Lokasi rencana pembangunan Jembatan Batamcenter Nongsa.
batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau mengadakan rapat koordinas bersama pihak investor Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) untuk proyek Jembatan Batam-Bintan (Babin). Rapat tersebut digelar secara internal di Best Western Panbil (BWP).
Dari pihak AIIB juga dijadwalkan meninjau langsung landing point Jembatan Babin yang ada di Batam.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan optimisme dari pihak Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) agar proyek ini bisa terealisasi. Dalam pertemuan itu pembahasan utamanya adalah kesiapan kriteria Jembatan Batam-Bintan.
“Tapi memang masih ada finalisasi DED yang membutuhkan data-data untuk (adjustment) pengaturan termasuk Soil investigation-nya itu. Kemarin sebenarnya sudah dilelang tapi gagal maka dilakukan pelelangan ulang diperkirakan pengerjaan Soil Investigation kontraknya mulai September,” ujar Ansar di Best Western Panbil, Rabu (2/8) malam.
Ansar menambahkan untuk pengerjaan Soil Investigation diperkirakan memakan waktu selama 10 bulan. Kemudian dilanjutkan dengan review desainnya, lalu persiapan pelelangan awal untuk landing point di Batam.
“Pengerjaannya memakan waktu sekitar 10 bulan dan dilanjutkan kesiapan awal landing point yang di Batam,” jelasnya.
Soal lahan, Ansar menegaskan sudah selesai pembebasan sisi landing point Bintan di Tanjung Sauh.
“Hanya kita minta didorong percepatan penyerahan yang di sisi Batam tapi ternyata hanya baru surat penetapan lokasi namun asetnya belum diserahkan. Dan kami akan berkomunikasi dengan BP Batam dan Menko Perekonomian agar diserahkan segera, supaya satu per satu semua kelengkapan bisa disiapkan,” terangnya.
Ansar menambahkan, pihak AIIB sebagai investor dengan nilai investasi Rp 4,3 triliun untuk pembangunan Jembatan Babin dari sisi Kabil, Batam ke Tanjung Sauh.
Sementara itu dari Tanjung Sauh ke Bintan akan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) yang nantinya masing-masing dilakukan pelalangan.
“Skema tersebut akan digunakan untuk landing point di Tanjung Sauh ke Bintan,” tutupnya. (*)
Gubkepri Ansar Ahmad bersama Tim AIIB asal Tiongkok
batampos-Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) asal Tiongkok menjadi calon kuat investor yang akan membangun Jembatan Batam Bintan (Babin). Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sangat berharap, AIIB dapat mewujudkan mimpi masyarakat Provinsi Kepri.
“Kita dorong terus agar Jembatan Babin ini segera dibangun. Hari ini (Kamis 3/8) mereka bersama tim dari Kementerian PUPR sudah turun untuk mengecek lokasi lintasan pembangunan,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (3/8)
Dijelaskan Gubernur, adapun beberapa titik lokasi yang ditinjau adalah Kabil, Tanjungsauh, Pulau Buau dan Tanjung Permai. Dalam agenda ini, juga melibatkan PT. Batam Raya Sukses Perkasa dari Panbil Grup, selaku pengembang industri Tanjungsauh.
“Untuk mendukung rencana pembangunan strategis nasional ini, Pemprov Kepri sudah menyelesaikan dari teknis Detailed Engineering Design (DED),” jelasnya.
Lingkup pekerjaan lainnya ada mengenai dokumen lingkungan dan dokumen andalin, izin vertikal clearance, pengadaan lahan. Selain itu berkaitan dengan penyempurnaan DED hingga izin pinjam pakai kawasan hutan, utamanya yang ada di Tanjungsauh.
“Apalagi kawasan industri Tanjungsauh saat ini dikelola dan dikembangkan oleh Panbil Group. Beruntung, pihak Panbil Group telah memberikan persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan jembatan” ungkap Gubernur.
Secara keseluruhan sendiri, pengadaan lahan untuk pembangunan jembatan Babin, dibutuhkan kurang lebih 74,43 hektar. Adapun yang telah selesai rekapitulasi pengadaan lahannya ada di sisi Pulau Bintan, Pulau Buau dan Tanjungsauh, yang ditandai dengan telah terbitnya 52 sertifikat.
