi Pemko harus Dapat Kupon dari Perangkat RT

0
Sembako Murah Batuaji Dalil Harahap 5 scaled e1699021740223
Antusias warga sembako murah di batuiaji, Jumat (3/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko Batam lewat Disperindag menyalurkan sembako bersubsidi tahap II untuk wilayah Batuaji, Jumat (3/11). Di Batuaji pendistribusian sembako bersubsidi tahap II ini dilaksanakan di dua tempat pada Jumat (3/11).

Saat meninjau proses pendistribusian sembako subsidi di Batuaji, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Batam Gustian Riau menuturkan, pendistribusian sembako bersubsidi tahap kedua ini merupakan komitmen Pemko Batam meringankan beban pembelanjaan masyarakat kota Batam, ditengah melonjaknya beberapa jenis barang kebutuhan pokok di pasar.

Total yang disalurkan tahap kedua ini sekitar 76 ribu paket sembako yang terdiri dari beras lima kilogram, minyak goreng dan gula pasir dalam satu paket. Paket ini dijual separuh harga yakni 50 persen dari harga rill . “Kita terus berupaya untuk menekan harga kebutuhan pokok yang mulai bergerak naik ini. Dengan operasi pasar subsidi ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat, ” ujar Gustian.

BACA JUGA: Distribusi Paket Sembako Murah Digelar hingga 15 November di 12 Kecamatan

Di Batuaji operasi pasar digelar di dua tempat yang berbeda. Lokasi pertama di depan ruko Permata Laguna RW 17 kelurahan Tanjung uncang. Lokasi ini untuk melayani masyarakat penerima kupon yang ada di kelurahan Tanjunguncang dan Bukit Tempayan. Lokasi kedua di belakang sekolah Putera Batam, kelurahan Buliang untuk melayani masyarakat di kelurahan Buliang dan Kibbing.

“Untuk di Tanjunguncang pelaksanaan mulai pukul 13.30 WIB dan di Buliang mulai pukul 14.00 WIB. Total semua ada 7.800 paket sembako di Batuaji ini, “ujar sekretaris kecamatan Batuaji Anwaruddin.

Pantauan di lapangan, operasi pasar ini berjalan dengan tertib sebab masyarakat yang datang memang terbatas sesuai dengan kupon yang sudah dibagikan oleh perangkat RT/RW. Masyarakat penerima manfaat merasa terbantu dengan operasi pasar subsidi tersebut, dan masyarakat yang belum mendapatkan kupon berharap agar kedepannya lebih diperbanyak lagi jumlah sembako subsidi yang disediakan agar semua warga bisa dapat.

“Sayangnya hanya beberapa orang saja dalam satu RT. Semoga lebih banyak lagi ke depannya, ” ujar Alisa, warga Tanjunguncang. (*)

reporter: eusebius sara

1 Parpol Ajukan Permohonan Sengketa Pemilu di Bintan

0
Rosnawati

batampos– Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengantisipasi terjadinya sengketa Pemilu pada tahapan penetapan daftar calon tetap (DCT) bakal caleg yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 3-4 November 2023.

“Bawaslu akan memastikan penetapan DCT berjalan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kepri, Rosnawati di Tanjungpinang, Kamis (3/11).

Rosnawati menyebut penetapan DCT berpotensi menimbulkan sengketa antara peserta dan penyelenggara Pemilu, misalnya berkaitan dengan penetapan bakal caleg tidak memenuhi syarat (TMS) pencalonan oleh KPU.

Oleh karena itu, kata dia, pentingnya langkah antisipasi dan kesiapan Bawaslu di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk menerima sekaligus menangani sekiranya ada permohonan sengketa Pemilu pada tahapan tersebut.

Rosnawati menyampaikan saat ini ada satu partai politik mengajukan permohonan sengketa Pemilu kepada Bawaslu Kabupaten Bintan, akibat ada bakal caleg mereka yang dinyatakan TMS pencalonan oleh KPU setempat.

