Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
batampos – Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengajak seluruh masyarakat Kota Batam tetap menjalin kekompakan dan kebersamaan. Masyarakat harus bisa terus semangat dalam kebersamaan dan turut serta dalam pembangunan.
“Kekompakan ini teruslah dijaga, membangun Batam tidaklah dengan kekuatan sendiri, semuanya harus bahu membahu dan bersatu padu,” kata Amsakar saat menghadiri pentas seni dan peringatan puncak HUT ke-78 RI di RW XVI Bukit Kemuning, Seibeduk, Sabtu (27/8) malam.
Menurutnya, kekompakan ini tak hanya terjalin pada satu level elemen masyarakat. Namun dibangun secara kolektif dari RT hingga tingkat Kota Batam dan seterusnya.
“Semuanya insha Allah akan lebih mudah kalau dikerjakan sama-sama. Bahwa apa yang dilakukan di Batam, tidak berhasil dengan sendirinya kalau tidak didukung segenap warga Batam,” ujarnya.
Ia mengajak semua pihak terus saling mengembangkan spirit yang positif tanpa harus menjelekkan satu sama lain. Segala potensi untuk hal tersebut akan didukung sepenuhnya.
“Intinya tetap lakukan yang terbaik. Jangan sibuk pada aktivitas yang merugikan. Bangun kebersamaan dan jangan sibuk mencari penyakit orang lain,” pungkasnya. (*)
batampos-Pemprov Kepri menyerahkan bantuan cadangan pangan berupa 3,6 ton beras bagi 163 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ke masyarakat Serasan secara virtual, Sabtu (26/8) lalu.
Menurut Gubernur, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas Pemprov Kepri terhadap korban tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di Serasan. Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan permohonan maaf, karena belum bisa menyerahkan secara langsung.
“Bantuan yang diserahkan Pemprov Kepri berupa cadangan beras pemerintah daerah sebanyak 6,4 ton untuk dibagikan kepada sebanyak 163 KK di Serasan, atau tiap KK mendapat sekitar 40 kg,” ujar Gubernur Ansar.
Bantuan ini untuk membantu meringankan beban masyarakat Serasan yang terdampak musibah tanah longsor.
Sebelum ini, Pemprov Kepri juga pada saat kejadian memberikan bantuan uang senilai Rp1 miliar. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan dari donasi pegawai di lingkungan Pemprov Kepri.
“Kita juga mengirimkan bantuan dari pegawai-pegawai provinsi yang kita kumpulkan dan bantuan dari masyarakat di Tanjungpinang dan di beberapa tempat yang lain mudah-mudahan bisa meringankan waktu itu beban masyarakat di Serasan,” jelasnya.
Gubernur Ansar juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur di Serasan. Ia menyebutkan bahwa melalui dana Inpres, ada beberapa ruas jalan yang akan dibangun oleh pemerintah pusat. Ia berharap pembangunan tersebut dapat selesai tepat waktu dan diawasi bersama-sama oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Kami doakan bapak ibu terus punya semangat optimisme dalam hidup ini. Yakinlah Insya Allah dibalik musibah yang Allah berikan kepada kita pasti ada sesuatu yang Allah rahasiakan sembunyikan,” ucapnya.
Gubernur berharap, kedepan mudah-mudahan masyarakat serasan akan dimudahkan semua urusannya oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Gubernur Ansar juga mengajak masyarakat Serasan untuk tetap semangat memakmurkan rumah Allah, bekerja keras sungguh-sungguh, dan berdoa. Ia yakin Allah akan memberikan yang terbaik buat masyarakat Serasan.
“Terima kasih sekali lagi kepada Pemkab Natuna dan terima kasih kepada Pak Camat, Pak Kades, Pak Lurah, kemudian Bapak Ibu semua masyarakat sekali lagi mohon doanya semoga Pemerintah provinsi bisa terus bersama Pemerintah Kabupaten Natuna untuk berjuang ke depan lebih keras,” ucap Gubernur Ansar.
Selain itu, Gubernur Ansar juga menyampaikan dukungannya terhadap proses pemekaran provinsi Natuna-Anambas. Ia mengatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan teman-teman di pusat dan mendapat dukungan dari mereka, terutama teman-teman di level menengah di TNI dan Polri.
