Selasa, 23 Juni 2026
Beranda blog Halaman 503

Warga Protes Puskesmas Tanjungpinang Barat Tak Layani BPJS, Ini Penjelasannya

0
Gedung Puskesmas Tanjungpinang Barat di Jalan Riau. Warga mengeluhkan tidak bisa berobat menggunakan BPJS. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Warga mengeluhkan tidak bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan di Puskesmas Tanjungpinang Barat, Selasa (17/3).

Salah seorang warga Jalan Yudowinangun, Barino, mengaku kaget karena sebelumnya keluarganya masih bisa menggunakan BPJS untuk berobat di fasilitas kesehatan tersebut.

“Baru tahu juga tidak bisa lagi. Harus ke Puskesmas Pancur, padahal yang di Tanjungpinang Barat lebih dekat dari rumah,” ujarnya.

Saat ini, warga yang ingin berobat menggunakan BPJS diarahkan ke Puskesmas Pancur.

Kepala Puskesmas Tanjungpinang Barat, Harry Prima Sukarni, menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2023, puskesmas tersebut memang belum memiliki kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan.

“Pasien kami ini pecahan dari Puskesmas Pancur. Jadi sementara kami bekerja sama untuk melayani warga yang sebelumnya terdaftar di sana,” jelasnya.

Harry menegaskan, pihaknya tidak pernah memutus kerja sama dengan BPJS, melainkan memang belum memiliki kerja sama resmi.

Menurutnya, pelayanan BPJS dihentikan sementara karena puskesmas sedang melengkapi persyaratan administrasi, termasuk proses akreditasi.

“Karena harus terakreditasi dulu. Sertifikat sudah keluar, sekarang masih dalam proses pengurusan administrasi kerja sama,” katanya.

Ia menargetkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terealisasi pada April mendatang.

Selama masa transisi ini, masyarakat diimbau kembali berobat ke Puskesmas Pancur untuk menggunakan layanan BPJS.

Namun demikian, pihak puskesmas memastikan tetap memberikan pelayanan bagi pasien prioritas seperti lansia dan ibu hamil.

“Pasien prioritas tetap kami layani,” pungkasnya. (*)

Artikel Warga Protes Puskesmas Tanjungpinang Barat Tak Layani BPJS, Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada Kepri.

LANY Umumkan Soft World Tour 2026, Asia hingga Australia Masuk Rute

0
Sumber gambar: x.com/starfess.

batampos – Band pop internasional LANY resmi mengumumkan tur dunia bertajuk Soft World Tour 2026 yang akan menyasar kawasan Asia dan Australia.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi mereka di platform X, Selasa (17/3).

Tur ini digelar untuk mendukung album terbaru mereka, Soft, yang dirilis pada 2025.

Secara keseluruhan, tur mencakup sekitar 38 jadwal konser global yang telah dimulai sejak tahun lalu dan berlanjut hingga 2026.

Khusus kawasan Asia dan Australia, LANY dijadwalkan tampil di 16 kota, menandakan besarnya basis penggemar mereka di wilayah tersebut.

Sejumlah negara Asia yang masuk dalam daftar tur antara lain Indonesia, Filipina, dan Singapura.

Sementara di Australia, LANY akan menggelar konser di empat kota besar, yakni Perth, Melbourne, Sydney, dan Brisbane pada periode Oktober hingga November 2026.

Soft World Tour disebut sebagai salah satu tur paling ambisius dalam karier LANY. Ratusan ribu tiket telah terjual di berbagai kawasan, termasuk Amerika, Eropa, hingga Amerika Latin.

Album Soft menjadi pusat konsep tur dengan tema emosional yang merefleksikan perjalanan pribadi sang vokalis, Paul Jason Klein, setelah mengalami kecelakaan serius.

Album ini menampilkan sisi reflektif sekaligus memperkuat identitas musik pop emosional khas LANY.

Baru-baru ini, LANY juga merilis Soft 2, yang berisi lima lagu baru pada Jumat (13/3).

