Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 4834

Lalu Lintas Bengkong Kerap Semrawut, Warga Berharap Ada Traffic Light

0
jalan
Ilustrasi: Jalur dua Jalan Bengkong Baru dari Simpang Bengkong Harapan hingga Simpang Tiga Bengkong Seken. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Kondisi arus lalu lintas di kawasan Bengkong sering semrawut. Hal itu dikarenakan tidak adanya kesabaran atau saling mengalah antar pengendara. Terutama arus lalu lintas pada pagi dan sore hari yang memang padat.

Seperti di perempatan jalan dari Bengkong Indah ke Bengkong Baru, terlihat cukup semrawut. Warga sekitar pun memberi nama jalan itu dengan kata kotor, karena kerap diwarnai makian dan cacian dari pengendara ke pengendara lainnya.

Suci, warg Bengkong mengaku sudah hari-hari merasakan kesemrawutan jalan di Bengkong. Jalan yang padat, namun minim dengan traffic light.

Baca Juga: Berdampak Positif, Rudi Optimalkan Infrastruktur Transfortasi yang Dibangun

“Harusnya memang ada traffic light agar warga lebih teratur. Kalau tak ada, warga tak akan bisa saling mengalah,” ujar Suci.

Menurut Suci, jalur Bengkong merupakan jalur yang sangat padat. Karena memang, banyak pemukiman warga.

“Dari pembagiaan nama daerah di Bengkong keliatan jika Bengkong padat penduduk. Jadi kalau pagi dan sore itu, macet dan semrawut,” sebut Suci.

Hal senada diungkapkan Helda, warga lainnya yang berharap kondisi jalan Bengkong bisa lebih teratur. Sebab antar pengendara sering tak ada yang mengalah saat melaju.

Baca Juga: Relokasi Tahap I untuk Luas Lahan 2.000 Hektare

“Lihat saja di simpang empat mau ke pasar Bengkong Harapan, pasti selalu macet. Harus hati-hati di sana. Karena warga main terobos,” sebutnya.

Apalagi, struktur jalan yang tak rata di perempatan jalan tersebut. Terutama yang dari arah Seraya, yang konturnya menurun, sehingga pengendara kerap ngebut.

“Apa salahnya di perempatan itu dikasih lampu merah. Soalnya sudah sering juga kecelakaan, ” sebut Helda. (*)

 

Reporter: Yashinta

Indonesia Taklukkan Kirgistan 2-0, Modal Krusial Menuju Babak Berikutnya

0
Laga perdana timnas Indonesia vs Kirgistan di ajang Asian Games. (NOC Indonesia)

batampos – Timnas Indonesia tidak memiliki persiapan ideal untuk mengarungi Asian Games Hangzhou 2022. Pertama, saat pemusatan latihan digelar kali pertama pada 7 September lalu, tidak semua pemain hadir.

Sebagian pemain masih membela timnas U-23 pada kualifikasi Piala Asia U-23 Qatar 2024. Lalu, sebagian pemain lain masih memperkuat klub.

Persiapan tidak ideal itu diperparah dengan tidak dilepasnya Ramadhan Sananta oleh Persis Solo. Sananta awalnya diizinkan memperkuat timnas. Namun, Laskar Sambernyawa –julukan Persis– akhirnya mengubah keputusan pada H-2 jelang dimulainya laga perdana Indonesia di pentas Asian Games.

Keputusan diambil karena Persis sedang kekurangan penyerang.

Meski dihadapkan dengan berbagai persoalan, Indonesia mampu melewati laga perdana fase grup F Asian Games Hangzhou 2022 dengan kemenangan. Tiga poin perdana didapat setelah Indonesia menang 2-0 atas Kirgistan di Zhejiang Normal University East Stadium, Jinhua, tadi malam (19/9).

Dalam laga tersebut, gol pertama Indonesia dicetak pemain yang kini berlaga di Liga 2 bersama Persipura Jayapura, Ramai Rumakiek, pada menit ke-58. Lalu, gol kedua Indonesia dicetak pemain debutan di timnas U-24 Hugo Samir (90+2).

