Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 505

PGN Bangun 10 Ribu Sambungan Jargas di Batam, Dimulai Maret

0
Pengecekan jaringan gas di salah rumah warga di Batam.

batampos – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam menargetkan pembangunan 10.000 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga sepanjang tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat sekaligus mendukung energi bersih di Kota Batam.

Sales Head Area PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan pembangunan jargas tersebut akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2026.

“Pembangunan 10.000 sambungan jargas ini dilakukan bertahap dan ditargetkan selesai dalam tahun 2026,” ujar Wendi, Jumat (23/1).

Untuk tahap awal, pemasangan jaringan gas rumah tangga direncanakan mulai Maret 2026. Saat ini, PGN Batam masih menuntaskan proses pengiriman material sebagai persiapan pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan

“Perkiraan Maret sudah mulai pemasangan. Saat ini kami sedang dalam proses pengiriman material,” jelasnya.

Adapun pembangunan jargas tahap awal akan difokuskan di tiga kecamatan, yakni Batuaji, Sagulung, dan Batam Kota. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar dari sisi jumlah rumah tangga serta kesiapan infrastruktur pendukung.

Hingga Desember 2025, PGN Batam mencatat jumlah pelanggan jargas rumah tangga telah mencapai 8.829 pelanggan. Jaringan tersebut tersebar di 30 perumahan yang berada di Kecamatan Batuai, Sagulung, dan Batam Kota.

Dalam lima tahun ke depan, PGN Batam menargetkan jumlah pelanggan jargas di Batam dapat mencapai 250 ribu sambungan rumah. Untuk mencapai target tersebut, PGN telah menyiapkan sejumlah strategi.

“Strategi kami antara lain melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keuntungan menggunakan gas bumi, berkoordinasi dengan perangkat setempat untuk mempermudah pendaftaran calon pelanggan, serta memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan,” papar Wendi.

Baca Juga: Kebakaran Dekat Landasan Pacu Bandara Hang Nadim Batam, Operasional Tetap Aman

Ia menambahkan, hingga saat ini belum terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan program jargas di Batam. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat serta sinergi yang terjalin baik antara PGN, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait.

“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada kendala berarti karena adanya sinergi yang baik antara PGN, masyarakat, dan stakeholder,” pungkasnya. (*)

Artikel PGN Bangun 10 Ribu Sambungan Jargas di Batam, Dimulai Maret pertama kali tampil pada Metropolis.

Program Magang Mahasiswa 2026, Kemenag Batam Tunggu Petunjuk Teknis

0
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan. F. Dok. Batam Pos

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali membuka program magang mahasiswa tahun 2026 sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi. Program ini berlaku secara nasional dan memberi kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan pemerintahan, khususnya sektor keagamaan.

Namun hingga saat ini, Kantor Kemenag Kota Batam belum menerima edaran resmi dari Kemenag RI terkait teknis pelaksanaan program magang 2026 di tingkat daerah.

Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, menjelaskan bahwa kebijakan program magang Kemenag selama ini ditetapkan oleh pemerintah pusat dan diberlakukan secara nasional. Daerah, kata dia, hanya menjalankan kebijakan setelah menerima surat edaran resmi.

Baca Juga: Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan

“Untuk Kemenag Kota Batam, sampai sekarang belum ada pengumuman resmi yang dirilis secara khusus. Biasanya kebijakan magang ditetapkan oleh Kemenag RI dan berlaku nasional,” ujar Budi, Jumat (23/1).

Ia menjelaskan, selama ini program magang Kemenag menggunakan skema magang mandiri mahasiswa melalui rekomendasi resmi dari perguruan tinggi. Pola tersebut juga diterapkan di Kemenag Kota Batam.

“Mahasiswa mengajukan permohonan melalui kampus masing-masing. Kampus mengirimkan surat resmi ke Kemenag, lalu kami proses sesuai kebutuhan unit kerja,” jelasnya.

Dalam praktiknya, Kemenag Kota Batam rutin menerima mahasiswa magang dan menempatkan mereka di berbagai unit kerja strategis. Di antaranya Seksi Pendidikan Madrasah, Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Tata Usaha, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Kota Batam.

“Penempatan disesuaikan dengan kebutuhan unit dan latar belakang pendidikan mahasiswa,” tambah Budi.