“Sekarang perkaranya sedang berproses dan ditangani Bawaslu Bintan,” ujar Rosnawati.

Sementara, Anggota KPU Kepri, Ferry Mulyadi Manalu, menyatakan total ada 603 bakal caleg masuk dalam daftar calon sementara (DCS) yang memenuhi syarat pencalonan untuk Pemilu 2024.

BACA JUGA: Bawaslu Tanjungpinang Lepas 1.594 APK Alat Peraga Kampanye

Dari 602 bakal caleg tersebut, katanya, terdapat 365 orang laki-laki, sisanya sebanyak 237 orang perempuan.

“Secara persentase, kuota bakal caleg perempuan itu sekitar 39,4 persen, sedangkan laki-laki 60,6 persen. Sehingga, memenuhi syarat jumlah kepesertaan perempuan yang ditetapkan sebesar 20 persen,” katanya.

Ferry menyebut KPU Kepri akan menetapkan nama-nama DCT bakal caleg Pemilu 2024 pada tanggal 3 November 2023.

Selanjutnya, DCT itu diumumkan kepada masyarakat melalui media cetak dan elektronik pada tanggal 4 November 2023. (*)

reporter: antara

Nekad, Panjat Tower Telekomunikasi hanya untuk Curi Kabel

0

pencuribatampos– Albert tergolong nekad. Ia memanjat towor telekomunikasi tanpa pengaman hanya untuk mencuri kabel yang ada di atasnya. Tak aksinya ketahuan. Polsek Sagulung menahan seorang pria yang tertangkap basah mencuri kabel yang ada di atas tower telekomunikasi di kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Senin (30/10). Pria tersebut bernama Albert warga Batuaji.

Aksinya tergolong nekad sebab harus memanjat tower yang cukup tinggi tanpa alat pengaman. Kabel-kabel yang ada diatas tower dipotong menggunakan gunting. Aksinya hampir saja lolos meskipun berasal di dekat pemukiman warga, namun untung ada seorang warga yang melihat nya diatas tower tadi. Oleh penjaga tower dan warga lainnya, Albert akhirnya ditahan dan diserahkan ke Polsek Sagulung.

BACA JUGA: Pengakuan Remaja yang 10 Kali Curi Motor Setelah Keluar Penjara

Kanit Reskrim Polsek Sagulung Itu Yuda Firmansyah mengatakan, sesuai laporan pihak pemilik tower, total nilai kabel yang dipotong pelaku sekitar Rp 10 juta. Pelaku kini sudah ditahan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Kasus pencurian kabel seperti ini cukup meresahkan sebab menyasar layanan fasilitas umum. Polisi memberikan perhatian yang lebih karena belakangan juga banyak terjadi pencurian kabel lampu penerangan jalan umum ataupun kabel fasilitas umum lainnya.

“Akan terus kita dalami. Termasuk lokasi penampungan yang menerima barang curian seperti ini, ” ujar Yuda. (*)

reporter: eusebius sara

Dibanding Agustus, Kunjungan Wisman ke Kepri Naik di September 2023  

0

batampos– Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama September 2023 mencapai  132.000 kunjungan atau naik 7,39 persen dibanding Agustus 2023 yang mencapai 122.911 kunjungan.

“Jika dibandingkan September 2022, jumlah kunjungan wisman ke Kepri juga naik sebesar 26,13 persen,” kata Statistisi Ahli Madya BPS Kepri, Barudin di Tanjungpinang, Rabu (1/11).

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyambut kedatangan wisatawan mancanegara. Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Provinsi Kepri naik hingga 101,93 persen per Mei 2022. Foto: Diskominfo Pemprov Kepri untuk Batam Pos

Ia menyebutkan kenaikan jumlah kunjungan wisman selama bulan September 2023 dipicu
meningkatnya jumlah kunjungan wisman yang berasal dari Kota Tanjungpinang sebanyak 4.286 kunjungan (14,33 persen), Kota Batam 102.200 kunjungan (7,31 persen), Kabupaten Bintan 20.542 kunjungan (6,78 persen), dan Kabupaten Karimun 4.345 kunjungan (4,12 persen).