“Ya mudah-mudahan dengan semangat kita semua ke depan Natuna bisa lebih maju dan berkembang,” tutup Gubernur. (*)
PT, karyawan yang merampok bos toko sembako. F . Facebook
batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Batuaji masih memburu perampok pemilik usaha toko sembako di Komplek Pasar Fanindo Batuaji. Pelaku merupakan karyawan korban bernisial Pt.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan selain mengerahkan anggotanya, pihaknya juga menyebar foto wajah pelaku.
“Identitas pelaku sudah diketahui. Dan foto wajah pelaku kita sebar ke masyarakat,” ujar Budi, kemarin.
Budi menambahkan dari keterangan korban, pelaku merupakan karyawannya yang bertugas sebagai sopir. Diduga, aksi pelaku sudah direncanakan hingga kabur ke lokasi persembunyiannya.
“Pelaku beraksi sendiri, dan merupakan karyawan korban,” tegas Budi.
Dengan penyebaran foto wajah pelaku ini, Budi berharap bisa mempermudah proses pencarian dan penangkapan pelaku.
“Kita imbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera di laporkan ke polsek terdekat,” ungkapnya.
Sebelumnya, seorang wanita pemilik usaha toko sembako di kompleks Pasar Fanindo jadi korban perampokan, Jumat (25/8) siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Wanita ini ditodong menggunakan pisau oleh karyawannya sendiri yang saat kejadian bertindak sebagai sopir. Rencananya, mereka akan menyetorkan uang hasil penjualan ke salah satu bank yang lokasinya juga di dalam kompleks pasar yang sama.
Uang sebanyak Rp 200 juta yang akan disetor ke bank gagal disetor setelah sang sopir menodongnya dengan pisau dan merampas uang tersebut saat mereka sudah sampai di depan bank yang mereka tuju. (*)
batampos – Harga cabai merah dan rawit Thailand di Pasar Tradisional Bintan Center, Tanjungpinang merangkak naik. Pedagang menyebut kenaikan ini sudah terjadi sejak Kamis (24/8). Salah satu pedagang di Pasar Bintan Center, Ikhsan mengatakan saat ini harga cabai merah sudah dipatok pada harga Rp 64 ribu per Kilogram (Kg). Biasanya cabai ini masih Rp 48 ribu per Kg.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos Harga cabai hijau masih terpantau normal saat harga cabai merah dan rawit Thailand mengalami kenaikan, Minggu (27/8/2023)
“Naikknya sudah empat hari. Sejak kamis berangsur naik, karna harga di Jawa sudah naik, jadi kami ikut naik juga,” kata Ikhsan, Minggu (27/8).
Selain cabai merah itu, kata Ikhsan harga cabai rawit Thailand juga ikut naik, saai ini dibanderol Rp 64 ribu per Kg, sementara sebelumnya hanya dijual Rp 52 ribu hingga Rp 55 ribu per Kg.
“Yang mulai naik dua jenis ini saja, kalau cabai hijau masih normal Rp 44 ribu sekilo,” ucapnya.
Dengan kenaikan itu, Ikhsan menuturkan para pedagang juga mengurangi stok cabainya karena takut tidak habis terjual. Pedagang yang biasa menyediakan 150 Kg, saat ini sekitar 100 Kg saja.
“Kita ambilnya juga tidak banyak, karena beresiko, cepat busuk kalau tidak habis terjual,” terangnya.
Pedagang cabai lain, Pane menyebut kenaikan cabai ini juga akibat pengarus cuaca. Biasanya menjelang akhir tahun cuaca di berbagai daerah sering hujan dan bedampak pada hasil panen petani.
“Memang kalau jelang akhir tahun ini cabai suka mahal, tahun lalu juga begitu, faktor cuaca di sana itu,” tambahnya. (*)
batampos – Aksi oknum pasukan pengamanan presiden (Paspampres) menculik seorang warga Aceh membuat warga di lokasi kejadian penculikan di Ciputat, ketakutan ketakutan saat menceritakan peristiwa yang terjadi pada 12 Agustus 2023 itu.
Aksi penculikan itu terjadi di Jalan Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang selatan (Tangsel). Saksi mata yang melihat langsung detik-detik kejadian oknum Paspampresn menculik warga Aceh itu tak ingin namanya dituliskan.
Ditemui pojoksatu (JawaPos Grup), saksi tersebut awalnya enggan bercerita. Tapi setelah diajak agak menjauh dari lokasi, saksi tersebut akhirnya mau membeberkan kesaksiannya.
“Takut saya. Ini kan Paspampres. Dari kemarin banyak orang (tidak dikenal) modar-mandir di situ (lokasi),” ucapnya, Minggu (27/8) malam.
