Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5045

Bintan Targetkan Angka Stunting Turun hingga 12,2 Persen

0
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani turun tangan mencampur bahan makanan dalam kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan, yang dilaksanakan di Bhadra Hotel, Kamis (31/8/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten Bintan bekerja keras menurunkan angka stunting.

Berbagai upaya dilakukan mulai mendirinkan rumah asih di Perumahan Taman Surya Indah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam hingga menggelar pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan, yang dilaksanakan di Bhadra Hotel, Kamis (31/8/2023).

Ini semua dilakukan untuk mengejar target penurunan angka stunting hingga 12,2 persen.

Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani mengatakan, persentase angka stunting di Bintan terus menurun. Bila tahun 2021 sekira 20 persen kemudian tahun 2022 turun sekira 2,2 persen menjadi sekira 17,8 persen.

“Tahun ini kita targetkan penurunan angka stunting hingga 12,2 persen,” kata dia usai membuka kegiatan pelatihan yang diikuti 72 orang peserta.

Target yang sudah dipasang, kata dia, bukan sekedar mengejar angan, namun harus diwujudkan dengan kerja keras.

Karenanya, dia mengatakan, semua pihak telah berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Bintan hingga 12,2 persen.

Untuk mewujudkannya, kata dia, diperlukan kolaborasi dan kerja sama semua elemen.

“Ada niat, usaha dan kompak. Tidak bisa sendiri-sendiri, semua harus saling bahu-membahu untuk mencapai target,” kata dia.

BACA JUGA: Fokus Turunkan Angka Stunting, Hafizha Turun ke Desa Kelurahan di Bintan

Menurut dia, pelatihan yang digelar saat ini merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka stunting di Bintan.

Kenapa? Karena ibu-ibu dituntut menyiapkan asupan gizi dan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi balita.

Apalagi, kata dia, sebagian besar Bintan terdiri dari lautan yang kaya hasil laut.

Karenanya, dia meminta para ibu yang memiliki balita semangat dalam mengikuti pelatihan seperti ini dalam upaya mencukupi kebutuhan gizi anak.

“Agar anak-anak kita terhindar dari risiko stunting,” tukasnya. (*)

reporter: slamet

Minim Penerangan Jalan, Rawan Kejahatan

0
Lampu PJU Padam 2 F Cecep Mulayana scaled e1675418692174
Ilustrasi. Lampu penerangan jalan umum di Jalan Laksamana Bintan Sei Panas terlihat padam, Kamis (2/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Warga Bengkong Sadai mengeluhkan minimnya lampu penerangan di sepanjang jalan utama. Warga menilai kawasan tersebut rawan kejahatan, seperti penjambretan, atau perampasan.

Hal ini diungkap warga saat kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas bersama Mapolsek Bengkong, Jumat (1/9) di RT05/RW05, Bengkong Sadai.

“Kami ingin menyampaikan 1 hal yaitu masih kurangnya lampu penerangan jalan di lingkungan kami. Terutama di sepanjang jalan Lytech,” ujar salah seorang warga, Jono.

Jono mengatakan kondisi jalan minim penerangan ini membahayakan bagi pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Sebab, dapat para pejalan kaki berpotensi menjadi korban kejahatan.

BACA JUGA: Jodoh dan Nagoya Rawan Banjir, Ini Komentar Warga

“Harapan kita ini menjadi perhatian. Karena takutnya akan menimbulkan korban,” katanya.

Ia mengaku keluhan minim penerangan ini sudah beberapa kali disampaikan. Namun, hingga kali keluhan wadga twrswbut tidak ditanggapi.

Sementara  Kapolsek Bengkong, AKP Muhammad Rizqi Saputra mengatakan, terkait dengan kurangnya lampu penerangan jalan ini, ia meminta keluhan tersebut disampaikan kepada perangkat RT/RW setempat.

“Sehingga keluhan ini nantinya bisa juga disampaikan ke Kelurahan atau Kecamatan agar diatasi ke pihak terkait,” katanya.

