Senin, 27 April 2026
Beranda blog Halaman 5153

Declan Rice, Dari Pemain Buangan Jadi Pemain Termahal di Inggris

0
Declan Rice berbalut seragam Arsenal. (Instagram @espnuk)

batampos – Declan Rice baru-baru ini telah menasbihkan diri sebagai pemain termahal di Inggris Raya usai resmi bergabung dengan Arsenal.

Diketahui, Declan Rice diboyong oleh Arsenal dari West Ham United dengan biaya sebesar 105 juta Pounds (Rp 2 triliun) dan ia dikontrak selama 5 musim oleh klub asal London Utara itu.

Kehadiran Rice di lini tengah Arsenal diproyeksikan sebagai suksesor Granit Xhaka yang memutuskan untuk hengkang ke Bayer Leverkusen pada musim panas ini.

Namun, jauh sebelum Declan Rice dinobatkan sebagai pemain termahal di Inggris, ternyata karier sepakbola pemain berusia 24 tahun itu ternyata tidak berjalan mulus.

Baca Juga: Resmi Berlabuh di Arsenal, Declan Rice Rekrutan Termahal

Rice yang pernah menimba ilmu di akademi Chelsea ternyata sempat mengalami titik terendahnya sebagai pesepakbola.

Ya, gelandang berpostur 188cm itu sempat berpikir bahwa karier sepakbolanya akan berakhir ketika ia dilepas oleh Chelsea pada usia 14 tahun.

Padahal ia merupakan salah satu pemain yang paling menonjol di akademi Chelsea, yang mana membuatnya mendapatkan kontrak junior bersama The Blues.

Akan tetapi, suatu ketika Chelsea berbicara kepada ayahnya dan berkata bahwa klub memutuskan untuk melepasnya.

Baca Juga: Bursa Transfer dalam Sepekan Terakhir, Arsenal Paling Agresif

Hal itu tentunya membuat Rice merasa terpukul dan berpikir bahwa impiannya untuk menjadi pesepakbola selesai ketika usianya masih remaja.

“Itu tidak diharapkan sama sekali, itu semua yang pernah saya ketahui sebagai seorang anak, itu adalah seluruh hidup saya, pergi ke sana, pelatihan, teman-teman yang saya temui. Saya merasa seperti itu, saya patah hati, saya ingat ayah saya pulang dan memberi tahu saya bahwa itu dia,” ujar Declan Rice ketika disinggung soal ia dilepas oleh Chelsea sebagaimana yang JawaPos lansir dari Instagram @espnuk pada Minggu (16/7).

Kendati begitu, karier sepakbola Declan Rice diselamatkan oleh West Ham United, yang mana ia bergabung dengan The Hammers pada tahun 2014 silam.

“saya patah hati tetapi saya perlu menendang dan bekerja keras lagi,” ujar Declan Rice.

Bersama West Ham United, ia melakoni debut seniornya pada pertandingan terakhir Liga Inggris melawan Burnley pada musim 2016/17 lalu, ketika ia berusia 18 tahun.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Raih Podium ke-100 Selama Kariernya

Ia pun menjelma sebagai salah satu pemain kunci di lini tengah West Ham United, berkat performa impresifnya bersama The Hammers, ia dipercaya sebagai wakil kapten Mark Noble pada musim 2020/21.

Sebelum akhirnya ia dipercaya sebagai kapten tim besutan David Moyes itu pada musim 2022/23, selepas legenda The Hammers Mark Noble pensiun.

Selama kariernya di West Ham United, Declan Rice telah memainkan 245 pertandingan dan telah mencetak 15 gol serta 13 assist untuk klub yang bermarkas di London Stadium itu.

Pada musim 2022/23, Declan Rice juga tetap menunjukkan performa impresif secara individu meskipun klub London Timur itu terpuruk di Liga Inggris.

Meskipun terseok-seok di Liga Inggris, Rice berhasil membantu West Ham United memenangkan Liga Konferensi Eropa usai mengalahkan Fiorentina di final.

