Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 520

Limbah Minyak Hitam Cemari Pantai Trikora Bintan, Aktivis Lingkungan Desak Penegakan Hukum

0
Petugas pantai di Jalan Trikora Kabupaten Bintan tampak mendorong gerobak berisikan limbah minyak yang mengotori pantai Mutiara Beach Resort. F. Slamet Novasusanto/Batam Pos.

batampos – Pegiat Aliansi Lingkungan dan Manusia (ALIM) Kepulauan Riau mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan dan DLH Provinsi Kepri segera mengusut tuntas pencemaran limbah minyak hitam yang mencemari pesisir Pantai Mutiara Beach Resort, Bintan.

Pencemaran tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap sektor pariwisata dan kelestarian ekosistem laut di kawasan wisata unggulan Bintan.

Selain mengganggu aktivitas wisata, tumpahan minyak juga dikhawatirkan memicu kematian biota laut seperti ikan, ketam, dan organisme laut lainnya.

“Dari aspek geopolitik, negara seolah tidak berhasil mencegah terjadinya kejahatan lingkungan lintas negara, baik di perairan internasional maupun perairan dalam negeri,” kata pegiat ALIM Kepri, Kherjuli, kepada Batam Pos, Jumat (30/1).

Kherjuli menegaskan, aparat penegak hukum (APH) harus bertindak serius dalam mengusut kasus pencemaran tersebut. Ia meminta Polri, Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), hingga DLH Bintan dan DLH Provinsi Kepri bersinergi untuk mengungkap pelaku pembuangan limbah minyak di perairan Bintan.

“Mereka harus bersinergi untuk menemukan dan menangkap pelaku kejahatan lingkungan di perairan Bintan,” tegasnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan limbah minyak hitam tersebut berasal dari kapal asing yang membuang limbah di perairan perbatasan.

Hal ini mengingat wilayah Bintan berbatasan langsung dengan Singapura dan berada di jalur pelayaran internasional Selat Singapura yang dilintasi kapal-kapal berbobot besar.

“Siapa pun pelakunya, harus diungkap secara terang benderang. Tumpahan minyak ini sudah berulang kali terjadi, terutama saat musim utara,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya penegakan hukum dalam kasus serupa yang kerap terjadi di perairan Bintan. Menurutnya, banyak kasus pencemaran laut yang tidak pernah berujung ke meja hijau.

“Kasus tumpahan minyak di Bintan ini bukan yang pertama. Sayangnya, kasus-kasus sebelumnya tidak pernah sampai ke pengadilan,” kata Kherjuli.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri, Hendri, menyatakan pihaknya telah menurunkan tim dari Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan ke lokasi terdampak.

“Tim sudah turun ke lapangan. Minyak itu sumbernya dari tengah laut,” ujar Hendri.

Ia menjelaskan, saat dilakukan pemantauan dan deteksi di lapangan, tim DLHK Kepri hanya menemukan sisa-sisa limbah minyak di pesisir pantai, tanpa menemukan kapal yang diduga sebagai sumber pencemaran.

“Sudah dideteksi, tapi kapalnya tidak ditemukan. Yang ada hanya sisa limbahnya,” katanya.

Hendri mengakui, DLHK Kepri tidak memiliki kewenangan penuh untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan pembuangan limbah oleh kapal di laut.

“Itu kewenangan kementerian. Kami hanya melakukan pembersihan limbah dan selanjutnya dimusnahkan,” pungkasnya. (*)

Artikel Limbah Minyak Hitam Cemari Pantai Trikora Bintan, Aktivis Lingkungan Desak Penegakan Hukum pertama kali tampil pada Kepri.

Korsleting Disertai Ledakan Picu Kepanikan di Mitra Raya Batam Center

0
Kepanikan warga saat terjadi korsleting listrik disertai suara ledakan dan percikan api di Kafe Joy, kawasan Mitra Raya Batam Center, Kamis (29/1) malam. F. Tangkapan layar video grup WhatsApp

batampos – Insiden korsleting listrik disertai suara ledakan dan percikan api sempat memicu kepanikan pengunjung di Kafe Joy, kawasan Mitra Raya Batam Center, Kamis (29/1) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, saat kafe tengah ramai pengunjung.

