Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 4638

Taman Vertikal Agar Rumah Lebih Asri, Siram Tiga Kali Sehari!

0
Taman Vertikal (Wikimedia Commons/Andriez777)

batampos – Kalau punya hobi menanam, tapi lahan terbatas, vertical garden adalah jalan keluarnya. Perawatannya pun mudah asalkan memperhatikan aspek tertentu. Misalnya, penyiraman serta komposisi tanaman agar kian ciamik.

Ingin hunian sejuk dengan nuansa alam? Vertical garden bisa menjadi solusi. Taman itu dapat diciptakan di mana pun, mulai perkantoran hingga hunian pribadi. Keterbatasan lahan tidak lagi menjadi masalah berarti selama memiliki area vertikal.

Atek Wiyono menjadi salah satu ahli pembuat taman vertikal. Pria yang berdomisili di Surabaya itu telah menekuni bidang tersebut selama puluhan tahun. Hasil karyanya telah ada di berbagai lokasi. Baik perumahan ataupun perkantoran. Dia pun berbagi tips membuat vertical garden saat Jawa Pos berkunjung Selasa (25/9) lalu.

Bagi dia, vertical garden bisa menjadi solusi untuk memiliki bangunan yang lebih asri. Terlebih, meningkatkan estetika dan eye-catching tanpa perlu perawatan yang rumit. Yang pasti, harus memperhatikan beberapa aspek seperti komposisi hingga karakter setiap tanaman. ’’Hampir semua jenis tanaman bisa dipakai,’’ kata dia.

Baca Juga:Utah Gugat TikTok atas Dampak Kecanduan Aplikasi pada Anak-anak

Namun, Atek lebih menyarankan tanaman merambat. Misalnya, yang berada di salah satu lokasi pengerjaannya. Ada pakis, sirih gading, dan berkeley. Dengan begitu, bisa menutupi area tanam dan terlihat rapat. Lalu, bagaimana dengan tanaman hias lain seperti kaktus? Atek tak terlalu merekomendasikan dan memilih tanaman yang rimbun saja. ’’Tanaman batang tunggal tidak disarankan. Pakis paling kuat di berbagai cuaca,’’ ujarnya.

Atek Wiyono menyarakan pilih tanaman yang merambat dan penyiram otomatis agar tanaman berkembang dengan baik. (FRIZAL/JAWA POS)

Komposisi juga harus tetap diperhatikan seperti pemilihan warna, tanaman, hingga gradasi. Itu menyesuaikan preferensi dan kreativitas setiap orang. Pasalnya, perlu pengalaman, jam terbang, dan trial error hingga hasilnya memuaskan. Terkadang ada yang senang tanaman warna-warni, ada juga yang sekadar hijau-kuning. ’’Seni seperti ini perihal rasa,’’ celetuk pria 63 tahun tersebut.

Dia mengungkapkan, jasa pembuatan vertical garden dikenai biaya Rp 2 juta per meter. Meski begitu, Atek berbagi cara jika ingin membuat sendiri dengan bahan yang mudah didapat. Yakni, menyediakan galvalum, polikarbonat, karpet khusus vertical garden, rockwool, serta tanaman.

Caranya, pasang galvalum berlapis polikarbonat sebagai konstruksi di dinding. Dengan begitu, air tak merembes ke dinding saat penyiraman. Lalu, pasang karpet khusus dengan tambahan sealant di tepian. Serta, siapkan rockwool sepanjang 25 sentimeter untuk membungkus akar tanaman yang telah diberi media tanam campur. ’’Lalu, taruh di kantong-kantong karpet,’’ jelasnya.

Nanti rockwool tersebut menyatu dengan karpet sehingga mendapat kesan natural. Yang harus diperhatikan, penyiraman harus rutin dilakukan minimal tiga kali sehari. Sebab, untuk tanaman vertical garden, 75 persen sangat bergantung pada air. Jika telat penyiraman, bisa dipastikan tanaman akan layu berujung kematian.

