Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 485

Arus Penyeberangan Merak–Bakauheni Aman dan Terkendali Jelang Tahun Baru 2026

0
Penyeberangan di Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk ramai lancar pada libur panjang. (dok. ASDP)

batampos — Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang pergantian tahun, layanan penyeberangan Merak–Bakauheni yang merupakan jalur ferry tersibuk di Indonesia terpantau berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Berdasarkan data operasional PT ASDP Indonesia Ferry pada H+2 Natal, arus kendaraan terpantau mengalir stabil tanpa penumpukan signifikan. Kondisi ini menunjukkan kesiapan layanan penyeberangan dalam menghadapi puncak arus libur Tahun Baru 2026.

Hasil pemantauan Posko Merak mencatat, pergerakan kendaraan dari Jawa menuju Sumatera masih didominasi kendaraan roda empat dan bus. Pola tersebut mencerminkan perjalanan keluarga dan rombongan wisata yang memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan pada hari puncak.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan peningkatan trafik kendaraan masih berada dalam koridor aman. Secara agregat, trafik tercatat meningkat 2,6 persen dan diperkirakan terus bergerak hingga akhir Desember.

“Sebagai jalur penyeberangan tersibuk nasional, Merak–Bakauheni kami pastikan tetap terkendali. Puncak arus mudik libur Tahun Baru diprediksi terjadi pada 30–31 Desember 2025. Seluruh skema operasional telah kami siapkan agar layanan berjalan lancar dan tertib,” ujar Heru dalam keterangannya, Minggu (28/12).

Data Posko Merak mencatat, pada H+2 Natal jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera mencapai 3.998 unit, meningkat 0,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.980 unit. Sementara itu, jumlah bus tercatat sebanyak 357 unit atau naik 2,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 348 unit.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Merak, Umar Imran Batubara, menyampaikan bahwa arus kendaraan dari Sumatera menuju Jawa menunjukkan dinamika berbeda. Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Bakauheni, kendaraan roda dua masih mendominasi dengan lonjakan signifikan.

Tercatat sebanyak 1.459 unit sepeda motor menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 Natal, meningkat 67,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 872 unit. Adapun kendaraan roda empat tercatat sebanyak 3.460 unit, mencerminkan arus balik bertahap yang masih terkendali.

Untuk kendaraan logistik dan angkutan umum, Posko Bakauheni mencatat sebanyak 2.770 unit truk menyeberang dari Sumatera ke Jawa, meningkat 1,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.724 unit. Sementara jumlah bus tercatat 351 unit atau naik 3,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 340 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan dari Sumatera menuju Jawa pada H+2 Natal mencapai 8.040 unit atau meningkat 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan menjelang malam Tahun Baru, ASDP telah menyiapkan berbagai skema antisipasi, antara lain pengaktifan buffer zone dan delaying system di sejumlah titik strategis menuju Pelabuhan Merak dan Bakauheni. ASDP juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.

“Dengan kesiapan tersebut, layanan penyeberangan Merak–Bakauheni diharapkan tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga puncak libur akhir tahun,” pungkas Umar. (*)

Artikel Arus Penyeberangan Merak–Bakauheni Aman dan Terkendali Jelang Tahun Baru 2026 pertama kali tampil pada News.

Harga Ayam Potong di Batam Melejit hingga Rp47 Ribu per Kg Jelang Tahun Baru

0
Ilustrasi penjual daging ayam. F.Cecep Mulyana

batampos – Harga ayam potong segar di sejumlah pasar tradisional di Batam mengalami kenaikan signifikan dan kini menembus Rp47 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan sejak sepekan terakhir, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kenaikan harga ayam potong ini terjadi setelah sebelumnya sempat berada di kisaran Rp42 ribu hingga Rp44 ribu per kg. Lonjakan harga terpantau di beberapa pasar, termasuk Pasar Botania dan Pasar Summerland.

Indra, pedagang ayam potong di Pasar Botania, mengatakan kenaikan harga ayam sebenarnya sudah terjadi sejak sepekan lalu. Namun, menurutnya, lonjakan paling terasa terjadi dalam empat hari terakhir.