Sejumlah saksi mata menyebutkan, suara ledakan terdengar dari salah satu sisi bangunan kafe, disusul percikan api yang terlihat jelas. Kondisi tersebut membuat pengunjung panik dan bergegas keluar area kafe untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Dugaan sementara, insiden tersebut dipicu korsleting listrik yang menyebabkan ledakan kecil dan nyala api. Meski sempat menimbulkan kepanikan, situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak meluas ke bagian lain bangunan.

Baca Juga: Kapal Angkut Limbah Kandas di Dangas, KSOP Batam Pasang Oil Boom

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Bobby Ramadhana Fauzi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia memastikan insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

“Benar ada kejadian korsleting listrik. Namun tidak begitu parah dan tidak ada korban. Situasi dapat dikendalikan dengan baik,” ujar Bobby saat dikonfirmasi.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan awal di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi aman dan tidak membahayakan pengunjung maupun karyawan.

Sementara itu, manajemen Kafe Joy turut memberikan klarifikasi melalui akun media sosial resmi. Pihak kafe menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan kebakaran, melainkan gangguan teknis pada sistem kelistrikan.

“Korsleting listrik terjadi di bagian samping ruko meteran PLN, bukan kebakaran,” tulis manajemen Kafe Joy dalam keterangannya. (*)

Artikel Korsleting Disertai Ledakan Picu Kepanikan di Mitra Raya Batam Center pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiket Pesawat Domestik Mahal, DPRD Kepri Soroti Ironi Rute Internasional Lebih Murah

0
Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua. Foto : Peri Irawan/Batam Pos

batampos – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rudy Chua, menyoroti mahalnya harga tiket penerbangan domestik yang dinilai semakin memberatkan masyarakat, terutama menjelang musim mudik Lebaran.

Rudy menilai kondisi tersebut ironis karena harga penerbangan internasional justru kerap lebih murah dibandingkan rute domestik. Salah satu contohnya adalah rute Batam–Padang yang dinilai lebih ekonomis jika ditempuh melalui Kuala Lumpur.

“Ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa penerbangan internasional justru lebih murah dibandingkan rute domestik,” ujar Rudy, Jumat (30/1).

Menurutnya, tingginya harga tiket pesawat domestik mencerminkan belum optimalnya kehadiran negara dalam menyediakan sarana transportasi yang terjangkau bagi masyarakat. Padahal, akses transportasi murah dan mudah merupakan kebutuhan dasar, terlebih bagi wilayah kepulauan seperti Kepulauan Riau.

“Seharusnya pemerintah bisa menyediakan sarana transportasi yang murah untuk masyarakat,” katanya.

Rudy juga menekankan bahwa pemerintah daerah nyaris tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi persoalan tarif penerbangan.

Pengaturan transportasi antardaerah, termasuk operasional maskapai dan penetapan harga tiket, sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Kami di daerah hampir tidak punya akses apa pun terkait hal ini, karena perhubungan antarprovinsi dan operasional maskapai merupakan kewenangan pusat sepenuhnya,” jelasnya.

Karena itu, Rudy berharap para wakil rakyat di tingkat pusat, baik DPR RI maupun DPD RI, dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah terkait mahalnya tiket pesawat domestik, khususnya menjelang momen krusial seperti mudik Lebaran.

“Kami mengharapkan teman-teman di DPR dan DPD bisa membantu memperjuangkan persoalan ini, agar ada kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai alternatif solusi, Rudy mengusulkan agar pemerintah pusat atau pihak ketiga menginisiasi penerbangan charter langsung khusus pada periode mudik Lebaran. Menurutnya, skema tersebut berpotensi menekan harga tiket sekaligus memperluas akses masyarakat.

“Sebenarnya untuk mengakali harga agar lebih murah, pemerintah atau pihak ketiga bisa melakukan charter penerbangan langsung dalam rangka mudik Lebaran nanti,” pungkasnya. (*)

Artikel Tiket Pesawat Domestik Mahal, DPRD Kepri Soroti Ironi Rute Internasional Lebih Murah pertama kali tampil pada Kepri.

Malam Magis Mourinho Bersama Benfica Picu Spekulasi Pulang ke Bernabeu

0
Mourinho
Jose Mourinho saat menangani AS Roma. (F. Filippo Monteforte/AFP)

batampos – Nama Jose Mourinho kembali menjadi sorotan setelah disebut-sebut berpeluang mencatat kepulangan sensasional ke Real Madrid. Spekulasi itu mencuat usai sang pelatih menciptakan malam “magis” bersama Benfica dalam laga Liga Champions, awal pekan ini.

