Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 495

Prevalensi Stunting di Batam Turun Tajam Jadi 1,28 Persen

0
Ilustrasi stunting. Foto: JawaPos.com

batampos – Upaya percepatan penurunan stunting di Kota Batam menunjukkan hasil signifikan dengan turunnya prevalensi stunting sebesar 1,28 persen pada 2024, berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mengatakan keberhasilan penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, hingga keterlibatan aktif masyarakat agar upaya penurunan stunting berjalan berkelanjutan.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama, terencana, dan konsisten. Ini bukan hanya program satu dinas, tetapi tanggung jawab kita semua demi mewujudkan generasi Batam yang sehat, unggul, dan berkualitas,” kata Firmansyah, Kamis (25/12).

Ia meminta seluruh perangkat daerah menyusun perencanaan yang matang, termasuk perhitungan kebutuhan anggaran pencegahan stunting secara tepat. Jika terdapat keterbatasan fiskal, Pemerintah Kota Batam membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha melalui Program Bapak Asuh.

“Melalui rembuk stunting ini, kita harapkan ada perencanaan yang jelas. Jika anggaran terbatas, kita libatkan dunia usaha agar prevalensi stunting di Batam terus menurun,” ujarnya.

Baca Juga: Srikandi PLN Batam Ikut Dorong Pencegahan Stunting, Puluhan Anak dan Kader Posyandu Terima Penghargaan

Selain penguatan kebijakan di tingkat kota, Firmansyah juga mendorong peran aktif camat dan lurah untuk mengoptimalkan kegiatan posyandu dengan pendekatan yang lebih kreatif dan edukatif. Upaya tersebut meliputi penyediaan makanan sehat, penyuluhan gizi, hingga pelibatan anak-anak dan remaja dalam kampanye pencegahan stunting.

“Sinergi di lapangan sangat penting. Posyandu harus menjadi pusat edukasi gizi dan kesehatan keluarga,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh anggota Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Batam. Menurutnya, rembuk stunting harus menjadi momentum penguatan aksi nyata di lapangan agar target zero stunting di Batam benar-benar terwujud.

“Kita bergerak bersama, bekerja nyata, dan memastikan setiap anak Batam tumbuh sehat tanpa stunting,” ujarnya. (*)

Artikel Prevalensi Stunting di Batam Turun Tajam Jadi 1,28 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Siapa Kim Young Dae? Kritikus Musik K-Pop Ternama yang Meninggal di Usia 48 Tahun

0
Kim Young Dae. F. x.com/skpopculture.

batampos – Dunia musik internasional berduka atas wafatnya kritikus musik ternama asal Korea Selatan, Kim Young Dae, yang meninggal dunia secara mendadak pada Rabu (24/12) di usia 48 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi miliknya pada Kamis pagi (25/12). Hingga kini, penyebab kematian Kim Young Dae belum diumumkan secara terbuka kepada publik.

Pihak keluarga menyiapkan prosesi pemakaman di Chung Ang University Hospital Funeral Hall, Seoul. Upacara pelepasan jenazah dijadwalkan berlangsung pada 27 Desember 2025.

Kim Young Dae dikenal luas sebagai salah satu kritikus dan analis musik populer paling berpengaruh di Korea Selatan. Ia aktif menulis, berbicara, serta mengulas perkembangan industri musik Korea, khususnya K-pop, termasuk fenomena global seperti BTS dan gelombang Hallyu.

Kim Young Dae lahir pada 1977 di Korea Selatan. Ia menempuh pendidikan sarjana di Yonsei University, jurusan Administrasi Bisnis. Ketertarikannya pada musik membawanya melanjutkan studi hingga meraih gelar doktor (Ph.D.) dalam bidang etnomusikologi dari University of Washington, Amerika Serikat.

Aktivitasnya sebagai penulis dan kritikus musik dimulai sejak pertengahan 1990-an. Kim menulis berbagai artikel, esai, dan analisis musik di sejumlah media serta platform digital, dengan fokus pada musik populer Korea dan dinamika industri hiburan.