Hal tersebut menjadikan Rice menjadi kapten pertama West Ham United yang memenangkan trofi Eropa sejak terakhir kali Bobby Moore mengangkat Piala Winners pada tahun 1965 silam. (*)

 

Reporter: JPGroup

Tak Mau Makan dan Minum Obat, Lukas Enembe Dilarikan ke RSPAD Sejak Minggu Malam

0
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur Papua Lukas Enembe menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan sela oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/6/2023). Majelis Hakim menolak eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

batampos – Gubernur Papua Lukas Enembe dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (16/7) malam. Lukas Enembe tidak mau makan dan minum yang mengakibatkan kondisi kesehatannya menurun.

“Informasi yang kami terima, kondisi kesehatannya menurun karena yang bersangkutan tidak mau makan dan minum obat dari dokter,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (17/7).
Ali menjelaskan, dokter KPK sudah merekomendasikan Lukas untuk dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto sejak Sabtu (15/7). Namun, Lukas menolaknya.
“Dokter KPK sejak Sabtu sudah merekomendasikan agar dirujuk ke RSPAD, namun yang bersangkutan menolak,” ucap Ali.
Pihak dari KPK kemudian menghubungi tim kuasa hukum Lukas dan keluarganya untuk bisa membujuk Lukas. Setelah itu, Lukas bersedia dibawa ke rumah sakit.
Oleh karena itu, KPK meminta Lukas bersikap kooperatif dan disiplin mengkonsumsi obat sesuai arahan dokter, agar proses hukum yang menjeratnya berjalan lancar.
“Ke depan kami berharap yang bersangkutan dapat kooperatif dan disiplin mengkonsumsi obat dan mengikuti saran dokter demi kesehatan dan kelancaran proses persidangannya,” tegas Ali.
Sementara itu, tim kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menyebut kondisi kesehatan kliennya memburuk sejak Sabtu lalu. Namun, Lukas baru dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto pada Minggu malam.
Menurut Petrus, Lukas mengalami gejala mual, pusing, dan sudah dua hari tidak bisa makan. “Sudah dua hari enggak makan minum, informasi dari sesama tahanan saja sangat mengkhawatirkan,” pungkas Petrus.
Sebagaimana diketahui, Lukas Enembe saat ini tengah menjalani persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Selain itu, Lukas juga sedang menjalani penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). (*)
Reporter: JP Group

 

SMAN 3 Batam pun Buka Kelas Online

0
image1 scaled e1688379827810
Ilustrasi: Puluhan orang tua calon siswa kembali mendatangi SMAN 3 Batam, Senin (3/7). F.Azis Maulana

batampos – SMAN 3 Batam akhirnya mengakomodir siswa-siswa yang berharap masuk ke sekolah tersebut. Kendati ruang kelas dan tenaga pengajar yang terbatas sehingga pihak sekolah membuka sistem pembelajaran secara online.

“Kemarin kami ada rapat dengan Kacabdis, diputuskan untuk hari ini menambah lagi dari jumlah siswa sebelumnya untuk masuk kedalam rombel belajar online. Sebab kondisi sekolah yang tidak memungkinkan untuk ruang kelas. Lalu tenaga kerja yang tidak memadai,” ujar Kepala Sekolah SMAN 3, Silvia Andriyani, kepada Batam Pos, Senin (17/7).

Baca Juga: SMAN 1 Batam Buka Kelas Online, Tampung 257 Siswa Baru

Ia mengakui, hari ini belum mendapatkan jumlah pasti siswa yang mengikuti pembelajaran online, sebab sampai saat ini masih terus bertambah.

“Seharusnya 113 siswa tetapi malah tambah menjadi 130 siswa dan masih didata,” jelasnya.

Sebenarnya jika orang tua siswa mengerti dan peduli dengan kualitas pendidikan anaknya jangan terlalu dipaksakan untuk bisa masuk ke SMAN 3 Batam yang sudah padat.

“Apalagi dengan kondisi kelas yang sudah penuh, kasian anaknya. Pertimbangannya sembari mencari solusi tepat, siswa terpaksa diikuti pembalajaran online dulu. Bila dipaksakan hari ini bisa 60 siswa dalam satu kelas,” kata dia.