Pelatih berusia 63 tahun tersebut sukses membawa Benfica meraih kemenangan dramatis atas Real Madrid, klub yang pernah ia tangani. Madrid harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah dua pemainnya diusir wasit.

Dalam laga penentuan posisi akhir fase liga Liga Champions itu, Benfica tertinggal satu gol dan membutuhkan hasil krusial untuk mengamankan tiket play-off.

Pada momen genting tersebut, Mourinho mengambil keputusan berani dengan menginstruksikan kiper Anatoliy Trubin naik membantu serangan saat tendangan bebas di menit-menit akhir.

Keputusan itu terbukti jitu. Trubin sukses menyundul umpan Fredrik Aursnes dan menaklukkan Thibaut Courtois. Gol tersebut memastikan kemenangan Benfica sekaligus mengantarkan mereka finis di posisi ke-24 klasemen, sementara Real Madrid harus puas berada di peringkat kesembilan.

Hasil itu juga membuka peluang Benfica dan Real Madrid kembali bertemu pada babak play-off Liga Champions.

Penampilan luar biasa Mourinho bersama Benfica langsung memicu spekulasi di Spanyol. Media AS melaporkan, Mourinho kini berpeluang kembali ke Santiago Bernabeu pada musim panas mendatang.

Menurut laporan tersebut, ada dua opsi besar yang berpotensi terbuka bagi Mourinho, yakni kembali melatih Real Madrid atau menangani tim nasional Portugal. Jika terealisasi, Portugal akan menjadi pengalaman pertamanya di level internasional.

Namun, peluang menangani Portugal baru terbuka jika pelatih saat ini, Roberto Martinez, gagal memenuhi target pada Piala Dunia mendatang.

“Saya pikir kami memang layak menang. Kami benar-benar pantas mendapatkannya,” ujar Mourinho kepada televisi Spanyol setelah mencatat kemenangan pertamanya atas Real Madrid dari tujuh pertemuan.

Kemenangan itu juga dianggap memberi angin segar bagi masa depan Mourinho di Benfica. Saat ini, Benfica berada di peringkat ketiga liga domestik, belum terkalahkan, meski tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen Porto.

Sebagai catatan, Mourinho pernah melatih Real Madrid pada periode Mei 2010 hingga Mei 2013. Selama masa tersebut, ia mempersembahkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol, dengan persentase kemenangan mencapai 72 persen.

Dengan mulai munculnya dukungan dari sebagian pendukung Los Blancos agar Mourinho kembali ke Bernabeu, rumor yang sebelumnya dianggap kecil kini kembali menguat usai malam magis Benfica di Liga Champions. (*)

Artikel Malam Magis Mourinho Bersama Benfica Picu Spekulasi Pulang ke Bernabeu pertama kali tampil pada Olahraga.

Satu Pelaku Pencurian Kabel Listrik di Gardu Southlink Masih Buron

0
Pelaku berinisial RNW diamankan polisi usai tertangkap mencuri kabel listrik di gardu kawasan Southlink Endapan Mas, Tiban Indah, Sekupang. F. Istimewa

batampos – Satu pelaku pencurian kabel listrik di gardu kawasan Southlink Endapan Mas, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Batam, masih buron. Polisi kini memburu pelaku berinisial SL yang melarikan diri saat penggerebekan dilakukan.

Dalam kasus ini, Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sekupang telah mengamankan satu pelaku lainnya berinisial RNW (34). Pengungkapan kasus tersebut bermula dari pemadaman listrik mendadak yang terjadi pada Senin (26/1) sekitar pukul 11.10 WIB.

Curiga dengan gangguan listrik tersebut, pihak pengelola melakukan pengecekan ke gardu listrik milik PT PLN Batam dan PT Southlink Endapan Mas. Hasil pengecekan menemukan indikasi pencurian kabel, yang kemudian dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: 133 WNI Dideportasi Dari Malaysia Lewat Batam, 15 Orang Termasuk Kelompok Rentan

Berdasarkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Riyanto, atas perintah Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, langsung mendatangi lokasi kejadian.

Sekitar pukul 11.30 WIB, petugas mendapati dua pelaku tengah memotong kabel grounding di area gardu listrik. Saat hendak diamankan, kedua pelaku berupaya melarikan diri dengan bersembunyi di dalam main hole gardu.