Pada September 2023, kata Barudin, ada sepuluh negara penyumbang terbesar kunjungan wisman ke Kepri, yang didominasi warga negara Singapura sebanyak 73.229 kunjungan.

Kemudian diikuti warga Malaysia 18.404 kunjungan, Tiongkok 6.472 kunjungan, India 5.611 kunjungan, Philipina 2.957 kunjungan, Australia 2.027 kunjungan, Inggris 1.664 kunjungan dan Jepang 1.501 kunjungan.

Sementara Korea Selatan dan Amerika Serikat secara berurutan sebanyak 1.252 dan 1.242 kunjungan.

“Dari sepuluh negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kepri tercatat sebagian besar negara mengalami kenaikan kunjungan pada September 2023 jika dibanding dengan bulan sebelumnya,” ujarnya.

Sedangkan secara kumulatif Januari-September 2023, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 1.104.890 kunjungan atau naik 207,33 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya mencapai 359.510 kunjungan.

Secara terpisah, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut jumlah kunjungan wisman ke daerah itu terus menunjukkan tren positif selepas pandemi COVID-19.

Ia mengaku tingkat kunjungan wisman tahun ini masih jauh di bawah capaian kunjungan wisman sebelum pandemi COVID-19, di mana pada tahun 2019 jumlahnya mencapai 2,8 juta kunjungan wisman, sementara hingga September baru mencapai 1,1 juta kunjungan wisman.

“Tapi kita optimistis grafik kunjungan wisman Kepri akan segera pulih seperti kondisi sebelum pandemi, khususnya di tahun 2024,” ujar Ansar.

Ansar menyampaikan salah satu upaya meningkatkan kunjungan wisman ke Kepri, yaitu pemerintah pusat segera mengambil keputusan soal visa kedatangan atau Visa on Arrival (VoA) bagi wisman.

“Usai pandemi, jika ingin Kepri kembali menjadi primadona pariwisata di Indonesia, maka kebijakan VoA mesti segera diputuskan,” ujar Ansar.

Menurutnya, penerapan biaya VoA menjadi salah satu penyebab yang masih memberatkan turis asing datang ke Kepri.

“Kami berharap ada visa kunjungan pendek sehingga tarif VoA yang tadinya 500 ribu menjadi 100 ribu untuk mendongkrak kunjungan wisman,” katanya. (*)

reporter: antara

321 Caleg di Bintan Bakal Berebut 25 Kursi DPRD Kabupaten Bintan

0
KPU Bintan bersama perwakilan partai politik usai rapat koordinasi data calon di kantor KPU Bintan, Jumat (3/11/2023). F.KPU Bintan untuk Batam Pos.

batampos– 321 calon legislatif DPRD Bintan akan mengikuti kontestasi Pemilu 2024 untuk memperebutkan 25 alokasi kursi DPRD Kabupaten Bintan di 4 daerah pemilihan.

Hal ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan resmi menetapkan 321 daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD Kabupaten Bintan usai rapat pleno di Kantor KPU Bintan, Jumat (3/11/2023).

Ketua KPU Kabupaten Bintan, Haris Daulay menyampaikan, total 321 DCT calon legislatif berasal dari 15 partai politik.

Dari jumlah itu, terdiri dari 198 laki-laki dan 123 perempuan, dengan presentase keterwakilan perempuan sekira 38,3 persen.

Setelah penetapan DCT, dia mengatakan, citra diri dari masing-masing calon legislatif tersebut resmi telah melekat.

BACA JUGA: 9 Parpol Lakukan Pergantian Caleg

“Misalnya nama, nomor urut, gelar dan partai politik serta daerah pemilihan untuk disosialisasikan kepada masyarakat pada masa kampanye,” kata dia.

Dia mengatakan, walaupun sudah resmi tapi belum boleh dikampanyekan karena belum masuk tahapan kampanye.

“Tunggu hingga tanggal 28 November dulu,” tegasnya.