Hugo tak dapat menutupi kegembiraannya setelah menciptakan gol ke gawang Kirgistan. Apalagi, proses terjadinya gol sangat baik. Hugo melewati pemain belakang lawan. Lalu, dalam situasi dihadang kiper tim lawan, putra Jacksen F. Tiago itu mampu melepaskan shoot terukur ke dalam gawang.

’’Saya sangat senang. Ini gol debut saya untuk negara saya. Dan, gol pertama di turnamen profesional,’’ tutur pemain Borneo FC Samarinda itu kepada Jawa Pos seusai pertandingan. ’’Ini gol yang luar biasa istimewa. Gol ini saya persembahkan untuk mama, papa, dan adik saya, Diego,’’ imbuh Hugo.

Tapi, Hugo tidak mau cepat berpuas diri. Perjuangan belum tuntas. Masih ada dua pertandingan di fase penyisihan. ’’Saya akan tetap bekerja keras. Saya bakal terus berjuang untuk negara ini,’’ tegasnya.

Indra Sjafri, pelatih timnas Indonesia, menilai kemenangan atas Kirgistan sangat penting. Menurut dia, dalam sebuah turnamen atau kejuaraan, kemenangan di laga perdana bisa menentukan langkah berikutnya.

’’Alhamdulillah, kami bisa memenangi pertandingan perdana. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pemain yang sudah berjuang hari ini (kemarin, Red). Tiga poin ini menjadi modal kami untuk melangkah ke fase berikutnya,’’ ucap pelatih asal Sumatera Barat itu.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi tiga poin perdana timnas di pentas Asian Games Hangzhou 2022. Menteri BUMN itu meminta para pemain tetap fokus. ’’Kita harus fokus sampai pertandingan terakhir. Mari rebut tiket 16 besar,’’ ujar mantan presiden klub Inter Milan tersebut.

Setelah Kirgistan, Indonesia akan bertemu Taiwan. Persiapan Indonesia untuk menghadapi laga kedua fase grup F itu tidak banyak. Pertandingan tersebut akan dimainkan besok pukul 15.00 WIB di tempat yang sama. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Akhirnya, Kasus Malapraktik Rumah Sakit Berakhir Damai

0

batampos– Kasus malapraktik rumah sakit berakhir damai. Hal ini, berdasarkan hasil mediasi antara korban dan pihak rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP M Darma Ardiyaniki, membenarkan hal tersebut. Mediasi antara korban dan pihak rumah sakit digelar Rabu (13/9) pekan lalu.

Upaya mediasi ini, jelas Darma, berdasarkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan (Nakes). Pasal 78 menyatakan perselisihan yang terjadi akibat Nakes terhadap pelayanan kesehatan, wajib diselesaikan secara musyawarah di luar pengadilan.

“Mediasi itu kami laksanakan dan tercapai kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Korban bersedia mencabut laporannya,” ungkap Darma, Selasa (19/9/2023).

Selain itu, pihak rumah sakit bersedia menanggung semua biaya pengobatan bayi pasangan Denny dan Winda (pelapor) yang menjadi korban dugaan malapraktik.

BACA JUGA: Proses Penyelidikan Dugaan Malpraktik, Polisi Merujuk UU Tenaga Kesehatan

“Kemungkinan bisa sembuh. Jadi setelah perdamaian itu, pihak Rumah Sakit menanggung semua biaya pengobatan, sampai bayi sembuh,” jelasnya.

Darma menambahkan, pihaknya telah menghentikan penyelidikan dugaan malapraktik dengan keadilan restorasi (Restorative Justice), Senin, (18/9).

“Kelengkapan syarat formil dan materil semuanya terpenuhi dan kasus ini dihentikan dan diselesaikan,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, orang tua korban melaporkan dugaan malapraktik proses persalinan di Rumah RSUD RAT ke Polresta Tanjungpinang, Sabtu (13/5) lalu.

