
batampos-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri, Mahbub Daryanto mengatakan, ada beberapa evaluasi yang dilakukan terkait proses pelayanan haji tahun 2023 ini. Menurutnya tahun depan, Embarkasi Batam diproyeksi dilengkapi tenaga kesehatan jiwa dan penambahan petugas lansia.
“Di tahun depan, Embarkasi Haji Batam membuat terobosan baru demi peningkatan pelayanan jemaah dengan menyediakan Psikolog dan penambahan petugas lansia,” ujar Mahbub Daryanto usai rapat evaluasi yang digelar Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam di Hotel Swiss Bell Batam, Kamis (24/8) lalu.
Salah satu harapannya, pada tahun yang akan datang ada penambahan pemeriksaan kesehatan terhadap jemaah yang layak berangkat ke Tanah Suci. Seperti contoh masalah demensia yang perlu pelayanan khusus. Maka dari itu, perlu disediakan psikolog dan penambahan petugas lansia di Embarkasi Haji Batam.
“Hal ini sebagai bentuk terobosan kita untuk meningkatkan layanan terhadap jemaah haji,” jelasnya.
Pada saat itu Mahbub menyampaikan apresiasinya atas pelayanan kesehatan selama bertugas di Embarkasi dan Debarkasi Haji Batam. Menurutnya, dari jumlah 110 jemaah yang menjadi responden tidak ada sama sekali yang menyatakan kurang terhadap layanan, dengan tingkat persentase 85,5 persen (baik).
BACA JUGA: PPIH Embarkasi Batam Salurkan Rp11,8 Miliar
Selain penguatan dengan pemberian kelayakan terbang bagi jemaah melalui pemeriksaan psikiater, Mahbub juga berharap layanan seperti perhubungan, layanan di Bandara, layanan di Asrama Haji, dan katering juga dievaluasi dan terus berupaya untuk ditingkatkan pada tahun yang akan datang.
Sementara itu, Kepala KKP Kelas 1 Batam Ahmad Hidayat mengatakan, karena penambahan kuota kembali normal sehingga wajar apabila pemeriksaan secara umum pada jemaah haji musim haji 1443 H tidak bisa seketat seperti pada tahun lalu.
“Meski demikian, pada tahun ini petugas kesehatan turut mendukung motto Haji Ramah Lansia dengan membantu agar jemaah dalam kondisi layak terbang meski dengan catatan yang dapat dimaklumi secara kesehatan,” ujarnya.
KKP juga mengungkapkan harapan bantuan tenaga teknis, seperti sopir pendukung dari pemerintah daerah khususnya Kota Batam untuk menunjang operasional dalam melayani jemaah. Menurutnya, karena terbatasnya jumlah petugas dari KKP Kelas 1 Batam, sehingga pihaknya butuh bantuan driver untuk menunjang operasional.
Di akhir rapat, Kakanwil Kemenag Kepri Mahbub yang juga Ketua Petugas Panitia Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam tersebut berharap pada dua tahun ke depan bangunan Asrama Haji yang baru milik Kementerian Agama dibangun.
“Insyaallah, kita usulkan dibangun di daerah Teluk Mata Ikan Kecamatan Nongsa Kota Batam,” ucap Mahbub menambahkan. (*)
reporter: jailani








