
batampos – Gerai Koperasi Merah Putih Desa Busung resmi beroperasi di kawasan objek wisata Gurun Pasir Telaga Biru, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, sejak awal tahun 2026. Gerai ini difungsikan sebagai pemasok bahan kebutuhan pokok bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan wisata tersebut.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Asy Syukri, mengatakan kehadiran gerai koperasi ini bertujuan mempermudah akses bahan baku bagi 18 pelaku UMKM di Gurun Pasir Telaga Biru.
“Gerai Koperasi Merah Putih Desa Busung menyuplai kebutuhan seperti beras, telur, mi instan, cabai, dan bahan pokok lainnya untuk UMKM yang berjualan di kawasan wisata,” ujar Syukri.
Ia menjelaskan, sebelum adanya gerai koperasi, pelaku UMKM harus keluar dari kawasan wisata untuk membeli bahan kebutuhan saat stok menipis. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien, baik dari segi waktu maupun biaya.
“Kalau sebelumnya barang habis, mereka harus mencari ke luar lokasi. Sekarang cukup belanja di gerai koperasi,” katanya.
Syukri menambahkan, koperasi memberikan sejumlah kemudahan bagi pelaku UMKM, di antaranya sistem pembayaran yang fleksibel. Pengambilan barang dapat dilakukan pagi atau siang hari, sementara pembayaran bisa dilakukan pada sore hari.
Selain itu, harga barang yang dijual di gerai koperasi disebut lebih rendah atau minimal setara dengan harga pasar. Seluruh pelaku UMKM di kawasan wisata tersebut juga tercatat sebagai anggota Koperasi Merah Putih Desa Busung.
“Para pelaku UMKM di sana merupakan anggota koperasi, sehingga mereka ikut merasakan manfaat langsung,” tambahnya.
Untuk menjaga ketersediaan stok dan kestabilan harga, koperasi bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kepulauan Riau serta sejumlah distributor, termasuk asosiasi unggas.
“Koperasi menjalin kerja sama dengan distributor sehingga harga bisa lebih murah, selisihnya sekitar Rp500 hingga Rp1.000 dibanding harga pasar,” jelas Syukri.
Ia berharap keberadaan Gerai Koperasi Merah Putih Desa Busung dapat menjadi contoh bagi koperasi serupa di daerah lain, khususnya dalam membangun kolaborasi yang saling menguntungkan antara koperasi dan UMKM.
“Koperasi adalah milik masyarakat melalui anggotanya. Jika koperasi mampu memberikan dukungan ke UMKM, maka perekonomian masyarakat akan lebih stabil,” ujarnya.
Dengan kolaborasi tersebut, DKUPP Bintan juga terbantu dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Syukri berharap langkah ini dapat menjaga stabilitas harga sekaligus menekan laju inflasi di Kabupaten Bintan. (*)
Artikel Koperasi Merah Putih Desa Busung Suplai Bahan UMKM di Gurun Pasir Telaga Biru pertama kali tampil pada Kepri.