Baca Juga: Penambahan Rombel Bukan Solusi, Malah Menyalahi Aturan

Solusi sementara dari Disdik Provinsi Kepri hanya sebatas sekolah secara online. Dan pihak SMAN 3 Batam tentu menunggu kebijakan yang tepat. Kebijakan ini tidak hanya di SMAN 3 Batam, melainkan di sekolah-sekolah lain juga.

“Karena kami yakin Disdik Kepri mempersiapkan kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Harapannya, pelaksanaan PPDB ini sesuai juknis yang telah dikeluarkan oleh Disdik Kepri agar bisa diikuti. Juga kepada orang tua jangan terlalu memaksakan anaknya untuk bisa masuk ke SMAN 3 Batam sebab masih ada opsi sekolah terdekat lainnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana

Jennie BLACKPINK Curhat di Podcast Dua Lipa

0
Jennie BLACKPINK (soompi)

batampos – Jennie BLACKPINK curhat di podcast Dua Lipa. Dalam podcast ‘Dua
Lipa: At Your Service’, Jennie buka suara soal sulitnya menjadi idol.

Di YG Entertainment, Jennie menjadi trainee paling lama yaitu 5 tahun 11 bulan
sebelum akhirnya debut di tahun 2006 bulan Agustus. Jennie bersama tiga Jisoo,
Rosé, dan Lisa debut dalam grup yang Bernama BLACKPINK.

Jennie BLACKPINK membagikan kisah seputar kehidupannya sejak sebelum
menjadi idol hingga menjadi idol korea yang namanya sudah mendunia.

Seperti disiarkan di spotify Jennie berkisah ia pindah dari Korea Selatan ke
Selandia Baru dan belajar di Auckland saat berusia 10 tahun. Selang lima tahun,
ia kembali lagi ke Korea dan bergabung dengan YG Entertainment.

Baca juga: Dibuat dalam 2 Versi, Jung Kook BTS Resmi Rilis Single Solo “Seven”

“Ibuku selalu memiliki keinginan agar aku tidak hanya mengalami budaya dan
negaraku di rumah, tetapi juga berkeliling dunia dan menjadi orang yang bebas
kemanapun aku pergi,” ungkap Jennie BLACKPINK kepada Dua Lipa.

Kesulitannya menjadi idol diungkap Jennie pada menit 17:05 perihal dirinya yang
tidak begitu menyukai menjadi rapper. “Saya ingin berbicara jujur, pada saat
blackpink debut kita merilis 6 lagu dimana dalam semua lagu itu saya melakukan
rap. Saya sempat merasa bingung karena saya sadar bahwa saya ingin menjadi
seorang penyanyi, dan sebenarnya selama ini saya tidak memiliki kesempatan
untuk mengeksplor hal tersebut karena saya diwajibkan menjadi seorang rapper.”

Tidak hanya itu, Jennie menyebutkan bahwa ia sempat frustasi akan posisinya
tersebut. “Situasi ini membuat saya sempat merasa kesal dengan posisi saya
sebagai rapper. Pada saat itu saya berpikir ‘ini bukan diri saya, ini bukan apa yang
saya bayangkan’. Oleh karenanya saya merasa bahwa saya bukan seorang
rapper,” katanya.

Baca juga: Soal Hubungannya dengan V BTS, Jennie BLACKPINK Beri Kode di Instagram

Jennie juga mengakui bahwa pikirannya sering kali menyakitinya, “Saya akan
terus-menerus melukai diri sendiri selama pertunjukan dan kehidupan
dibandingkan dengan gadis-gadis lain,” Tutur Jennie. (*)

Reporter: JPGroup

Gen Z Ingin Pilpres 2024 Berjalan dengan Kampanye Damai dan Menyejukkan

0
Artis Fauzi Baadila disela-sela diskusi bersama anak-anak muda pendukung Menhan Prabowo Subianto.

batampos – Relawan muda Prabowo yang menamakan diri Bersama Prabowo (Bepro) mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto sebagai calon presiden presiden (capres) di Pilpres 2024.