Rizqy juga menghimbau, kepada masyarakat yang berkendara maupun berjalan kaki terutama pada malam hari disepanjang jalan tersebut agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Seperti mengurangi laju kendaraan, menghidupkan lampu kendaraan dan mengenakan helm.

“Akhir kata marilah kita semua untuk bersama-sama saling menjaga situasi kamtibmas di wilayah ini guna terciptanya kehidupan yang aman dan damai,” tutup Rizqy. (*)

reporter: yopi

Di Balik Suksesnya GTRA Summit 2023, Ada Pasukan Orange yang Berperan Penting

0
Pasukan orange dari DLH Karimun ketika mengangkut sampah acara GTRA Summit 2023 di Coastal Area f,TRI HARYONO

batampos – Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reformasi Agraria ( Rakor GTRA) Summit 2023 di Kabupaten Karimun pada Rabu (30/8) lalu, telah usai. Agenda nasional tersebut terbilang sukses dilaksanakan walaupun Presiden Republik Indonesia Jokowidodo batal hadir.

Untuk pembukaan GTRA Summit 2023 digantikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Kepala BPN Hadi Tjahjanto. Turut hadir pula Gubernur Riau.

Namun di balik suksesnya agenda nasional itu, ada peranan pasukan orange yang mengawal kebersihan di tiga titik yang menjadi lokasi perhelatan akbar tersebut.

Adapun tiga lokasi dimaksud yakni Rumah Dinas Bupati Karimun, Jembatan Kuning (Sanur), dan Coastal Area.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun Rita Agustina menuturkan, bahwa tim pasukan orange yang telah diterjunkan 50 orang.

” Alhamdulillah, tiga lokasi sebelum dan sesudah kegiatan steril dari sampah. Saya mengucapkan, terimakasih kepada teman-teman pasukan orange yang siap bekerja secara cepat,” terangnya, Jumat (1/9).

Dari 50 orang pasukan orange yang diterjunkan, yang paling banyak berada di Coastal Area yakni 35 orang. Kemudian, rumah dinas bupati 5 orang, dan Jembatan Kuning 10 orang. Dimana, pasukan orange tersebut bekerja sebelum acara dimulai hingga selesai yang terbagi 3 ship yaitu pagi, siang dan sore hari.

” Armada kita juga telah siap. Jadi, semuanya bersinergi antara pasukan orange dan pengangkut sampah truk maupun mobil pick up yang siap mengantar sampah ke TPA Sememal,” ungkapnya.

Dengan demikian, begitu acara selesai tim pasukan orange langsung bergerak untuk menyapu sampah-sampah yang berada di lokasi tersebut. Sehingga, lokasi tersebut bersih dari sampah acara. Seperti, lokasi di Coastal Area yang cukup banyak sampah di lokasi tersebut mengingat acaranya cukup padat.

BACA JUGA: Pemkab Karimun Serahkan Kendaraan Tosa ke Kelurahan, Bisa untuk Angkut Sampah

” Anda bisa lihat sendiri pasukan kami. Begitu selesai acara, sore harinya kita sapu bersih lokasi Coastal Area. Tapi, tetap diimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Jangan, mentang-mentang selesai acara tetap membuang sampah sembarangkan,” pesannya.

Sementara pantauan di lapangan, para pasukan orange secara perlahan-pahan melakukan pembersihan sampah dengan sapi. Namun, kali ini cukup terlihat berbeda, para pasukan orange menggunakan kaos, sarung tangan dan sepatu yang terlihat baru.

