Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 4890

Hadiri Wisuda Stikom Muhammadiyah, Amsakar: Batam Perlu SDM yang Andal

0
IMG 20230826 WA0012
Wakil Wali Kota saat menghadiri wisuda ke-5 Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah Batam di Hotel PIH, Sabtu (26/8). F. Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkapkan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) menyongsong Batam yang semakin maju.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri acara wisuda ke-5 Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah Batam di Hotel PIH, Sabtu (26/8).

“Batam daerah yang tumbuh dan berkembang, tak dipungkiri juga memiliki tantangan yang luar biasa. Maka perlu orang atau SDM yang luar biasa andal yang mampu menjawab tantangan,” ungkap dia.

Baca Juga: Hindari Denda, Warga Batam Diimbau Bayar PBB-P2 Sebelum 1 September

Maka suatu keharusan, lanjutnya, SDM Batam harus terus dikembangkan. Terlebih Batam merupakan beranda terdepan bagian Barat Indonesia. Seiring dengan hal ini, ia berharap STIKOM Muhammadiyah Batam terus meneguhkan peran.

“Mari terus kembangkan potensi SDM di Batam maupun Kepri ini,” ajak dia.

Tak hanya berpesan untuk lembaga, ia juga mengajak wisudawan-wisudawati dapat terus mengasah diri dengan kualitas-kualitas yang lebih mumpuni.

Baca Juga: Ini Penjelasan Kanit Gakkum Soal Laka Tunggal yang Tewaskan Siswi SMKN 6 Batam

Apalagi, yang ia dengan secara kelembagaan dan organisasi, Muhammadiyah membuka kesempatan kepada para alumni untuk menempuh studi yang lebih tinggi.

“Dan semoga ilmu yang selama di kampus dapat berguna dan diaplikasikan untuk kepentingan masyarakat. Sekarang waktunya ilmu yang selama ini didapat di kampus saatnya ke ranah implementasi,” papar dia.(*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

Cegat Pengunjung Masuk Wilayah Rempang, Warga: Tidak Ada Menutup Akses bagi Warga

0
image0 e1693115852350
Warga setempat mencegat kendaraan yang hendak melewati Jembatan IV Barelang, Sabtu (26/8). F.Screenshot

batampos – Beredar informasi dan video mengenai ditutupnya akses bagi masyarakat menuju beberapa lokasi pantai di Rempang. Pengunjung yang hendak ke Rempang dan Galang dicegat di Jembatan IV Barelang, Batam. Warga setempat melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang melintasi area jembatan tersebut.

Warga mendirikan pos di area jembatan IV, menanyakan tujuan warga yang akan melintas, tanpa meminta identitas para pengendara.

“Kami hanya melakukan tindakan pencegahan. Dan tidak ada menutup akses bagi warga yang mau berkunjung ke pantai, tidak ada unsur arogan di sini,” ungkap salah satu warga Rempang di lokasi, Syamsurizal, Sabtu (26/8).

Dia menerangkan tindakan pencegahan ini dilakukan hanya untuk tim terpadu yang diduga hendak melakukan pemasangan patok lahan proyek di Rempang.

“Kami hanya mencegah tim terpadu. Bagi warga yang ingin berlibur silahkan saja. Namun memang di area Jembatan IV, kami hanya tanya saja tujuannya,” lanjutnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Timnas Indonesia U-23 Kalah Lewat Adu Penalti, STY Sindir Kepemimpinan Wasit

0
Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan timnas Vietnam U-23 di final Piala AFF U-23 2023. Garuda Muda kalah lewat adu penalti di Rayong Provincial Stadium, Sabtu (26/8) malam. (pssi)

batampos – Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam U-23 di final Piala AFF U-23 2023. Garuda Muda takluk lewat adu penalti 6-5 (0-0) di Rayong Provincial Stadium, Thailand, Sabtu (26/8) malam.

Kedua tim sebenarnya memiliki peluang sama besar untuk meraih kemenangan. Bahkan, beberapa peluang tercipta sejak menit awal pertandingan.

Pada menit ke-12, misalnya. Aksi ‘solo run’ Beckham Putra mampu melewati empat pemain Vietnam, tapi Beckham gagal melepaskan tembakan akurat dan melebar di sisi kanan gawang Vietnam.

