Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 4644

Bagio: Hak Guru harus Diserahkan

0

batampos-Kepala SDN 002 Seri Kuala Lobam, Herni Mariyanis menyampaikan, masalah yang dialami guru honor bernama Imam Masroni sudah ditangani dinas pendidikan Bintan.

Dia juga membenarkan kalau dirinya dan guru yang dimaksud telah dipanggil ke dinas pendidikan.

“Sudah ditangani dinas tidak ada masalah. Saya sudah (dipanggil), pak Roni juga sudah (dipanggil),” kata dia. Dia juga mengatakan, sudah mengklarifikasi semua masalahnya ke dinas.

Menurut dia, masalah yang terjadi pada guru tersebut sudah terjadi sebelum dirinya masuk ke sekolah tersebut.

“Masalah pak Roni sebelum saya masuk (jadi) plt,” kata dia.

Mengenai gaji guru honor yang dipotong, dia mengaku kurang tau.

“Mungkin ada kesepakatan pak Roni dengan bendahara, waktu itu saya belum menjadi plt di situ,” kata dia.

Terkait pemotongan gaji guru honor tersebut, dia menyarankan untuk bertanya ke bendahara.

“Itu urusan bendahara, tanya ke bendahara,” saran dia.

Kabid PTK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Bagio ketika dihubungi, Rabu (8/11/2023) mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti masalah ini dengan memanggil kepala sekolah.

“Kepala sekolah sudah dipanggil. Kita tanya kenapa gajinya dipotong Rp 250 ribu, katanya untuk kegiatan adiwiyata. Saya bilang ke kepala sekolah seharusnya tidak boleh seperti itu,” kata dia.

Dia mengatakan, pihak sekolah seharusnya memberikan insentif ke guru honor sesuai kekuatan anggaran yang dimiliki sekolah.

“Kalau sanggupnya Rp 1.250.000 ya dibayarkan segitu. Tapi kalau dari awal sudah disepakati Rp 1,5 juta ya hak guru tersebut harus diserahkan,” kata dia.

BACA JUGA: Pj Walikota Tanjungpinang Mengaji Kembali Investasi Indomaret dan Alfamart di Tanjungpinang

Dia meminta pihak sekolah untuk menghitung uang yang sudah diambil dari guru tersebut dan mengembalikannya.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah memanggil guru honor yang dimaksud.

“Belum dikeluarkan, karena terdata di dapodik, guru tersebut sedang mengikuti P3K jalur umum,” kata dia.

Ditanya soal data di dapodik guru yang bersangkutan terdata berpendidikan lulusan SD, dia mengatakan, datanya sudah diperbaiki.

“Harusnya S1, mengapa di dapodik jadi SD, ternyata operator dari sekolah salah input tapi sudah diperbaiki sejak Agustus kemarin,” kata dia.

Dia mengatakan, pihak sekolah masih membutuhkan tenaga dan pikiran guru tersebut.

“Tenaga guru kurang di kita apalagi tenaga guru laki-laki,” tukasnya. (*)

reporter: slamet

Diberhentikan, Seorang Guru Honor di Bintan Curhat Gaji Dipotong Tiap Bulan

0
Seorang guru honor SDN 002 Seri Kuala Lobam, Bintan, Imam Masroni saat ditemui beberapa hari lalu di Tanjunguban F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Seorang guru honor SDN 002 Seri Kuala Lobam, Bintan, Imam Masroni, 30, mencurahkan isi hati (curhat) setelah diberhentikan oleh pihak sekolah tempatnya mengabdi.

Mengejutkannya, dia mengungkapkan saat mengajar di sekolah tersebut, gajinya sempat dipotong tiap bulan.

Warga Kampung Beringin, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam ini menceritakan awal mula menjadi guru honor di sekolah tersebut.

“Ada salah satu guru datang lalu istri bertanya ada kekurangan guru atau tidak. Selang satu dua bulan, ditelepon suruh ke sekolah karena ada guru pensiun dan ada guru mundur,” kata dia.

Mulanya dia ditawari gaji sebagai guru honor sebesar Rp 500 ribu per bulan. Alasannya karena pihak sekolah belum menganggarkan untuk gaji guru honor yang baru.

BACA JUGA: Kepri Darurat Guru Produktif di SMK

Sekira dua bulan kemudian, dia menyampaikan, gajinya dinaikkan menjadi sekira Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta sebulan.

