Kamis, 18 Juni 2026
Beranda blog Halaman 483

Gubernur Ansar Soroti Dampak Konflik Global, Pariwisata Kepulauan Riau Dipacu Tetap Tangguh

0
Gubernur Ansar Ahmad saat menjadi narasumber dalam webinar “Tourism Under Fire” yang membahas strategi penguatan pariwisata Kepulauan Riau di tengah konflik global. F. Diskominfo Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan pentingnya strategi adaptif untuk menjaga ketahanan sektor pariwisata di tengah eskalasi konflik global.

Hal tersebut disampaikan Ansar saat menjadi narasumber dalam webinar “Tourism Under Fire” yang digelar oleh Ikatan Alumni NHI Bandung bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia secara daring, Senin (16/3).

Dalam pemaparannya, Ansar menilai posisi Kepri sangat strategis sebagai wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja.

Selain itu, Kepri juga berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka yang sangat vital, dengan puluhan ribu kapal melintas setiap tahun.

“Posisi strategis tersebut turut mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Ansar mengungkapkan, sepanjang 2025 Kepri menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan DKI Jakarta.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 2.027.037 orang.

Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga dengan strategi yang tepat di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sektor pariwisata.

Ansar menjelaskan, konflik global dapat memicu travel warning yang berdampak pada persepsi keamanan wisatawan terhadap suatu destinasi.

Selain itu, fluktuasi harga minyak dunia juga berpengaruh terhadap biaya transportasi udara dan laut, yang pada akhirnya memengaruhi mobilitas wisatawan.

“Karena itu kita harus memperkuat strategi pariwisata agar tetap resilien di tengah dinamika geopolitik global,” katanya.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri terus melakukan berbagai langkah penguatan sektor pariwisata.

Salah satunya dengan mendorong penggunaan autogate di keimigrasian serta optimalisasi kebijakan Visa on Arrival guna mempermudah akses wisatawan.

Selain itu, pengembangan sektor sport tourism dan marine tourism juga terus ditingkatkan sebagai keunggulan daerah kepulauan.

Pemprov Kepri juga mendorong diversifikasi pasar wisata melalui penguatan wisatawan nusantara.

Ansar optimistis target kunjungan 2,7 juta wisatawan mancanegara ke Kepri pada 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kita optimistis target tersebut bisa tercapai dengan sinergi bersama,” pungkasnya. (*)

Artikel Gubernur Ansar Soroti Dampak Konflik Global, Pariwisata Kepulauan Riau Dipacu Tetap Tangguh pertama kali tampil pada Kepri.

Pencurian Kabel Listrik Masjid Al Insan Terekam CCTV

0
Lokasi masjid yang menjadi TKP Pencurian kabel. F. Istimewa

batampos – Aksi pencurian terjadi di Masjid Al Insan yang berlokasi di Jalan Barelang Km 1, Kampung Tua Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Selasa (17/3). Pelaku diduga mencuri sebagian kabel instalasi listrik masjid sehingga menyebabkan jalur arus listrik menuju lampu di aula masjid terputus.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang datang ke masjid untuk mempersiapkan kegiatan santunan bagi 10 panti asuhan se-Kota Batam yang rencananya digelar di Masjid Al Insan.

Sebelumnya, usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah, seluruh jamaah telah kembali ke rumah masing-masing sehingga kondisi masjid dalam keadaan kosong. Diduga pelaku memanfaatkan situasi sepi tersebut untuk melancarkan aksi pencurian.

Saat pengurus tiba di lokasi, kondisi instalasi listrik di aula masjid sudah berantakan. Pipa tranking, pipa conduit, serta pipa fleksibel terlihat berserakan di lantai. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui sebagian kabel instalasi listrik telah hilang.

Akibat kejadian tersebut, jalur arus listrik yang mengalir ke lampu di aula masjid terputus sehingga mengganggu aktivitas di dalam masjid, termasuk persiapan kegiatan sosial santunan anak panti yang akan digelar di lokasi tersebut.

