Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menerima kunjungan Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny Mamoto beserta rombongan pada hari Kamis (14/9/2023) bertempat di Marketing Center BP Batam.
Dalam kunjungannya, Irjen (Purn) Benny Mamoto mengatakan ingin melihat langsung kondisi Kota Batam pasca aksi demonstrasi di Kantor BP Batam yang berakhir ricuh pada Senin (11/9/2023) lalu.
“Kami hadir hari ini untuk melihat kondisi Batam pasca aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Senin kemarin,” ujarnya.
“Mungkin Pak Kepala BP Batam bisa jelaskan kronologisnya sekaligus memberikan informasi detail mengenai pengembangan Pulau Rempang ini kepada kami,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Purnawirawan Jenderal Polisi Bintang Dua ini juga berharap Pemerintah Pusat melalui BP Batam dapat segera menemukan solusi terbaik dalam pengembangan salah satu Program Strategis Nasional 2023 ini.
“Harapan kami semoga kedepannya segera didapatkan solusi terbaik demi kelancaran proyek pengembangan Rempang Eco-City ini,” harap Irjen (Purn) Benny Mamoto.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari rombongan Kompolnas yang dipimpin oleh Irjen (Purn) Benny Mamoto selaku Ketua Harian Kompolnas.
“Selamat datang di Batam Pak Irjen (Purn) Benny Mamoto beserta rombongan, terima kasih sudah berkunjung ke BP Batam,” kata Rudi.
Selanjutnya, Rudi berkesempatan menjelaskan kronologis beberapa kejadian terkait pengembangan Rempang Eco-City yang telah terjadi beberapa waktu ini.
Rudi juga mengatakan bahwa pihaknya sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di Kota Batam akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh poin yang menjadi hak masyaraat Pulau Rempang yang terdampak proyek ini sehingga harus di relokasi.
“Kami disini (BP Batam) berupaya memenuhi hak masyarakat terdampak relokasi, seperti pemberian rumah tipe 45 senilai 120 juta Rupiah per Kepala Keluarga (KK) di tanah seluas maksimal 500 m2 hingga legalitas tanah dan rumah itu sendiri,” terang Rudi dihadapan rombongan Kompolnas yang hadir.
Rudi turut berharap melalui relokasi ini kesejahteraan masyarakat Pulau Rempang juga dapat meningkat.
“Saya tentu berharap melalui momentum pembangunan ini, masyarakat Pulau Rempang bisa semakin sejahtera kedepannya,” ujar orang nomor satu di Batam ini.
Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan ini, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro serta Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam. (mi/rilis)
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan usai diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (14/9). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
batampos – Eks Menteri BUMN 2011-2014 Dahlan Iskan memenuhi panggilan KPK kemarin. Dahlan dipanggil sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina 2011-2014. Di periksa sekitar enam jam, Dahlan ditanya soal pembelian LNG itu.
Keluar dari pemeriksaan pukul 15.25 WIB, Dahlan langsung dikerubungi wartawan. Dia pun meminta untuk duduk saja ketika ditanya wartawan. “Boleh di sini saja,” ucapnya sambil duduk di pintu masuk Gedung Merah Putih KPK. Dahlan menjelaskan pemeriksannya terkait dengan Mantan Dirut Pertima Karen Agustiawan. “Iya soal ibu Karen,” katanya.
Saat di tanya soal aliran dana, Dahlan menjawab singkat. “Tidak ada,” celetuknya. Dia menyebut, sebagai Menteri BUMN, dirinya bukan merupakan kuasa pengguna anggaran. Sebab, kuasa anggaran itu milik kementerian teknis. Sedang BUMN, kementerian yang pernah dia duduki itu tidak.
Dia juga mengungkapkan, penyidik memang bertanya soal beli-beli LNG. Namun, Dahlan tidak mengetahui soal pembelian gas alam cair itu. “Saya bilang nggak tahu,” terang lelaki 72 tahun tersebut.
Dahlan tidak tahu mengenai soal pembelian seperti itu, karena merupakan masalah teknis sekali dalam perusahaan. Dan, dia bukan merupakan seorang komisaris, juga bukan orang direksi.
Sebelum kembali berdiri, Dahlan juga sempat nyeletuk. Bahwa saat membaca dokumen-dokumen yang disodorkan penyidik dia menemukan ada perbedaan tanda tangannya. “Ternyata tanda tangan saya berberda antara Dirut PLN sama Menteri. Saya baru ingat,” katanya seraya tersenyum.
Saat menuju mobil, dia mengatakan selama diperiksa, penyidik mencecarnya dengan banyak pertanyaan. “Banyak, saya nggak hafal,” katanya. Dia juga tidak mau berkomentar rinci apa saja yang ditanyakan. Menurutnya tidak elok, jika dibeberkan.
Kasus dugaan korupsi LNG Pertima semula merupakan kasus yang diungkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Maret 2021. Pada Juni 2022 kasus tersebut kemudian ditangani oleh KPK dan dinaikan ke tahap penyidikan. KPK telah memeriksa beberapa orang. Di antaranya, Direktur Utama PT Pertamina periode 2014-2017 Dwi Soetjipto dan Dewan Komisaris PT Pertamina periode 2010-2013 Evita Herawati Legowo. (*)
batampos – Car Free Day (CFD) atau kawasan bebas kendaraan Batam akan digelar di kawasan Nagoya, Lubukbaja pada Sabtu (16/9). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00-10.00 WIB itu nantinya akan memberikan ratusan hadiah menarik, seperti sepeda motor, kulkas, TV dan lainnya.
Kadis Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan CFD di minggu kedua bulan September digelar di kawasan Nagoya. Dimana 2 minggu lalu, CFD sudah digelar di sekitaran jalan Engku Putri.
“Supaya tak menjatuhkan, lokasinya kami gelar di Nagoya. Ada 4 persimpangan besar yang kami blok dalam kegiatan ini,” jelas Salim.
Menurut Salim, kegiatan CFD kali ini bertepatan dengan Hari Jadi Perhubungan. Karena itu, dalam pelaksanaan CFD, pihaknya berkolaborasi dengan KSOP, BPTD dan lainnya. Sehingga ada kegiatan seperti jalan santai dan senam bersama.
“Kegiatan itu menyediakan ratusan hadiah menarik. Jadi kami harap masyarakat bisa datang sebanyak banyaknya. Karena kalau tak datang, menyesal, karena banyak hadiah, seperti sepeda motor,” sebut Salim.
Masih kata Salim, kupon undian nantinya akan disebar saat kegiatan berlangsung. Ada ratusan kupon yang disiapkan untuk masyarakat yang hadir di kegiatan.
“Semua yang ikut dalam kegiatan ini bisa mendapatkan kupon,” sebut Salim.
Dalam kegiatan CFD, pihaknya juga bekerjasama dengan berbagai UMKM. Sehingga masyarakat yang datang ke lokasi, juga bisa berwisata kuliner dan lainnya.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa membuat Batam semakin sehat, karena masyarakat berolahraga. Juga saling bersilaturahmi, ” pungkas Salim. (*)
Kedutaan Besar Thailand (Royal Thai Embassy) melakukan kunjungan ke Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Rabu (13/9/2023). Rombongan tersebut dipimpin langsung Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E Prapan Disyatat dan diterima oleh Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan bersama GM Unit Usaha Pelabuhan Penumpang, Benny Syahroni dan jajaran.
H.E Prapan Disyatat mengapresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Menurutnya, Kedutaan Besar Thailand senang sekali mendapatkan kehormatan untuk berkunjung ke Badan Usaha Pelabuhan BP Batam.
Ia menyampaikan, kedatangannya yakni untuk mendapatkan informasi khususnya mengenai proses bisnis di Terminal Umum Batu Ampar.
“Kunjungan ini menjadi dasar kami untuk menjajaki peluang kerja sama ekonomi dengan BP Batam, meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand, kami sangat apresiasi,” kata Duta Besar.
Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan menyambut baik penjajakan peluang investasi dari Kedutaan Besar Thailand.
Terlebih katanya, saat ini BP Batam tengah melakukan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar secara masif yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing kota Batam sebagai Hub Logistik Internasional.
Disebutkan, Pelabuhan Batu Ampar kini dilengkapi satu unit STS Crane produksi Korin Corporation asal Korea Selatan. STS ini memiliki kemampuan bongkar muat hingga 35 box kontainer per jam. Sehingga dapat mempersingkat waktu tunggu atau dwelling time di Terminal Umum Batu Ampar.
Kemudian, Batu Ampar juga didukung dengan area container yard mencapai 4 Ha dengan target seluas 20 ha.
“Proses bisnis di Terminal Batu Ampar saat ini memiliki semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa pelabuhan,” imbuhnya.
Setelah mendengar paparan dari Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, rombongan Duta besar site visit menuju Pelabuhan Batu Ampar.
Senada, di lain tempat, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengaku optimis jika nilai investasi asing di Batam bakal terus naik hingga akhir tahun nanti. Mengingat, BP Batam gencar menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan investasi.
Tercatat, sejumlah negara besar masih memercayakan Batam sebagai tujuan investasi. Seperti Singapura yang mencatatkan nilai PMA sebesar USD 225,4 juta dengan jumlah 901 proyek sepanjang Semester I 2023.
Lalu ada Perancis dengan nilai PMA mencapai USD 34,37 juta dan Hongkong dengan capaian PMA sebesar USD 34,21 juta.
“Sehingga Kepala BP Batam mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga situasi kondusif agar investasi terus naik begitupun pertumbuhan ekonomi daerah” pungkasnya. (*/rilis)
Kedutaan Besar Thailand (Royal Thai Embassy) melakukan kunjungan ke Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Rabu (13/9/2023). Rombongan tersebut dipimpin langsung Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E Prapan Disyatat dan diterima oleh Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan bersama GM Unit Usaha Pelabuhan Penumpang, Benny Syahroni dan jajaran.
H.E Prapan Disyatat mengapresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Menurutnya, Kedutaan Besar Thailand senang sekali mendapatkan kehormatan untuk berkunjung ke Badan Usaha Pelabuhan BP Batam.
Ia menyampaikan, kedatangannya yakni untuk mendapatkan informasi khususnya mengenai proses bisnis di Terminal Umum Batu Ampar.
“Kunjungan ini menjadi dasar kami untuk menjajaki peluang kerja sama ekonomi dengan BP Batam, meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand, kami sangat apresiasi,” kata Duta Besar.
Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja, Endry Abzan menyambut baik penjajakan peluang investasi dari Kedutaan Besar Thailand.
Terlebih katanya, saat ini BP Batam tengah melakukan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar secara masif yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing kota Batam sebagai Hub Logistik Internasional.
Disebutkan, Pelabuhan Batu Ampar kini dilengkapi satu unit STS Crane produksi Korin Corporation asal Korea Selatan. STS ini memiliki kemampuan bongkar muat hingga 35 box kontainer per jam. Sehingga dapat mempersingkat waktu tunggu atau dwelling time di Terminal Umum Batu Ampar.
Kemudian, Batu Ampar juga didukung dengan area container yard mencapai 4 Ha dengan target seluas 20 ha.
“Proses bisnis di Terminal Batu Ampar saat ini memiliki semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa pelabuhan,” imbuhnya.
Setelah mendengar paparan dari Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, rombongan Duta besar site visit menuju Pelabuhan Batu Ampar.
Senada, di lain tempat, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengaku optimis jika nilai investasi asing di Batam bakal terus naik hingga akhir tahun nanti. Mengingat, BP Batam gencar menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan investasi.
Tercatat, sejumlah negara besar masih memercayakan Batam sebagai tujuan investasi. Seperti Singapura yang mencatatkan nilai PMA sebesar USD 225,4 juta dengan jumlah 901 proyek sepanjang Semester I 2023.
Lalu ada Perancis dengan nilai PMA mencapai USD 34,37 juta dan Hongkong dengan capaian PMA sebesar USD 34,21 juta.
“Sehingga Kepala BP Batam mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga situasi kondusif agar investasi terus naik begitupun pertumbuhan ekonomi daerah” pungkasnya. (*/rilis)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkolaborasi dengan Program Bakti Sosial BUMN memberikan bantuan dan dukungan untuk mendorong usaha masyarakat pedesaan di Desa Mina Padi Samberembe, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Dalam acara tersebut, BSI dan Kementerian BUMN melakukan penebaran benih ikan nila sebanyak 125 Kg, pembagian bantuan 500 paket sembako, pelayanan pemeriksaan kesehatan, showcase UMKM Binaan BSI dan pemberian 800 Kg pupuk urea berkolaborasi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) di mana pemanfaatannya akan digunakan untuk lahan seluas 3,5 Ha.
Direktur Compliance dan Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi atau biasa dipanggil Dewi, mengatakan bahwa sinergi ini merupakan wujud komitmen BSI untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia. “BSI ingin menjadi sahabat finansial, sahabat spiritual, dan sahabat sosial masyarakat, di mana kehadiran BSI dapar terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas,” kata Dewi.
Program ini juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir bahwa perusahaan BUMN harus memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam bentuk produk maupun berbagai inisiatif yang dilakukan perusahaan.
Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (kiri) dan Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono (tengah) saat memberikan simbolis bantuan 500 paket sembako pada Program Bakti Sosial BUMN kepada warga Desa Samberembe, Sleman, Yogyakarta. (14/09)
Dewi menyebutkan, BSI berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI).
“Saat ini telah dilaksanakan sejumlah 15 Program Desa BSI di seluruh Indonesia, dari Pulau Sumatera, Jawa, Lombok, Kalimantan sampai ke pulau Sulawesi. Program Desa BSI akan terus dilaksanakan oleh BSI, sejalan dengan pertumbuhan bisnis BSI,” ujarnya.
Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono menyampaikan nantinya kedepan, program-program Bakti Sosial BUMN seperti ini kolaborasi menjadi kuncinya dan dengan sumber daya yang cukup akan mencapai dampak yang besar pula.
“Intervensi langsung juga sudah kami persiapkan untuk memberikan bantuan yang meringankan beban masyarakat berupa sembako, selain itu ada pula program-program pemberdayaan UMKM untuk masyarakat desa”, ungkap Edi.
Program Desa BSI
Program Desa BSI menjadi salah satu program BSI dalam memberikan manfaat kepada umat, dengan misi peningkatan skala ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi desa dengan pendayagunaan dana Zakat, Infaq, Shadaqah & Wakaf (ZISWAF).
“Salah satu program Desa BSI yang saat ini berjalan yaitu di Kampung Wisata Mina Padi Samberembe ini, di mana kami melakukan pengembangan dengan menjadikan kampung ini sebagai kampung wisata edukasi teknologi perikanan dan pertanian dengan konsep integrated farming system,” jelasnya.
Di desa ini, dilakukan budi daya dengan merekayasa lahan sebagai teknologi tepat guna yang mudah dijalankan oleh para petani. Lahan yang diolah dapat ditanami beberapa komoditas dalam satu kesatuan luas lahan dengan tambahan ikan sebagai komoditi pelengkap.
BSI bekerja sama dengan BSI Maslahat memulai program Desa BSI di Kampung Mina Padi Samberembe pada 2021. Sebanyak 50 kepala keluarga setempat menjadi penerima manfaat dari program tersebut, dengan penggunaan luas lahan sebesar 3,5 Ha.
“Program Desa BSI mencakup 5 tahapan yaitu pra program, penumbuhan, penguatan, pemandirian dan exit strategy dengan pendampingan intensif dari tenaga ahli. Diharapkan setiap penerima manfaat yang telah melewati tahapan ini mampu memiliki keahlian yang baik, produktif dan meningkatkan pendapatannya, sehingga yang sebelumnya non-bankable menjadi bankable.”
Melalui program Desa BSI, BSI bersama BSI Maslahat membentuk kelembagaan masyarakat untuk membantu masyarakat desa mengembangkan usahanya, baik di bidang pertanian, perikanan, wisata maupun UMKM. BSI melakukan pendekatan melalui pendampingan intensif kepada masyarakat baik dari sisi teknis maupun dari sisi spiritual.
“Tujuannya agar para penerima manfaat dapat menguatkan dan mengembangkan sumber daya ekonomi yang mereka miliki hingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tutur Dewi.
Terakhir, Dewi menyampaikan harapannya bahwa sinergi yang terjalin dapat membawa manfaat bagi masyarakat Desa Mina Padi.
“Sehingga ke depan akan membawa ekonomi desa dan ekonomi di Indonesia untuk terus melaju,” pungkas Dewi. (*)
Ridwan Kamil memperlihatkan KTA Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). (Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Sosok Ridwan Kamil kian santer dalam bursa bakal calon wakil presiden. Usai disebut dilamar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri untuk mendampingi Ganjar Pranowo, teranyar giliran Prabowo Subianto yang menemui mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Seperti diketahui, melalui laman sosial medianya, Prabowo mengumumkan pertemuannya dengan sosok yang akrab disapa RK itu. Momen itu terjadi di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Rabu malam (13/9).
Malam itu, RK membawa oleh-oleh Cilok Bandung untuk Prabowo. Sebaliknya, Prabowo menyuguhkan RK Nasi Liwet, Sate, Ayam Goreng, Ikan Goreng, Tempe dan Tahu, Sayur serta Sambal Bawang.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Marcus Mekeng membenarkan pertemuan itu. Dia menduga, pertemuan itu sebagai bagian dari penjajakan akhir sebelum memutuskan nama cawapres.
Karena itu, tak hanya RK, Mekeng menyebut Prabowo juga menemui kandidat lain. Seperti Airlangga Hartarto hingga Erick Thohir. “Tentunya pak prabowo melihat sebuah diferensial yang dimiliki semua calon,” ujarnya kemarin.
Upaya itu, diyakininya juga dilakukan Ganjar dan Megawati dengan menemui nama-nama kandidat. Dalam politik, itu aktivitas yang lumrah.
Selain penjajakan, Mekeng juga memaknai pertemuan itu sebagai upaya Prabowo memagari RK tidak keluar dari Golkar. Terlebih, RK yang dominan di Jawa Barat berpotensi diambil calon lawannya.
“Ya itu termasuk (memagari), makannya dipanggil, diajak ngobrol gitu loh. Sehingga nanti muncul dia akan memutuskan koalisinya siapa yang lebih pantas yang bisa memenangkan,” imbuhnya.
Diliriknya nama RK, bagi Golkar sendiri sebagai petanda baik. Itu artinya, kader-kader Golkar diperhitungkan. Meskipun, keputusan mengusung Airlangga sebagainana amanat Musyawarah Nasional (Mumas) belum berubah.
Mekeng sendiri tak mempersoalkan, apakah Airlangga atau RK yang kemudian akan maju sebagai cawapres. Yang terpenting untuknya, ada kader Golkar yang maju. Mengingat dalam dua Pilpres terakhir, Golkar yang notabene partai besar hanya jadi pengikut.
“Saya yang penting Golkar masuk di dalam kontestasi ini, jangan jadi penonton mulu,” jelasnya. Dalam konteks ini, pihaknya berharap Golkar lebih realistis. Jika RK yang berpeluang, maka bisa didorong maju.
Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku belum mengetahui detail pertemuan antara RK dan Prabowo. Yang jelas, keduanya memang bersahabat sejak lama. “Ini pertemuan dua sahabat cukup lama dan kemungkinan membicarakan tentang Pilpres 2024,” kata Muzani di Bandung dalam keterangannya.
Diakuinya, nama RK memang masuk dalam list kandidat pendamping Prabowo. “Salah satu nama yang diperbincangkan, dibicarakan di internal Gerindra sebagai kandidat,” imbuhnya.
Namun Muzani menekankan, penetapan nama wakil harus ditetapkan melalui Koalisi Indonesia Maju (KIM). Sehingga tidak bisa hanya diputuskan oleh Gerindra.
Sementara itu, pakar menilai peluang RK untuk menjadi cawapres Ganjar dinilai cukuk kecil. Sebab, Partai Golkar terlihat masih keberatan dengan pencalonan tersebut. Apalagi, partai beringin sudah berkoalisi dengan Partai Gerindra yang mendukung Prabowo Subianto sebagai capres. “Jadi RK akan sulit jadi cawapres Ganjar,” terang pengamat politik Ujang Komarudin kepada Jawa Pos kemarin.
Menurutnya, kesalahan fatal yang dilakukan adalah, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta langsung ke RK untuk mendampingi Ganjar. Padahal, RK adalah kader Partai Golkar. Jadi, seharusnya Megawati meminta ke partai beringin.
Maka, kata Ujang, Golkar merasa kecewa dengan manuver politik tersebut. Langkah RK untuk menjadi cawapres Ganjar akan semakin sulit. “Karena tidak ada restu dari Partai Golkar,” paparnya.
Saat ini, lanjut dosen Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) itu, tinggal dua nama yang menguat menjadi cawapres Ganjar. Yaitu, Menkopolhukam Mahfud MD dan Menparekraf Sandiaga Uno.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu mengatakan, keduanya sama-sama memiliki peluang besar. Mahfud mempunyai kedekatan dengan Megawati dan merupakan tokoh senior NU. Sedangkan Sandiaga mendapat dukungan dari PPP yang sudah berkoalisi dengan PDIP.
Jadi, Ujang tidak bisa menyatakan mana diantara kedua nama itu yang lebih kuat. Sebab, Mahfud dan Sandiaga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. “Kita tunggu saja siapa yang dipilih nanti,” bebernya.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, tidak ingin terburu-buru menetapkan cawapres. Menurutnya, saat ini partai koalisi masih melakukan pencermatan terhadap para tokoh yang masuk bursa cawapres Ganjar.
Pencermatan dan pendalaman itu dilakukan para ketua umum partai yang mendukung Ganjar. Jika proses itu sudah selesai, pada waktunya nanti akan diputuskan siapa yang akan menjadi pendamping Ganjar. “Pembahasan dilakukan secara dinamis untuk mencari yang terbaik,” tandas Hasto.
Sementara itu, Koalisi Indonesia Maju (KIM) kembali menggelar rapat. Rapat digelar di Kantor Partai Golkar tadi malam dihadiri para ketua umum partai pengusung Prabowo. Yakni Gerindra, PAN, Golkar, PBB dan Gelora.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menerangkan, rapat tersebut pertemuan lanjutan. Ada sejumlah isu yang dibahas. Seperti merumuskan tentang platform, program kerja koalisi, hingga struktur organisasi pemenangan. “Dan beberapa hal penting lainnya,” jelasnya.
Terpisah, Koalisi Perubahan terus mematangkan persiapan pencalonan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) untuk pilpres 2024 mendatang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB Hasanuddin Wahid mengatakan, Anies-Cak Imin mulai melengkapi persyaratan pencalonan sesuai Peraturan KPU (PKPU).
”Meskipun PKPU-nya belum diputuskan, tapi kami sudah tahu syaratnya apa saja,” kata Hasanuddin dalam konferensi pers, Rabu (13/9) malam. Hasanuddin menyebut, salah satu syarat yang sudah dilengkapi itu adalah surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). ”Gus Muhaimin kemarin sudah mengurus SKCK,” ujarnya.
Hasanuddin menambahkan, pihaknya juga bakal mengumumkan sosok kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan sebagai bagian dari strategi pemenangan pasangan Amin. Namun, Hasanuddin belum bisa menyebutkan secara spesifik siapa nama kapten yang dimaksud. ”Insya Allah kaptennya di luar dari dua partai ini (Nasdem dan PKB, Red),” ujarnya.
Dia menyebut, kapten itu akan mencerminkan kebhinekaan dan bisa memastikan pasangan Amin meraih kemenangan pada pilpres 2024 mendatang. ”Kalau tidak bisa memastikan pasangan ini menang, kan bukan kapten, itu Kapton,” ungkapnya. ”Jadi kapten ini bisa memenangkan pasangan ini, Amin, dan bisa mencerminkan perubahan serta politik kebhinekaan,” imbuhnya.
Sekjen DPP Nasdem Hermawi Taslim menambahkan kapten timnas pemenangan pasangan Amin itu merupakan seorang Gen-Z. Hanya saja, dia belum bisa memberikan bocoran siapan Gen-Z yang dimaksud. ”Kami belum memutuskan siapa kapten dari timnas (pemenangan) ini, karena kami butuh betul sosok figure yang mampu memenangkan (pasangan Amin, Red),” tuturnya.
Tidak hanya kapten timnas pemenangan Amin, Taslim menyebut ada beberapa nama yang akan menjadi bagian tim hukum. Salah satunya adalah mantan Jaksa Agung M. Prasetyo. ”Beliau (Prasetyo, Red) akan menjadi dewan pengarah kami,” ujarnya. Ada pula Edwin Pamimpin Situmorang, mantan Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen, yang menjadi dewan pengarah tim hukum. (*)
Sejumlah warga Desa Busung memperlihatkan sertifikat tanah yang diterimanya saat pembagian sertifikat tanah di halaman Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (14/9/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos- Sejumlah warga Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam merasa lega setelah hak atas lahannya selama ini diakui dengan terbitnya sertifikat tanah.
Ada sekira 704 sertifikat tanah dibagikan ke sejumlah warga Desa Busung.
Penyerahan sertifikat tanah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di halaman kantor Desa Busung, Kamis (14/9/2023) sekira pukul 14.00 WIB.
Seorang warga Desa Busung, Nur Amin, 62 mengaku lega setelah menerima sertifikat tanah atas lahan dan bangunan yang ditempatinya selama 2011.
“Rasanya lega,” kata pria yang sudah menetap di Desa Busung sejak 1991.
Pria yang bekerja sebagai penyekop pasir ini menerima sertifikat hak pakai pesisir karena rumahnya yang terletak di daerah pesisir Desa Busung.
“Lega sekarang, rumah sudah ada sertifikatnya,” kata pria yang sebelumnya tinggal dari Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Sertifikat yang didapat, kata dia, akan disimpan dahulu. “Yang jelas mau disimpan dulu,” kata dia.
Hal serupa diungkapkan Gafar, 54, warga Desa Busung. Sejak menempati rumahnya, kata dia, baru kali ini rumahnya memiliki sertifikat tanah.
“Lega sekali, sekarang sudah ada sertifikat,” kata dia.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan, adanya sertifikat tanah ini menjadi dasar kepemilikan yang sah bagi masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dia meminta sertifikat tanah yang sudah dibagikan agar dapat dijaga baik-baik.
“Dijaga baik-baik karena dokumen penting. Ketika butuh permodalan dapat digunakan,” kata dia.
Kepala BPN Bintan, Beny Ryanto menyampaikan, di Desa Busung ada sekira 704 sertifikat tanah yang dibagikan terdiri dari sekira 655 sertifikat hak milik, sekira 43 sertifikat hak pakai aset pemerintah desa, 6 sertifikat hak pakai pesisir.
Dia berharap, sertifikat yang dibagikan memberi manfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya. (*)
Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa (kiri) dan Kasubdit 1 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak (kanan) memberikan keterangan pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (6/9/2023). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
batampos – Sindikat Fredy Pratama mampu bersembunyi dari jangkauan kepolisian selama hampir sepuluh tahun karena pola komunikasinya. Bareskrim memastikan memang sulit mendeteksi komunikasi sindikat Fredy Pratama karena menggunakan aplikasi komunikasi yang tidak umum. Yakni, BBM Enterprise dan Wire.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipid Narkoba) Bareskrim Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan bahwa selama ini sindikat ini hanya berkomunikasi menggunakan BBM Enterprise dan Wire. Kedua apliksi itu tidak umum digunakan di Indonesia. “Ini menyulitkan mendeteksi komunikasinya,” paparnya.
Penggunaan kedua aplikasi komunikasi itu dilakukan jaringan Fredy Pratama untuk koordinasi jual beli dan pengiriman narkotika. “Memang Fredy yang memerintahkan semua bawahannya pakai BBM Enterprise,” terangnya kemarin.
Karena pola komunikasi itulah, jaringan Fredy baru bisa terendus pada Mei 2023. Hingga kemudian mampu dibongkar semua jaringannya di wilayah Indonesia Timur dan Indonesia Barat. “Red Notice terbit Mei 2023,” ujarnya.
Selain Fredy, ada dua orang lain anak buahnya yang juga menjadi buronan. Mukti mengatakan, ada sepasang suami istri anak buah Fredy yang juga buron. Keduanya diduga kabur keluar negeri. “WNI semua, masih di luar negeri,” urainya.
Sementara Wadir Dittipid Narkoba Bareskeim Kombespol Jayadi menjelaskan, untuk proses pengejaran Fredy masih fokis ke Thailand dan negara sekitarnya. Walau, sempat disebut kepolisian Thailand Fredy telah keluar dari negaranya. “Prioritas masih Thailand, lalu ke negara tetangganya,” ujarnya.
Menurutnya, petugas menduga sulitnya menangkap Fredy karena ada sejumlah hal yang dilakukan untuk menghindar. Selain mengubah identitas atau menggunakan identitas palsu, diduga Fredy melakukan operasi plastik untuk mengubah wajahnya. “Ini yang bikin licin untuk ditangkap,” ujarnya.
Untuk mengatasi cara menghindar Fredy ini, lanjutnya, merupakan teknik penyelidikan dan penyidikan. Yang pasti, ada strategi yang dilakukan untuk mengenali Fredy. “Strategi gak bisa diungkap, nanti bisa merumitkan upaya penangkapan,” jelasnya.
Dia juga mengatakan bahwa saat ini keluarga dari Fredy tengah dalam pemeriksaan. Keluarga Fredy belum mengetahui pasti lokasi pelariannya. “Masih berlangsung pemeriksaannya,” jelasnya.
Sebelumnya, bandar Fredy Pratama yang merupakan sindikat narkotika terbesar di Indonesia berhasil dibongkar. Sindikat ini ditaksir memiliki aseet Rp 10,5 triliun. Bahkan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendeteksi perputaran uang rekening Fredy selama sepuluh tahun mencapai Rp 51 triliun. (*)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. Foto Yulitavi/Batam Pos
batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam masih menyiapkan teknis pelaksanaan belajar mengajar siswa di Rempang Galang yang lahan sekolah mereka masuk dalam rencana pengembangan Rempang Eco City. Rencananya Disdik akan memindahkan aktifitas belajar anak ke sekolah yang ada di kota Batam.
Total sekolah yang akan dipindahkan ada 11 sekolah yakni 1 TK Negeri, 6 SD Negeri, 1 SD Swasta dan 3 SMP Negeri dengan total siswa sekitar 2.000 orang.
Disdik belum bisa memastikan gedung sekolah mana saja yang akan menjadi sekolah tumpangan bagi anak-anak Rempang Galang sebab harus menyesuaikan terlebih dahulu dengan lokasi tempat tinggal sementara masyarakat yang direlokasi. Sesuai dengan rancangan Badan Pengusahaan (BP) Batam ada 14 lokasi rusunawa, ruko dan kampung tua yang akan dijadikan lokasi tempat tinggal sementara warga yang akan direlokasi.
Mereka dipindahkan sementara ke Batam karena lokasi relokasi yang dijanjikan belum dibangun sehingga butuh waktu sekitar satu tahun untuk pembangunannya.
“Ini yang lagi kita persiapkan. Kita masih terus mendata dan mencocokan lokasi tempat tinggal warga nantinya, biar anak-anak dalam satu sekolah yang sama tidak berjauhan tinggalnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto.
Teknis penentuan sekolah tumpangan di Batam, disebutkan Tri, butuh perhitungan yang matang sehingga tidak terkendala nantinya. Selain soal kapasitas daya tampung di sekolah yang ditumpangi, Disdik juga harus mempertimbangkan tempat tinggal dari semua anak dalam satu sekolah agar gedung sekolah yang ditumpangi tidak begitu jauh atau terpencar.
Karena teknisnya tenaga pengajar tetap dari guru-guru sekolah asal. Sekolah tumpangan hanya menyediakan gedung saja. Kepala sekolah dan tenaga pengajar tetap dari sekolah asal.
“Makanya belum bisa kita pastikan betul. Masih terus kita sesuaikan dengan data masyarakat di sana dimana mereka pindah sementara nanti,” kata Tri.
Meskipun demikian Tri tetap memastikan bahwa hal pendidikan anak yang sesuai tetap jadi prioritas pemerintah untuk masalah Rempang Galang ini.
“Intinya anak-anak tetap sekolah. Teknisnya masih terus kami atur,” ujarnya.
Salah satu sekolah yang disebut akan menampung siswa dari Rempang Galang adalah SDN 011 Sagulung. Sekolah yang berada di Kelurahan Seibinti ini menerapkan aktifitas belajar mengajar dengan shift normal. Artinya belajar mengajar hanya dilakukan di pagi sampai siang hari saja.
Siang sampai sore hari bisa digunakan jika memang siswa dari Galang sementara belajar di sana.
“Tapi sejauh ini belum ada pemberitahuan ke sekolah. Di sini belajarnya normal saja. Siang sudah tak ada lagi. Tergantung Dinas (Disdik) lah kalau masalah itu,” ujar Fani, guru piket yang ditemui Batam Pos, Kamis (14/9). (*)