Setelah lebih kurang setahun mengajar, dia mendapat gaji sekira Rp 1.250.000.

“Gaji yang ditransfer ke rekening Rp 1,5 juta. Tapi ada cashbacknya Rp 250 ribu yang harus dikembalikan ke pihak sekolah. Katanya untuk kepentingan sekolah,” kata dia.

Tidak hanya itu, dia mengungkapkan, dirinya terdata di dapodik sebagai lulusan sekolah dasar (SD).

Hal ini diketahui saat pembagian SK. SK miliknya tidak bisa diterbitkan karena terjadi ketidaksesuain data.

“Data yang masuk ke dapodik, saya berpendidikan SD. Sementara selama ini saya mengajar di sekolah,” kata pria yang merupakan lulusan sarjana pendidikan sekolah dasar ini.

Merasa tidak nyaman mengajar, dia sempat mengutarakan akan mengundurkan diri sebagai guru honor di sekolah itu.

Tapi belum sempat membuat surat pengunduran diri, dia sudah diberhentikan.

“Tanggal 1 Oktober kemarin, saya baru tau diberhentikan. Taunya pas absen online, di situ katanya saya mau keluar dari sekolah jadi diberhentikan, padahal saya belum membuat surat pengunduran diri,” kata dia. Terkait konfirmasi dari pihak terkait, ada di berita selanjutnya. (*)

reporter: slamet

 

KPK Cegah Tiga Penasihat Hukum SYL ke Luar Negeri

0
Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Kasus mulai kembangkan kasus dugaan pemerasaan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Lembaga antirasuah itu menambah daftar cegah untuk kepentingan penyidikan kasus itu. Tiga orang advokat dicegah ke luar negeri.

“Kami sudah mintakan ke Dirjen Imigrasi ke Kemenkumham untuk tiga orang advokat,” ucap Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kemarin. Ketiganya dicegah per 7 November dan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

Ali memang tidak menyebut nama secara langsung ketiga advokat yang dicegah bepergian ke luar negeri. Namun, dia memberikan clue. Mereka yang dicegah adalah advokat yang pernah diperiksa sebagai saksi dalam perkara Syahrul Yasin Limpo (SYL).

BACA JUGA: KPK Bantarkan Penahanan Syahrul Yasin Limpo

Ketiga advokat yang pernah diperiksa diperkara ini di antaranya Febri Diansyah, Rasamala Aritonang, dan Donal Fariz. Febri dan Rasamala diperiksa pada Senin (2/10). Sementara Donal Fariz hadir pada (20/10).

“Karena ketiganya kami butuhkan keterangannya dalam rangka penyidikan lebih lanjut,” jelasnya kemarin. Selain ketiganya, sebelumnya KPK telah mengeluarkan daftar cegah kepada sembilan orang pada Oktober lalu. Di antaranya SYL, Kasdi Subagyono,Muhammad Hatta, Zulkifli, Tommy Nugraha, Sukim Supandi, Ayun Sri Harahap, Indira Chunda Thita, dan Andi Tenri Bilang Radisyah Melati. SYL, Hatta, dan Kasdi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Tak hanya itu, rencananya pada Jumat (10/11) KPK juga bakal memanggil Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. Pemanggilan tersebut dilakukan KPK untuk kepentingan perkara SYL CS.

SYL, Hatta dan Kasdi ditetapkan tersangka oleh KPK lantaran diduga melakukan pemerasan kepada ASN Kementan. Jumlahnya USD 4.000-10.000 per bulan. KPK menduga SYL, Kasdi, dan Hatta telah menikmati Rp 13,9 miliar.

Sementara itu, kuasa hukum SYL , Febri Diansyah mengatakan dirinya hingga kemarin dirinya beljm menerima surat terkait pencegahan ke luar negeri. “Saya belum dapat pemberitahuannya secara resmi. Tapi kami bisa pastikan tentu menjalankan tugas sebagai advokat dengan itikad baik dan profesional,” paparnya kemarin.

Dia bersama rekan-rekannya bersedia memberikan keterangan yang dibutuhkan. Pihaknya siap datang ke KPK untuk pendampinhan sebagai mana semestinya. Febri saat ini juga sedang melakukan pendampingan ke SYL.

