Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5182

Dewas KPK Gelar Sidang Etik Terhadap Johanis Tanak Secara Tertutup

0
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik, terhadap Wakil Ketua KPK Johanis Tanak di Gedung ACLC KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (27/7). Rencananya, siang etik itu akan digelar sekitar pukul 09.00 WIB.

“Jam 09.00 WIB, sidang bersifat tertutup,” kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris dikonfirmasi, Kamis (27/7).

Syamsuddin memastikan, pihaknya sudah melayangkan surat agar Johanis Tanak kooperatif menghadiri persidangan etik. Mengingat sebelumnya pada Senin (24/7), Johanis Tanak beralasan cuti sehingga tidak bisa hadir ke dalam persidangan.

“Sudah (mengirimkan surat imbauan tertulis),” ucap Syamsuddin.

Sebelumnya, Johanis Tanak meminta Dewas KPK menunda sidang dugaan pelanggaran kode etik terhadap dirinya, yang diagendakan pada Senin (24/7). Ia beralasan, sedang cuti sehingga tak bisa hadir.

“Kebetulan saya masih cuti sampai Rabu baru masuk kantor. Jadi saya minta mundur waktunya,” ucap Johanis dikonfirmasi, Jumat (21/7).

Pimpinan KPK berlatar belakang Jaksa ini mengungkapkan, permintaan itu sudah dilayangkan kepada Dewas KPK. Ia memastikan, akan kooperatif menjalani persidangan kode etik oleh Dewas KPK.

Namun, Johanis membantah dirinya dituduh melanggar kode etik, akibat  percakapannya dengan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Idris Sihite.

“Pada dasarnya saya siap menghadapi hal tersebut. Saya dianggap melanggar kode etik tapi saya sendiri merasa tidak melanggar,” tegasnya.

Peneliti ICW Lalola Easter sebelumnya melaporkan Wakil KPK Johanis Tanak ke Johanis KPK. Pelaporan itu terkait dugaan percakapan antara Johanis dengan Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM Idris F. Sihite.

“ICW pada hari ini melaporkan kepada Dewas KPK dugaan pelanggaran etik dan pedoman perilaku yang dilakukan oleh Wakil Ketua KPK atas nama Johanis Tanak,” ucap peneliti ICW Lalola Easter di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/4).

Lalola menjelaskan, laporan ini mengacu pada komunikasi Johanis dengan Plh Dirjen Minerba sekaligus Kepala Biro Hukum pada Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM Idris F. Sihite yang berisi permintaan duit dengan ‘main di belakang layar’. Ia menyebut, pelaporan terhadap Johanis berdasarkan dua peristiwa yang telah diperolehnya.

“Ada dua peristiwa yang kami laporkan. Yang pertama tentu komunikasi yang terjadi di bulan Oktober 2022, baik tanggal 12 maupun 19 dan juga yang terjadi di bulan Februari 2023,” ujar Lola.

Menurut Lola, Johanis tidak bisa menjaga sikap dan perbuatan meskipun pada Oktober 2022, ia belum resmi dilantik sebagai pimpinan KPK melainkan baru dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan di DPR.

“Dalam kerangka itu, tentu perilakunya sudah harus dijaga sehingga ketika ada komunikasi yang dibangun dengan pihak lain yang menawarkan kerja, yang tentu saja itu berpotensi besar memunculkan konflik kepentingan di kemudian hari ketika yang bersangkutan menjadi Wakil Ketua KPK, itu sudah harus diantisipasi,” tutur Lola.

Ia pun menyoroti komunikasi yang dibangun Johanis pada Februari 2023, di mana yang bersangkutan sudah menjadi pimpinan KPK. Lola menilai, ada pelanggaran yang dilakukan Johanis dalam hal ini.

Ia lantas menyentil Johanis yang mengaku tidak tahu-menahu perihal kasus dugaan korupsi yang menyeret Idris Sihite.

“Kami menduga kuat ada pelanggaran di situ, dan pelanggaran tersebut adalah melakukan komunikasi dengan pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung itu perkaranya sedang ditangani oleh KPK,” pungkas Lola. (*)

Reporter: JP Group

Bupati Karimun Serahkan SK untuk 2.415 Honorer

0
Bupati Karimun, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja oleh ASN P3K yang baru menerima SK P3K

batampos– Ribuan tenaga honorer insentif di Kabupaten Karimun bisa bernafas lega. Karena, Pemerintah Kabupaten Karimun menyetujui untuk memperpanjang masa kerja sampai Oktober mendatang. Dan secara simbolis, Rabu (26/7) diserahkan secara resmi bersamaan dengan penyerahan surat keputusan (SK) ASN pegawai 0emerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di Gedung Serbaguna Nilam Sari.