Usai persalinan, tangan kanan bayi diketahui tidak bergerak atau lumpuh karena saraf tangan bayi putus. Hal itu diduga karena terjadi salah penanganan oleh tenaga medis saat proses persalinan.

Orang tua korban yakni Winda akhirnya bicara terkait lambatnya proses penyelidikan polisi. Winda meminta keadilan kepada Presiden dan Kapolri. Ia juga ingin melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Mabes Polri dan Polda Kepri. (*)

reporter: yusnadi

 

12 Pemeran Film Dewasa Penuhi Panggilan, Siskaee Masih Mangkir

0
Amelia atau Meli 3gp usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/9/2023). Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memeriksa sebagai saksi pada kasus rumah produksi film porno. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap pemeran film dewasa di Jakarta Selatan. Sebanyak 16 pemeran terdiri dari 11 wanita dan 5 pria dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Namun, hanya 12 saksi yang hadir.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari total 16 orang yang dipanggil, tidak semua pemeran wanita dan pria yang terlibat dalam rumah produksi di Jakarta Selatan itu hadir memenuhi panggilan.

Ade Safri menyebut dari total 16 pemeran wanita dan pria, hanya 12 saksi yang hadir pada pemeriksaan hari ini. “8 (pemeran wanita) di antaranya hadir dan memenuhi panggilan penyidik. Dari 5 (pemeran pria), yang hadir 4 orang. Satu belum hadir,” terang Ade Safri, kemarin (19/9).

Diketahui, 11 pemeran wanita yang berstatus saksi dalam kasus tersebut berinisial SKE, VV, CN, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS serta AB. Sedangkan latar belakang pemeran wanita beberapa berprofesi sebagai artis, foto model, dan selebgram. Sementara lima pemeran pria berinisial BP, P, UR, AG (AD), dan RA.

Dikatakan Ade Safri, tiga pemeran wanita yang tidak memenuhi panggilan penyidik lantaran tidak diketahui alamat untuk pengiriman surat pemanggilan dan masih ada yang di luar negeri. “Dua di antaranya untuk alamat masih perlu kami profiling kembali karena alamat tidak ditemukan dari hasil pengiriman surat panggilan terhadap yang bersangkutan. Dan satu lagi terkonfirmasi masih berada di luar negeri,” kata Ade Safri.

Ade Safri menyebut, satu pemeran wanita yang masih berada di luar negeri diketahui adalah Siskaeee. Kemudian satu pemeran pria yang tidak hadir dengan alasan sakit. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pemanggilan kembali kepada saksi yang belum datang pada 25 September mendatang.

“Satu talent pria yang belum hadir hari ini untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, terkonfirmasi dalam keadaan sakit. Sehingga dalam alasan tepat dan wajar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ade Safri menuturkan seluruh pemeran yang hadir dalam pemeriksaan hari ini dilakukan tes urine. Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah para pemeran menggunakan narkoba atau tidak. “Tes urine kami lakukan terhadap 8 orang talent wanita maupun 4 orang talent pria yang hadir dalam pemeriksaan pada hari ini. Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan menggunakan obat seperti narkotika atau psikotropika,” paparnya.

Lebih lanjut, Ade Safri menyampaikan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pemeran. Ia memastikan, tak ada penahanan kepada mereka yang datang pada hari ini. Adapun status para pemeran adalah saksi fakta. “Boleh pulang. Mereka masih dalam kapasitas sebagai saksi,” kata Ade Safri.

Dari 16 saksi, selebgram berinisial CN dan VV pemeran wanita dalam film dewasa itu hadir memenuhi panggilan. CN melalui kuasa hukumnya, Acong Latif mengatakan kedatangannya ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyidik. “Hari ini saya ke sini memenuhi panggilan klien kami, karena kemarin panggilannya kita tidak bisa menghadiri karena kondisi kesehatannya klien kami,” kata Acong Latif.

Kepada awak media, Acong mengklaim bahwa kliennya itu merupakan korban dalam kasus tersebut. Ia berdalih bahwa CN sempat menolak ajakan pembuatan film dewasa oleh para tersangka. “Dia ini diajak oleh seseorang untuk jadi pemeran salah satu film yang diproduksi mereka, walaupun sebenarnya sempat menolak,” sebutnya.