Disebutkan Gubernur, kedatangan tim dari AIIB ke Kepri sendiri langsung dipimpin Kepala Sektor Investasi Transportasi Regional 1 AIIB Andres Pizarro dengan didampingi para konsultan, pakar lingkungan, analis, dan ahli manajemen keuangan AIIB.
Kunjungan Tim AIIB asal Tiongkok, yang akan membiayai pembangunan Jembatan Babin ke Indonesia dari tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus 2023, Kedatangan mereka adalah untuk melihat langsung sekaligus berdialog serta menjelaskan ke masyarakat setempat, pentingnya pembangunan jembatan yang akan menghubungkan dua wilayah di Kepulauan Riau.
“Meski begitu, Tim AIIB meminta betul, setiap kegiatan pembiayaaan yang akan ditangani, meski telah clear semuanya, dan tidak menimbulkan persoalan dan hambatan apapun dikemudian hari” paparnya.
Terkait kesiapan mewujudkan mimpi besar masyarakat Kepri, untuk memiliki jembatan terpanjang di Indonesia yang mencapai 14,753 km tersebut, Gubernur Kepri sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian PUPR RI, AIIB, dan Pemprov Kepri pada 9 Januari 2023 lalu.
Dimana isi dalam poin perjanjian tersebut diantaranya, rencana pembangunan Jembatan Babin, khususnya ruas Batam-Tanjung Sauh yang mengusulkan tiga komponen proyek. Dimana perkiraan alokasi biaya yang diperlukan sendiri mencapai US$300 juta, yang akan didanai melalui pinjaman dari AIIB.
Komponen pertama, adalah pekerjaan Konstruksi dengan estimasi biaya sebesar US$236,88 juta atau sekitar Rp3,695 triliun. Komponen ini mencakup pekerjaan persiapan jembatan dan jalan pendekat. Kedua, komponen jasa konsultasi pengawasan konstruksi sebesar US$11,84 juta atau sekitar Rp184 miliar, untuk membiayai konsultan pengawasan konstruksi.
Poin ketiga atau terakhir, diperuntukan bagi komponen project management consultancy service dengan nilai sebesar US$1,38 juta atau sekitar Rp21,52 miliar yang akan dipergunakan untuk membiayai konsultan manajemen proyek.
Sebelumnya Tim AIIB sendiri telah menggelar rapat pendahuluan bersama Kementrian PUPR, Kementerian Keuangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait pembahasan mengenai Multilateral Cooperation Center for Development Finance (MCDF) antara Pemerintah Indonesia dan AIIB. (*)
Ijtimak Ulama Sumut mendeklarasikan dukungan untuk Muhaimin di Pilpres 2024. (Istimewa)
batampos – Abdul Muhaimin Iskandar mendapat amunisi baru di panggung Pilpres 2024. Kali ini, hasil ijtimak ulama se-Sumatera Utara (Sumut) memutuskan dukungan kepada ketua umum PKB itu untuk menjadi calon presiden (capres) menggantikan Joko Widodo.
Pernyataan dukungan itu dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Mercure, Kota Medan, Sumut, kemarin (3/8). Ribuan kader dan pendukung Muhaimin turut hadir dalam ijtimak ulama se-Sumatera Utara. ’’Dari hasil rapat selama dua hari, perwakilan ulama dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara mengamanahkan Cak Imin untuk memimpin bangsa dan negara ini,’’ jelas KH Akhyar Nasution, salah seorang peserta ijtimak ulama.
Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi publik melalui para kiai dan ulama di wilayahnya. Selanjutnya, para kiai akan menyampaikan kepada masyarakat untuk memenangkan Muhaimin sebagai capres.
Muhaimin yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan siap menerima amanah dan perintah tersebut. Dia akan memperjuangkan aspirasi, cita-cita, dan harapan para kiai serta ulama se-Sumut. ’’Ini amanah yang sangat besar, karena menyangkut nasib pejuang agama dan pejuang dakwah,’’ ujar wakil ketua DPR RI itu.