Tenaga honorer insentif yang kita perpanjang jumlahnya sebanyak 2.415 orang. Perpanjangan ini hanya diberikan sampai dengan Oktober. Karena, sesuai aturan yang dikeluarkan Kemen PAN RB, pada Nopember tidak ada lagi tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah. Kecuali, dengan sistem outsourcing,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai penyerahan SK tenaga honorer insentif dan SK ASN P3K.

BACA JUGA:Pemkab Karimun Perpanjang SK Tenaga Honorer

Meski demikian , kata Rafiq, diharapkan pada Oktober atau Nopember dari pemerintah pusat ada aturan yang mengatur tentang tenaga honorer insentif ini. Dia berharap, pemerintah pusat mengeluarkan aturan yang bisa tetap mengangkat tenaga honorer insentif menjadi ASN P3K.

”Kalau memang sampai akhir Oktober tidak ada aturan baru, maka dengan terpaksa ribuan honorer di Pemerintah Kabupaten Karimun tidak dilanjutkan lagi. Tapi, sesuai dengan usulan kita meminta kepada pemerintah pusat agar tenaga honorer insentif yang ada saat ini bisa diangkat menjadi ASN P3K. Jika tidak demikian, maka akan menambah angka pengangguran,” paparnya.

Perlu diketahui bahwa, lanjut Rafiq, tidak semua tenaga honorer insentif yang diperpanjang masa kerjanya. Jumlahnya ada 34 orang. Tidak diperpanjang SK honorer insentif untuk 34 orang tersebut disebabkan ada yang mengundurkan diri dan pindah ke luar daerah.

Menyinggung tentang ASN P3K, Rafiq menyebutkan, jumlah keseluruhan ASN P3K yang menerima SK hari ini (Rabu, red) sebanyak 520 orang. ”Terdiri dari 51 orang jabatan fungsional tenaga kesehatan dan 469 orang jabatan fungsional tenaga guru. Selain penyerahan SK juga dilakukan penandatanganan kontrak kerja selama 5 tahun,” ungkapnya.

Dikatakannya, kepada ASN P3K yang sudah menerima SK diharapkan dapat bekerja dengan baik, bertanggung jawab dan penuh dedikasi. Sehingga, bisa memajukan daerah. Terhitung mulai bulan depan, gaji yang diterima sebagai ASN P3K. (*)

reporter: sandi

Kampus Asing Jamin QC Sejak Penyiapan Bahan Ajar

0
Ilustrasi Monash University. (Foto: Shutter Stock)

batampos – Standar pendidikan perguruan tinggi (PT) asing yang buka cabang di Indonesia tetap mengikuti kampus induknya. Tak heran, bila quality control (QC) sistem pendidikan hingga pola belajar mengajar sangat ketat.

Ika Idris, Dosen Public Policy & Management program Monash University Indonesia menceritakan, jika QC di Monash sangat berbeda dengan PT lokal. Misalnya, untuk memastikan apa saja yang diajarkan oleh dosen, kampus mewajikan dosen untuk melaporkan bahan ajarnya. Semua bahan perkualiahan, bacaan, video, kuis, hingga tugas harus sudah selesai satu minggu sebelum mahasiswa mulai perkuliahan. Sehingga, mahasiswa sudah memahami apa saja yang dipajari dalam satu semester.

Kemudian, evaluasi mahasiswa terhadap dosen yang mengajar sangat diperhatikan betul oleh pihak kampus. Ketika ada dosen mendapat nilai kecil, maka kampus akan benar-benar menindaklanjuti. Dosen akan ditanya apakah ada masalah atau kendala. Kemudian ditawarkan bantuan dalam menyelesaikannya.

“Dosen akhirnya membuat perencanaan untuk perbaikan,” ujarnya saat dihubungi, kemarin (26/7).

Lalu untuk penilaian mahasiswa, sebelum dosen menyerahkan nilai akan ada review yang dilakukan. Review mencakup bagaimana dosen memberikan penelian, apakah sudah fair apa belum. Tidak ada subjektivitas atau asal-asalan.

Bahkan, ketika ada dosen memberikan nilai terlalu bagus untuk mahasiswa dikelasnya maka akan diminta pertanggungjawabannya. Dia mencontohkan, ketika dirinya memberikan nilai A diatas batas maksimal yang diberikan. Dalam kondisi itu, ia ditanya apa alasannya.

“Jadi memang quality controlnya mulai dari menyiapkan, perbaikan, penilaian semua dipantau reviewer board jadi gak bisa asal-asalan,” tegasnya.

Bukan hanya itu, dosen wajib memberikan feedback maksimal 10 hari. Hal ini diwajibkan agar bisa improve di next assessment. “Jadi kita beneran serve mahasiswa,” tuturnya.