Selain menulis, Kim Young Dae kerap menjadi narasumber dan panelis dalam berbagai forum dan siaran internasional, termasuk acara penghargaan musik bergengsi seperti Billboard Music Awards, American Music Awards, dan Grammy Awards.

Ia juga mengelola kanal YouTube Kim Young Dae’s School of Music, yang dikenal sebagai ruang edukatif untuk membahas musik, budaya pop, serta industri K-pop dengan pendekatan akademis namun tetap mudah dipahami oleh publik.

Kim Young Dae dinilai berperan besar dalam memperluas pemahaman masyarakat internasional terhadap musik Korea, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai fenomena budaya global.

Kepergian Kim Young Dae meninggalkan duka mendalam sekaligus warisan penting berupa pemikiran, tulisan, dan kontribusi intelektual bagi dunia kritik musik, khususnya K-pop. (*)

Artikel Siapa Kim Young Dae? Kritikus Musik K-Pop Ternama yang Meninggal di Usia 48 Tahun pertama kali tampil pada Lifestyle.

Syahbandar: Puncak Arus Wisman di Batam Center Diperkirakan Akhir Desember

0
Aktivitas penumpang wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center pada masa libur akhir tahun, Kamis (25/12).
Aktivitas penumpang wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center terpantau masih ramai normal pada momen libur akhir tahun, Kamis (25/12). Syahbandar memprediksi puncak arus penumpang terjadi pada 29–31 Desember 2025. F. Aziz Maulana/Batam Pos

batampos – Arus penumpang wisatawan mancanegara (wisman) di Pelabuhan Internasional Batam Center terpantau masih ramai normal memasuki momen libur akhir tahun, Kamis (25/12). Hingga kini, jumlah penumpang harian masih berada di bawah kapasitas maksimal pelabuhan.

Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Center, Pasaroan Samosir, mengatakan, kapasitas layanan penumpang di pelabuhan tersebut mencapai sekitar 19 ribu orang per hari. Namun, realisasi penumpang saat ini masih berkisar 3.000–4.000 orang per hari.

“Pada hari biasa sekitar 3.000 penumpang. Pada periode yang sama tahun 2024 lalu bisa mencapai 6.000 penumpang. Saat ini masih di bawah itu,” kata Pasaroan.

Ia menyebutkan, lonjakan jumlah penumpang diperkirakan mulai terlihat pada akhir pekan, terutama sejak Jumat hingga Minggu. Pergerakan penumpang masih didominasi oleh kedatangan dari Singapura dan Malaysia.

“Puncak arus libur akhir tahun diprediksi terjadi pada 29 hingga 31 Desember 2025. Estimasinya bisa mencapai 5.000–6.000 penumpang per hari, meski angka pastinya masih menunggu perkembangan,” ujarnya.

Pasaroan menambahkan, hingga saat ini pihak Syahbandar belum melakukan koordinasi dengan operator kapal untuk penambahan jadwal atau trip perjalanan. Menurutnya, jumlah trip yang tersedia masih mencukupi untuk melayani penumpang.

“Dalam satu hari terdapat sekitar 70 trip perjalanan. Jika satu kapal mengangkut sekitar 200 penumpang, maka kapasitas harian sudah cukup besar, dengan catatan keterisian optimal,” katanya.

Meski demikian, Pasaroan mengakui masih terdapat kendala pada antrean ponton. Saat ini, Pelabuhan Internasional Batam Center hanya memiliki dua ponton aktif untuk aktivitas naik-turun penumpang.

“Keterbatasan ponton masih menyebabkan antrean, dan ini menjadi salah satu kendala operasional yang kami hadapi,” ujarnya. (*)

Artikel Syahbandar: Puncak Arus Wisman di Batam Center Diperkirakan Akhir Desember pertama kali tampil pada Metropolis.

