Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 469

Pertumbuhan Ekonomi Kepri: Tertinggi di Sumatera, Nomor Tiga Nasional

0
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Ronny Widijarto memaparkan pertumbuhan ekonomi Kepri pada acara bincang bareng media di kawasan Batam Center, Selasa (30/12). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatatkan kinerja yang impresif sepanjang tahun 2025 di tengah tantangan global yang masih berlanjut. Pada triwulan III 2025, ekonomi Kepri tumbuh sebesar 7,48 persen year on year (yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,04 persen (yoy).

Capaian tersebut menjadikan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Pertumbuhan ekonomi juga terakselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, mengatakan bahwa kinerja positif ini ditopang oleh sektor-sektor utama seperti industri pengolahan, pertambangan, konstruksi, dan perdagangan.

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri terutama didorong oleh investasi, kinerja net ekspor yang solid, serta konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga,” ujar Rony.

Selain pertumbuhan ekonomi yang kuat, stabilitas harga di Kepri juga tetap terjaga. Pada November 2025, inflasi Kepri tercatat sebesar 0,23 persen (month to month/mtm) atau 2,31 persen (year to date/ytd), dengan inflasi tahunan mencapai 3,00 persen (yoy), masih berada dalam rentang sasaran inflasi.

Baca Juga: Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini

Rony menyampaikan bahwa terkendalinya inflasi tidak lepas dari konsistensi implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, dan komunikasi yang efektif.

“Sinergi pengendalian inflasi yang dilakukan secara berkelanjutan terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga di Kepri,” katanya.

Di sisi stabilitas sistem keuangan, peran intermediasi perbankan di Kepri terus berjalan dengan baik. Pertumbuhan kredit, aset, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap terjaga di tengah rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang rendah.

Indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan, antara lain penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meski demikian, Rony mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, seperti meningkatnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan rasio gini.

Dalam mendukung kelancaran sistem pembayaran, Bank Indonesia Kepri memastikan ketersediaan uang layak edar, khususnya pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui kegiatan Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025 dengan total penukaran mencapai Rp2,01 miliar.

Di sisi non-tunai, akselerasi digitalisasi sistem pembayaran terus diperkuat melalui perluasan akseptansi QRIS, termasuk pengembangan QRIS lintas negara (cross-border) yang mendukung sektor pariwisata.

“Jumlah pengguna dan merchant QRIS di Kepri terus meningkat, diikuti pertumbuhan volume dan nominal transaksi yang signifikan,” jelas Rony.

Baca Juga: Disnaker Kota Batam Sebut Belum Ada Pengusaha yang Keberatan dengan Besaran UMK yang Baru Disahkan

Bank Indonesia Kepri juga aktif mendorong pengembangan UMKM melalui tiga pilar utama, yakni korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan pembiayaan. Sejumlah event strategis digelar sepanjang 2025, seperti Gebyar Melayu Pesisir (GMP) yang menghasilkan komitmen ekspor sebesar Rp1,4 miliar, serta penjualan UMKM mencapai Rp12,85 miliar.

Selain itu, kegiatan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) mencatatkan penjualan UMKM lebih dari Rp2,7 miliar dan pembiayaan sebesar Rp2,19 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, event Creative and Innovative Riau Island Carnival (CERNIVAL) mencatatkan lonjakan transaksi QRIS lebih dari 400 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Memasuki 2026, perekonomian Kepri masih dihadapkan pada tantangan global, seperti dinamika perdagangan internasional dan konflik geopolitik. Namun, peluang tetap terbuka seiring penurunan suku bunga, kepastian regulasi, dan peningkatan promosi investasi.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kepri berada pada kisaran 6,5–7,3 persen (yoy) pada 2025 dan 6,4–7,2 persen (yoy) pada 2026, dengan inflasi tetap terjaga dalam sasaran 2,5±1 persen.