“Seminggu lalu masih di kisaran Rp42 ribu sampai Rp44 ribu per kilogram. Empat hari ini naik lagi jadi Rp 47 ribu,” ujar Indra, Minggu (28/12).

Baca Juga: Marak Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Polri, Masyarakat Diminta Waspada

Ia menjelaskan, kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya stok ayam potong di pasaran. Kondisi ini diduga berkaitan dengan libur panjang Natal dan Tahun Baru yang berdampak pada distribusi pasokan.

“Ya karena permintaan memang tinggi juga, sedangkan stok terbatas. Semua jadi naik,” sebutnya.

Menurut Indra, sebelumnya pasokan ayam potong di Batam didatangkan dari Medan dan Jambi. Namun, dalam beberapa hari terakhir, pedagang mengandalkan pasokan ayam dari Tanjungpinang.

“Sekarang ayam yang kami jual dari Tanjungpinang. Pasokan dari luar daerah tidak sebanyak biasanya,” katanya.

Meski harga ayam potong mengalami kenaikan, Indra menyebut daya beli masyarakat relatif tidak mengalami penurunan. Aktivitas pembelian di pasar masih terpantau ramai, terutama untuk kebutuhan rumah tangga.

“Namanya kebutuhan, mau mahal atau tidak tetap dibeli,” ucapnya.

Indra memperkirakan harga ayam potong masih berpotensi kembali mengalami kenaikan menjelang puncak libur Nataru. Hal itu seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat.

Baca Juga: Hotel dan Mal di Batam Dipadati Turis Singapura dan Malaysia

“Kemungkinan bisa naik lagi, karena permintaan memang tinggi jelang akhir tahun,” ujarnya.

Pantauan di Pasar Summerland, harga ayam potong segar berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram. Harga tersebut juga mengalami kenaikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Adi, pedagang ayam potong di Pasar Summerland, menilai kenaikan harga ayam menjelang akhir tahun merupakan kondisi yang relatif biasa terjadi setiap tahun.

“Kalau sudah mendekati Tahun Baru, harga ayam memang cenderung naik. Ini sudah sering terjadi,” kata Adi.

Ia menjelaskan, meningkatnya permintaan masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga, selain pasokan yang tidak selalu stabil.

Sementara, Kadis Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis belum bisa dikonfirmasi. (*)

Artikel Harga Ayam Potong di Batam Melejit hingga Rp47 Ribu per Kg Jelang Tahun Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

28,6 Juta Orang Indonesia Diprediksi Diabetes pada 2045

0
Ilustrasi diabetes.(Shutterstock)

batampos – Jumlah orang dewasa di Indonesia yang hidup dengan diabetes diperkirakan akan terus meningkat drastis dalam beberapa dekade ke depan. Data International Diabetes Federation menunjukkan sekitar 20,4 juta jiwa di Indonesia menderita diabetes pada 2024.

Angka ini jika dibiarkan diproyeksikan menjadi sekitar 28,6 juta jiwa pada tahun 2045. Proyeksi ini menunjukkan besarnya beban penyakit kronis yang akan dihadapi negara dan menegaskan pentingnya inovasi dalam pengobatan serta strategi pengelolaan diabetes yang efektif untuk mengurangi dampak kesehatan masyarakat secara jangka panjang.

“Enavogliflozin menunjukkan komitmen Daewoong dalam menyediakan terapi inovatif yang berasal dari Asia dan telah terbukti secara klinis bagi pasien di Indonesia,” ujar Baik In Hyun, Executive Director of Indonesia Business Division Daewoong Pharmaceutical Indonesia, dikutp Senin (29/12).

Bersamaan dengan itu, ia menegaskan bahwa Daewoong Pharmaceutical telah resmi mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia untuk Enavogliflozin, obat diabetes terbaru yang dikembangkan perusahaan. Izin edar ini datang di tengah tren kenaikan jumlah penderita diabetes yang signifikan di Indonesia.