Pengurus DKM Masjid Al Insan, Raihan Abdul Fattah mengatakan, awalnya mereka tidak menyangka telah terjadi pencurian saat datang ke masjid pada pagi hari. “Kami datang untuk mempersiapkan acara santunan untuk 10 panti asuhan di Kota Batam. Tapi saat masuk ke aula, instalasi listrik sudah berantakan dan setelah dicek ternyata sebagian kabelnya sudah hilang,” ujarnya.

Ia menambahkan, aksi pelaku juga terekam kamera pengawas yang terpasang di area masjid. “Kejadian ini terekam CCTV masjid. Rekamannya akan kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris membenarkan adanya informasi kejadian tersebut. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari pengurus masjid. “Informasinya sudah kami terima, namun laporan resminya belum masuk. Jika sudah dilaporkan, tentu akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.(*)

Artikel Pencurian Kabel Listrik Masjid Al Insan Terekam CCTV pertama kali tampil pada Metropolis.

22 Pekerja Datangi Posko Pengaduan THR, Kabanyak untuk Berkonsultasi

0
Posko pengaduan THR di kawasan industri Batamindo, Mukakuning. f. istimewa

batampos – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam mencatat sebanyak 22 pekerja telah mendatangi posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibuka menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Dari jumlah tersebut, sebagian besar pekerja datang untuk berkonsultasi, bukan semata melaporkan pelanggaran.

Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan pihaknya telah menerima seluruh laporan dan langsung melakukan koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan provinsi.

“Total ada sekitar 22 orang yang datang. Tidak hanya pengaduan soal THR, tapi juga konsultasi. Dari jumlah itu, 12 kasus sudah selesai, sementara sisanya masih dalam proses koordinasi dengan pihak perusahaan,” ujar Yudi, Selasa (17/3).

Ia menjelaskan, untuk penanganan lebih lanjut, para pekerja juga diarahkan berkoordinasi langsung dengan posko pengawas ketenagakerjaan provinsi. Hal ini karena kewenangan pengawasan dan penindakan berada di tingkat provinsi.

“Untuk koordinasi ke perusahaan dilakukan oleh pihak pengawas provinsi. Kewenangan ada di mereka, termasuk jika ada tindakan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam melalui Disnaker telah membuka tiga posko pengaduan THR guna memudahkan pekerja menyampaikan keluhan. Salah satu posko ditempatkan di kawasan industri Batamindo, Muka Kuning, yang merupakan pusat aktivitas industri dengan jumlah pekerja cukup besar.

Selain itu, posko juga tersedia di Kantor Disnaker Batam di Sekupang serta di UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau di kawasan KBC Batam Center.

“Pekerja yang mengalami keterlambatan pembayaran atau tidak menerima THR bisa langsung melapor ke posko. Kami juga menyediakan nomor HP dan email agar akses pengaduan lebih mudah,” kata Yudi.

Ia menegaskan, hingga saat ini laporan yang masuk umumnya masih berupa konsultasi terkait aturan dan batas waktu pembayaran THR.

Disnaker Batam mengingatkan seluruh perusahaan wajib membayarkan THR secara penuh dan tidak boleh dicicil. Pembayaran paling lambat dilakukan tujuh hari sebelum hari raya keagamaan, yakni maksimal pada 14 Maret 2026.

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan.

“Tidak ada perubahan aturan pokok. Namun ada imbauan agar THR dibayarkan lebih awal, yakni 14 hari sebelum hari raya,” jelasnya.

Melalui posko pengaduan ini, Disnaker Batam berharap seluruh pekerja dapat menerima haknya tepat waktu, sekaligus menjaga hubungan industrial tetap kondusif menjelang Idulfitri.(*)

Artikel 22 Pekerja Datangi Posko Pengaduan THR, Kabanyak untuk Berkonsultasi pertama kali tampil pada Metropolis.

