Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5031

Wamen ATR Deklarasikan Reformasi Agraria

0
Menteri ATR/Kepala BPN RI Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat umum dan pesisir di puncak GTRA Summit 2023

batampos– Pada saat puncak acara GTRA Summit 2023 di Hotel Aston Karimun, Wamen ATR/Waka BPN RI, Raja Juli Antoni membacakan naskah Deklarasi Karimun sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan tanah masyarakat. Deklarasi tersebut kemudian dibagi atas empat poin utama.

Pertama, resolusi penyelesaian legalisasi aset, pemukiman di atas air, pulau-pulau kecil, dan pulau kecil terluar.

Di dalamnya terdapat empat butir deklarasi. Deklarasi yang disampaikan berfokus pada pelestarian peningkatan fungsi kawasan mangrove, legalisasi aset masyarakat pesisir, pengintegrasian data spasial sistem kadaster darat dan laut. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hukum adat, lokal dan tradisional di wilayah pesisir,” ungkap Raja Juli.

BACA JUGA: Menteri ATR Serahkan 2.035 Sertifikat Tanah

Kemudian, tambahnya, di poin selanjutnya adalah penyelesaian konflik agraria pada aset BMN/BMD, BUMN/BUMD yang dikuasai oleh masyarakat.
Pada poin tersebut dideklarasikan bahwa seluruh anggota GTRA bersama-sama menyelesaikan konflik pertanahan pada aset BMN, BMD, BUMN dan BUMD yang dikuasai dengan itikad baik oleh masyarakat atau kepentingan pemerintah membentuk tim lintas kementerian/lembaga serta aparat penegak hukum untuk membentuk pola penyelesaian konflik.

”Dengan cara inventarisasi dan sinkronisasi data penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah (IP4T) pada aset. Selanjutnya, membentuk peraturan pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam rangka menjalankan pola penyelesaian sesuai peraturan perundang-undangan. Dan terakhir, untuk melakukan pengendalian tanah terhadap aset-aset BMN, BMD, BUMN dan BUMD yang telah clean and clear, untuk menghindari terjadinya penguasaan oleh pihak yang tidak berhak di masa mendatang,” paparnya.

Pada poin ketiga deklarasi, lanjut Raja Juli, resolusi penyelesaian permasalahan pertanahan transmigrasi.
Pada poin ini, butir-butir yang dideklarasikan adalah terkait perkuatan koordinasi lintas sektor antar kementerian/lembaga serta pemerintah daerah. Melalui forum GTRA ini untuk penyelesaian masalah tanah transmigrasi melaksanakan IP4T untuk mengupayakan penyelesaian legalisasi tanah transmigrasi, inventarisasi data spasial dan yuridis tanah-tanah transmigrasi melalui pemanfaatan teknologi informatika.

”Untuk memudahkan proses identifikasi masalah dan mendukung pengambilan kebijakan yang tepat dan pengalokasian anggaran untuk penyelesaian permasalahan pertanahan transmigrasi. Serta menyusun peraturan pelaksanaan dalam rangka percepatan penyelesaian permasalahan pertanahan transmigrasi. Sehingga dapat memberikan arah kebijakan yang jelas, selaras, dan konsisten,” jelasnya.

Dikatakannya, resolusi penyelesaian redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan pada poin keempat ini terdapat beberapa butir turunan yang dideklarasikan. Yaklni, percepatan sertifikasi tanah yang bersumber dari pelepasan kawasan hutan yang belum bisa ditindaklanjuti dengan redistribusi tanah dan meningkatkan keterlibatan aktif seluruh tim inver penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan melalui penataan kawasan (PPTPKH) dalam kegiatan inventarisasi dan verifikasi lapangan.

”Sehingga terjadi sinkronisasi data subjek dan objek antara Surat Keputusan Perubahan Batas dengan data redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan, pembangunan basis data spasial terintegrasi antar kementerian/lembaga dalam rangka percepatan penyelesaian PPTPKH. Percepatan pembuatan regulasi turunan Peraturan Presiden tentang percepatan pelaksanaan Reforma Agraria. Untuk memberikan rujukan operasional dalam pelaksanaan redistribusi tanah dari TORA pelepasan kawasan hutan. Serta memahami bahwa keberhasilan pelaksanaan percepatan PPTPKH dan redistribusi tanah dari pelepasan kawasan hutan memerlukan dukungan anggaran yang memadai.,” paparnya.

