Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 4649

BP Batam Bangun Bundaran Punggur

0

 

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mulai membangun Bundaran Punggur. Bundaran ini, kedepannya akan menambah bundaran yang bernuansa etnik nan modern di Kota Batam, selain bundaran Bandara Hang Nadim yang sebentar lagi akan rampung.

Pembangunan Bundaran Punggur merupakan salah satu bentuk ragam inovasi yang dilakukan oleh BP Batam dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi, demi mewujudkan Kota Batam yang nyaman dan modern.

Muhammad Rudi menegaskan, BP Batam secara serius melakukan pengembangan infrastruktur du Kota Batam melalui pengembangan prasarana dan sarana kawasan, guna meningkatkan konektivitas darat, laut, udara.

Hal ini bertujuan untuk mendukung aktivitas pariwisata maupun arus barang yang semakin kompetitif kedepannya.

“Saya terus berkomitmen dalam membangun infrastruktur yang kelak akan menjadi sumber pendapatan. Bukan saja bagi pemerintah tapi juga pendapatan masyarakat Kota Batam,” tegas Muhammad Rudi, Senin (16/10/2023).

Untuk menunjang sektor pariwisata Kota Batam, Muhammad Rudi juga melakukan berbagai pembangunan. Mulai dari pengembangan infrastruktur, mulai dari bundaran Bandara Internasional Hang Nadim hingga pengembangan lanjutan infrastruktur jalan.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Muhammad Gazali Djajasasmita mengatakan, proyek pembangunan Bundaran Punggur ini merupakan proyek multi years. Pembangunan bundaran ini sudah dimulai sejak awal bulan Oktober ini.

“Proyek ini merupakan proyek multi years dan akan berakhir sampai bulan Oktober tahun depan,” katanya.

Ia menjelaskan, proyek Bundaran Punggur ini merupakan proyek lanjutan dari pembangunan jalan dari Laluan Madani hingga Bundaran Bandara. Dimana saat ini, proyek pelebaran jalan Hang Tuah dari Simpang Punggur hingga Bundaran Bandara telah hampir rampung.

“Jadi proyek bundaran Punggur ini dimulai dari Simpang Raya sampai Bida Asri,” jelasnya.

Adapun bundaran Punggur ini nantinya akan sama besarnya dengan Bundaran Bandara, dengan diameter bundaran 100 meter yang belum termasuk badan jalan. Bundaran ini, juga akan dikelilingi dengan jalan 5 lajur.

Gazali menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah melakukan pengukuran dan clearing di lokasi proyek pembangunan Bundaran Punggur. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap bangunan liar, pemberitahuan kepada pemilik utilitas.

Termasuk juga berkoordinasi dengan Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam terkait dengan pemindahan jalur pipa avtur yang berada di lokasi pekerjaan proyek.

Begitu juga dengan rekayasa arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan untuk rekayasa arus lalu lintas.

“Karena untuk arah jalur ke bandara atau sebaliknya ini tidak boleh terputus. Tetap harus lancar walaupun pembangunan sedang berjalan. Rekayasa arus lalu lintas nanti hari Kamis, akan kita rapat sama Lantas dan Dishub,” imbuhnya. (*)

BP Batam Bangun Bundaran Punggur

0

 

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mulai membangun Bundaran Punggur. Bundaran ini, kedepannya akan menambah bundaran yang bernuansa etnik nan modern di Kota Batam, selain bundaran Bandara Hang Nadim yang sebentar lagi akan rampung.

Pembangunan Bundaran Punggur merupakan salah satu bentuk ragam inovasi yang dilakukan oleh BP Batam dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi, demi mewujudkan Kota Batam yang nyaman dan modern.

Muhammad Rudi menegaskan, BP Batam secara serius melakukan pengembangan infrastruktur du Kota Batam melalui pengembangan prasarana dan sarana kawasan, guna meningkatkan konektivitas darat, laut, udara.

Hal ini bertujuan untuk mendukung aktivitas pariwisata maupun arus barang yang semakin kompetitif kedepannya.