Saksi itu mengungkap, dirinya melihat langsung detik-detik korban yang diketahui bernama Imam Masykur (25) dibawa oleh pelaku.
“Kejadiannya jam 5 sore,” ungkap Imam.
Dia juga melihat bahwa orang yang menjemput pria yang berusia 25 tahun itu memiliki badan tegap dan cukup tinggi dengan potongan rambut cepak.
Saat itu, korban langsung ditangkap dan diborgol oleh pelaku.
“(Korban) Cuma sendiri. Dia dibawa paksa, tangannya diarahakn ke belakang badan dan diborgol,” tuturnya.
Saksi juga menuturkan, peristiwa itu tidak hanya dilihatnya, tapi juga ada sejumlah saksi lain yang kebetulan ada di lokasi.
Karena itu, warga langsung mendekati korban dan pelaku. Akan tetapi pelaku berusaha menakut-nakuti warga lain dengan mengaku sebagai anggota polisi.
“Orang, dia bilang polisi. ‘Saya polisi’ gitu. Badannya tinggi (rambutnya) cepak,” bebernya.
Saksi juga tidak mengetahui persis permasalahan apa yang saat itu membuat korban dibawa pergi. Selanjutnya, korban digiring dan dimasukkan ke dalam mobil.
Saksi sendiri mengaku cukup mengenal Ima Masykur karena setiap hari selalu bertemu dan berinteraksi.
“Orangnya baik. Dia jualan kosmetik dan obat aja di kiosnya,” kata dia.
Berdasarkan pantauan di lapangan kios kosmetik dan obat tersebut berada di lokasi yang cukup ramai, meski tidak berada tepat di sisi jalan raya. Kios tersebut memiliki pintu teralis warna coklat tua bersebelahan dengan toko kelontong.
Sementara, pengcara kondang Hotman Paris melalui akun Instagram-nya mengunggah rekaman suara kronologi peristiwa oknum Paspampres culik warga itu terungkap bahwa korban yang bernama Imam Masykur adalah perantau dari Aceh ke daerah Tangerang Selatan.
“Sebelum kejadian hari ini, Masykur dan rekannya berdua mereka telah juga diculik dan ini diminta tebusan sekitar Rp13 juta, dan sudah ditebus dengan rekannya Leman waktu itu,” kata rekaman suara tersebut dikutip pojoksatu.id, Minggu 27 Agustus 2023.
Rekaman suara tersebut juga mengungkap bahwa penculikan itu adalah kali kedua yang dilakukan. Dalam penculikan yang kedua itu, para pelaku kembali meminta tebusan Rp 50 juta.
Saat penculikan tersebut, rekan korban berhasil melarikan diri. Sayangnya korban langsung dimasukkan ke dalam mobil.
“Warga di situ sempat ingin membantu, namun karena ada suatu hal jadi tidak bisa,” jelasnya.
Disebutkan bahwa pelaku penculikan warga Aceh itu dilakukan oleh 5 orang.
“Mereka berjumlah 5 orang pelaku. Yang sudah tertangkap 3, yang lagi dalam pengejaran 2 orang,” sambungnya.
Setelah diculik, korban selanjutkan mendapatkan penyiksaan sampai akhirnya meninggal dunia.
Akibat penganiayaan itu, Imam Masykur mengalami sejumlah luka mulai dari patah tulang di bagian rusuk, rahang, dan penganiayaan di bagian tubuh lainnya.(*)
Polisi menunjukkan plafon Pondok Pesantren Bukit Bismillah di Pulau Rempang, Galang, yang dibobol maling.
batampos – Pondok Pesantren Bukit Bismillah di Pulau Rempang, Galang, Batam disebut dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Video kondisi gedung pesantren ini kemudian tersebar di media sosial (medsos).
Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral membantah adanya pengrusakan yang dilakukan sengaja terhadap gedung pesantren tersebut.
Dari pemeriksaan, gedung yang lama kosong tersebut dibobol maling. Hal ini terlihat dari hilangnya kabel listrik, stop kontak, hingga meteran listrik.
“Yang terjadi bukanlah pengerusakan namun diduga adanya pencurian kabel,” ujarnya.
Alex menambahkan dibobolnya gedung dalam aksi pencurian diperkuat dengan rusaknya plafon gedung. Kemudian ditemukan sisa pembakaran kabel.
“Plafon bangunan tersebut rusak diduga karena pelaku ingin mengambil kabel jaringan listrik bangunan,” katanya.