Selain itu, kampus menyediakan student advisor untuk mahasiswa yang kesulitan dalam perkuliahan. “Supporting sistemnya sudah sangat siap banget,” sambungnya.

Tak hanya untuk mahasiswa, dosen juga mendapat perhatian penuh untuk bisa mengembangkan diri. Salah satunya terkait riset. Menurutnya, di Monash, dosen diberikan kesempatan penuh untuk melakukan riset dengan dibebaskan dari mengajar.

“Monash kan fokusnya research. Beban ngajar 40 persen, riset 40 persen, dan admin 20 persen. Jadi memang kita tidak mengajar penuh selama satu tahun, di waktu libur itu bisa fokus riset,” paparnya.

Sementara itu masuknya kampus asing di Indonesia, juga menjadi sorotan kalangan dosen. Mereka berharap tidak seluruh dosen ikut didatangkan dari kampus induknya di luar negeri. Selebihnya dosen-dosen lokal juga bisa mendapatkan akses yang setara, selama memenuhi kualifikasi akademik.

Aspirasi dari kalangan dosen terkait masuknya sejumlah kampus asing ke Indonesia itu, diantaranya disampaikan Ketua Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) Prof Ali Muktiyanto. ’’Kami tidak mempermasalahkan masuknya mereka (kampus asing). Karena kami bicara kualitas,’’ katanya usai pembukaan Rapat Kerja Tahunan FDAP 2023 di Universitas Terbuka kemarin (26/7).

Ali mengatakan masuknya kampus asing di Indonesia itu, tentu terikat dengan regulasi soal kepegawaian atau ketenagakerjaan. Termasuk komposisi pegawai dari luar negeri dan dari dalam negeri. ’’Regulasi membuat aturan seperti itu. tidak serta merta asing semua dibawa ke sini,’’ katanya.

Dia menuturkan dosen-dosen lokal, tentunya banyak yang jago-jago. Sehingga secara kualitas, tidak kalah dengan para dosen atau akademisi dari kampus induk perguruan tinggi asing tersebut. Ali berharap nantinya kampus asing yang membuka cabang di Indonesia, memberikan akses yang terbuka dan setara bagi dosen-dosen lokal.

’’Selama yang bersangkutan memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan standar kampus, aksesnya tetap terbuka. Kami juga siap mengisi jabatan penting di dalamnya,’’ katanya. Untuk itu Ali mengatakan, mereka terus berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) soal masuknya kampus asing tersebut. Sehingga kampus asing yang masuk ke Indonesia itu beroperasi sesuai dengan ketentuan.

Ali menegaskan mereka selalu berpandangan satu kampus dengan kampus lain, termasuk kampus asing, bukan sebagai kompetitior. Tetapi sebagai mitra untuk saling bekerjasama. Khususnya kerjasama di ranah akademik, seperti penelitian dan lainnya. Sehingga semua kampus, baik itu kampus lokal maupun cabang luar negeri, bisa berkembang dan maju bersama.

Sebagaimana diberitakan Kemendikbudristek mengumumkan ada tujuh kampus top dunia yang akan membuka cabang di beberapa kota di Indonesia. Yaitu Daekin University dan Lancaster University di Bandung. Kemudian Kings’s Collage London, Western Sydney University, dan Georgetown University di Surabaya. Lalu Curtin University dan Manchester University di Denpasar. (*)

Reporter: JP Group

Masih Banyak Nasib Guru Honorer Menderita, Kebijakan Marketplace Guru ala Nadiem Disoal

0
Ilustrasi. Ratusan guru honor saat menggelar aksi di Jakara. Mereka menuntut pemerintah agar memprioritaskannya jadi CPNS. (Dok Jawapos.com)

batampos – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki menilai, wacana kebijakan marketplace guru yang ditawarkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim tidak bisa memberikan kepastian terhadap nasib guru honorer.

“Metode marketplace sangat tergantung pihak sekolah, kapan dan siapa guru yang mereka butuhkan. Dengan demikian tidak bisa memastikan kapan guru honorer, khususnya kategori P1 yang masih tersisa itu diselesaikan pengangkatannya,” kata Zainuddin kepada wartawan, Kamis (27/7).
Zainudin juga mengungkapkan, guru honorer yang lulus passing grade pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan kategori P1 yang sudah lama menunggu pengangkatan juga terkendala belum mendapat penempatan. Karena itu, pihaknya mendorong agar mereka bisa diangkat semua.
Komisi X DPR RI meminta agar honorer harus sudah bisa diangkat semua akhir Oktober 2023,” ucap Zainuddin.
Tak hanya itu, kata Zainuddin, salah satu yang menjadi persoalan kebijakan marketplace guru adalah gaji. Ia menilai, regulasi yang ada masih perlu diperbaiki.
“Masih ada aturan tentang penetapan gaji yang harus disinkronisasi. Di satu sisi Menteri Keuangan mengeluarkan PMK 212/PMK.07/2022 yang menegaskan bahwa gaji dan tunjangan guru ASN P3K atas biaya APBN melalui DAU,” tegas Zainuddin.
“Namun, di sisi lain ada Perpres 98 Tahun 2020 dan Permendagri No. 6 Tahun 2021 yang menegaskan bahwa gaji dan tunjangan ASN P3K dibebankan kepada pemerintah daerah,” sambungnya.
Ia juga menuturkan, belum adanya sinkronisasi regulasi, pemerintah daerah banyak yang enggan untuk mengusulkan formasi di daerahnya. Sementara, marketplace guru ingin memastikan pemberi gaji dan tunjangan ASN PPPK yang diangkat setelah di checkout oleh satuan pendidikan mendasarkan kepada PMK 212.
“Bagaimana dengan keberadaan Perpres dan Permendagri yang mengatur penetapan gaji dan tunjangan ASN P3K tersebut? Jadi marketplace akan bermanfaat jika disertai sinkronisasi regulasi tentang penetapan gaji dan tunjangan. Selagi regulasinya belum sinkron tetap saja akan dibayang-bayangi masalah meski  rekrutmennya menggunakan model marketplace,” jelasnya.
Zainuddin juga menegaskan, gagasan marketplace guru juga belum didesain untuk menyelesaikan pengangkatan guru honorer yang berasal dari sekolah swasta. Padahal, menurut  guru honorer asal sekolah swasta juga ingin diangkat menjadi ASN PPPK dengan harapan mendapatkan kepastian kesejahteraannya.
“Kalau tidak dikembalikan ke sekolah asal, akan banyak sekolah swasta yang kehilangan guru-guru terbaiknya,” tegasnya.
Hal ini, lanjut Zainuddin, tidak boleh terjadi karena akan merusak kualitas pendidikan di sekolah swasta yang  justru seharusnya mendapatkan pembinaan oleh Kemendikbudristek.
“Sekolah-sekolah swasta yang berada di bawah naungan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah, Ma’arif NU dan lembaga penyelenggara pendidikan berbasis masyarakat lainnya selama ini benar-benar mengeluh guru-gurunya diambil menjadi ASN P3K dan ditempatkan di sekolah negeri,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Mendikbudristek Nadiem Makarim menawarkan program Marketplace guru semacam platform berisi database calon guru yang sudah pernah mengikuti seleksi ASN PPPK yang lolos passing grade, namun belum dapat formasi ataupun lulusan pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan yang dinilai layak menjadi guru PPPK.
Ke depan, sekolah dapat merekrut guru sesuai formasi yang disediakan pemerintah pusat dengan mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tanpa bergantung pada rekrutmen guru ASN secara nasional. (*)
Reporter: JP Group

 

222 Siswa Ikuti Diktuk Bintara Polri di SPN Polda Kepri

0
image0 3 1 e1690389145301
Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun menggunting rambut siswa Diktuk Bintara Polri, Rabu (27/7).

batampos – Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun membuka pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri gelombang kedua tahun 2023 di Lapangan Upacara SPN Tanjung Batu, Polda Kepri. Kapolda Tabana menekankan pentingnya program pendidikan pembentukan bintara dan tamtama Polri ini.

“Di Polda Kepri sendiri, tercatat sebanyak 222 siswa hadir dengan semangat membara untuk mengikuti pendidikan yang penuh tantangan ini,” ujarnya, Rabu (26/7).

Kemudian, pendidikan ini menjadi tonggak penting dalam membekali para peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, serta penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian dasar.

Baca Juga: Polda Kepri Siap Sukseskan Pengamanan Pemilu 2024

“Selain itu, para peserta didik juga akan menjalani berbagai pelatihan jasmani agar memiliki kualitas fisik yang prima serta mental kepribadian yang baik, menghadapi tugas kepolisian yang penting dan mulia, termasuk pengamanan agenda besar nasional yaitu pemilihan umum tahun 2024,” ujarnya.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi Arianto, juga menegaskan beberapa poin yang harus dipegang teguh oleh para peserta didik Diktukba Polri tahun 2023 gelombang kedua.

“Meningkatkan ketakwaan terhadap tuhan yang maha esa, mempersiapkan fisik dan mental yang kuat selama pendidikan, serta mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan lembaga,” ujarnya.

Baca Juga: Aniaya Anak Tiri, Ibu Rumah Tangga di Sekupang Dibekuk Polisi

Lalu dengan disiplin, semangat, motivasi, dan kemampuan berkomunikasi yang baik menjadi hal yang ditekankan dalam pelaksanaan pendidikan di SPN Polda Kepri.

Selanjutnya dilakukan tradisi penyiraman bunga, pengguntingan rambut siswa, dan tepuk tepung tawar dan pemberian nama batalyon siswa Diktukba Polri gelombang kedua tahun anggaran 2023 menjadi momen bersejarah dalam upacara yang dipenuhi semangat kepolisian.

Sebanyak 15.429 peserta didik dari berbagai tempat, termasuk Sepolwan, Pusdik Brimob, Pusdik Polair Lemdiklat Polri, dan Sekolah Polisi Negara Polda seluruh Indonesia akan menjalani pendidikan ini. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

PT BIIE dan Pemdes Teluk Sasah Kolaborasi Menyiapkan Tenaga Ahli Pengelasan

0
GM PT. BIIE, Lobam, Aditya Laksamana menyerahkan peralatan wirausaha las kepada dua orang mitra binaan saat kegiatan kolaborasi peningkatan skill pengelasan di auditorium Wisma PT. BIIE, Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam pada Rabu (26/7/2023). F.Slamet Nofasusanto

batampos– PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Teluk Sasah menyiapkan tenaga ahli profesional di bidang pengelasan.

Berkat kolaborasi ini, mereka berhasil mencetak 10 orang pemuda tempatan yang memiliki sertifikasi pengelasan setelah menyelesaikan program sertifikasi las 3G FCAW yang digelar LPK Bintan Cakrawala.

General Manager (GM) PT. BIIE, Aditya Laksamana menyampaikan, permintaan tenaga pengelasan yang tersertifikasi terus meningkat seiring mengeliatnya dunia industri perkapalan, offshore, perumahan, infrastruktur yang dilakukan baik dari pemerintah maupun sektor swasta pascapandemi covid-19.

BACA JUGA:LPK Bintan Cakrawala Kembali Siapkan 140 Tenaga Welder Profesional dan Siap Kerja

“Tenaga pengelasan banyak dibutuhkan, karena itu saya ingin kita bersama-sama menyiapkan tenaga pengelasan lokal,” kata dia saat kegiatan kolaborasi peningkatan skill pengelasan di auditorium Wisma PT. BIIE, Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam pada Rabu (26/7/2023).

Dia juga mengatakan, PT. BIIE telah memulai program dari hulu ke hilir diantaranya praktik las bagi siswa SMK, sertifikasi welding inspector bagi guru SMK, up skilling sertifikasi 3G FCAW bagi masyarakat.

PT. BIIE juga, lanjut dia, memiliki program pendampingan wirausaha las.

Melalui program ini, PT. BIIE memberikan bantuan peralatan wirausaha dengan harapan mereka dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mempromosikan citra kerja profesional berstandar industri.

Dia juga mengapresiasi Pemdes Teluk Sasah karena ikut peduli dalam peningkatan skill las.

Dia berharap ke depannya semakin banyak pihak yang berkolaborasi dalam mencetak tenaga-tenaga ahli las tempatan khususnya di Bintan agar dapat bersaing hingga ke level internasional.

“Kita tunjukkan bahwa kita bisa,” kata dia.

Sekretaris Dinas PMD Bintan, Herika Silvia menyampaikan, ini kolaborasi yang baik dalam pengembangan masyarakat desa melalui pemberdayaan, selain pembangunan infrastruktur melalui dana desa.

Diakuinya, tantangan dunia kerja semakin berat terlebih pasca pandemi Covid-19.

Karena itu, diperlukan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan dunia kerja.

Dia berharap, kolaborasi seperti ini dapat terus berkelanjutan dalam upaya mencetak tenaga kerja yang terlatih dan mampu menciptakan usaha yang mandiri.

Salah seorang peserta yang telah menyelesaikan program sertifikasi las 3G FCAW, Devan mengatakan, dirinya telah menyelesaikan program ini dengan baik dan lanjut magang di Perusahaan selama lebih kurang 2 bulan.

Dengan bekal ilmu dan peralatan yang diberikan, mantan siswa SMKN I Bintan Utara ini berencana membuka usaha sendiri.

Dalam kesempatan itu, PT. BIIE menerima sekira 20 siswa dari SMK Perkapalan Hang Tuah dan SMKN I Seri Kuala Lobam sebagai peserta praktik pengelasan di Kawasan BIE, Lobam.

Kegiatan ini dihadiri Kadis Pendidikan Provinsi Kepri yang diwakili Kabidnya, Arif Salman, Sekretaris Dinas PMD Bintan, Herika Silvia, Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abas Manupassa dan Kades Teluk Sasah, Suhairi Sembiring serta sejumlah Kepala Sekolah diantaranya dari SMKN I Bintan Utara, SMKN 1 Seri Kuala Lobam, SMK Perkapalan Hangtuah dan SMKN 3 Tanjungpinang. (*)

reporter: slamet

Masyarakat Berharap Aktifitas Industri Galangan Kapal Diawasi

0
Galangan Kapal Dalil Harahap 7
Ilustrasi. Galangan kapal di Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Banyak perusahaan galangan yang mengabaikan kesehatan lingkungan sekitar dalam menjalankan aktifitas produksinya. Proses blasting atau pembersihan kapal kerap dilakukan di tempat terbuka dan debu blasting berterbangan hingga ke pemukiman warga. Ini sangat berbahaya karena hempasan debu pasir blasting berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

Inilah yang dikeluhkan sebagian masyarakat di Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji dan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang. Pola pengerjaan kapal yang terbuka mengganggu kenyamanan warga di sekitar. Cuaca yang panas ditambah tiupan angin yang kencang akan membuat debu atau limbah sisa aktifitas produksi dalam perusahaan berterbangan ke mana-mana.

“Memang itu yang terjadi. Saat blasting ataupun pemotongan kapal itu selalu berterbangan debunya sampai ke pemukiman warga. Ini yang harus ditegaskan lagi dalam pengawasan dan penindakan di lapangan. Banyak masyarakat kena penyakit gangguan pernapasan karena debu atau asap dari dalam perusahaan,” ujar Usman, warga yang berdiam di dekat lokasi galangan kapal Tanjungriau.

Baca Juga: Dua Penjambret Turis Belanda Ditangkap Polisi di Sekupang

Begitu juga dengan masyarakat di Kelurahan Tanjunguncang yang pemukiman mereka berdampingan dengan perusahaan galangan kapal. Perhatian perusahan terhadap kesehatan ataupun keamanan lingkungan sekitardinilai minim. Yang lebih mengerikan perusahaan galangan juga ada yang nekat membuang limbah sisa produksi ke pemukiman warga.

“Sudah sering itu. Belum lama ini busa sisa galangan kapal dibuang ke pinggir jalan (Brigjen Katamso Tanjunguncang). Itu contoh nyatanya. Yang asap bakaran perusahaan dan berdebu dari kegiatan pengerjaan kapal itu hari-hari dihirup kami yang tinggal dekat galangan ini. Semoga ini diperhatikan lagi. Pokoknya masih kurang untuk hal dampak lingkungan ini dari galangan kapal,” ujar Alfandi, toko masyarakat di Kelurahan Tanjunguncang.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Batam mengingatkan agar perusahaan galangan kapal atau Shipyard di Batam tidak merusak atau mencemari lingkungan. Karena jika terbukti bersalah, ada sanksi administratif hingga pidana badan serta denda yang menanti para pengusaha nakal.

Baca Juga: Orang Tua Keluhkan Pembelian Buku LKS di SD Negeri 13 Batam

Peringatan itu disampaikan Kejari Batam dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar bersama puluhan pemilik atau perwakilan galangan kapal di Aula Kejari Batam. Gelaran diskusi dalam rangka HBA ke 63 itu juga sebagai upaya preventif pengendalian dampak lingkungan hidup khususnya di Kota Batam.

Kepala Kejari Batam, Herlina Setyroni mengatakan FGD dilaksanakan untuk memberikan pemahaman atau membangun kesadaran hukum kepada semua perusahaan shipyard agar tetap menjaga kelestarian lingkungan. Penegakan hukum sumber daya alam (SDA) dan lingkungan hidup sangat perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dari kerusakan. Apalagi saat ini, salah satu masalah terbesar umat manusia adalah degradasi lingkungan hidup yang berujung pada krisis iklim.

”Salah satu penyebab utama gejala tersebut adalah tereksploitasinya sumber daya alam secara berlebihan tanpa mempertimbangkan perlindungan dan kelanjutan lingkungan hidup,” kata Herlina usai membuka diskusi penerangan hukum tersebut.

Baca Juga: Sadam Tewas Dihantam Potongan Pohon

Sementara itu, Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Batam, Andreas Tarigan, mengatakan permasalahan lingkungan hidup adalah masalah multi-dimensional terkait berbagai aspek. Sebab dalam beberapa waktu belakangan banyak terjadi deforestasi hutan serta ditambah lagi dengan emisi yang dihasilkan karena kerusakan lingkungan.

“Tujuan utama dari penerangan hukum ini adalah upaya preventif pengendalian dampak lingkungan hidup khususnya di Kota Batam,” kata Andreas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Disperindag Batam Siapkan Mobil Keliling Untuk Jualan Sembako Murah

0
Gustian Riau 2 F Cecep Mulyana scaled 1 e1641914517219
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam akan menyiapkan dua unit mobil keliling untuk berjualan sembako di Batam. Tujuannya, untuk menekan harga-harga kebutuhan masyarakat di pasaran Batam.

Rencananya dua unit mobil itu akan mulai beroperasi antara bulan November hingga Desember. Dengan menyasar langsung ke kelurahan berdasarkan jadwal yang akan disusun.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, sesuai intruksi dari Walikota Batam, pihaknya telah lebih dulu menggelar sejumlah operasi pasar. Di semester pertama 2023, Pemko Batam telah menggelar 3 kali operasi pasar dan 1 kali sembako murah.

Baca Juga: Batam Aero Technic Buka Loker, Begini Syaratnya

“Terkait arahan dari Presiden untuk pasar murah, Kota Batam sudah lebih dulu menjalankannya. Sampai akhir Juni kemarin, sudah 3 kali operasi pasar,” ujar Gustian.

Bahkan, lanjut Gustian, bulan Agustus mendatang pihaknya juga mengajak distributor di Kota Batam untuk kembali menggelar pasar murah. Sasarannya juga untuk Kecamatan-Kecamatan yang ada di Kota Batam.

“Bulan Agustus, kami akan kembali gelar pasar murah, kemudian November dan Desember juga,” kata Gustian.

Namun untuk bulan November-Desember, operasi pasar dilaksanakan dengan mobil keliling. Dimana sasarannya langsung ke kelurahan yang ada di daerah mainland Kota Batam.

“Kami sudah punya 2 unit mobil operasional, nantinya akan berkeliling membawa sembako murah di kelurahan-kelurahan,” sebut Gustian.

Baca Juga: Bendera Agustusan Mulai Bermunculan, Segini Harganya

Menurut dia, program mobil keliling membawa sembako murah itu akan bekerja sama dengan beberapa dinas, seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanyaan, serta Dinas Perikanan.

“Jadi memang melibatkan hasil lokal juga, kemudian ikan juga,” imbuh Gustian.

Untuk jadwal mobil keliling selama November dan Desember, rencananya digelar 3 kali seminggu. Mengenai jadwal keliling, akan disesuaikan dengan kondisi di daerah tersebut.

“Rencana 3 kali seminggu, selain melibatkan dinas lain, juga melibatkan Asosiasi distributor Kota Batam. Kalau berhasil, bisa jadi ada penambahan unit mobil,” pungkas Gustian. (*)

 

Reporter: Yashinta

Kepala Basarnas Marsdya Henry Alfiandi Diduga Terima Suap Sebesar Rp 88,3 Miliar

0
Tersangka OTT Basarnas di Gedung Merah Putih, Jakarta (26/7/2023). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Marsekal Madya TNI  (HA) menerima suap sebesar Rp 88,3 miliar. Suap itu diterima Henry melalui anak buahnya Koorsmin Kabasarnas RI Afri Budi Cahyanto (ABC) selama periode 2021–2023.

Kabasarnas menyandang status tersangka bersama, Koorsmin Kabasarnas RI Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC); Komisaris Utama PT. Multi Gtafika Cipta Sejati Mulsunadi Gunawan (MG); Direktur Utama PT. Intertekno Grafika Sejati Marilya (MR); Direktur Utama PT. Kindah Abadi Utama, Roni Aidil (RA).

“Dari informasi dan data yang diperoleh tim KPK, diduga HA bersama dan melalui ABC diduga mendapatkan nilai suap dari beberapa proyek di Basarnas tahun 2021 hingga 2023 sekitar Rp 88, 3 miliar, dari berbagai vendor pemenang proyek,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/7).

Alex menjelaskan, semenjak 2021 Basarnas melaksanakan beberapa tender proyek pekerjaan yang diumumkan melalui LPSE, yang dapat diakses umum. Bahkan, pada 2023 Basarnas kembali membuka tender sejumlah proyek pekerjaan.

Pertama, pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar. Kedua, pengadaan Public Safety Diving Equipment dengan nilai kontrak Rp 17, 4 miliar. Ketiga, pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (Multiyears 2023-2024) dengan nilai kontrak Rp 89,9 miliar.

Menurut Alex, agar tiga proyek tersebut dapat dimenangkan, pihak swasta dalam hal ini Mulsunadi Gunawan, Marilya dan Roni Aidil melakukan pendekatan secara personal, dengan menemui langsung Kabasarnas Henri Alfiandi dan Afri Budi Cahyanto selaku Koorsmin Kepala Basarnas merangkap Asisten sekaligus orang kepercayaan Henry.”Dalam pertemuan ini, diduga terjadi deal pemberian sejumlah uang berupa fee sebesar 10 persen dari nilai kontrak,” ucap Alex.