Dia menambahkan pihaknya akan meneruskan penetapan DCT tersebut kepada KPU RI untuk persiapan pengadaan dan pencetakan surat suara.

“Kami akan laporkan ke KPU RI untuk dilakukan pencetakan logistik surat suara,” tukasnya. (*)

reporter: slamet

Jurusan di SMK akan Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

0
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung.

batampos– Agar lebih terarah dan alumninya cepat dapat pekerjaan, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau berencana mengganti beberapa jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di daerah-daerah.

“Saya sudah rapatkan kalau SMK yang jurusan tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan di daerah, saya minta ganti saja. Karena buat apa juga, kalau lulusannya kesulitan mengaplikasikan apa yang mereka pelajari di SMK,” ujar Kepala Disdik Kepri Andi Agung, Kamis (2/11).
Selain itu, untuk meningkatkan serapan lulusan SMK ini, pihaknya juga menggelar bursa kerja khusus (BKK). Tujuannya adalah untuk menyalurkan lulusan dari pendidikan vokasi ini ke perusahaan. Maka itu, menurutnya penting sekali ketepatan jurusan dengan kebutuhan perusahaan.
“Misalnya di Batam butuh welder (juru las) dan pariwisata, ini yang kami sediakan pendidikan vokasi nya. Sebab di Batam memang butuh, jadi kami siapkan SDM (sumber daya manusia),” kata dia.

 

BACA JUGA: Kadisdik Kepri: harus Kedepankan Etika Pendidikan Karakter

Dia menyebutkan, saat ini pendidikan vokasi di Batam makin digemari. Hal ini karena kesempatan kerja yang lebih terbuka dan tersedia. Ke depannya, dia akan terus berupaya menggelar rapat dengan pemangku kepentingan seperti Kadin, dunia usaha dan industri untuk membicarakan hal tersebut.

 

Selain itu, pihaknya sedang melakukan penambahan satu SMK lagi yang saat ini masih dalam pembangunan.
“Ini upaya kami dalam memenuhi kebutuhan di Batam. Ke depan kami ingin perusahaan-perusahaan ini langsung mendatangi sekolah, ketika butuh tenaga kerja. Jadi langsung terserap semua lulusan vokasi tersebut. Kami juga akan menyeleksi lebih ketat lagi untuk penerimaan calon peserta didik di SMK, agar bisa lahir SDM berkualitas dan bisa langsung diserap oleh perusahaan,” katanya. (*)
reporter: antara

Kontroversi Putusan Mahkamah Konstitusi: Batas Usia Capres dan Cawapres dalam UU Pemilu 2024

0
Sidang MKMK 2024

batampos– Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) adalah komponen integral dalam hukum dan politik Indonesia. Salah satu keputusan terbaru yang telah memicu kontroversi adalah tentang batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu tahun 2024. Artikel ini akan menyelidiki berbagai aspek kontroversi yang terkait dengan putusan MK, serta upaya membatalkannya dan didelegitimasi secara politik.

Putusan MK tentang Batas Usia Capres dan Cawapres

Putusan MK pada UU Pemilu 2024 yang menetapkan batas usia minimum 40 tahun untuk capres dan cawapres telah menjadi sorotan utama. Putusan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa calon pemimpin memiliki pengalaman yang cukup, meskipun pendapat tentang apakah usia adalah indikator utama kualifikasi terbagi. Sebagai reaksi terhadap putusan ini, beberapa kalangan mendukungnya sebagai langkah positif untuk memastikan kualitas calon pemimpin, sementara yang lain mengkritiknya dengan alasan membatasi partisipasi generasi muda.

Klaim Operasi Rahasia yang Menghalangi Gibran

Selain kontroversi terkait batas usia capres dan cawapres, telah muncul klaim tentang adanya operasi rahasia yang bertujuan menghalangi Gibran Rakabuming Raka, seorang calon potensial, untuk maju sebagai capres. Namun, belum ada bukti konklusif yang mendukung klaim ini, yang membuatnya terus diperdebatkan di kalangan masyarakat. Terlepas dari kebenaran klaim tersebut, isu ini telah menambah lapisan kompleksitas dalam perdebatan politik di Indonesia.