MBG Mulai Efektif dan Beroperasi Normal pada 31 Maret

0
Murid-murid Sekolah Dasar Negeri 010 Batam Kota saat menikmati Makanan Bergizi Gratis beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam akan kembali beroperasi normal mulai Selasa, 31 Maret 2026, setelah dihentikan sementara selama masa libur Idulfitri.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Defri Frenaldi, mengatakan penghentian sementara layanan tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 6 Tahun 2026.

“Ya, ada libur untuk dapur SPPG. Akan dimulai kembali 31 Maret 2026 sesuai Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 6 Tahun 2026,” ujar Defri, Selasa (17/3).

Selama masa libur Lebaran, seluruh aktivitas dapur SPPG di Batam dihentikan, termasuk distribusi makanan bagi pelajar maupun kelompok penerima manfaat lainnya.

Defri menjelaskan, sebelum memasuki masa libur, distribusi MBG untuk pelajar dilakukan menyesuaikan dengan jadwal libur masing-masing sekolah. Sejumlah sekolah telah lebih dulu libur sejak Sabtu (14/3), sementara lainnya masih menjalankan aktivitas belajar hingga pertengahan pekan ini.

“Untuk anak sekolah sejak hari terakhir sekolah. Ada yang libur Sabtu dan masih ada yang sampai hari ini belum libur, jadi pelayanan tergantung sekolah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) yang dilayani melalui posyandu, distribusi terakhir dilakukan pada 16 Maret 2026.

“Untuk posyandu terakhir distribusi tanggal 16 Maret,” kata dia.

Selama bulan Ramadan, lanjut Defri, program MBG di Batam juga mengalami penyesuaian, baik dari sisi menu maupun pola distribusi. Makanan yang dibagikan didominasi jenis kering agar lebih tahan lama dan dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

“Di Batam selama Ramadan kita salurkan makanan kering. Tergantung juga jika sekolahnya memiliki mayoritas siswa Muslim atau non-Muslim,” ujarnya.

Distribusi makanan pun dilakukan lebih fleksibel, bahkan dalam beberapa kasus dibagikan sekaligus untuk beberapa hari ke depan.

“Misalnya dibagikan hari Senin, tapi untuk beberapa hari ke depan sekaligus. Jadi anak-anak bisa menyimpannya dan dikonsumsi saat berbuka,” tambahnya.

Adapun jenis makanan yang disalurkan bervariasi di tiap SPPG, namun tetap memperhatikan nilai gizi dan ketahanan pangan, seperti roti, dendeng kering, serta buah-buahan seperti jeruk dan kurma.

Dengan berakhirnya masa libur Idulfitri, Defri memastikan seluruh layanan MBG akan kembali berjalan normal pada 31 Maret 2026, baik untuk pelajar maupun kelompok 3B.

“Setelah libur selesai, pelayanan kembali normal seperti sebelumnya,” katanya.

Ia berharap, dengan kembali beroperasinya program MBG, pemenuhan gizi bagi pelajar serta kelompok rentan di Kota Batam dapat terus terjaga secara optimal.(*)

Artikel MBG Mulai Efektif dan Beroperasi Normal pada 31 Maret pertama kali tampil pada Metropolis.

Harris Resort Waterfront Batam Rilis Paket Adrenalin, Tawarkan Wisata Petualangan Seru

0
Pengunjung mencoba wahana jet ski di Harris Resort Waterfront Batam dalam peluncuran paket Adrenalin, yang menawarkan berbagai aktivitas darat dan laut. F. Istimewa

batampos – Tren wisata berbasis pengalaman kian berkembang. Menjawab kebutuhan itu, Harris Resort Waterfront Batam meluncurkan paket aktivitas luar ruang bertajuk “Adrenalin Package”.

Paket ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman liburan yang lebih aktif dan menantang, tidak sekadar menginap. Peluncuran ini sekaligus mempertegas posisi resort sebagai salah satu penggerak sport tourism di Batam.

General Manager Harris Waterfront Batam, Dodi Putra mengatakan, wisatawan saat ini menginginkan pengalaman yang lebih imersif.

