Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 4854

Upacara Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kepri di Natuna Berlangsung Khidmat

0

batampos– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pantai Piwang, Ranai, Natuna, Kamis (17/08).

Upacara Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI ini menjadi istimewa karena dilaksanakan di Natuna yang merupakan salah satu kabupaten terdepan di Indonesia sebagai Gerbang Utara NKRI.

Mengikuti jalannya upacara, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad beserta jajarannya dengan khidmat mengikuti rangka kegiatan upacara. Tampak hadir saat itu, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Forkopimda Kepri atau yang mewakili, Bupati Natuna Wan Siswandi, Forkompinda Kabupaten Natuna, Tim Percepatan Pembangunan, Pejabat Fungsional Utama, Para Staf Ahli, Asisten, dan Kepala OPD Pemprov Kepri dan Kabupaten Natuna, Pimpinan Instansi Vertikal, serta Ketua dan Pengurus LAM Kepri.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Infanteri Morison Chandra, selaku Komandan  Cadangan Komisaris Polisi Ahmad Prasetyo selaku Perwira Upacara Mayor Laut (Pelaut) Putra Jaya Burnama, Cadangan Perwira Upacara Mayor Infanteri Robeth Panjaitan, dan sebagai Komandan Paskibraka Pengibaran Letnan Daniel Denis Maurtis Mambrasar.

BACA JUGA: Meriahkan HUT Ke-78 RI, Masyarakat Perumahan Losari II Semangat Ikuti Lomba Hias Gapura Honda dan Batam Pos

Selain itu, Putra-putri terbaik yang telah terpilih dan diberikan kepercayaan mengemban tugas yang mulia mengibarkan bendera merah putih dan mendapatkan posisi sebagai berikut, Komandan Pasukan 17 Sakti Zalyhandra, Komandan Pasukan 8 Salsa Nabila Az, Pembawa Baki Pengibaran Yacinta Putri Malaya, Cadangan Pembawa Baki Pengibaran Fidelya Zalianty, Penggerek Bendera M.Robeth Aziz Al Wafi, Pembentang Bendera Mizki Dwi Murti, Pengulur Bendera Rafi Kahar Nandika.

Dalam amanatnya, Mendagri menekankan bahwa pelaksanaan upacara peringatan HUT RI hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan ritual dan seremonial semata.

“Saat seperti ini telah berulang kali dilaksanakan selama 78 tahun yang lalu begitu pula dengan semangat dan perjuangannya yang masih terus membara hingga saat ini pula. Peristiwa tersebut harus dihayati, sebagai peringatan atas peristiwa penting, yang merupakan awal mula berdirinya negara Indonesia,” ujar Tito.

Semangat perjuangan, tambahnya, hendaknya ditanamkan kepada generasi muda, agar dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Seperti yang kita ketahui pula, letak posisi Kabupaten Natuna merupakan posisi yang sangat strategis berada di perbatasan terluar NKRI, generasi muda harus mengambil peluang tersebut,” tambah Tito.

Terakhir, Tito mengharapkan Natuna sebagai daerah terdepan, terluar, dan terpencilnya Indonesia, harus menjadi prioritas didaerah perbatasan untuk perkembangannya.

“Natuna adalah daerah, yang geopolitik dan geodefense-nya sangat tinggi, sehingga menjadi prioritas bagi Presiden RI untuk perhatian khusus dalam penanganannya. Harapan kita Natuna menjadi daerah yang jauh lebih baik lagi dengan adanya daerah chock point dan penanganan yang baik nantinya,” ujar Tito. (*)

KST Tembak Tiga Warga Sipil, Kontak Senjata dengan Pasukan TNI – Polri

0
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan kejadian pembakaran alat berat di Kampung Woda Distrik Raimbawi Kabupaten Kepulauan Yapen. (Dok. Cenderawasih Pos)

batampos – Kelompok Separatis Teroris (KST) terus menyasar warga sipil. Polda Papua memastikan KST melakukan aksi teror dengan menembak tiga orang warga Papua hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/8) di Komplek Yosoma, Jalan Batas Batu, Nduga, Papua. Dalam kejadian itu dua kendaraan dibakar oleh KST. Tim gabungan TNI dan Polri yang mengejar KST pun terlibat kontak senjata.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan, peristiwa tersebut bermula saat tiga warga dalam perjalanan dari Batas Batu menuju Kota Kenyam. Perjalanan dilakukan sejak Rabu sore, namun sampai malam hari mereka belum juga tiba di tujuan. ”Masyarakat melaporkan, tim TNI dan Polri merespons dengan melakukan penyisiran,” jelasnya.

Ketika Tim Gabungan TNI – Polri tiba di lokasi kejadian, mereka mendapati tiga orang warga sipil sudah dalam keadaan meninggal dunia. Ketiganya mengalami luka-luka akibat tembakan senjata api. Identitas ketiganya yakni Steven Didiway, Michael Rumaropen, dan Samsul Ahmad. ”Dua diantaranya warga asli Papua,” urainya.

Di lokasi tersebut, personel TNI – Polri juga mendapati dua kendaraan dalam keadaan terbakar. Benny menyampaikan bahwa saat ini Tim Gabungan TNI – Polri melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian. Khususnya di tempat yang secara mendadak terjadi kontak tembak. Diakui olehnya, petugas empat terlibat dalam kontak tembak yang berlangsung beberapa saat itu. ”Kami menduga kuat KST,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Nduga Kompol Vinsensius Jimmy Parapaga menjelaskan, saat tubuh korban diperiksa, bukan hanya ada luka tembak. Petugas juga mendapati ada luka akibat penganiayaan. Dengan itu, kata dia, dapat dipastikan bahwa para korban tidak langsung ditembak, melainkan dihadang terlebih dahulu. ”Hingga saat ini kami masih berupaya menangkap pelaku,” ujarnya.

Meski sempat terjadi kontak tembak, dia memastikan bahwa saat ini kondisi keamanan di Kota Kenyam dalam keadaan kondusif. Namun demikian pasukan gabungan TNI dan Polri tetap bertugas dalam status siaga satu. Status tersebut untuk mengantisipasi aksi lanjutan dari para pelaku. ”Kami berupaya mencegah aksi teror berlanjut,” paparnya.

Dia mengatakan, kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Serta, menuntaskan kasus hingga pelaku dibawa ke pengadilan. ”Kami akan mengungkap motif atau latar belakang insiden ini,” terangnya.

Berkaitan dengan kondisi di Papua, belum lama Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan sempat menyampaikan bahwa Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI masih memiliki tugas yang harus diselesaikan. Dia pun mengingatkan tugas tersebut kepada komandan Koopssus TNI. ”Masih ada tugas, sebagai komandan Koopssus TNI yang sekarang belum selesai, karena ada sandera di Papua yang belum dibebaskan,” ungkap jenderal bintang tiga TNI AD tersebut.

Dengan PR itu, lanjut Bambang, Koopssus TNI harus bersiap diri. Semua hal yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas itu harus disiapkan. ”Misalnya bila panglima TNI atau presiden perintahkan untuk bebaskan sandera, dipikirkan dari sekarang,” imbuhnya. Menurut dia, tugas itu bakal penuh tantangan yang tidak biasa. Sebab, lokasi penyanderaan bukan di pesawat atau gedung yang bisa dilatihkan oleh Koopssus TNI, melainkan di hutan belantara.

Kepada komandan Koopssus TNI dan seluruh jajarannya, Bambang mempersilakan mereka untuk mendiskusikan dan merencanakan hal itu. ”Komandan Koopssus TNI berkoordinasi yang baik pada satuan-satuan khusus yang ada di matra,” imbuhnya. Keterangan itu disampaikan Bambang di hadapan beberapa pejabat TNI lainnya. Diantaranya komandan jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Danden Jaka Korps Marinir. (*)

Reporter: JP Group

PPATK Blokir Rekening Terduga Teroris Oknum Karyawan KAI, Dananjaya Erbaning, Jumlah Duitnya Miliaran

0
DE, oknum karyawan PT KAI terduga teroris yang diamankan Densus 88 Polri. (TWITTER)

batampos – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir rekening milik tersangka terorisme, Dananjaya Erbaning. Sebagai karyawan PT KAI, uang di rekening Dananjaya mencapai miliaran.