“Saya terus berkomitmen dalam membangun infrastruktur yang kelak akan menjadi sumber pendapatan. Bukan saja bagi pemerintah tapi juga pendapatan masyarakat Kota Batam,” tegas Muhammad Rudi, Senin (16/10/2023).

Untuk menunjang sektor pariwisata Kota Batam, Muhammad Rudi juga melakukan berbagai pembangunan. Mulai dari pengembangan infrastruktur, mulai dari bundaran Bandara Internasional Hang Nadim hingga pengembangan lanjutan infrastruktur jalan.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Muhammad Gazali Djajasasmita mengatakan, proyek pembangunan Bundaran Punggur ini merupakan proyek multi years. Pembangunan bundaran ini sudah dimulai sejak awal bulan Oktober ini.

“Proyek ini merupakan proyek multi years dan akan berakhir sampai bulan Oktober tahun depan,” katanya.

Ia menjelaskan, proyek Bundaran Punggur ini merupakan proyek lanjutan dari pembangunan jalan dari Laluan Madani hingga Bundaran Bandara. Dimana saat ini, proyek pelebaran jalan Hang Tuah dari Simpang Punggur hingga Bundaran Bandara telah hampir rampung.

“Jadi proyek bundaran Punggur ini dimulai dari Simpang Raya sampai Bida Asri,” jelasnya.

Adapun bundaran Punggur ini nantinya akan sama besarnya dengan Bundaran Bandara, dengan diameter bundaran 100 meter yang belum termasuk badan jalan. Bundaran ini, juga akan dikelilingi dengan jalan 5 lajur.

Gazali menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah melakukan pengukuran dan clearing di lokasi proyek pembangunan Bundaran Punggur. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap bangunan liar, pemberitahuan kepada pemilik utilitas.

Termasuk juga berkoordinasi dengan Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam terkait dengan pemindahan jalur pipa avtur yang berada di lokasi pekerjaan proyek.

Begitu juga dengan rekayasa arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan untuk rekayasa arus lalu lintas.

“Karena untuk arah jalur ke bandara atau sebaliknya ini tidak boleh terputus. Tetap harus lancar walaupun pembangunan sedang berjalan. Rekayasa arus lalu lintas nanti hari Kamis, akan kita rapat sama Lantas dan Dishub,” imbuhnya. (*)

Soleh Solihun Keluhkan Ditagih Pajak YouTube oleh DJP, Stafsus Menkeu Jawab

0
Soleh Solihun Komika Indonesia yang keluhkan penagihan pajak oleh DJP. (Instagram/@Solehsolihun)

batampos – Komika Soleh Solihun akhirnya membuat Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Yustinus Prastowo buka suara terkait keluhannya soal penagihan pajak yang dialaminya.

Melalui unggahan di media sosial miliknya, Soleh Solihun mengaku dirinya telah ditagih secara terus menerus oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait penghasilannya dari YouTube miliknya.

Soleh Solihun menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi mendapatkan pendapatan dari YouTube sejak 2018 lalu.

Baca Juga:Drama Thriller Vigilante, Nam Joo Hyuk Jadi Mahasiswa Universitas Kepolisian

“Sudah tiga kali diberi bukti dari halaman revenue akun YouTube saya bahwa saya dapat duit dari YouTube cuma 2 bulan di 2018,” tulisnya di akun media sosial X.

Menurutnya, akun miliknya telah ditangguhkan oleh pihak YouTube yang akhirnya membuat dirinya tidak mendapatkan penghasilan kembali.

Namun sayangnya, pihak DJP masih belum percaya mengenai hal tersebut, sehingga membuat dirinya tidak segan menyuruh pihak pajak untuk melakukan pemeriksaan kembali dengan menonton YouTube miliknya.

“Setelah itu akun adsense saya disuspend dan gak dapet duit lagi, orang pajak masih gak percaya juga. Padahal, krosceknya mudah. Tonton aja YouTube saya,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Yustinus Prastowo akhirnya buka suara.