Enavogliflozin merupakan obat inovatif ke-36 dari Daewoong Pharmaceutical yang kini tersedia di Indonesia. Obat ini diberikan sekali sehari dengan dosis rendah 0,3 mg dan menunjukkan efektivitas dalam menurunkan kadar glukosa darah setara dengan dapagliflozin — salah satu inhibitor SGLT-2 yang sudah banyak digunakan.

Hasil uji klinis fase 3 menunjukkan peningkatan kontrol gula darah melalui perbaikan parameter HbA1c dan glukosa plasma puasa, serta profil keamanan yang mendukung pemakaian jangka panjang.

Gol utama golongan obat inhibitor SGLT-2 seperti Enavogliflozin adalah membantu menurunkan kadar gula darah dengan cara mencegah ginjal menyerap kembali glukosa, sehingga glukosa dibuang melalui urin. Selain itu, kelas obat ini sering dikaitkan dengan manfaat tambahan seperti penurunan berat badan ringan dan tekanan darah, yang berpotensi memberi dukungan bagi kesehatan jantung dan ginjal serta menekan risiko komplikasi diabetes.

Tidak hanya fokus pada pengobatan, Daewoong juga berupaya memperluas pertukaran akademik dan klinis antara tenaga medis Indonesia dan Korea Selatan. Upaya ini antara lain dilakukan melalui Jakarta Diabetic Meeting 2025, di mana profil klinis Enavogliflozin dipresentasikan kepada ratusan tenaga kesehatan bekerjasama dengan organisasi profesional seperti Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), serta Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Ke depan, perusahaan ini berencana melakukan uji klinis fase 3 tambahan yang menargetkan bukti klinis lebih kuat sesuai karakteristik pasien Indonesia, guna memperkuat kepercayaan tenaga kesehatan sekaligus memperluas pilihan terapi diabetes yang relevan bagi kebutuhan lokal.

Selain diabetes, Daewoong juga sedang memperluas portofolio terapi untuk kondisi metabolik lain seperti dislipidemia, dengan peluncuran kombinasi dosis tetap Ezetimibe–Rosuvastatin sebagai pilihan terapi yang lebih luas di Indonesia.

Melalui inovasi obat, kolaborasi akademik, dan perluasan pilihan terapi, Daewoong berharap dapat menjadi mitra strategis dalam upaya penanganan penyakit kronis dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia di tengah meningkatnya beban diabetes dan tantangan kesehatan masyarakat. (*)

Artikel 28,6 Juta Orang Indonesia Diprediksi Diabetes pada 2045 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Marak Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Polri, Masyarakat Diminta Waspada

0
Ilustrasi.

batampos – Penipuan online dengan mengatasnamakan pejabat Polri tengah marak. Para pelaku biasanya meminta sejumlah uang atau mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan reputasi pejabat tersebut.

Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap modus ini, termasuk penipuan mengatasnamakan Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono.

“Kita mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada orang atau kelompok yang mengatasnamakan Kapolresta Barelang untuk meminta sejumlah uang,” ujarnya, Minggu (28/12).

Penipuan online mengatasnamakan pejabat Polri ini kerap muncul saat adanya mutasi atau pergantian jabatan. Selain itu menjelang hari besar keagamaan.

Untuk itu, kata Budi, masyatakat diminta untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

“Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan,” katanya.

Sebelumnya, nama pejabat Polda Kepri, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri Kombes Silvester Simamora juga dicatut dalam penipuan online.

Pelaku meminta uang dengan dalih merayakan Natal dan korban langsung mentransfer uang tersebut ke rekening yang diberikan pelaku.