Lebih lanjut, Acong pun mengonfirmasi bahwa kliennya melakoni dua judul film bersama rumah produksi film dewasa itu. Kendati demikian, ia tidak merinci soal upah atas perannya dalam dua judul film. “CN ini ada 2 film, judulnya nanti setelah diperiksa biar disampaikan sama dia,” pungkasnya.

Selain CN, Selebgram Virly Virginia (VV) memenuhi panggilan penyidik terkait kasus yang sama. Virly tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 10.50 WIB dengan didampingi dua orang pria dan satu perempuan. Ia pun tak banyak bicara kepada awak media. “Iya sabar ya sabar. Siap (menjalani pemeriksaan). Nanti biar ada klasifikasinya ya,” kata Virly. (*)

Reporter: JP Group

Taba Iskandar Berharap Warga Rempang yang Ditahan Dibebaskan, Termasuk Abang Long

0
WhatsApp Image 2023 09 11 at 10.49.41 e1694404411179
Unjuk rasa massa dari Laskar Pembela Marwah Melayu, Senin (11/9). F.Cecep Mulyana

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar, menyikapi proses hukum yang ditetapkan kepada warga Rempang yang diamankan polisi pada saat unjuk rasa menolak relokasi.

Ia meminta puluhan warga yang ditahan itu dibebaskan tanpa syarat. Pasalnya, warga itu berjuang untuk mempertahankan hak sebagai masyarakat tempatan di Rempang.

Taba tak menampik jika memang ada yang bertindak anarkis dalam aksi bela Rempang kedua di depan kantor BP Batam. Namun bagi mereka yang tidak melanggar hukum agar segera dibebaskan.

“Memang ada yang melakukan tindakan anarkis, yang tidak melanggar hukum, kita minta untuk dibebaskan. Saya sedang menjalin komunikasi dengan Polda, bahwa Iswandi (Abang Long) itu dibebaskan tanpa syarat. Menurut saya dia masih batas kewajaran, dia hanya orator,” ujar Taba saat dijumpai, Selasa (19/9).

Baca Juga: Polisi Masih Tahan 35 Orang yang Terlibat Kericuhan Unjuk Rasa

Soal bahasa provokator yang ditujukan kepada para pengunjuk rasa yang diamankan juga menurutnya tidak tepat. Sebab, vokal lantang dalam orasi demi mempertahankan hak hidup tak bisa dikatakan sebagai provokasi.

“Ini yang saya bilang harus dibuktikan. Provokator itu apa? Apakah karena orang itu lantang bersuara disebut provokator? Memang dalam penyampaian orasi kita harus memprovokasi, namun mengarah ke perjuangan dan mempertahankan haknya. Itu bisa dinilai dari kalimatnya,” ujar dia.

“Padahal sudah sepakat menyelesaikanya secara musyawarah. Harusnya, ‘kacamatanya’ jangan dua, lah. Kecuali fatal, seperti tidak pidana kekerasan seperti yang diatur dalam KUHP,” tambah Taba.

Dia juga menginginkan agar polisi memberi akses kepada pengacara untuk mendampingi proses hukum warga yang ditahan.

Baca Juga: 344 Kasus HIV Baru di Batam, Paling Banyak Karyawan Pabrik

“Beri saja akses penasehat hukum sesuai dengan Undang-Undang hukum acara pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) bahwa penasehat hukum berhak dan tersangka berhak disamping. Kalau polisi memproses ini secara hukum, beri juga kepada penasehat hukum untuk pendampingan,” katanya.