Dimana, stafsus Yustinus menjawab keluhan dari Soleh Solihun melalui akun X, pribadi miliknya. Stafsus Kemenkeu menjelaskan pihaknya akan mencoba mengundang Soleh Solihun perihal keluhannya dengan tujuan untuk meminta klarifikasi kepada sang komika.

“Teman-teman di KPP akan mengundang bang Soleh Solihun untuk dapat melihat sendiri informasi atau data yang dimiliki Ditjen Pajak, di luar data yang anda sampaikan. Tentu informasi dari berbagai pihak ini perlu diklasifikasi terlebih dahulu ke wajib pajak,” ungkap Yustinus, Senin (16/10).

Sehingga, Yustinus Prastowo mempersilakan Soleh Solihun untuk menyiapkan dokumen yang dianggap perlu dan nantinya akan ditangani kembali oleh pihak pajak.(*)

Reporter: jp group

KST Tembak Mati 7 Pekerja Tambang

0
kapolda Papua Mathius D. Fakhiri

batampos – Kelompok separatis teroris kembali menunjukkan kesadisannya. KST pimpinan Egianus Kogeya melakukan pembantaian terhadap tujuh pekerja tambang tradisional Senin (16/10). Sedangkan sebelas pekerja tambang lainnya mampu diselamatkan.

Sesuai kronologi Polda Papua dan Satgas Damai Cartenz penyerangan dilakukan KST terhadap pekerja tambang emas tradisional di Kali I, Kampung Mosum II, Distrik Samboga, Kabupaten Yahukimo.

Penyerangan dilakukan pukul 14.30 WIT dengan korban awal meninggal dunia lima orang. Namun, setelah dilakukan evakuasi jumlah korban meninggal bertambah dua orang. Total tujuh pekerja tambang meninggal.

Kaops Damai Cartenz Kombespol Faizal Ramadhani mengatakan, upaya evakuasi dilakukan petugas gabungan, namun terdapat gangguan berupa penembakan terhadap petugas. “Terjadi kontak tembak selama 1,5 jam dengan KST,” urainya.

Setelah baku tembak, petugas berhasil melakukan evakuasi terhadap tujuh korban meninggal dunia. Petugas juga mampu menyelamatkan 11 pekerja tambang dalam keadaan hidup. “Langkah penyelamatan berhasil dilakukan,” terangnya.

Selain membunuh tujuh pekerja tambang, KST juga melakukan pembakaran terhadap tiga unit ekskavator, dua unit truk dan satu kamp penambangan. Didiga pelaku adalah KST pimpinan Eguanus Kogeya.”Kami masih kejar pelaku,” terangnya.

Sementara Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri mengatakan bahwa petugas akan melakukan tindakan tegas terhadap KST yang melakukan gangguan keamanan. Keamanan akan ditingkatkan agar tidak terjadi gangguan jelang pemilu 2024. “Kami pasti tingkatkan keamanan,” jelasnya.

Sementara Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak akan berhenti menegakan hukum kepada OTK maupun KST. Siapapun yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua bakal ditindak. ”TNI – Polri berkomitmen untuk mewujudkan Papua yang aman dan damai melalui penegakan hukum secara tegas dan terukur,” kata dia.

Diakui oleh Richard, gangguan terhadap Orang Asli Papua (OAP) masih kerap terjadi. Para pelaku bahkan tidak peduli lagi terhadap korban. Buktinya perempuan dan anak seringkali menjadi sasaran. Selain penembakan yang terjadi, belum lama terjadi penganiayaan berat terhadap dua orang perempuan. Mereka dilukai lantaran melawan ketika hendak dirudapaksa. Bahkan satu diantara dua korban meninggal dunia.

Sebagai panglima Kogabwilhan III, Richard mengecam hal itu. Menurut dia, dengan alasan apapun kejahatan yang dilakukan kepada para korban tidak seharusnya terjadi. Apalagi bila alasannya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua. ”Bagaimana mungkin atas nama memperjuangkan kepentingan masyarakat OAP kalau kerjanya menganiaya, memperkosa, dan membunuh secara sadis,” sesalnya.