Alex menyebutkan, penentuan besaran fee itu diduga ditentukan langsung oleh Henry. Oleh karena itu, Henry siap mengondisikan dan menunjuk perusahaan Mulsunadi dan Marilya sebagai pemenang tender untuk proyek pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan tahun anggaran 2023. “Sedangkan perusahaan Roni menjadi  pemenang tender untuk proyek pengadaan Public Safety Diving Equipment dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (Multiyears 2023-2024),” papar Alex.

Alex memastikan, KPK akan terus melakukan pendalaman lebih lanjut atas dugaan penerimaan suap oleh Henri itu yang akan dilakukan oleh tim gabungan penyidik KPK serta Puspom Mabes TNI. Adapun untuk proses hukum terhadap Henri dan Afri akan diserahkan ke pihak TNI. Langkah ini dilakukan mengacu ketentuan yang berlaku.

’’Terhadap dua orang tersangka HA dan ABC yang diduga sebagai penerima suap penegakan hukumnya diserahkan kepada Puspom Mabes TNI untuk proses hukum lebih lanjut yang akan diselesaikan oleh tim gabungan penyidik KPK dan tim penyidik Puspom Mabes TNI sebagaimana kewenangan yang diatur di dalam undang-undang,” tegas Alex.

Sementara Mulsunadi Gunawan, Marilya dan Roni Aidil sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1)  huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Ridwan Hisjam Hampir Dipukul Preman Suruhan Elite Golkar, Bamsoet Bilang Begini Soal Munaslub

0
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Istimewa)

batampos – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menyatakan, musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar baru akan digelar pada 2024 mendatang. Namun, ia menyebut jika terdapat kondisi memaksa, Partai Golkar bisa menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

“Munas Golkar itu tahun depan, (tetapi) kalau ada satu kejadian yang luar biasa itu namanya Munaslub dan bisa dilakukan kapan saja. Kita tidak mengetahui apakah ada peristiwa luar biasa atau tidak,” kata pria yang karib disapa Bamsoet di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/7).

Bamsoet memastikan, meski partai berlambang pohon beringin tengah gencar mendapat serangan isu Munaslub, namun saat ini kondisinya masih baik-baik saja. Ia pun memastikan, Partai Golkar masih solid di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

“Golkar masih baik-baik saja. Kita masih terkonsolidasi dengan baik,” ucap Bamsoet.

Bamsoet mengakui, dirinya akan turun mencalonkan sebagai Ketua Umum pada Munas Partai Golkar 2024 mendatang. “Mudah-mudahan tahun depan. Yang jelas kepentingan saya akan mencalonkan diri,” papar Bamsoet.

Terpisah, Airlangga memastikan saat ini partai yang dipimpinnya dalam kondisi baik. Meski memang terdapat dorongan agar Partai Golkar menggelar Munaslub.

“Aman terkendali,” pungkas Airlangga.

Namun di tempat terpisah, acara diskusi yang digagas kader-kader muda Partai Golkar, yakni Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), dengan tema ‘Selamatkan Partai Golkar: Menuju Kemenangan Pileg 2024’, di Resto Pulau Dua, Jakarta, pada Rabu, 26 Juli 2023, berakhir ricuh dan menuai korban luka-luka.

Kericuhan bermula saat segerombolan orang bergaya preman mengatasnamakan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) datang ke lokasi untuk membubarkan diskusi tersebut. Kelompok ini bahkan terus berteriak dan melemparkan kursi-kursi di lokasi diskusi.

Tidak sedikit wartawan yang berada di lokasi luka-luka akibat pelemparan kursi tersebut. Bahkan, beberapa orang dari AMPG menganiaya wartawan Kompas TV yang mengabadikan momen tersebut.

Usai mengintimidasi panita, gerombolan AMPG memaksa wartawan keluar dari lokasi diskusi. Bahkan salah satu pembicara pada diskusi tersebut legislator Golkar, Ridwan Hisjam hampir menjadi korban pemukulan dari para preman itu. Namun, tak lama setelah insiden, polisi mulai mendatangi lokasi untuk mengamankan para awak media.

Perwakilan panitia diskusi ini menyebut kekerasan yang dilakukan AMPG kuat dugaan atas perintah dari petinggi di DPP Partai Golkar. Sebab, massa itu mengaku anak buah Airlangga Hartarto.

“Dia ngakunya wasekjen Golkar, lalu berubah lagi dan ngakunya dari AMPG pimpinan Ilham Permana. Kan dua kali nih tadi siang sekitar jam setengah 12 ngakunya disuruh ketum AMPG,” kata Inisiator GMPG Almanzo Bonara.

“Terus datang lagi kelompok yang kedua ngakunya dari wasekjen DPP Golkar. Tapi apa pun itu tindakan mereka biadab,” tegas inisiator GMPG Sirajuddin Abdul Wahab. (*)

Reporter: JP Group