Bagi Taba, peristiwa yang terjadi sejauh ini dikarenakan warga yang tetap berdiri tegak mempertahankan hak. “Ini ada sebab akibat. Kalau ini tetap mengacu pada hukum positif, saya khawatir ini masih membekas ke masyarakat,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana

Bawa Mikol Selundupan, BC Batam Tak Tahan Sopir Mobil Penyelundup

0
Mikol selundupan e1695178354492
Mikol selundupan yang hendak dibawa ke Tanjunguban.

batampos – Bea Cukai Batam hingga saat ini tidak menahan 3 sopir penyelundup barang ilegal berupa minuman alkohol (mikol) di Pelabuhan Roro Telaga Punggur. Alasannya, petugas masih melakukan penelitian terhadap barang tegahan tersebut.

“Tidak ditahan (sopir). Saat ini masih proses penelitian,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M. Rizki Baidillah, Selasa (19/9) siang.

Rizki menjelaskan penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui asal dan tujuan barang selundupan.

“Dari pemeriksaan awal, sebagian mikol selundupan tersebut merupakan barang lokal,” katanya.

Sebelumnya, BC Batam berhasil mengagalkan penyelundupan barang ilegal berupa minuman alkohol (mikol) di Pelabuhan Roro Telaga Punggur. Mikol berbagai merk ini diangkut menggunakan 3 unit mobil jenis Toyota Innova.

Informasi yang didapatkan, mikol ini ditegah saat petugas BC melakukan pemeriksaan barang angkutan. Rencananya, seluruh mikol itu hendak dibawa ke Tanjung Uban.

“Ntar kalau sudah diupdate akan kita sampaikan detailnya,” tutupnya.

Diketahui, Pelabuhan Roro Telaga Punggur merupakan salah satu jalur utama lalu lintas barang yang akan keluar dan masuk ke Batam. Biasanya, untuk mengelabui petugas, muatan barang ilegal tersebut dilaporkan kepada petugas sebagai barang pindahan.(*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Dua Bulan Tak Digaji, Nasib Pekerja PT MKB Tidak Ada Kepastian

0

batampos– Nasib puluhan pekerja PT Maha Mitra Karya Bersama (MMKB) subkon PT MOS hingga kini belum ada kejelasan. Pasalnya, perusahaan asal Kalimantan tersebut belum membayarkan dua bulan gaji pekerja.

“Betul bang. Sampai sekarang tuntutan kami kepada PT MMKB, belum dipenuhi. Padahal sudah ada kesepakatan yang dibuat di kantor UPTD Disnakertrans Kepri di Karimun pada bulan Juli lalu,” ujar Yustintater, pekerja PT MMKB melalui saluran telepon, Selasa (19/9).

Yustintater mengaku, pekerjaan di PT MOS ditinggalkan karena PT MMKB belum melunasi kewajiban sebagaimana dalam perjanjian.

“Selain kami tidak mau melanjutkan pekerjaan karena dua bulan pekerjaan kami belum dibayarkan,” papar Yustintater.

BACA JUGA: Karyawan BUMD PT. TMB Keluhkan 4 Bulan Tak Digaji

Untuk mendapatkan hak gaji dua bulan tadi, puluhan pekerja PT MMKB pun mendatangi Kantor Disnakertrans Kepri di Karimun. Tujuannya meminta dimediasikan ke perusahaan.

“Meski ada perjanjian dengan perwakilan perusahaan untuk melunasi gaji kami dua bulan iti, nyatanya sampai sekarang tidak jelas. Apalagi, kami dengar PT MMKB di Kalimantan sudah tutup,” jelasnya.

Saat ini, puluhan pekerja yang direkrut PT MMKB telah kembali ke daerah masing-masing tanpa ada kepastian.

“Sebenarnya, kami berharap penuh kepada UPTD Disnakertrans Kepri di Karimun untuk menyelesaikan. Sepertinya, nasib kamipun tidak terlindungi,” keluh Yustintater dengan nada kecewa.

Terpisah Pengawas Disnakertras Kepri cabang Kabupaten Karimun Ria Iswety mengaku, dirinya sudah maksimal membantu menyelesaikan persoalan pekerja PT MMKB. Apalagi tinggal beberapa pekerja, khususnya dari Batam saja yang belum dibayarkan,” ujarnya.