“Harapan saya, masyarakat tidak mudah percaya. Kalau ada yang menghubungi dan mengaku pejabat, apalagi meminta uang, segera konfirmasi dan jangan dilayani,” kata Silvester. (*)

Artikel Marak Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Polri, Masyarakat Diminta Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

Ditpolairud Polda Kepri Dirikan Posko BANSAR di Pantai Padat Pengunjung

0
Personel Ditpolairud Polda Kepri bersiaga di Posko BANSAR Pantai Melayu Batam saat libur Natal dan Tahun Baru.
Petugas Ditpolairud Polda Kepri bersiaga di Posko BANSAR Pantai Melayu, Batam, untuk mengamankan aktivitas wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru. F. Yashinta/Batam Pos

batampos – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Riau meningkatkan pengamanan dan pelayanan keselamatan di wilayah pesisir dengan mendirikan Posko Bantuan SAR (BANSAR) di sejumlah pantai yang ramai dikunjungi wisatawan.

Posko BANSAR didirikan di Pantai Melayu dan Pantai Tanjung Pinggir sebagai bentuk dukungan terhadap Operasi Lilin Seligi 2025, khususnya untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di kawasan pantai dan wisata bahari selama libur Natal dan Tahun Baru.

Direktur Polairud Polda Kepri Kombes Ade Mulyana mengatakan, pengamanan wilayah perairan menjadi prioritas mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat di lokasi wisata.

Baca Juga: Sakit Hati Ditegur, Motif Sekuriti SPPG Sei Pelenggut Bacok Korlap

“Di laut kami juga melaksanakan patroli. Ada beberapa titik yang kami siapkan, khususnya di kawasan wisata yang padat pengunjung,” ujarnya.

Menurut Ade, Posko BANSAR difungsikan sebagai titik siaga terpadu untuk memantau aktivitas wisata bahari, pergerakan transportasi laut skala kecil, serta potensi kerawanan di wilayah perairan Nongsa dan sekitarnya.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Ditpolairud Polda Kepri mengerahkan sekitar 35 unit sarana laut, terdiri dari kapal patroli dan perahu karet. Armada ini disiagakan di sejumlah wilayah perairan Kepri, seperti Batam, Karimun, dan daerah sekitarnya.

“Untuk lokasi wisata, kami siapkan kapal dan perahu karet yang siaga. Ini untuk pelayanan sekaligus antisipasi jika terjadi kondisi darurat,” jelasnya.

Pengamanan perairan juga dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, serta TNI AL. Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan respons cepat terhadap perubahan cuaca maupun potensi kecelakaan laut.

Baca Juga: Tren Positif Berlanjut, Dispar Batam Optimistis Kepri Lampaui Rekor Wisman Tahun Lalu

“Kami juga mengantisipasi masyarakat yang terkadang terlalu ke tengah saat beraktivitas di laut. Karena itu patroli dan imbauan keselamatan terus kami lakukan,” tambah Ade.

Selain sebagai pos pengamanan, Posko BANSAR juga berfungsi sebagai pusat pelayanan publik. Masyarakat dan wisatawan dapat melaporkan kejadian darurat, memperoleh informasi keselamatan pelayaran, serta mendapatkan bantuan SAR yang disiagakan selama 24 jam.

Polda Kepri mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan di kawasan wisata bahari, serta segera melapor kepada petugas jika menemukan potensi bahaya di perairan.

Dengan kesiapsiagaan personel dan sarana tersebut, Ditpolairud Polda Kepri berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (*)

Artikel Ditpolairud Polda Kepri Dirikan Posko BANSAR di Pantai Padat Pengunjung pertama kali tampil pada Metropolis.

Sakit Hati Ditegur, Motif Sekuriti SPPG Sei Pelenggut Bacok Korlap

0
Polisi mengungkap kasus pembacokan korlap SPPG Sei Pelenggut oleh sekuriti di Mapolresta Barelang.
Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengintrogasi pelaku pembacokan Korlap SPPG Sei Pelenggut. F Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Tim gabungan Satreskrim Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek Sagulung menangkap seorang sekuriti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Pelenggut, Sagulung, berinisial P (29). Pelaku diduga melakukan penganiayaan berencana dengan membacok koordinator lapangan (korlap) tempatnya bekerja.

Penangkapan dilakukan di lokasi persembunyian pelaku di kawasan Tembesi, Sagulung, pada Sabtu (27/12) malam.

Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, mengatakan penganiayaan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Pelaku menyiapkan sebilah parang sebelum menyerang korban.

Baca Juga: 5 Kafe Baru di Batam, Cocok untuk Nongkrong hingga Kerja

“Pelaku sudah merencanakan penganiayaan ini dengan menggunakan parang,” ujar Debby saat konferensi pers di Mapolresta Barelang, Minggu (28/12).

Menurut Debby, peristiwa pembacokan terjadi setelah korban pulang bekerja. Pelaku menyerang korban menggunakan parang sepanjang sekitar 50 sentimeter, yang mengakibatkan luka di bagian belakang telinga kiri dan tangan kanan korban.

“Motifnya bukan karena persoalan gaji. Ada ucapan dan teguran korban yang membuat pelaku sakit hati,” jelasnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, pakaian pelaku, serta sepeda motor yang digunakan pelaku. Sementara senjata tajam yang digunakan untuk membacok korban masih dalam pencarian.

Baca Juga: Hotel dan Mal di Batam Dipadati Turis Singapura dan Malaysia

“Setelah melakukan penganiayaan, pelaku melarikan diri dan membuang parangnya,” tambah Debby.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku nekat melakukan pembacokan karena merasa tersinggung dan sakit hati atas teguran yang diterimanya saat bekerja.

“Saya sakit hati, sudah dua kali ditegur,” kata pelaku.

Sementara itu, pemilik SPPG Sei Pelenggut, Ganda, menyebut pelaku memang kerap mendapat teguran karena dinilai tidak disiplin selama bekerja.

“Pelaku sering membawa temannya nongkrong ke dapur MBG. Sebelumnya juga pernah ribut dengan korlap lama. Dia sering menantang orang,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 353 ayat (2) jo Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)

Artikel Sakit Hati Ditegur, Motif Sekuriti SPPG Sei Pelenggut Bacok Korlap pertama kali tampil pada Metropolis.

Curanmor di Kijang, Motor PNS Pemkab Bintan Raib Digondol Maling

0
Ilustrasi curanmor. F. Jawa Pos.

batampos – Sepeda motor milik seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dilaporkan hilang di wilayah Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Peristiwa tersebut diketahui pada Kamis (25/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban, Rozawati, mengatakan sepeda motornya diketahui hilang saat pagi hari ketika hendak beraktivitas.

“Motor saya hilang ketika pagi subuh, sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar Rozawati saat dihubungi, Minggu (28/12).

Ia menyebut telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bintan Timur pada hari yang sama dan berharap kendaraannya bisa segera ditemukan.

“Saya melaporkannya hari itu juga,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun, membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor tersebut. Ia menjelaskan kejadian terjadi pada Kamis (25/12) pagi.

Menurut Daeng Salamun, korban memarkir sepeda motor Yamaha BP 4859 BU di garasi belakang rumahnya pada Rabu (24/12) malam. Namun, keesokan paginya kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.

“Korban menduga sepeda motornya telah dicuri dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Bintan Timur,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Daeng Salamun.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kendaraan bermotor, untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda serta memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan terang.

“Gunakan kunci ganda, kunci stang, dan parkir di tempat yang aman untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya. (*)

Artikel Curanmor di Kijang, Motor PNS Pemkab Bintan Raib Digondol Maling pertama kali tampil pada Kepri.

Pemprov Kepri Dorong Moonrun Jadi Ajang Lari Internasional

0
Event BTN Kepri Moonrun 2025 di Tanjungpinang, Sabtu (27/12), diikuti ribuan peserta. F. Diskominfo Kepri.

batampos – Event lari malam bertajuk BTN Kepri Moonrun 2025 yang digelar di Tanjungpinang, Sabtu (27/12) malam, berlangsung sukses dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Tingginya jumlah peserta membuat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyiapkan langkah lanjutan dengan menjadikan ajang tersebut sebagai agenda tahunan, bahkan berkelas internasional.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memastikan BTN Kepri Moonrun tidak berhenti sebagai event perdana semata. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi modal kuat untuk mengembangkan Moonrun sebagai magnet baru sport tourism di Kepri.