Fauzi Baadila selaku Koordinator tim relawan pendukung Prabowo mengatakan hadirnya Bepro untuk memperkuat dukungan terhadap Prabowo di Pilpres 2024.

“Terima kasih kepada Bepro yang sudah berkomitmen mendukung Prabowo. Kami sudah bertukar ide dan banyak hal yang sudah kita diskusikan. Kami memerlukan dukungan dari kawan-kawan muda yang sefrekuensi untuk memperkuat dukungan terhadap Pak Prabowo,” kata Fauzi Baadilah saat menghadiri pelantikan struktur Bepro di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, (15/7).

Fauzi berharap sinergitas dan semangat para kaum muda bisa dijaga hingga 2024, asal dengan suasana yang damai dan menyejukkan.

“Kita harus damai enggak boleh fitnah dan black campaign, emosian, enggak boleh sesuatu yang over. Kita harus mendukung Pak Prabowo secara fun, kreatif. Kita hindari gaya-gaya lama, black campaign, kita yang muda-muda harus menggeser itu semua,” kata Fauzi.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Bepro Puti Annisa mengaku bangga dengan terbentuknya gerbong politik ini.

Puti berharap kepercayaan yang diberikannya kepadanya sebagai ketua umum bisa berdampak positif bagi pergerakan Bepro dan untuk Prabowo.

“Saya ingin kita semua bareng-bareng mengurus ini semua. Untuk pemilu tahun depan, saya ingin berjalan dengan damai, apalagi kalau kita bicara gen z ini yang dilihat bagaimana valuenya,” kata Puti.

“Jangan sampai kita pakai cara ‘Ayo pilih Prabowo’. Jangan cuma melakukan janji janji semata. Kita perlu sesuatu yang menggerakkan hati mereka supaya kita bantu mereka,” kata Puti.

Di akhir acara, para relawan muda Bepro membacakan sumpah yang dibacakan langsung oleh Sekjen Bepro David Herson. 

David sendiri mengaku pada 2019 merupakan relawan Jokowi, dan kini mendukung Prabowo yang disebutnya sebagai sahabat Jokowi. (*)

Reporter: JP Group

Siklon Tropis Talim Bakal Pengaruhi Gelombang Tinggi di Kepri

0
Cuaca Batam Dalil Harahap
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Hang Nadim Batam memprakirakan wilayah Kepulauan Riau secara keseluruhan akan terdampak dari Siklon Tropis Talim yang terdeteksi di Laut China Selatan.

Hal ini bisa memengaruhi tinggi gelombang laut di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan

“Diperkirakan intensitas siklon tropis talim meningkat dalam 24 jam kedepan, akan berdampak pada gelombang laut tinggi 1,5 meter sampai 2,5 meter di perairan Anambas, Natuna, Serasan, dan Bintan,” ujar Forecaster BMKG, Riski M Manurung, Senin (17/7).

Baca Juga: Hutan Dekat Bandara Ditebang, Puluhan Monyet Turun ke Jalan

Lanjutnya untuk prakiraan cuaca esok hari, wilayah Kepulauan Riau memiliki kelembapan udara atas yang cukup lembab. Namun di wilayah Tambelan, Kepulauan Anambas, dan Natuna diprakirakan kecepatan angin permukaannya cukup tinggi.

“Sehingga hal tersebut menyebabkan beberapa wilayah Kepulauan Riau masih terdapat potensi pertumbuhan awan hujan,” kata dia.

Secara umum kondisi cuaca esok hari diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Serta terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari.

Baca Juga: Penambahan Rombel Bukan Solusi, Malah Menyalahi Aturan

“Secara umum kondisi cuaca Kepri secara umum berpotensi hujan ringan hingga sedang pada pagi dan siang hari,” ujarnya.

Sementara peringatan atau waspada atas gelombang tinggi bagi masyarakat pesisir nelayan ataupun untuk pengguna jasa transportasi laut.