“Bahwa per kemarin malam pak SYL dibantarkan di RSPAD,” paparnya. Surat Pembantaran sudah ttd oleh Deputi Penindakan berdasarkan surat dari RS dan sebelumnya ada rujukan dari dokter KPK. (*)

Reporter: JP Group

Pemko dan BP Batam Percepat Normalisasi Drainase Induk di Batuaji

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Drainase di perumahan Kodim, Buliang, Batuaji, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko dan BP Batam semakin serius dengan proyek normalisasi drainase di Batuaji. Ada tiga titik lokasi drainase induk yang sedang dibenahi untuk mengurangi risiko banjir saat hujan. Dua titik di antaranya adalah proyek dari BP Batam.

Titik pertama di simpang tiga menuju perumahan RKT atau dekat kantor kecamatan Batuaji. Drainase induk simpang tiga ini dirombak semua agar lebih lebar dan dalam. Pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan air sudah mulai mengalir lancar.

Titik lainnya adalah drainase yang membentang di pinggir jalan kantor kelurahan Buliang hingga jembatan menuju perumahan Kodim. Proyek ini juga sudah berjalan separuh dimana drainase lama diganti dengan U Ditch atau coran semen bentuk huruf U dengan ukuran yang lebih dari satu meter. Pengerjaan proyek ini sedikit terhambat karena ada permasalahan lahan di lokasi jalur drainase.

Lurah Buliang Harry Budiman menuturkan, pihak BP Batam tengah menyelesaikan persoalan itu agar proyek normalisasi segera dirampungkan.

“Intensitas hujan semakin tinggi jadi kita berharap itu segera diselesaikan. Sedang diselesaikan BP Batam masalah itu, ” ujar Harry.

BACA JUGA: DBMSDA Tuding Kabel Utilitas di Dalam Drainase Penyebab Banjir di Tiban

Secara umum disebutkan Harry penanganan banjir di wilayah kelurahan Buliang berjalan dengan baik. Namun karena sistem drainase yang saling terhubung satu sama lain maka banjir masih terus terjadi. Lokasi penyebrangan air yang bermasalah di depan sekolah Putera Batam misalkan masih menyebabkan banjir di jalan raya dan lingkungan sekitar. Pemukiman di sekitar kantor kelurahan Buliang juga masih terendam banjir. Namun demikian persoalan ini terus diatasi secara bertahap dan risiko banjir mulai berkurang. Banjir terjadi saat intensitas hujan dalam waktu yang lama.

Camat Batuaji Faizal sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Penanganan banjir dengan proyek normalisasi terus berjalan. BP dan Pemko Batam bergandengan tangan mengatasi persoalan banjir di sana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar juga sudah merespon banjir yang terjadi belum lama ini dengan menurunkan alat berat dan pekerja ke wilayah Sagulung, yang menjadi lokasi aliran air. Penanganan dilakukan bertahap dan juga menggandeng kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV selalu penanggung jawab wilayah sungai di Sagulung. (*)

reporter: eusebius sara

Pemko dan BP Batam Percepat Normalisasi Drainase Induk di Batuaji

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Drainase di perumahan Kodim, Buliang, Batuaji, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko dan BP Batam semakin serius dengan proyek normalisasi drainase di Batuaji. Ada tiga titik lokasi drainase induk yang sedang dibenahi untuk mengurangi risiko banjir saat hujan. Dua titik di antaranya adalah proyek dari BP Batam.

Titik pertama di simpang tiga menuju perumahan RKT atau dekat kantor kecamatan Batuaji. Drainase induk simpang tiga ini dirombak semua agar lebih lebar dan dalam. Pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan air sudah mulai mengalir lancar.

Titik lainnya adalah drainase yang membentang di pinggir jalan kantor kelurahan Buliang hingga jembatan menuju perumahan Kodim. Proyek ini juga sudah berjalan separuh dimana drainase lama diganti dengan U Ditch atau coran semen bentuk huruf U dengan ukuran yang lebih dari satu meter. Pengerjaan proyek ini sedikit terhambat karena ada permasalahan lahan di lokasi jalur drainase.

Lurah Buliang Harry Budiman menuturkan, pihak BP Batam tengah menyelesaikan persoalan itu agar proyek normalisasi segera dirampungkan.

“Intensitas hujan semakin tinggi jadi kita berharap itu segera diselesaikan. Sedang diselesaikan BP Batam masalah itu, ” ujar Harry.

