
batampos – Warga mengeluhkan tidak bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan di Puskesmas Tanjungpinang Barat, Selasa (17/3).
Salah seorang warga Jalan Yudowinangun, Barino, mengaku kaget karena sebelumnya keluarganya masih bisa menggunakan BPJS untuk berobat di fasilitas kesehatan tersebut.
“Baru tahu juga tidak bisa lagi. Harus ke Puskesmas Pancur, padahal yang di Tanjungpinang Barat lebih dekat dari rumah,” ujarnya.
Saat ini, warga yang ingin berobat menggunakan BPJS diarahkan ke Puskesmas Pancur.
Kepala Puskesmas Tanjungpinang Barat, Harry Prima Sukarni, menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2023, puskesmas tersebut memang belum memiliki kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan.
“Pasien kami ini pecahan dari Puskesmas Pancur. Jadi sementara kami bekerja sama untuk melayani warga yang sebelumnya terdaftar di sana,” jelasnya.
Harry menegaskan, pihaknya tidak pernah memutus kerja sama dengan BPJS, melainkan memang belum memiliki kerja sama resmi.
Menurutnya, pelayanan BPJS dihentikan sementara karena puskesmas sedang melengkapi persyaratan administrasi, termasuk proses akreditasi.
“Karena harus terakreditasi dulu. Sertifikat sudah keluar, sekarang masih dalam proses pengurusan administrasi kerja sama,” katanya.
Ia menargetkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terealisasi pada April mendatang.
Selama masa transisi ini, masyarakat diimbau kembali berobat ke Puskesmas Pancur untuk menggunakan layanan BPJS.
Namun demikian, pihak puskesmas memastikan tetap memberikan pelayanan bagi pasien prioritas seperti lansia dan ibu hamil.
“Pasien prioritas tetap kami layani,” pungkasnya. (*)
Artikel Warga Protes Puskesmas Tanjungpinang Barat Tak Layani BPJS, Ini Penjelasannya pertama kali tampil pada Kepri.