DKP Kepri Catat Lonjakan Pengurusan Dokumen Usaha Nelayan di Anambas Sepanjang 2025

0
Seorang nelayan sedang mencari ikan di Perairan Tarempa, Anambas. Sepanjang 2025, 149 Dokumen Usaha Perikanan untuk nelayan kecil berhasil diterbitkan oleh DKP. F. Atoy untuk Batam Pos.

batampos – Kesadaran nelayan di Kabupaten Kepulauan Anambas terhadap pentingnya legalitas usaha menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Hal ini tercermin dari melonjaknya jumlah pengurusan dokumen pelayanan usaha nelayan dibandingkan tahun sebelumnya.

Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau di Anambas mencatat, selama 2025 telah menerbitkan sebanyak 149 dokumen pelayanan usaha. Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 41 dokumen.

Dokumen yang diterbitkan meliputi Buku Kapal Perikanan elektronik (E-BKP), Tanda Pendaftaran Usaha Pembudidaya Ikan (TPUPI), serta Surat Keterangan Penampung/Pengumpul Pengolahan Hasil Perikanan (SKPPHP).

Dokumen ini menjadi bukti legalitas aktivitas nelayan, baik dalam penangkapan ikan, pembudidayaan, maupun pengolahan hasil perikanan.

Kepala Cabang DKP Kepri di Anambas, Amriansyah Amir, mengapresiasi meningkatnya kesadaran nelayan dalam mengurus dokumen usaha mereka.

“Kami sangat mengapresiasi nelayan di Anambas yang sudah mulai memahami pentingnya dokumen usaha. Ini bukan sekadar administrasi, tetapi bentuk legalitas dan perlindungan bagi nelayan dalam menjalankan aktivitasnya,” ujar Amriansyah, Kamis (25/12).

Ia menjelaskan, peningkatan tersebut tidak lepas dari upaya DKP yang secara rutin melakukan sosialisasi ke desa-desa nelayan di seluruh wilayah Anambas. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang manfaat dan fungsi dokumen usaha perikanan.

Selain itu, DKP Kepri di Anambas juga menerapkan inovasi pelayanan dengan sistem jemput bola, di mana petugas turun langsung ke lapangan untuk membantu nelayan mengurus dokumen tanpa harus datang ke kantor.

“Kami turun langsung ke desa-desa agar nelayan tidak kesulitan. Dengan sistem ini, pengurusan E-BKP, TPUPI, dan SKPPHP bisa lebih cepat dan mudah,” katanya.

Amriansyah menambahkan, kelengkapan dokumen usaha juga menjadi syarat penting bagi nelayan untuk mengakses berbagai program pemerintah, termasuk memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Tanpa dokumen yang lengkap, nelayan akan kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Karena itu kami terus mendorong nelayan agar mengurus legalitas usahanya,” jelasnya.

Cabang DKP Kepri di Anambas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar seluruh nelayan memiliki dokumen sesuai dengan bidang usaha yang dijalani.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, seperti luasnya wilayah kepulauan, keterbatasan anggaran, dan jumlah sumber daya manusia.

Dengan kondisi geografis Kepulauan Anambas yang terdiri dari pulau-pulau tersebar, DKP tetap berupaya menjangkau seluruh nelayan guna mendorong usaha perikanan yang tertib, legal, dan berkelanjutan. (*)

Artikel DKP Kepri Catat Lonjakan Pengurusan Dokumen Usaha Nelayan di Anambas Sepanjang 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Kadis LH Bintan Niken Wulandari Masuk Tiga Besar Kandidat Direktur Korsup Wilayah V KPK

0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bintan, Niken Wulandari. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan, Niken Wulandari, masuk dalam tiga besar kandidat jabatan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penetapan tersebut diumumkan KPK melalui hasil akhir seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama tahun 2025.

Pengumuman tertuang dalam Surat Hasil Akhir Seleksi Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan KPK RI Nomor B/006/PANSELKPK/12/2025 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Ranu Mihardja, di Jakarta pada 23 Desember 2025.