Baca Juga: Pelaku Usaha Malaysia Bidik Manufaktur Batam

Lebih lanjut, Budi menyebut berdasarkan informasi sementara yang diterima, Kemenag RI telah membuka pendaftaran magang melalui aplikasi resmi dengan batas waktu hingga April 2026. Meski demikian, detail teknis seperti kuota, mekanisme seleksi, serta penempatan di daerah masih menunggu petunjuk resmi dari pusat.

“Informasi sementara yang kami terima, pendaftaran sudah dibuka lewat aplikasi dan berlangsung sampai April. Tapi ini masih menunggu edaran resmi,” katanya.

Ia pun mengimbau mahasiswa untuk bersabar dan hanya mengikuti informasi yang disampaikan melalui kanal resmi Kemenag RI maupun Kemenag daerah.

“Kalau edaran resminya sudah keluar, pasti akan kami sampaikan ke publik,” pungkasnya. (*)

Artikel Program Magang Mahasiswa 2026, Kemenag Batam Tunggu Petunjuk Teknis pertama kali tampil pada Metropolis.

Aturan Baru, Registrasi Kartu Seluler Wajib Pakai Pengenalan Wajah

0
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid. (Humas Kementerian Komdigi)

batampos – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan ketentuan baru terkait registrasi kartu seluler yang memberikan kewenangan penuh kepada masyarakat untuk mengelola seluruh nomor seluler yang terdaftar atas identitas mereka. Kebijakan ini menjadi langkah konkret dalam mempersempit ruang gerak penipuan digital dan berbagai bentuk kejahatan siber.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi melalui Jaringan Bergerak Seluler.

Melalui regulasi ini, pemerintah menutup celah penggunaan nomor tanpa identitas yang selama ini kerap dimanfaatkan untuk aktivitas penipuan, penyebaran spam, serta penyalahgunaan data pribadi, sekaligus memastikan setiap nomor seluler memiliki pertanggungjawaban hukum yang jelas.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan bahwa kebijakan registrasi kartu seluler kini tidak lagi sekadar bersifat administratif, melainkan menjadi instrumen utama dalam melindungi masyarakat di ruang digital.

“Registrasi pelanggan jasa telekomunikasi wajib dilakukan dengan prinsip mengenal pelanggan (KYC) yang akurat dan bertanggung jawab, termasuk penggunaan teknologi biometrik pengenalan wajah untuk memastikan identitas pelanggan yang sah dan berhak,” jelas Menteri Meutya di Davos, Swiss, Jumat (23/1).

Melalui penerbitan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026, Meutya menyampaikan komitmen Komdigi untuk membangun ekosistem telekomunikasi nasional yang lebih aman, transparan, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

“Registrasi berbasis biometrik, pembatasan kepemilikan nomor, serta hak masyarakat untuk mengecek dan mengendalikan nomor atas identitasnya menjadi fondasi penting dalam mempersempit ruang kejahatan digital di Indonesia,” tuturnya.

Dalam aturan ini, pemerintah juga menetapkan bahwa kartu perdana hanya boleh diedarkan dalam kondisi tidak aktif. Aktivasi baru dapat dilakukan setelah proses registrasi yang telah tervalidasi, guna mencegah peredaran nomor aktif tanpa identitas yang jelas.

Ketentuan registrasi mengatur bahwa Warga Negara Indonesia wajib menggunakan NIK dan data biometrik berupa pengenalan wajah. Sementara itu, Warga Negara Asing diwajibkan menggunakan paspor serta dokumen izin tinggal yang sah. Untuk pelanggan berusia di bawah 17 tahun, proses registrasi dilakukan dengan melibatkan identitas dan biometrik kepala keluarga.

Pemerintah juga membatasi kepemilikan maksimal tiga nomor prabayar untuk setiap identitas pelanggan pada masing-masing penyelenggara jasa telekomunikasi. Pembatasan ini ditujukan untuk menekan praktik penyalahgunaan identitas dan kepemilikan nomor dalam jumlah besar.

Selain itu, penyelenggara layanan diwajibkan menyediakan fasilitas pengecekan nomor agar masyarakat dapat mengetahui seluruh nomor seluler yang terdaftar atas identitas mereka. Jika ditemukan nomor yang digunakan tanpa persetujuan, pelanggan berhak mengajukan pemblokiran.

