
batampos -Wabup Bintan Terpilih, Ahdi Muqsith mengawali pernyataan dengan mendoakan calon Wabup Bintan, Dhenok Puspita Sari cepat sembuh.
Lalu, dia mengatakan, siap membantu tugas dan kerja dari Bupati Bintan.
Ditanya soal apakah akan tinggal di Bintan?
“Ya kita akan tinggal di Bintan. Tapi kita lihat dulu dari bagian umum,” kata dia singkat saat diminta tanggapannya usai meraih suara terbanyak dalam pemilihan Wakil bupati Bintan di DPRD Bintan, Kamis (24/8).
Seperti diketahui, Ahdi Muqsith alias Osit terpilih sebagai Wakil Bupati Bintan sisa masa jabatan 2021-2024 dalam rapat paripurna dengan agenda pemilihan Wakil Bupati Bintan di ruang rapat utama kantor DPRD Kabupaten Bintan, Bintan Buyu pada Kamis (24/8/2023).
Ahdi Muqsith, calon Wakil Bupati Bintan nomor urut 1 yang diusung Partai Demokrat unggul dengan perolehan 20 suara dari calon Wakil Bupati Bintan nomor urut 2 yang diusung PKS, Dhenok Puspita Sari yang abses dalam pemilihan dengan perolehan 1 suara, sedangkan suara tidak sah ada 1 suara.
Hal ini diumumkan panitia pemilihan (panlih) Wakil Bupati Bintan usai proses pemilihan Wakil Bupati Bintan.
Panlih Wakil Bupati Bintan kemudian menandatangani berkas berita acara.
BACA JUGA: Raih 20 Suara, Ahdi Muqsith Terpilih sebagai Wakil Bupati Bintan
Setelah itu, Ketua Panlih Wakil Bupati, Mirwan menyerahkan berkas berita acara pemilihan ke Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo untuk diproses lebih lanjut.
Sebagaimana diketahui, pemilihan wabup Bintan dilakukan setelah jabatan wabup Bintan mengalami kekosongan.
Kekosongan terjadi setelah Roby Kurniawan yang menjabat Wabup Bintan dilantik sebagai Bupati Bintan definitif karena Bupati Bintan pada masa itu, Apri Sujadi tersandung kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.
Usai pemilihan Wabup Bintan, Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan selamat terhadap Ahdi Muqsith yang terpilih sebagai Wakil Bupati Bintan.
Dia berharap, mereka dapat bersinergi dan bergerak cepat dalam melaksanakan inovasi pelayanan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Adanya wabup dapat menambah semangat dan spirit untuk bergerak lebih cepat,” kata dia.
Disinggung tugas pertama yang akan diberikan ke Wakil Bupati Bintan terpilih setelah pelantikan, Roby mengatakan, akan meminta bantuan untuk mengawasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) Bintan.
Ditanya soal Wabup terpilih, Ahdi Muqsith yang masih berdomisili di luar Bintan, Roby mengatakan, tidak mempermasalahkan.
“Tak masalah, kita akan banyak diskusi,” kata dia.
Sidang paripurna pemilihan Wabup Bintan ini sempat diwarnai aksi walk out oleh tiga anggota DPRD Bintan dari Fraksi PKS Bintan.
Ketiganya adalah M Toha, Zakirman dan Sahak.
Ini terjadi setelah anggota DPRD Bintan, yang juga anggota Panlih Wabup, M Toha menyatakan mundur dari panlih.
Di luar ruang utama rapat paripurna DPRD Bintan, M Toha mengatakan, pemilihan ini tidak sesuai tatib pemilihan Wabup Bintan.
Menurut dia, calon Wabup yang tidak hadir namun dapat menunjukkan surat keterangan sakit, maka rapat paripurna pemilihan wabup dapat ditunda 3 kali.
“Dhenok tidak hadir dan ada surat keterangan medical yang dikeluarkan rumah sakit dari Malaysia. Maka rapat paripurna pemilihan dapat ditunda,” kata dia.
Dia juga mengatakan, dari 7 orang anggota panlih, ada 2 orang menyatakan kalau surat keterangan dari rumah sakit Malaysia tersebut sah. Sedangkan 5 orang lagi menyatakan tidak sah, karena tidak dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah.
Alasan ini yang membuat dia mengundurkan diri sesaat setelah rapat paripurna dibuka dan semua anggota DPRD Bintan dari Fraksi PKS memilih melakukan aksi walk out. (*)
reporter: slamet