BACA JUGA: DBMSDA Tuding Kabel Utilitas di Dalam Drainase Penyebab Banjir di Tiban

Secara umum disebutkan Harry penanganan banjir di wilayah kelurahan Buliang berjalan dengan baik. Namun karena sistem drainase yang saling terhubung satu sama lain maka banjir masih terus terjadi. Lokasi penyebrangan air yang bermasalah di depan sekolah Putera Batam misalkan masih menyebabkan banjir di jalan raya dan lingkungan sekitar. Pemukiman di sekitar kantor kelurahan Buliang juga masih terendam banjir. Namun demikian persoalan ini terus diatasi secara bertahap dan risiko banjir mulai berkurang. Banjir terjadi saat intensitas hujan dalam waktu yang lama.

Camat Batuaji Faizal sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Penanganan banjir dengan proyek normalisasi terus berjalan. BP dan Pemko Batam bergandengan tangan mengatasi persoalan banjir di sana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar juga sudah merespon banjir yang terjadi belum lama ini dengan menurunkan alat berat dan pekerja ke wilayah Sagulung, yang menjadi lokasi aliran air. Penanganan dilakukan bertahap dan juga menggandeng kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV selalu penanggung jawab wilayah sungai di Sagulung. (*)

reporter: eusebius sara

Pemko dan BP Batam Percepat Normalisasi Drainase Induk di Batuaji

0
Draianse Buliang Batuaji Dalil Harahap 11 e1699448314392
Drainase di perumahan Kodim, Buliang, Batuaji, Rabu (8/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Pemko dan BP Batam semakin serius dengan proyek normalisasi drainase di Batuaji. Ada tiga titik lokasi drainase induk yang sedang dibenahi untuk mengurangi risiko banjir saat hujan. Dua titik di antaranya adalah proyek dari BP Batam.

Titik pertama di simpang tiga menuju perumahan RKT atau dekat kantor kecamatan Batuaji. Drainase induk simpang tiga ini dirombak semua agar lebih lebar dan dalam. Pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan air sudah mulai mengalir lancar.

Titik lainnya adalah drainase yang membentang di pinggir jalan kantor kelurahan Buliang hingga jembatan menuju perumahan Kodim. Proyek ini juga sudah berjalan separuh dimana drainase lama diganti dengan U Ditch atau coran semen bentuk huruf U dengan ukuran yang lebih dari satu meter. Pengerjaan proyek ini sedikit terhambat karena ada permasalahan lahan di lokasi jalur drainase.

Lurah Buliang Harry Budiman menuturkan, pihak BP Batam tengah menyelesaikan persoalan itu agar proyek normalisasi segera dirampungkan.

“Intensitas hujan semakin tinggi jadi kita berharap itu segera diselesaikan. Sedang diselesaikan BP Batam masalah itu, ” ujar Harry.

BACA JUGA: DBMSDA Tuding Kabel Utilitas di Dalam Drainase Penyebab Banjir di Tiban

Secara umum disebutkan Harry penanganan banjir di wilayah kelurahan Buliang berjalan dengan baik. Namun karena sistem drainase yang saling terhubung satu sama lain maka banjir masih terus terjadi. Lokasi penyebrangan air yang bermasalah di depan sekolah Putera Batam misalkan masih menyebabkan banjir di jalan raya dan lingkungan sekitar. Pemukiman di sekitar kantor kelurahan Buliang juga masih terendam banjir. Namun demikian persoalan ini terus diatasi secara bertahap dan risiko banjir mulai berkurang. Banjir terjadi saat intensitas hujan dalam waktu yang lama.

Camat Batuaji Faizal sebelumnya juga menyampaikan hal yang sama. Penanganan banjir dengan proyek normalisasi terus berjalan. BP dan Pemko Batam bergandengan tangan mengatasi persoalan banjir di sana.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar juga sudah merespon banjir yang terjadi belum lama ini dengan menurunkan alat berat dan pekerja ke wilayah Sagulung, yang menjadi lokasi aliran air. Penanganan dilakukan bertahap dan juga menggandeng kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV selalu penanggung jawab wilayah sungai di Sagulung. (*)

reporter: eusebius sara

Waspada Perlambatan Ekonomi Kepri, Ini Imbauan Ketua Apindo Batam

0
Galangan Kapal Dalil Harahap 5
Ilustrasi: Galangan kapal di Batam Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pertumbuhan ekonomi Kepri hanya tumbuh sebesar 4,88 persen di kuartal ke-3 tahun 2023. Jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Kepri di kuartal pertama dan kedua, terus mengalami perlambatan.

Kuartal pertama tumbuh sebesar 6,51 persen. Kuartal kedua tahun 2023 melambat menjadi 5,04 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya tumbuh sebesar 4,88 persen pada kuartal ketiga tahun 2023 ini, saya mengimbau kita semua untuk waspada,” kata Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid.

Ia mengatakan, kuartal kedua perlambatan ekonomi andil dari sektor pengolahan yang juga melambat. Begitu juga di kuartal ketiga.

Baca Juga: Gubernur Ansar: Pertumbuhan Ekonomi Kepri Menjanjikan

Ia mengatakan, pertumbuhan kuartal ketiga ini lebih menonjol ditopang oleh pertumbuhan sektor konstruksi dan perdagangan besar. “Ini tentunya harus kita waspadai, karena sektor pengolahan selama ini merupakan tulang punggung ekonomi di Provinsi Kepri,” tutur Rafki.

Ia mengatakan, perlambatan ekonomi ini, akibat faktor global juga. Salah satunya perang Rusia dengan Ukraina dan perang Israel dengan Hamas.

“Namun, faktor-faktor di Kepri bisa kita kendalikan. Iklim usaha di Kepri harus terus dibuat kondusif dan menarik bagi investor baru agar Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) terus bertumbuh,” ujar Rafki.

Salah satu cara lainnya, kata Rafki sumber-sumber pertumbuhan selain sektor pengolahan juga harus digarap dengan lebih optimal lagi. Hal ini supaya ketika sektor pengolahan melambat, masih ada sektor lain yang bisa memberikan andil pertumbuhan yang signifikan.

Baca Juga: Pembaca, Ada Kebocoran Pipa 500 mm di Jalan Raden Patah

“Perbaikan infrastruktur jalan, pelabuhan, air bersih, dan sarana penunjang lainnya harus digesa cepat selesai. Supaya bisa menimbulkan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi warga Kepri,” tuturnya.

Rafki mengimbau, masyarakat tidak gemar membelanjakan uangnya. Selain itu, Rafki menilai perlu dibuat kebijakan-kebijakan baru, untuk mendorong aktivitas UMKM di Kepri ini lebih meningkat lagi.

“Bantuan-bantuan UMKM yang tidak menimbulkan effect pada peningkatan aktivitas UMKM di Kepri, perlu dievaluasi dan diperbaiki. Dengan demikian UMKM pun nantinya akan bisa memiliki andil untuk pertumbuhan ekonomi di Kepri,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: FISKA JUANDA

BKKBN Kepri Gandeng PT. Sumitomo Tingkatkan Pelayanan KB Perusahaan

0

batampos – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri dan PT. Sumitomo Wiring System Batam Indonesia tandatangani perjanjian kerjasama tentang akselerasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) perusahaan dan kesehatan reproduksi karyawan.

sumitomo
foto kiriman untuk Batam Pos
Perwakilan BKKBN Kepri tandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Sumitomo , Rabu (8/11/2023)

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina mengatakan maksud dari perjanjian kerjasama ini adalah untuk memberikan pedoman bagi kedua pihak dalam melaksanakan hak dan kewajiban yang ditentukan.

“Tujuan untuk memaksimalkan akselerasi penyelenggaraan pelayanan KB dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, baik dana, sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing untuk penyelenggaraan KB,” kata Rohina, Rabu (8/11).

Kerjasama itu, lanjut Rohina dalam hal pelayanan KB, pertukaran data dan informasi dalam rangka kajian terkait dengan implementasi penyelenggaraan keluarga berencana, imbauan kepada seluruh karyawan untuk mendukung penyelenggaraan KB.

Kemudian sosialisasi kebijakan, program, dan kegiatan penyelenggaraan keluarga berencana di Kota Batam melalui berbagai sarana dan media.

“Kegiatan kolaborasi dalam rangka mendukung pelaksanaan program kesehatan reproduksi bagi karyawan,” terangnya.

Kerjasama itu ditindaklanjuti oleh unit kerja atau bidang di lingkungan kedua pihak sesuai dengan kebutuhan, tugas dan fungsinya.