“Kebijakan tersebut juga mencakup mekanisme pengaduan nomor seluler yang disalahgunakan untuk tindak pidana atau perbuatan melanggar hukum. Nomor yang terbukti disalahgunakan wajib dinonaktifkan oleh penyelenggara jasa telekomunikasi,” ungkapnya.

Dari sisi pelindungan data pribadi, pemerintah menegaskan bahwa keamanan dan kerahasiaan data pelanggan menjadi tanggung jawab utama penyelenggara jasa telekomunikasi. Hal ini mencakup penerapan standar internasional keamanan informasi serta sistem pencegahan penipuan.

“Pemerintah memastikan adanya fasilitas registrasi ulang, khususnya bagi pelanggan yang sebelumnya terdaftar menggunakan NIK dan Kartu Keluarga, agar dapat beralih ke sistem registrasi berbasis biometrik sesuai ketentuan terbaru,” tandasnya.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, sanksi administratif akan dikenakan kepada penyelenggara jasa telekomunikasi yang melanggar ketentuan registrasi, tanpa menghapus kewajiban untuk melakukan perbaikan atas pelanggaran yang terjadi.(*)

Artikel Aturan Baru, Registrasi Kartu Seluler Wajib Pakai Pengenalan Wajah pertama kali tampil pada News.

Kasus Ledakan Kapal Federal II Masuk Tahap Satu, 7 Tersangka Dicekal

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos – Penyidikan kasus ledakan kapal Federal II di galangan PT ASL Shipyard memasuki perkembangan baru. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, menyatakan berkas perkara telah dilimpahkan.

“Berkas kasus Federal II sudah tahap satu,” ujar Kompol Debby di Polresta Barelang, Jumat (23/1).

Ia menegaskan meski para tersangka tidak dilakukan penahanan, proses hukum tetap berjalan dan menjadi perhatian serius penyidik.

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan tujuh orang tersangka. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA). Seluruh tersangka telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Baca Juga: Nama Kasubdit Tipikor Polda Kepri Dicatut, Kirim Pesan ke Pejabat yang Tengah Diperiksa

Kompol Debby memastikan ketujuh tersangka masih dikenakan pencekalan. “Tujuh tersangka masih dicekal. Cekal pasti ada,” tegasnya.

Pencekalan dilakukan guna memastikan para tersangka tetap berada di wilayah hukum Indonesia selama proses hukum berlangsung.

Terkait tidak dilakukannya penahanan, Debby menjelaskan hal tersebut berdasarkan pertimbangan penyidik serta adanya permohonan dari kuasa hukum para tersangka.

“Tersangka tidak dilakukan penahanan karena kooperatif dan ada permohonan dari kuasa hukum,” jelasnya.

Meski demikian, kepolisian menegaskan status hukum para tersangka tidak berubah. Mereka tetap wajib memenuhi panggilan penyidik dan mengikuti seluruh proses hukum hingga perkara dinyatakan tuntas.

Baca Juga: Jalur Mukakuning–Tembesi Macet dan Rawan Kecelakaan, Masyarakat Desak Pelebaran Jalan

Kompol Debby juga mengungkapkan bahwa kasus ledakan maut ini masih menjadi atensi kepolisian.

Seperti diketahui, ledakan kapal Federal II terjadi pada 15 Oktober 2025 saat proses perbaikan berlangsung di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 14 pekerja dan melukai belasan lainnya.

Peristiwa ini memicu sorotan luas terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di industri galangan kapal Batam. (*)

Artikel Kasus Ledakan Kapal Federal II Masuk Tahap Satu, 7 Tersangka Dicekal pertama kali tampil pada Metropolis.

Minat Properti di Batam Stabil Awal Tahun, Pasar End User Tetap Kuat

0
Ilustrasi. Perumahan di bilangan Batamcentre. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Di tengah tren masyarakat yang mulai melirik investasi emas, minat terhadap properti di Kota Batam pada awal tahun ini dinilai masih relatif stabil. Real Estate Indonesia (REI) Batam menyebut, sektor properti khususnya untuk segmen menengah ke bawah masih menunjukkan kondisi yang cukup baik.