Niken sebelumnya mengikuti tahapan seleksi bersama dua pejabat Pemerintah Kabupaten Bintan, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bintan Didi Kurniadi serta Sekretaris Diskominfo Bintan Mohammad Ami Roffian. Namun, dari ketiganya, hanya Niken yang berhasil lolos hingga tahap penulisan makalah.

Setelah melalui rangkaian seleksi lanjutan berupa asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural, serta tes kesehatan jasmani dan rohani, Niken akhirnya ditetapkan sebagai salah satu dari tiga kandidat terbaik untuk jabatan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK.

Menanggapi capaian tersebut, Niken mengaku bersyukur dapat melewati seluruh tahapan seleksi dengan baik. Ia menyatakan siap menerima keputusan akhir pimpinan KPK terkait hasil seleksi tersebut.

“Saya memohon doa dan restu agar prosesnya berjalan lancar. Apapun keputusan pimpinan KPK nantinya, saya siap menerimanya dengan lapang dada,” ujar Niken, Kamis (25/12).

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Ranu Mihardja dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan rekam jejak terhadap para kandidat selama proses seleksi berlangsung. Berdasarkan hasil akhir, panitia menetapkan masing-masing tiga kandidat terbaik untuk setiap jabatan yang dibuka.

Untuk jabatan Kepala Biro Hukum, kandidat yang terpilih yakni Farhan Abdi Utama dari Badan Kepegawaian Negara, Iskandar Marwanto dari KPK, dan Wahyu Tri Hartomo dari Kementerian Hukum.

Adapun kandidat Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi terdiri atas Dzikran Kurniawan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kuswanto dari KPK, dan Taryanto dari KPK.

Untuk jabatan Direktur Penyelidikan, panitia menetapkan Achmad Taufik dari KPK, Farhan dari Kejaksaan RI, serta Tessa Mahardhika Sugiarto dari KPK.

Sementara kandidat Direktur Penuntutan yakni Agustinus Heri Mulyanto dari Kejaksaan RI, Budhi S dari KPK, dan Wagiyo dari Kejaksaan RI.

Pada posisi Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat, kandidat terpilih adalah Danang Sri Wibowo Riyanto dari Kemenko Perekonomian, Kunto Ariawan dari KPK, dan Rahmaluddin Saragih dari KPK.

Sedangkan untuk Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, tiga kandidat terbaik yang ditetapkan yakni David Hartono Hutauruk dari KPK, Maruli Tua dari KPK, serta Niken Wulandari dari Pemerintah Kabupaten Bintan.

Ranu menegaskan, keputusan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama di lingkungan KPK tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. (*)

Artikel Kadis LH Bintan Niken Wulandari Masuk Tiga Besar Kandidat Direktur Korsup Wilayah V KPK pertama kali tampil pada Kepri.

Perlukah Memanaskan Mobil? Ini Penjelasan dan Dampaknya bagi Mesin

0
Ilustrasi memanaskan mesin mobil. F. Freepik.

batampos – Memanaskan mobil sebelum berkendara masih menjadi kebiasaan banyak pengemudi. Praktik ini diyakini dapat membuat perjalanan lebih aman sekaligus menjaga kesehatan mesin kendaraan.

Kebiasaan memanaskan mobil berasal dari era mesin lama yang masih menggunakan sistem karburator. Pada mesin jenis ini, dibutuhkan waktu agar oli dapat melumasi seluruh komponen mesin serta memastikan campuran bahan bakar dan udara bekerja secara optimal.

Namun, pada mobil modern yang telah menggunakan sistem electronic fuel injection (EFI) dan pelumas dengan kualitas lebih baik, kebutuhan memanaskan mesin tidak lagi sama seperti kendaraan lama.

Oli mesin pada mobil modern mampu bersirkulasi dengan cepat, sehingga proses pelumasan optimal umumnya hanya memerlukan waktu sekitar 30 detik hingga satu menit.