“Petugas berhasil mengamankan satu pelaku, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan saat ini masih kami kejar,” ujar Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, Jumat (30/1).

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial RNW. Dari hasil pemeriksaan, RNW mengakui perbuatannya mencuri kabel listrik bersama SL. RNW juga diketahui merupakan residivis kasus pencurian kabel gardu listrik yang baru bebas pada Agustus 2024.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya potongan kabel grounding berbagai ukuran, gergaji besi, kunci inggris, pisau cutter, martil besi, serta satu tas ransel.

Menurut Kapolsek, pencurian kabel listrik tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga berdampak langsung pada pemadaman listrik dan aktivitas masyarakat.

Baca Juga: IHSG Terguncang, Industri Batam Tak Goyang

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar gardu listrik,” katanya.

Atas perbuatannya, RNW dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f dan g jo Pasal 23 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

Sementara itu, polisi memastikan pencarian terhadap pelaku SL terus dilakukan.

“Identitas pelaku yang kabur sudah kami kantongi. Kami akan terus memburu yang bersangkutan,” tegas Kompol Hippal Tua Sirait. (*)

Artikel Satu Pelaku Pencurian Kabel Listrik di Gardu Southlink Masih Buron pertama kali tampil pada Metropolis.

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti dan Barang Rampasan Negara

0
Kejari Batam memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), termasuk barang rampasan negara di kawasan Kabil, Nongsa, Jumat (30/1). F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), termasuk barang rampasan negara yang telah memperoleh izin pemusnahan dari Jaksa Agung Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Kabil, Nongsa, Jumat (30/1).

Pemusnahan barang bukti ini turut dihadiri sejumlah unsur penegak hukum, di antaranya Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Barelang dan Bea Cukai Batam, sebagai bentuk sinergi dalam penegakan hukum serta pengelolaan barang bukti secara transparan dan akuntabel.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, mengatakan pemusnahan dilakukan secara profesional, berintegritas, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga: Pecinta Matcha Merapat! Ini 5 Tempat Matcha Terbaik di Batam

Menurutnya, pemusnahan kali ini tidak hanya mencakup barang bukti dari perkara yang telah diputus pengadilan, tetapi juga barang rampasan negara yang telah mendapatkan persetujuan resmi untuk dimusnahkan.

“Berdasarkan putusan pengadilan, barang-barang tersebut dirampas untuk negara. Namun barang rampasan negara yang dimusnahkan hari ini dinilai tidak memiliki nilai ekonomis, tidak layak dimanfaatkan, atau berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila disimpan maupun diedarkan kembali,” ujar Wayan.

Ia menegaskan, pemusnahan merupakan langkah tepat dan bertanggung jawab untuk mencegah penyalahgunaan barang rampasan negara serta meminimalkan risiko hukum dan sosial di kemudian hari.

Dalam kegiatan tersebut, Kejari Batam memusnahkan barang bukti dari berbagai jenis perkara. Untuk tindak pidana khusus, tercatat sebanyak dua perkara. Sementara untuk tindak pidana umum non-narkotika, terdapat 104 perkara.

Baca Juga: Aston Batam Hotel & Residence Hadirkan Kampung Tiongkok, Suguhkan Kuliner dan Budaya Autentik Imlek 2026

Adapun barang bukti dari tindak pidana umum narkotika berasal dari 191 perkara, serta tindak pidana ringan (tipiring) sebanyak 24 perkara. Selain itu, barang rampasan negara yang dimusnahkan juga berasal dari dua perkara tindak pidana khusus yang telah berkekuatan hukum tetap.

Melalui kegiatan ini, Kejari Batam menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum secara konsisten sekaligus memastikan pengelolaan barang bukti dan barang rampasan negara dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Artikel Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti dan Barang Rampasan Negara pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapal Angkut Limbah Kandas di Dangas, KSOP Batam Pasang Oil Boom

0
Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera yang mengangkut limbah hitam kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kamis (29/1) sore. F. KSOP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera yang mengangkut limbah hitam dilaporkan kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kamis (29/1) sore. Insiden tersebut menyebabkan tumpahan limbah ke laut dan mencemari kawasan pesisir sekitar.

Namun hingga saat ini, penyebab pasti kandasnya kapal masih dalam proses penyelidikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam.

Kepala KSOP Khusus Batam, Takwim Masuku, mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan dan memilih fokus pada upaya penanggulangan pencemaran di lokasi kejadian.

