
batampos – Arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) diprediksi meningkat signifikan. Total penumpang yang tiba dan berangkat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 166 ribu orang.
Jumlah tersebut naik sekitar 1,91 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Cabang Tanjungpinang, Adyttia Dusmara, mengatakan lonjakan penumpang sudah mulai terlihat sejak pertengahan Ramadan.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai sekitar 7.000 orang dalam sehari.
“Dalam sehari bisa tembus sekitar 7.000 penumpang. Kami juga menyiapkan berbagai fasilitas agar penumpang tetap tertib dan nyaman saat bepergian dari Pelabuhan SBP,” ujarnya, Senin (16/3).
Pengelola pelabuhan juga telah berkoordinasi dengan sejumlah operator kapal guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
Penambahan armada disiapkan untuk sejumlah rute favorit pemudik seperti tujuan Batam melalui Pelabuhan Punggur, Kabupaten Lingga, hingga Dumai.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus keberangkatan dan kedatangan penumpang selama periode mudik.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha KSOP Kelas II A Tanjungpinang, Harry Priambodo, menyebut hingga saat ini tercatat sekitar 13 ribu penumpang tiba dan lebih dari 16 ribu penumpang berangkat melalui Pelabuhan SBP.
Tingginya pergerakan penumpang membuat Pelabuhan SBP masuk dalam kategori pelabuhan terpadat peringkat kelima secara nasional selama musim mudik Lebaran.
Menurut Harry, puncak arus mudik di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran.
“Saat ini total armada kapal yang disiapkan sebanyak 42 unit. Jika terjadi lonjakan signifikan, akan ditambah lima kapal pendukung,” jelasnya.
Pihaknya memastikan seluruh unsur pelayanan pelabuhan disiagakan untuk menjaga kelancaran arus mudik dan keselamatan penumpang. (*)
Artikel Mudik Lebaran: Penumpang Pelabuhan SBP Diprediksi Tembus 166 Ribu, Terpadat ke-5 Nasional pertama kali tampil pada Kepri.