Setelah itu, mesin sudah dapat digunakan untuk berkendara, dengan catatan pengemudi menjalankan kendaraan secara perlahan di awal perjalanan hingga suhu kerja mesin mencapai kondisi normal.

Sebaliknya, memanaskan mobil terlalu lama justru dinilai tidak diperlukan. Selain memboroskan bahan bakar, kebiasaan tersebut juga berpotensi meningkatkan emisi gas buang yang berdampak pada lingkungan.

Dikutip dari Dickerson Automotive, terdapat sejumlah dampak negatif jika memanaskan mobil dilakukan terlalu lama. Pertama, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena mesin menyala tanpa pergerakan kendaraan.

Kedua, polusi udara meningkat akibat emisi gas buang yang terus dihasilkan saat mesin idle. Ketiga, terdapat potensi keausan komponen mesin karena proses pembakaran belum optimal saat mesin masih dingin.

Memanaskan mesin tetap memiliki fungsi, seperti membantu sirkulasi oli dan membuat kabin lebih nyaman. Namun, pada mobil modern, durasinya tidak perlu lama. Pengemudi dianjurkan langsung mulai berkendara secara perlahan agar mesin mencapai suhu optimal secara bertahap dan tetap awet. (*)

Artikel Perlukah Memanaskan Mobil? Ini Penjelasan dan Dampaknya bagi Mesin pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gubernur Kepri Tetapkan UMP dan UMK 2026, Seluruh Daerah Alami Kenaikan

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) se-Provinsi Kepri tahun 2026, Rabu (24/12).

Dalam penetapan tersebut, UMP Kepri 2026 ditetapkan naik sebesar 7,06 persen menjadi Rp3.879.520, dari sebelumnya Rp3.623.654. Sementara UMK Batam menjadi yang tertinggi di Kepri dengan nilai Rp5.357.982, naik 7,38 persen dari Rp4.989.600.

Selain Batam, sejumlah daerah lain juga mengalami kenaikan UMK. UMK Bintan ditetapkan sebesar Rp4.583.221 atau naik 8,92 persen, UMK Karimun sebesar Rp4.248.268 naik 7,28 persen, dan UMK Kepulauan Anambas sebesar Rp4.279.000 naik 4,77 persen.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota lainnya, yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Natuna, menetapkan UMK setara dengan UMP Kepri, yakni Rp3.879.520.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan penetapan UMP dan UMK tersebut merupakan bentuk kepatuhan pemerintah daerah terhadap mandat konstitusi dan regulasi ketenagakerjaan terbaru, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021.

“Kami ingin memastikan bahwa di Kepri hukum menjadi panglima, yang menjamin hak-hak pekerja sekaligus melindungi keberlangsungan dunia usaha,” ujar Ansar usai penetapan di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Ansar menambahkan, Dewan Pengupahan juga mempertimbangkan penetapan Upah Minimum Sektoral (UMS) Provinsi bagi sektor-sektor unggulan, seperti industri migas, galangan kapal, dan kimia. Hal ini sebagai bentuk pengakuan terhadap keahlian khusus tenaga kerja di Kepri.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Diky Wijaya, menyampaikan bahwa UMP dan UMK 2026 yang telah ditandatangani Gubernur Kepri dapat langsung diterapkan mulai 1 Januari 2026.

“Untuk Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK), hanya Karimun yang mengajukan. Batam tidak mengajukan, karena pengajuan UMSK bersifat opsional bagi daerah,” jelasnya.

Diky juga mengingatkan seluruh perusahaan di tujuh kabupaten/kota di Kepri agar mematuhi ketentuan upah minimum yang telah ditetapkan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan. Para pengusaha diharapkan memberikan upah sesuai UMK yang berlaku. Per Januari 2026 sudah bisa langsung diterapkan,” pungkasnya. (*)

Artikel Gubernur Kepri Tetapkan UMP dan UMK 2026, Seluruh Daerah Alami Kenaikan pertama kali tampil pada Kepri.

Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pasar Puan Ramah Tanjungpinang Mandek, Jaksa Terkendala Perhitungan Kerugian

0
Bangunan Pasar Relokasi Puan Ramah yang terletak di Jalan Kijang Lama Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Penanganan dugaan tindak pidana korupsi proyek Pasar Relokasi Puan Ramah, Kota Tanjungpinang, hingga kini masih tertahan pada tahapan penetapan nilai kerugian negara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis, mengatakan penyidik telah bekerja secara optimal dan profesional dalam mengungkap dugaan kerugian negara serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut.

Rachmad menyebut seluruh berkas perkara telah disusun, sementara rangkaian pemeriksaan terhadap para pihak terkait juga telah selesai dan dilaporkan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Yang masih kami kejar saat ini adalah perhitungan kerugian negara. Ini menjadi target terakhir sebelum perkara dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Rachmad, Kamis (25/12).

Ia menjelaskan, proses perhitungan kerugian negara melibatkan lebih dari satu lembaga, di antaranya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan Tinggi melalui bidang pengawasan.

Menurutnya, pelibatan sejumlah lembaga tersebut merupakan bentuk keterbukaan sekaligus keseriusan Kejari Tanjungpinang dalam penanganan perkara agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat terkait lambannya penetapan nilai kerugian negara.

“Semoga hasil perhitungannya segera keluar, sehingga penanganan kasus dugaan korupsi Pasar Puan Ramah bisa segera mencapai kepastian hukum,” ujarnya.

Diketahui, Pasar Relokasi Puan Ramah dibangun pada 2022 sebagai lokasi penampungan sementara bagi pedagang Pasar Baru Tanjungpinang selama proses revitalisasi pasar utama berlangsung.

Namun hingga kini, bangunan pasar yang terletak di sebelah Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang tersebut tampak terbengkalai dan tidak menunjukkan aktivitas perdagangan. (*)

Artikel Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pasar Puan Ramah Tanjungpinang Mandek, Jaksa Terkendala Perhitungan Kerugian pertama kali tampil pada Kepri.

Barcelona dan Atletico Madrid Bersaing Gaet Marcos Senesi

0
Bek tengah Bournemouth, Marcos Senesi, jadi incaran Barcelona dan Atletico Madrid. Foto. @senesimarcos/X

batampos – Menjelang dibukanya Bursa Transfer Januari, dua raksasa La Liga, Barcelona dan Atletico Madrid, dikabarkan terlibat persaingan sengit untuk mengamankan jasa Marcos Senesi, bek tengah andalan Bournemouth.

Kedua klub Spanyol tersebut tengah memantau serius situasi Senesi yang kontraknya bersama Bournemouth akan berakhir pada musim panas mendatang. Bek asal Argentina itu sudah bisa menandatangani pra-kontrak dengan klub di luar Premier League mulai Januari mendatang.

Senesi, yang kini berusia 28 tahun, disebut telah menolak beberapa tawaran perpanjangan kontrak dari Bournemouth. Keputusan tersebut memperkuat spekulasi bahwa sang pemain siap mencari tantangan baru setelah menjadi bagian penting dari skuad The Cherries.

Baca Juga: Paul Scholes Sebut Mark Bosnich Salah Satu Pembelian Terburuk Manchester United

Di bawah asuhan Andoni Iraola, Senesi tampil konsisten sepanjang musim ini dengan catatan 17 penampilan di semua kompetisi, sekaligus menjadi pilar utama di lini pertahanan Bournemouth.

Menurut laporan media Spanyol yang dikutip Daily Mail, Atletico Madrid kini ikut masuk dalam perburuan setelah Barcelona lebih dulu menunjukkan ketertarikan. Kedua klub sama-sama ingin memperkuat sektor belakang demi menghadapi paruh kedua musim serta kompetisi Eropa.