“Dari pimpinan dikasih baru kaos, dan peralatan kebersihan. Penting, kita kerja dan kewajiban pimpinan dipenuhi seperti sarapan, makan minumnya tercukupilah,” ucap salah seorang petugas kebersihan. (*)

reporter: tri haryono

Poster-Spanduk Semakin Banyak Ditempel di Batang Pohon Penghijauan, Terkesan Semrawut

0
spanduk
Ilustrasi. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos– Baliho dan papan iklan, spanduk semakin ramai menempel di bang pohon penghijauan di pinggir jalan. Selain baliho atau plakat promosi usaha, baliho caleg juga banyak dijumpai menempel di pohon penghijauan. Ini tentu memperburuk pemandangan jalan dan juga kesuburan pohon penghijauan. Pohon jadi rapuh dan mudah patah atau tumbang.

Seperti yang terpantau di  Batuaji dan Sagulung,  nyaris tak ada pohon penghijauan di sepanjang jalan yang luput dari tempelan spanduk atau baliho. Spanduk dan baliho tersebut umumnya direkatkan dengan cara dipaku. Ini yang dikuatirkan warga sebab pohon penghijauan jadi kerdil dan keropos. Selama musim penghujan beberapa waktu lalu banyak pohon penghijauan yang tumbang atau patah ke bahu jalan. Bahkan ada yang mencederai pengendara.
“Sudah sering patah dahan pepohonan ini. Ini karena paku-paku iklan itu makanya jadi tak kuat pohon. Sudah keropos jarang dipotong (dahan dan ranting yang menjalar hingga ke baju jalan) lagi ini sangat membahayakan,” kata Jupri, warga Batuaji.
Baliho atau alat kampanye caleg ataupun calon pemimpin daerah nantinya hendaknya tidak memperburuk keadaan ini dengan memasang di pohon penghijauan.
“Sebentar lagi mau Pemilu, jadi kemungkinan akan semakin ramai batang pohon ditenggeri papan iklan ataupun baliho. Semoga itu tidak terjadi demi keindahan jalan dan juga keselamatan bersama,” ujar Andre, warga lainnya. (*)
reporter: eusebius sara

Proses Pematangan Lahan TPU Sei Jago, Tanjunguban Kelar, Tahun Depan Bakal Dibangun Pagar Keliling dan Normalisasi DAS

0
Alat berat saat melakukan pekerjaan pematangan lahan TPU yang berada kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, baru-baru ini. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Proses pematangan lahan di tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, kelar.

“Alhamdulillah sudah selesai,” kata Kadis Perkim Bintan, Mohammad Irzan, Jumat (1/9/2023).

Dalam proses pematangan lahan TPU tersebut, kata dia, sudah sekalian dibuatkan akses jalan dan blok sehingga lahan TPU sudah bisa langsung digunakan.

Namun untuk pastinya pemakaman bisa digunakan, dia menyerahkan ke Pemerintah Kecamatan Bintan Utara untuk membentuk badan pengelola TPU.

“Sudah bisa digunakan tapi nanti dibentuk badan pengelola oleh kecamatan,” kata dia.

Ke depan, kata dia, Dinas Perkim akan mengalokasikan anggaran untuk berbagai pekerjaan di TPU Sei Jago diantaranya pekerjaan pagar keliling dan daerah sudut batas makam.

Tidak hanya itu, kata dia, Dinas Perkim akan melakukan normalisasi daerah aliran sungai (DAS) di utara TPU Sei Jago.

BACA JUGA: Pematangan Lahan TPU Sei Jago Digesa, Targetkan Akhir Agustus Bisa Digunakan

“Normalisasi DAS lebih kurang 300 meter,” kata dia.

Pekerjaan yang juga akan dilakukan tahun depan, kata dia, pengerasan jalan di dalam area makam dan penataan lanskap.

“Kita juga akan membangun gedung tunggu atau musala dan kelengkapannya,” kata dia.

Dengan keterbatasan keuangan daerah, dia mengharapkan, pembangunan TPU Sei Jago dengan metode hybrid yang mengabungkan APBD Kabupaten Bintan dan swadaya masyarakat dalam bentuk hibah.