Upaya Membatalkan Putusan MK

Sejumlah pihak yang tidak puas dengan putusan MK telah mencoba berbagai upaya untuk membatalkannya. Meskipun ada dugaan pelanggaran etika oleh hakim konstitusi, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan putusan MK. Ini menggarisbawahi kompleksitas hukum yang mengelilingi keputusan MK dan kendala yang dihadapi mereka yang ingin membatalkannya.

Delegitimasi Politik terhadap MK

Selain upaya untuk membatalkan putusan MK, telah ada upaya delegitimasi politik terhadap MK. Beberapa kelompok masyarakat telah mencoba meragukan otoritas dan integritas MK, serta menggugat legitimasinya dalam mengambil keputusan. Upaya delegitimasi ini berfungsi sebagai alat politik untuk memengaruhi pandangan masyarakat dan merongrong kredibilitas MK.

Menghormati Prinsip Hukum

Terlepas dari kontroversi yang mengelilingi putusan MK, penting untuk mengingat bahwa dalam kerangka hukum Indonesia, putusan MK adalah otoritatif dan harus dihormati. Putusan MK adalah produk dari proses hukum yang berlaku, dan berupaya untuk membatalkan atau mendelegitimasi putusan tersebut mungkin hanya menciptakan ketidakpastian hukum dan ketidakstabilan politik.

Kontroversi yang melibatkan batas usia capres dan cawapres dalam UU Pemilu 2024 mencerminkan perdebatan dan ketegangan yang ada di masyarakat Indonesia. Meskipun upaya telah dilakukan untuk membatalkan putusan MK dan delegitimasi politik terhadap MK, putusan tersebut tetap berlaku dan mengikat. Dalam sistem hukum yang berlaku, perdebatan harus terus berlanjut dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum dan integritas lembaga peradilan.

reporter: sandi

Ini Cara Atasi Susah Makan pada Anak

0
ilustrasi

batampos– Cara mengatasi anak yang susah makan adalah dengan memperbaiki pola jadwal makannya sejak masih ASI.

“Jadi anak itu ada lapar dan kenyang, itu yang kita betulkan. Dan begitu sudah diatasi itu, sudah bagus,” kata Dokter bidang nutrisi dan penyakit metabolik ilmu kesehatan anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak RS Cipto Mangunkusumo Prof. Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif Sp.A(K) dalam diskusi daring diikuti di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia juga menjelaskan anak sulit makan ada beberapa macam, yaitu anak yang hanya mau makan makanan tertentu saja atau picky eater, dan ada juga yang selected eater yaitu tidak suka bentuk makanan apapun. Namun orang tua tetap harus memenuhi empat jenis makanan yaitu karbohidrat, sumber protein hewani, sayur dan buah.

Damayanti mengatakan, sekitar 87 persen batita memiliki masalah sulit makan karena tidak mengetahui pola makan yang benar. Dokter lulusan Universitas Indonesia ini mengatakan mengatur pola makan harus dilakukan sejak bayi masih mengonsumsi ASI dan melihat tanda lapar anak.

Seorang ibu perlu tahu kebiasaan lapar bayi yang biasanya berkisar 1,5 jam hingga 2 jam. Ibu yang responsif terhadap sinyal lapar anak, akan menciptakan hubungan yang kuat dan akan menumbuhkan perasaan kepercayaan dasar (basic trust) anak bahwa ada yang menyadari tanda laparnya.

BACA JUGA: Rasakan Nyeri di Ulu Hati Saat Kambuh, Penderita Asam Lambung Aman Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

Disitulah anak akan melihat keteraturan yang dibangun sang ibu dan menemukan pola lapar dan kenyangnya.

Hal ini juga berlaku ketika anak sudah memasuki masa MPASI atau makanan pendamping ASI. Idealnya pola makan anak yang memasuki MPASI adalah 3 kali makan utama, 2 kali cemilan dan 3 kali ASI.