Beberapa lagu dalam rilisan tersebut antara lain “I’m Doing Alright”, “Prettiest Thing I’ve Ever Seen”, “How To Hold An Angel”, “When Did You Stop Loving Me?”, dan “Finish Me”.

Tur ini menjadi fase baru perjalanan karier LANY sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu band pop internasional dengan basis penggemar global yang kuat. (*)

Artikel LANY Umumkan Soft World Tour 2026, Asia hingga Australia Masuk Rute pertama kali tampil pada Lifestyle.

Paket Halalbihalal Idulfitri 1447 H di Grand Mercure Batam Centre, Harga Mulai Rp350 Ribu

0
Suasana gedung Grand Mercure Batam Centre di Batam Kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan paket halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Momentum Idulfitri menjadi waktu yang dinanti untuk kembali mempererat silaturahmi bersama keluarga, sahabat, rekan kerja, hingga komunitas. Tradisi halalbihalal pun terus dijaga sebagai ajang berkumpul dan saling memaafkan dalam suasana penuh kehangatan.

Melihat kebutuhan tersebut, Grand Mercure Batam Centre menghadirkan Halalbihalal Package 1447 Hijriah yang dirancang bagi berbagai kalangan, mulai dari keluarga, perusahaan, instansi, alumni, hingga komunitas.

Hotel yang merupakan bagian dari jaringan premium Accor ini menawarkan pengalaman bersantap istimewa dengan pilihan hidangan khas Lebaran, sajian Nusantara, serta menu internasional yang disiapkan tim kuliner profesional.

Suasana restoran dan ballroom yang modern dan hangat disebut menjadi tempat ideal untuk reuni, berbagi cerita, sekaligus memperkuat hubungan setelah Ramadan.

Paket Halalbihalal ini ditawarkan dengan harga Rp350 ribu nett per orang dengan minimal pemesanan untuk 30 orang.

Periode pemesanan berlaku mulai 21 Maret hingga 30 April 2026.

Tamu dapat memilih sejumlah venue yang tersedia di area hotel, yakni: Ambrosia Restaurant, Ballroom dan Celeste Tapas Bar.

Seluruh lokasi dilengkapi layanan premium khas Grand Mercure yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu.

General Manager Grand Mercure Batam Centre, Samian Rais, mengatakan Idulfitri merupakan momen terbaik untuk kembali menjalin hubungan dengan orang-orang terdekat.

Menurutnya, halalbihalal menjadi tradisi penting untuk memperkuat kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh makna.

“Idulfitri adalah saat untuk menyucikan diri, memperbaiki hubungan, dan kembali menjalin silaturahmi. Melalui Halalbihalal Package ini, kami ingin menghadirkan tempat yang nyaman bagi semua kalangan untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari jaringan Accor, para tamu juga dapat bergabung dengan program loyalitas global ALL – Accor Live Limitless.

Program ini memberikan berbagai keuntungan seperti: penawaran harga khusus, pengumpulan reward points dan akses privilese eksklusif di jaringan hotel Accor seluruh dunia.

Keanggotaan dapat diikuti secara gratis melalui platform resmi ALL Accor.

Grand Mercure Batam Centre berlokasi di kawasan strategis Batam Kota dan dikenal dengan fasilitas premium serta pelayanan khas perhotelan Indonesia.

Dengan suasana elegan, pilihan hidangan berkualitas, serta layanan profesional, paket halalbihalal ini menjadi opsi menarik untuk merayakan Idulfitri bersama orang-orang terdekat.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Veren – 62 895-0379-2183. (*/adv)

Artikel Paket Halalbihalal Idulfitri 1447 H di Grand Mercure Batam Centre, Harga Mulai Rp350 Ribu pertama kali tampil pada Metropolis.

Puluhan Anak Diundang Buka Puasa di Homm Laguna Bintan, Dapat Santunan

0
Anak-anak menerima santunan yang diserahkan oleh Alpha Eldiansyah di sela acara buka puasa bersama di Homm Laguna Bintan, Senin (16/3). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Puluhan anak dari panti asuhan dan kampung sekitar kawasan Laguna Bintan diundang berbuka puasa bersama di Homm Laguna Bintan, Senin (16/3).

Kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pengalaman berbeda bagi anak-anak dengan merasakan suasana berbuka di lingkungan hotel.

Area General Manager (AGM) Laguna Bintan, Alpha Eldiansyah, mengatakan anak-anak sengaja diundang sebagai tamu.

“Kami ingin mereka mendapat pengalaman baru yang spesial,” ujarnya.

Sebelum waktu berbuka, kegiatan diisi dengan tausiah oleh Ustaz Jaroji.

Dalam ceramahnya, ia mengajak anak-anak untuk menanamkan rasa cinta terhadap sesama, gemar berbagi ilmu, serta memperbanyak sholawat.

Selain berbuka puasa bersama, pihak Laguna Bintan juga menyalurkan santunan serta bantuan kepada anak-anak dan kaum dhuafa yang hadir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian sosial manajemen hotel terhadap masyarakat sekitar, khususnya di bulan Ramadan.

Salah satu peserta, Roca Hadin Amira, mengaku senang bisa merasakan pengalaman berbuka puasa di hotel.

“Saya merasa bangga dan kagum melihat ruangannya yang sangat bagus dan acaranya ramai,” katanya.

Pelajar kelas 9 di SMP Negeri 9 Bintan ini juga menikmati berbagai hidangan yang disediakan, sekaligus dapat bersosialisasi dengan anak-anak lain dari panti asuhan.

“Pengalaman ini sangat berharga,” tambahnya. (*)

Artikel Puluhan Anak Diundang Buka Puasa di Homm Laguna Bintan, Dapat Santunan pertama kali tampil pada Kepri.

Paragon Pictures Gebrak Filmart, Hadirkan Thriller hingga Fantasi Anak

0
Adegan dalam film Crimson Rain besutan Paragon Pictures. Sumber gambar: x.com/HabisNontonFilm.

batampos – Paragon Pictures membuat gebrakan di ajang Filmart dengan menghadirkan tiga proyek film baru dari genre berbeda, mulai dari thriller supranatural hingga petualangan fantasi anak.

Tiga proyek tersebut melibatkan sejumlah aktor papan atas Indonesia seperti Reza Rahadian, Vino G. Bastian, dan Tissa Biani.

Salah satu proyek utama adalah film thriller supranatural berjudul Crimson Rain yang ditulis dan disutradarai oleh Robert Ronny.

Film ini dibintangi Reza Rahadian bersama Bryan Domani dan Fachri Albar.

Ceritanya mengikuti seorang detektif yang dipindahkan ke divisi terabaikan yang menangani kasus-kasus supranatural, di tengah teror pembunuhan ritual di Jakarta.

Paragon menyebut film ini menggabungkan intensitas investigasi ala film Se7en dengan atmosfer mencekam The Wailing, memadukan drama kriminal dan horor okultisme berlatar Asia Tenggara.

Selain itu, Paragon juga menghadirkan film aksi thriller No Limit yang kembali digarap Robert Ronny.

Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Bryan Domani, dan Pevita Pearce.

Kisahnya tentang mantan agen operasi rahasia yang terjerumus ke dunia perjudian ilegal saat menyelidiki kematian adiknya, menghadirkan cerita penuh adrenalin tentang duka dan balas dendam.

Melengkapi jajaran proyek, Paragon turut menghadirkan film petualangan fantasi anak berjudul Oki & Nirmala yang dibintangi Tissa Biani dan disutradarai Hanung Bramantyo.

Film ini menceritakan seorang peri remaja yang ditakdirkan menjadi ratu kerajaan dongeng dan harus mencegah kekuatan jahat dari Pohon Emas.

Film No Limit dijadwalkan mulai produksi pada Desember 2026 dan dirilis tahun berikutnya. Sementara Crimson Rain akan memulai syuting pada pertengahan 2027 dan direncanakan tayang pada 2028.

Adapun Oki & Nirmala menjadi proyek pertama yang diproduksi mulai Agustus mendatang, dengan target rilis pada Maret 2027.