Tujuannya agar penyelesaian pembangunan TPU Sei Jago Tanjunguban lebih cepat terealisasi. (*)

reporter: slamet

139 PPPK Terima SK Pengangkatan, Walikota Berpesan ASN harus Bekerja Sesuai Aturan

0
IMG 20230901 WA0014 e1693582070610
Wali Kota Batam Rudi saat menyerahkan SK pengangkatan

batampos– Wali Kota Batam menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan kepada 139 pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK), Jumat (1/9).

Rudi mengatakan pengangkatan PPPK teknis ini diharapkan bisa mendorong sistem di pemerintahan Kota Batam menjadi lebih baik.
Tenaga teknis yang menerima SK pengangkatan berjumlah 139 orang. Prosesi penyerahan SK diawali dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja oleh PPPK dan Wali Kota Batam.
Ia mengatakan menjadi tenaga PPPK sudah menjadi bagian dari Pemko Batam. Ia menuturkan tidak mudah untuk menjadi PPPK karena butuh perjuangan dan proses yang cukup panjang.
“Jadilah pegawai yang baik agar menjadi contoh bagi pegawai yang lain. Masuknya susah jangan karena kesalahan sendiri kalian yang rugi. Hati-hatilah dalam bekerja,” pesannya.
Rudi mengungkapkan Batam menurutnya selalu mengusulkan penambahan formasi, guna mengisi kekosongan, sekaligus menaikan status honorer menjadi ASN.
Meskipun hanya dikontrak selama lima tahun, kontrak kerja bisa diperpanjang jika kinerja PPPK baik, begitu juga sebaliknya. Untuk itu, jangan pernah main-main dengan kepercayaan dan amanah yang diberikan.
“Jika penilaian tidak baik maka bisa saja kontrak kerja tidak diperpanjang,” ujarnya.
Rudi menjelaskan terkait dengan penempatan usai ditetapkan sebagai PPPK sesuai dengan formasi yang tersedia. Ia berharap semua ASN yang sudah ditetapkan bisa menjalankan tugas dengan baik di tempat baru.
“Jangan ada yang tidak serius, karena kalian semua digaji negara. Ayo bantu pemerintah Batam untuk mewujudkan kota moderen ke depannya,” pinta Rudi.
Lanjutnya, Pemko Batam berupaya melahirkan ASN yang cakap teknologi, dan memiliki ide kreatif dalam membangun Batam. Pembangunan belum usai, jalan yang saat ini dibangun, masih harus terus dilanjutkan.
Pembangunan Kota Batam yang dilakukan Pemko Batam dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Jika perekonomian di Kota Batam meningkat tentunya akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.
Sebagai bagian dari Pemko Batam, harus menjadi penyambung lidah pemerintah. Bukan memutuskan informasi kepada masyarakat.
Sebagai pemimpin Batam, Rudi menegaskan tujuannya membangun Batam, agar Batam ini maju dan rakyatnya sejahtera.
“Batam ini milik kalian dan pembangunan Batam harus kalian selesaikan. Mari bersatu, kita bangun semua. Kita ambil momentum bagus ini untuk membangun Batam dan tidak boleh kita lewatkan. Kita bangun Kota Batam untuk kebahagian anak cucu kita,” katanya mengakhiri sambutan.
Kepala BKPSDM Kota Batam, Hasnah yang diwakili oleh Sekretaris BKPSDM Kota Batam, Ratnawati menyampaikan SK diserahkan kepada 139.
Usai dilantik, ASN ini akan mendapatkan penyesuaian dari gaji, dan lainnya usai satu bulan bertugas. ASN mendapatkan gaji sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.
Penempatan 139 ASN ini tersebar di 28 organisasi perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan pemerintah Kota Batam.
“Ini khusus yang tenaga teknis saja. Kalau guru kan sudah beberapa waktu lalu. Saya mengucapkan selamat bekerja dan bekerjalah dengan jujur dan ikhlas,” tutupnya. (*)
reporter: yulitavia

139 PPPK Terima SK Pengangkatan, Walikota Berpesan ASN harus Bekerja Sesuai Aturan

0
IMG 20230901 WA0014 e1693582070610
Wali Kota Batam Rudi saat menyerahkan SK pengangkatan

batampos– Wali Kota Batam menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan kepada 139 pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK), Jumat (1/9).