“Nah disitu nanti dia melihat keteraturan. Nanti anaknya semakin besar, kan lambungnya juga semakin besar. Dia makan minumnya semakin cepat, ibunya juga semakin tahu, saat laparnya dia bisa minum ASI lebih banyak, sehingga laparnya lebih panjang, kalau itu tidak diperhatikan ya berantakan semua,” ucapnya.

Pola makan yang teratur ini juga perlu diterapkan ketika anak harus diasuh oleh orang lain selain orang tuanya. Setiap makan, kata Damayanti, juga harus ada komunikasi dan interaksi yang bisa meningkatkan bonding orang tua terutama ibu, kepada anaknya sehingga anak terstimulasi dengan baik.

Perkenalan makanan pada anak juga harus didasari dengan apa yang keluarga makan sehingga anak tidak pilih-pilih makanan, tentunya dengan tekstur yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan. Damayanti juga mengatakan makanan MPASI anak juga perlu bumbu-bumbu agar meningkatkan selera makannya.

Namun jika orang tua menemukan anak kesulitan untuk kenal makanan baru hingga mengubah perilakunya, sebaiknya konsultasikan ke psikiatri untuk diobservasi.

Selain mengatur jam makan yang baik, pola tidur anak juga perlu diperhatikan agar pertumbuhannya juga baik dan tidak terganggu. Terlalu banyak tidur siang akan mengganggu jam makannya dan utamakan tidur malam karena di jam 11 sampai 2 malam hormon pertumbuhan bekerja.

“Kalau jamnya makan, dibangunin. Sehingga dia nanti lama-lama bergeser tidurnya ke malam. Karena banyak sekali akhirnya tidurnya siangnya banyak, terus malamnya dia bergadang, nggak dapet tuh hormon pertumbuhannya nanti,” ucap Damayanti.

Untuk anak usia 0-2 tahun idealnya jam 8 malam sudah masuk kamar untuk bersiap tidur tanpa gadget, agar mendapatkan tidur yang nyenyak dimana jam hormon pertumbuhan bekerja. (*)

reporter: antara

Aplikasi Sibadang untuk Optimalkan Aliran Data Kesehatan

0
Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara, f. Peri Irawan

batampos– Aplikasi Sistem Informasi dan Bank Data Kesehatan Kepri Gemilang (Sibadang) yang diluncurkan Pemprov Kepri adalah untuk mengoptimalkan aliran data kesehatan dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pusat.

“Melalui aplikasi Sibadang, kami siap membangun kesehatan dari tingkat dasar,” kata Sekretaris Daerah Pemprov Kepri, Adi Prihantara, Jumat (3/11).

Adi menyebut aplikasi Sibadang dilahirkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepri sebagai bentuk transformasi digital kesehatan guna mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

BACA JUGA: Diskominfo Bintan Ciptakan Aplikasi Absensi Online Terpantau

Nama aplikasi itu sendiri terinspirasi dari orang kuat legendaris dari dunia Melayu yang bernama Badang.

Sesuai namanya, kata Adi, aplikasi Sibadang diharapkan menjadi aplikasi yang kuat dan berani, sehingga mampu memberikan dukungan bagi data-data kesehatan di Kepri menuju ke Indonesia satu data.

“Harapannya setelah aplikasi ini diluncurkan, benar-benar bisa dimanfaatkan dan memberikan data kesehatan yang akurat agar menjadi landasan dasar dalam membuat kebijakan membangun kesehatan di Kepri menuju Indonesia emas 2045,” ujarnya.

Lanjut Adi menyampaikan bahwa Pemprov Kepri memang fokus melakukan program transformasi kesehatan terpadu untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk semua elemen masyarakat.