“Sebabagi fasilitator, kami sudah pertemukan antara perwakilan perushaan dengan pekerja. Pak Heru selaku perwakilan pun bersedia melunasi hak pekerja yang tertunda,” jelas Ria Iswety.

Namun, lanjut Ria, hingga dua minggu dari perjanji belum ada respon dari perusahaan. Sedangkan pekerja masih selalu mendatangi kantor UPTD.

Lantaran merasa kerjanya terganggu, Ria berinisiatif membantu masalah pekerja dengan sepengetahuan perwakilan perusahaan. Dan perusahaan bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan tersebut.

“Sebenarnya saya juga korban. Karena terus didesak, sampai-sampai saya membuat perjanjian dengan pihak perusahaan untuk menggunakan uang pribadi guna membayarkan hak pekerja,” jelasnya.

Alih-alih berharap uangnya diganti oleh pihak perusahaan, Ria justru tidak bisa menghubungi pihak managemen perusahaan tersebut.

“Nomor HP Pak Heru yang mewakili managemen PT MMKB, tidak bisa saya hubungi. Namun saya sudah meminta pihak kepolisian untuk melacak keberadaan orang tersebut,” tuturnya. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Kemenag Buka Skema Cicilan Pelunasan Biaya Haji

0
Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas (kanan) saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Gedung Nusantara Senayan, Jakarta, Senin (18/9/2023). Kementerian Agama (Kemenag) RI mengharapkan supaya revisi undang-undang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dapat disahkan pada 2024 melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, agar pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia ke depan bisa lebih maksimal. (HENDRA EKA/JAWA POS)

batampos – Kemenag sedang mengkaji skema baru dalam pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Dalam skema baru yang sedang disiapkan, calon jemaah haji nanti bisa melakukan pelunasan ongkos haji dengan cara mencicil atau angsuran. Harapannya jemaah bisa lebih dimudahkan, karena tidak langsung menyiapkan uang dalam jumlah besar.

Skema pelunasan biaya haji secara cicilan itu disampaikan langsung oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas. “Skema yang kita siapkan belum sampai ke kenaikan (biaya haji). Tetapi kita mengusulkan formula cicilan pelunasan,” katanya usai mengikuti penutupan Munas dan Konbes NU 2023 di Asrama Haji Pondo Gede Jakarta Timur tadi malam (19/9).

Yaqut lebih dahulu menceritakan rangkaian persiapan haji 2024. Diawali dengan rapat evaluasi haji 2023 dengan Komisi VIII DPR pada 18 September. Kemudian disusul rapat evaluasi keuangan haji 2023 juga bersama Komisi VIII DPR pada 27 September. Berikutnya membahas persiapan haji 2024, mulai pertengahan Oktober depan.

Menteri yang akrab disapa Gus Men itu menjelaskan soal skema baru pelunasan haji yang mereka siapkan. “Agar (beban) calon jemaah haji tidak terlalu berat,” katanya. Dia menuturkan selama ini jemaah harus menyiapkan uang sejumlah besaran yang ditetapkan pemerintah. Jemaah diwajibkan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih). Yaitu biaya haji secara keseluruhan, dikurangi nilai manfaat atau subsidi dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Misalnya untuk haji tahun ini, pemerintah dan DPR menetapkan rata-rata total biaya haji atau BPIH sebesar Rp 90 jutaan per jemaah. Dari jumlah itu, rerata tanggungan jemaah atau Bipih ditentukan Rp 49,8 juta per jemaah. Setiap jemaah sebelumnya sudah membayar uang muka Rp 25 juta. Sehingga saat pelunasan harus menyiapkan dana Rp 24,8 jutaan secara langsung.

Nah di skema yang baru nanti, jemaah tidak harus menyiapkan uang pelunasan secara gelondongan. Tetapi diberikan waktu untuk mencicil atau mengangsur. Skema teknisnya akan ditetapkan berikutnya oleh Kemenag bersama DPR.