Baca Juga: Penutupan Jembatan Sei Ladi Belum Diputuskan, BP Batam Masih Lakukan Kajian

“Kami melihat tren tamu yang tidak hanya ingin menikmati pemandangan, tetapi juga ingin terlibat langsung dalam aktivitas yang memacu adrenalin,” ujarnya.

Dua Paket Andalan

Paket yang ditawarkan terbagi dalam dua kategori, yakni Adrenalin Package A dan Adrenalin Package B.

Package A dibanderol Rp1,1 juta per orang. Paket ini menyasar wisatawan yang mencari tantangan lebih intens dengan kombinasi aktivitas darat dan laut, seperti:

– ATV ride selama 15 menit

– Panahan (20 anak panah)

– Airsoft gun (50 peluru)

– Jet ski selama 15 menit

Baca Juga: Direktur Hotel Da Vienna Batam Didakwa Korupsi Pajak Rp4,4 M

Sementara itu, Package B ditawarkan mulai Rp390 ribu per orang dengan minimal tiga peserta. Paket ini lebih menekankan keseruan berkelompok melalui aktivitas air, seperti:

– Banana boat

– Donut boat

– Super thriller

– Masing-masing wahana berdurasi sekitar 15 menit.

Utamakan Keamanan

Sebagai bagian dari jaringan The Ascott Limited, pihak resort memastikan seluruh aktivitas dilakukan dengan standar keamanan internasional.

Baca Juga: Seni Teater Mak Yong Diusulkan ke UNESCO, Pemko Batam Lengkapi Jejak Budayanya ‎

Setiap wahana dilengkapi peralatan keselamatan dan didampingi instruktur profesional.

“Keamanan tetap menjadi prioritas utama kami tanpa mengurangi pengalaman petualangan bagi tamu,” tambah Dodi.

Paket Menginap Mulai Rp588 Ribu

Selain aktivitas outdoor, Harris Waterfront Batam juga menawarkan promo kamar tipe Orange mulai Rp588 ribu per malam (room only) dan Rp750 ribu per malam termasuk sarapan untuk dua orang.

Paket ini diharapkan dapat menjadi pilihan wisatawan yang ingin menggabungkan pengalaman menginap dengan aktivitas petualangan.

Akses Mudah dari Singapura

Berlokasi di kawasan Waterfront City, resort ini memiliki akses strategis, terutama bagi wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia melalui jalur feri internasional.

Dengan jarak yang dekat dari pelabuhan, paket ini dinilai cocok untuk perjalanan singkat (day trip) maupun liburan akhir pekan. (*)

Artikel Harris Resort Waterfront Batam Rilis Paket Adrenalin, Tawarkan Wisata Petualangan Seru pertama kali tampil pada Metropolis.

Mudik HEPI Bareng Telkomsel, 1.100 Warga Bisa Lebaran di Kampung Berkat Telkomsel Poin

0
Peserta Mudik HEPI bareng Telkomsel foto bareng di depan gedung GrhaPARI Telkomsel Batam Center, Selasa (17/3/2026). F. Dok Telkomsel untuk Batam Pos

batampos – Tangis haru dan senyum lega mengiringi keberangkatan 1.100 warga kurang mampu yang akhirnya bisa pulang kampung untuk Lebaran. Kepulangan mereka terwujud berkat Mudik HEPI 2026, program gotong royong berbasis Telkomsel Poin yang digagas Telkomsel.

Lewat program ini, pelanggan Telkomsel berpartisipasi dengan menukarkan 500 Poin atau setara Rp5.000 melalui aplikasi MyTelkomsel. Donasi yang terkumpul selama 18 Februari–10 Maret 2026 tersebut kemudian dikonversi menjadi tiket bus dan kapal bagi para penerima manfaat.

Mudik HEPI menjadi bagian dari program nasional Mudik Bersama BUMN. Penyaluran donasi dilakukan bersama KitaBisa.com, sementara perjalanan laut didukung oleh PELNI.

Sekitar 500 peserta diberangkatkan menggunakan bus dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Sumatra dan Jawa. Sementara 600 peserta lainnya menempuh perjalanan laut dengan rute Balikpapan–Surabaya, Makassar–Surabaya, serta Batam–Tanjung Priok.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki H. Bramono, mengatakan mudik bukan sekadar perjalanan, melainkan momen memeluk rindu.

“Melalui Mudik HEPI, pelanggan mengubah Poin menjadi tiket pulang yang membawa kebahagiaan,” ujar Saki sebelum melepas 200 warga Batam yang mudik menggunakan kapal Pelni, Selasa (17/3/2026).

Saki menambahkan, ke depan Telkomsel berencana menambah rute Mudik HEPI ini menjadi lebih luas lagi. Untuk pelanggan di Batam tidak hanya rute Batam-Tanjungperiok, Telkomsel juga membidik rute Batam-Belawan Medan. Bahkan tak menutup kemungkinan rute-rute pendek menggunakan kapal Roro seperti Batam-Kuala Tungkal, Batam-Dumai dan rute-rute lainnya.

“Doakan mudik tahun. Depan bisa kita perluas rute dan jangkauannya ke lebih banyak lagi pelanggan Telkomsel,” ujar Saki. (*)

Artikel Mudik HEPI Bareng Telkomsel ,1.100 Warga Bisa Lebaran di Kampung Berkat Telkomsel Poin pertama kali tampil pada News.

Ide Menu Buka Puasa, 5 Takjil di Batam yang Bisa Jadi Pilihan untuk Berbuka

0
Donatsur. (IG/donatsur_)

batampos – Banyak orang memilih menikmati takjil sebagai hidangan pembuka sebelum menyantap makanan utama.

Takjil biasanya berupa makanan atau minuman manis dan segar yang dapat membantu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.

5 Takjil di Batam yang Bisa Jadi Pilihan untuk Berbuka

1. Mekar Jala
Roti jala berbentuk bunga yang bisa jadi takjil ataupun hampers. Lengkap dengan kuah kari yang gurih. Pemesanan langsung ke Instagram @mekarjala.

2. Donatsur
Salah satu donat kentang yang sedang viral. Memiliki 11 pilihan rasa yang menarik bikin kamu ketagihan. Pemesanan langsung ke Instagram @donatsur_

3. Garamdanmadu_id
Bagi yang suka makan pizza dengan varian topping menarik bisa kesini. Pizzanya menggunakan sourdough dijamin kenyal. Pemesanan langsung ke Instagram @garamdanmadu_id.

4. Cat and The Fiddle
Salah satu hidangan penutup yang terkenal dengan egg tartnya. Varian HK dan kaya pandan HK menjadi incaran. Lokasi di Grand Batam Mall, Jl. Pembangunan, Batu Selicin, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam.

5. Bananabo_y
Roti pisang coklat dengan tepung gandum yang bisa jadi takjil. Tekstur lembut dijamin bikin ketagihan. Pemesanan langsung ke Instagram @bananabo_y.

Memilih takjil yang bernutrisi membuat tubuh dapat kembali berenergi sebelum menikmati makanan utama saat berbuka.(*)

 

Artikel Ide Menu Buka Puasa, 5 Takjil di Batam yang Bisa Jadi Pilihan untuk Berbuka pertama kali tampil pada Metropolis.

Ranperda Adminduk Batam Disetujui, Tunggu Nomor Registrasi Gubernur Kepri

0

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam mengikuti rapat paripurna pembahasan Ranperda Administrasi Kependudukan di gedung DPRD Batam, Senin (16/3). Foto: M. Sya’ban

batampos – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk) akhirnya disetujui dalam rapat paripurna di DPRD Kota Batam, Senin (16/3) siang. Pembahasan tersebut dipimpin Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, dan dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

‎Amsakar mengatakan pembahasan ranperda tersebut telah mencapai tahap final di tingkat daerah. Selanjutnya, dokumen tersebut akan menunggu nomor registrasi dari gubernur sebelum resmi diberlakukan sebagai peraturan daerah.

‎Menurutnya, administrasi kependudukan merupakan fondasi penting bagi masyarakat untuk memperoleh legalitas identitas. Mulai dari pencatatan kelahiran hingga penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), semuanya bergantung pada sistem administrasi yang tertata dengan baik.

‎“Semua sudah disusun secara rapi. Insya Allah ke depan kita tidak lagi bias dalam persoalan data,” kata Amsakar usai rapat.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Pelajar Timbulkan Keresahan Warga, Polisi Dalami Kasus di SMPN Bengkong

‎Ia menjelaskan, data administrasi kependudukan yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan. Melalui data tersebut, pemerintah dapat mengetahui perkembangan jumlah anak usia sekolah, mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.

‎Selain itu, data juga dapat menggambarkan kondisi sosial ekonomi keluarga di Batam. Misalnya, pemetaan keluarga sejahtera maupun keluarga yang masih berada dalam kategori kurang mampu.

‎“Dari data administrasi itulah kita bisa memformulasikan berbagai kebijakan, seperti pendidikan, penanganan kemiskinan, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

‎Amsakar menambahkan, keberadaan perda ini juga diharapkan mampu melindungi hak-hak anak, khususnya dalam hal identitas hukum. Ia tidak ingin ada anak-anak yang kehilangan hak administratif hanya karena status orang tua yang belum tercatat secara resmi.

‎Sebagai langkah konkret, pemerintah kota bahkan mempertimbangkan program nikah massal untuk membantu pasangan yang belum memiliki dokumen pernikahan resmi, sehingga anak-anak mereka bisa mendapatkan kepastian data administrasi kependudukan.

‎“Salah satu rencana ke depan adalah program nikah massal, supaya anak-anak kita memiliki data administrasi yang jelas dan mendapatkan hak-haknya secara baik,” ujarnya.

Baca Juga: Seni Teater Mak Yong Diusulkan ke UNESCO, Pemko Batam Lengkapi Jejak Budayanya 

Namun demikian, ia mengatakan pelaksanaan program tersebut akan melihat kebutuhan di lapangan. Jika jumlah pasangan yang membutuhkan cukup banyak, maka kegiatan itu dapat dijadikan agenda rutin.

‎“Tergantung urgensi dan volumenya. Kalau misalnya setahun hanya lima orang, tidak mungkin disebut nikah massal,” kata Amsakar sambil tersenyum.

‎Ia menambahkan, pemerintah akan melakukan pendataan melalui kecamatan dan kelurahan untuk mengetahui minat masyarakat. Jika jumlahnya signifikan, program tersebut berpeluang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola administrasi kependudukan di Batam.(*)

Artikel Ranperda Adminduk Batam Disetujui, Tunggu Nomor Registrasi Gubernur Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026, Penghargaan Atas Capaian Ekonomi Batam

0

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memberikan penghargaan kepada mitra strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem investasi Batam sepanjang Tahun 2025.

Penghargaan itu dihelat keduanya dalam ajang bergengsi bertajuk “Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026” di Hotel Grand Mercure, Senin (16/3).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih sekaligus pengakuan atas sinergi yang telah terbangun dari seluruh pihak dalam menjaga iklim investasi dan mendorong kemajuan ekonomi Batam.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif, aman, dan kompetitif.

“Atas nama BP Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat, daerah, instansi vertikal, dan seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam menjaga iklim investasi dan mendorong kemajuan ekonomi Batam,” katanya.

Disebutkan, data Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan IV 2025 mencapai 7,49% melonjak tajam dibanding Triwulan IV 2024 hanya 3,27%. Angka itu mendorong pertumbuhan ekonomi Batam Tahun 2025 yang mencapai 6,76%.

Sementara, realisasi investasi mencapai Rp 69,3 triliun, melampaui target tahunan. Angka itu, inline dengan capaian sosial yang semakin baik. Dimana Tahun 2024, angka kemiskinan di Batam tercatat sebesar 4,85 persen atau sekitar 83,57 ribu jiwa. Sementara, Tahun 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 3,81 persen atau sekitar 68,04 ribu jiwa.

“Hasil ini menunjukkan bahwa pertumbuhan yang kita dorong bersama tidak hanya tercermin dalam angka-angka ekonomi, tetapi juga semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan melalui momen Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026, menegaskan bahwa masa depan Batam hanya dapat dibangun melalui kolaborasi yang semakin erat, sehat, dan strategis.

“Capaian hari ini mari kita jadikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membangun Batam yang lebih maju dan modern,” pungkasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Batam diharapkan mampu terus meningkatkan realisasi investasi, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat sebagai daerah tujuan investasi yang inklusif di kancah internasional. Adapun instansi, asosiasi, K/L penerima Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026, sebagai berikut:

Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia, Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM, Pemerintah Provinsi Kepri, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Polda Kepri, Kodaeral IV, Koarmada I, Kejaksaan Tinggi Kepri, Korem 033/wira Pratama, Zona Bakamla Barat, Binda Kepri, Pengadilan Tinggi Kepri, Pengadilan Tinggi Agama Kepri.

Kantor DJBC Kepri, Kantor Wilayah DJP Kepri, Kantor Wilayah Imigrasi Kepri, Kantor Wilayah BPN Kepri, Kantor Perwakilan BPK Kepri, Kantor Perwakilan BPKP Kepri, Kantor Karantina Kepri, BPS Kepri, Kantor Wilayah DJPB Tanjung Pinang, PT Taspen Persero.

Pemerintah Kota Batam, DPRD Kota Batam, Kodim 0316 Batam, Polresta Barelang, Lanud Hang Nadim Batam, Pengadilan Negeri Batam, Kejaksaan Negeri Batam, Pangkalan Bakamla Batam, Batalyon Marhanlan VI Batam, Batalyon Raider 136/TS, Denpom 1/6 Batam.

Kantor Utama Beacukai Tipe B Batam, Kantor Pelayanan Pajak Madya Batam, Kantor Wilayah Imigrasi Batam, Kantor BPN Batam, KSOP Batam, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Batam, BPS Batam, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Jasa Raharja, PT PLN Batam, Politeknik Negeri Batam.

Selanjutnya, Kadin Batam, Apindo Batam, HKI Kepri, REI Batam, PHRI Batam, Pegawai BP Batam Berdedikasi dan Duta Investasi Batam. (*)

Artikel BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026, Penghargaan Atas Capaian Ekonomi Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Seni Teater Mak Yong Diusulkan ke UNESCO, Pemko Batam Lengkapi Jejak Budayanya ‎

0
Teater Mak Yong. (Dok Batampos)

‎batampos – Di panggung sederhana yang kadang digelar di halaman kampung atau acara budaya Melayu, suara gendang dan rebab pelan-pelan membuka cerita.

Para penari bergerak perlahan, seolah membawa penonton masuk ke dunia lama: dunia raja, putri, dan kisah-kisah yang hidup dari ingatan orang-orang tua. Itulah Mak Yong, seni teater Melayu yang kini kembali menjadi perhatian dunia.

‎Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali mengajukan tiga warisan budaya untuk masuk ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan milik UNESCO.

‎Tiga warisan budaya tersebut adalah Teater Mak Yong, Jaranan: Seni Pertunjukan dan Ritual, serta Tempe. Khusus Mak Yong, pengusulannya dilakukan sebagai ekstensi dari tradisi Mak Yong yang sebelumnya telah diakui dari Malaysia.

Baca Juga: Direktur Hotel Da Vienna Batam Didakwa Korupsi Pajak Rp4,4 M

Di Batam, pemerintah daerah kini tengah mengumpulkan jejak-jejak budaya tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, mengatakan pemerintah kota sedang melengkapi berbagai data untuk memperkuat pengusulan itu.

‎“Mak Yong itu masuk kategori Memory of The World. Kita sedang melengkapi data-datanya,” ujar Ardiwinata kepada Batam Pos, Senin (16/3).

‎Mengumpulkan Jejak Mak Yong

‎Data yang dikumpulkan bukan sekadar catatan biasa. Pemerintah kota menghimpun berbagai dokumentasi yang menunjukkan keberadaan Mak Yong di tanah Melayu, khususnya di Batam.

‎Mulai dari foto pertunjukan, rekaman video, dokumen lama, hingga data para pelaku seni yang masih aktif memainkan teater tradisional tersebut.

‎“Jejaknya kita kumpulkan semua. Foto, dokumen, video, juga data para pelakunya. Semua dimasukkan,” jelasnya.

‎Dokumen itu nantinya akan dikirim ke Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV sebagai bagian dari proses verifikasi sebelum masuk ke tingkat nasional dan internasional.

‎Teater Melayu yang Hidup dalam Cerita

‎Mak Yong bukan sekadar tarian atau drama panggung. Ia adalah perpaduan antara tari, musik, nyanyian, dan lakon cerita. Dalam satu pertunjukan, penonton bisa menyaksikan kisah kerajaan, legenda rakyat, hingga cerita tentang kehidupan manusia.

‎Para pemain memerankan berbagai tokoh—mulai dari raja, putri, hingga tokoh-tokoh jenaka yang membuat suasana panggung hidup.

Baca Juga: Amsakar: Lahan PSN Galang Bermasalah

‎Di Batam sendiri, salah satu kelompok yang masih mempertahankan seni ini dikenal dengan nama Mak Yong Pantai Basri, sebuah sanggar yang terus menampilkan pertunjukan Mak Yong dalam berbagai acara budaya Melayu.
‎Ardiwinata mengenang salah satu lakon Mak Yong yang pernah sangat populer di kalangan penonton.

‎“Ada satu cerita yang dulu sangat diminati, yaitu Putri Siput Kundang. Itu sangat disukai penonton,” ujarnya.

Dari Cina-Indo (Cindo) ke Tanah Melayu

‎Sejarah Mak Yong sendiri cukup panjang. Dalam sejumlah catatan kebudayaan, seni ini dipercaya memiliki akar dari kawasan Indo-Cina yang kemudian berkembang di wilayah Melayu.

‎Seiring waktu, Mak Yong menyebar dan tumbuh di berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, hingga Kepulauan Riau.

‎Meski zaman berubah dan hiburan modern semakin banyak, Mak Yong tetap bertahan sebagai bagian dari identitas budaya Melayu.

‎Setiap kali ada festival seni atau perhelatan budaya Melayu di Batam, pertunjukan Mak Yong masih kerap dihadirkan.

‎Menunggu Pengakuan Dunia

‎Setelah semua data terkumpul, proses selanjutnya akan melalui tahapan di tingkat pemerintah provinsi dan pusat. Jika semua dokumen dinyatakan lengkap, pengusulan akan dilanjutkan ke UNESCO.

‎Selain Mak Yong, dua warisan budaya lain yang diajukan Indonesia tahun ini adalah Jaranan, yang diusulkan bersama Suriname, serta Tempe, makanan tradisional yang sudah dikenal dunia.

‎“Itu didaftarkan bersama Tempe dan Jaranan. Kita tinggal menunggu prosesnya,” kata Ardiwinata.

‎Legenda Penari dari Batam

‎Di Batam sendiri, Mak Yong juga memiliki tokoh-tokoh yang berjasa menjaga tradisi ini tetap hidup. Salah satunya adalah Mak Nurma, penari Mak Yong yang dikenal luas sebagai salah satu legenda seni Melayu di daerah ini.

‎Atas dedikasinya dalam melestarikan budaya, ia pernah dianugerahi penghargaan Batam Madani dari Pemerintah Kota Batam.

‎Di tengah modernisasi kota industri seperti Batam, seni seperti Mak Yong mungkin terlihat sederhana. Namun di balik gerak tari dan alunan musiknya, tersimpan sejarah panjang, ingatan kolektif, dan identitas sebuah bangsa.(*)

Artikel Seni Teater Mak Yong Diusulkan ke UNESCO, Pemko Batam Lengkapi Jejak Budayanya ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.