Langkah ini menandai strategi besar Paragon Pictures dalam memperluas genre film Indonesia sekaligus bersaing di pasar global. (*)

Artikel Paragon Pictures Gebrak Filmart, Hadirkan Thriller hingga Fantasi Anak pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kogabwilhan I Berangkatkan 27 Prajurit dan Keluarga Mudik Gratis dari Tanjungpinang ke Riau

0
Keluarga prajurit menaiki kapal mudik gratis dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menuju Tanjung Buton, Selasa (17/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I memberangkatkan puluhan prajurit dan keluarga dalam program mudik gratis Lebaran 2026 dari Tanjungpinang menuju Provinsi Riau.

Sebanyak 27 peserta diberangkatkan melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) menuju Tanjung Buton, Siak, menggunakan kapal cepat Gajendra Arjuna, Selasa (17/3).

“Ada 27 orang yang kita gratiskan, terdiri dari prajurit dan keluarga mereka,” kata Pangkogabwilhan I, Kunto Arief Wibowo.

Program mudik gratis ini merupakan bentuk perhatian terhadap personel yang ingin pulang kampung merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Kunto berharap program tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus ada, tentunya melihat perkembangan dan kebijakan ke depan,” ujarnya.

Perjalanan laut dari Tanjungpinang menuju Tanjung Buton diperkirakan memakan waktu sekitar 4 hingga 4,5 jam.

Setibanya di Tanjung Buton, rombongan akan melanjutkan perjalanan darat ke sejumlah daerah tujuan, di antaranya Pekanbaru, Dumai, Padang, Kerinci di Jambi, hingga wilayah Sumatera Utara. (*)

Artikel Kogabwilhan I Berangkatkan 27 Prajurit dan Keluarga Mudik Gratis dari Tanjungpinang ke Riau pertama kali tampil pada Kepri.

Arus Mudik Membeludak di Karimun, Ekstra Trip Dikerahkan

0
Calon penumpang antre di loket Pelabuhan Tanjungbalai Karimun saat arus mudik mulai padat. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Tanjungbalai Karimun mulai mengalami lonjakan signifikan. Pelabuhan domestik dan internasional dipadati calon penumpang yang hendak pulang kampung, terutama menuju berbagai daerah di Provinsi Riau.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supnedi, mengatakan kepadatan penumpang mulai terlihat sejak H-5 Idulfitri.

“Arus keberangkatan penumpang dari pelabuhan domestik sejak pagi sudah padat. Sementara arus kedatangan dari luar negeri, khususnya dari Malaysia, juga cukup tinggi, mencapai lebih dari 2 ribu orang,” ujarnya, Selasa (17/3).

Ia menyebutkan, jumlah penumpang yang berangkat melalui pelabuhan domestik tercatat sebanyak 2.145 orang.

Lonjakan penumpang, khususnya WNI yang baru tiba dari Malaysia, membuat pihak pelabuhan harus menyiapkan tambahan armada.

Supnedi menjelaskan, koordinasi dengan perusahaan pelayaran dilakukan untuk menghadirkan pelayaran tambahan di luar jadwal reguler.

“Pada Senin, ada tiga kapal ekstra trip yang diberangkatkan karena tingginya jumlah penumpang,” jelasnya.

Tambahan tersebut di antaranya dua unit speedboat Karunia Jaya dengan rute Tanjungbalai Karimun menuju Tanjungbatu hingga Penyalai, Kabupaten Pelalawan, dengan total 94 penumpang.

Selain itu, satu ekstra trip juga diberangkatkan menuju Tanjungsamak, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan jumlah penumpang 86 orang.

Pengelola speedboat Karunia Jaya, Miko, mengatakan pihaknya siap membantu masyarakat dengan menyediakan armada tambahan.

“Kalau dibutuhkan, kami siap backup memberangkatkan kapal. Memang harga tiket sedikit lebih mahal karena kapal kembali dalam kondisi kosong,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu calon penumpang, Reno, mengaku kesulitan mendapatkan tiket mudik tahun ini.

“Setelah tiga hari baru dapat tiket. Dua hari sebelumnya selalu habis saat sampai di loket,” katanya.

Meski demikian, ia bersyukur akhirnya bisa mendapatkan tiket dan dijadwalkan berangkat pada Rabu (18/3).

Di tengah lonjakan penumpang, pihak KSOP memastikan kondisi pelabuhan tetap aman dan kondusif. Masyarakat yang membutuhkan informasi diimbau untuk mendatangi posko pelayanan yang telah disediakan di area pelabuhan. (*)

Artikel Arus Mudik Membeludak di Karimun, Ekstra Trip Dikerahkan pertama kali tampil pada Kepri.

Ratusan Anak Panti Asuhan di Tanjungpinang Dapat Baju Lebaran Gratis

0
Ratusan anak panti mengikuti buka puasa bersama Majestic Koi Farm sebelum dibelanjakan baju Lebaran gratis di Tanjungpinang, Senin (16/3). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 128 anak yatim-piatu dari empat panti asuhan di Kota Tanjungpinang menerima bantuan baju Lebaran Idulfitri 2026 dari Majestic Koi Farm.

Kegiatan sosial tersebut diawali dengan buka puasa bersama yang digelar di kawasan Batu 10, Senin (16/3).

Owner Majestic Koi Farm, Adria Effendy, mengatakan setelah berbuka puasa, anak-anak diajak berbelanja baju Lebaran secara gratis.

“Setelah buka bersama, kita adakan belanja baju Lebaran untuk anak-anak panti asuhan ini,” ujarnya.

Adria menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus diupayakan terlaksana. Pada tahun ini, setiap anak mendapatkan jatah belanja maksimal Rp250 ribu.

Meski jumlah tersebut sedikit lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, pihaknya tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan program sosial ini.

“Semoga tahun depan bisa kita laksanakan lagi. Kegiatan ini cukup membantu anak-anak merayakan Idulfitri,” katanya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya memberi kebahagiaan saat Lebaran, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak ini punya potensi untuk sukses di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, pengurus Majestic Koi Farm, Rizki Septiano, menyebut pihaknya sebelumnya juga menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana di Banda Aceh.

Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang membutuhkan, terutama di momen Ramadan. (*)

Artikel Ratusan Anak Panti Asuhan di Tanjungpinang Dapat Baju Lebaran Gratis pertama kali tampil pada Kepri.

Pawai Takbir Anambas Berhadiah Rp24 Juta Tuai Kritik Warga Jemaja dan Matak, Ini Sebabnya

0
Peserta membawa miniatur masjid saat pawai takbir di Kepulauan Anambas pada 2025 lalu. Lomba tahun ini disorot karena belum melibatkan warga Jemaja dan Matak. F. Diskominfo Anambas.

batampos – Lomba pawai takbir yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kepulauan Anambas menuai sorotan dari masyarakat, khususnya warga Pulau Jemaja dan Matak.

Kegiatan yang diselenggarakan menjelang Idulfitri tersebut dinilai belum mengakomodasi seluruh wilayah di Kepulauan Anambas, meski menawarkan total hadiah terbesar sepanjang pelaksanaannya.

Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp24 juta, dengan rincian Rp12 juta untuk juara pertama, Rp7 juta juara kedua, dan Rp5 juta juara ketiga.

Namun, lomba hanya dipusatkan di Lapangan Sulaiman Abdullah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, sehingga peserta dari luar Pulau Siantan tidak dapat berpartisipasi secara langsung.

Warga Jemaja, Ibrahim, menilai kegiatan tersebut seharusnya terbuka untuk seluruh masyarakat Anambas.

“Jemaja dan Matak ini masih bagian dari Anambas, bukan hanya Siantan,” ujarnya, Selasa (17/3).

Ia mengusulkan agar pelaksanaan lomba dapat dibagi ke tiga wilayah, yakni Siantan, Jemaja, dan Matak, agar seluruh masyarakat bisa ikut serta.

Menurutnya, sistem penilaian dapat melibatkan tokoh agama atau pihak kecamatan di masing-masing wilayah, kemudian dirangking untuk menentukan pemenang.