PDIP Serius Dekati Golkar
Sementara itu, PDI Perjuangan (PDIP) terbuka untuk bekerja sama dengan semua kekuatan politik demi memenangkan Ganjar Pranowo. Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey mengatakan, dibutuhkan kebersamaan dengan berbagai kalangan untuk membangun bangsa ke depan.
’’Kita terus menjalin komunikasi,’’ ucap Olly saat berkunjung ke Jawa Pos di Jakarta kemarin. Kedatangan gubernur Sulawesi Utara itu diterima Direktur Jawa Pos Holding Maesa Samola.
Menurut Olly, sejumlah partai sudah merapat ke PDIP untuk mendukung Ganjar. Yang sudah menyatakan dukungan adalah PPP dan Partai Perindo. Sementara itu, partai papan atas yang sedang menjajaki kerja sama adalah Partai Golkar.
Partai Beringin telah membentuk tim teknis yang dipimpin Wakil Ketua Umum Partai Golkar Melchias Markus Mekeng. Tugasnya, menjajaki koalisi dengan PDIP. ’’Masih proses,’’ kata Olly.
Soal bacawapres yang mendampingi Ganjar, lanjut dia, masih terus dikerucutkan. Banyak faktor yang dipertimbangkan. Selain elektabilitas, komposisi kontestan yang lain juga menentukan. ’’Kita juga lihat calon lain,’’ imbuh Olly. (*)
batampos – Okupansi kamar hotel di Kota Batam Pada Bulan Juni 2023 meningkat pada momen libur sekolah yakni 70-80 persen. Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Kepri, Yeyen Heryawan mengungkapkan salah satu penyebab naiknya tingkat hunian hotel, karena libur sekolah di Singapura dan Malaysia.
“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Batam pada Juni 2023 meningkat karena Singpore School Holidays. Malaysia libur sekolah juga, liburannya lari ke Batam,” terangnya.
Selain momen liburan sekolah, menggeliatnya perhotelan didukung juga kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) digelar di Kota Batam. “Okupansi ini juga didongkrak MICE, setelah Idul Fitri banyak event MICE di Batam,” ucapnya.
Batam juga menjadi kota perantara bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang hendak berwisata ke daerah lain dengan transit di Batam sebelum melanjutkan perjalanan. “Wisatawan nusantara sebelum ke Singapura lewat Batam transit,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan Batam sebagai Kota MICE, menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional sepanjang Juni 2023. Seperti Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) 1 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Kenduri Seni Melayu (KSM), kunjungan 1.100 wisatawan mancanegara berkunjung ke destinasi wisata Batam, dan kegiatan pameran produk unggul dari daerah lain di Batam.
Menurut Ardi, kegiatan MICE ini mampu menyedot perhatian wisatawan mancanegara. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, wisman yang berkunjung ke Kota Batam selama bulan Juni 2023 tercatat sebanyak 134.280 kunjungan atau mengalami peningkatan sebesar 73,61 persen dibanding kunjungan wisman selama Mei 2023 yang mencapai sebanyak 77.348 kunjungan. Jika dibandingkan Juni 2022, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 238,48 persen.
“Angka kunjungan wisman ini seperti kembali ke kunjungan di tahun 2019 lalu berjumlah hampir 2 juta. Batam penyumbang terbesar di Provinsi Kepri,” terangnya.
Peningkatan jumlah kunjungan wisman selama bulan Juni 2023 ke Kota Batam terjadi di pintu masuk yang ada di Kota Batam yaitu Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.
Pada bulan Juni 2023, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Singapura ke Kota Batam sebanyak 89.694 kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 15.607 kunjungan, India sebanyak 4.654 kunjungan, China sebanyak 2.461 kunjungan, dan Philipina sebanyak 2.678 kunjungan.
Lalu, Australia sebanyak 827 kunjungan, Inggris sebanyak 796 kunjungan, Amerika Serikat sebanyak 859 kunjungan, Jepang sebanyak 848 kunjungan serta wisman berkebangsaan Jerman sebanyak 234 kunjungan.
Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kota Batam tercatat wisman berkebangsaan Singapura mengalami kenaikan jumlah kunjungan paling signifikan pada Juni 2023 sebesar 105,38 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Kemudian, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juni 2023 mencapai rata-rata 52,54 persen atau naik 10,67 poin dibanding TPK Mei 2023 sebesar 41,87 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Juni tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau naik sebesar 7,33 persen poin dimana TPK bulan Juni 2022 yaitu sebesar 45,21 persen. Pada bulan Juni 2023, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau lebih rendah 1,13 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional, dimana rata-rata TPK Nasional sebesar 53,67 persen.
Selain atraksi yang meliputi atraksi alam, kebudayaan, dan buatan. Peningkatan infrastruktur yang saat ini dibangun oleh Wali Kota Batam dan juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi merupakan salah satu upaya untuk membuat wisman yang berkunjung merasa nyaman sehingga memberikan kenangan yang baik bagi wisman.
“Batam mempunyai amenitas yang lengkap, 241 hotel dengan 36.000 kamar, 1.036 kafe dan restoran, 11 pusat perbelanjaan, dan ragam destinasi wisata, dan amenitas lainnya,” sebutnya. (*)
Suasana di Pelabuhan Batam Center . (f.Cecep Mulyana / Batam Pos)
batampos– Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memasang CCTV pendeteksi wajah di pintu masuk dan keluar di dua pelabuhan internasional di Kota Batam. Mereka yang masuk dalam daftar cekal langsung terdeteksi CCTV yang terkoneksi dengan aplikasi cekal.
Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ritus mengatakan untuk saat ini pemasangan peralatan canggih ini sudah ada di Pelabuhan Internasional Batam Center, dan Pelabuhan Internasional Sekupang.
“Baru kami pasang. Jadi itu CCTV yang bisa mengenali wajah orang yang tertangkap kamera, ketika melintas di pelayanan imigrasi di pelabuhan internasional,” kata dia, Kamis (3/8/2023).
Ritus menjelaskan pemasangan CCTV ini terkoneksi dengan aplikasi cekal yang sudah ada sebelumnya. Pendeteksi wajah ini bisa mengenali orang yang tertangkap kamera saat tertangkap kamera.
“Jadi kami bekerja sama dengan stakeholder lain. Jadi mereka yang sudah masuk dalam cekal, akan langsung terdeteksi. Selanjutnya, akan ada pemberitahuan di layar komputer milik petugas,” jelasnya.
Penerapan inovasi ini akan membantu dalam mengenali warga negara Indonesia yang sudah masuk dalam daftar cekal.
“Ini khusus untuk mereka yang sudah masuk daftar cekal saja. Hal ini merupakan pencegahan dini mereka keluar dari Indonesia tentunya,” ungkap Ritus.
Sementara untuk, untuk penanganan WNI yang terindikasi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) tetap dilakukan seperti biasa. Petugas akan melakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang sudah ada.
“Daftar cekal berbeda dengan WNI yang terindikasi akan akan menjadi PMI Non prosedural. Batam ini kan pintu masuk dan keluar paling ramai, jadi sudah seharusnya memang memiliki teknologi,” ujarnya. (*)
Ilustrasi. Suasana pelabuhan Batamcenter beberapa waktu lalu f. Dok Batam Pos
batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menetapkan inovasi dengan pemasangan CCTv yang bisa mendeteksi wajah di pintu masuk dan keluar pelabuhan internasional di Kota Batam.
Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ritus mengatakan untuk saat ini pemasangan peralatan canggih ini sudah ada di Pelabuhan Internasional Batamcenter dan Pelabuhan Internasional Sekupang.
“Baru kami pasang. Jadi itu CCTv yang bisa mengenali wajah orang yang tertangkap kamera, ketika melintas di pelayanan imigrasi di pelabuhan internasional,” kata dia, (3/8).
Ritus menjelaskan pemasangan CCTv ini terkoneksi dengan aplikasi cekal yang sudah ada sebelumnya. Pendeteksi wajah ini bisa mengenali orang yang tertangkap kamera saat tertangkap kamera.
“Jadi kami bekerjasama dengan stakeholder lain. Jadi mereka yang sudah masuk dalam cekal, akan langsung terdeteksi. Selanjutnya, akan ada pemberitahuan di layar komputer milik petugas,” jelasnya.
Penerapan inovasi ini akan membantu dalam mengenali warga negara Indonesia yang sudah masuk dalam daftar cekal.