Ada beberapa komponen guna terwujud transformasi kesehatan terpadu, antara lain pelayanan kesehatan yang difokuskan ke arah pencegahan yang merupakan transformasi layanan primer. Tujuannya, yaitu mendekatkan pelayanan kesehatan hingga tingkat desa dan dusun sehingga terwujud integrasi pelayanan kesehatan. Hal ini melibatkan pelayanan di puskesmas sampai tingkat desa melalui posyandu prima, dan tingkat dusun melalui kegiatan posyandu dan kunjungan rumah oleh kader.

“Transformasi ini adanya di puskesmas dan posyandu,” ujar Adi.

Selain itu, kata dia, pelayanan kesehatan rumah sakit rujukan di daerah setempat patut ditingkatkan. Rumah sakit harus mampu menangani penyakit-penyakit kronis, seperti jantung, stroke, kanker, dan gagal ginjal.

Khusus pelayanan penyakit jantung yang jumlah pasien paling dominan di Kepri, menurut Adi, saat ini sudah ada alat katerisasi, sedangkan tahun ini diupayakan bisa beroperasi, yaitu di RSUD Raja Ahmad Thabib di Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya, sarana prasarana harus memadai disertai pembiayaan kesehatan oleh pemerintah bagi kalangan masyarakat kurang mampu, sebab BPJS Kesehatan tidak bisa menjangkau seluruh biaya kesehatan masyarakat dan transformasi teknologi kesehatan, yang mana rumah sakit tak hanya memiliki peralatan kesehatan yang canggih, tetapi juga harus dilengkapi dengan tenaga ahli atau spesialis terkait pengoperasian.

Adi juga mengatakan tentang data kesehatan penduduk, karena pendataan kesehatan penduduk secara terpadu dan terintegrasi akan mempermudah penanganan apabila masyarakat menderita sakit.

“Makanya kita bangun sebuah sistem digitalisasi data kesehatan masyarakat di semua kabupaten/kota. Ini juga merupakan program pemerintah pusat yang harus direalisasikan di daerah,” ungkap Adi.

Ia menambahkan program transformasi kesehatan terpadu perlu dukungan semua pemangku kesehatan serta pemerintah kabupaten/kota supaya terealisasi dengan baik demi menyehatkan masyarakat secara menyeluruh. (*)

reporter: antara

Polisi Siap Jaga Integritas dan Keamanan Pemilu

0
image0 4 2 e1698564061551
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. F.Humas Polda Kepri

batampos– Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad melakukan kunjungan dan silaturahmi ke dua lokasi, yaitu kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepru dan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Kamis (2/11) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Pandra menyoroti pentingnya kolaborasi untuk menjaga pemilu yang aman dan damai pada tahun 2024. Ia juga menekankan peran vital dalam menjaga keamanan surat suara serta mengurangi risiko terjadinya kebakaran dan kerusakan barang.

BACA JUGA: Gubernur Ansar Serahkan Rp198 Miliar Dana Hibah Pemilu 2024

“Polda Kepri telah melakukan berbagai persiapan menjelang Pemilu, termasuk penyusunan rencana keamanan, pelatihan personel, pengawasan intelijen, kampanye kesadaran publik, kerjasama dengan instansi terkait, pengawasan media sosial, dan penyediaan sistem pengaduan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengamanan Pemilu merupakan kewajiban kepolisian. Oleh karena itu, kata Pandra, Polda Kepri bersama KPU Kepri nantinya mendukung penuh dan mensukseskan Pemilu 2024.

“Polda Kepri bersama dengan seluruh stakeholder siap menjaga integritas dan keamanan Pemilu 2024. Kami bertekad tinggi untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik di Kepri,” katanya.

Pandra meyakini bahwa personil Polri dibantu TNI dan Stake Holder terkait dapat menjalin sinergi untuk menciptakan pemilu yang aman dan damai. Ini mencakup perlindungan bagi penyelenggara dan memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama masa Pemilu.

“Diharapkan kolaborasi yang terjalin antara pihak Kepolisian, Bawaslu, dan KPU Kepri akan memberikan pondasi kuat bagi penyelenggaraan Pemilu yang aman, adil, dan berintegritas,” tutupnya. (*)

reporter: yopi