“Potensi gelombang dan angin kencang juga terjadi di Tambelan, Kepulauan Anambas, Natuna, Bintan,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana

Disdik Buka Ruang Belajar Baru untuk Tampung Siswa di SMA2 Tanjungpinang

0

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri akhirnya menambah ruang belajar di SMA N 2 Tanjungpinang untuk menampung 256 murid baru yang belum mendapatkan kelas. Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung menjelaskan di SMA N 2 Tanjungpinang terdapat 717 murid baru yang berasal dari jalur prestasi 70 orang, afirmasi 71 orang, jalur perpindahan orang tua ada 15 orang, dan jalur zonasi 561 orang.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung.

“Jadi yang diterima secara online itu sebenarnya 312, sisanya sekitar 250 lebih itu tidak tertampung,” kata Andi Agung di kantornya, Senin (17/7).

Andi menyebut secara aturan, PPDB jalur zonasi sudah berjalan baik, persoalan yang terjadi masih banyak orang tua dan anak yang memaksakan masuk ke sekolah tertentu yang dianggap sekolah favorit.

Sebenarnya 256 siswa itu secara otomatis sudah dilimpahkan ke sekolah lain sesuai zonasi.

“Sebenarnya jika tidak terima di SMA 2 otomatis masuk ke sekolah lain, tapi yang terjadi sampai PPDB selesai orang tua dan anak ini tidak mau bergerak dari sana,” terangnya.

Setelah Disdik Kepri dan pihak SMA N 2 Tanjungpinang memberi penjelasan kepada orang tua bahwa sekolah tidak bisa lagi menerima murid baru, yang bersangkutan tetap memaksakan diri.

“Akhirnya dengan kondisi itu otomatis kita terpaksa menambah rumbel. Statusnya sekarang sudah bersekolah,”paparnya.

Penambahan rumbel itu juga karena ada surat pernyataan dari orang tua siswa yang memaksakan kehendaknya untuk sekolah di SMA N 2 Tanjungpinang.

“Itu dasar kita, karena memang tidak mau bergerak. Di sisi lain pengenalan lingkungan sekolah sudah dimulai, khawatirnya nanti ribut lagi,” tambahnya.

Pihaknya berkeinginan agar murid yang tidak tertampung di SMA N 2 Tanjungpinang dipindahkan ke SMA N 3 Tanjungpinang yang sekarang kekuranga murid baru.

“Pertanyaanya apakah mereka mau, kemarin aja orang tua dan murid ini sengata bertahan di SMA 2,” terangnya. (*)

Reporter : Peri Irawan

DP4 di Karimun 3.181 Orang

0

batampos- Pada Pemilu 2024 mendatang jumlah pemilih di Karimun yang sudah ditetapkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 191.416 orang. Dari jumlah tersebut terdapat ribuan pemilih potensial yang akan berusia 17 tahun pada hari H atau 14 Februari 2024.

”Sesuai dengan hasil pendataan, maka di dalam data penduduk potensial pemilih Pemilu (DP4) untuk 2024 di Karimun jumlahnya mencapai 3.181 orang. Mereka itu saat ini belum berusia 17 tahun dan belum memiliki e-KTP. Namun bertepatan dengan hari pemungutan suara nanti baru 17 tahun dan bisa menggunakan hak pilihnya,” ujar Ketua KPU Kabupaten Karimun, Mardanus, mardanus, Minggu (16/7).

BACA JUGA:Ketua KPU Karimun: Hanya Partai Umat Tidak Lakukan Perbaikan Berkas Bacaleg

Untuk itu, katanya, diharapkan kepada kepada instansi terkait agar bisa melakukan perekaman e-KTP terhadap penduduk Karimun yang masuk dalam data potensial pemilih. Sehingga, pada saat hari H sudah bisa memiliki e-KTP untuk menggunakan hak pilih.

”Jumlah pemilih potensial sebanyak 3.181 merupakan cukup banyak. Nanti jika memang pada saat hari H atau 14 Februari 2024 sudah memiliki e-KTP. Karena, salah satu syarat untuk memilih adalah e-KTP. Kecuali, jika nanti ada petunjuk teknis (Juknis) dari KPU RI bahwa memilih bisa menggunakan surat keterangan (Suket) dan kartu keluarga (KK),” ungkapnya.