Untuk mengatasi hal tersebut, terutama bagi yang memiliki kesibukan, Atek punya solusi. Dia menyarankan untuk memakai sistem penyiraman otomatis. Bahkan, bisa melakukan penyetelan waktu maupun interval. Meskipun memang terbilang lebih mahal, hal itu sangat praktis. ’’Durasi penyiraman otomatis umumnya 10 menit. Bergantung pada cuaca,’’ ujar pria kelahiran Kalimantan itu.

Penempatan vertical garden paling baik di lokasi yang teduh. Terkena cahaya matahari sekitar 3–4 jam. Serta, menghadap timur agar tanaman tetap kuat dan tak mudah rusak jika dibandingkan menghadap barat. Tips terakhir, beri pupuk organik cair yang dicampurkan pada saat penyiraman. ’’Penyakit umum sejenis moluska, biasanya bawaan dari tanaman. Bisa pakai pestisida jika ada gejala,’’ terangnya. (*)

Reporter: jpgroup

Masih Ada Harga Early Bird, Warga Antusias Mendaftar Batam Pos 10K Fun Run

0
10K
Batam Pos 10K Fun Run

batampos – Salah satu rangkaian HUT Batam Pos ke-25, Batam Pos 10K Fun Run digelar pada 19 November 2023 di Jalan Ahmad Yani, Batamcenter. Antusias para paserta sudah mulai muncul untuk mengikuti event tersebut.

“Alasan mengikuti acara running ini yangg pertama karena dari pribadi saya sendiri sangat menyukai olahraga. Kami mendaftar 7 orang, salah satunya ialah ketua harley davidson Batam akan mengikuti running nanti,” ujar salah satu peserta, Indah, Selasa (10/10).

Ia bersama rekan-rekannya berharap event olaharaga ini bisa berdampak positif sebab setiap kalangan bisa berpartisipasi. Menurutnya, olahraga bisa dilakukan kapan saja dimana saja dengan mudah dan tanpa harus menggunakan peralatan rumit, contohnya running ini.

“Harapan saya diadakan acara ini semoga makin banyak masyarakat yang sangat antusias dengan olahraga. Baik dari kalangan orang tua maupun anak anak muda. Olahraga tidak memandang umur, siapapun bisa melakukan,” sebutnya.

Baca Juga: Marissa Nathasya dari Batam Pemenang Junior Model International 2023

Sementara itu, Ketua Panitia, Levina Desianty mengatakan pihaknya telah menyiapkan harga khusus atau early bird hanya Rp 150 ribu rupiah sampai dengan 15 Oktober 2023.

Ia menjelaskan, setelah tanggal itu kembali ke harga normal Rp 200 ribu. Peserta akan mendapatkan race pack berupa jersey, nomor peserta, snack box, kupon doorprize dan medali.

“Seluruhnya akan diberikan (medali) untuk 200 finisher pertama,” jelasnya.

Tidak hanya itu, acara ini akan dilengkapi dengan olah raga zumba dan banyak doorprize dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

“Event ini juga ada olahraga zumba dan yang ditunggu adalah hadiah utama satu unit sepeda motor,” ujarnya.

Baca Juga: Makan LPG Sepuasnya di i Hotel Baloi Hanya Rp 60 Ribu Setiap Hari Jumat

Batam Pos juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung.

“Kami ucapkan terima kasih untuk Universitas Terbuka yang telah mendukung acara ini dan juga kepada para sponsor seperti CIMB Niaga, Pacific Palace Hotel, Artotel Hotel, Mitsubishi, Astra Daihatsu, Budi Dental, Utama Group, Harris Batam Centre dan Harris Waterfront,” sebutnya.

Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi nomor telpon 0821-7246-8359 atau 0821-7272-2127.

“Bagi yang ingin langsung scan barcode dapat dilihat pada flyer atau iklan yang tertera diseluruh flatform media Batam Pos,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Nuryanto Minta Peningkatan Distribusi Gas 3 Kg

0
nuryanto e1654784358634
Ketua DPRD Batam, Nuryanto. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Warga Batam masih kesulitan mendapatkan gas 3 kilogram beberapa waktu terakhir ini. Kekosongan stok gas melon ini dikeluhkan warga.