Dia menjelaskan aturan mencicil uang pelunasan itu hanya berlaku untuk calon jemaah yang bakal berangkat di tahun berjalan. Bukan untuk jemaah yang masih berada di daftar antrian atau waiting list. “Kan kita (membahasnya) untuk jemaah per tahun. Tidak bisa semuanya,” kata Yaqut.

Pada kesempatan itu, Yaqut juga menjelaskan soal pengurangan kuota petugas haji. Tahun ini kuota petugas haji Indonesia sebanyak 4.200 orang. Tetapi untuk tahun depan, Saudi memberikan kuota petugas haji untuk Indonesia hanya 2.000 kursi.

“Ini persoalan,” katanya. Dengan kuota petugas hanya 2.000 orang, berarti rasio petugas dengan jemaah mencapai 1:100 orang. Menurut dia idealnya adalah 1:50 orang, sukur-sukur bisa 1:25 orang. Sehingga jemaah bisa mendapatkan layanan pendampingan yang maksimal. “Saya akan berangkat ke Saudi, menjelaskan soal rasio petugas haji,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Kendalikan Harga, Distributor Tambah Pasokan Beras di Batam

0
beras
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama distributor menambah pasokan beras di Batam. Hal ini merupakan upaya pengendalian kenaikan harga beras yang saat ini terjadi.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan konsumsi beras di Batam mencapai 8-9 ribu ton per bulannya. Sebagai bentuk antisipasi kenaikan harga beras, distributor sudah menambah pasokan ke Batam.

“Ada kenaikan namun masih batas aman. Karena di semua daerah juga ada kenaikan. Saya sudah bertemu distributor, dan saya tanya untuk stok, dan antisipasi kenaikan ini bagaimana,” kata dia, Selasa (19/9).

Baca Juga: Warga Serbu Kantor Pos Sekupang Ambil Bantuan Beras 10 Kg

Gustian menjelaskan penambahan stok beras sudah berjalan. Diharapkan beberapa bulan ke depan harga beras ini bisa stabil dan terjaga.

Mantan Kepala BPMPTSP Batam menjelaskan semua distributor beras di Batam menambah pasokan 20 persen bahkan lebih, untuk memenuhi kebutuhan, dan menambah stok beras untuk warga Batam.

“Intinya stok aman. Kalau ada kenaikan harga memang dari sananya. Namun memenuhi pasokan ini yang paling penting. Agar tidak ada kelangkaan,” ungkapnya.

Gustian mengungkapkan selain pasokan beras ke Batam dalam upaya mengantisipasi inflasi, saat ini pihaknya juga mengontrol kualitas beras yang beredar saat ini.

Baca Juga: Proyek LRT di Batam Masuk Tahap Studi Kelayakan

Ia mengakui berdasarkan penuturan distributor, tidak ada beras yang dioplos. Menurutnya, beras oplosan adalah beras yang dicampur zat kimia, sehingga mempengaruhi kualitas beras.

“Beberapa sampel sudah kami cek, dan tidak ada yang oplosan dengan bahan kimia. Namun jika beras A dicampur dengan beras B itu namanya mix, bukan oplosan,” jelasnya.

Untuk Batam, sejauh ini kualitas beras masih aman. Namun begitu, jika masyarakat merasa memiliki beras yang biasa dikonsumsi berubah kualitasnya, bisa melaporkan ke Disperindag Kota Batam.

“Hasil sidak kami dan uji lab tak ada uang dicampur bahan kimia. Namun masyarakat jika menemukan, ayo laporkan biar kita telusuri distributornya,” tutupnya.

Baca Juga: PT BIB Upayakan Penerbangan Batam – Korea Selatan Agar Permanen

Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Daerah Pemko Batam, Jefridin Hamid mengakui terjadi gejolak harga beras.

Pihaknya melalui program beras cadangan pangan pemerintah (CPP), Pemko Batam mendorong penyaluran berasa ini kepada penerimanya.