Berdasar informasi yang diterima oleh Kogabwilhan III, besar kemungkinan kejahatan tersebut dilakukan oleh KST. Untuk itu, Richard berharap seluruh masyarakat Papua membantu menjaga stabilitas keamanan di daerah tempat tinggal mereka. Jangan sampai kelompok tidak bertanggung jawab bisa beraksi. ”Jujur dan tuluslah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Hargai martabat perempuan, hormati, dan jaga keamananya,” kata dia. (*)

Reporter: JP Group

Drama Thriller Vigilante, Nam Joo Hyuk Jadi Mahasiswa Universitas Kepolisian

0
Nam Joo Hyuk main di drama baru berjudul Vigilante. (Soompi)

batampos – Drama thriller baru berjudul Vigilante dibintangi aktor Nam Joo Hyuk yang berperan sebagai mahasiswa Universitas Kepolisian. Bagi yang sudah tak sabar menantikan akting dari aktor asal Korea Selatan Nam Joo Hyuk, kamu bisa menyaksikan perannya yang menegangkan di drama thriller baru tersebut.

Dikutip dari Soompi, cerita yang diambil berdasarkan webtoon ini mengisahkan bagaimana Kim Ji Yong diperankan oleh Nam Joo Hyuk yang menjadi seorang mahasiswa kepolisian teladan.

Ia menjadi pribadi yang menjunjung hukum di waktu siang tetapi menjadi main hakim sendiri di malam hari, mengambil tindakan sendiri terhadap penjahat yang lolos dari keadilan.

Baca Juga:10 Bahaya Konsumsi Gula Secara Berlebihan

Dalam poster yang baru saja dirilis memperlihatkan Kim Ji Yong dengan tubuhnya terbagi menjadi dua bagian yang kontras.

Kontras antara sisi kirinya yang ditutupi tudung hitam dan sisi kanannya yang mengenakan seragam polisi menunjukkan kualitas Kim Ji Yong, seorang mahasiswa kepolisian teladan di siang hari dan seorang hakim yang main hakim sendiri.

Darah dan bekas luka di salah satu sisi wajahnya serta rasa dingin di matanya menunjukkan tekad yang kuat dan keyakinannya terhadap penjahat yang lolos dari hukum.

Di sisi lain, mengenakan seragam polisi yang rapi dan menatap lurus ke depan, memperlihatkan Kim Ji Yong, seorang siswa polisi teladan yang sama sekali tidak main hakim sendiri.

Kata-kata di poster yang tertulis, “Mulai sekarang, saya akan menghakimi lagi,” sepertinya mengisyaratkan metode main hakim sendiri yang tidak lazim dalam mengambil tindakan dan menghakimi penjahat dengan keadilannya sendiri.

Dengan adanya drama ini, diharapkan penonton penasaran bagaimana Nam Joo Hyuk akan memerankan karakter kompleks Kim Ji Yong.

Drama baru berjudul Vigilante ini dijadwalkan akan tayang perdana pada 8 November di Disney Plus Hotstar, jadi apakah kamu sudah tak sabar menantikannya? (*)

Reporter: jp group

MUI: Waspadai Propaganda Jihad Berkedok Bela Palestina

0
Ilustrasi. Masyarakat di Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan pada Kamis (12/10/2023) membantu upaya penyelamatan para korban rentetan serangan udara Israel. ANTARA/Khaled Omar/Xinhua/tm

batampos – Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (MUI) Najih Arromadloni mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mewaspadai propaganda jihad khilafah berkedok membela isu kemanusiaan di Palestina, dikutip dari Antara.

Najih mengatakan konflik Palestina dan Israel tidak lepas dari politisasi kaum radikal. Isu penegakan khilafah, kata dia, menunggangi permasalahan kedua pihak yang membuat situasi semakin kontraproduktif.

“Sebetulnya masalah Palestina ini kan sederhana, ini persoalan kemanusiaan. Makanya beberapa tokoh dunia pernah mengatakan bahwa ‘Anda tidak perlu menjadi Muslim untuk membela Palestina, Anda hanya perlu menjadi manusia.’ Ini persoalan kemanusiaan,” katanya dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa (17/10).

