
batampos– KONI Kepri menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan pengurus cabor yang di pertandingan pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera ke XI di Pekanbaru tanggal 4-14 November 2023.
Rakor ini bertujuan untuk melihat dan menyusun persiapan Cabor yang akan ikut pada Porwil tersebut.
Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS dalam sambutannya mengatakan, pengurus KONI Kepri sudah dua kali hadir di Pekanbaru memenuhi undangan dari pihak tuan rumah Polrwil. ”Pertama terkait dengan logo dan maskot Porwil. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan cabor yang dipertandingan sebanyak 10 cabor serta peninjauan venues yang akan dipergunakan selama Porwil berlangsung, kesepuluh Cabor Porwol : Atletik, Renang, Bola Voli, Sepak Bola,Takraw, Catur, E-Sport, Barongsai, Wushu, Bola Tangan,” ujar Usep.
BACA JUGA: Hasil Rapat Pleno Koni Kepri, Sudah 8 Cabor dan 26 Atlit Lolos ke PON 2024
Usep RS sangat berharap kontingen Kepri bisa mengirim atlit sebanyak mungkin dalam mukti even tersebut. ”Namun sekali lagi, faktor keterbatasan anggaran menjadikan harus lebih jeli dan berhitung,” beber Usep.

Ditambahkan Usep, Porwil ini hanya ada di Pulau Sumatera. Terpilihnya Riau jadi tuan rumah Polwil kali ini karena provinsi Aceh mundur sebagai tuan rumah.
Mundurnya Aceh sebagai tuan rumah, ujar Usep, membuat seluruh pengurus KONI provinsi di Sumatera bersepakat untuk tetap melaksanakan Polwil dan terpilihlah Riau. ”Tuan rumah kali ini hanya bertanggung jawab terhadap pelaksanaan, persiapan venue serta aparat pertandingan menjadi tanggung jawab tuan rumah. Biasanya secara proporsional, lima puluh tuan rumah dan lima puluh peserta. Tuan rumah hanya menyiapkan veneu dan perangkat pertandingan,” ujarnya.
Dan atas pertimbangan itulah, KONI Kepri berharap pengertian 10 Pengurus cabor yang akan bertanding di Porwil mengirim atlit yang minimal mendekat ukuran limit masing masing nomor.
Buralimar, pengurus KONI Kepri sekaligus Ketua Satgas Porwil dan Pra PON mengatakan, hingga saat ini dari 11 cabor yang mengikuti Pra PON sudah lolos sebanyak 9 cabor dengan rincian 26 nomor serta 28 orang atlit. Semoga bisa bertambah sesuai jumlah cabor yang akan mengikuti Pra PON maupun nantinya lewat Porwil.
Dari cabang Aquatik Indonesia, yang diwakili oleh Roy minta agar antara pengurus KONI dan pengprov sepakat untuk lebih tegas dalam menentukan soal pemilihan pemain.
Pada kesempatan lain, nantinya akan dibuat sekretariat Porwil yang bertujuan menjembatani antara pengprov cabor yang ikut Porwil dengan para pengurus KONI Kepri.
”Ini dimaksudkan bahwa ada keterbukaan serta jalinan komunikasi sesama pengurus KONI dengan Pengprov yang bertanding di Porwil yang akan datang, target untuk porwil adalah masuk lima besar, ujar Boer. (*)