Baca Juga: Muncul Friksi, Benzema Dkk Berpotensi Pergi Lebih Cepat dari Al Ittihad

Umpan silang dari Haykal di sisi kanan juga gagal dijangkau oleh Abdulrahman pada menit ke-17. Tim Garuda Muda terus menekan Vietnam, hasilnya pada menit ke-19 sepakan kaki kiri dari Dewangga masih mampu di blok oleh pertahanan Vietnam.

Pada menit ke-25, Indonesia memperoleh peluang melalui tendangan bebas setelah Beckham Putra dihentikan pemain Vietnam Nguyen Ngoc Thang. Namun, sepakan Rifky yang mengincar tiang dekat mampu ditangkis kiper Vietnam Quan.

Vietnam memperoleh peluang emas pada menit ke-30 seusai tembakan gelandang Nguyen Minh Quang membentur tiang gawang. Nguyen Minh Quang yang mencoba mengejar bola liar dijegal oleh Dewangga di dalam kotak penalti.

Sepakan penalti Nguyen Quoc Viet mampu ditangkis dengan mudah oleh penjaga gawang Ernando Ari. Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong terus mendikte permainan melalui serangan-serangan di dua lini sektor sayap. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi skor bertahan 0-0.

Baca Juga: Apriyani/Siti Fadila Sampai ke Final Kejuaraan Dunia, Lawan Unggulan Pertama

Pada awal babak kedua, skuad Garuda Muda terus melakukan serangan walau Vietnam sempat mendominasi jalannya pertandingan. Mereka sempat mengancam gawang Ernando, walau mampu digagalkan.

Indonesia sebenarnya memiliki peluang mencetak gol lewat tendangan bebas pada menit ke-75, namun upayanya masih digagalkan mistar gawang.

Hingga akhir pertandingan babak kedua, pertandingan masih bermain sama kuat tanpa gol. Fakta itu pula yang membuat pertandingan harus dilalui lewat perpanjangan waktu hingga adu penalti.

Sayang, bagi Indonesia karena Ernando yang menjadi eksekutor keenam gagal menjalankan tugas. Sementara semua pemain Vietnam berhasil menjebol gawangnya di titik putih.

Baca Juga: PSM Makassar Lolos ke Fase Grup, Berikut Hasil Drawing Piala AFC 2023/2024

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, memberikan selamat kepada semua pemain atas kerja keras di partai final, terutama timnas Indonesia yang tampil penuh semangat.

Pelatih asal Korea Selatan itu tak menepis semua bekerja keras. Namun, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu menyesali kepemimpinan wasit asal Jepang Hiroki Kasahara.

“Saya kecewa dengan kepemimpinan wasit, dan saya tak perlu menjelaskan secara rinci bagian mana. Anda mungkin bisa melihatnya lewat tayangan ulang,” ungkap Shin Tae-yong. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Ini Penjelasan Kanit Gakkum Soal Laka Tunggal yang Tewaskan Siswi SMKN 6 Batam

0
image1 e1692932128174
Salah satu korban kecelakaan mendapatkan perawatan di RS Bayangkara, Kamis (24/8). F.Dok Ditlantas Polda Kepri

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang memastikan kecelakaan maut yang menewaskan siswi kelas 1 SMKN 6 Batam inisial De karena laka tunggal. Korban terpental saat motor slip akibat pengereman mendadak.

Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean mengatakan kepastian tewasnya korban karena pengereman dari keterangan pengendara berinisial Di.

“Kita sudah meminta keterangan pengendara saat di Rumah Sakit Bhayangkara. Pengendaranya mengelami luka lecet, dan korban yang meninggal itu penumpang,” ujar Viktor.

Baca Juga: Gara-gara Rem, Dua Siswi SMKN 6 Batam Kecelakaan

Dari keterangan Di, kecelakaan ini berawal saat korban pulang sekolah dengan mengendarai motor Yamaha BP 5826 MH dari arah RS Soedarsono Darmosoewito menuju Simpang PJR.

Namun, saat berada di dekat Koramil 03/Nongsa, pengendara melakukan pengereman mendadak.