Pembajakan isu PalestinaIsrael, kata dia, hanya akan menyelewengkan atau bahkan menghilangkan fokus dari masalah yang sebenarnya. Untuk itu, Najih mengatakan bangsa Indonesia harus cermat menyikapi persoalan tersebut.

“Ketika banyak negara di Timur Tengah memperjuangkan nasionalisme dan independensi Palestina, para pengusung khilafah ini malah mempropagandakan pentingnya sistem khilafah. Propaganda yang mereka bawa seolah membawa angin sejuk, sehingga membius banyak orang dan membuat lupa akan masalah Palestina,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa berbagai pergerakan pengusung khilafah ditengarai sebagai gerakan yang digerakkan intelijen untuk membelokkan substansi permasalahan.

“Gerakan pengusung khilafah berhasil memecah fokus masyarakat, dari yang tadinya memperjuangkan kemerdekaan Palestina menjadi kampanye penegakan sistem khilafah yang digadang-gadang bisa menciptakan utopia,” ucapnya.

Najih berpesan semua pihak terus berupaya membela Palestina melalui kerangka yang legal. Masyarakat Indonesia bisa menyampaikan aspirasi melalui pemerintah atau perwakilan rakyat di parlemen alih-alih upaya ilegal dan radikalisme.

Ia percaya Pemerintah Indonesia masih terus berkomitmen dan bekerja keras untuk mewujudkan perdamaian di Palestina, salah satunya melalui advokasi di forum-forum Internasional.

“Saya kira Presiden Indonesia sudah secara tegas berbicara di berbagai forum internasional, menyinggung masalah Palestina yang harus segera diselesaikan. Maka dari itu, jangan sampai kita sebagai rakyat justru melakukan langkah-langkah yang melanggar hukum, apalagi jika menjurus pada radikalisme,” pesan Najih.

Dia menambahkan, solusi dari konflik PalestinaIsrael sebetulnya sederhana, yaitu bangsa Indonesia harus bisa terus mendorong berhentinya penjajahan yang dilakukan oleh Israel dan patuhi hukum-hukum internasional.

“Kalau Israel menghentikan penjajahannya, kemudian mematuhi hukum-hukum internasional, dan ketika semua pihak bisa menahan diri, serta mewujudkan solusi dua negara sebagaimana yang sudah menjadi pandangan pemerintah Indonesia, saya kira persoalan PalestinaIsrael ini bisa diselesaikan dengan cara yang terbaik,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Yusril Sebut Gibran akan Lebih Terhormat Jika Tolak Maju sebagai Cawapres, Begini Alasannya

0
Pakar politik tata negara Yusril Ihza Mahendra usai diskusi Menakar Pilpres Pascaputusan MK di Jakarta, Selasa (17/10/2023). (ANTARA/Mario Sofia Nasution)

batampos – Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menilai akan menjadi terhormat jika putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, menolak maju sebagai bakal cawapres Pilpres 2024 meskipun Mahkamah Konstitusi telah mengubah syarat pendaftaran capres-cawapres.

“Kalau Gibran dengan jiwa besar menyatakan tidak maju, meski bisa maju di Pilpres usai adanya putusan MK, ini menjadi solusi dari masalah ini,” kata Yusril usai diskusi Menakar Pemilu Pascaputusan MK di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, jika menjadi Gibran, dia akan mengucapkan terima kasih kepada MK karena telah memutus perkara uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang membuat dirinya bisa maju di Pilpres 2024.Namun, dia menyadari jika memaksakan diri untuk maju, maka akan menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

Sehingga, sebaiknya Gibran tidak memaksakan diri dan rakyat akan menaruh rasa hormat pada dirinya.”Saya tidak menemukan jalan lain karena putusan MK ini bersifat final dan mengikat,” kata Yusril.