“Kami optimistis, dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, momentum pertumbuhan ekonomi Kepri dapat terus dijaga agar berkelanjutan dan inklusif,” kata dia. (*)

Artikel Pertumbuhan Ekonomi Kepri: Tertinggi di Sumatera, Nomor Tiga Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

LAZ BATAM–Batam Pos Salurkan Bantuan Peduli Bencana ke Tapanuli Tengah

0
Penyaluran bantuan sembako dari LAZ BATAM bersama Batam Pos kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (30/12/2025).
Relawan LAZ BATAM dan Batam Pos menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. F. Dok. LAZ BATAM

batampos – Lembaga Amil Zakat Batam (LAZ BATAM) bersama Batam Pos kembali menyalurkan amanah donasi masyarakat Batam melalui program Dana Peduli Bencana Sumatra. Setelah sebelumnya disalurkan ke Aceh Tamiang dan Pidie Jaya, bantuan kali ini diberikan kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Sumatra Utara.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa (30/12/2025) di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Bantuan berupa paket sembako diserahkan kepada warga yang masih mengungsi maupun yang telah mulai berbenah pascabencana.

Relawan LAZ BATAM di Tapanuli Tengah, Laras, menjelaskan bahwa dapur umum di wilayah terdampak telah ditutup karena sebagian besar relawan kembali ke daerah masing-masing. Oleh sebab itu, bantuan difokuskan pada bahan pangan agar dapat diolah langsung oleh masyarakat.

Baca Juga: Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam

“Sudah hampir satu bulan pascakejadian banjir bandang dan tanah longsor. Saat ini masyarakat mulai berbenah, sehingga bantuan bahan pangan dinilai lebih tepat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Laras.

Ketua LAZ BATAM, Syarifuddin, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil donasi masyarakat Batam yang diamanahkan melalui LAZ BATAM bekerja sama dengan Batam Pos.

“Amanah ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Batam kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra Utara. Kami berupaya menyalurkan bantuan secara tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelas Syarifuddin.

Baca Juga: Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini

Ia menambahkan, akses menuju Kabupaten Tapanuli Tengah saat ini sudah dapat dilalui dari Kota Medan, meski masih menggunakan jalur alternatif. “Jarak tempuh yang normalnya sekitar delapan jam kini masih memakan waktu hingga sekitar 12 jam,” ujarnya.

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup parah akibat banjir bandang dan tanah longsor. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, tercatat 1.902 kepala keluarga (KK) di tujuh kecamatan terdampak bencana tersebut.

Pimpinan Batam Pos, Yusuf Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran donasi melalui Batam Pos dan LAZ BATAM.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

“Batam Pos bersama LAZ BATAM berkomitmen menyalurkan bantuan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Terima kasih atas kepercayaan para donatur,” ujarnya.

Hingga saat ini, LAZ BATAM–Batam Pos masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Donasi Peduli Bencana Sumatra. Donasi dapat disalurkan melalui Bank CIMB Niaga Syariah nomor rekening 8600.0356.6100 atas nama LAZ BATAM.

LAZ BATAM dan Batam Pos berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu proses pemulihan pascabencana. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para donatur dengan rezeki yang melimpah dan penuh keberkahan. (*)

Artikel LAZ BATAM–Batam Pos Salurkan Bantuan Peduli Bencana ke Tapanuli Tengah pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI untuk Membuat Sketsa Wajah Tersangka

0
Petugas polisi yang mengenakan masker pelindung wajah melakukan pemeriksaan di depan iklan dinding Olimpiade Paralimpiade Tokyo di Tokyo, Jepang, Jumat (28/5/2021). ANTARA/REUTERS/Stringer/RWA/sa.

batampos – Kepolisian Jepang bekerja sama dengan sebuah universitas di Prefektur Aichi serta perusahaan teknologi dan layanan IT NTT Data Group Corp. mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk membuat sketsa wajah tersangka kejahatan.

Kantor berita Kyodo melaporkan, Rabu, sistem tersebut dirancang untuk menghemat waktu dan memungkinkan siapa pun, termasuk mereka yang tidak memiliki kemampuan menggambar, menghasilkan sketsa wajah yang andal.