“Keterangan pengendaranya pengereman mendadak itu karena melihat mobil di depannya,” katanya.

Baca Juga: Diduga Cabuli 3 Putra Kandung, Oknum PNS Batam Dituntut 12 Tahun Penjara

Viktor menegaskan motor yang dikendarai korban tidak bersenggolan dengan mobil yang berada di depannya. Hanya saja korban terpental dan terluka berat dibagian kepala akibat tidak mengenakan helm.

“Tidak ada bersenggolan (dengan mobil),” tutupnya.

Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas (laka) tunggal yang melibatkan sepeda motor terjadi di Jalan Hang Lekir, persisnya di depan pintu masuk Pantai Melayu, Batubesar, Nongsa, Kamis (24/8) siang.

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, De, dan satu korban lainnya, Di, mengalami luka ringan. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Hendak Kirim 6 Calon PMI Ilegal Tujuan Singapura, Raup Keuntungan Rp 56 Juta

0
Kompol Guci Dalil Harahap111
Kapolsek Nongsa Kompol Restia Octane Guchy. Foto: Dalil Harahap

batampos – Polsek Nongsa mengungkap pelaku penempatan PMI Non Prosedural tujuan Singapura di Kavling Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Nongsa. Pelaku, Yuliani, 40, berperan sebagai orang yang menyediakan tempat tinggal, mengurus dokumen berupa paspor dan berkomunikasi dengan agen di luar negeri.

Kapolsek Nongsa Kompol Restia Octane Guchy menyampaikan pengungkapan itu pada hari Rabu sore hari. Unit Opsnal Reskrim Opsnal Polsek Nongsa mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat calon PMI Ilegal yang akan di berangkatkan secara non prosedural.

“Usai mendapatkan informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Nongsa langsung menuju ke lokasi untuk melakukan upaya penyelidikan,” ujarnya, Sabtu (26/8).

Dari penyelidikan turut diamankan tiga orang calon PMI yang siap diberangkatkan secara non prosedural dan saat itu juga diamankan seorang saksi, F yang berada di dalam rumah tersebut.

“Kami lakukan pemeriksaan kepada saksi dan ketiga calon PMI dan didapat bahwa ada seorang pengurus yaitu pelaku yang berada di Tanjungpinang dan ada 3 PMI lainnya di Batuaji,” terangnya.

Opsnal melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu orang perempuan, Y , di Air Raja, Tanjungpinang, yang diduga sebagai pengurus para calon PMI selama berada di Batam sebelum diberangkatkan.

Ketiga calon PMI yang berada di Batuaji juga turut diamankan bersama saksi. Pelaku dan calon PMI tersebut langsung di bawa ke Polsek Nongsa untuk dimintai keterangan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

“Jadi korban calon PMI ada enam orang dari daerah Aceh, Lampung, Palembang, Jambi dan Batam. Pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 56,8 juta , jika berhasil sampai di Negara Singpura para korban rencana akan bekerja sebagai buruh bangunan,” terangnya.

Polsek Nongsa turut mengamankan barang bukti satu unit HP, dua paspor, bukti transfer banking, satu boarding pass, dan dua tiket kapal, tujuh kartu Identitas pelaku dan korban.

Guchy, menghimbau kepada masyarakat jangan mudah terpancing dengan bujuk rayu gaji besar untuk berangkat secara illegal ke luar negeri baik ke Malaysia maupun ke Singapura tanpa prosedur.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal Pasal 81 Jo Pasal 83 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman Pidana penjara paling lama 10 tahun dan paling banyak Rp 15 miliar. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Apriyani/Siti Fadila Sampai ke Final Kejuaraan Dunia, Lawan Unggulan Pertama

0
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses tembus final Kejuaran Dunia 2023. (PBSI)

batampos – Kepalan tangan Siti Fadia Silva Ramadhanti langsung dihujamkan ke udara setelah memastikan tiket ke final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2023 bersama pasangannya Apriyani Rahayu.

Kemarin (26/8) pasangan berakronim PriFad itu menundukkan unggulan ketiga asal Korea Selatan Kim So-yeong/Kong Hee-yong dua game langsung (21-9, 22-20).