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Bagian Kesra Kepulauan Anambas, Yandri Yanto, menegaskan bahwa ketentuan lomba tidak dapat diubah karena persiapan telah hampir rampung.

“Kalau dirubah ketentuannya sudah tidak bisa, mungkin usulan ini kita terima untuk pelaksanaan tahun depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba di beberapa lokasi berpotensi menimbulkan kendala dalam hal transparansi penilaian.

“Peserta tidak bisa melihat langsung kualitas lawannya dan penilaian juri bisa berbeda-beda meskipun sudah diberikan arahan,” jelasnya.

Yandri juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mempertimbangkan pengurangan total hadiah menjadi Rp19 juta untuk efisiensi anggaran.

Namun, rencana tersebut dibatalkan dan hadiah tetap dipertahankan sebesar Rp24 juta. (*)

Artikel Pawai Takbir Anambas Berhadiah Rp24 Juta Tuai Kritik Warga Jemaja dan Matak, Ini Sebabnya pertama kali tampil pada Kepri.

Tradisi 7 Likur, Warisan Budaya Takbenda yang Sarat Makna Spiritual di Akhir Ramadan

0
Melestarikan tradisi 7 Likur, masyarakat Sei Ladi Tanjungpinang menyusun lampu cangkok menyerupai kubah masjid. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Menjelang pengujung Ramadan, suasana malam di sejumlah kampung di Kepulauan Riau (Kepri) tampak berbeda. Lorong-lorong kecil hingga halaman rumah diterangi cahaya lampu tradisional yang menciptakan nuansa hangat dan religius.

Tradisi tersebut dikenal sebagai “7 Likur”, kebiasaan turun-temurun masyarakat Melayu untuk menyambut malam-malam terakhir Ramadan yang diyakini penuh keberkahan.

Peneliti sejarah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dedi Arman, menjelaskan tradisi 7 Likur merupakan bagian penting dari khazanah budaya Melayu di Kepri.

Tradisi ini telah lama hidup di berbagai daerah seperti Tanjungpinang, Bintan, Lingga, hingga Karimun.

Menurut Dedi, tradisi 7 Likur telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor SK: 362/M/2019.

“Yang diakui sebagai WBTb adalah tradisi 7 Likur, sementara lampu cangkok menjadi bagian yang menghidupkan perayaan tersebut,” ujarnya, Senin (16/3).

Tradisi ini identik dengan lampu cangkok, yakni lampu sederhana berbahan kaleng atau wadah logam yang diisi minyak tanah dan sumbu.

Lampu-lampu tersebut dipasang di depan rumah, sepanjang jalan, hingga gang permukiman, menciptakan lorong cahaya yang khas.

Bagi masyarakat Melayu, cahaya lampu cangkok bukan sekadar hiasan, melainkan simbol harapan, doa, dan rasa syukur atas keberkahan Ramadan, sekaligus menyambut datangnya malam Lailatul Qadar.

Seiring perkembangan zaman, susunan lampu cangkok juga semakin kreatif. Tidak hanya berjejer, tetapi dirangkai membentuk kubah masjid, bintang, hingga kaligrafi bernuansa Islami.

Tradisi 7 Likur juga menjadi momentum mempererat kebersamaan. Proses pembuatan hingga pemasangan lampu cangkok dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat.

Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlibat bersama, menjadikan tradisi ini sebagai ruang interaksi sosial yang memperkuat silaturahmi.

“Ini wujud suka cita masyarakat menyambut keberkahan Ramadan dan Idulfitri,” kata Dedi Arman.

Di tengah perkembangan teknologi pencahayaan modern, tradisi lampu cangkok tetap bertahan di banyak kampung di Kepri.

Bahkan, di sejumlah daerah, tradisi ini dikemas dalam bentuk festival budaya yang melibatkan masyarakat luas.

Selain menjaga nilai spiritual, tradisi 7 Likur juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya Melayu.

“Tradisi ini penting dijaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Melayu,” tutup Dedi. (*)

Artikel Tradisi 7 Likur, Warisan Budaya Takbenda yang Sarat Makna Spiritual di Akhir Ramadan pertama kali tampil pada Kepri.