Sistem AI ini dijadwalkan menjalani uji coba pada periode April 2026 hingga September 2027. Meski demikian, kepolisian di prefektur Jepang bagian tengah tersebut belum mengumumkan jadwal penerapan sistem secara resmi dalam operasional kepolisian.

Pada pertengahan Desember, mahasiswa Universitas Human Environments telah menguji purwarupa sistem tersebut di markas kepolisian Nagoya. Dalam simulasi itu, para mahasiswa mengamati wajah seorang polisi yang berperan sebagai tersangka selama sekitar 30 detik.

Selanjutnya, mereka memasukkan data ke dalam sistem, seperti jenis kelamin, perkiraan usia, ukuran hidung, dan gaya rambut. Sistem kemudian menghasilkan empat sketsa komposit, dan pengguna memilih gambar yang paling menyerupai wajah yang diamati, sebelum melakukan penyesuaian kecil.

Seluruh proses pembuatan sketsa tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 10 menit.

“Saya memang merasa kesulitan, tetapi tetap bisa membuat sketsa yang mirip dengan model. Saya berharap sistem ini dapat membantu mempercepat penangkapan tersangka,” ujar Kaho Hibino (22), mahasiswa Universitas Human Environments.

Sementara itu, Kepala Unit Siber Kepolisian setempat, Yoshihiro Aoyama, mengatakan penggunaan AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja aparat penegak hukum.

“Kami bertujuan meningkatkan efisiensi kerja kepolisian dengan mengadopsi AI,” ujarnya. (*)

Artikel Polisi Jepang Kembangkan Sistem AI untuk Membuat Sketsa Wajah Tersangka pertama kali tampil pada News.

Jarang Posting Foto Diri di Media Sosial? Ini 9 Karakter Langka yang Kamu Miliki

0
Ilustrasi bermain medsos.

batampos – Di era digital saat ini, media sosial seolah menjadi etalase kehidupan. Banyak orang membagikan potret diri, aktivitas harian, hingga momen paling personal untuk konsumsi publik.

Namun, ada kelompok kecil orang yang justru memilih tidak menampilkan foto diri mereka sama sekali di media sosial. Menariknya, keputusan ini bukan selalu karena antisosial atau gagap teknologi.

Justru, menurut berbagai pengamatan psikologi, orang yang jarang atau bahkan tidak pernah mengunggah foto diri di media sosial kerap menunjukkan karakter-karakter langka yang tidak dimiliki kebanyakan orang.

Dikutip dari laman Geediting, berikut sembilan sifat unik yang umumnya dimiliki oleh mereka yang memilih menjaga jarak dari eksistensi visual di dunia maya.

1. Nyaman dengan Diri Sendiri

Mereka tidak bergantung pada validasi eksternal seperti “like” atau komentar. Kepuasan hidup datang dari dalam diri, bukan dari pengakuan orang lain. Orang dengan karakter ini biasanya memiliki kehidupan batin yang kaya dan stabil secara emosional.

2. Lebih Mengutamakan Hubungan yang Bermakna

Alih-alih memiliki ratusan koneksi digital, mereka lebih memilih sedikit hubungan yang benar-benar dekat dan dapat diandalkan. Kualitas relasi lebih penting daripada kuantitas pertemanan.

3. Hidup Lebih Hadir di Momen Saat Ini

Tanpa dorongan untuk mendokumentasikan segalanya, mereka lebih menikmati pengalaman secara utuh. Fokus mereka bukan pada sudut kamera terbaik, melainkan pada makna dari momen yang sedang dijalani.

4. Memiliki Batasan Pribadi yang Kuat

Mereka memahami bahwa tidak semua aspek kehidupan harus dibagikan. Privasi dianggap sebagai aset berharga yang perlu dijaga, bukan sesuatu yang wajib dikorbankan demi eksistensi digital.

5. Minim Perbandingan Sosial

Dengan tidak terjebak dalam siklus unggah dan scroll, mereka lebih jarang membandingkan hidupnya dengan pencapaian orang lain. Hal ini membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi rasa iri maupun cemas.