“Ini khusus untuk mereka yang sudah masuk daftar cekal saja. Hal ini merupakan pencegahan dini mereka keluar dari Indonesia tentunya,” ungkap Ritus.
Sementara untuk, untuk penanganan WNI yang terindikasi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) tetap dilakukan seperti biasa. Petugas akan melakukan penanganan sesuai dengan prosedur yang sudah ada.
“Daftar cekal berbeda dengan WNI yang terindikasi akan akan menjadi PMI Non prosedural. Batam ini kan pintu masuk dan keluar paling ramai, jadi sudah seharusnya memang memiliki teknologi,” ujarnya. (*)
Sidang online kasus dugaan pembuangan limbah B3 di PN Batam
batampos – Direktur PT Teckno Dua Indonesia Hong Dunn Yee, menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (3/8). Ia yang mewakili PT Teckno Dua Indonesia, didakwa telah mencemari lingkungan dengan limbah berbahaya.
Kamis (3/8), agenda sidang yakni mendengar keterangan saksi ahli. Dimana saksi ahli, menjelaskan PT Teckno telah menyebabkan tercemar nya air laut, karena limbah yang dibuang di sekitar Telagapunggur.
“4 titik limbah yang dibuang, masuk ke sungai, yang kemudian mengalir ke laut. Hal ini sudah terjadi, laut sudah tercemar, ” ujar saksi ahli.
Dijelaskannya, limbah yang masuk ke laut, dapat merusak ekosistem hingga menimbulkan penyakit untuk manusia. Karena ikan yang tercemar limbah dan termakan, mengakibatkan timbulnya penyakit generatif, seperti kanker.
“Aliran erosi akibat pembuangan limbah masuk ke laut. Batam sebagai pulau kecil, harusnya sama-sama dijaga, bukannya dirusak seperti ini,” jelas Ahli.
Atas keterangan ahli, Hong Dunn Yee yang tak bisa berbahasa Indonesia, enggan berkomentar.
“Saya tak berkomentar, ” ujar terdakwa yang diterjemahkan penerjemah dalam bahasa Indonesia dalam sidang yang berlangsung online.
Terdakwa yang tidak ditahan, mengakui limbah yang dibuang merupakan sisa hasil produksi dari PT Tecno Dua Indonesia, yang dibuang melalui PT Erlangga. Sisa hasil produksi berupa limbah B3 itu kemudian dibuang sekitar selokan Telaga Punggur.
“Aktivitas itu selama bulan April 2017 hingga Juli 2017. Empat bulan, ” jelasnya.
Ia mengaku, aktvitas membuang limbah sudah mendapat rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam dulu. Namun tidak ada izin dari Kementriaan.
“Mengerti atas kesalahaan itu,” sebut terdakwa.
Usai mendengar keterangan terdakwa, sidang ditunda hingga minggu depan dengan agenda tuntutan dari Jaksa penuntut umum.
Diketahui, kegiatan pembuangan limbah PT Teckno Dia Indonesia enam tahun lalu akhirnya bergulir di Pengadilan Negeri Batam. Kegiatan itu, pun sempat dikeluhkan masyarakat karena limbah tersebut diduga sangat berbahaya. (*)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas. (Gilang Galiartha/Antara)
batampos – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) telah menetapkan formasi aparatur sipil negara (ASN) nasional 2023 sebanyak 572.496 formasi. Bakal ada kuota khusus bagi fresh graduate di bidang talenta digital dan data scientist.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyebut, komposisi rekrutmen ASN 2023 terdiri dari 80 persen untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan sisanya, 20 persen untuk fresh graduate di bidang talenta digital dan data scientist. Kuota khusus ini diberikan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan digitalisasi. Sehingga banyak membutuhkan talenta-talenta digital ke depannya.
”Karenanya tahun ini ada rekrutmen untuk PNS talenta digital yang fresh graduate,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN 2023, di Jakarta, Kamis (3/8).
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Presiden Joko Widodo; dan dihadiri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, serta Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Serta, para pejabat pembina kepegawaian se-Indonesia.