“Harapan kami kebutuhan beras tercukupi. Bantuan beras cepat sampai ke penerimanya. Beras naik di sejumlah daerah, termasuk Batam,” ujarnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

KST Tembak 3 Warga dan Bakar Pasar

0
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan kejadian pembakaran alat berat di Kampung Woda Distrik Raimbawi Kabupaten Kepulauan Yapen. (Dok. Cenderawasih Pos)

batampos – Kelompok Separatis Teroris (KST) terus mengancam warga sipil. Polda Papua memastikan KST menembak tiga warga sipil dalam dua hari belakangan. Satu pasar juga dibakar oleh kelompok bersenjata tersebut.

Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan bahwa pada Senin (18/9) dua orang warga sipil bernama Regina Bitdana dan Jonas Kalakmabin ditembak saat berada di rumah. “Suara tembakan berasak dari arah jalan,” ujarnya.

Keduanya mengalami luka tembak di bagian kaki. Penembakan tersebut terjadi di Kampung Okpol, Oksibil, Pegunungan Bintang. “Kami sedang melakukan pengejaran,” paparnya.

Lalu penembakan selanjutnya terjadi terhadap Simon Petrus Sroyer pada Selasa (19/9). Korban ditembak saat sedang berangkat bekerja di Jalan Poros, Oksibil, Yapimakot, Serambakon, Pegunungan Bintang . “Dihadang oleh tiga anggota KST, lalu ditembak dari jarak dekat,” urainya.

Tapi, korban menghindar dan tembakan terkena telinga kanan. Korban langsung kabur dengan kendaraannya, dari belakang anggota KST menembak kembali mengenai punggung. “Korban saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit daerah Oksibil” paparnya.

Tidak berhenti di sana, KST kembali menebar teror dengan membakar Pasar di Kampung Yapimakot dan tujuh kios milik warga. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno menjelaskan, pembakaran pasar dilakukan setelah terjadi kontak tembak antara pasukan gabungan TNi dan Polri dengan KST. “7 kios warga juga dibakar,” ujarnya.

Menurutnya, pasar tersebut merupakan aset dari Pemkab Pegunungan Bintang. Saat ini petugas masih berjaga untuk memgantisipasi aksi teror selanjutnya. “Kami berupaya melindungi warga dan mencegah pengrusakan aset pemerintah,” jelasnya.

Benny menambahkan, upaya pengamanan di Papua membutuhkan peran aktif dari masyarakat. Masyarakat Papua diharapkan bersatu dan menjaga keamanan bersama. “Kita akan terus bekerja keras menjaga keamanan dan kondusifitas di Papua,” urainya.

Kelompok Bintang Timur Serang Masyarakat Sipil

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Infanteri Johanis Parinussa membenarkan bahwa KST telah melakukan aksi. Menjelang sore pada Senin (18/9) mereka berulah di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Mereka membakar Pasar Serambakon. Tidak sampai di situ, di hari yang sama mereka menembak masyarakat sipil. ”Gerombolan KST berulah kembali dengan menembak warga sipil, mengakibatkan dua orang tertembak,” ungkap Johanis kepada awak media.

Dua orang korban itu berinisial RB, 51 tahun dan YK, 37 tahun. Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Kampung Mabillabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. ”Akibat ulah gerombolan KST, kedua korban yakni Mama RB mengalami luka tembak di bagian betis kiri dan saudara YK luka tembak di bagian betis kiri,” beber kapendam. Kedua korban telah dibawa oleh aparat keamanan dan masyarakat sekitar ke RSUD Pegunungan Bintang guna mendapat penanganan petugas medis.

Atas insiden peristiwa tersebut, Johanis menyampaikan bahwa personel gabungan dari Polri dan TNI mencari dan mengejar para pelaku penembakan. Pihaknya meyakini bahwa para pelaku merupakan anggota KST. Dia menyebut, dalang rangkaian aksi teror itu adalah KST Bintang Timur. ”Yang kerap beroperasi meneror dan mengintimidasi masyarakat di wilayah Oksibil, Pegunungan Bintang,” beber perwira menengah dengan dua kembang di pundak tersebut. Sebelumnya, kelompok itu juga menembaki aparat keamanan dari Polri dan TNI. (*)

Reporter: JP Group