“Melihat semangat dan partisipasi masyarakat yang begitu tinggi, tentu sangat memungkinkan Moonrun ini kita jadikan event tahunan,” ujar Ansar.

Ia menambahkan, Pemprov Kepri menargetkan BTN Kepri Moonrun ke depan dapat berkembang menjadi ajang lari internasional yang melibatkan peserta dari luar negeri. Dengan demikian, Kepri, khususnya Tanjungpinang, dapat semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism.

“Ke depan, kami ingin event ini melibatkan pelari dari luar negeri sehingga Kepri semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism,” katanya.

Ansar juga optimistis penyelenggaraan event pariwisata berbasis olahraga secara masif akan berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Ia menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri dapat menembus dua juta hingga akhir Desember 2025.

“Kami optimis sampai 31 Desember jumlah kunjungan wisman bisa mencapai dua juta,” sebut Ansar.

Sementara itu, Komisaris Independen BTN, Pietra Machreza Paloh, mengapresiasi kolaborasi antara BTN dan Pemprov Kepri dalam penyelenggaraan BTN Kepri Moonrun 2025. Ia menilai kehadiran 3.366 peserta menjadi bukti bahwa event tersebut memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat.

Menurut Pietra, kesuksesan BTN Kepri Moonrun 2025 dapat menjadi pintu masuk bagi Tanjungpinang dan Kepulauan Riau untuk bersaing sebagai destinasi sport tourism di tingkat nasional hingga internasional.

“Event seperti ini sangat potensial dan layak dijadikan agenda rutin untuk memperkenalkan Kepri, khususnya Tanjungpinang, kepada wisatawan yang lebih luas,” jelasnya.(*)

Artikel Pemprov Kepri Dorong Moonrun Jadi Ajang Lari Internasional pertama kali tampil pada Kepri.

Banjir di Perumahan Taman Harapan Indah Tanjungpinang, Mobil Warga Ikut Terendam

0
Kendaraan roda empat yang terendam banjir di perumahan Taman Harapan Indah Tanjungpinang. F. warga untuk Batam Pos.

batampos – Banjir kembali merendam Perumahan Taman Harapan Indah, Batu 9, Tanjungpinang Timur, Minggu (28/12), setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama sekitar satu jam. Genangan air naik cepat dan masuk ke sejumlah rumah warga, menyebabkan aktivitas lumpuh sementara.

Hujan dengan intensitas tinggi turun sejak pukul 11.30 WIB hingga 12.30 WIB. Tak lama berselang, air menggenangi lingkungan perumahan dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter atau hampir setinggi lutut orang dewasa.

Di beberapa titik, air bahkan masuk ke dalam rumah warga, memaksa penghuni menyelamatkan barang-barang dan menutup celah pintu agar air tidak semakin meluap ke ruang dalam.

Seorang warga, Robby, mengatakan banjir terjadi sangat cepat sehingga warga tidak sempat melakukan persiapan. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan menimbulkan kerugian material.

“Air naik cepat sekali. Kami sibuk menjaga rumah supaya tidak kemasukan air. Drainase tidak mampu menampung debit air,” ujar Robby.

Menurutnya, banjir di Perumahan Taman Harapan Indah bukan kejadian baru. Kawasan tersebut kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur Kota Tanjungpinang.

Robby menyebut, di bagian depan perumahan, beberapa rumah terendam lebih parah. Bahkan, dua unit mobil milik warga tidak sempat dipindahkan dan terendam air. Selain itu, sandal jemaah di Masjid Zulfirdaus yang berada di sekitar lokasi turut terseret arus banjir.

“Di rumah, kami sampai menyusun papan untuk menutup celah pintu supaya air tidak masuk ke dalam rumah,” katanya.