Pada kesempatan ini, Wamen ATR/Waka BPN menyampaikan kembali instruksi Presiden Joko Widodo pada GTRA Summit tahun lalu, yakni untuk meruntuhkan tembok-tembok ego struktural demi mencapai keadilan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah di seluruh Tanah Air Indonesia. ”Dari sama-sama kerja, ke kerja bersama untuk Reforma Agraria,” tegas Raja Juli Antoni.

Pada saat yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kepulauan Riau, Nurhadi Putra dalam laporannya pada GTRA Summit 2023 melaporkan bahwa sertifikat yang telah terbit di Kepulauan Riau saat ini berjumlah 10.668 sertipikat. Terdiri dari 2.057 sertifikat dari Karimun, 2.488 sertifikat dari Batam, 649 sertifikat dari Tanjungpinang, 1.552 sertifikat dari Bintan, 1.375 sertifikat dari Natuna, 1.327 sertifikat dari Lingga dan 1.220 sertifikat dari Kepulauan Anambas.

Nurhadi Putra juga menyamapikan terima kasih kepada Gubernur Kepri yang telah berkenan membantu sertifikasi dengan memberikan anggaran untuk sertifikasi masyarakat Kepulauan Riau.
Untuk diketahui, sertifikasi di wilayah pesisir dapat terlaksana berkat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyebutkan bahwa target pemerintah provionsi sebanyak 2.500 bidang tanah dapat disertifikasi dari program tersebut. Walau pun baru 1.800 yang selesai, Pemprov Kepri akan terus mendorong Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPR). Agar supaya memenuhi target Ansar mengimbau kepada bupati, wali kota untuk gunakan blended anggaran bersama, supaya sertifikasi pesisir ini dapat terselesaikan di Kepulauan Riau. (*)

reporter: sandi

Perbaikan Pipa Selesai, Air Mengalir Bertahap ke Daerah Terdampak

0
PIPA AIR
Perbaikan kebocoran pipa di areal Central Sukajadi, Senin (28/8/2023).

batampos – Corporate Communication (Corcom) Spam Batam, Ginda Alamsyah mengatakan perbaikan pipa di depan Central Sukajadi agak lambat karena sempat menghadapi beberapa kendala. Namun tim yang ada di lapangan, tetap bekerja maksimal agar permasalahan pipa bocor dapat segera diatasi.

“Sebelum test pengisian air perpipaan, dilakukan pemeriksaan sekitaran pipa secara menyeluruh, ternyata ada pergeseran yang mengakibatkan sambungan terjadi bocor pasca operasi. Penyebabnya karena beban air diperpipaan dan area tanah sekitaran yang lembek. Sehingga tindakan adjusment perpipaan segera perlu dilakukan,” ujar Ginda.

Baca Juga: Kebocoran Pipa Bertambah di 2 Lokasi, BU SPAM Batam Belum Bisa Pastikan Kapan Perbaikan Selesai

Namun menurut Ginda, perbaikan pipa pun akhirnya bisa selesai pada Rabu (30/8) pukul 17.00 WIB. Begitu juga dengan adanya kebocoran pipa di daerah lain seperti Bandara Mas dan Ruko WTB, telah selesai.

“Alhamdulillah Pompa ke Ozone sudah jalan bertahap mulai pukul 17.00 WIB. Untuk yang lainnya, Insyallah sudah aman,” pungkas Ginda.

Baca Juga: 88 WNA Tiongkok Diamankan di Batam, Ini Penampakan Ruang Operasinya

Sebelumnya, Badan Usaha Sistem Penyedia Air Minum (BU SPAM) BP Batam merespons dengan cepat kebocoran pipa di areal Central Sukajadi, Senin (28/8/2023). Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperbaiki kebocoran pipa transmisi DN 800 mm tersebut setelah mendapat laporan dari masyarakat pasca kejadian.

“Proses perbaikan sudah berjalan. Setelah mendapatkan informasi, kami segera melakukan langkah-langkah teknis untuk memperbaikinya,” ujar Denny, Selasa (29/8/2023).(*)

Reporter: Yashinta

Rafael Alun Didakwa TPPU Rp 100 Miliar

0
Terdakwa mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo mengikuti sidang dakwaan pada kasus TPPU-Gratifikas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/8/2023). (Dery Ridwansah)

batampos – Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun Trisambodo menjalani sidang perdana, kemarin (30/8). Ayah Mario Dandy Satriyo tersebut didakwa menerima gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dua perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan istri Rafael, Ernie Meike Torondek.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Rafael dan istrinya didakwa bersama-sama menerima gratifikasi sebesar Rp 16,6 miliar. Gratifikasi yang berasal dari puluhan wajib pajak itu diterima Rafael melalui tiga perusahaan jasa milik istrinya. Yakni, PT Artha Mega Ekadhana (PT ARME), PT Cubes Consulting, dan PT Bukit Hijau Asri.