Alex juga menegaskan dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda pengrusakan bangunan. Sebab, dinding, pintu, hingga kaca jendela pesantren tersebut masih utuh.
“Saya mengimbau masyarakat khususnya masyarakat Galang untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum diketahui kebenarannya atau terhadap berita hoaks,” ungkapnya.
Alex menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembobolan atau pencurian kabel tersebut. (*)
batampos – Penyanyi Fira Cantika bersama dua musisi asal Tanjungpinang yakni
Irang Perdana Arkad dan Teguh Diswanto turut serta memerihkan festival kopi merdeka 2023 di Tanjungpinang.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos Musisi Irang Arkad dan penyanyi Fira Cantika meriahkan malam festival kopi merdeka di Tanjungpinang, Sabtu (26/8/2023)
Mereka bertiga tampil dan menghibur masyarakat Tanjngpinang dari panggung festival kopi merdeka di Jalan Merdeka dengan membawakan sejumlah lagu.
Saat konferensi pers bersma media di Tanjungpinang, Irang mengatakan bahwa ia bersama Teguh tampil pada Sabtu (26/8) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.
Mereka berdua membawakan dua lagi, yang mereka pernah nyanyikan saat masih bersama di Bank BIP.
“Saya berkolaborasi dengan teguh. Kita bawakan dua lagu, dengan aransemen yang terbaru, yaitu aransemen musisi Tanjungpinang dan hits,” ujar Irang saat konferensi pers, Sabtu (26/8).
Irang mengaku, sangat bangga bisa pulang ke kampung halamannya, dan ikut andil untuk memeriahkan event tersebut.
“Saya senang bisa ikut tampil di sini, karena
saya jarang pulang ke sini, jadi sangat senang bisa kembali,” ujarnya.
Sementara itu, penyanyi Fira Cantika, membawakan 7 lagunya, saat malam penutupan festival kopi merdeka.
“Tiga diantara lagu yang saya bawakan, ialah Rungkad dan sandiwara cinta, Nemen hingga lagu jawa yang terpopuler saat ini,” sebut Fira.
Pada kesempatan yang sama, Inisiator festival kopi merdeka, Joko Yuhono menyampaikan
acara tahun kedua itu sangat meriah dan lebih terkonsep.
“Tahun lalu itu bertujuan untuk membuktikan bahwa Tanjungpinang telah bebas dari covid-19. Namun yang kedua ini, sasaran bukan itu lagi. Tapi meningkatkan jumlah pariwisata yang berkunjung ke Tanjungpinang,” ungkap Joko. (*)
batampos – Hingga dua hari menjelang penutupan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang belum menerima tanggapan dari masyarakat terhadap Daftar Calon Sementara (DCS) Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang akan mengikuti Pemilu 2024.
Foto : Peri Irawan/Batam Pos KPU Tanjungpinang membuka pokso layanan pindah pilih dan penerima tanggapan DCS di Jalan Merdeka Tanjungpinang, Sabtu (26/8/2023)
Ketua Komisioner KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Faizal mengatakan hingga 26 Agustus 2023, pihaknya belum menerima tanggapan dari masyarakat terkait DCS yang ditetapkan pada 18 Agustus 2023 lalu.
“Secara manual kami belum ada menerima tanggapan dari masyarakat, begitu juga di email juga belum ada,” kata Faizal, Sabtu (26/8).
Menurut Faizal, jika dua hari menjelang penutupan belum ada masyarakat yang memberika tanggapan terhadap para DCS, kemungkinan besar semuanya bisa lanjut ke tahap berikutnya yaitu penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).
“Masih ada dua hari lagi. Jika sampai sekarang belum ada, kita anggap caleg ini bisa lanjut ke tahap DCT,” ujar Faizal saat dijumpai di Jalan Merdeka Tanjungpinang.
Jika sampai batas akhir terdapat tanggapan dari masyarakat, maka partai politik (Parpol) harus melakukan verifikasi sebelum KPU Tanjungpinang menetapkan DCS ke DPT.
“Kalau tanggapan dari masyarakat tidak diverifikasi oleh parpol, maka kita anggap masyarakat itu benar,”ucapnya.
Faizal menegaskan, masyarakat yang memberikan tanggapan terhadap DCS harus melengkapi dengan dokumen pendukung.
Untuk ikut mencerdaskan dan membantu masyarakat kurang mampu, Perindo Kota Batam mendirikan beberapa Rumah Cerdas Perindo di daerah Batuaji. Rumah cerdas ini dimaksudkan untuk membantu para siswa masyarakat kurang mampu dalam bidang pendidikan.