Ketua REI Batam, Robinson Tan, mengatakan mayoritas pengembang yang tergabung dalam REI Batam memasarkan hunian untuk konsumen akhir atau end user, bukan semata untuk kebutuhan investasi.

“Kalau di anggota REI, boleh dikatakan mayoritas jual ke end user. Jadi konsumen membeli rumah bukan karena investasi, tapi memang karena kebutuhan,” ujar Robinson, Jumat (23/1).

Baca Juga: Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pasar properti di segmen menengah ke bawah masih cukup kuat. Sementara itu, segmen menengah ke atas yang sebagian pembelinya berorientasi investasi, dinilai berpotensi terdampak tren investasi lain seperti emas, meski pengaruhnya tidak signifikan.

“Mungkin segmen menengah atas yang ada sebagian untuk investasi bisa berpengaruh, tapi secara keseluruhan tidak signifikan,” jelasnya.

Robinson menambahkan, kondisi pasar properti Batam saat ini masih cenderung sama seperti tahun lalu. Namun, pihaknya masih akan memantau perkembangan pasar pada kuartal pertama tahun ini untuk melihat respons masyarakat.

“Market masih seperti tahun lalu, tapi kita masih pantau di kuartal satu dulu bagaimana reaksi pasar,” katanya.

Terkait isu nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) yang fluktuatif, Robinson memastikan hingga kini belum ada laporan dari anggota REI Batam mengenai dampaknya terhadap penjualan properti.

Baca Juga: Jalur Mukakuning–Tembesi Macet dan Rawan Kecelakaan, Masyarakat Desak Pelebaran Jalan

“Sejauh ini belum ada laporan dari anggota kita mengenai pengaruh nilai tukar USD,” ujarnya.

Adapun jika terjadi kenaikan harga jual properti, Robinson menegaskan hal tersebut bukan disebabkan oleh faktor kurs, melainkan kenaikan biaya produksi yang bersifat normal.

“Kalau ada kenaikan harga jual, itu karena material dan UMK naik, sehingga biaya produksi ikut naik dan ada penyesuaian harga,” jelasnya.

Ia juga menegaskan hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan harga properti yang disebabkan oleh pelemahan atau penguatan nilai tukar.“Sementara ini belum kelihatan lonjakan kenaikan harga karena kurs,” tutup Robinson. (*)

Artikel Minat Properti di Batam Stabil Awal Tahun, Pasar End User Tetap Kuat pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebakaran Dekat Landasan Pacu Bandara Hang Nadim Batam, Operasional Tetap Aman

0
Personel Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim memadamkan api yang melalap kawasan KKOP Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kamis (22/1) malam. F. Istimewa

batampos – Kebakaran yang terjadi di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, berhasil dipadamkan berkat respons cepat Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim. Meski lokasi kebakaran berada di medan sulit dan dekat dengan landasan pacu, api dapat dikendalikan tanpa mengganggu aktivitas penerbangan.

Peristiwa kebakaran terjadi di area timur landasan pacu Bandara Internasional Hang Nadim, sekitar 150 meter dari pagar perimeter bandara, Kamis (22/1) malam. Lokasi tersebut merupakan zona vital keselamatan penerbangan yang berpotensi menimbulkan gangguan operasional jika tidak segera ditangani.

Komandan Lanud Hang Nadim, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla, memimpin langsung upaya pemadaman bersama personel gabungan. Tim terdiri dari personel Lanud Hang Nadim, Aviation Security (Avsec), serta Petugas Pemadam Kebakaran (PK) Bandara.

Baca Juga: Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan

Meski medan menuju titik api tergolong sulit dijangkau, sinergi lintas unsur memungkinkan proses pemadaman berjalan efektif hingga api berhasil dikendalikan.

“Wilayah KKOP merupakan area vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan. Setiap potensi gangguan harus ditangani secara cepat dan terukur,” ujar Letkol Pnb Hendro.

Ia menegaskan, Lanud Hang Nadim memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan keselamatan Bandara Internasional Hang Nadim, baik dari sisi operasional penerbangan maupun aspek pertahanan negara.

Dengan penanganan cepat tersebut, dampak kebakaran dapat diminimalisasi sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan yang berlangsung di Bandara Hang Nadim.