Warga Perumahan Cipta Regency, Ully mengatakan kesulitan mendapatkan tabung gas 3 kilogram beberapa hari ini. Meskipun sudah mendatangi beberapa pangkalan tapi tidak mendapatkan tabung gas 3 kilogram.

Bahkan ia sudah mendatangi penjual yang ada di pinggir jalan, namun semuanya kosong.

“Biasanya ada, meskipun harganya kadang sampai Rp23 ribu. Namun ini tak ada. Tadi informasi dari pangkalan katanya besok (Rabu, red) baru masuk. Jadi tak dapat gas, saya masak di magic com pagi ini,” ungkapnya, Selasa (10/10).

Baca Juga: Disperindag Batam Akui Penyaluran Gas Melon Terganggu, Ini Penyebabnya

Sulitnya warga Batam mendapatkan pasokan gas 3 kg di pangkalan resmi menjadi sorotan DPRD Kota Batam. Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mengaku sangat prihatin dan meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam khususnya Disperindag untuk bisa mengintensifkan pemantauan stok gas 3 kg.

Sehingga stok yang ada di pangkalan tidak sampai mengalami kekosongan. Intensitas pemantauan ini, juga untuk memastikan kepada masyarakat bahwa stok bahan bakar tersebut sangat tersedia dan aman.

Selain itu, untuk mencegah penjualan oleh pihak agen maupun pangkalan kepada yang bukan sasaran. Mengingat banyak warga mengadukan kondisi sulitnya membeli gas 3 kg di pangkalan karena cepat habis.

“Kami meminta agar semua pihak bisa memantau dan memperhatikan kondisi ini. Karena masyarakat menjadi resah dan kesulitan akibat kelangkaan gas3 kg ini. Kami juga berharap, tidak ada penjualan gas elpiji bersubsidi 3 kg di atas harga eceran tertinggi (HET),” tegasnya.

Baca Juga: Pasar Murah di Batam, Disperindag akan Tambah Pasokan Beras dan Gas

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta agar masyarakat ikut mengawasi distribusi elpiji 3 kg di setiap pangkalan yang ada di wilayahnya masing-masing.

Jika menemukan ada yang salah dengan penyaluran, seperti penjualan kepada bukan sasaran, agar segera melaporkan ke pihak berwajib disertai data akurat.

“Jangan sampai warga risau. Katanya, tak ada kelangkaan, tapi faktanya warga mengeluh mendapatkan elpiji 3 kilogram,” kata dia. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Menpora Dito Ariotedjo Bantah Terima Aliran Uang Rp 27 Miliar untuk Amankan Kasus Korupsi BTS

0
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo tiba untuk menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi BTS 4G di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2023). (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

batampos – Menteri Pemuda dan Olahraga (MenporaDito Ariotedjo membantah menerima aliran uang sebesar Rp 27 miliar, terkait pengamanan kasus dugaan korupsi proyek menara base transceiver station (BTS) 4G Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pernyataan ini disampaikan Dito saat bersaksi dalam persidangan perkara pengadaan proyek menara BTS 4G di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/10).

“Enggak benar,” kata Dito saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Politikus Partai Golkar itu mengaku mengenal Direktur Utama PT. Mora Telematika Indonesia Galumbang Monak dan Resi Yuki Bramani. Menurut Dito, pertemuan dengan Galumbang dan Resi pernah terjadi sebanyak dua kali di rumah milik orang tuanya, yang berlokasi di Jalan Denpasar Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan.
Namun, Dito membantah telah menerima bingkisan berisi uang Rp 27 miliar dalam pertemuan tersebut.
“Waktu itu kita hanya ngobrol bisnis, beliau baru selesai IPO (Initial Public Offering). Perusahaan keluarga saya juga mau IPO,” tegas Dito.
“Tidak ada (titipan),” tegasnya.
Dalam kasus ini, mantan Menkominfo Johnny G Plate didakwa merugikan keuangan negara lebih dari Rp 8 triliun terkait kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo Tahun 2020-2022.
Tindakan Johnny diduga dilakukan bersama-sama dengan Anang Achmad Latif selaku Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kuasa pengguna Anggaran (KPA), Yohan Suryanto selaku Tenaga Ahli pada Human Development Universitas Indonesia (HUDEV UI), Irwan Hermawan sebagai Komisaris PT Solitech Media Sinergy.
Kemudian, Galumbang Menak Simanjuntak selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Mukti Ali selaku Account Director PT Huawei Tech Investment, Windi Purnama selaku Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera, dan Muhammad Yusrizki Muliawan selaku Direktur PT Basis Utama Prima.
Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Sementara Windi Purnama disangkakan melanggar Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1. (*)
Reporter: JP Group

Utah Gugat TikTok atas Dampak Kecanduan Aplikasi pada Anak-anak

0
Kepala Eksekutif TikTok, Shou Zi memberikan kesaksian di hadapan sidang Komite Energi dan Perdagangan DPR./REUTERS/Evelyn Hockstein

batampos – Utah, negara bagian di Amerika Serikat Bagian Barat menggugat aplikasi TikTok milik Tiongkok pada Selasa (10/10), menuduh aplikasi tersebut merugikan anak-anak dengan sengaja membiarkan pengguna usia muda menghabiskan waktu yang tidak sehat di platform berbagi video pendek tersebut.

Gugatan yang diajukan oleh Utah adalah tindakan terbaru yang menentang aplikasi populer tersebut di Amerika Serikat.

Dan ini terjadi ketika Kongres telah mempertimbangkan undang-undang selama berbulan-bulan yang akan memungkinkan pemerintahan Biden untuk membatasi atau melarang TikTok karena kekhawatiran potensi mata-mata.

Baca Juga:Youtuber Pyo Ye Rim Akhiri Hidup, Mirip Drakor The Glory

“Apa yang tidak diketahui oleh anak-anak ini (dan orang tua mereka), adalah bahwa TikTok berbohong kepada mereka tentang keamanan aplikasinya dan mengeksploitasi mereka,” kata Jaksa Agung Utah, Sean Reyes dalam pengajuan.

“Untuk memeriksa dan menonton aplikasi tersebut secara kompulsif, tidak peduli dampak buruknya terhadap kesehatan mental, perkembangan fisik, keluarga, dan kehidupan sosial mereka,” lanjutnya.

TikTok milik ByteDance, yang memiliki lebih dari 150 juta pengguna di Amerika Serikat, menyangkal pihaknya menggunakan data penduduk tersebut secara tidak patut.

Gugatan Utah yang diajukan ke pengadilan negara bagian mengatakan bahwa video tersebut memanfaatkan ‘algoritma yang sangat kuat dan fitur desain yang manipulatif, banyak di antaranya meniru fitur mesin slot’ dan hasil dari ‘taktik manipulatif ini membuat konsumen berusia muda menjadi ketagihan’.

Utah sedang mengupayakan sanksi perdata serta perintah yang melarang TikTok melanggar undang-undang negara bagian yang melindungi konsumen dari praktek bisnis yang menipu.

Gugatan serupa yang diajukan oleh Utah pada TikTok juga diajukan oleh negara bagian Indiana pada Desember.

Kasus ini sedang menunggu keputusan di pengadilan negara bagian.

Arkansas juga menggugat TikTok dan induk Facebook, Meta pada Maret karena ‘platform mendorong konsumen ketagihan’.

Dijadwalkan pada Kamis (12/10), hakim akan mendengarkan argumen dalam gugatan yang berupaya memblokir larangan penggunaan TikTok, yang pertama kali dan telah dilakukan oleh negara bagian Montana sebelum diberlakukan pada 1 Januari.

Badan legislatif Montana menyetujui undang-undang yang melarang TikTok dengan alasan kekhawatiran oleh mata-mata.

Tahun lalu, sekelompok anggota parlemen dari Partai Republik mengatakan, “Banyak anak-anak terpapar konten tidak pantas tanpa henti yang diberikan secara paksa oleh algoritma TikTok kepada mereka.” (*)

Reporter: jpgroup

0
Tim Sar gabungan sedang melakukan pencarian di lokasi yang diduga tenggelamnya korban di kolam bekas galian tambang bauksit di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (8/10/2023). F.Kiriman Agus Ariyadi untuk Batam Pos.

batampos–  Kolam bekas galian tambang di Bintan kerap memakan korban. Sebulan terakhir, sudah dua orang remaja meninggal di kolam bekas galian tambang.

Seorang warga, Jefri mengatakan, banyak kolam bekas galian tambang ditinggal menganga tanpa dilakukan reklamasi.

“Banyak kolam atau lubang bekas galian tambang dibiarkan menganga,” kata dia.

Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi berharap, kejadian di kolam atau kubangan bekas galian tambang tidak lagi memakan korban.

BACA JUGA: Santri di Bintan Diduga Tenggelam di Kolam Bekas Galian Tambang Bauksit

Karena itu, dia mengimbau orangtua untuk mengawasi anaknya agar tidak bermain di kolam atau kubangan bekas galian tambang.

“Kita minta jangan dekati kolam bekas galian tambang,” kata dia.

Terpisah Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan, telah berkoordinasi dengan camat untuk menutup lokasi di sekitar kolam bekas galian tambang.

“Kita minta ditutup dengan dipagar,” kata dia. (*)

reporter” slamet

Jadi Penjual Cilok, Pemain Sinetron Sidik Eduard Tak Malu dan Gengsi

0
Pemain sinetron dan FTV Sidik Eduard kini jadi penjual cilok. (Instagram sidikeduardd)

batampos – Menjadi penjual cilok untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan diri sendiri, pemain sinetron dan FTV Sidik Eduard tidak merasa malu dan gengsi. Ide ini berawal dari istrinya yang mengobrol dengan salah satu teman yang kebetulan berjualan cilok. Hasil pembicaraan itu membuat Sidik Eduard dan keluarga tertarik dan akhirnya mereka mencoba berjualan.

Meski merupakan pemain sinetron dan FTV, Sidik Eduard menegaskan tidak ada rasa malu atau gengsi harus berjualan cilok. Perasaan malu dikesampingkannya demi menunjukkan sikap dan tanggung jawab dirinya sebagai kepala rumah tangga.

“Ngapain malu? Kita ngomongin buat keluarga dan buat diri sendiri,” kata Sidik Eduard saat ditemui di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Selasa (10/10).

Pemeran Samudra dalam sinetron Yang Masih di Bawah Umur mengakui sempat merasakan gengsi. Namun dia merasa hal itu tidak mendatangkan kemanfaatan bagi dirinya dan juga keluarga.

Baca Juga:Youtuber Pyo Ye Rim Akhiri Hidup, Mirip Drakor The Glory

“Gengsi itu nggak nguntungin, buang saja gengsinya,” aku aktor berusia 26 tahun itu.

Penghasilan yang didapatkan Sidik Eduard dari hasil berjualan cilok bisa menutupi kebutuhan keluarganya. Menurut aktor berdarah Belanda-Jawa itu, keuntungan dari berjualan cilok bisa berkali lipat dari modal.

“Sehari bisa terjual sekitar 1.000 butir dan bisa mendapatkan uang sekitar Rp 800 ribuan,” katanya.

Sejauh ini Sidik Eduard belum punya karyawan. Dia mengurusi sendiri jualan ciloknya bersama sang istri.

Meski kini berjualan cilok, jika ada waktu dan kesempatan, Sidik Eduard berjanji tidak akan meninggalkan dunia hiburan yang sudah membuat dirinya jadi dikenal banyak orang. (*)

Reporter: jpgroup

Jadi Penjual Cilok, Pemain Sinetron Sidik Edward Tak Malu dan Gengsi

0
Pemain sinetron dan FTV Sidik Eduard kini jadi penjual cilok. (Instagram sidikeduardd)

batampos – Menjadi penjual cilok untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan diri sendiri, pemain sinetron dan FTV Sidik Eduard tidak merasa malu dan gengsi. Ide ini berawal dari istrinya yang mengobrol dengan salah satu teman yang kebetulan berjualan cilok. Hasil pembicaraan itu membuat Sidik Eduard dan keluarga tertarik dan akhirnya mereka mencoba berjualan.

Meski merupakan pemain sinetron dan FTV, Sidik Eduard menegaskan tidak ada rasa malu atau gengsi harus berjualan cilok. Perasaan malu dikesampingkannya demi menunjukkan sikap dan tanggung jawab dirinya sebagai kepala rumah tangga.

“Ngapain malu? Kita ngomongin buat keluarga dan buat diri sendiri,” kata Sidik Eduard saat ditemui di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Selasa (10/10).

Pemeran Samudra dalam sinetron Yang Masih di Bawah Umur mengakui sempat merasakan gengsi. Namun dia merasa hal itu tidak mendatangkan kemanfaatan bagi dirinya dan juga keluarga.

Baca Juga:Youtuber Pyo Ye Rim Akhiri Hidup, Mirip Drakor The Glory

“Gengsi itu nggak nguntungin, buang saja gengsinya,” aku aktor berusia 26 tahun itu.

Penghasilan yang didapatkan Sidik Eduard dari hasil berjualan cilok bisa menutupi kebutuhan keluarganya. Menurut aktor berdarah Belanda-Jawa itu, keuntungan dari berjualan cilok bisa berkali lipat dari modal.

“Sehari bisa terjual sekitar 1.000 butir dan bisa mendapatkan uang sekitar Rp 800 ribuan,” katanya.

Sejauh ini Sidik Eduard belum punya karyawan. Dia mengurusi sendiri jualan ciloknya bersama sang istri.

Meski kini berjualan cilok, jika ada waktu dan kesempatan, Sidik Eduard berjanji tidak akan meninggalkan dunia hiburan yang sudah membuat dirinya jadi dikenal banyak orang. (*)

Reporter: jpgroup

Jelang Piala Dunia, Timnas U-17 Uji Coba Tiga Pertandingan Lagi di Jerman

0
Para pemain Timnas Sepak Bola Indonesia U-17 tiba di Bandara Internasional Frankfurt pada Senin pagi (18/9) waktu setempat (PSSI)

batampos – Pelatih tim nasional Indonesia U-17 Bima Sakti mengatakan, Tim Garuda Muda masih akan melakukan tiga laga uji coba pertandingan sebelum kembali ke tanah air untuk mengikuti kejuaraan Piala Dunia U-17.

“Kami masih ada tiga kali pertandingan uji coba lagi,” kata Bima ketika menyampaikan perkembangan Timnas U-17 selama latihan dan uji coba di Jerman kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara virtual di Jakarta, Selasa, (11/10).

Bima menyampaikan bahwa Garuda Mud akan melakukan uji coba pertandingan melawan Mainz yang merupakan peringkat pertama di Liga Jerman U-19. Kemudian Timnas Indonesia U-17 bakal uji coba melawan Borussia Monchengladbach U-19.

“Terakhir sebelum kita balik ke Jakarta tanggal 20 Oktober kita main (uji coba) lawan FC Koln,” katanya.

Menurut Bima, selama periode uji coba di luar negeri tersebut, para pemain Timnas U-17 telah menghadapi berbagai tantangan yang membantu mereka tumbuh dan berkembang sebagai tim.

Ia bersyukur Tim Garuda Muda melawan tim-tim yang notabene memiliki kualitas sangat baik, sehingga bisa terbiasa menghadapi pemain-pemain yang memiliki postur lebih besar dengan kualitas lebih unggul.

Menurutnya, bahwa pelajaran yang diperoleh dari pertandingan-pertandingan tersebut diharapkan akan menjadi aset berharga dalam persiapan menuju turnamen Piala Dunia U-17.