“Miliaran (jumlahnya),” kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana kepada wartawan, Jumaf (18/8).

Kendati demikian Ivan tidak mengungkap lebih detail mengenai pemblokiran rekening Dananjaya. Dia hanya memastikan data perbankan Dananjaya telah diserahkan kepada Densus 88 Antiteror Polri.

“Kami melaksanakan kewenangan kami (melakukan pemblokiran) sesuai UU Nomor 8/2010,” imbuhnya.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan operasi penangkapan terduga teroris di wilayah DKI Jakarta. Kali ini eorang simpatisan ISIS ditangkap di wilayah, Bekasi.

“Salah satu orang target Tindak Pidana Terorisme kelompok media sosial di wilayah DKI Jakarta berhasil ditangkap berinisial DE, pelaku ditangkap pada Senin (14/8), di wilayah Bekasi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulis, Senin (14/8).

Dia memastikan, pelaku memiliki peran aktif menyebarkan propaganda di media sosial dengan memberikan motivasi untuk jihad melalui media sosial Facebook.

“Pelaku memposting di Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin Islamic State yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi,” jelas Ramadhan. (*)

Reporter: JP Group

Puan Maharani Jelaskan Alasan PDIP Kritik Program Food Estate Prabowo

0
Puan Maharani saat melakukan pertemuan di kediaman Airlangga Hartarto di Jakarta, belum lama ini. (Dery Ridwansah)

batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengungkapkan alasan pihaknya mengkritik program food estate yang pengelolaannya dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Menurut Puan, kritik tersebut bersifat konstruktif agar program-program kementerian termasuk program food estate berjalan optimal sesuai yang diharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Jadi seperti yang diharapkan Pak Jokowi, semua kementerian itu kan menyelesaikan program-program prioritasnya di semua kementeriannya. Jadi saya berharap ya termasuk itu (food estate) bisa diselesaikan sesuai dengan apa yang diharapkan Presiden,” kata Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/8).

Ketua DPR RI ini mengungkapkan, terlalu jauh jika menuduh program food estate tersebut sebagai kejahatan lingkungan. Pasalnya, pihaknya masih perlu terjun langsung ke lapangan terkait progres program food estate tersebut.

“Ya itu terlalu jauh gimana sebenarnya yang terjadi di lapangan, untuk sampai ke situ kan ya kita perlu datang ke lapangan, gimana, dan sebagainya,” tegas Puan.

Pasalnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto melontarkan kritik pada program lumbung pangan atau food estate yang dikerjakan pemerintah dengan penanggung jawab Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Hasto menyebut, proyek itu sebagai bagian dari kejahatan lingkungan.

Menurut Hasto, politik seharusnya merawat kehidupan dan menjaga bumi pertiwi. Sementara program food estate justru membabat hutan.

“Kebijakan itu ternyata disalahgunakan, kemudian hutan-hutan justru ditebang habis, dan food estate-nya tidak terbangun dengan baik. Itu merupakan bagian dari suatu kejahatan terhadap lingkungan,” ujar Hasto usai penganugerahan rekor MURI kepada PDIP atas program pengobatan gratis yang berlangsung 218 hari di Ciawi, Bogor, Selasa (15/8).

Kritik itu pun sudah direspons Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Ia menegaskan, Hasto perlu memahami secara komprehensif terhadap program food estate sebagai program ketahanan pangan nasional yang dinahkodai Prabowo.

“Jangan melihat sepotong-potong kalau melihat sepotong-potong maka akan ada cara pengelihatan yang tidak pas,” tegas Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

Muzani mengingatkan, program food estate sejatinya adalah pengejawantahan dari visi misi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, tidak ada visi misi menteri di negara yang menganut sistem presidensial seperti Indonesia.

“Tidak ada program kementerian, tidak ada visi kementerian, yang ada visi presiden dan wakil presiden. Ingat ini ada sistem pemerintahan Presidensil. Pak Prabowo sepenuhnya program pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin,” ucap Muzani.

Meskipun demikian, Muzani mengakui kritikan yang dilayangkan Hasto PDIP mengindikasikan adanya perbedaan pandangan parpol pendukung pemerintah Presiden Jokowi. Perbedaan pandangan ini bisa dipengaruhi oleh perbedaan pilihan politik.

“Dalam satu perahu, dalam satu mobil, perjalanan, ada orang yang melihat ke arah kanan ada yang melihat ke arah kiri ada yang melihat ke arah ke depan, ada yang ngobrol, ada yang menikmati suasana itu dalam perjalanan. Jadi kami memahaminya itu,” pungkas Muzani. (*)

Reporter: JP Group

Peringati HUT Ke-78 RI, Warga Perumnas Puri Kencana Wungu dan Yuki Vista Gelar Upacara dan Pakai Kostum Adat hingga Pejuang

0
Warga Perumnas Puri Kencana Wungu dan Yuki Vista, RT 002 RW 008 memeriahkan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI dengan menggelar upacara bendera merah putih di lapangan voli perumnas, Kamis (17/8/2023). F.Kiriman Ari untuk Batam Pos

batampos– Warga Perumnas Puri Kencana Wungu dan Yuki Vista, RT 002 RW 008, Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur antusias memeriahkan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI dengan menggelar upacara bendera merah putih.

Mereka menggunakan berbagai kostum adat, pejuang hingga pahlawan saat mengikuti upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan voli perumnas, Kamis (17/8/2023).

Ketua RW 08 Kelurahan SeI Lekop, Ariadi mengatakan, upacara peringatan HUT Ke-78 RI diikuti warga dari dua perumahan.

Dikatakannya, sebenarnya upacara ini sudah diwacanakan setahun lalu namun baru dilaksanakan tahun ini.

Dia mengatakan, seluruh warga ikut berpartisipasi dalam suksesnya pelaksanaan upacara ini.

BACA JUGA: Panitia HUT RI Kecamatan Kundur Gelar Gerak Jalan 45 Kilometer

Beberapa orang warga menjadi anggota paskibra, komandan upacara, pembaca UUD 1945 dan pembaca doa.

“Beberapa orang menjadi peserta upacara,” kata pria yang menjadi inspektur upacara.

Dia bersyukur upacara yang digelar warga dari dua perumahan ini berjalan lancar. Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada warga yang turut menyukseskan jalannya upacara ini.

Ketua RT 2 Kelurahan Sei Lekop, Febri Hartanto mengatakan, pelaksanaan upacara ini dipersiapkan selama beberapa pekan terakhir mulai pelatihan paskibara, petugas upacara hingga penyediaan kostum.

Dia menyebut, ada puluhan kostum yang disewa mulai kostum adat, pejuang dan pahlawan dan digunakan saat pelaksanaan upacara.

Dia berharap, peringatan HUT Ke-78 RI dengan menggelar upacara bendera dapat digelar kembali tahun depan karena meningkatkan kebersamaan dan semangat gotong-royong. (*)

reporter: slamet

Dijaga 12 Personel Tiap Hari, Kapolresta Barelang Pastikan Kampung Aceh Bebas Narkoba

0
Pos Pam Terpadu Kampung Aceh Dalil Harahap 4
Peresmian Pos Pam terpadu Kampung Aceh oleh Kapolda dan FKPD. Foto Dalil Harahap/Batam Pos.

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto memastikan Kampung Aceh bebas dari peredaran narkotika dan judi. Sebab, kawasan tersebut kini dijaga oleh anggota TNI, Polri, dan Satpol PP.

“Tidak ada lagi peredaran narkoba di sini. Tindakan kita ini juga didukung masyarakat di sini,” ujar Nugroho.

Baca Juga: Pelajar SMK Tewas Ditabrak Truk, Sopir Kabur hingga Kini

Nugroho menambahkan penjagaan setiap harinya akan dilakukan 12 personel. Yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan Satpol PP.

“Yang jaga itu anggota Provos. Setiap hari akan kita jaga selama sebulan penuh,” tegasnya.

Selain penjagaan personel, kawasan Kampung Aceh dilengkapi 2 unit pos pengamanan yang berada di pintu masuk depan, dan belakang. Kemudian dilengkapi CCTv, dan lampu penerangan.

“Pos pengamanan kita lengkapi alat inventarisnya. Yang kemudian nanti penjagaan akan dilanjutkan warga sekitar melalui pos kamling,” katanya.

Baca Juga: Berpura-pura Jadi Pembeli, Pria di Batam Bawa Kabur Motor

Nugroho juga berpesan kepada masyarakat Kampung Aceh untuk terus berkoordinasi dengan pihaknya. Sehingga, aktivitas di kawasan tersebut dapat terus diawasi.

“Dengan seperti ini, kita harapkan peredaran narkoba tidak tehenti saat ini saja, tapi untuk seterusnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pengamat: Mesin Partai Bekerja Maksimal Jika Prabowo Gandeng Cawapres Golkar

0
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (DERY RIDWANSAH)

batampos – Pakar politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Fahrul Muzaqqi menilai pembahasan soal kandidat calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto bakal rumit. Menurut dia, tiap partai yang sudah menyatakan dukungan untuk Ketua Umum Partai Gerindra mencalonkan diri di Pilpres 2024 bakal mengajukan nama.

Fahrul mengatakan ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan Gerindra dan Prabowo untuk memilih bakal cawapres. Pertama, bakal cawapres Prabowo nanti harus sudah teruji dan berpengalaman di pemerintahan dalam membuat kebijakan.

Kedua, sosok cawapres Prabowo juga harus bisa memberi daya dongkrak untuk memenangkan Pilpres 2024.

Menurut Fahrul, dengan adanya tiga partai besar yang mendukung, Prabowo bisa lebih mudah mendapatkan bakal cawapres untuk memperbesar peluang memenangkan Pilpres.

Artinya, ada syarat ketiga yang harus bisa dipenuhi untuk bakal cawapres Prabowo, yakni parpol pengusung dengan basis massa yang solid.

Dosen ilmu politik itu memprediksi dari tiga kriteria itu, Prabowo bakal lebih memiliki peluang besar menang jika menggandeng cawapres dari Partai Golkar.

Golkar jadi partai dengan jumlah kursi terbanyak dan memiliki mesin yang sudah teruji menghadapi setiap pemilu di Indonesia. Peluang untuk menang bagi Prabowo terbuka lebar,” tutur Fahrul Muzaqqi dalam keterangan, Kamis (17/8/2023).

Dia menambahkan, bakal cawapres dari Golkar juga lebih bisa diterima oleh seluruh parpol pengusung. Sebab, Golkar jadi satu-satunya partai yang sudah kenyang dalam bertarung di pemilu. Bahkan, Prabowo Subianto juga lahir dari partai berlambang pohon beringin.

Fahrul menilai jika Prabowo memilih cawapres dari selain Golkar, ada potensi akar rumput dan pengurus daerah tidak kompak atau setengah hati memenangkan pasangan calon yang diusungnya.

“Akar rumputnya, pengurus daerah, berpotensi tak kompak dalam memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto jika pendamping capresnya bukan dari kader Golkar. Beban psikologis kader akan lemah dalam memberikan dukungan jika bukan dari unsur Golkar,” tegas Fahrul.

Menurut dia, hal itu harus dipikirkan Prabowo dan Gerindra jika ingin memenangkan Pilpres 2024. Sebab, Prabowo dipastikan tidak ingin kalah lagi setelah tiga kali kalah dalam kontestasi pilpres di Indonesia. (*)

Reporter: JP Group

Harga Beras di Batam Berangsur Naik

0
beras
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Harga beras di pasaran Batam mulai berangsur-angsur naik. Kenaikan harga beras per kilogramnya antara Rp 500-1.500.

Kenaikan harga beras terpantau di swalayan kawasan Batamcenter. Dari puluhan list harga beras, hampir semuanya mengalami kenaikan. Seperti harga beras Harum Mas 5 kg yang biasanya Rp 60 ribu naik menjadi Rp 68 ribu, Harum Mas Pera dari Rp 65 ribu naik menjadi Rp 74 ribu, beras Jawa Raya dari Rp 58 ribu naik menjadi Rp 63 ribu.

“Iya, hampir semua harga beras naik, macam-macam kenaikannya,” ujar salah satu karyawan.

Dijelaskannya, kenaikan harga beras di distributor sudah naik sejak minggu lalu. Namun di swalayan atau pasar baru beberapa hari terakhir. “Kalau di tempat kami sudah 4 hari naik,” sebutnya.

Baca Juga: Dinkes Batam Minta Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Proaktif Update Data Kependudukan

Menurut dia, beberapa pembeli juga sempat komplain dan mempertanyakan kenaikan harga beras. Namun, pihaknya menjelaskan, kenaikan harga sudah dari distributor.

“Kami jelaskan seperti apa penyebabnya, dan mereka mengerti, ” katanya lagi.

Di swalayan kawasan Nongsa, harga sejumlah beras juga terpantau naik. Kenaikan harga beras pun dikeluhkan sejumlah masyarakat.

“Baru sadar beras naik, tadi beli beras yang biasanya 10 kg, Rp 120 ribu, sekarang jadi Rp 131 ribu,” ujar Nanda.

Baca Juga: Perbaikan Selesai, Normalisasi Air Secara Bertahap

Ia mempertanyakan penyebab kenaikan harga beras. Sebab beberapa waktu lalu juga sempat naik.

“Naik lagi ternyata, tapi belum tahu penyebabnya,” katanya lagi.

Sementara, Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan harga beras. (*)

Reporter: Yashinta

YDSS Kelenteng Ngo Hu Xian Ko Bagikan Ribuan Paket Makanan

0
Wakil Ketua YDSS Kelenteng Ngo Hu Xian Ko, Agustin memberikan paket makanan ke warga dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-78 RI

batampos- Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Melakukan berbagai perlombaan dan pertandingan. Namun, Yayasan Dewi Sakti Semesta (YDSS) Kelenteng Ngo Hu Xian Ko melakukan dengan cara yang lain.

Pengurus YDSS Kelenteng Ngo Hu Xian Ko menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun ini dengan cara membagikan berbagai jenis paket makanan untuk warga yang tidak mampu tanpa memandang suku, ras dan agama.

”Dari pihak yayasan memang sudah merencanakan kegiatan bagi-bagi paket makanan gratis pada saat HUT kemerdekaan RI tahun ini. Tujuan kegiatan ini juga sebagai bentuk kegiatan amal kita dari YDSS Kelenteng Ngo Hu Xian Ko kepada masyarakat,” ujar Ketua Panitia, Hendy, Kamis (17/8).

BACA JUGA: Gubkepri Hadiri Ulang Tahun Klenteng Nguan Thiang Sian Tih ke-308

Kegiatan hari ini (Kamis, red), katanya, dilaksanakan dalam dua kali. Artinya, pada pagi pukul 10.00 WIB pihaknya menyediakan berbagai jenis makanan untuk dibagikan kepada masyarakat. Jenisnya, ada makanan lontong, mie so, sate dan nasi lemak. Juga memberikan minuman, baik yang dingin atau yang panas.

”Setelah sesi pertama selesai, kegiatan sesi kedua kembali dilaksanakan pada pukul 14.30 WIB. Bentuknya sama, bagi-bagi makanan dan minuman. Hanya saja, jenisnya yang berbeda. Untuk makanan yang dibagikan sore hari itu kita siapkan nasi Padang dan juga nasi kotak,” ungkapnya.

BACA: AKPB Ryky Langsung Pantau Pengamanan Imlek di Karimun

Dari dua sesi kegiatan bagi-bagi makanan dan minuman gratis ini, lanjut Hendy, lebih dari seribu paket makanan yang disalurkan. Bahkan, pada pagi hari kegiatan bagi-bagi makanan gratis ini panitia harus memesan lagi makanannya. Karena, banyak masyarakat yang belum kebagian.

”Kita merayakan dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun ini memang sedikit berbeda. Tujuannya, tidak lain untuk membuat amal kebajikan, meningkatkan rasa kepedulian sesama. Sehingga, bisa membantu meringankan masyarakat yang tidak mampu. Apalagi, kegiatan sosial kita ini tidak ada membeda-bedakan suku, agama dan ras,” ungkapnya. (*)

reporter: sandi

78 Pesepeda Batam Bawa Bendera Merah Putih Sepanjang 78 Meter

0
1ddd1377 e77c 48de 983b 5102287830a1 e1692282399917
Anggota Bike To Work (B2W) Kota Batam saat membawa bendera sepanjang 78 meter

batampos- 78 pesepeda di Batam mengekspresikan kemerdekaan Republik Indonesia dengan masuknya kirab bendera. Mereka membawa bendera Merah Putih sepanjang 78 meter dan berkayuh sejauh 2,78 kilometer di Jalan Ahmad Yani, Batam Centre.

“Ini cara kami memperingati kemerdekaan RI. Mengenang perjuangan para pahlawan untuk mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan. Mereka berkorban nyawa dan mengangkat senjata. Kita mengekspresikannya dengan mengangkat bendera, sambil memberi pesan bahwa apa yang kita laksanakan hari ini tidak seberat yang dilakukan para penjuang,” kata Haryoto, Ketua Bike To Work (B2W) Kota Batam, di Batamcentre, Kamis (17/8).

Menurut Haryoto, kirab merah putih ini merupakan rangkaian ulang tahun B2W ke-18 dan Road to Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII Batam. Karena itu B2W berkolaborasi dengan Panitia Jamselinas XII Batam dan seluruh komunitas sepeda di Batam menyukseskan Kirab Merah Putih 78 Meter ini.

Menurut Wakil Ketua Panitia Jamselinas Batam ini, kirab bendera ini juga mencerminkan semangat Indonesia. Harus ada kerja sama untuk menjaga keseimbangan, harus selalu kompak agar merah putih terus berkibar selama dikirab.

BACA JUGA:Kirab Merah Putih Tempuh 17 Km, Kibarkan 78 Bendera di Jembatan Barelang

“Ini menunjukkan dengan bersatu, dengan kebersamaan dan saling menghargai, semua bisa sampai tujuan dengan kemenangan,” kata Haryoto.

Selain itu, kata Haryoto, dengan bersepeda, bahwa ada semangat melaju seperti tema besar HUT RI kali ini. Bahwa semua ingin sama-sama melaju untuk Indonesia maju.

Kegiatan ini juga, kata Haryoto, sebagai rasa syukur ada kemerdekaan negeri ini. Juga sebagai rasa syukur dengan pembangunan infrastruktur, terutama jalan, yang semakin lebar.

“Jalan yang lebar membuat semua pengguna bisa berbagi dan saling menghargai sesama pengguna,” kata Haryoto.

Haryoto meminta maaf, jika sepanjang Jalan Ahmad Yani dari Bandung Resto hingga ke Masjid Agung Batam pengguna jalan terganggu dengan Kirab Merah Putih. Terutama di dua persimpangan ketika rombongan kirab melintas. Juga setelah simpang Pollux menunu Masjid Agung yang tiga ruas jalannya masih dalam pengerjaan.

“Terima kasih kami kepada Polda Kepri dan Polresta Barelang yang mendukung suksesnya acara ini. Juga kepada Pemko Batam dan BP Batam serta seluruh komunitas sepeda di Kota Batam,” kata Haryoto sambil menambahkan terima kasihnya kepada para donatur yang telah mendonasikan dana untuk penyediaan bendera dan logistik.

Bersama puluhan pesepeda, juga hadir Ketua Panitia Jamselinas Batam Indra Harianto serta sebagian besar panitia. Saat pelaksanaan Jamselinas nanti, ribuan pesepeda dari seluruh Nusantara dan luar negeri “berlebaran” di Batam, beberapa ruas jalan juga akan digunakan.

“Kami berterima kasih dengan dukungan masyarakat Batam saat Jamselinas nanti. Mari bersama kita sukseskan Jamselinas pada November nanti,” kata Haryoto. (*)