Baca Juga: BAZNAS Batam Resmikan Z-Corner, UMKM Mustahik Dibina Jadi Mandiri

Bandara Internasional Hang Nadim sendiri merupakan salah satu bandara strategis di Indonesia dengan panjang landasan pacu mencapai 4.025 meter. Runway tersebut menjadikannya bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia dan kedua terpanjang di Asia Tenggara.

Menurut Hendro, keberadaan Bandara Internasional Batam memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi komersial, tetapi juga dari aspek pertahanan dan keamanan nasional.

“Oleh karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama menjaga Bandara Internasional Batam dari berbagai potensi ancaman, baik yang dapat mengganggu keamanan maupun kelancaran operasional penerbangan,” tegasnya. (*)

Artikel Kebakaran Dekat Landasan Pacu Bandara Hang Nadim Batam, Operasional Tetap Aman pertama kali tampil pada Metropolis.

6 Shio yang Diprediksi Mendapatkan Keberuntungan Besar Hari Ini

0
Shi hari ini, Sabtu, 24 Januari 2026. (Freepik)

batampos – Hari Sabtu jatuh pada Hari Menerima dengan elemen Anjing Tanah yang menjelaskan apa manfaat yang ditawarkan.

Hari Menerima tidak mendorong seseorang untuk bertindak agresif atau mengambil langkah berani.

6 Shio Diprediksi Mendapatkan Keberuntungan Besar pada 24 Januari 2026 dikutip dari yourtango.com:

1. Anjing
Kamu merasa jauh lebih rileks soal keuangan. Itu menjadi tanda bahwa sesuatu telah berubah.

2. Kerbau
Kamu menyikapi keuangan dengan cara yang hati – hati. Pendekatan ini benar – benar membuahkan hasil.

3. Ular
Kamu sadar betapa jauhnya kamu berkembang dalam mengelola uang. Kamu semakin cepat mengenali hal – hal yang tidak layak menghabiskan energi kamu.

4. Kelinci
Kekhawatiran soal uang terasa ringan. Kamu yakin bahwa kondisi sangat baik saat ini.

5. Monyet
Kamu melihat sebuah peluang dengan membiarkannya sejenak. Kamu mengakhiri hari dengan perasaan lebih maju.

6. Babi
Hari Sabtu memberi ganjaran dari tidak memaksa kemajuan sebelum waktunya. Kamu bekerja keras tanpa memikirkan apapun.

Ramalan shio 24 Januari 2026 dengan memberikan ketenangan pada keberuntungan untuk datang bagi enam shio diatas.(*)

Artikel 6 Shio yang Diprediksi Mendapatkan Keberuntungan Besar Hari Ini pertama kali tampil pada Lifestyle.

Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan

0
Kepala Disparbud dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyambut kedatangan salah satu tamu dari Malaysia dengan mengalungkan bunga selamat datang. F. Istimewa

batampos – Kota Batam kembali dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan korporasi internasional. Kali ini, Perbadanan Tabung Pendidikan Tinggi Nasional (PTPTN) Malaysia memilih Batam sebagai lokasi pertemuan strategis, sekaligus menegaskan posisi kota ini sebagai destinasi wisata Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) unggulan di Indonesia.

Kehadiran rombongan PTPTN Malaysia disambut langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, bersama Ketua Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepri, Novianto, serta Founder Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (ASPABRI), Surya Wijaya, Jumat (23/1/2026).

Rombongan yang berjumlah 15 orang tersebut dijadwalkan menjalani sejumlah agenda perusahaan, termasuk pertemuan internal dan diskusi strategis, yang dipusatkan di Montigo Resort Batam hingga 26 Januari 2026.

Baca Juga: Pelaku Usaha Malaysia Bidik Manufaktur Batam

Dalam rombongan itu turut hadir Pengurus Besar Kanan PTPTN Malaysia, Wan Zawiyah Binti Wan Abubakar, serta General Manager Media Prima OMNIA, Sanaz Bin Md Azali, yang membawahi sejumlah media besar di Malaysia, termasuk TV3.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Batam sebagai lokasi kegiatan korporasi internasional.

“Kita patut bersyukur karena Batam saat ini telah dilirik oleh perusahaan-perusahaan besar dari luar negeri sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan meeting dan agenda korporasi,” ujar Ardi.