Barcelona sendiri masih dibatasi masalah finansial, sehingga strategi merekrut pemain dengan status bebas transfer menjadi opsi paling realistis. Selain Senesi, Blaugrana juga dikaitkan dengan bek Crystal Palace, Marc Guehi, yang kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2026. Namun, peluang merekrut Senesi dinilai lebih besar karena situasi kontraknya yang segera habis.

Baca Juga: Pimpin Klasemen Premier League Jelang Paruh Musim, Arsenal Terbebani Bayang-Bayang Kegagalan Masa Lalu

Di sisi lain, Bournemouth juga berpotensi kehilangan pemain kunci lainnya. Masih dilansir dari Daily Mail (24/12), pemain sayap Antoine Semenyo disebut menjadi incaran utama Manchester City.

Winger asal Ghana itu memiliki klausul rilis senilai GBP 65 juta (sekitar Rp 1,4 triliun) yang berlaku hingga pekan kedua Januari. Manchester United dan Chelsea juga dikabarkan sempat menunjukkan minat, namun Semenyo disebut lebih condong bergabung dengan skuad asuhan Pep Guardiola.

Jika transfer tersebut terealisasi, Bournemouth akan menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas tim di sisa musim kompetisi. (*)

Artikel Barcelona dan Atletico Madrid Bersaing Gaet Marcos Senesi pertama kali tampil pada Olahraga.

Betlehem Kembali Gelar Natal Meriah Setelah Dua Tahun Perang Gaza

0
Kemeriahan perayaan Natal di Betlehem setelah dua tahun perang Gaza. F. x.com/inquirerdotnet.

batampos – Kota Betlehem di Tepi Barat, Palestina, kembali menggelar perayaan Natal secara penuh pada 24–25 Desember 2025 setelah dua tahun perayaan berlangsung terbatas akibat perang di Gaza.

Perayaan Natal digelar di Manger Square, tepat di depan Gereja Kelahiran (Church of the Nativity). Ribuan umat Kristiani, warga lokal, serta peziarah dari berbagai negara memadati kawasan tersebut untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus. Pohon Natal raksasa kembali berdiri di alun-alun kota setelah absen selama dua tahun terakhir.

Suasana Natal tahun ini tampak meriah dengan iringan marching band, paduan suara gereja, serta pawai anak-anak yang menyemarakkan pusat kota. Perayaan tersebut menandai kembalinya tradisi Natal yang selama ini menjadi ikon Betlehem.

Sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, perayaan Natal di Betlehem dilangsungkan secara sederhana dan terbatas. Pemerintah kota saat itu memilih meniadakan dekorasi, hiburan, dan perayaan publik sebagai bentuk solidaritas terhadap korban konflik.

Namun, setelah tercapainya gencatan senjata yang rapuh di Gaza, pemerintah kota kembali membuka ruang bagi perayaan Natal secara terbuka di Manger Square.

Kembalinya perayaan ini dinilai sebagai simbol harapan serta ketahanan komunitas Kristen lokal yang selama ini terdampak konflik berkepanjangan.

Wali Kota Betlehem menyebut perayaan Natal tahun ini menjadi momentum kebangkitan setelah dua tahun suasana duka dan keterbatasan akibat perang.

“Perayaan ini menjadi tanda bangkitnya semangat masyarakat setelah dua tahun berada dalam situasi yang suram akibat konflik,” ujar Wali Kota Betlehem, dikutip dari El Pais, Kamis (25/12).

Natal 2025 menjadi perayaan penuh pertama di Betlehem sejak konflik Gaza berlangsung pada periode 2023–2025. Momen ini sekaligus diharapkan dapat memulihkan kondisi sosial dan ekonomi kota yang sangat bergantung pada sektor pariwisata, khususnya selama musim Natal.

Perayaan tersebut menandai kembalinya tradisi penting di kota yang dikenal sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus dan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Betlehem. (*)

Artikel Betlehem Kembali Gelar Natal Meriah Setelah Dua Tahun Perang Gaza pertama kali tampil pada News.