’’Tak menduga kami bisa bermain luar biasa. Kami bisa menikmati poin demi poin. Meskipun begitu, saya sempat gemetar juga,’’ aku Fadia seusai pertandingan semifinal yang berlangsung di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, melalui keterangan resmi PBSI.

Keduanya memang bermain solid sejak awal laga sehingga mampu leading dengan skor cukup telak. ’’Kuncinya, kami tadi banyak berkomunikasi di game pertama. Angkanya sempat mepet di game kedua. Fokus dan penampilan kami sempat turun. Tetapi, syukur alhamdulillah, kami bisa fokus lagi dan menang,’’ sebutnya.

Saat Fadia gemetaran, sang partner yang juga seniornya Apriyani terus menunjukkan senyum lebarnya. Situasi itu cukup menetralkan suasana sehingga keduanya bisa bekerja sama mendulang poin demi poin.

’’Di lapangan, aura kami sangat positif. Saya senyum, Fadia tampil garang. Semua bisa menyatu di lapangan,’’ kata Apriyani.

Meski begitu, Apriyani tak mau terlalu percaya diri dan tetap harus mengontrol situasi hingga menuntaskan babak puncak. Salah satu resepnya adalah menikmati pertandingan. Hasil tersebut mengantar Apriyani menembus final kejuaraan dunia untuk kali pertama sebagai pasangan.

’’Sejujurnya, kami tak bisa bicara banyak. Kami hanya mau mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami tak mau berpikir terlalu jauh, cuma berusaha menjalani satu pertandingan ke pertandingan lain,’’ ucapnya.

Di kejuaraan dunia tersebut, Apriyani merasa bisa bertanding dengan aura yang sama dengan saat menggondol medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. ’’Tidak terlalu over dan bisa mengontrol. Kami bisa menguasai permainan dan saling mengingatkan. Ini yang jadi kunci kemenangan kami hari ini (kemarin, Red),’’ paparnya.

Bisa melenggang ke final kejuaraan dunia tak terbayangkan sebelumnya oleh Apriyani. Terlebih, sejak babak 16 besar, pasangan itu terus menghadapi para unggulan. Mulai unggulan kedua yang juga asal Korea Baek Ha-na/Lee So-hee hingga unggulan kelima andalan Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota di perempat final.

Pada babak pemungkas hari ini, PriFad bakal menuntaskan final destination melawan unggulan pertama asal Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Secara head-to-head, PriFad memang masih kalah dengan rekor 1-4. Namun, Apriyani tidak gentar.

’’Besok (hari ini) kami akan hajar lawan dan menikmati pertandingan saja,’’ ujarnya. Fadia menambahkan, di babak akhir kondisi fisik, pikiran, dan fokus bakal menjadi pembeda. ’’Juga, harus tetap percaya diri untuk menghadapi pertandingan final besok (hari ini),’’ pungkas Fadia. (*)

 

Reporter: JPGroup

Hindari Denda, Warga Batam Diimbau Bayar PBB-P2 Sebelum 1 September

0
Peluncuran Bus Interaksi Pajak 4 F Cecep Mulyana scaled e1691633688405
Dua warga melakukan pembayaran pajak menggunakan Qris di pelayanan Bus Interaksi Pajak Bapenda Kota Batam yang baru diluncurkan di kantor Pemko Batam, Rabu (9/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam mengimbau wajib pajak segera melunasi pembayaran pajak bumi bangunan dan perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), yang akan segera jatuh tempo 31 Agustus mendatang.

Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan jelang jatuh tempo, pihaknya menambah layanan, sebagai upaya jemput bola untuk menarik pajak daerah ini.

Pihaknya mengoptimalkan layanan pembayaran pajak melalui Bus Si Bijak, yang baru diresmikan beberapa waktu lalu. Si Bijak akan mempermudah wajib pajak terkait pembayaran pajak daerah.

“Mobil sudah mulai keliling. Kami menjadwalkan di beberapa lokasi, yang mudah digapai oleh wajib pajak. Senin ini kami ada di Perumahan Kapital Raya, Batamcenter. Jadi yang mau membayar pajak, sangat kami tunggu,” kata dia, Sabtu (26/8).