Albert Gultom meresmikan Rumah Cerdas Perindo, di Tanjung Uncang
Rumah cerdas ini dipelopori oleh ketua DPD Perindo Kota Batam Albert Gultom. “Jadi kita menyebutnya Rumah Cerdas Perindo. Ini didirikan di beberapa titik yang menurut kita banyak warga yang ekonominya kurang mampu. Dan kita ingin membantu anak-anak yang ada di sana dalam hal pendidikan,” kata Albert.
Ia mengatakan, Rumah Cerdas Perindo ini bisa dimanfaatkan anak-anak sekitar yang mungkin ada kendala dengan mata pelajaran di sekolah. Rumah Cerdas Perindo sudah bekerjasama dengan sejumlah tenaga pengajar profesional yang berpengalaman.
“Ini gratis. Kasihan warga yang tidak mampu harus membayar mahal untuk les private di luar dengan harga mahal. Jadi kalau ada kesulitan seperti mata pelajaran tematik, bahasa Inggris dan mata pelajarannya akan diajari di sana,”katanya.
Sementara itu, Sri Dewi Sinaga, warga RT 04/ RW 16 Kelurahan Tanjung Uncang menyambut baik berdirinya Rumah Cerdas Perindo tersebut. Begitu diluncurkan, Sabtu (26/8) kemarin, antusias warga sangat tinggi. Ia berharap program ini akan terus berlanjut.
“Inilah yang kami butuhkan. Sangat nyata membantu masyarakat yang kurang mampu. Jadi anak-anak tak perlu lagi les di luar dengan harga yang mahal. Terima kasih Perindo, terima kasih Bapak Albert Gultom,”katanya.
Hal yang sama disampaikan Astrina Lubis, seorang tenaga pengajar di Rumah Cerdas Perindo Tanjunguncang. “Ini sangat luar biasa. Antusias anak juga sangat tinggi. Ini sangat membantu warga di sekitar. Jadi anak-anak yang ada kesulitan mata pelajaran di sekolah bisa diajari di sini,” katanya. (*/adv)
Petugas DLH ketika melakukan pemotongan dahan pohon dihutan kota f,LURAH TANJUNG BALAI KOTA
batampos– Beberapa hari ini insensitas hujan cukup tinggi yang mengakibatkan beberapa titik daerah terjadi banjir dan longsor. Salah satunya, hutan kota yang berada di kecamatan Karimun tepatnya jalan Teuku Umar.
” Memang, kondisi pembatas dinding penahan tanah di hutan kota sudah retak akibat tingginya curah hujan beberapa hari ini. Dan, kita telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pemotongan pohon yang nyaris tumbang ke jalan raya,” terang Camat Karimun Agung Jati Kusuma, Minggu (27/8).
Ia mengatakan, hutan kota tersebut sudah terjadi longsor beberapa waktu lalu dan dinas terkait sudah melakukan antisipasi agar tidak terjadi turun tanah dengan menutup terpal sementara. Selain itu, pihaknya juga telah berkonsultasi dengan dinas terkait agar dapat mengantisipasi supaya tidak terjadi longsor lebih parah lagi.
” Saya menghimbau kepada penggunakan jalan yang melintasi jalan Trikora disaat hujan supaya tidak melewati jalan tersebut. Agar, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya,” ungkapnya.
Masih kata Agung lagi, ada beberapa titik yang rawan longsor diwilayah kecamatan Karimun. Seperti, tahun 2022 lalu juga terjadi longsor dari bukit yang turun ke belakang ruko dan tembus ke jalan pramuka disaat musim penghujan. Dan, belakang pos Pomal AL yang lumpurnya turun hingga ke jalan dan pasar malam.
” Alhamdulillah, kalau lokasi hutan kota diatasnya tidak ada pemukiman. Insyallah, dinas terkait segera melakukan perbaikan melalui angggtan Belanja Tak Terduga (BTT) untuk penanggulangan bencana alam,” ucapnya.
Sementara itu pantauan dilapangan, kondisi hutan kota saat ini sudah ditutupi terpal. Agar, tidak lebih parah terjadinya longsor disaat hujan turun. Sedangkan, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang melakukan pemotong pohon yang nyaris tumbang ke badan jalan.
” Sudah selesai pemotongan pohon oleh petugas kita. Untuk antisipasi terjadi tumbangnya pohon ke bahu jalan,” jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun Rita Agustina.(*)