Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto memenangi gelar ganda putri di Indonesia Masters, Medan. (PBSI)
batampos – Tampil di turnamen level super 100 dijadikan momentum untuk meningkatkan kepercayaan diri bagi ganda putri Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto.
Minggu (10/9) Lanny/Ribka menjuarai BNI Indonesia Masters 2023 setelah mengalahkan wakil Taiwan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (22-20, 21-10) di GOR Pancing, Medan, Sumatera Utara.
Kemenangan di turnamen BWF Tour Super 100 itu sejatinya menjadi pelipur lara setelah gagal tampil bagus di Kejuaraan Dunia 2023. Di Kopenhagen, ganda putri yang terbilang baru tersebut angkat koper di 32 besar.
Lanny mengaku sempat tidak pede tampil di Medan. ’’Ada rasa kekhawatiran bisa juara atau tidak, tapi kami mencoba yakin satu demi satu untuk akhirnya bisa menjadi juara,” ungkap Lanny.
Ribka menuturkan, gelar perdana tahun ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri. ’’Kami ingin bersaing di level yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.
Sukses juga diraih Ester Nurumi Tri Wardoyo. Tunggal putri tersebut sukses back-to-back merebut juara di Medan. Di final, Ester mengalahkan wakil Taiwan Chiu Pin-Chian dua game langsung (21-15, 21-19). Sebelumnya, Ester juga menjuarai Indonesia International Challenge 2023. Peraih perunggu SEA Games 2023 itu berharap gelar juara tersebut bisa memberinya tambahan motivasi.
Di ajang itu, Indonesia merengkuh tiga gelar setelah ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani juga juara. Di final, mereka menundukkan wakil Jepang Kakeru Kumagai/Kota Ogawa (21-18, 21-15). ’’Akhirnya penantian panjang kami selama ini terbayar dengan meraih gelar juara,” ungkap Sabar.
Meskipun ’’hanya’’ level super 100, Sabar/Reza mengaku tidak mudah merengkuh juara. Mengingat lawan yang dihadapi tangguh.
’’Ini bentuk komitmen kami berdua dengan Reza sebagai pemain profesional untuk berlatih lebih keras dan mempersiapkan diri dengan matang. Bersyukur dengan hasil yang diraih, semoga ke depannya bisa lebih memberikan motivasi,” kata Sabar. (*)
Warga saat demo di depan kantor BP Batam, Senin (11/9)
batampos– Polda Kepri dan Polresta Barelang menangkap 43 pendemo yang diduga melakukan aksi anarkis di depan Gedung BP Batam dan Gedung LAM. Mereka kini menjalani pemeriksaan di 2 lokasi.
“Mereka masih diperiksa, diduga melakukan anarkis saat demo tadi. Belum ada penetapan tersangka,” ujar Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba.
Ia mengatakan dari 43 orang tersebut, 28 ditangkap Polda Kepri dan 15 diamankan di Polresta Barelang.
Dari pemeriksaan Polda Kepri, 28 orang yang diamankan menjalani tes urine dan 5 diantaranya postif mengkonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja.
“Dari pemeriksaan sementara, mereka berasal dari segala penjuru Kota Batam dan pulau terdekat,” kata Tigor.
Diketahui, dalam bentrok ini, 21 petugas atau Tim Terpadu mengalami luka-luka akibat lemparan batu, botol, hingga pengeroyokan. Petugas ini dievakuasi dan dirawab di RS Bhayangkara Polda Kepri.
“Beberapa petugas masih dirawat di rumah sakit,” tutupnya. (*)
batampos – Executive General Manager Kepala Pos Cabang Batam, Hemat Firdaus, mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan jadwal dan skenario penyaluran beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kota Batam.
“Kami menyiapkan kantor pos menjadi tempat penyerahan bantuan pangan. Untuk memudahkan masyarakat, kami juga menyiapkan konsep penyaluran secara komunitas di lokasi-lokasi tertentu,” jelas Hemat.
Sampai saat ini, di gudang Perum Bulog Cabang Batam ada 4.300 ton beras Medium CPP untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Batam sampai lima bulan ke depan. Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan pangan beras diperkirakan aman sampai akhir tahun.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), beras Medium CPP di pintu gudang Bulog memiliki harga senilai Rp 10.250. Sedangkan di pasaran, beras tersebut dijual eceran seharga maksimal Rp 11.500.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid mengatakan tentunya ditengah kenaikan harga beras saat ini, dengan adanya bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah ini sangat membantu masyarakat Batam.
Kenaikan harga beras ini pun menurutnya berpengaruh pada kenaikan inflasi di Kota Batam. Harapannya setelah launching Penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah Tahap ke-2, pendistribusiannya lancar dan tepat sasaran.
“Kita harus menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah yang udah memberikan bantuan beras ini. Disamping membantu masyarakat, bantuan beras ini juga salah satu cara untuk mengendalikan inflasi di Kota Batam,” ujarnya.
Jefridin bersama dengan pihak Bulog dan PT. Pos melakukan pemeriksaan kualitas beras bantuan yang akan disalurkan.
“Tadi sudah Kita lihat bersama-sama kualitas beras yang akan didistribusikan. Alhamdulillah kualitasnya sangat baik dan tentunya sesuai dengan harapan masyarakat. Artinya beras yang akan disalurkan ini tidak sangat layak untuk dikonsumsi,” sebutnya. (*)
Ketua Umum PGA Indonesia Wilayah Batam, Delfian Hertinus bersama pengurus lainnya saat dilantik
batampos– Kepengurusan Professional Golfer Association of Indonesia (PGA Indonesia) Wilayah Batam resmi dilantik di Palm Springs Golf & Country Club, Senin (11/9) siang. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Dewan Pengurus Nasional PGA Indonesia.
Kepengurusan ini merupakan masa bakti 2023-2027. Kepengurusannya terdiri dari Pelindung oleh Ansar Ahmad, Pembina Johanes Kennedy, Penasehat oleh Isniadi, Ketua Umum oleh Delfian Hertinus, Wakil Ketua oleh Elekson Tarigan, Ketua Harian oleh Iswadi Imin Mal.
Ketua Harian Dewan Pengurus Nasional PGA Indonesia, Agus Triyono merasa bangga dengan pelantikan kepengurusan ini. Sebab, kepengurusan baru ini diisi tokoh golf asal Batam yang profesional.
“Kami harapkan pengalaman yang dipunyai bisa menjalanakan pengurus ini. Bisa bahu membahu menjalankan organisasi ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan PGA Indonesia didirikan didasari dengan tujuan sesuai peraturan dengan perundangan yang berlaku. Untuk itu, ia meminta para pengurus untuk bersama-sama dan gotong royong menjalankan organisasi tersebut.
“Komitmen, konsisten, konsekuen yang didukung komunikasi aktif merupakan kata kunci keuksesan menjalankan organisasi,” katanya.
Sementara Ketua Umum PGA Indonesia Wilayah Batam, Delfian Hertinus mengatakan ia akan lebih mengembangkan organisasi ini melalui program-program dan turnamen profesional. Rencananya, turnamen ini akan rutin dilakukan setiap tahunnya.
“Ke depan semakin bertambahnya golf amatir lebih berkontribusi ke organisasi ini,” katanya.
Selain program baru, selama masa jabatannya, ia akan mendorong para pegolf profesional Batam untuk mengikuti touring profesional.
“Batam ini surga golf, wilayahngya kecil tapi lapangan banyak. Jadi diharapkan orang Batam bisa membawa nama Batam di nasional,” tutupnya. (*)
batampos– Karimun telah menggelar acara Business Forum Investement Opportunities di Hotel JW Marriot Medan, Kamis (7/9) lalu. Tujuannya, memberikan informasi bahwa di Kepri khususnya Kabupaten Karimun ada peluang usaha yang begitu baik untuk pengusaha dari Medan, Sumatera Utara.
“Kami melihat di ibukota Provinsi Sumatera ini banyak pengusaha potensial. Melalui Business Forum Investement Opportunities ini, kami boleh berharap dapat membawa pengusaha asal Medan berinvestasi di Karimun,” ujar Plt Kepala Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun (BP Karimun) Faisal, Senin (11/9) di ruang kerjanya.
Faisal mengaku, BP Karimun selalu siap menerima investor di kawasan free trade zone (FTZ) Karimun. Di Kepulauan Riau sendiri, ada empat Free Trade Zone, yakni Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang.
“Sebagai operator BP Karimun, kami memberikan banyak kemudahan kepada pengusaha-pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Karimun khususnya di kawasan FTZ,” papar Faisal.
Diantara keuntungan pengusaha maupun investor yang berinvestasi di kawasan FTZ Karimun yakni, lokasi strategis yang berdekatan dengan Singapura & Malaysia. Kemudian ketersediaan lahan, serta ketersediaan tenaga kerja lokal.
“Begitu juga dukungan pemerintah seperti bebas bea masuk dan bea keluar. Tidak ada pajak pertambahan nilai, tidak ada pajak barang mewah, serta bebas pajak badan atau perusahaan sesuai peraturan yang berlaku,” papar Faisal.
Disampaikan Faisal, ada tiga prospek yang ditawarkan kepada investor melalui Business Forum Investement Opportunities. Pertama adalah investasi di bidang air bersih, kedua investasi di bidang pelabuhan, dan ketiga investasi di bidang industri maritim seperti galangan kapal.
“Selaku operator BP Karimun, acara yang digelar untuk menawarkan berbagai peluang, dan kemudahan berinvestasi di kawasan FTZ Karimun. Tidak hanya di Medan, promosi yang sama juga kami lakukan di kota-kota besar di Indonesia,” terang Faisal.
Bussines Forum Free Trade Zone & Free Port of Karimun Riau Province Island ini turut dihadiri beberapa konsul negara sahabat. Di antaranya Konsul Jenderal Malaysia Mr Ayub bin Omar dan Konsul Jenderal Jepang Mr Takonai Susum. (*)
Hal ini merespons rencana KPU RI yang mengusulkan akan memajukan waktu pendaftaran pasangan capres–cawapres pada 10 Oktober 2023.
“Kalau tidak dimajukan justru memengaruhi tahapan Pemilu. Pemilu bisa terganggu kalau tidak dimajukan,” kata Mahfud MD di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (11/9).
Mahfud menjelaskan, tahapan pemilu diatur melalui Peraturan KPU (PKPU) setelah dipertimbangkan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), DPR, KPU dan Bawaslu. Menurutnya, muncul kekhawatiran jika jadwal pendaftaran pasangan capres–cawapres pada 19 Oktober-25 November 2023, akan mengganggu pemungutan suara yang direncanakan berlangsung pada 14 Februari 2024.
“Tapi ketentuan bahwa masa kampanye harus selesai tiga hari sebelum pencoblosan, sebelum pemungutan suara dan logistik harus selesai sekian hari sebelum pemungutan suara, gambar sudah dicetak sekian hari sebelum pemungutan suara itu ada Undang-Undang,” ucap Mahfud.
Ia meyakini, rencana KPU memajukan jadwal pendaftaran pasangan capres–cawapres menjadi 10 sampai dengan 16 Oktober 2023 untuk melaksanakan Undang-Undang Pemilu. Sebab, terdapat serangkaian tes kesehatan dan penetapan capres–cawapres yang akan dilakukan KPU.
“Itu udah cukup pendaftaran, lalu di situ ada pemeriksaan kesehatan, penetapan daftar calon dan sebagainya,” ujar Mahfud.
Jadwal pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) ke KPU RI direncanakan maju dari rencana awal. Hal itu tertuang dalam draf rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pencalonan Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
Semula, dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024, pendaftaran pasangan capres–cawapres dibuka 19 Oktober. Namun, dalam rancangan PKPU terbaru, KPU mengubahnya menjadi 10 Oktober atau maju 9 hari. Apabila rancangan PKPU itu disahkan, maka pendaftaran pasangan capres–cawapres tinggal sebulan lagi dari sekarang.
Komisioner KPU RI Idham Holik mengatakan, rencana mempercepat jadwal pendaftaran capres–cawapres itu lantaran ada perubahan ketentuan dalam Pasal 276 ayat 1 UU tentang Pemilu setelah keluarnya perppu. Regulasi itu menjelaskan, KPU sudah harus menetapkan pasangan capres–cawapres 15 hari sebelum masa kampanye.
’’Nah, dalam hal ini (kalau dihitung) jatuh pada 13 November 2023 (penetapan capres),’’ ucap Idham, Rabu (6/9).
Idham melanjutkan, jika merujuk pada lampiran satu PKPU 3/2022, kampanye Pemilu 2024 akan dimulai 28 November 2023. Selain jadwal pendaftaran capres–cawapres, draf PKPU tersebut juga mengatur perubahan syarat pasangan capres–cawapres bagi yang berstatus menteri.
Pada draf PKPU terbaru, menteri tidak wajib mundur saat mencalonkan diri. Namun, yang bersangkutan cukup mengajukan izin kepada presiden. Perubahan itu sebagai konsekuensi dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK). (*)
Isdianto dan Suryani saat berpasangan pada Pilgub Kepri 2019 lalu.
batampos – Persaingan calon legislatif menuju Senayan dari daerah pemilihan (Dapil) Kepri cukup sengit. Selain mempertandingkan petahana, politisi ulung, ada juga kaum milenial yang juga mencoba peruntungan berebut empat kursi yang tersedia.
Selain adu strategi, mempertahankan suara dukungan dari simpatisan dan visi misi menuju Senayan juga upaya meraih tambahan suara baru dalam pemilihan yang rencananya digelar Februari 2024 mendatang.
Suryani, salah satu kader PKS yang akan maju mewakili Kepri ke Senayan. DPR-RI dipilih karena ingin mencoba tantangan baru, dan mewujudkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kepri.
Menurut mantan pasangan Isdianto di Pilgub 2019 lalu ini mengaku pengalaman berkecimpung di dunia politik menjadi modal utama untuk meneruskan perjuangan masyarakat hingga ke Senayan.
“Saya sudah empat periode di DPRD Kepri, jadi kalau ingin mencapai sesuatu yang lebih saya harus berani keluar dari zona nyaman saya. Makanya saya pilih DPR-RI,” sebutnya.
Menurutnya, DPR-RI bisa memberikan kesempatan baginya untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginan masyarakat Kepri.
Sebagai daerah kepulauan, ia ingin Kepri lebih kuat. Mulai dari hasil bumi, hasil laut, bahkan mencakup pendidikan vokasi di kemaritiman.
“APBD kita masih mengandalkan pajak, padahal dari kemaritiman kita ada. Jadi artinya ada yang salah. Makanya saya ingin dorong kemaritiman ini untuk lebih maju,” sebutnya.
Selain itu menurutnya, dana transfer untuk Kepri ini disamakan dengan Jawa. Padahal Kepri adalah wilayah kepulauan. Dari segi pengeluaran dan transportasi lebih besar. Hal seperti ini yang menjadi konsentrasinya.
Suryani menyebutkan ada beberapa program unggulan yang menjadi konsentrasi ketika memutuskan untuk maju ke DPR-RI.
Pertama penguatan sektor maritim. Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil minyak bumi dan gas, Kepri belum mendapatkan manfaat yang optimal. Sehingga perlu dilakukan penguatan.
“Pusat melihat Kepri ini sama dengan Jawa. Padahal Kepri wilayah kepulauan. Tentu berbeda cost dan lainnya. Tentu dalam menentukan dana transfer dan lainnya harus berbeda dari wilayah daratan. Jadi ini akan saya perjuangkan, jika terpilih mewakili Kepri ke Senayan,” bebernya.
Kedua adalah pendidikan, sebagai wilayah kemaritiman Kepri sangat minim akan pendidikan kemaritiman. Bahkan Kampus Umrah saja baru punya jurusan kemaritiman baru-baru ini.
“Saya pernah kunjungan ke salah satu SMK, dan peralatan buat praktek mereka itu rusak. Nah, bagaimana kita mau maju kalau fasilitas tidak memadai. Ini yang juga menjadi perhatian kami,” ungkapnya.
Ketiga adalah peningkatan UMKM. Penopang ekonomi Indonesia ini masih belum maksimal. Salah satunya soal kemasan. Suryani berkeinginan Kepri memiliki rumah kemasan. Tempat yang bisa memberikan pelatihan, kemasan yang baik agar produk UMKM bisa makin berkelas.
“Kita punya hasil laut yang kaya dan beragam, namun masih belum banyak menghasilkan olahan kecuali kerupuk. Padahal menurut saya banyak, karena kita terkendala di SDM. Kepri harusnya berfikir hasil olahan ini atau produk UMKM ini bisa diekspor ke luar negeri karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia,” bebernya.
Terkait upaya memenangkan satu kursi, dan melenggang ke senayan, ia menuturkan sudah pasti mengandalkan pertemuan langsung, media sosial, simpatisan, teman, rekan, keluarga, dan semua konektivitas yang dimiliki.
Menurutnya, selain ongkos politik, menjalin dan mempererat silaturahmi adalah yang prioritas.
Mengenai persaingan dengan sesama politikus, menurutnya itu adalah sesuatu yang biasa terjadi. Di internal partai, tidak ada yang menganggap saingan. Tujuan kader adalah memastikan satu kursi di DPR-RI.
Masing-masing calon menurutnya memiliki pasar yang berbeda-beda. Sehingga tidak perlu khawatir ketika bersamaan maju.
“Saling beretika saja. Kami goalsnya adalah memastikan PKS bisa mewakili Kepri ke Senayan.
Berbicara mengenai saingan dengan petahana, atau mantan pasangan Isdianto yang juga maju ke DPR-RI, Suryani berpendapat setiap calon memiliki strategi masing-masing. Serta punya pendukungnya. Suryani hanya ingin memastikan pendukungnya tidak beralih, dan berpindah ke calon lain.
“Ada tiga orang yang maju mantan peserta di Pilgub 2019 lalu. Ada saya (Suryani, red), Pak Isdianto, dan Pak Suryo. Saya rasa semua punya kans untuk merebut kemenangan, atau sebaliknya. Kalau sudah maju kan harus siap menang dan kalah,” selorohnya.
Untuk kaum milenial, menurut Suryani ini mengungkapkan hal ini bisa menjadi ajang bagi pengembangan diri mereka. Menjadi wakil rakyat bukan sesuatu yang gampang. Selain itu ide kreatif mereka tentu juga dibutukan dalam mendorong Kepri semakin maju.
“PKS juga ada calon milenial. Jadi menurut saya sah saja mereka. Namun jangan dianggap sebagai saingan, sebab pasarnya berbeda,” sebutnya.
Tingginya persaingan untuk menjadi wakil Kepri ke Senayan, menurutnya juga mempengaruhi strategi, hingga biaya politik. Suryani mengungkapkan ongkos politik dengan money politik adalah dua hal yang berbeda.
Untuk menemui warga, simpatisan, dan pendukung membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal ini karena Kepri merupakan wilayah kepulauan.
“Intinya jangan money politik. Tapi kalau bicara ongkos politik saya rasa tidak ada masalah. Tugas saya adalah merawat pendukung saya. Jangan sampai mereka berpaling. Makanya saya mengutamakan tatap muka untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kepri ini” bebernya.
Lanjutnya, untuk kesiapan menghadapi pemilihan legislatif yang tinggal beberapa bulan ke depan, Suryani menyebutkan memperbanyak menemui warga. Di sela-sela pertemuan tersebut, ia juga mmpaikan apa yang menjadi fokus jika terpilih.
“Sekarang saya keliling terus. Karena Kepri ini luas, jadi setiap hari sudah terjadwal semua ketemu warga. Alhamdulillah, pendukung saya masih setia, semoga hingga pemilihan nanti kami diberikan yang terbaik, sehingga perjuangan yang saya bicarakan bisa saya realisasikan melalui Senayan,” tutupnya.(*)
Masyarakat antusias saat mengantre untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Perumahan Taman Surya Indah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Senin (11/9/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Masyarakat antusias mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan Dokkes dan Satresnarkoba Polres Bintan.
Kegiatan dilaksanakan di Posko Kampung Bebas Narkoba yang terletak di Perumahan Taman Surya Indah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Senin (11/9/2023).
Pantauan di lokasi, masyarakat terlihat mengantre untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan tensi, gula darah, kolestrol, asam urat dan pengecekan penyakit lain.
Tidak hanya mendapat pelayanan pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapat obat dan vitamin gratis.
Salah seorang warga mengatakan, senang adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan kepada masyarakat. Sebab, adanya layanan pemeriksaan kesehatan ini, masyarakat menjadi tahu apakah tubuhnya sehat atau tidak.
Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Syofian Rida mengatakan, layanan pemeriksaan kesehatan disambut antusias oleh masyarakat.
Ilustrasi: Persediaan beras di Bulog Batam. F.Cecep Mulyana
batampos – Pemerintah memberikan bantuan beras 10 Kg kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kota Batam. Beras bantuan ini diberikan kepada 32.533 KPM.
Kantor Bulog Batam menyatakan akan segera mendistribusikan beras cadangan pangan pemerintah tahap ke-2 tahun 2023.
Kepala Perum Bulog Cabang Batam, Meirizal Sudyadi, mengatakan, mulanya penyaluran bantuan tahap dua ini dijadwalkan Oktober mendatang.
Namun melihat inflasi disumbang kenaikan harga beras saat ini, jadwal penyaluran pun dimajukan.
“Awal penyaluran, kami akan salurkan sekitar 18 ton untuk daerah Batuampar,” ujar Meirizal, Senin (10/9).
Ia menjelaskan untuk penyaluran selama tiga bulan alokasi, disiapkan 975.990 kilogram beras Medium Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dimulai bulan September ini.
Penyaluran akan dilakukan secara bertahap melalui PT Pos Indonesia. Setiap satu bulan, ada 325.330 kilogram beras yang akan dibagikan kepada total 32.533 penerima bantuan pangan di 12 kecamatan Kota Batam.
Bantuan pangan ini, diharapkan bisa menekan gejolak kenaikan harga beras. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kualitas beras yang disalurkan agar dapat dikonsumsi masyarakat. (*)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto. Foto Yulitavi/Batam Pos
batampos – Rencana relokasi warga Rempang, Kecamatan Galang untuk kepentingan pembangunan kawasan ekonomi baru atau Rempang Eco City juga dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Batam. Disdik akan menampung siswa SD dan SMP di sana agar tetap melanjutkan aktifitas belajar selama proses relokasi nantinya.
Kepala Dinas Pendidikan kota Batam Tri Wahyu Rubianto, menuturkan saat ini pihaknya sedang mengatur teknis agar aktifitas belajar mengajar sekolah-sekolah di Rempang Galang yang masuk dalam lokasi pengembangan tetap berjalan seperti biasa.
“Rencananya kita pakai gedung sekolah yang ada di Batam. Sesuai dengan lokasi tinggal sementara mereka nanti. Nanti sekolah pemilik gedung belajar pagi, siangnya dipakai oleh sekolah-sekolah di sana. Kepala sekolah dan tenaga pengajar,” ujar Tri.
Dari data sementara yang diperoleh Dinas Pendidikan Kota Batam, ada sekitar 2.000 siswa SD dan SMP yang akan menumpang sementara di gedung sekolah yang ada di Batam.
Sementara dari BP Batam, ada 14 lokasi rusunawa, ruko, dan kampung tua yang akan dijadikan lokasi tempat tinggal sementara warga yang akan direlokasi, sambil menunggu rumah yang dijanjikan pemerintah siap dibangun.
Pengelola Rusunawa Pemko Batam juga sudah mempersiapkan rusunawa agar saat pemindahan nanti berjalan dengan lancar.
“Sedang kita persiapkan. Masih banyak yang kosong dan bisa untuk mengakomodir semua masyarakat yang mau direlokasikan itu,” ujar Kepala UPT Rusunawa Pemko Batam Roni.
Di wilayah Batuaji dan Sagulung sedikitnya ada tiga Rusunawa yakni rusunawa Pemko Batam satu, dua dan tiga. Selain itu ada juga Rusunawa Pemko Batam di Muka kuning, Kabil dan Batuampar.
“Yang di Tanjunguncang ada masalah sedikit dengan suplai air bersih. Memang agak sulit seperti yang dialami masyarakat Tanjunguncang pada umumnya. Tapi itu akan kita surati pengelolah lagi biar ada jaminan suplai air nantinya, ” ujar Roni.
Berdasarkan rilis dari BP Batam sedikitnya ada 14 unit rusunawa dan ruko yang akan menampung masyarakat Rempang Galang sementara menunggu pembangunan rumah yang dijanjikan pemerintah di lokasi relokasi.
Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa masa pematangan lahan relokasi hingga pembangunan hunian memakan waktu sekitar satu tahun. Pemerintah juga menjamin fasilitas pendidikan anak-anak sebelum kembali ke lokasi relokasi. (*)