Rudi mengatakan pengangkatan PPPK teknis ini diharapkan bisa mendorong sistem di pemerintahan Kota Batam menjadi lebih baik.
Tenaga teknis yang menerima SK pengangkatan berjumlah 139 orang. Prosesi penyerahan SK diawali dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja oleh PPPK dan Wali Kota Batam.
Ia mengatakan menjadi tenaga PPPK sudah menjadi bagian dari Pemko Batam. Ia menuturkan tidak mudah untuk menjadi PPPK karena butuh perjuangan dan proses yang cukup panjang.
“Jadilah pegawai yang baik agar menjadi contoh bagi pegawai yang lain. Masuknya susah jangan karena kesalahan sendiri kalian yang rugi. Hati-hatilah dalam bekerja,” pesannya.
Rudi mengungkapkan Batam menurutnya selalu mengusulkan penambahan formasi, guna mengisi kekosongan, sekaligus menaikan status honorer menjadi ASN.
Meskipun hanya dikontrak selama lima tahun, kontrak kerja bisa diperpanjang jika kinerja PPPK baik, begitu juga sebaliknya. Untuk itu, jangan pernah main-main dengan kepercayaan dan amanah yang diberikan.
“Jika penilaian tidak baik maka bisa saja kontrak kerja tidak diperpanjang,” ujarnya.
Rudi menjelaskan terkait dengan penempatan usai ditetapkan sebagai PPPK sesuai dengan formasi yang tersedia. Ia berharap semua ASN yang sudah ditetapkan bisa menjalankan tugas dengan baik di tempat baru.
“Jangan ada yang tidak serius, karena kalian semua digaji negara. Ayo bantu pemerintah Batam untuk mewujudkan kota moderen ke depannya,” pinta Rudi.
Lanjutnya, Pemko Batam berupaya melahirkan ASN yang cakap teknologi, dan memiliki ide kreatif dalam membangun Batam. Pembangunan belum usai, jalan yang saat ini dibangun, masih harus terus dilanjutkan.
Pembangunan Kota Batam yang dilakukan Pemko Batam dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Jika perekonomian di Kota Batam meningkat tentunya akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.
Sebagai bagian dari Pemko Batam, harus menjadi penyambung lidah pemerintah. Bukan memutuskan informasi kepada masyarakat.
Sebagai pemimpin Batam, Rudi menegaskan tujuannya membangun Batam, agar Batam ini maju dan rakyatnya sejahtera.
“Batam ini milik kalian dan pembangunan Batam harus kalian selesaikan. Mari bersatu, kita bangun semua. Kita ambil momentum bagus ini untuk membangun Batam dan tidak boleh kita lewatkan. Kita bangun Kota Batam untuk kebahagian anak cucu kita,” katanya mengakhiri sambutan.
Kepala BKPSDM Kota Batam, Hasnah yang diwakili oleh Sekretaris BKPSDM Kota Batam, Ratnawati menyampaikan SK diserahkan kepada 139.
Usai dilantik, ASN ini akan mendapatkan penyesuaian dari gaji, dan lainnya usai satu bulan bertugas. ASN mendapatkan gaji sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.
Penempatan 139 ASN ini tersebar di 28 organisasi perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan pemerintah Kota Batam.
“Ini khusus yang tenaga teknis saja. Kalau guru kan sudah beberapa waktu lalu. Saya mengucapkan selamat bekerja dan bekerjalah dengan jujur dan ikhlas,” tutupnya. (*)
reporter: yulitavia

Pengusaha Hiburan Berinisial AM Diduga Ikut Bantu Aksi Love Scamming di Batam 

0
image1 8 scaled e1693362940767
Polisi menggerebek lokasi sindikat love scamming, judi online, dan pemerasan di Kawasan Batam Kota, Selasa (29/8). F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos-Jaringan kejahatan internasional love scamming di Batam disinyalir dibantu oleh salah seorang pengusaha hiburan malam dan hotel di Batam. Bahkan, praktik love scamming tersebut disediakan di hotel pengusaha hiburan berinisial AM tersebut.

Informasi yang didapatkan, praktik love scamming itu dilakukan di hotel milik pengusaha di kawasan Nagoya, Lubukbaja. Pengusaha menyediakan lokasi khusus di lantai IV hotel.

“Memang setiap akhir pekan, lantau IV itu disediakan khusus buat mereka. Semuanya orang Thiongkok,” ujar salah seorang room service hotel tersebut.

Pada akhir pekan, ia bisa mendapatkan uang tip mencapai jutaan rupiah dari warga Thiongkok tersebut.

BACA JUGA: Love Scamming Beroperasi di Kosan Elit, Bermodus Usaha Properti

“Mereka selalu ngasih tip. Sudah hampir 2 bulanan ini mereka ke hotel,” katanya.

Selain hotel ini, aksi love scamming tersebut dilakukan Ruko Komplek Sakura Permai, dan di Hotel Musik, Batuampar.

Pantauan di Ruko Komplek Sakura Permai, polisi menyegelnya. Di depan ruko berlangai IV tersebut terpasang plank bertuliskan PT Mitra Usaha Property.

Sementara di samping ruko berjarak 30 meter beroperasi Hotel Musik. Namun, saat ini tak ada aktivitas terlihat di sekitar lokasi.

“Itu kosan elit. Saya sering lihat orang Thionghoa, bahkan pernah nginap disini,” ujar resepsionis Hotel Musik.

Wanita ini menjelaskan segala keperluan dan kebutuhan pelaku love sceaming itu diurus dan ditanggung oleh pengurus ruko tersebut.

“Sudah 2 bulan ini saya lihat mereka di kosan itu. Beberapa kali, mereka mesan grab dari depan hotel, mau ke mall,” katanya.

Resepsionis ini juga mengaku tidak mengetahui penyebab pasti ruko tersebut disegel polisi. “Saya tidak tau apa masalahnya,” tutupnya. (*)

reporter: tim redaksi

Teknik Geomatika Polibatam Raih Akreditasi ABET

0
F Polibatam raih akreditas dari ABET F Polibatam 1 222222
Mahasiwa-mahasiswi sedang melaksanakan proses PBM di Prodi Teknik Geomatikan Polibatam. F Polibatam

Prodi Vokasi Pertama Terakreditasi ABET

batampos – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pertama di Kepri, Politeknik Negeri Batam (Polibatam) pada semester kedua tahun 2023  ini kembali mencetak prestasi. Kali ini penghargaan level internasional dengan berhasilnya Program Studi (Prodi) Teknik Geomatika (Geomatics Technology) menjadi prodi vokasi pertama yang terakreditasi oleh Internasional Acreditation Board for Engineering and Technology (ABET).

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Kepala Program Studi Teknik Geomatika Polibatam, Ir Farouki Dinda Rassarandi ST MEng menyebutkan, ABET adalah badan akreditasi level internasional yang berkedudukan negeri  Paman Sam, Amerika Serikat (AS).  Dan kabar gembira yang sudah sejak tahun 2021 ditunggu civitas academica Polibatam ini pun akhirnya keluar Jumat (1/9/2023).

BACA JUGA: Uuf Brajawidagda ST MT PhD, Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam)

Hasil keputusan dari lembaga ABET menyebutkan bahwa hasil akreditasi untuk Prodi Teknik Geomatika berstatus “Full Accredited” dengan tidak ada Sortcoming Found yang bermakna. Selain itu, tidak ada kekurangan sedikitpun untuk prodi ini yang berlaku hingga 30 September 2029 mendatang.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Ditambahkannya, Prodi Teknik Geomatika ini menjadi prodi vokasi pertama yang terakreditasi ABET.

BACA JUGA: DR Ir Priyono Eko Sanyoto DEA IPU, Accountable Manager AMTO Polibatam

Farouki memaparkan, perjuangan meraih akreditasi dari ABE ini dimulai  pada tahun 2021 lalu. Umum diketahui, Polibatam konsisten dengan visinya menghasilkan generasi baru yang bermutu, adaptif, inovatif, dan bermitra erat dengan industri dan masyarakat. Ini diwujudkan dengan mengajukan Prodi Teknik Geomatika yang merupakan bagian dari Jurusan Teknik Informatika Polibatam ke badan akreditasi internasional, ABET.

Perjuangan berikut dilanjutkan dengan melakukan asesmen kecukupan (readiness), pendaftaran formal ke board of accreditation/ certification, pengajuan dokumen akreditasi, visitasi atau asesmen lapangan meliputi proses penilaian yang terbagi dari tur lab secara daring. Kemudian persiapan materi-materi dan sumber daya, dan pedoman di masing-masing elemen yang mendukung proses bisnis di Prodi Teknik Geomatika. Upaya dan kerja keras seluruh sistem di Polibatam tidak sia-sia. Puncak perjuangan yang membanggakan Kepri dan Indonesia ini mehasilkan akreditasi dari ABET.

Sedangan point utama ABET memberikan akreditasi mencakup student, PEO (Program Educational Objectives), Student Outcomes, Continuous Improvement, Curriculum, Faculty, Facilities, dan Institutional Support.

Adapun kekuatan Teknik Geomatika Polibatam adalah penerapan Kampus PBL (Problem Based Learning) dengan framework CDIO (Conceive-Design-Implement-Operate). Ini dapat menampung kebutuhan industri dan pemerintah daerah dan dunia internasional. Diharap, akreditasi internasional telah diraih dapat meningkatkan kepercayaan dan kecakapan mahasiswa, kepercayaan tinggi lulusan, dan pastinya meningkatkan reputasi institusi penyelenggara program studi.

Pasca pengakuan ABET ini, proses pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di prodi ini semakin kuat guna menjalankan pengembangan pendidikan dan dievaluasi hasil setiap pembelajaran untuk menjaga continious improvement (pengembangan berkelanjutan).

Capaian prestasi ini membuat lulusan prodi ini akan memiliki peluang besar bersaing di pasar kerja nasional dan internasional. (*)

 Reporter: Suprizal Tanjung

Perayaan Mid Autumn Festival 2023 di Mega Mall Batam Center

0

 

Perkumpulan Teochew Batam (PTB) akan mengadakan kegiatan Lomba-Lomba dalam rangka Perayaan Mid Autumn Festival 2023. Acara Festival ini akan dibuka resmi dan dimeriahkan dengan pertunjukan Barongsai pada tanggal 17 September 2023 di Atrium Barat Mega Mall, pukul 10.00 WIB.

mooncake

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perayaan Mid Autumn atau sering disebut Mooncake Festival sudah menjadi tradisi dalam Budaya Tionghoa sejak lama.

Walaupun terdapat berbagai versi cerita asal usul perayaan ini, namun salah satu alasan Leluhur Tionghoa merayakan Mid Autumn ini adalah berdasarkan pengamatan bahwa Bulan Purnama di Malam Festival Zhong Qiu (Mid Autumn) atau Bulan Purnama di pertengahan musim gugur merupakan Bulan Purnama yang paling terang dan paling bulat diantara Bulan Purnama pada musim-musim lainnya.

Terang dan bulatnya Bulan Purnama sering juga membuat orang-orang zaman dahulu mengingat keluarga yang berada di tempat yang jauh, rasa rindu terhadap keluarga dan harapan untuk berkumpul dengan sanak keluarga maupun sahabat-sahabat pada malam yang terang.

Sehingga masyarakat Tionghoa sering melakukan kegiatan berkumpul bersama keluarga maupun sahabat. Biasanya di bulan Mid Autumn ini juga sering masyarakat Tionghoa sering memberikan bingkisan berupa Kue Bulan kepada keluarga dan sahabat.

Bulan Purnama di Mid Autumn tahun ini jatuh pada tanggal 29 September 2023. Acara Festival yang di rencanakan oleh PTB tahun ini tidak hanya acara 1 hari, namun atas dukungan dan kerjasama dengan pihak Mega Mall, acara tahun ini di gelar 14 hari termasuk ada kegiatan bazaar & kegiatan tambahan lomba-lomba lainnya.

Acara penutupan diadakan pada hari Sabtu, 30 September, sore. Tim panitia PTB akan hadir di setiap akhir pekan, berkumpul bersama anak-anak, remaja, dewasa dan lansia dalam moment acara lomba-lomba yang telah di rencanakan.

Lebih Kurang 10 Jenis Lomba di rancang untuk seluruh kategori usia dari anak-anak hingga lansia.

“Untuk informasi lanjut mengenai lomba, dapat menghubungi panitia PTB bidang seni budaya melalui WA ke 081364966615,” ujar ibu Nurhayati selaku ketua bidang seni budaya Perkumpulan Teochew Batam.

Menurut ibu Deasy, wakil ketua bidang seni budaya Perkumpulan Teochew Batam, tujuan pengadaan kegiatan ini adalah salah satu bentuk pelestarian Slseni dan budaya Tionghoa. Melalui ajang ini kita akan memperkenalkan kepada anak-anak dan masyarakat terutama generasi penerus untuk mengenal kembali acara-acara atau festival-festival yang umumnya di rayakan oleh masyarakat tionghoa, sekaligus memberikan motivasi dan kesempatan dalam belajar, berlatih dan berkreasi.

Informasi dari salah satu koordinator acara bapak Rodi Kwok, sudah ada peserta yang daftar untuk lomba-lomba, namun masih tersedia kuota.

Yang sudah mendaftar tidak hanya peserta dari Kota Batam, namun juga ada yang dari luar Batam, seperti lomba karaoke mandarin kategori dewasa.

Melihat semangat calon peserta, kami tim panitia selaku penyelenggara juga menjadi semangat dan akan berusaha merancang acara sebaik mungkin.

Lomba Weiqi / Igo / Catur Tiongkok Kuno yang baru-baru ini hadir di Batam, juga mendapat sejumlah peserta yang telah mendaftarkan diri. Lomba lain seperti Lomba bercerita asal usul festival dalam Bahasa Indonesia, Lomba Melantun Puisi Tang (TangShi) dalam bahasa Mandarin. Lomba menyanyi Lagu mandarin kategory Remaja dan Dewasa, Lomba Fashion Show Tema Cheongsam/Oriental Kategory TK hingga SMP, Lomba Line Dance per Group juga turut di adakan.

Salah satu acara yang menarik juga diadakan pada hari Sabtu, tanggal 23 September Pukul 13.00WIB yaitu TalkShow & Pemaparan sekaligus Kuis Berhadiah dengan Tema atau Topik yang berhubungan dengan Festival Budaya Tionghoa.

Panitia mengundang narasumber dari organisasi BMTI Ibu Savatri yang selama ini sudah berpengalaman dan berkecimpung di Pendidikan dan Budaya Tionghoa. Untuk Moderator dan Juri kami masih belum memastikan siapa sosok yang akan hadir.

Masyarakat yang belum tahu apa itu teka-teki lampion yang sangat popular di Festival Mid Autumn, silakan bisa hadir di tanggal 17 September 2023. Seluruh Hadirin memiliki kesempatan untuk menebak jawaban teka teki tersebut dan akan mendapatkan souvenier dari juri. Semoga melalui ajang ini masyarakat dapat berkumpul, merasakan kehangatan, menjalin ramah tamah antar sahabat, keluarga, kerabat, dan sebagainya yang lazim dilakukan leluhur Tionghoa pada zaman dahulu. (*)