Selain itu, gratifikasi diterima Rafael dari dua perusahaan lain. Yakni PT Cahaya Kalbar dan PT Khrisna Bali International Cargo. Jaksa menyebut, Rafael sejatinya menerima uang dari puluhan wajib pajak tersebut sebesar Rp 27,8 miliar. Namun, yang khusus diterima oleh Rafael dan istrinya adalah sebesar Rp 16,6 miliar.

”(Penerimaan gratifikasi, Red) haruslah dianggap suap karena berhubungan dengan jabatan dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya (Rafael, Red),” kata jaksa KPK dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Gratifikasi yang dianggap suap itu lantaran Rafael tidak melaporkan pendapatan dari usahanya dalam tenggang waktu 30 hari.

Selain gratifikasi, Rafael juga didakwa melakukan TPPU dengan total Rp 100 miliar. TPPU itu diantaranya dilakukan dengan menempatkan harta hasil tindak pidana sebagai modal PT Statika Kensa Prima Citra. Nilainya sebesar Rp 315 juta, Rp 5,1 miliar, dan Rp 1,1 miliar.

Rafael juga mengunakan harta hasil tindak pidana untuk membeli sejumlah aset berupa ruko di Jalan Meruya Utara Nomor 5 Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat; sebidang tanah di Perumahan Taman Kebon Jeruk Blok G1, Kav. 112 Srengseng; rumah di Jalan Mendawai I Nomor 92, Kebayoran Baru; sebidang tanah dan bangunan di Simprug Golf XV No. 29, Kebayoran Baru.

Juga, sebidang tanah di Jalan Bukit Zaitun Nomor 117, Kelurahan Kleak, Malalayang, Manado; sebidang tanah dan bangunan di Jalan Wijaya IV No. 11 A, Kebayoran Baru; sebidang tanah di Jalan IPDA Tut Harsono, Yogyakarta; sebidang tanah di Jalan Zaitun Nomor 116, Kelurahan Kleak, Malalayang, Manado; satu unit mobil Toyota New Camry 2.4 V A/T.

Rafael juga membelanjakan hartanya untuk membeli sebidang tanah dan bangunan di Jalan Santan 1 Maguwoharjo, Depok, Sleman; dan dua bidang tanah di Kelurahan Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta.

”Terdakwa melakukan penempatan harta kekayaan ke dalam penyedia jasa keuangan serta pembelian aset berupa tanah, bangunan, serta kendaraan diatasnamakan pihak lain,” ungkap jaksa.

Selain istri, pihak lain yang digunakan untuk menyamarkan transaksi pembelian aset itu juga diatasnamakan Mario Dandy Satriyo, anak Rafael. Salah satu aset yang diatasnamakan Mario adalah pembelian Toyota Land Cruiser 200 VX-R 4×4 A/T tahun 2019 dengan nomor polisi B 10 VVW senilai Rp 2,1 miliar. Kendaraan itu dibeli dari Donny Tagor pada 2020.

Tak hanya itu, Rafael juga menggunakan uang ‘haramnya’ untuk membeli 70 tas dan satu dompet mewah untuk istrinya. Totalnya senilai Rp 1,5 miliar. Dari hasil verifikasi keaslian barang, tidak semua asli atau bermerek. Tas paling mahal ditaksir senilai Rp 300 juta dengan merek Hermes.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menambahkan pihaknya akan membuktikan semua penerimaan gratifikasi dan TPPU yang didakwakan. Termasuk dakwaan yang menyebut keterlibatan istri Rafael dalam penerimaan gratifikasi. ”Jaksa KPK akan buktikan dakwaannya di persidangan,” ujar Ali saat dikonfirmasi.

Terkait dakwaan tersebut, penasihat hukum Rafael menyebut bahwa kliennya akan mengajukan eksepsi. ”Hasil diskusi kami, kami akan mengajukan eksepsi,” kata penasihat hukum Rafael kepada majelis hakim. Pihak Rafael meminta waktu dua pekan untuk menyusun naskah eksepsi tersebut. (tyo)

Mencuri Ikan Selama 17 Tahun, 2 Kapal Ikan Asal Vietnam Ditangkap

0
IMG 0633 scaled e1693408828498
Dua kapal ikan asal Vietnam beserta kru ditangkap dan dikawal. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Korps Kepolisian Air dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Korpolairud Baharkam Polri) kembali menangkap 2 unit kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam di Perairan Natuna Utara.