Komposisi tersebut kemungkinan akan berubah di tahun depan. Dengan memberikan porsi lebih besar lagi pada formasi talenta digital dan data scientist ini hingga 30 persen.
”Karena tahun ini memang banyak mandat yang harus kami selesaikan,” jelasnya. Dari 80 persen kuota PPPK sendiri, memang difokuskan untuk tenaga pada pelayanan dasar seperti guru dan tenaga kesehatan.
Kemudian, dalam seleksi kali ini, pemerintah juga akan mengurangi rekrutmen pada formasi yang akan terdampak transformasi digital. Anas mengungkapkan, pada kebijakan ASN 2023-2050, pihaknya telah memetakan mana instansi yang positif growth dan negative growth. Untuk yang negative growth ini maka tak dibutuhkan rekrutmen baru.
Dia mencontohkan, di BKN, ada bagian yang memiliki pegawai hingga 500 orang. Namun sekarang hanya tersisa 30 orang karena adanya digitalisasi. ”Sehingga mereka yang pensiun tidak harus diisi lagi karena sudah digantikan digital,” kata mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.
Anas menambahkan, rekrutmen ASN 2023 juga dimaksudkan sebagai upaya untuk seoptimal mungkin menyelesaikan penataan tenaga non-ASN atau tenaga honorer. Diketahui, jumlah tenaga non-ASN sebanyak 2,3 juta, dan saat ini dalam proses diaudit BPKP bersama BKN.
Sebagai informasi, sebelumnya, Kementerian PANRB telah menetapkan sebanyak 1.030.751 kebutuhan ASN nasional tahun 2023. Namun terdapat sejumlah instansi yang tidak mengusulkan formasi. Termasuk, adanya beberapa pemda yang tidak mengoptimalkan usulan formasinya. Sehingga, hanya 572.496 formasi yang berhasil terkumpul hingga awal Agustus 2023.
Jumlah tersebut untuk formasi 72 instansi pemerintah pusat sebanyak 78.862 ASN dan pemerintah daerah 493.634 ASN.
Adapun alokasi formasi CASN untuk pemerintah pusat terdiri dari 28.903 untuk CPNS dan 49.959 untuk PPPK. Sementara pemda dialokasikan khusus sebanyak 296.084 PPPK Guru, 154.724 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 42.826 PPPK Teknis.
Proses seleksi akan dimulai pada September 2023. ”Semoga proses seleksi berjalan lancar. Kami menjamin semuanya fair, tidak bisa titip-menitip,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, rekrutmen CASN harus diputuskan dengan mempertimbangkan tenaga non-ASN yang memenuhi syarat, penyederhanaan birokrasi, dan kebutuhan ASN. “Dengan memperhatikan kemampuan membayar gaji dan tunjangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.
Dia pun turut berpesan, agar dilakukan beberapa pendekatan terkait rekrutmen ASN ini. MUlai dari transformasi digital hingga manajemen ASN di era normal baru. Dengan transformasi baik struktural, kultural, maupun digital maka diharapkan ASN mampu bersaing di kelas dunia.
”Calon ASN yang direkrut harus bisa mengisi posisi kunci sebagai future leaders, yang nanti menjalankan birokrasi berkelas dunia dalam rangka visi Indonesia Maju 2045,” tegasnya. (*)
Riswan Saragih pedagang pakaian bekas dalam sidang yang berlangsung secara online dari Pengadilan Negeri Batam, Kamis (3/8). (f Yashinta/Batam Pos)
batampos – Dinilai Jaksa terbukti mengimpor pakaian bekas 77 bal (karung besar) dari Tiongkok, Riswan Saragih, pedagang pakaian bekas di kawasan Ruko Nassa, Batam Center dituntut 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta.
Tuntutan hukuman terhadap Riswan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abram Marajohan dalam sidang berlangsung online dari Pengadilan Negeri Batam, Kamis (3/8). Dalam amar tuntutan, dijelaskan bahwa perbuatan Riswan telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah. Sebagaimana dakwaan kesatu Jaksa Pasal 111 Jo Pasal 47 ayat (1) Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang Nomor : 2 Tahun 2022 tentang Cipta kerja.
