
batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mulai membenahi arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tarempa. Langkah ini diambil untuk mengakhiri kondisi parkir semrawut yang selama ini kerap terjadi, terutama saat kapal penumpang sandar.
Selama ini, kawasan pelabuhan sering dipadati kendaraan, khususnya sepeda motor yang parkir sembarangan. Tak sedikit pengendara memaksakan masuk hingga ke area dermaga meski kapasitas parkir terbatas.
Kondisi tersebut kerap mengganggu arus keluar-masuk penumpang. Penumpang yang baru turun dari kapal harus berdesakan dengan kendaraan, bahkan berjalan di sela-sela motor yang terparkir tidak beraturan.
Situasi ini dinilai mengurangi kenyamanan, terutama bagi penumpang lanjut usia, anak-anak, serta wisatawan yang baru pertama kali tiba di Anambas. Selain itu, kondisi pelabuhan yang semrawut juga dinilai mencoreng citra daerah.
Pasalnya, Pelabuhan Tarempa merupakan pintu masuk utama Kabupaten Kepulauan Anambas. Jika dibiarkan tidak tertata, wajah pertama daerah yang dilihat pendatang justru terlihat amburadul.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Anambas, Nurullah, mengatakan pembenahan dilakukan segera setelah kondisi parkir di pelabuhan menjadi sorotan publik.
“Kita langsung benahi sistem arus lalu lintas. Pasca berita di Batam Pos terkait parkir semrawut naik minggu lalu,” ujar Nurullah, Rabu (28/1).
Menurutnya, pembenahan dilakukan dengan pengaturan ketat setiap kali kapal sandar. Dishub melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP dan Satlantas untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan proses naik-turun penumpang berjalan lancar.
Setiap kendaraan yang hendak masuk ke area pelabuhan akan diarahkan petugas. Apabila kapasitas parkir telah penuh, kendaraan tidak diperkenankan masuk dan langsung diarahkan ke luar kawasan pelabuhan.
“Kendaraan tidak boleh masuk kalau sudah penuh. Parkir di luar, baik motor maupun mobil. Kita utamakan kenyamanan penumpang,” jelas Nurullah.
Dengan pengaturan ini, area dermaga diharapkan steril dari parkir liar sehingga penumpang dapat berjalan dengan aman dan nyaman saat turun dari kapal.
Terkait rencana penerapan retribusi parkir di kawasan pelabuhan, Nurullah menyebut kebijakan tersebut belum diberlakukan karena masih dalam tahap kajian.
“Sementara ini fokus kita menata parkir dan lalu lintas agar tidak semrawut dan lebih manusiawi bagi penumpang,” tegasnya. (*)
Artikel Sempat Semrawut, Dishub Anambas Tertibkan Parkir dan Lalu Lintas di Pelabuhan Tarempa pertama kali tampil pada Kepri.