Menyinggung tentang DP4 yang paling banyak, Mardanus menyebutkan untuk pemilih potensial paling banyak ada di Kecamatan Kundur dengan jumlah 445 orang. ”Kemudian, untuk terbanyak kedua ada di Kecamatan Meral dengan jumlah 355 orang. Dan yang paling sedikit itu di Kecamatan Selat Gelam dan Kecamatan Ungar masing-masing sebanyak 68 orang,” jelasnya. (*)

reporter: sandi

Desakan Evaluasi PPDB Menguat karena Dugaan Manipulasi KK, Pungli, hingga Jual Beli Kursi

0
Sejumlah orang tua siswa mendatangi posko PPDB di kantor Dinas Pendidikan Surabaya, Jumat (23/6). Pemakaian sistem dua zonasi dikeluhkan banyak warga. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

batamposKemendikbudristek didesak untuk mengevaluasi secara menyeluruh aturan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Desakan itu dilakukan agar karut-marut PPDB tak terus-menerus terulang.

Tahun ini geger PPDB tidak hanya tak masuk kuota zonasi. Tapi, ada ratusan anak yang tiba-tiba masuk dalam kartu keluarga orang lain. Belum lagi, dugaan praktik jual beli kursi yang masih terjadi. Aksi demo pun tak terelakkan di sejumlah daerah. Sayangnya, respons pemerintah pusat dan daerah masih terkesan lamban.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menilai, sumber kegaduhan PPDB ada pada regulasinya sendiri. Yaitu, Permendikbud No 1 Tahun 2021. ’’Aturan ini ditafsirkan secara beragam oleh masing-masing pemerintah daerah,’’ katanya.

Akibatnya, di sejumlah daerah, pelaksanaan PPDB menimbulkan polemik. Mulai acuan penerapan seleksi berdasar usia, jalur prestasi yang tidak jelas parameternya, hingga manipulasi alamat agar masuk dalam radius zonasi sekolah negeri.

Ubaid mengatakan, Permendikbud 1/2021 melahirkan aturan di daerah yang saling bertabrakan. ’’Bila kegaduhan di satu atau dua daerah saja, itu yang bermasalah aturan pemdanya. Tetapi, ini yang gaduh di banyak daerah,’’ jelasnya.

Ubaid juga mengkritisi pelaksanaan PPDB yang tidak pernah diaudit. Meskipun banyak yang dirugikan atau menjadi korban, Kemendikbudristek sama sekali tidak pernah merevisi peraturan tadi. Dia menegaskan, sistem seleksi dalam PPDB seharusnya menghilangkan praktik diskriminasi. Baik itu diskriminasi ekonomi maupun lainnya. Tetapi, ternyata diskriminasi masih saja terjadi. ’’Permendikbud 1/2021 harus direvisi atau bahkan diganti,’’ tegasnya.

Menurut dia, Kemendikbudristek harus membuat regulasi PPDB yang mengatur sampai tataran teknis. Tujuannya, menutup peluang munculnya banyak penafsiran dari daerah-daerah.

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) merangkum sejumlah persoalan PPDB yang sejatinya terus berulang. Pertama, migrasi domisili melalui kartu keluarga calon siswa ke wilayah sekitar sekolah yang dinilai favorit oleh orang tua. Itu umumnya terjadi di wilayah yang punya sekolah unggulan. Kasus serupa pernah terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, dan terbaru di Kota Bogor.

”Modusnya dengan memasukkan atau menitipkan nama calon siswa ke KK warga sekitar,” ujar Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim. Modus pindah KK itu, kata dia, seharusnya bisa diketahui dan diantisipasi sejak awal oleh RT/RW dan dispendukcapil.

Sayangnya, modus yang kerap dikeluhkan itu secara tidak langsung justru dibolehkan. Ada celah dari Pasal 17 Ayat 2 Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB yang bisa dimanfaatkan untuk pindah KK itu. Sebab, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa domisili calon peserta didik berdasar alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB. Artinya, perpindahan alamat KK diperkenankan secara hukum minimal 1 tahun sebelum pendaftaran PPDB.

Praktik jual beli kursi juga terindikasi di Bengkulu dalam PPDB 2023 kali ini. Ada salah seorang guru yang diduga melakukan jual beli bangku kepada calon orang tua siswa.

”Jadi, selama ini PPDB tak hanya jalur zonasi, prestasi, afirmasi yang ada, tetapi juga ada jalur intervensi, intimidasi, dan surat sakti,” ungkap Kepala Bidang Litbang Pendidikan P2G Feriansyah.

Permasalahan selanjutnya, sekolah kekurangan siswa. Banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Mulai jumlah calon siswa yang sedikit, jumlah sekolah negeri yang banyak dan berdekatan lokasinya satu sama lain, serta lokasi sekolah jauh di pelosok pedalaman atau perbatasan yang aksesnya sulit.

Dari catatan P2G, kasus itu terjadi di Magelang, Temanggung, Solo, Sleman, Klaten, Batang, dan Pangkal Pinang.

Kemendikbudristek menegaskan bahwa PPDB menjadi kewenangan pemda. Sebab, penyelenggaraan sekolah- sekolah negeri dilaksanakan pemda. Dengan demikian, pengawasan atas penyelenggaraan PPDB pun menjadi tanggung jawab pemda melalui inspektorat daerah.

Kendati begitu, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang menampik disebut cuci tangan. Dia mengatakan, Kemendikbudristek tetap melakukan pengawasan. Dalam hal ini, mengawasi pemda dalam penyelenggaraan pendidikan. Selain itu, memberikan sosialisasi pada dinas pendidikan mengenai ketentuan-ketentuan PPDB yang harus sesuai dengan peraturan. ”Jadi, bukan langsung mengawasi sekolahnya,” tuturnya.

Karena itu, penguatan pengawasan di daerah penting dilakukan agar inspektorat daerah memahami betul semua peraturan pendidikan. Termasuk soal PPDB. Dia juga berharap sekolah bisa turut membantu verifikasi KK. Dengan begitu, risiko kecurangan PPDB jalur zonasi berupa manipulasi KK bisa berkurang. ”Ada satu KK itu 10 anak, bahkan 20 anak. Seharusnya, dalam verifikasi itu dilihat oleh sekolah. Mereka memahami apa itu kartu keluarga,” ungkapnya.

Terkait tes, dia memilih untuk tidak mengadakan tes di PPDB, khususnya jalur prestasi. Lagi-lagi, hal itu dimaksudkan untuk menghindari adanya manipulasi hasil tes.

Menurut dia, sebagian daerah sudah melaksanakan tes dan hasilnya banyak yang tidak transparan. ”Kami prefer untuk jalur prestasi itu sertifikat yang perlombaannya setingkat kabupaten, kota, dari lembaga-lembaga yang dianggap kredibel mengeluarkan sertifikat prestasi tersebut,” jelasnya.

Kasus di Jatim

Di Jombang, kejanggalan juga ditemukan di PPDB zonasi tingkat SMP. Banyak jarak antarsiswa yang sama persis. Bahkan, ada siswa yang mendaftar dari SD yang berada di luar jalur zonasi.

Di SMPN 2 Jombang, misalnya, jarak rumah antarsiswa sangat dekat dari sekolah, kurang dari 1 kilometer. Paling dekat jaraknya 105 meter dan paling jauh 910 meter. Jarak rumah antarsiswa juga sangat dekat, yaitu 1 meter. Ada juga yang jaraknya kembar.

Kepala SMPN 2 Jombang Alim membenarkan bahwa jarak siswa yang mendaftar tak sampai 1 kilometer dari sekolah. Namun, pihaknya tidak akan melakukan verifikasi ke lapangan terkait siswa yang dinyatakan diterima. ”Kami hanya menerima dari dinas. Semua teknis di-handle dinas. Kami tinggal menerima saja,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Jika terjadi kecurangan siswa numpang KK, dia mengaku tak tahu harus berbuat apa. ”Karena kami menerima dari dinas ya sudah itu. Kami tidak punya kewenangan,” jelasnya lagi.

Di Madiun, muncul dugaan jual beli kursi. Persoalan itu sempat ditanggapi kalangan dewan. ”Ini menjadi problem. Masak tuan rumah kesulitan mencari sekolah di rumahnya sendiri, kan lucu,” ucap Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya B.M.S. kemarin (16/7).

Pihaknya sudah meminta klarifikasi kepada Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun-Ngawi terkait laporan itu. Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Madiun Ngedi Trisno Yhusianto bahkan mengaku sudah mengantongi bukti dugaan jual beli kursi di SMA/SMK negeri. Bukti itu menyangkut adanya oknum dari sekolah tertentu yang meminta calon peserta didik membayar hingga jutaan rupiah agar diterima.

”Ada empat bukti oknum yang melakukan itu (jual beli, Red). Modusnya, kalau siswa ingin masuk ke SMA A, misalnya, harus membayar Rp 4 juta sampai Rp 10 juta,” ungkap Ngedi kepada Jawa Pos Radar Madiun. (*)

Reporter: JP Group

Kepala BP Batam Dorong Peran PDSKJI Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Kota Batam

0
bp batam 13
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, berfoto bersama Pelantikan Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Kepulauan Riau 2022-2025. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Guna mendukung peningkatan perekonomian Kota Batam, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menyampaikan pentingnya peran sektor kesehatan, tidak terkecuali kesehatan jiwa.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Pelantikan Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Kepulauan Riau 2022-2025, Sabtu (15/7/2023) di Santika Hotel Batam Center. Sejumlah 12 orang anggota dilantik oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Kepri, dr. Rusdani.

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi mengapresiasi dukungan serta peran strategis tenaga kesehatan dalam pemulihan ekonomi Kota Batam pascapandemi Covid-19.

Baca Juga: Kepala BP Batam Sampaikan Kemajuan Batam kepada DPR RI

“Kita tahu bagaimana tenaga kesehatan berjibaku untuk membantu pemerintah untuk memulihkan ekonomi, tidak hanya perawatan secara fisik namun juga dari sisi mental atau kejiwaan,” ujarnya.

Saat ini kata dia, pertumbuhan ekonomi Kota Batam terus meningkat. Data terakhir menunjukkan ekonomi tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022.

“Saya optimis, angka tersebut akan kembali tumbuh hingga menyentuh angka 7 persen. Hal ini pun bakal memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri secara keseluruhan,” katanya.

Baca Juga: BP Batam Gelar FGD Evaluasi Pemasukan dan Pengeluaran Barang Logistik

Meski demikian, menurutnya, sektor ekonomi adalah alasan utama tingginya angka masalah gangguan mental di suatu daerah.

Ia mengimbau kepada PDKJI agar mendorong jumlah ketersediaan dokter jiwa seiring bertambahnya jumlah penduduk di Provinsi Kepri dan Kota Batam.

“Kepada pengurus yang sudah dilantik, saya harap para dokter mampu menyelesaikan permasalahan kejiwaan agar stabilitas perekonomian Kota Batam terjaga,” paparnya.

“Bayangkan kalau banyak masalah kejiwaan yang tidak tertangani di Batam, pasti investor tidak akan mau berinvestasi di sini. Jadi saya titip kepada para dokter mari sama-sama kita jaga agar terwujud Batam Kota Baru,” katanya lagi.

Baca Juga: Bupati Situbondo Kunjungi Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam

Selepas pengukuhan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Workshop Hypnosis untuk masyarakat umum, dengan menghadirkan dr. Laila Sylvia Sari dan dr. Debree Septiawan sebagai narasumber.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Ketua IDI Wilayah Provinsi Kepri, Dinas Kesehatan Kota Batam, Direktur RSBP Batam, Ketua Umum PP-PDSKJI, dan para psikiater di Kota Batam.(*)