Selain kapal, polisi mengamankan 18 orang WN Vietnam yang terdiri dari 2 nahkoda dan 16 anak buah kapal (ABK). Kemudian, polisi menyita barang bukti 500 kilogram ikan campuran dan, 2 set jaring trawl.

Kasubdit Patroliair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Dadan mengatakan penangkapan KIA ini dilakukan Kapal Patroli KP. Bisma – 8001 pada Sabtu (26/8) malam. Saat itu terdeteksi 2 unit kapal yang tengah melakukan penangkapan ikan dititik koordinat 05’56.0 LU – 105’48.2 BT.

“Oleh komandan kapal partoli dilakukan pengecekan, dan dilakukan pemeriksaan. Kapal tersebut tidak memiliki dokumen yang sah yaitu SIPI dan SIUP di Perairan Natuna Utara,” ujar Dadan di Pelabuhan Batuampar, Rabu (30/8) pagi.

Baca Juga: Jual Teh Hijau Premium Palsu, Warga Bengkong Jadi Terdakwa

Adapun KIA yang diamankan yakni KG 93824 TS dan KG 93825 TS. KIA ini memiliki modus pencurian pada malam hari, dan meninggalkan perairan Indonesia pada pagi hari.

“Mereka masuk malam hari dan kembali jelang pagi untuk menghindari kapal patroli,” kata Dadan.

Namun, kata Dadan, saat penindakan tersebut butuh waktu yang lama. Sebab, pihaknya mendapatkan hambatan dari Coast Guard Vietnam.

“Kapal ini mengambil ikan dikawal coast guard. Mereka (coast guard) berupaya agar kapal itu tidak ditangkap dengan berbagai alasan,” ungkapnya.

Dari pengakuan nahkoda dan ABK, mereka sudah mencuri ikan di Perairan Indonesia selama 17 tahun. Dalam setahun, mereka menangkap ikan sebanyak 540 ton atau setara Rp 435 miliar.

Baca Juga: 2 DCS Terindikasi Pernah Dipidana Penjara, KPU Tindaklanjuti Temuan Bawaslu Batam

“Tentunya upaya pencegahan selalu kita lakukan dan unsur maritim melakukan hal yang sama. Tekad kita untuk mengamankan perairan dan menjaga kekayaan laut Indonesia,” tutupnya.

Dalam penindakan ini, Korpolairud Baharkam Polri menetapkan 2 orang tersangka yang merupakan nahkoda KIA. Mereka yakni Le Minh Soan, dan Nguyen Thanh Xuan.

Sementara Kepala PSDKP Batam, Turman Hardianto Maha mengatakan Perairan Natuna hingga saat ini merupakan target utama pencurian ikan para nelayan Vietnam. Hal ini disebabkan tingginya permintaan produk ikan oleh warganya.

“Permintaan itu tidak memugkinkan disuplai, karena wilayah lautnya. Untuk penindakan ini nanti kita lakukan gelar perkara, aspek-aspek pelanggaran sudah ditentukan, mereka menggunakan troll dan dilarang digunakan di Indonesia,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

SKS Jadi 45 Jam, IPK Tak Hanya Huruf atau Angka

0
Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Istimewa)

batampos – Ekosistem di perguruan tinggi betul-betul direformasi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Kebudayaan (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Tak hanya mengubah standar kompetensi kelulusan, ia juga mengganti standar proses pembelajaran dan penilaian mata kuliah.

Dalam standar proses pembelajaran, Nadiem mengubah aturan mengenai Satuan Kredit Semester (SKS). Jika sebelumnya, beban belajar bagi mahasiswa per satu SKS sama dengan 50 jam pembelajaran per minggu, ditambah pula penugasan terstruktur 60 menit per minggu hingga kegiatan mandiri selama 60 menit per minggu. Maka, kini semua dipangkas.

Nadiem menilai, pengaturan SKS ini sudah sudah tidak relevan lagi di era saat ini. ”Kita harus mengatur berapa lama di ruang kelas, berapa lama jam waktu PR, kegiatan mandiri berapa. Ini sudah tidak relevan lagi,” ujarnya.

Karenanya, dia mengubah aturan 1 SKS menjadi 45 jam per semester. Itu pun, pendistribusian pemenuhan SKS ini ditentukan sepenuhnya oleh masing-masing perguruan tinggi sesuai dengan karakteristik tiap mata kuliah. Sehingga, diharapkan pemenuhan SKS tidak sebatas pada kegiatan belajar di kelas.

”Setiap mata kuliah, setiap prodi akan punya standarnya sendiri. Kalau mayoritas atau 70 persen dari waktunya adalah project-based, tentu ini tidak bisa dilakukan kalau standarnya sangat kaku dan prescriptive,” ungkapnya.

Kemudian, untuk penilaian mata kuliah, Mantan Bos Gojek ini tak ingin hanya mengandalkan huruf dan angka. Mulai saat ini, dia turut menerapkan agar Indeks Prestasi (IP) bisa juga dalam bentuk lulus atau tidak lulus (pass-fail).

Aturan ini nantinya dikhususkan untuk mata kuliah yang berbentuk kegiatan di luar kelas. Seperti, kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang bermitra dengan industri dengan bentuk pelatihan tertentu dalam satu semester. Menurutnya, akan sangat merepotkan bila prodi dan industri harus menentukan grade scale sesuai dengan aturan penilaian sebelumnya.

”Industrinya nggak peduli itu grade scale. Industrinya cuma ingin tahu pass atau tidak. Ini anak kompetensinya sudah cukup atau tidak,” jelasnya. Menariknya lagi, pass-fail ini tidak dihitung dalam indeks prestasi kumulatif (IPK).

”Jadi pass-fail itu dapat SKS-nya, tapi tidak berdampak pada IPK,” sambungnya.

Kalangan akademisi menyambut baik aturan baru sistem penjaminan mutu yang diumumkan Nadiem. Termasuk soal kewajiban membuat skripsi yang tidak diwajibkan lagi. Dukungan itu disampaikan guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie. Dia menyambut baik terbitnya Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Tholabi mengatakan, peraturan itu menjadi titik pijak bagi pendidikan tinggi di Indonesia untuk melompat lebih baik ke depan. Menurutnya, simplifikasi standar nasional pendidikan harus dibaca sebagai upaya negara untuk mendesain pendidikan tinggi untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan tidak berjarak dengan realitas sosial.

“Desain pendidikan tinggi di Indonesia harus mengikuti perkembangan tuntutan zaman,” katanya. Aturan baru itu bagian dari upaya mendekatkan sistem pendidikan dengan realitas di lapangan.

Tholabi menyebutkan pekerjaan rumah yang harus dilakukan saat ini adalah segera merumuskan standar pendidikan di level perguruan tinggi serta pedoman teknis lainnya. Seperti soal lulus sarjana tidak harus menulis skripsi. Kemudian tidak ada kewajiban publikasi tugas akhir bagi program doktor dan magister. “Ketentuan itu harus dirumuskan lebih detail dan implementatif di lapangan dengan tanpa mengurangi mutu yang dihasilkan,” jelasnya.

Dia mengatakan kebijakan baru itu harus dimaknai sebagai upaya pemerintah memberikan kemudahan melalui penyederhanaan lingkup standar, standar kompetensi lulusan, dan standar proses pembelajaran dan penilaian. Kemudian juga dalam rangka memperluas ruang gerak perguruan tinggi untuk melahirkan inovasi. Karena baginya, inovasi hanya bisa dilakukan dengan ruang gerak yang luas.

Tholabi juga menyinggung keberadaan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi poin penting atas aturan baru itu. Menurut dia, kecerdasan buatan telah mendisrupsi aktivitas ilmiah di lingkungan lembaga pendidikan, khususnya di pendidikan tinggi.

Dia mengatakan kecerdasan buatan semakin menguatkan tradisi bertanya dan langsung menemukan jawabannya dari robot. Kebiasaan baru ini menggusur tradisi berpikir. “Padahal, pengetahuan itu basisnya adalah cogito ergo sum, pikiran,” tandasnya.

Sementara Pengamat Pendidikan Universitas Paramadina Totok Amin Soefijanto menuturkan, skripsi memang momok menakutkan untuk mahasiswa. Namun, kebijakan mengganti skripsi menjadi tugas akhir perlu untuk dikaji. “Tepat atau tidaknya bergantung kriteria dan kompetensi sarjana yang dihasilkan tiap universitas,” jelasnya.

Yang pasti, perguruan tinggi harus berupaya menjaga mutu lulusannya. Salah satunya, lewat tugas akhir. Tahap ini penting untuk memastikan lulusannya dapat mengambil peran di masyarakat. “Baik menjadi pegawai atau pun pengusaha,” terangnya.

Menurutnya, skripsi biasanya menjadi ganjalan karena beberapa hal. Diantaranya, mahasiswa tidak serius mengerjakan atau malah perguruan tinggi kurang proaktif membantu mahasiswa di tahun- tahun akhir. “Kegagalan skripsi itu karena banyak faktor,” jelasnya.

Bahkan, faktor ekonomi mahasiswa juga sangat mempengaruhi. Seharusnya, universitas juga jangan abai dalam permasalahan mahasiswa di semester-semester akhir ini. “Mahasiswa mau tidak mau harus siap menghadapi skripsi atau tugas akhir,” jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Jaksa Sita Aset Terpidana Kasus Korupsi Pengadaan Lahan TPA Tanjunguban

0
Pegawai Kejari Bintan memasang plang saat menyita sebidang tanah milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPU) Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara yang berada di Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (30/8/2023).  F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Beberapa aset milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPU) di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Ari Syafdiansyah, disita jaksa.

Aset yang disita berupa dua bidang tanah di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan luas sekira 834 meter persegi dan lahan seluas 571 meter persegi di Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Proses penyitaan aset disaksikan dari pihak keluarga terpidana dan pihak keluruhan maupun desa, Rabu (30/8/2023).

Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi mengatakan, aset yang disita milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Penyitaan ini setelah adanya Putusan Pengadilan Tinggi Tanjungpinang.

Dia menyebut, aset yang disita berupa lahan kosong, tanah dan bangunan di dua bidang tanah yang berada di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam dan Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Tidak hanya sampai di sini, dia mengatakan, jaksa masih menelusuri aset lain milik terpidana kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban.

Dia menduga, ada dua aset berupa kendaraan roda empat yang masih disembunyikan.

“Masih ditelusuri aset lainnya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, jaksa menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban tahun 2018 yang merugikan negara sekira 2,44 miliar.

Selain Ari Syafdiansyah, tersangka lain adalah Supriatna alias Ujang dan Herry Wahyu yang merupakan mantan Kepala Dinas Perkim Bintan.

Ketiganya telah menjalani sidang dan putusan. Diantaranya terpidana Herry Wahyu divonis penjara 5 tahun dari semula 4 tahun. Sedangkan terpidana Ari Syafdiansyah dijatuhi vonis penjara 7 tahun yang awalnya 6 tahun. (

Suplai Air Berhenti Total, Warga Batam Beli Air Galon dan Mengungsi ke Hotel

0
IMG 20221210 WA0009 e1670756132713
Ilustrasi: Warga Batamcenter terpaksa beli air untuk penuhi kebutuhan air bersih, karena air dari SPAM Batam tidak mengalir. F. Ully untuk Batampos

batampos – Suplai air bersih Spam Batam selama 2 hari berhenti total di beberapa kawasan akibat kebocoran pipa di depan Central Sukajadi. Hal ini membuat warga mulai menjerit. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus membeli air galon.

Ira, warga Batu Ampar mengaku cukup kewalahaan karena air tak mengalir sejak Senin sore. Ia pun berharap, aliran air bersih bisa kembali normal, sehingga ia tak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli air galon.

“Untuk kebutuhan MCK dan sehari-hari pakai air galon. Berharap perbaikan pipa bocor dapat disegerakan, karena kami butuh air,” ujar Ira.

Baca Juga: Ini Wilayah yang Terdampak Kebocoran Pipa Spam Depan Central Sukajadi

Dijelaskan Ira, air galon isi ulang biasa pun sulit dicari, karena hampir seluruh warga sekitarnya membutuh air tersebut. Apalagi, sejumlah tempat air isi ulang tutup, karena tak adanya air.

“Kami terpaksa beli air galon bermerek, yang pastinya tidak murah. Kondisi lagi sulit seperti ini, malah air mati,” ujarnya.

Baca Juga: Istri Melahirkan, Suami Cabuli Anak Tiri

Hal senada diungkapkan Reni yang terpaksa mengungsi ke hotel agar bisa mendapatkan air bersih. Sebab, air di rumahnya sudah benar-benar habis total.

“Tak ada air lagi, kami terpaksa mengungsi di hotel agar bisa mandi dan lainnya dengan tenang. Hampir setiap saat ada pipa bocor, dan kami selalu menjadi korbannya,” ungkap Reni kesal. (*)

 

Reporter: Yashinta

 

Waspada Banjir Rob Akibat Super Blue Moon di Wilayah Pesisir Kepri

0
Banjir ROB Dalil Harahap 7 scaled e1676964987726
Banjir rob yang masuk pekarangan warga, rumah, dan jalan di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (21/2). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan ketinggian pasang air laut naik (banjir rob) akibat fenomena super blue moon. BMKG menginbau kepada warga pesisir di Kepri agar tetap waspada.

“Untuk masyarakat pesisir di beberapa wilayah di Kepri agar waspada terhadap adanya banjir rob dampak dari fenomena “Blue Moon”. Banjir rob ini bisa mempengaruhi aktifitas bongkar muat di pelabuhan dan aktifitas masyarakat yang bermukim di pesisir,” ujar Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Aprilia, Rabu (30/8).

Baca Juga: Karena Gaya Hidup, Milenial Terjebak Pinjol dan Paylater

Ia menerangkan, pada saat fenomena itu, membuat ketinggian air laut bisa naik mencapai 0,75 meter hingga 1,25 meter.

“Ketinggian air laut meningkat. Yang paling terasa itu pada kecepatan angin yang bisa mencapai 30 km per jam. Sementara normalnya itu hanya 8-10 km per jam,” katanya.

Aprilia menyebutkan, fenomena ini bisa dilihat tidak hanya di Kepri tetapi juga beberapa daerah di Indonesia.

Baca Juga: Dituntut 1 Tahun Penjara Karena Tampar Tetangga, Warga Baloi Menangis Minta Keringanan

“Jadi sangat memungkinkan bagi masyarakat bisa menyaksikan fenomena ini secara langsung, jika cuacanya cerah dan langit tidak tertutup awan,” kata Aprilia.

Fenomena itu merupakan bulan purnama, saat bulan yang posisinya di titik terdekat dengan bumi. Disebut super blue moon, karena terjadi dua kali purnama di bulan yang sama. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Penyanyi ‘Right Here Waiting’ Richard Marx Bakal Konser di Jakarta

0
Jumpa pers konser Richard Marx di bilangan Gunawarman Jakarta Selatan, Rabu (30/8). (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – Penyanyi lagu ‘Right Here Waiting’ Richard Marx, dengan akan menggelar konser di Jakarta, tepatnya di Kasablanka Hall pada Kamis (5/10). Konser musisi asal Amerika Serikat ini merupakan bagian dari tur dunianya dalam rangka promosi album terbaru berjudul The Songwriter.

Menariknya, konser Richard Marx, penyanyi langganan nominasi Grammy Awards sudah dinantikan para penggemarnya di Tanah Air. Terbukti, penjualan tiket sejak resmi dibuka pada 25 Agustus 2023 lalu, tiketnya sudah terjual 50 persen lebih sampai dengan tadi siang.

Baca Juga:Anak Terlambat Bicara karena Kurang Stimulasi

“Penjuaan tiketnya sudah lebih dari 50 persen sejak dibuka tanggal 25,” ujar Hilmy Supriadi, perwakilan dari promotor Endless Live dalam jumpa pers di bilangan Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (30/8).

Dia juga mengatakan, pihaknya tidak ada keinginan untuk menambah jadwal show konser Richard Marx karena kesepakatan dengan majemen musisi yang berada di puncak popularitas pada tahun 90-an hanya untuk satu hari show. Pemilihan Kasablanka Hall sebagai tempat gelaran konser Richard Marx dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dan aksesibilitas lokasi.

“Seperti penyanyi legend lainnya, banyak di Kasablanka Hall karena nyaman. Loksinya di tengah kota dan terjangkau dari mana-mana,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada sekitar 17 lagu yang akan dibawakan Richard Marx dalam gelaran konser nanti. Beberapa lagu hits-nya dipastikan akan dibawakan seperti Right Here Waiting (didengar lebih dari 400 juta kali), Hazard, Endless Summer Nights, Now And Forever, dan lain-lain.

“Berbeda dari konser sebelumnya, Richard Marx akan tampil dengan formasi full-band di konser kali ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, Richard Marx dikenal sebagai penyanyi dengan ciri khas vokal serak tinggi dan unik. Selain dikenal dengan suara emasnya, dia juga mahir memainkan gitar dan piano.

Tak hanya itu, Richard Marx juga piawai dalam menulis lagu. Beberapa lagu ciptaannya yang telah dirilis sempat dinyanyikan oleh David Foster (The Best of Me), Kenny Rogers (What About Me), NSYNC (This I Promise You), Luther Vandross (Dance With My Father- meraih Grammy Awards sebagai Song of The Year 2004). (*)

Reporter: jp group

Kreator Konten Jadi Pekerjaan Favorit, Perlu Motivasi Kuat untuk Terus Berkarya

0
Tidak hanya merancang dan menyunting konten, Rau juga sering kali menjdi aktor tunggal dalam video-video yang bertema kecantikan yang diproduksi sendiri. (DOKUMENTASI RAUDHAH NASUTION)

batamposContent creator alias kreator konten menjadi salah satu pekerjaan yang difavoritkan. Terlebih saat ini di tengah masifnya monetisasi konten di berbagai platform media sosial (medsos). Meski demikian, secara keseluruhan ini tidak mudah. Perlu motivasi kuat sehingga kita terdorong untuk terus berkarya.

Dalam membuat konten idealnya butuh beberapa orang mulai untuk menggagas ide, memproduksi konten, menyunting, dan kemudian mengunggahnya ke medsos. Tapi bisa juga dilakukan sendiri dalam tahap memulai.

Baca juga:Suzuki Grand Vitara dan New XL 7 Hybrid Paling Diminati

Raudhah Nasution memulai perjalanan sebagai kreator konten sejak 2020. Meski belum terlalu lama, akun TikTok @Raudhahnasution yang dia jadikan sebagai platform utama untuk mengunggah konten terus berkembang. Sampai Sabtu malam (26/8), akun tersebut sudah diikuti lebih dari 374 ribu pengguna TikTok. Konten-konten yang ada di sana juga sudah ditonton oleh jutaan pasang mata.

Konsisten, Mau Belajar dari Kreator Lain

Kepada Jawa Pos pekan lalu, perempuan yang di medsos memperkenalkan dirinya dengan nama Rau itu mengakui bahwa menjadi kreator konten bukanlah perkara gampang. Mahasiswi asal Sumatera Utara tersebut menegaskan, kreator konten butuh konsistensi tinggi. Selain itu, juga kecintaan terhadap dunia kreatif.

”Saya memang hobi di bidang fotografi dan videografi,” kata Rau saat diwawancarai pekan lalu. Raudhah menambahkan, hobi itu dia geluti sejak duduk di bangku SMA. Meski belum serius, saat itu dia juga sering mengunggah konten buatannya pada akun Instagram pribadinya.

Menekuni fotografi dan videografi sampai sekarang, Rau kemudian tertantang untuk mengikuti campaign dan challenge dari sejumlah beauty brand terkenal. ”Saya terus kembangkan hobi lewat video-video yang saya posting di medsos,” ujarnya. Dia tidak menyangka, respons dari teman-temannya di Instagram sangat positif. Tidak sedikit di antara mereka yang mulai bertanya mengenai tips and trick untuk berdandan atau memakai make-up.

Pertanyaan-pertanyaan itu selalu dijawab oleh Rau melalui Instagram story. Lama-lama, interaksi Rau dengan teman-temannya di Instagram semakin intens. Mereka bahkan menyarankan Rau mengunggah kontennya di TikTok. ”Saya iseng posting di TikTok dan ternyata benar. Banyak respons positif yang saya terima dan akhirnya sampai sekarang suka posting di TikTok,” jelasnya.

Salah satu kontennya memukau lebih dari 37 juta pengguna TikTok. Rau pun bangga. Apalagi, dia membuat konten itu sendirian. Benar-benar tanpa bantuan orang lain.

Rau juga kemudian mengunggah proses pembuatan kontennya di medsos. Ternyata, video-video BTS alias behind the scene itu memperkuat personal brand-nya sebagai kreator konten. Dia mengakui bahwa menjadi kreator konten all in one tidak mudah.

”Repot banget sebenarnya,” kata Rau. Yang paling merepotkan adalah eksekusi atau proses pengambilan video. Sebab, semua harus diatur seorang diri.

”Kalau take wajah itu kan harus make-up dulu. Pokoknya, harus ekstrasabar,” terangnya. Meski dibuat seorang diri, konten-konten yang Rau unggah di akun medsosnya terkesan dikerjakan oleh banyak orang. Tidak heran, dari konten-konten itu banyak jenama yang kemudian menawarkan kerja sama. Mereka berkolaborasi untuk membuat konten.

Selama berkiprah sebagai kreator konten, Rau mengaku banyak belajar dari kreator konten yang lain. Tidak jarang, mereka berdiskusi dan saling tukar pikiran. Selain itu, dia belajar berbagai teknik pengambilan gambar dan editing video juga dari kreator konten lainnya. Semua itu dia lakoni dengan riang. ”Menurut saya, motivasi yang kuat jadi push kita untuk terus berkarya,” tandasnya. (*)

Reporter: jp group

Play sound