Warga juga mengaku terjebak di dalam rumah selama hujan berlangsung karena akses keluar perumahan terendam cukup dalam. Mereka baru bisa beraktivitas kembali setelah hujan reda, meski genangan air masih terlihat di beberapa titik.

Sebelumnya, warga bersama pemerintah setempat telah melakukan berbagai upaya perbaikan saluran drainase. Namun, saat hujan dengan intensitas tinggi seperti hari ini, banjir tetap tak terhindarkan.

“Kami baru bisa keluar rumah setelah hujan berhenti. Itu pun air masih tergenang di depan perumahan,” tutup Robby. (*)

Artikel Banjir di Perumahan Taman Harapan Indah Tanjungpinang, Mobil Warga Ikut Terendam pertama kali tampil pada Kepri.

Hujan Sejam, Banjir Rendam Jalan dan Permukiman Warga di Tanjungpinang

0
Pengendara sepeda motor dibantu warga terlihat berusaha melewati genangan air di Jalan DI Panjaitan, Tanjungpinang. F. Wahyudi untuk Batam Pos.

batampos – Hujan lebat yang mengguyur Kota Tanjungpinang pada Minggu (28/12) siang menyebabkan sejumlah titik terendam banjir dan mengganggu aktivitas warga. Meski hujan hanya berlangsung sekitar satu jam, genangan air muncul cepat dan cukup parah di beberapa lokasi.

Pantauan Batam Pos di lapangan mencatat sedikitnya dua titik terdampak banjir terparah, yakni Jalan DI Panjaitan tepatnya di depan Komplek Taman Harapan Indah, serta kawasan Perumahan Jala Bestari.

Hujan turun sekitar pukul 11.30 WIB hingga 12.30 WIB, namun air hujan langsung menggenangi badan jalan dan permukiman warga. Di kawasan Taman Harapan Indah, air hujan bercampur tanah membuat genangan berwarna oranye dan keruh, menutup hampir seluruh badan jalan.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sepeda motor mogok saat melintas. Beberapa pengendara bahkan terpaksa dibantu warga sekitar dengan cara mendorong kendaraan keluar dari genangan banjir.

Salah satu pengendara, Alfian, mengatakan kawasan tersebut sudah lama menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun, baik dengan intensitas singkat maupun lama.

“Di sini sudah biasa kebanjiran. Mau hujan sebentar atau lama, tetap saja air naik, karena saluran pembuangannya tidak pernah benar-benar berfungsi,” kata Alfian.

Menurutnya, banjir terjadi akibat drainase yang tersumbat lumpur, pasir, dan sampah, sehingga air hujan tidak mengalir dan akhirnya meluap ke jalan.

“Air tertahan di selokan yang penuh endapan tanah dan sampah. Jadi hujan sedikit saja langsung tumpah ke jalan dan bikin macet,” tegasnya.

Sementara itu, di Perumahan Jala Bestari, sejumlah rumah warga turut terendam akibat aliran air hujan yang datang deras dari kawasan perbukitan di bagian atas permukiman.

Posisi perumahan yang berada di dataran lebih rendah membuat air dari perbukitan mengalir deras seperti alur sungai dan langsung masuk ke halaman hingga ke dalam rumah warga.

Seorang warga, Ayub, mengatakan kondisi tersebut kerap terjadi dan membuat warga selalu waspada setiap kali hujan lebat mengguyur kawasan itu.

“Begitu hujan deras, air dari atas langsung turun ke sini. Tidak ada tempat menampungnya, jadi rumah kami yang jadi sasaran,” ujar Ayub.

Ayub menyebut Pemerintah Kota Tanjungpinang sebelumnya telah melakukan upaya penataan kawasan di bagian atas perumahan untuk mengendalikan aliran air. Namun, hasilnya dinilai belum maksimal.

“Pemkot memang sudah berusaha, tapi air masih turun deras. Kami jadi selalu siaga setiap hujan karena takut barang-barang di rumah rusak terendam banjir,” katanya. (*)

Artikel Hujan Sejam, Banjir Rendam Jalan dan Permukiman Warga di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.