Baca Juga: Info Terkini dari Air Batam Hilir, Terkait Kebocoran Pipa

Optimalisasi Si Bijak ditujukan untuk menarik PBB-P2 lebih maksimal. Ia menyebutkan saat ini capaian dari PBB-P2 sudah berada di angka Rp144 miliar dari target Rp258,8 miliar atau 55,8 persen.

Diharapkan dengan adanya Si Bijak, capaian PBB-P2 tahun ini bisa terus meningkat. Membaiknya ekonomi pasca Covid-19 juga diharapkan bisa berdampak terhadap PBB-P2 terutama mereka yang menunggak.

“Kesadaran ini yang perlu terus kami dorong. Secara perlahan piutang mulai dilunasi. Jadi kami apresiasi, namun yang belum bayar, khusus PBB-P2 boleh disegerakan, guna menghindari denda 2 persen,” terang Azmansyah.

Ia menyebutkan hingga kini, total penerimaan daerah dari pajak berada di angka Rp700 miliar lebih atau 52 persen. Pada APBD-P 2023 ini, target PAD mengalami sedikit peningkatan. Sehingga diperlukan upaya optimalisasi, agar PAD tercapai target.

“Target 1,3 triliun. Tahun lalu capaian cukup baik. Kami harapkan tahun ini lebih baik, seiring membaiknya ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Sampaikan Progres dan Harapan Warga Rempang kepada Menko Perekonomian

Ia menyampaikan dengan adanya pelayanan pajak secara daring diharapkan dapat meningkatkan pembayaran non tunai.

“Kita harap pembayaran non tunai bisa bertahap meningkat dari yang membayar dengan tunai,” ujar dia.

Kata Raja, saat ini Bank Riau Kepri telah menyediakan QRIS untuk pembayaran PBB-P2 yang dapat diakses masyarakat melalui http://qris.brksyariah.co.id.

“Disitu nanti ada info-info yang bisa masyarakat lakukan pembayaran non tunai, nanti dia akan cetak barcodenya yang bisa di bayar. Nanti masukan NOP-nya lalu cetak barcode. Barcode ini bisa di bayar dengan bank apa saja,” ujar dia.

Ia menjelaskan pihaknya sering menerima keluhan masyarakat terhadap pembayaran pajak yang susah karena harus ke bank tertentu.

Menurutnya, dengan adanya QRIS diharapkan memudahkan masyarakat dalam membayar pajak sebelum jatuh tempo.

“Begitu juga dengan pajak lainnya, pajak restoran misalnya, mereka tinggal cetak kode biling kemudian dimasukkan dalam QRIS BRK dan tercetak barcodenya. Silahkan bisa bayar melalui bank yang dimiliki,” kata dia.

Sementara itu, sesuai data Sistem Informasi Penerimaan Daerah (Siependa) hingga Rabu (9/8), pajak hotel terkumpul Rp73 miliar dari target Rp134,7 miliar (54 persen), pajak restoran terkumpul Rp73,8 miliar dari target Rp152,6 miliar (48 persen), pajak hiburan terkumpul Rp19 miliar dari target Rp53 miliar (37 persen), dan pajak reklame terkumpul Rp11 miliar dari target Rp20 miliar (55,9 persen).

Kemudian pajak penerangan jalan umum (PPJU) tercapai Rp155,8 miliar dari target Rp277,6 miliar (56 persen), pajak parkir terkumpul Rp6 miliar dari target Rp28 miliar (22 persen) dan pajak mineral bukan logam dan batuan bahkan mencapai Rp1 miliar dari target Rp4 miliar (26 persen), pajak BPHTP terkumpul Rp214 miliar dari target Rp414 miliar (51,6 persen), pajak PBB-P2 terkumpul Rp144 miliar dari target Rp258,8 miliar (55,8 persen). (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Yusril Prediksi Ada 3 Paslon Presiden, Prabowo Bakal Masuk Putaran Kedua

0
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza (kiri). (DPP PBB)

batampos – Partai Bulan Bintang (PBB) menggelar Konsolidasi Pemenangan Pileg PBB dan Pemenangan Prabowo Subianto di zona 1. Itu meliputi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (26/8). Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pada 30 Juli lalu untuk kali pertama PBB mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024. Pada waktu itu belum ada satu partai pun yang mendeklarasikan pencalonan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

”Alhamdulillah 3 partai yang waktu itu bergabung, pimpinan Gerindra, PBB, dan PKB. Saya mengajak partai-partai lain agar turut bergabung ke dalam koalisi. Beberapa waktu kemudian kita sama-sama menyaksikan Partai Golkar dan PAN bergabung ke koalisi Gerindra, PBB, dan PKB. Insya Allah dalam waktu dekat ini ada partai yang akan bergabung mendukung pencalonan capres Pak Prabowo,” kata Yusril.

Yusril menjelaskan, keputusan PBB mencalonkan Prabowo bukan keputusan tiba-tiba. Dia dan majelis syuro PBB yang di dalamnya para ulama, tokoh cendekiawan, tokoh pemikir Islam, serta seluruh jajaran DPP PBB, sama-sama mendiskusikan siapa capres yang pantas didukung untuk Pilpres 2024.

”Kalkulasi ini memerlukan proses berbulan-bulan untuk didiskusikan, membahas, mengkaji dan juga kita bermunazat kepada Allah SWT semoga kita diberikan satu hidayah serta petunjuk dalam mengambil keputusan ini kita tidak salah,” ujar Yusril yang juga mantan Mensesneg.

Yusril menegaskan, kemungkinan ada 3 calon, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto. PBB sepakat mengambil keputusan mendukung Prabowo. Dari berbagai segi, kalkulasi rasional, Prabowo dalam posisi yang diuntungkan di Pilpres 2024.

”Dari 3 pasangan capres yang maju, Insya Allah kalkulasi PBB, Prabowo akan masuk ke putaran kedua. Dan pada waktu putaran kedua, kita lihat pasangan yang kalah akan masuk ke siapa. Baik ke calon A atau B. Tapi yang jelas calon yang kalah akan bergabung ke Pak Prabowo,” tegas Yusril.

”Jika sejak awal hanya ada 2 paslon, berarti ada paslon yang ketiga yang gagal. Pengikut yang gagal ini akan lari ke mana? Kami kalkulasi, tidak mungkin lari ke sebelah, pasti lari ke Pak Prabowo. Jadi dari segala kalkulasi rasional Pak Prabowo punya potensi untuk menang,” jelas Yusril.

Yusril menyerukan kepada jajaran segenap Partai Gerindra dan PBB agar hubungan yang baik dan kerja sama harmonis di tingkat pusat digalang juga di tingkat wilayah, cabang, hingga ranting. (*)

Reporter: JP Group

Orang Tua Bayi Tertukar: Kami Bisa Saling Berkunjung Selayaknya Saudara

0
Siti Mauliah (tengah) bersama kuasa hukumnya meminta pertanggungjawaban dari pihak Rumah Sakit Sentosa atas kasus bayi tertukar. (radar bogor)

batampos – Kasus dua bayi yang tertukar di Kabupaten Bogor terpecahkan setelah hasil tes DNA keluar. Selanjutnya, pengembalian anak ke orang tua biologisnya akan memakan waktu satu bulan.

”Alhamdulillah, kami dari kuasa hukum Ibu Siti dan Ibu DP sepakat melakukan perjanjian proses penyerahan bayi selama satu bulan,” ujar kuasa hukum Siti Mauliah, M. Rusydiyana Nur Ridho, kepada Radar Bogor.

Sementara itu, setelah hasil tes DNA memastikan bahwa bayinya tertukar, Siti Mauliah lega. Dia memiliki harapan silaturahmi dengan keluarga DP tetap terjaga setelah nanti ada penyerahan bayi. ”Jangan ada jaga jarak dan bisa bertemu atau berkunjung bergantian ke rumah dua keluarga ini selayaknya saudara,” ujarnya.

Perihal langkah hukum selanjutnya, termasuk apakah akan menuntut pihak rumah sakit, Siti menyatakan bahwa keluarga dan kuasa hukum belum mengarah ke tuntutan apa pun. Sebab, saat ini masih dilakukan penjajakan dan pendampingan hingga pertukaran ke keluarga sebenarnya.

Sementara itu, kuasa hukum DP, Mikhael P. Sigalingging, menjelaskan bahwa kliennya masih sangat syok meski sudah siap menerima apa pun hasilnya. ”Faktanya memang bayi yang dimiliki tertukar,” kata Mikhael.

Di sisi lain, Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nahar menjelaskan, prosedur penyesuaian pengembalian anak dari Siti Mauliah ke DP akan melalui tahapan yang disepakati. Tahapan pertama, Kementerian PPPA akan melakukan asesmen ke tiap anak dan keluarga. Kedua, anak mulai dikenalkan dengan lingkungan yang nanti menjadi tempat anak tumbuh berkembang di masing-masing keluarga orang tua kandungnya.

Selanjutnya, dilakukan asesmen ulang. Proses terus berjalan sampai pekan keempat. Baru kemudian dilakukan penyerahan anak. ”Nanti di minggu keempat plus dua hari akan dilakukan penyerahan masing-masing bayi ke orang tua biologisnya,” ucapnya.

Dia berharap proses tersebut bisa diselesaikan. Hak anak untuk mengetahui orang tuanya bisa dipenuhi dengan sebaik-baiknya.

Di sisi lain, anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto meminta agar dibentuk majelis disiplin. Itu terkait dengan 10 staf RS Sentosa Bogor yang sudah mendapat surat peringatan pertama (SP-1) dan 5 bidan serta perawat dibebastugaskan.

Pembentukan majelis disiplin merupakan amanat dari UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Edy mengingatkan, pada UU 17/2023 sudah ditunjukkan cara menjaga disiplin tenaga kesehatan. Pada pasal 304 ayat (2) disebutkan bahwa Kementerian Kesehatan membentuk majelis yang bertugas di bidang disiplin profesi. Dilanjutkan pasal 305 ayat (1) yang menyebutkan pasien atau keluarga yang dirugikan tenaga medis atau tenaga kesehatan dapat mengadu ke majelis disiplin profesi kesehatan.

”Adanya majelis disiplin ini sangat penting. Untuk itu, Kementerian Kesehatan harus segera membentuknya,” katanya. Hal itu mengingat adanya kasus di Kabupaten Bogor dan antisipasi kejadian berkaitan dengan tenaga kesehatan ke depan.

Lebih lanjut, Edy mengungkapkan, jika sudah ada majelis disiplin, penyelesaian perselisihan dapat didalami majelis tersebut paling lama hingga 14 hari kerja. Apakah tenaga kesehatan atau tenaga medis tersebut melanggar aturan keprofesian atau tidak.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan, sebenarnya ada prosedur dalam penanganan bayi baru lahir. Salah satunya gelang pada bayi harus sama dengan milik ibunya dan keduanya memiliki nomor rekam medis yang sama. ”Secara standar sudah ada. Sekarang tinggal bagaimana kepatuhan petugas terhadap standar yang sudah dibuat,” ujarnya.

Jika benar dua bayi itu tertukar akibat keteledoran tenaga kesehatan, menurut Nadia, pelaku tidak menjalankan tugas dengan baik. (*)

Reporter: JP Group

Kepala BP Batam Sampaikan Progres dan Harapan Warga Rempang kepada Menko Perekonomian

0

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar Rapat Terbatas Pembahasan Pengembangan Pulau Rempang, pada Jum’at sore (25/8/2023), di Ruang Rapat Oka Kretagama, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

rapat menko

Tampak hadir jajaran Menteri diantaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Rapat khusus pembahasan Rempang ini mengundang 22 Kementerian & Lembaga Terkait, termasuk Kepala BP Batam dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam rapat terbatas ini, Kepala BP Batam Muhammad Rudi berkesempatan memaparkan progress pengembangan Pulau Rempang.

Utamanya, yang menjadi konsen Muhammad Rudi adalah aspirasi warga Rempang yang disampaikan beberapa waktu lalu di depan kantor BP Batam.

Rapat Terbatas para K/L yang dipimpin oleh Menko Airlangga ini membahas penuh poin strategis terkait pengembangan Pulau Rempang.

Tiga gambaran besar poin yang dibahas adalah penyelesaian persoalan yang ada hingga mekanisme solusi bagi masyarakat Rempang; Penetapan Rempang Eco-City sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN); dan Penyusunan Peraturan Presiden yang akan menaungi Percepatan Pengembangan Rempang Eco-City.

Menko Airlangga kembali menekankan bahwa Rencana pengembangan wilayah Rempang yang telah dimulai sejak 2004 berdasarkan Akta Perjanjian No. 66 Tahun 2004 kerjasama antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dengan PT Makmur Elok Graha (PT MEG), merupakan proyek nasional yang menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia.

Untuk itu pihaknya secara serius, menindaklanjuti pelaksanaan proyeksi pengembangan Rempang Eco-City.

Pemerintah sesuai arahan Presiden RI diharapkan dapat melanjutkan proyeksi Pulau Rempang sebagai kota baru dengan industri yang berkonsep “Green and Sustainable City”.

Dirinya pun mengatakan bahwa hasil dari rapat akan segera dilaporkan kepada Orang Nomor Satu di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo, dalam waktu dekat.

“Kita sudah dengar dari seluruh K/L disini, ada Pak Gubernur (Kepri) juga. Selesaikan ya Pak Gubernur.” Kata Menko Airlangga yang duduk berdampingan Gubernur Kepri.

“Rapat ini untuk bersama mensinkronkan langkah. Terutama mendorong agar investasi bisa dilaksanakan. Selanjutnya akan kita rapatkan dengan Bapak Presiden.” Pungkas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Sementara itu Kepala BP Batam mengatakan pihaknya telah menyampaikan seluruh persoalan yang ada termasuk harapan warga Rempang.

Ia yang turut serta di dalam ratas selama satu jam itu, amat berharap hasil laporan yang telah dipaparkan, dapat dibahas di tingkat yang lebih tinggi.

“Kita sudah sampaikan semua apa yang menjadi kendala, persoalan dan harapan warga. Semua KL hadir di sini. Mudah-mudahan hasil rapat hari ini akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi (Presiden).” Kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

 

PENGEMBANGAN REMPANG MENINGKATKAN KEHIDUPAN

Kepala BP Batam sebelumnya telah menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan kavling seluas 500 meter persegi (bersertifikat) untuk masyarakat yang memiliki rumah di atas Areal Penggunaan Lain (APL) dan bersedia direlokasi ke areal yang telah ditetapkan. Di kaveling tersebut, akan dibangun pula rumah dengan tipe 45.

Dimana, luas kaveling tersebut bertambah dari luasan sebelumnya yang hanya 200 meter persegi. Masyarakat juga akan diberikan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap tanah dan rumah yang berdiri serta gratis biaya Uang Wajib Tahunan (UWT/UWTO) selama 30 tahun.

Ia juga menginisiasi pemberian bantuan bagi nelayan dan membangun pelabuhan atau dermaga guna mempermudah aktivitas masyarakat ke depan. Wilayah ini akan dilengkapi dengann Fasilitas Ibadah, Fasilitas Dermaga, Fasilitas Olahraga, Akses Jalan, Listrik, Pasar Tradisional, Puskesmas, Sekolah dan TPU.

Tidak hanya itu saja, Muhammad Rudi menegaskan bahwa pembangunan serta pengembangan Pulau Rempang nantinya juga akan melibatkan masyarakat setempat. Termasuk rekrutmen tenaga kerja untuk proyek yang bakal berlangsung.

Dengan nilai investasi yang cukup besar, pihaknya optimistis jika pendidikan dan pelatihan khusus yang akan diberikan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) kepada pemuda setempat akan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat ke depan.

“Harapan besar pemerintah adalah Dengan pembangunan ini, diharapkan anak-anak di Pulau ini akan terlibat dalam pembangunan, sehingga, kesejahteraan dapat merata disarakan oleh semua Masyarakat tidak hanya di Batam melainkan hingga Rempang dan juga Galang hingga wilayah sekitar bahkan Kepri dan Indonesia.” Kata Muhammad Rudi.

Pengembangan Rempang Eco-City mencakup pengembangan terintegrasi
untuk industri, jasa/komersial, agro-pariwisata, residensial, dan renewable
energy (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Rencana investasi sebesar ±Rp381 triliun dan populasi yang akan bertempat tinggal dan bekerja diprediksi sebanyak 306.000 orang pada tahun 2080. (*)