Yusril mengaku sempat terkecoh dengan putusan MK, karena putusan untuk tiga perkara di awal sudah sesuai dengan maksudnya dan dia pun berkomentar bahwa MK bukan “Mahkamah Keluarga”.Namun, pada putusan perkara keempat, Yusril terhenyak karena putusan tersebut problematik dan bukan keputusan bulat.

“Ini putusan yang tidak bulat karena ada empat hakim yang menolak gugatan, dua hakim menyetujui dengan alasan berbeda dan tiga menyetujui,” ujar Yusril. (*)

Reporter: JP Group

Jabatan Pimpinan di 514 Kabupaten/Kota Kosong, Lima Pimpinan Bawaslu RI Disidang DKPP

0
Dari kiri Anggota DKPP J.Kristiadi, bersama Ketua DKPP Heddy Lugito, Anggota DKPP Ratna Dewi Pettalolo dan Anggota DKPP Muhammad Tio Aliansyah saat sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di ruang sidang DKPP, Senin (16/10/2023). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Kasus keterlambatan seleksi anggota Bawaslu kabupaten/kota yang sempat berujung kekosongan jabatan di 514 daerah berbuntut pengaduan etik. Lima pimpinan Bawaslu RI diadukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kemarin (16/10) sidang pemeriksaan mulai digelar DKPP secara terbuka.

Kelima teradu adalah Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja serta anggota Bawaslu Lolly Suhenty, Puadi, Herwyn J.H. Malonda, dan Totok Hariyono. Adapun dua pengadu adalah Suryono Pane dengan perkara Nomor 114-PKE-DKPP/IX/2023 dan Herminiastuti Lestari dengan perkara Nomor 121-PKE-DKPP/IX/2023.

Keduanya mendalilkan para teradu tidak bekerja secara profesional selama proses seleksi Bawaslu. Hal itu dibuktikan dengan mengubah jadwal seleksi. Akibatnya, sempat terjadi kekosongan jabatan Bawaslu kabupaten/kota. ’’Sehingga berujung pada nihilnya pengawasan penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024,’’ ujar Herminiastuti.

Selain itu, lanjut dia, kebijakan pimpinan Bawaslu RI yang memperpanjang pengumuman hasil tes kesehatan dan wawancara dalam proses seleksi berdampak buruk terhadap pelaksanaan tugas tim atau panitia seleksi (pansel). Sebab, muncul praduga di masyarakat.

Para pengadu mendalilkan pimpinan Bawaslu RI telah melanggar ketentuan Pasal 31 Ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilu. Dalam tuntutannya, pengadu meminta DKPP untuk memberhentikan para teradu dengan tidak hormat.

Menanggapi itu, Bawaslu RI beralasan bahwa keterlambatan seleksi anggota Bawaslu di 514 kabupaten/kota bukan tanpa alasan. Salah satu alasannya, hasil seleksi harus di-review ulang. Bawaslu mengklaim, review dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dalam proses seleksi.

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty mengatakan, review ulang harus dilakukan untuk memastikan keakuratan hasil tes yang dibuat pansel. Sebab, komposisi soal yang dibuat pansel adalah 60 persen pilihan ganda dan 40 persen esai. Selain itu, ada pembobotan tes psikologi masing-masing 40 persen dan 60 persen.

’’Nah, kami melakukan review, apakah pembobotan itu sudah akurat? Itu kami laksanakan sebagai upaya menjalankan prinsip kehati-hatian,’’ ujarnya. Prinsip tersebut, lanjut Lolly, sesuai dengan prinsip pedoman etik penyelenggara pemilu.

Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono menegaskan, proses review bukan untuk mengganggu hasil kerja pansel. Karena itu, pihaknya menepis tudingan yang menyebut kebijakan itu sebagai upaya intervensi. Dia mengatakan, review hanya dilakukan untuk mengawasi fungsi pansel.

Setelah mendengarkan keterangan, Ketua DKPP RI Heddy Lugito memberikan kesempatan maksimal dua hari kepada pengadu dan teradu untuk menyampaikan kesimpulan tertulis. Setelah itu, DKPP mengeluarkan putusan atas aduan tersebut. (*)

Reporter: JP Group

 

Avsec Bandara Hang Nadim Tangkap Buaya Betina

0

buaya

batampos – Tim Avsec Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim, Batam menangkqp seekor buaya di area rawa- rawa dekat Apron Cargo bandara, Selasa (17/10).