“Kami ingin bagaimana ritme pertandingan di Piala dunia nanti bisa sesuai harapan Pak Erick, PSSI dan masyarakat Indonesia. Kita berharap bisa sukses sebagai tuan rumah, bisa sukses sebagai peserta Piala Dunia U-17 2023,” kata dia.

Tim asuhan Bima Sakti sebelumnya telah melalukan uji coba melawan TSV Meerbusch U-17 dengan skor akhir 0-1. Dalam laga lainnya, Indonesia menang 1-0 atas SC Paderborn Youth dan menaklukkan VFL Osnabruck U-19 dengan skor akhir 2-1. Terakhir Timbas U-17 uji coba melawan Eintracht Frankfurt U-19 dengan skor akhir 0-3. (*)

 

 

Reporter: Antara

Dalam 9 Hari 497 Warga Batam Menderita ISPA, Paling Banyak Usia 9 – 60 Tahun

0
ilustrasi ISPA
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Ratusan warga Kota Batam terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sepanjang bulan Oktober 2023 ini. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Batam, sampai dengan 9 Oktober 2023 ini ada 497 warga Batam yang kena penyakit ISPA. Jumlah tersebut terbagi di dalam ISPA non Pneumonia dan ISPA Pneumonia.

“Ini data yang masuk dari seluruh laporan puskesmas se-Kota Batam, ” ujar Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi, Selasa (10/10).

Dikatakan Didi, banyaknya kasus ISPA di Batam di sepanjang Oktober 2023 ini juga tak lepas dari kabut asap yang melanda Batam saat ini. Imbasnya, banyak warga yang mengeluh batuk dan radang tenggorokan sehingga berobat ke puskesmas.

“ISPA ini sangat rentan dengan kondisi udara. Terutama lagi bagi kelompok sensitif seperti anak-anak dan mereka memiliki riwayat penyakit jantung, asma dan paru-paru, ” ungkap Didi.

Baca Juga: Kabut Asap Belum Ganggu Jadwal Pelayaran Internasional

ISPA non-pneumonia umumnya dikenal masyarakat dengan istilah batuk-pilek. Apabila batuk-pilek disertai dengan gejala lain, seperti kesukaran bernapas dan peningkatan frekuensi napas, maka termasuk ISPA pneumonia. ISPA pneumonia atau radang paru-paru ini memerlukan perawatan medis yang cepat serta bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya.

“Sebagian besar dari infeksi pernapasan hanya bersifat ringan seperti batuk dan pilek. Namun jika ISPA yang berkelanjutan akan menjadi Pneumonia atau infeksi paru-paru, ” tuturnya.

Didi menambahkan, ada empat kategori umur yang terkena ISPA di sepanjang Oktober ini. Tertinggi usia 9 tahun sampai 60 tahun dengan 271 kasus. Lalu disusul usia 0 sampai 5 tahun dengan jumlah 100 kasus. Selanjutnya usia 5-9 tahun sebanyak 69 kasus dan usia diatas 60 tahun dengan 60 kasus.

“Sehingga totalnya 497 kasus,” tuturnya.

Baca Juga: Balai Rehabilitasi BNN Batam Rehab 175 Pecandu Narkotika, Tidak Ada Pungutan Biaya

Sementara itu kasus ISPA tertinggi ada di Puskesmas Pancur dengan 157 kasus. Lalu Puskesmas Sungai Lekop dengan 35 kasus dan Puskesmas Baloi Permai, Baloi dengan 29 kasus.

Lebih lanjut Didi menyampaikan beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat agar tetap sehat dan fit di masa kabut asap seperti sekarang ini. Pertama apabila melakukan aktivitas di luar rumah hendaknya menggunakan masker. Mengurangi aktivitas di luar rumah, kalau dirasa tidak perlu apalagi kondisi udara tidak sehat saat ini bisa berdampak kepada kesehatan.

“Selain itu hendaknya masyarakat mengkonsumsi makanan bergizi seimbang serta cukup air putih, ” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra