Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5199

Dua Nelayan yang Hilang Kontak saat Melaut Ditemukan Selamat

0
Aparat dari Bintan saat menjemput dua nelayan Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi yang sebelumnya hilang kontak saat melaut. Mereka dijemput di perairan Karang Singa, Batu Putih, Rabu (19/7/2023). F.Polres Bintan

batampos– Dua nelayan asal Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Holidi dan Bakri, yang hilang melaut sejak Minggu (16/7/2023) akhirnya ditemukan.

Mereka dijemput kapal patroli dari Bintan di perairan Karang Singa Batu Putih, bagian utara Pulau Bintan, Rabu (19/7/2023).

Kepala Desa Sebong Lagoi, Mazlan ketika dihubungi membenarkan dua nelayan Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi yang hilang telah ditemukan.

“Alhamdulillah ditemukan selamat,” kata dia, Rabu (19/7/2023).

BACA JUGA:Pergi Melaut, Dua Nelayan Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Bintan Dikabarkan Hilang Kontak

Menurut keterangan yang diperoleh dari salah seorang nelayan yang hilang, dia mengatakan, pompong mereka sempat terkatung-katung di laut selama dua hari.

Kemudian, mereka melihat kapal nelayan Malaysia melintas. Mereka segera melambaikan tangan ke kapal tersebut.

“Sempat ditanya sama nelayan dari kapal Malaysia? Mereka menjawab kalau mesin pompong rusak,” kata dia.

Saat itu mereka meminta bantuan ke nelayan Malaysia untuk diantar ke perairan Karang Singa, Batu Putih.

“Sebelum diantar ke Batu Putih, mereka sempat dikasih sarapan,” kata dia.

Dia menyampaikan, terima kasih kepada pihak yang sudah membantu mulai penyisiran dan penjemputan dua nelayan yang sebelumnya hilang kontak.

Kasatpolairud Polres Bintan, Iptu Sarianto membenarkan dua nelayan yang sebelumnya hilang kontak telah ditemukan.

“Kita bersama kawan-kawan dari Pangkalan PLP Tanjunguban dan Lanal Bintan menjemput ke lokasi yang sudah disepakati,” kata dia.

Kepala Operasional (Kaops) Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul mengatakan, pihaknya ikut menjemput dua nelayan asal Sungai Kecil yang sebelumnya hilang kontak.

“Setelah menerima kabar dari Satpolairud, kita bersama-sama ke lokasi penjemputan yang disepakati bersama,” kata dia.

Setelah dijemput, dia mengatakan, kedua nelayan tersebut telah diserahkan ke keluarganya. (*)

reporter: slamet

Hari Ini Jemaah Haji Gelombang II Mulai Dipulangkan ke Indonesia, Ini Aturan Penerbangannya

0
Muhammad Hasan, jemaah haji kloter 1 embarkasi Surabaya, berdoa setelah mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya kemarin (4/7). (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

batampos – Jemaah haji Indonesia gelombang II mulai dipulangkan ke tanah hari ini, Rabu (19/7). Jemaah yang telah menyelesaikan ibadah Arbain secara bertahap akan diterbangkan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

“Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah yang akan kembali ke Tanah Air agar mematuhi ketentuan barang bawaan yang akan dibawa dalam kopernya,” ujar Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado.
Dodo menyampaikan, sesuai aturan penerbangan, barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan, yaitu: barang yang mudah terbakar/meledak, senjata api dan senjata tajam, gas, aerosol, dan cairan melebihi 100ml, uang lebih dari Rp 100.000.000 atau SAR25.000, dan Air Zamzam.
“Pihak otoritas penerbangan akan membongkar koper jemaah bila ditemukan barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan, termasuk air zamzam yang dikemas dalam botol,” kata Dodo.
“Dua hari sebelum kepulangan, PPIH akan melakukan penimbangan koper jemaah. Batas maksimal berat koper bagasi hanya 32kg,” sambungnya.
Pada fase kepulangan jemaah, hingga 17 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah gelombang I yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 90.871 orang, tergabung dalam 237 kelompok terbang (kloter).
Jemaah haji khusus yang pulang ke Indonesia sampai dengan hari ini sebanyak 15.208 orang,” jelasnya.
Sedangkan pada 18 Juli 2023 jemaah gelombang I yang diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah berjumlah 4.141 jemaah atau 11 kloter. Kemudian jemaah Gelombang II yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah berjumlah 8.094 orang tergabung dalam 21 kloter.
“Sampai dengan hari ini sebanyak 51.601 jemaah yang tergabung dalam 135 kloter telah menempati hotel di Madinah yang disiapkan PPIH,” terangnya.
Untuk hari ini rencana keberangkatan jemaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air berjumlah 7.680 orang atau 21 kloter. “Sementara jemaah yang wafat hingga tanggal 17 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 660 orang,” pungkas Dodo. (*)
Reporter: JP Group

Hingga Juli 2023, 7 Orang Tewas di Jalan, Human Error dan Jalan Bergelombang Penyebab Laka di Bintan

0
Pengendara melintas di jalan raya Lintas Barat, yang jalannya masih bergelombang dan rawan terjadi kecelakaan, Selasa (18/7/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Jumlah kasus kecelakaan (laka) lalu lintas di Bintan masih terbilang tinggi.

Data dari Gakum Satlantas Polres Bintan, jumlah kasus laka hingga Juli 2023 sudah 51 kasus, sementara sepanjang 2022 tercatat 57 kasus.

Sementara hingga 18 Juli 2023, sudah 7 orang meninggal akibat laka. Lalu, 49 orang mengalami luka berat dan 25 orang mengalami luka ringan dengan total kerugian material hingga Juli 2023 sekira Rp 79,5 juta.

Sementara sepanjang tahun 2022, jumlah korban meninggal akibat laka sekira 15 orang, sedangkan luka berat sekira 24 orang dan luka ringan sekira 53 orang dengan kerugian sekira Rp 185 juta lebih.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan, Ipda Juang Haulian Siregar mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan laka di Bintan yakni faktor kelalaian manusia, jalan bergelombang dan masih minim penerangan dan lampu jalan.

Dia mencontohkan, salah satunya jalan Lintas Barat. Jalan tersebut terlihat rata, namun sebenarnya bergelombang.

“Pengemudi seperti yang dari Batam, banyak yang tidak tau jalan Lintas Barat. Kelihatan rata, tapi taunya bergelombang, terjadilah kecelakaan,” kata dia.

Selain itu, kata dia, minim lampu penerangan dan rambu jalan.

“Coba perhatikan di jalan Lintas Barat, rambu yang mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan misalnya di persimpangan, sangat kurang,” kata dia.

Belum lagi, kata dia, lampu penerangan jalan minim sehingga banyak pengendara khususnya di malam hari tidak melihat rambu jalan yang dipasang karena gelap.

“Baru-baru ini ada laka di Tembeling, karena gelap rambu jalan tidak terlihat jelas di sana,” kata dia.

Kemudian, kata dia, faktor lain penyebab kecelakaan karena human error atau kelalaian manusia

Dia mengatakan, korban kecelakaan yang terjadi di Bintan dialami anak-anak di bawah umur.

“Rata-rata korban laka anak di bawah umur, tapi kita masih mendata jumlahnya,” kata dia.

BACA JUGA:Enam Warga Jadi Korban Kecelakaan Beruntun 

Karena rata-rata korban laka adalah anak di bawah umur, maka dari itu pihaknya gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Makanya operasi kali ini kita gencar ke sekolah,” kata dia.

Selain ke sekolah, dia mengatakan, pihaknya gencar melakukan patroli karena masih banyak pengendara tidak mengenakan helm.

“Kalau tidak pakai helm, kita tegur, tidak ditilang,” kata dia. (*)

reporter: slamet

Daftar 30 Universitas Swasta Terbaik 2023 di Indonesia Versi Webometrics

0
Ilustrasi Universitas Mercu Buana. (mercubuana.ac.id)

batampos – Tak perlu sedih tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Hal ini karena di Indonesia juga masih terdapat banyak pilihan Universitas Swasta yang memiliki reputasi baik. Reputasi tersebut dapat dilihat berdasarkan daftar peringkat salah satunya Webometrics.

Webometrics merupakan sistem pemeringkatan untuk perguruan tinggi di dunia dalam hal kinerja dan dampak publikasi dengan memperhitungkan tiga indikator yaitu openness, excellence, dan visibility.

Dari sekian banyak kampus, Webometrics merilis daftar universitas terbaik di Indonesia yang termasuk Universitas Swasta dengan berdasarkan performa secara global. Performa tersebut dinilai berdasarkan indikator dengan menggunakan tiga metodologi dan memiliki bobot nilai yang berbeda.

Pertama yaitu konten web, seberapa banyak jumlah jaringan eksternal yang tertaut ke halaman web institusi dan dihitung dengan bobot nilai 50 persen.

Kedua, keterbukaan merupakan jumlah kutipan peneliti termuka di bawah domain website Universitas yang banyak dicari, dalam metodologi ini memiliki bobot nilai sebesar 10 persen.

Ketiga, keunggulan yaitu jumlah makalah atau artikel ilmiah publikasi universitas yang banyak dikutip seperti terdaftar pada Google Scholar dan penilaiannya sebanyak 40 persen. Sehingga dari penilaian tersebut para lulusan SMA atau calon mahasiswa dapat menjadikan Webometrics sebagai acuan untuk dapat memilih Universitas Swasta terbaik di Indonesia.

30 Universitas Swasta Terbaik 2023 di Indonesia Versi Webometrics

1. Universitas Telkom
Peringkat nasional: 9
Peringkat dunia: 1.364

2. Universitas Bina Nusantara
Peringkat nasional: 11
Peringkat dunia: 1.591

3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Peringkat nasional: 18
Peringkat dunia: 1.992

4. Universitas Mercu Buana
Peringkat nasional: 24
Peringkat dunia: 2.372

5. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Peringkat nasional: 25
Peringkat dunia: 2.620

6. Universitas Gunadarma
Peringkat nasional: 31
Peringkat dunia: 3.092

7. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Peringkat nasional: 32
Peringkat dunia: 3.131

8. Universitas Dian Nuswantoro
Peringkat nasional: 37
Peringkat dunia: 3.387

9. Universitas Trisakti
Peringkat nasional: 40
Peringkat dunia: 3.520

10. Universitas Islam Indonesia (UII)
Peringkat nasional: 44
Peringkat dunia: 3.676

11. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Peringkat nasional: 48
Peringkat dunia 3.799

12. Universitas Surabaya
Peringkat nasional: 50
Peringkat dunia: 3.899

13. Universitas Teknokrat Indonesia
Peringkat nasional: 51
Peringkat dunia: 3.941

14. Universitas Kristen Petra
Peringkat nasional: 52
Peringkat dunia: 3.946

15. Universitas Muhammadiyah Surakarta
Peringkat nasional: 53
Peringkat dunia: 4.012

16. Universitas Narotama Surabaya
Peringkat nasional: 57
Peringkat dunia: 4.204

17. Universitas Kristen Satya Wacana
Peringkat nasional: 58
Peringkat dunia: 4.233

18. Universitas Widyatama Utama Bandung
Peringkat nasional: 60
Peringkat dunia:

19. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Peringkat nasional: 61
Peringkat dunia: 4.436

20. Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
Peringkat nasional: 62
Peringkat dunia: 4.456

21. Universitas Kristen Maranatha
Peringkat nasional: 63
Peringkat dunia: 4.651

22. Universitas Sanatha Dharma
Peringkat nasional: 64
Peringkat dunia: 4.800

23. Universitas Alma Ata
Peringkat nasional: 66
Peringkat dunia: 4.866

24. Universitas Katolik Soegijapranata
Peringkat nasional: 68
Peringkat dunia: 4.978

25. Universitas Katolik Parahyangan
Peringkat nasional: 70
Peringkat dunia: 4.982

26. Universitas Islam Malang
Peringkat nasional: 71
Peringkat dunia: 5.001

27. Universitas Medan Area
Peringkat nasional: 71
Peringkat dunia: 5.006

28. Universitas Malahayati
Peringkat nasional: 74
Peringkat dunia: 5.053

29. Universitas Esa Unggul
Peringkat nasional: 75
Peringkat dunia: 5.066

30. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Peringkat nasional: 79
Peringkat dunia: 5.134

Reporter: JP Group

Sumber: www.webometrics.info/en

 

9 Unit Rumah Terbakar, Satu Warga Meninggal di Pulau Buluh

0
Kebakaran di Pulau Buluh hanguskan 9 rurmah dan tewaskan satu warga.
Salah satu rumah yang terbakar di Pulau Buluh, Rabu (19/7) pagi. F ist.

batampos – Kebakaran hebat yang menghanguskan 9 unit rumah di RT Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Rabu (19/7) sekira pukul 05.45 WIB menyebabkan seorang warga yang merupakan pemilik rumah Su Eng, 63, tewas terbakar.

Korban pada saat kejadian sedang tertidur diduga tidak bisa menyelamatkan diri. Sebab pada saat kejadian api cepat membesar karena bangunan mayoritas dari berbahan kayu. 

Camat Bulang, Ramadhan Zuhri mengatakan, mengungkapkan korban pada saat kejadian tinggal sendirian di rumah. Diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

“Ya, ada korban satu orang perempuan atas nama Su Eng, 63. Korban tinggal sendiri di rumahnya. Kalau anaknya tinggal di Batam Kota,” kata Zuhri, Rabu (19/7). 

Baca Juga: Lansia Tewas Terbakar di Pulau Buluh

Dilanjutnya, berdasarkan data dari tim Tagana diketahui ada sembilan rumah hangus terbakar dan satu rumah rusak ringan. Selain itu ada 13 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran tersebut dengan total sebanyak 32 orang. 

“Korban meninggal saat ini sudah dievakuasi oleh warga dan dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di yayasan vihara samudra Bhakti kelurahan pulau Buluh untuk dilakukan proses pemakaman,” ujar Zuhri. 

Selanjutnya korban selamat untuk saat ini beberapa diantara telah mereka mengungsi ke rumah keluarganya.

Diketahui juga ada satu orang warga Pulau Buluh harus mendapat perawatan medis akibat terjatuh pada saat proses pemadaman api. 

Sementara itu Anggota Tagana Bulang Al Ikhsan mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.

Tim Tagana yang mendapat informasi ini langsung menurunkan tim untuk membantu memadamkan api yang menghanguskan sekitar sembilan rumah tersebut. Butuh waktu 2 jam untuk memadamkan api dan 3 jam untuk proses pendinginan. 

Baca Juga: Lapor Pak, Ada Kebakaran di Pulau Buluh

Saat kebakaran, warga bergotong royong melakukan pemadaman api. Baru petugas Dinas Pemadam Kebakaran Batam, personel TNI/Polri dan personel dari kapal-kapal yang berada di dekat pulau tersebut turut membantu.

“Pemadaman itu membutuhkan waktu sekitar dua jam, karena kondisi air laut lagi surut, sehingga air untuk memadamkan api susah dan kapal juga tidak bisa mendekat,” katanya.

Terpisah Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Leo Putra pihaknya langsung membuka posko dan dapur umum untuk memberikan konsumsi kepada korban kebakaran di Pulau Buluh, Bulang. Selain itu tim tagana juga disiagakan untuk membantu warga korban kebakaran. 

“Sudah, kita langsung buat posko kebakaran, ” ujarnya. 

Leo menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang mendata jumlah riil warga yang menjadi korban kebakaran.

Pendataan itu penting agar bantuan yang disalurkan bisa secepatnya diserahkan dan sesuai dengan kebutuhan para korbannya.

Reporter: RENGGA YULIANDRA

 

Kebakaran di Pulau Buluh: Satu Korban Tewas, 9 Rumah Ludes Terbakar

0
Kebakaran di Pulau Buluh hanguskan 9 rurmah dan tewaskan satu warga.
Salah satu rumah yang terbakar di Pulau Buluh, Rabu (19/7) pagi. F ist.

batampos – Kebakaran hebat yang menghanguskan sembilan unit rumah di RT Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Rabu (19/7) sekira pukul 05.45 WIB menyebabkan seorang warga yang merupakan pemilik rumah Su Eng, 63, tewas terbakar.

Korban pada saat kejadian sedang tertidur diduga tidak bisa menyelamatkan diri. Sebab pada saat kejadian api cepat membesar karena bangunan mayoritas dari berbahan kayu.

Camat Bulang Ramadhan Zuhri mengatakan, mengungkapkan korban pada saat kejadian tinggal sendirian di rumah. Diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

“Ya, ada korban satu orang perempuan atas nama Su Eng, 63. Korban tinggal sendiri di rumahnya. Kalau anaknya tinggal di Batam Kota,” ujar Zuhri, Rabu (19/7).

Baca Juga: Lansia Tewas Terbakar di Pulau Buluh

Dilanjutnya, berdasarkan data dari tim Tagana diketahui ada sembilan rumah hangus terbakar dan satu rumah rusak ringan. Selain itu ada 13 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran tersebut dengan total sebanyak 32 orang.

“Korban meninggal saat ini sudah dievakuasi oleh warga dan dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Yayasan Vihara Samudra Bhakti Kelurahan Pulau Buluh untuk dilakukan proses pemakaman,” tambah Zuhri.

Selanjutnya korban selamat untuk saat ini beberapa diantara telah mengungsi ke rumah keluarganya. Diketahui juga ada satu orang warga Pulau Buluh harus mendapat perawatan medis akibat terjatuh pada saat proses pemadama api.

Baca Juga: Pantau THM di Batam, Polisi Temukan Permainan Pimpong

Sementara itu Anggota Tagana Bulang Al Ikhsan mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Tim Tagana yang mendapat informasi ini langsung menurunkan tim untuk membantu memadamkan api yang menghanguskan sekitar sembilan rumah tersebut. Butuh waktu 2 jam untuk memadamkan api dan 3 jam untuk proses pendinginan.

Saat kebakaran, warga bergotong royong melakukan pemadan api. Baru petugas Dinas Pemadam Kebakaran Batam, personel TNI/Polri dan personel dari kapal-kapal yang berada di dekat pulau tersebut turut membantu.

“Pemadaman itu membutuhkan waktu sekitar dua jam, karena kondisi air laut lagi surut, sehingga air untuk memadamkan api susah dan kapal juga tidak bisa mendekat,” katanya.

Baca Juga: SMK Tak Boleh Buka Kelas Online

Terpisah Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Leo Putra pihaknya langsung membuka posko dan dapur umum untuk memberikan konsumsi kepada korban kebakaran di Pulau Buluh, Bulang. Selain itu tim tagana juga disiagakan untuk membantu warga korban kebakaran.

“Sudah, kita langsung buat posko kebakaran, ” ujarnya.

Leo menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang mendata jumlah riil warga yang menjadi korban kebakaran. Pendataan itu penting agar bantuan yang disalurkan bisa secepatnya diserahkan dan sesuai dengan kebutuhan para korbannya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Wakil Wali Kota Batam Sampaikan Duka Pemko atas Musibah Kebakaran Pulau Buluh

0

 

batampos –  Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sangat berduka atas musibah kebakaran yang menimpa rumah-rumah warga di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Batam pada Rabu (19/7/2023) sekitar pukul 05.30 WIB.

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad 1 F Cecep Mulyana
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Pada prosesnya, Amsakar mengaku sudah berkomunikasi dengan Damkar dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam perihal dukungan Pemko Batam kepada masyarakat yang terdampak.

Berita Awal: Lapor Pak, Ada Kebakaran di Pulau Buluh

“Atas nama Pemko Batam, kami sangat berduka atas musibah yang dihadapi warga Pulau Buluh ini, saya sudah komunikasikan langsung dengan Kadis Damkar dan Kadis Sosial agar segera melakukan evakuasi dan memberikan support penanganan awal kepada masyarakat terdampak,” tutur Amsakar.

Amsakar melanjutkan, pihaknya akan mengupayakan hal terbaik untuk para korban. Memaksimalkan hadirnya bantuan dan memastikan kebutuhan dasar untuk warga terdampak segera terpenuhi.

“Tetap bersabar dan semoga tim Pemko dapat segera menangani hal ini,” tutur Amsakar lagi.

Untuk diketahui, sebanyak 9 unit rumah rusak berat atas kebakaran tersebut, satu orang meninggal dunia berinisial SE (73).

Adapun kerugian materiil belum dapat ditaksir. Begitu juga dengan sumber api atau penyebab kebakaran yang masih dalam penyelidikan. (*)

BPS Sensus Pertanian di Batam, Fokus ke Rumah Tangga Perikanan

0
Nelayan Tanjunguma ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Nelayan Tanjunguma.

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional akan melaksanakan Sensus Pertanian atau ST 2023. Sensus yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun ini bertujuan untuk memotret potensi pertanian di Indonesia. ST 2023 telah dimulai dari bulan 1 Juni 2023 sampai 31 Juli 2023 mendatang.

Kepala BPS Batam Agus Kadaryanto mengatakan, sensus pertanian ini bertujuan memotret potensi pertanian di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kota Batam. Agus menambahkan, mengingat di Batam minim tanaman pangan, maka sensus pertanian akan lebih difokuskan ke rumah tangga perikanan, terutama bagaimana menghitung produksi dan sebagainya.

“Kalau kita di Batam kita lebih condong ke rumah tangga perikanan, kalau untuk tanaman pangan juga ada tapi angkanya lebih sedikit, ” terang Agus, Selasa (18/7).

Baca Juga: Tarif Bongkar Muat Peti Kemas Memicu Pro-Kontra Pengusaha Batam

Ia menjelaskan, Batam memiliki potensi perikanan laut yang sangat besar tetapi belum dikembangkan maksimal menjadi salah satu sektor penghasilan di daerah ini. Melalui ST 2023 bisa menggerakkan pemerintah daerah dan masyarakat agar mengembangkan potensi ini sehingga bisa lebih maksimal.

ST2023 bertujuan untuk menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit-unit administrasi terkecil, menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian saat ini dan menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian. ST2023 akan mencakup tujuh subsektor, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian.

Sekilas mengenai sensus pertanian ini adalah keterjangkauannya dalam mencakup semua usaha pertanian termasuk usaha jasa pertanian di seluruh wilayah geografis atau teritorial Indonesia. Tujuan sendiri menyediakan data struktur pertanian sampai unit-unit administrasi yang terkecil.

Baca Juga: Jalan Raya di Batuaji dan Sagulung Selalu Kebanjiran Saat Hujan

Diantaranya menyediakan data struktur pertanian sampai unit-unit administrasi terkecil. Menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian saat ini serta menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian lanjutan. Kegiatan ini mencakup pertanian dalam ST 2023 meliputi 6 subsektor yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan terakhir kehutanan.

“Untuk daerah konsentrasi yakni elakang Padang, Bulang dan Galang belum selesai kita sensus. Sementara 9 kecamatan lain di mainland sudah selesai. Nantinya setelah sensus berkahir hasilnya akan kita publish,” pungkas Kepala BPS Batam itu. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Kalahkan Ganda Denmark, Pramudya/Yeremia Melaju ke-16 Besar Korea Open 2023

0
Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yakob.Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

batampos – Pasangan ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan berhasil melaju ke babak 16 besar Korea Open 2023. Pasangan tersebut manjadi satu dari tiga pasang ganda putra Indonesia yang berhasil memenangkan pertandingan babak pertama.

Pasangan peringkat 25 dunia ini berhasil mengalahkan ganda putra dari Denmark Jeppe Bay/Lesse Molhede dalam dua laga game dengan skor 21-18, 21-16 di Jinnam Stadium. Adaptasi lapangan menjadi kuci permainan Pramudya/Yeremia.

“Adaptasi kami dengan lapangan berjalan baik. Ketenangan menjadi faktor penting karena biasanya pertandingan pertama ada rasa panik dengan kondisi lapangan, tapi kami bisa tenang mengontrol segi nonteknisnya dan berhasil,” jelas Pramudya, melalui inforamsi di laman PP PBSI.

Mereka juga mengungkapkan permainan mereka sudah lumayan baik sehingga dapat menang dua game langsung. Pramudya/Yeremia masih menunggu lawan mereka pada babak kedua nanti. Mereka menunggu pertandingan antara unggulan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi melawan ganda Filipina Christian Bernando/Alvin Morada.

Pasangan yang akrab disapa The Prayer itu tampil cukup apik sehingga dapat memperpanjang langkah mereka ke babak 16 besar Korea Open 2023. Pramudya/Yeremia mengaku belum puas dengan permainannya sehingga ingin terus memperbaiki permainan dan meningkatkan performa mereka.

Dua ganda putra Indonesia harus rela pulang lebih dulu karena kalah di pertandingan pertama. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kalah dari pasangan Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han dengan skor 11-21, 21-16, 13-21. Sedangkan pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri juga kalah dari ganda putra Korea Jin Yong/Na Sung Seung dengan skor 6-21, 10-21. (*)

 

Reporter: JPGroup

Lansia Tewas Terbakar di Pulau Buluh

0

buluh

batampos – Lansia tewas terbakar akibat kebakaran di Pulau Buluh, Bulang, Kamis (19/7) pagi. Lansia yang tewas itu adalah Lim Im Sie Jeng berusia 62 tahun.

Lansia itu ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, saat kobaran api melalap belasan pemukiman warga.

“Korban sedang dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Barelang,” ujar Kapolsek Bulang, Ipda Adyanto Syofyan.

Saat ini kondisi api sudah padam. Belasan rumah hangus terbakar beserta barang berharga. Belum ketahui berapa jumlah kerugian yang dialami warga.

“Data sementara ada sembilan rumah yang terbakar. Kami masih melakukan pendataan di lapangan,” tuturnya.

Baca  Juga: Lapor Pak, Ada Kebakaran di Pulau Buluh

Sebelumnya dikabarkan, kebakaran hebat di Pulau Buluh, Bulang, Rabu (19/7). Terjadi kebakaran sekitar pukul 05.30 Wib yang menyambar ruang warga.

“Iya mas ada kebakaran saya lagi sibuk bantu warga,” ujar Bhabinkamtibmas, Aiptu Eko saat di hubungi Batam Pos. Nanti ya mas saya lagi sibuk bantu warga, ujarnya mematikan hp nya.

Melihat video yang dikirim grup wa RT RW di Tanjunguncang api begitu besar dan warga saling berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Abdul salah satu pekerja di galangan dekat kebakaran mengatakan tugboat sudah 2 membantu memadamkan api dikirim ke pulau bukah katanya. Dan api mulai padam tinggal pendinginanya saja.

Reporter: EUSEBIUS SARA