“Terdakwa Riswan Saragih sah dan meyakinkan bersalah. Menuntut terdakwa dihukum satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Apabila denda tak dibayar diganti subsider 2 bulan,” tegas Abram di depan majelis hakim yang diketuai David P Sitorus didampingi hakim anggota Benny dan Yuane.
Atas tuntutan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya meminta bebas dari segala dakwaan dan tuntutan. Alasannya, dakwaan jaksa tidak jelas dan kabur. Sebab terdakwa hanya membeli barang bekas melalui aplikasi online, bukan pengimpor.
“Faktanya klien kami hanya mencari nafkah dan tak ada niat jahat. Klien kami membeli barang lewat aplikasi, dan kemudian menjual secara eceran baik online dan offline,” ujar kuasa hukum terdakwa.
Karena itu, kuasa hukum terdakwa meminta majelis hakim untuk membebaskan terdakwa. Apalagi terdakwa masih sebagai pengusaha muda, objektif, memiliki tanggungan keluarga dan bayi 1 tahun 6 bulan.
“Memohon majelis hakim membebaskan Riswan Saragih. Kemudian memulihkan seluruh hak-hak Riswan Saragih,” lanjut kuasa hukum terdakwa.
Atas permintaan bebas terdakwa, majelis hakim memberi waktu kepada JPU Abram untuk menanggapi pembelaan. “Karena kuasa hukum meminta bebas, maka sudah kewajiban kami untuk menanyakan tanggapan JPU atas pembelaan secara tertulis, sidang kami tunda hingga Senin, 8 Agustus, karena masa tahanan terdakwa habis 21 Agustus, jadi sebelum itu harus sudah selesai,” jelas David sembari menunda sidang.
Diketahui dalam dakwaan, terdakwa membeli pakaian bekas dengan menggunakan aplikasi ALIBABA pertama kali pada tanggal 16 Nopember 2022 sebanyak 47 bal, kemudian terdakwa membeli kembali pakaian bekas pada tanggal 3 Februari 2023 sebanyak 30 bal yang dibeli oleh terdakwa dari Tiongkok, sehingga total keseluruhan yang terdakwa beli sebanyak 77 bal. Per bal pakaian bekas itu dibeli seharga 120-150 dollar US (Rp1,8 juta – Rp2,2 juta)
Setelah melakukan transaksi, terdakwa menunggu pengiriman barang hingga 3 minggu yang akan diantar menggunakan truk ke gudang milik terdakwa. Barang yang telah sampai kemudian dijual secara online dengan harga Rp 10 ribu-25 ribu. (*)
Baznas Karimun distribusikan modal usaha produktif kepada pelaku UKM f,BAZNAS KARIMUN
batampos– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun, belum lama ini telah mendistribusikan dana umat kepada para pelaku Usaha, Kecil dan Menengah (UKM) sebanyak 20 orang. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim berpesan, agar para pelaku UKM bisa meningkatkan produksinya setelah ada tambahan modal usaha dari Baznas Karimun.
” Silahkan manfaatkan tambahan modal usaha bapak dan ibu. Dan, jangan lupa tunaikan zakat ya ke Baznas Karimun,” pesannya.
Sementara itu Ketua Baznas Karimun Nasrial mengungkapkan, bahwa pihaknya pada tahun ini telah mendistribusikan dana umat kepada pelaku UKM sebanyak 20 orang. Dimana, sebelumnya dilakukan seleksi terdahulu terhadap bantuan produktif bagi pelaku UKM.
” Disini kita bekerjasama dengan MUI dan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun untuk memberikan pembekalan terhadap para pelaku UKM. Agar bisa meningkatkan usahanya nanti,” terangnya kepada batampos, Kamis (3/8).
Bantuan modal usaha yang diberikan kepada pelaku usaha kecil masing-masing mendapatkan sebesar Rp3 juta. Selain itu disejalankan dengan pembinaan kepada pelaku usaha kecil yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun.
” Berbagai macam pelaku usaha kecil yang saat ini sudah membuka usahanya. Dan, disini kita Baznas Karimun hanya menambah modal usaha mereka agar bisa berkembang nantinya. Tapi, dalam bentuk barang bukan uang tunai sesuai kebutuhan pelaku usaha kecil itu sendiri,” terangnya.(*)