Tindaklanjutnya akan dituangkan dalam rencana aksi kegiatan kedua pihak yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

“Kita akan laksanakan monitoring dan evaluasi serta pembinaan sesuai kewenangan dan kebutuhan,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

Dirjen Cipta Karya Tinjau Pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang

0

batampos -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meninjau progres pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang. Secara keseluruhan rencana pembangunan masih sesuai rencana awal.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Dirjen Cipta Karya PUPR, Diana Diana Kusumastuti, Anggota DPR RI Dapil Kepri, Cen Sui Lan didampingi Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan meninjau pembangunan Pasar Baru. Rabu (8/11/2023)

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan progres pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang sudah mencapai 86 persen dan ditargetkan rampung di akhir 2023.

“Cuma setelah ini pesan kami kepada Pak Pj Wali Kota harus memperhatikan perawatan dan pemeliharaan,” kata Diana saat diwawancarai di Tanjungpinang, Rabu (8/11).

Diana berpesan agar kebersihan pasar itu dijaga. Masyarakat jangan membuang sampah sembarangan di pasar itu dan senantiasa harus merawatnya.

“Habis dagang jangan ditinggal begitu saja. Jagalah kebersihannya. Sehingga kondisi pasar bisa selalu bersih,” ujarnya.

Dengan kondisi pasar yang bersih itu tentunya sangat menyenangkan dan masyarakat juga senang untuk berbelanja.

Dalam peninjauan itu, Lanjut Diana ada beberapa hal kecil yang harus diperbaiki seperti kerapian bangunan, ukuran-ukuran meja juga harus sesuai agar hasilnya bagus dilihat.

“Mumpung ini belum selesai maka akan kira rapi-rapikan,” tambahnya.

Ia mengingatkan kepada Pemko Tanjungpinang untuk senantiasa merawat pasar itu dengan baik, sebab pasar itu dibangun untuk masyarakat banyak.

“Jangan sampai ada kerusakan kecil didiamkan saja,” pesannya.

Sementara itu Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan menyebut akan menindaklanjuti catatan yang disampaikan Dirjen Cipta Karya tersebut.

“Nanti setelah ini selesai dan diserahkan ke kita akan kita cek lagi dan terima pengerjaannya,” kata Hasan.

Sekarang yang akan dipersiapkan adalah pengelolaan Pasar Baru dibawah BUMD. Dalam beberapa kali rapat sudah dilakukan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terhadap pengelolaannya.

“Kami kelompokkan pedagang sayur, pedagang ayam dan lainnya,” tambah Hasan. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

Kunjungi Batam, BKKBN Pusat Sosialisasikan Pedoman Pelayanan KB di Perusahaan

0

batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sosialisasikan pedoman pelaksanaan pelayanan KB pada perusahaan di Kota Batam.

dermott
foto kiriman untuk Batam Pos
Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN, Zamhir Setiawan didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina saat mendatangi PT. Mc Dermott untuk sosialisasi pedoman pelaksanaan pelayanan KB di Perusahaan, Rabu (8/11/2023)

Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN, Zamhir Setiawan mengatakan pada kesempatan itu mendatangi Klinik KB PT Mc Dermott dan Tunas Karya Indoswasta dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB bagi pasangan usia subur (PUS) di seluruh wilayah.

“Maka diperlukan dukungan dan kolaborasi dengan mitra kerja potensial salah satunya perusahaan,” Rabu (8/11).

Zamhir menyebutkan program KB perusahan telah dikembangkan oleh BKKBN sejak 1980, namun belum berjalan secara menyeluruh.

Untuk itu, perlu dilakukan revitalisasi kembali melalui penyusunan pedoman pelaksanaan pelayanan KB di perusahaan yang menjadi acuan bagi pengelola di perusahaan.

“Konsep pedoman telah disusun oleh tim penyusun pedoman di BKKBN Pusat, namun masih membutuhkan masukan untuk penyempurnaan kebijakan tersebut,” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya pedoman pelaksanaan itu dapat membantu pelaksana program KB di lapangan dalam penyelenggaraan pelayanan KB bagi pekerja dan masyarakat di sekitar perusahaan.

“Dengan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas keluarga, meningkatkan produktivitas, menghemat biaya pendidikan, kesehatan dan mengurangi keperluan rumah tangga,” ungkap Zamhir.

Dengan kegiatan itu, Zamhir berharap dapat memperkuat komitmen perusahaan dalam meningkatkan derajat kesehatan pekerja dan masyarakat, meningkatkan jumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang memberikan layanan KB di perusahaan.

“Sekaligus meningkatkan cakupan pelayanan KB dan menjaga keberlangsungan penggunaan KB bagi pekerja dan masyarakat di sekitar perusahaan,” harapnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

Play sound