Ia menjelaskan, dalam tiga tahun terakhir Batam tidak hanya berkembang sebagai kawasan industri perkapalan dan manufaktur, tetapi juga tumbuh pesat sebagai destinasi wisata MICE yang kompetitif di tingkat regional.

Baca Juga: Subway Hadir di Batam, Buka Gerai Perdana di Mall K-Square

Menurut Ardi, Batam memiliki keunggulan dari sisi fasilitas dan aksesibilitas. Ketersediaan hotel berstandar internasional, lokasi pertemuan yang representatif, serta konektivitas yang mudah menjadi faktor pendukung utama.

“Kita memiliki fasilitas hotel yang memadai dan tempat yang sangat representatif untuk menggelar berbagai kegiatan korporasi dalam industri MICE,” jelasnya.

Sementara itu, Founder ASPABRI, Surya Wijaya, menilai Batam memiliki daya tarik wisata yang lengkap sehingga mampu menjadi nilai tambah bagi kegiatan korporasi.

“Batam menawarkan paket wisata yang lengkap, mulai dari wisata darat, wisata bahari, hingga berbagai atraksi, sehingga sangat menjanjikan bagi wisatawan maupun perusahaan,” ungkap Surya.

Baca Juga: Batam–Selangor Tukar Pengalaman Tata Kelola, Bahas Perizinan hingga Sampah

Ketua FJP Kepri, Novianto, juga mendorong agar kunjungan rombongan PTPTN Malaysia, khususnya yang melibatkan media, dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata Batam.

“Selain kegiatan meeting, Batam juga memiliki potensi kuliner yang kuat. Ini bisa menjadi konten dan liputan menarik bagi media Malaysia,” katanya.

Dengan terus meningkatnya kepercayaan dari institusi dan perusahaan internasional, Batam dinilai semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu hub MICE strategis di kawasan Asia Tenggara. (*)

Artikel Batam Kembali Dipercaya Jadi Lokasi MICE Unggulan pertama kali tampil pada Metropolis.

Periksa Dito Ariotedjo, KPK Dalami Asal-usul Tambahan Kuota Haji

0
Mantan Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan korupsi kuota haji di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/1). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji, Jumat (23/1).

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami pengetahuan Dito terkait asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji dari Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia.

“Terkait perkara kuota haji, hari ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Saudara DA selaku eks Menteri Pemuda dan Olahraga. Dalam pemeriksaan hari ini, penyidik mendalami asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji dari Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/1).

Budi menjelaskan, Dito dinilai memiliki pengetahuan yang relevan karena ikut dalam rombongan Pemerintah Indonesia saat kunjungan ke Arab Saudi. Kehadirannya dalam rombongan tersebut dinilai dapat membantu penyidik memahami proses dan latar belakang pemberian kuota tambahan.

“Pak Dito ini bisa menerangkan apa yang dibutuhkan oleh penyidik, karena pada saat itu beliau ikut berangkat ke Arab Saudi bersama rombongan dari Pemerintah Indonesia,” jelas Budi.

Budi menyatakan, keterangan Dito juga berfungsi untuk menguatkan informasi serta bukti yang telah dikantongi penyidik, khususnya berkaitan dengan diskresi yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

Sebab, tambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi diberikan sebagai respons atas permintaan Pemerintah Indonesia untuk memangkas panjangnya antrean ibadah haji reguler yang dapat mencapai 30 hingga 40 tahun.

“Berdasarkan permasalahan antrean panjang tersebut, Pemerintah Arab Saudi kemudian memberikan tambahan kuota haji kepada Indonesia sebanyak 20.000,” ujarnya.

Sebelumnya, mantan Menpora Dito Ariotedjo mengaku dirinya didalami terkait keikutsertaannya dalam kunjungan kerja Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi, khususnya saat pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS).

“Ya alhamdulillah tadi sudah selesai diperiksa. Saya sudah menjawab semua yang diperlukan. Secara garis besar, yang dipertanyakan lebih detail itu terkait kunjungan kerja ke Arab Saudi,” ungkap Dito usai menjalani pemeriksaan.

Dito tak menampik, salah satu agenda pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dengan Pangeran Muhammad bin Salman, berkaitan dengan pembahasan kuota haji tambahan.

“Waktu itu saya mendampingi Bapak Presiden Jokowi. Saya sudah menceritakan semuanya secara detail dan semoga bisa membantu KPK dalam menyelesaikan penyidikan kasus ini,” tegasnya.

Namun, Dito menegaskan pertemuan tidak secara khusus membahas soal kuota haji. Ia mengklaim, pertemuan tersebut lebih bersifat diplomasi bilateral.

“Tidak ada pembahasan spesifik soal kuota. Tapi memang saya ingat betul, Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Muhammad bin Salman sangat senang pertemuannya dengan Pak Jokowi,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, KPK secara resmi telah mengumumkan mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz sebagai tersangka, pada Jumat (9/1). Kasus ini berkaitan dengan pembagian kuota tambahan 20 ribu jamaah haji untuk musim haji 2024, saat Yaqut masih menjabat sebagai Menteri Agama.

Kuota tambahan tersebut diperoleh Indonesia setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), melakukan lobi kepada Pemerintah Arab Saudi. Tambahan kuota itu diberikan dengan tujuan mengurangi masa tunggu jamaah haji reguler Indonesia, yang di sejumlah daerah dapat mencapai lebih dari 20 tahun.

Akibat kebijakan tersebut, pada 2024 Indonesia menggunakan kuota sebanyak 213.320 jamaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus. Pembagian inilah yang kini menjadi fokus penyidikan KPK dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

KPK menjerat para tersangka dengan Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.(*)

Artikel Periksa Dito Ariotedjo, KPK Dalami Asal-usul Tambahan Kuota Haji pertama kali tampil pada News.

Nama Kasubdit Tipikor Polda Kepri Dicatut, Kirim Pesan ke Pejabat yang Tengah Diperiksa

0
Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, AKBP Gokma Uliate Sitompul. (Posmetro)

batampos – Nama Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, AKBP Gokma Uliate Sitompul, dicatut oleh pihak tidak bertanggung jawab. Modusnya, pelaku mengirim pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp ke sejumlah pihak dengan mengaku sebagai perwira menengah Polda Kepri tersebut.

Salah satu pesan dikirim ke nomor Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tanjungpinang, Rustam. Dalam pesan itu, pengirim memperkenalkan diri sebagai Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri.

AKBP Gokma mengaku terkejut saat menerima informasi adanya pesan tersebut. Ia mengetahui kejadian itu setelah Rustam mengonfirmasi langsung kepada anggotanya di Subdit Tipikor.

“Yang ke nomor Pak Rustam ini, saya belum tahu apa maksudnya. Karena yang bersangkutan langsung menanyakan ke anggota saya, dan oleh anggota saya membantah kalau itu bukan nomor saya,” ujar Gokma, Jumat (23/1).

Baca Juga: Usai Didemo, Air Mengalir di Tanjung Sengkuang

Ia mengaku baru mengetahui bahwa Rustam merupakan Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang yang tengah menjalani pemeriksaan oleh tim Tipikor Polda Kepri.

“Jujur saya tidak tahu nama pejabatnya. Baru tahu ini,” katanya.

Gokma menduga situasi tersebut sengaja dimanfaatkan oleh pihak tertentu, terlebih saat ini memang sedang berlangsung pemeriksaan perkara terkait Kadinkes Tanjungpinang di Polda Kepri.

“Ini risikonya. Ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Padahal tidak mungkin saya tiba-tiba menghubungi orang dan memperkenalkan diri lewat nomor yang tidak dikenal,” tegasnya.

Baca Juga: Singapura Perketat Aturan Masuk

Tak hanya Kadinkes Tanjungpinang, salah seorang rekan Gokma juga mengaku menerima pesan serupa. Namun, nomor yang digunakan berbeda dan menggunakan foto lama saat Gokma masih menjabat sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri.

“Ke teman saya yang ini, pelaku malah minta tiket. Untungnya yang bersangkutan langsung tidak percaya,” ungkap Gokma.

Atas kejadian tersebut, Gokma mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai pejabat atau aparat penegak hukum. (*)

Artikel Nama Kasubdit Tipikor Polda Kepri Dicatut, Kirim Pesan ke Pejabat yang Tengah Diperiksa pertama kali tampil pada Metropolis.