
batampos– Komunitas Pemantun Adat (Kompak) Karimun yang bekerjasama dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Karimun dalam melestarikan budaya adat istiadat melayu salah satunya pantun. Sekretaris Kompak Karimun Rizal Aidi mengatakan, pagelaran lomba pantun bagi peserta bertujuan untuk melestarikan budaya pantun bagi generasi penerus.
” Alhamdulillah, pesertanya cukup antusias. Sebab, kita menggelar kompetisi lomba pantun ini kali pertama yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk tampil menyampaikan pantun,” terangnya, Minggu (6/8).
Untuk kompetisi lomba pantun, tahap pertama diikuti sekitar 14 kelompok baik pesertanya pelajar maupun umum. Sehingga, bisa melestarikan pantun bagi generasi muda. Dan, kali ini pantun serah terima tunangan maupun pernikahan dengan budaya melayu.
” Temanya adat perkawinan melayu dengan subnya tema yaitu serah terima hantaran acara perkawinan melayu yang selalu menjadi tradisi kita di bumi berazam,” ungkapnya.
Sehingga, nanti generasi-generasi mudalah yang harus melestarikan budaya melayu berpantun dalam berbagai kegiatan. Sebab, saat ini apabila ada kegiatan yang berbarengan waktu terkadang membutuhkan orang yang pandai berpantun.
” Sekarang sudah berkurang yang benar-benar pahan terhadap pantun. Melalui, kegiatan ini diharapkan para generasi muda bisa berpantun diberbagai kegiatan. Sebab, anak-anak kita cukup luar biasa ketika membawa pantun. Sekarang, komunitas kita sudah ada 40 orang,” ujarnya.
Sedangkan, Bupati Karimun Aunur Rafiq memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut selama dua hari. Sehingga, bisa memberikan kesempatan kepada para generasi muda untuk memperdalam budaya melayu.
” Jadi adek-adek kita bisa melestarikan pantun kepada rekan-rekannya. Agar, tidak tergerus zaman yang saat ini memasuki era digital,” ucapnya.
Sementara itu Ketua DPP Laskar Melayu Serumpun (LMS) Datuk Panglima Azman Zainal menyambut baik kegiatan tersebut. Sehingga, bisa memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berpantun dihadapan publik.
” Bagus, ini harus didukung oleh pemerintah daerah. Khususnya, dinas pendidikan dan kebudayaan Karimun,” tegasnya.
Sedangkan, pantauan di lapangan dalam pembukaan turut hadir Ketua DPRD Karimun M Yusud Sirat yang membuka acara tersebut, kemudian mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kepri TS Arif Fadillah dan tamu undangan.
” Saya siap mengesahkan anggaran yang diusulkan oleh OPD terkait. Khususnya, kegiatan seperti kompetisi lomba pantun bagi generasi muda. Biar dapat dilestarikan budaya pantun di kabupaten Karimun,” terang Yusuf Sirat.(*)
reporter: tri haryono