6. Kesadaran Tinggi terhadap Privasi Jangka Panjang

Mereka paham bahwa jejak digital bersifat permanen. Setiap unggahan bisa berdampak pada masa depan, baik dalam urusan karier, relasi, maupun kehidupan pribadi.

7. Tidak Terobsesi Mengelola Citra

Tanpa tekanan untuk selalu tampil sempurna, mereka bebas menjadi diri sendiri. Tidak ada kelelahan mental karena harus menjaga “persona online” yang sering kali tidak mencerminkan realitas.

8. Menghargai Nilai Misteri

Tidak membagikan segalanya justru membuat mereka lebih menarik secara sosial. Orang lain perlu berinteraksi langsung untuk benar-benar mengenal mereka, bukan sekadar melihat potongan hidup di layar.

9. Memiliki Hubungan Sehat dengan Teknologi

Mereka menggunakan teknologi secara sadar dan terukur. Media sosial diposisikan sebagai alat, bukan pusat kehidupan. Kendali tetap berada di tangan manusia, bukan algoritma.(*)

Artikel Jarang Posting Foto Diri di Media Sosial? Ini 9 Karakter Langka yang Kamu Miliki pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam

0
Mobil crane menimpa mobil sedan saat kecelakaan di Tiban Center. f.ist

batampos – Angka kecelakaan dalam tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir 2025 ini, jumlah kecelakaan mencapai 1.043 kasus, sedangkan tahun 20224 berjumlah 917 kasus.

Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono mengatakan pada tahun ini korban kecelakaan meninggal dunia menurun yakni 33 orang, sedangkan tahun 2024 ada 78 orang.

“Jumlah laka lantas naik 12 persen, tetapi jumlah korban meninggal dunia menurun,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (30/12).

Untuk korban luka berat pada tahun ini sebanyak 151 orang, dan luka ringan 1.157 orang. Sementara tahun 2024, korban luka berat 181 orang, dan luka ringan 979 orang.

“Saya pejabat baru akan melakukan langkah-langkah untuk menekan kecelakaan ini,” kata Anggoro.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

Selain kasus kecelakaan, jumlah tilang juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun ini sebanyak 3.688, dan tahun 2024 sebanyaj 2.617 tilang.

“Untuk tilang ini naik 29 persen, dan jumlah pelanggaran turun 1 persen,” ungkapnya.

Anggoro menambahkan sepanjang tahun ini Polresta Barelang juga menindak dan menyita 506 knalpot brong. Seluruh knalpot ini turut dimusnahkan dengan cara digerinda.

“Knalpot ini tidak sesuai aturan. Harapannya ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” ungkapnya.

Anggoro meminta masyarakat khususnya pesepeda motor untuk tetap menggunakan knalpot sesuai standar. Sehingga tidak menimbulkan polisi udara dan menganggu kenyamanan masyarakat.

“Kita imbau masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong ini,” katanya.

Baca Juga: Empat Bus Sekolah Gratis untuk Hinterland, 593 Juru Parkir Dapat Rompi Kerja

Sementara Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo mengatakan kanpot brong ini didapati melalui razia balap liar, khususnya pada akhir pekan.

“Penindakan ini melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” ujarnya.

Ia menambahkan jumlah penindakan knalpot brong ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 polisi menyita 1.855 knalpot.

“Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Kita harap masyatakat terus mematuhi aturan yang berlaku,” tutupnya. (*)

Artikel Kecelakaan dan Tilang Meningkat di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini

0
Seorang juru parkir sedang mengatur kendaraan yang akan meninggalkan area parkir di kawasan Batam Center beberapa waktu lalu.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir yang meningkat signifikan sepanjang tahun 2025.

PAD parkir pada 2025 tercatat mencapai Rp15 miliar, naik drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp11 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari upaya pembenahan tata kelola parkir di Kota Batam.