“Kronologi berawal dari tracking area yang diduga tempat buaya tersebut. Tim gabungan melakukan penangkapan buaya,” kata  Communication & Stake Holder Relation PT BIB, Muhammad Badrudin, saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan buaya itu berjenis kelamin betina dengan panjang lebih dari 3 meter berat 150 kg. Usai ditangkap tim lakukan evakuasi dengan mengikat mulut dan kaki buaya.

“Buaya berhasil diangkat ke mobil pengaman untuk selanjutnya dibawa ke penangkaran buaya sementara yang berlokasi di Tiban, ” ujarnya.

Tindak lanjut dengan melakukan penyisiran area tersebut guna mendeteksi adanya buaya lainnya.

Dalam kegiatan penangkapan buaya tersebut tidak mengganggu operasional bandar udara.(*)

Reporter:   Azis Maulana

Disdik Jemput Bola Siswa Pulau Rempang yang Pindah ke Batam

0
SDN 07 Untuk Warga Rempang Batuaji Dalil Harahap1 scaled e1696000783865
SDN 007 Batuaji di Tanjunguncang salah satu sekolah yang disiapkan untuk siswa relokasi dari Rempang, Senin (11/9). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Upaya jemput bola dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mendata siswa yang direlokasi dari Pulau Rempang, untuk ditempatkan di sekolah yang telah disiapkan di Kota Batam.

Pihak Disdik terjun langsung ke setiap warga Rempang yang telah pindah. Berbekal dari data BP Batam ini, pihak Disdik mendatangi tempat-tempat tinggal siswa yang direlokasi ini untuk selanjutnya memastikan lokasi sekolah mereka yang baru.

“Mau tidak mau suka tidak suka, kita sudah bentuk tim. Tim ini yang turun langsung jemput bola ke lapangan untuk mendata dan memasukan anak-anak kita ini ke sekolah yang baru yang terdekat sesuai tempat tinggal mereka saat ini, ” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Tri Wahyu Rubianto, Senin (16/10).

Baca Juga: Dihadapan Komisi III DPR RI, Polda Kepri Sampaikan Penanganan Masalah di Pulau Rempang

Menurutnya, secara bertahap sudah ada beberapa warga Pulau Rempang yang direlokasi pindah ke Batam. Kebanyakan dari mereka tidak mengetahui informasi sekolah terdekat untuk anak-anaknya.

“Oleh sebab itulah kami dari Dinas Pendidikan bersama BP Batam jemput bola ke anak-anak itu. Jadi hari ini ada satu lagi anak SMP yang pindah ke Batam namun belum dapat sekolah. Tim kita sudah ke lokasi dan akan langsung kita daftarkan ke sekolah terdekat,” tuturnya.

Sebelumnya, kata Tri, dua orang siswa SD asal Sembulang juga sudah dimasukan ke SD 006 Sagulung. Diketahui kedua orang tua siswa memilih tinggal di Sagulung dan penempatan sekolah ditetapkan sesuai dengan domisili tempat tinggalnya.

“Begitu dapat data yang pindah dan domisilinya kita langsung turun ke lokasi untuk mendaftarkan anak tersebut,” tukasnya.

Baca Juga: Pekerja Bangunan Tewas Tersangat Listrik di Sekupang

Selain siswa SD dan SMP, ada juga murid TK yang orang tuanya pindah ke Batuaji dan tim dari Disdik memasuka anak itu ke TK Al-Hidayah di Batuaji. Tri berharap dengan terjun langsung ke lapangan makin memudahkan masyarakat yang direlokasi untuk mendapatkan sekolah baru anak-anaknya.

“Dan kita masih data. Begitu juga dengan siswa SMA sederajat, tetap kita fasilitasi dengan berkordinasi dengan satgas Dinas Pendidikan Provinsi,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra