
batampos– Pertemuan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023, akan dilaksanakan di Provinsi Kepri tepatnya kabupaten Karimun. Pertemuan itu direncanakan dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada akhir bulan Agustus ini. Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun terus melakukan berbagai persiapan, dalam kunjungan kerja orang nomor satu di Republik Indonesia.
” Alhamdulillah, saya sangat mendukung kehadiran Presiden Republik Indonesia untuk kali kedua di bumi berazam ini. Sebab, pernah juga Presiden Republik Indonesia Suharto berkunjung ke Karimun ini,” kata Ketua Laskar Melayu Serumpun (LMS) Provinsi Kepri Datuk Panglima Azman Zainal, Jumat (4/8).
BACA JUGA:Kisah Sukses Warga Tanjungpinang Jadi Petani, Berhasil Menanam Padi di Tanah Bekas Tambang Bauksit
Dengan agenda GTRA Summit 2023 ini, bisa memberikan solusi terbaik dalam penyelesaian tanah atau lahan yang menjadi permasalahan hingga sekarang tidak kunjung terselesaikan. Sehingga, bisa ada kepastian hukum dalam permasalahan lahan di kabupaten Karimun khususnya dan pada umumnya di Provinsi Kepri. Mengingat, wilayah kabupaten Karimun salah satu lokasi untuk berinvestasi yang berbatasan langsung dengan dua negara serumpun.
” Mudah-mudahan ada perubahanlah kedatangan RI-1 ini. Supaya, para investor bisa berinvestasi di Karimun lebih banyak lagi. Sehingga, bisa menyerap tenaga kerja lokal maupun menggerakan ekonomi UMKM,” ungkapnya.
Lanjut Azman lagi, melayu sangat bijak untuk menyambut RI-1 tidak ada demo-demo. Paling penting adalah, berikanlah solusi terbaik bagi masyarakat kabupaten Karimun dalam penyelesaian lahan yang sangat banyak tumpang tindih saat ini.
” Jangan hanya seremonial saja nanti. Intinya, ada kepastian hukum terhadap kepemilikan lahan. Pokoknya, harus ada perubahan terhadap untuk kemajuan kabupaten Karimun,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan berbagai peninjauan lokasi yang akan didatangi oleh Presiden RI. Seperti, Pasar Maimun, Coastal Area, hotel tempat pertemuan dan sebagainya.
” Salah satunya dipasar Puan Maimun. GTRA Summit 2023 akan dihadiri 3000 tamu yang hadir dari berbagai Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia,” ujarnya.(*)
reporter: tri haryono