Apresiasi tersebut disampaikan Amsakar dalam kegiatan pemasangan rompi juru parkir (jukir) oleh Pemerintah Kota Batam melalui Dishub Kota Batam yang digelar pada Selasa (30/12) pagi di halaman Kantor Dishub Kota Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. “Acara ini dihadiri Forkopimda lengkap, kecuali acara formal pemerintah. Artinya, di mata Forkopimda, Bapak dan Ibu sekalian juga penting,” ujar Amsakar di hadapan 539 juru parkir se-Kota Batam.

Baca Juga: Empat Bus Sekolah Gratis untuk Hinterland, 593 Juru Parkir Dapat Rompi Kerja

Amsakar menegaskan, capaian tersebut selaras dengan salah satu misi Pemerintah Kota Batam, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Menurutnya, tata kelola yang baik harus dimulai dari mental aparatur serta didukung penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Juru parkir ini adalah garda terdepan dalam konteks mendapatkan pendapatan asli daerah dari sektor parkir,” katanya.

Ia juga menyinggung bahwa dalam pengelolaan parkir selama ini masih kerap terjadi kebocoran. Menurut Amsakar, kebocoran tersebut tidak lepas dari persoalan sikap dan mental yang belum sepenuhnya dibenahi.

“Kita belum secara serius membenahi itu. Padahal visi kami adalah membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Melalui pembagian atribut baru, Pemko Batam berupaya memberikan apresiasi kepada para juru parkir atas kerja keras mereka dalam menyumbang pendapatan daerah.

Amsakar berharap, pemberian rompi dan perlengkapan baru tersebut diikuti oleh peningkatan kinerja dan kedisiplinan.

“Saya berharap ke depan beberapa kelemahan dalam tata kelola ini bisa diperbaiki oleh Pak Kadis,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Kriminal di Batam Selama 2025: Didominasi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan

Menindaklanjuti keluhan juru parkir terkait kondisi rompi lama yang sudah tidak layak, Pemko Batam secara resmi mengganti rompi bagi 539 juru parkir.

“Supaya keren di lapangan nanti,” ucap Amsakar yang disambut tepuk tangan para juru parkir.

Ia menekankan bahwa peningkatan fasilitas harus sejalan dengan tanggung jawab dan kinerja yang lebih baik. Amsakar mengaku bersyukur dan bangga atas peningkatan PAD dari sektor parkir yang dinilai sangat signifikan.

“Pak Leo, saya bahagia karena dari Rp11 miliar menjadi Rp15 miliar. Lebih dari Rp3 miliar peningkatannya selama Anda diberikan amanah memimpin Dinas Perhubungan,” ujar
Amsakar sembari memberikan apresiasi kepada Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, yang disambut tepuk tangan meriah.

Menurut Amsakar, potensi pendapatan dari sektor parkir masih sangat besar jika dikelola secara optimal. Dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat dan sistem parkir berlangganan, target PAD dinilai masih bisa ditingkatkan.

“Kalau kita punya target Rp20 miliar, mudah-mudahan secara ideal target itu bisa mendekati tercapai. Tapi saya tetap mengapresiasi karena ada peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya,” katanya.

Ia mengajak seluruh jajaran Dishub dan para juru parkir untuk terus melakukan pembenahan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sejarah akan mencatat kinerja yang luar biasa dan terobosan yang luar biasa,” ujarnya.

Amsakar menilai Dishub Kota Batam saat ini telah memiliki semangat untuk melakukan berbagai terobosan dalam peningkatan kinerja. Ia pun mengingatkan seluruh pihak agar bekerja dengan mengedepankan kepentingan daerah.

“Berhenti bekerja untuk kepentingan personal atau pribadi. Dahulukan kepentingan daerah, bangsa, dan negara,” kata dia. (*)

Artikel Amsakar Apresiasi PAD Parkir Dishub Batam yang Capai Rp15 Miliar Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Jaring Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan di Gua Albania, Isinya 110 Ribu Ekor

0
Kota laba-laba ditemukan di sebuah goa di perbatasan Albania dan Yunani, yang diperkirakan dihuni sekitar 110.000 makhluk kecil tersebut. (Subterranean Biology)

batampos – Penemuan menakjubkan terjadi di perbatasan Albania dan Yunani. Sebuah jaring laba-laba raksasa yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia ditemukan membentang di dalam gua gelap.

Fenomena ini membuat para ilmuwan tercengang. Bukan hanya karena ukurannya, tapi karena ribuan laba-laba di dalamnya hidup rukun tanpa saling memangsa.

Dikutip dari CBS News, jaring ini ditemukan di dalam Gua Sulfur, sebuah lorong sempit yang melintasi dua negara.

Luas jaringnya mencapai 1.140 kaki persegi, menyelimuti dinding gua layaknya karpet tebal yang kokoh.

Diperkirakan ada sekitar 110.000 laba-laba yang menghuni koloni raksasa ini. Bagi penderita arachnophobia, tempat ini mungkin tampak seperti mimpi buruk, namun bagi sains, ini adalah harta karun evolusi.

Ahli biologi evolusi Lena Grinsted dari Universitas Portsmouth menyebut temuan ini sangat langka. “Ketika saya melihat penelitian ini, saya sangat gembira karena hidup berkelompok sangat jarang terjadi pada laba-laba,” ujarnya.

Dua Spesies Berbeda Hidup Berdampingan

Hal yang paling tidak lazim adalah koloni ini dihuni oleh dua spesies berbeda: Tegenaria domestica (laba-laba rumah) dan Prinerigone vagans yang berukuran lebih kecil. Biasanya, laba-laba adalah makhluk soliter yang agresif dan kanibal.

Namun, di kegelapan Gua Sulfur, hukum alam seolah berubah. “Sering kali jika ada laba-laba di sekitar, mereka akan berkelahi dan akhirnya saling memakan,” ujar Grinsted. Nyatanya, di sini mereka justru berbagi ruang dengan damai.
Rahasia “Perdamaian”: Pesta Makanan yang Melimpah

Mengapa mereka tidak saling serang? Kuncinya ada pada ketersediaan makanan. Ada sekitar 2,4 juta lalat chironomid yang menjadi sumber nutrisi tak terbatas bagi para laba-laba ini.

Selain itu, keterbatasan penglihatan laba-laba di kegelapan total turut berpengaruh. “Laba-laba, secara umum, tidak terlalu pandai melihat sesuatu,” jelas Grinsted.

Mereka hanya merespons getaran. Selama laba-laba kecil tidak memicu getaran mangsa, laba-laba besar akan mengabaikan mereka.
Tekstur Jaring Seperti Selimut dan Misteri DNA

Blerina Vrenozi, ahli biologi dari Universitas Tirana, menggambarkan tekstur jaring tersebut yang sangat rapat. “Jaringnya lebih seperti selimut,” ujarnya.

Penelitian juga mengungkap fakta mengejutkan dari sisi genetika. Meski spesiesnya umum ditemukan, laba-laba gua ini memiliki profil DNA yang unik.

“Spesiesnya sama, tetapi DNA-nya berbeda,” kata Vrenozi. Hal ini mengindikasikan adanya adaptasi khusus terhadap lingkungan gua yang ekstrem.

Strategi Bertahan Hidup yang Unik

Marek Audy, speleolog asal Ceko yang pertama kali menemukan situs ini pada 2021, mencatat bahwa laba-laba gua bertelur lebih sedikit dibanding kerabat mereka di luar ruangan.

Ini menandakan mereka merasa cukup aman di dalam gua sehingga tidak perlu bereproduksi secara masif.

Sara Goodacre, profesor biologi evolusi dari Universitas Nottingham, menilai fenomena ini sebagai bukti cerdasnya seleksi alam. “Seleksi alam akan memilih strategi terbaik, apa pun bentuknya,” imbuhnya. (*)

Artikel Jaring Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan di Gua Albania, Isinya 110 Ribu Ekor pertama kali tampil pada News.

Ilmuwan Temukan Lebah “Lucifer” Bertanduk di Australia Barat

0
Spesies lebah yang diberi nama Megachile (Hackeriapis) lucifer, ditemukan di negara bagian Australia Barat, kata Universitas Curtin. (Sekolah Ilmu Molekuler dan Kehidupan Universitas Curtin)

batampos – Australia kembali mencatatkan penemuan penting di dunia sains. Para peneliti berhasil mengidentifikasi spesies lebah baru dengan penampilan tak lazim, lengkap dengan struktur menyerupai tanduk di wajahnya.

Spesies tersebut diberi nama Megachile (Hackeriapis) lucifer dan ditemukan di kawasan bunga liar yang terancam punah di Australia Barat. Penemuan ini diumumkan oleh Universitas Curtin dan langsung menarik perhatian komunitas ilmiah internasional.

Lebah yang dijuluki “Lucifer” itu pertama kali ditemukan pada 2019 oleh peneliti Sekolah Ilmu Molekuler dan Kehidupan Universitas Curtin, Kit Prendergast, saat melakukan survei lapangan. Ia menemukan keunikan pada anatomi wajah lebah betina yang tidak pernah tercatat pada spesies lebah lain.

“Betina itu memiliki tanduk-tanduk kecil yang luar biasa di wajahnya,” ujar Prendergast, dikutip dari CBS News.

Nama “Lucifer” dipilih karena penampilannya yang mencolok dan sedikit menyeramkan. Prendergast mengaku terinspirasi dari serial Netflix berjudul Lucifer, yang menurutnya merepresentasikan karakter fisik lebah tersebut.

Untuk memastikan statusnya sebagai spesies baru, tim peneliti melakukan pengujian pengkodean DNA secara mendalam. Hasilnya menunjukkan bahwa lebah ini tidak memiliki kecocokan dengan data genetik global maupun koleksi museum yang ada.

Prendergast menyebut penemuan ini sebagai peristiwa langka dalam dunia entomologi. Spesies ini merupakan anggota baru pertama dari kelompoknya yang berhasil dideskripsikan dalam lebih dari 20 tahun terakhir.

“Ini benar-benar menunjukkan betapa banyak kehidupan yang masih belum kita temukan,” katanya.

Meski menjadi kabar baik bagi dunia sains, penemuan ini juga menyoroti ancaman serius terhadap keanekaragaman hayati. Habitat lebah “Lucifer” berada di wilayah yang rentan terhadap aktivitas pertambangan dan dampak perubahan iklim ekstrem.

Prendergast mengingatkan bahwa banyak spesies penyerbuk terancam punah sebelum sempat diidentifikasi, akibat minimnya survei terhadap lebah asli di kawasan industri.

“Tanpa survei yang memadai, kita bisa kehilangan spesies penting yang berperan besar dalam menopang tanaman dan ekosistem,” ujarnya.

Hilangnya lebah penyerbuk, lanjutnya, dapat berdampak langsung pada ketahanan pangan global. Tanpa peran serangga penyerbuk liar, banyak tanaman berbunga berisiko gagal bertahan, yang pada akhirnya mengganggu keseimbangan rantai makanan dunia. (*)

Artikel Ilmuwan Temukan Lebah “Lucifer” Bertanduk di Australia Barat pertama kali tampil pada News.

Kapolresta Barelang Janji Tuntaskan Kasus Penyelundupan Barang Bekas

0
Kontainer barang bekas yang diamankan Polresta Barelang masih terparkir di depan Mapolresta Barelang. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penyelidikan kasus penyelundupan barang bekas dua kontainer yang disegel Bea Cukai Batam masih bergulir di Satreskrim Polresta Barelang. Kasus ini sudah diungkap polisi hampir selama dua bulan, namun hingga saat ini belum ada tersangka.

Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus yang ditindak pejabat sebelumnya tersebut.

“Masih penyelidikan dan akan kita tuntaskan,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (30/12).

Anggoro mengatakan berjanji akan mengungkap kasus ini, termasuk menetapkan tersangka. “Kita beri kepastian hukumnya,” tegasnya.

Baca Juga: Propam Tegaskan Sidang Etik Polisi yang Terlibat Pemerasan Tetap akan Diproses

Sementara Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah mendukung aparat kepolisian untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang.

“Semuanya kita tindak, tidak ada pengecualian,” ujarnya.

Ia menegaskan sudah melakukan pemeriksaan internal atau terhadap anggotanya. Zaky memastikan dalam kasus ini tidak ada satupun anggotanya yang bermain atau terlibat.

“Saya pastikan tidak ada keterlibatan petugas,” tegasnya.

Diketahui, penindakan ini berawal dari sidak yang dilakukan tim gabungan Polresta Barelang pada Sabtu (8/11). Saat itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, memimpin langsung penggerebekan di sebuah gudang bongkar muat di wilayah Jalan Pelabuhan Sagulung, Kecamatan Sagulung.

Baca Juga: Lebih 144 Ribu Warga Batam Sudah Manfaatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sepanjang 2025

Polisi menemukan aktivitas bongkar muatan balpres dari kontainer ke truk pengangkut.

Dari lokasi, lima kendaraan berhasil diamankan. Kendaraan tersebut terdiri dari Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi BP 8237 EA, BP 9734 ZB, dan BP 8251 DQ, serta dua unit Hino dengan nomor polisi BP 8289 DU dan BP 8227 DU. Seluruhnya kini dijadikan barang bukti dalam proses penyelidikan. (*)

Artikel Kapolresta Barelang Janji Tuntaskan Kasus Penyelundupan Barang Bekas pertama kali tampil pada Metropolis.

Senegal Gasak Benin 3-0, Juara Grup D dan Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2025

0
Piala Afrika 2025: Senegal lolos ke 16 besar sebagai juara Grup D. (ANTARA)

batampos – Timnas Senegal memastikan diri lolos ke Babak 16 Besar Piala Afrika 2025 dengan status juara Grup D setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Benin dalam laga terakhir fase grup di Tangier Grand Stadium pada Rabu (31/12) dini hari WIB.

Turun dengan kekuatan penuh, Lions de la Teranga langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38 melalui sundulan Abdoulaye Seck di depan gawang Benin.

Gol tersebut sempat ditinjau Video Assistant Referee (VAR) cukup lama sebelum akhirnya disahkan, meski tayangan ulang menunjukkan bola lebih dulu mengenai siku sang pemain.

Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua, Senegal meningkatkan intensitas serangan.

Hasilnya, Habib Diallo menggandakan skor pada menit ke-63 setelah menyambut umpan tarik Sadio Mane dengan sontekan jarak dekat.

Situasi sempat berubah ketika Senegal harus bermain dengan 10 orang setelah kapten tim Kalidou Koulibaly diganjar kartu merah pada menit ke-70 akibat tekel keras terhadap Aiyegun Tosin. Bek andalan itu dipastikan absen pada laga berikutnya.

Meski kehilangan satu pemain, Senegal tetap dominan. Pada menit ke-97, Ibrahima Mbaye memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti setelah dirinya dijatuhkan Rachid Moumouni di kotak terlarang.

Kemenangan ini mengantarkan Senegal finis di puncak Grup D dengan koleksi tujuh poin dan selisih gol +6, unggul atas Republik Demokratik (RD) Kongo yang berada di posisi kedua dengan selisih gol +4.

RD Kongo juga melaju ke fase gugur usai menundukkan Botswana 3-0. Di Babak 16 Besar, Senegal akan menghadapi peringkat ketiga Grup E, yakni Burkina Faso atau Sudan.

Sementara itu, Republik Demokratik Kongo dijadwalkan bertemu Aljazair. Benin tetap melaju sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dengan raihan tiga poin dan akan menghadapi Mesir.

Adapun Botswana harus tersingkir sebagai juru kunci grup tanpa satu pun poin.

Berdasarkan laman resmi CAF, berikut hasil pertandingan Piala Afrika 2025 fase grup pada Selasa (30/12) malam hingga Rabu dini hari WIB:

Grup C
Tanzania 1-1 Tunisia
Uganda 1-3 Nigeria

Grup D
Benin 0-3 Senegal
Botswana 0-0 RD Kongo

Artikel Senegal Gasak Benin 3-0, Juara Grup D dan Lolos ke 16 Besar Piala Afrika 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.