Baca Juga: Hi-Tech Dominasi Investasi di Batam

“Kami belum bisa berspekulasi terkait penyebab kapal kandas. Saat ini fokus utama adalah penanggulangan pencemaran,” ujar Takwim, Jumat (30/1).

Sebagai langkah awal, KSOP bersama unsur terkait telah melakukan pemasangan oil boom di sekitar lokasi kapal kandas untuk mencegah penyebaran limbah ke perairan dan kawasan pesisir yang lebih luas.

“Sudah dilakukan pemasangan oil boom di lokasi kejadian,” tambahnya.

Kapal tersebut diketahui mengangkut jumbo bag limbah hitam. Akibat posisi kapal yang kandas, sebagian muatan diduga jatuh ke laut dan terbawa arus hingga mencemari Pantai Dangas serta Pantai Tangga Seribu di kawasan Patam Lestari.

Meski menimbulkan dampak pencemaran lingkungan, KSOP memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dengan bantuan nelayan setempat.

Baca Juga: Ramai Beredar Informasi BSU 2026, Ini Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Batam

Hingga Jumat pagi, proses penanggulangan dan pembersihan limbah masih terus dilakukan. Petugas gabungan berupaya melokalisir tumpahan agar tidak meluas serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat pesisir.

KSOP menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut, termasuk hasil penyelidikan penyebab kecelakaan, setelah penanganan darurat di lapangan selesai dilakukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut sebelumnya mengangkut limbah dari perairan Sekupang menuju Batu Ampar. Limbah hitam itu diambil dari kapal tanker, dibongkar di Pelabuhan Bintang 99, sebelum rencananya dibawa menuju kawasan Kabil.

“Informasinya kapal tersebut dari Sekupang menuju Batu Ampar,” ujar seorang warga setempat. (*)

Artikel Kapal Angkut Limbah Kandas di Dangas, KSOP Batam Pasang Oil Boom pertama kali tampil pada Metropolis.

Pembangunan RSUD Tarempa Rampung, Target Berperasi Usai Lebaran

0
Fasad RSUD Tarempa yang baru selesai dibangun. Target operasional usai Lebaran. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa tipe C di Kabupaten Kepulauan Anambas telah rampung. Rumah sakit ini merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Dengan selesainya pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kini bersiap mengoperasikan rumah sakit baru yang berlokasi di Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur.

Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepulauan Anambas mulai melakukan proses pemindahan aktivitas RSUD dari gedung lama di kawasan Selayang Padang, Kelurahan Tarempa, ke gedung baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, mengatakan pemindahan dilakukan secara bertahap agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Kita lakukan pemindahan secara bertahap. Barang-barang sudah mulai diangkut, termasuk sejumlah alat kesehatan,” ujar Feri, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan, proses pemindahan tidak dapat dilakukan sekaligus mengingat banyaknya peralatan medis serta kebutuhan penyesuaian operasional di gedung baru.

Pada tahap awal, gedung RSUD Tarempa tipe C akan ditempati terlebih dahulu oleh manajemen rumah sakit.

Sambil berjalan, pelayanan kesehatan secara bertahap akan mulai diaktifkan, terutama untuk pelayanan rawat jalan atau poli.

“Untuk rawat jalan, kita targetkan bisa beroperasi penuh pada bulan Maret atau setelah Lebaran Idulfitri,” jelasnya.

Selain pelayanan rawat jalan, pihak Dinkes juga menargetkan ruang operasi di RSUD Tarempa tipe C dapat difungsikan seiring optimalnya operasional rumah sakit tersebut.

Feri menyebutkan, sebagian besar alat kesehatan yang digunakan di rumah sakit baru merupakan pemanfaatan dari peralatan RSUD lama.

Namun demikian, RSUD Tarempa tipe C juga mendapatkan tambahan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Alkes bantuan dari Kemenkes cukup banyak, tetapi nilai anggarannya terpisah dari anggaran pembangunan fisik rumah sakit,” ungkap Feri.

Dengan hadirnya RSUD Tarempa tipe C, pemerintah daerah berharap kualitas pelayanan kesehatan di Kepulauan Anambas semakin meningkat.

Keberadaan rumah sakit ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke luar daerah serta menjadi tonggak pemerataan layanan kesehatan di wilayah kepulauan dan perbatasan. (*)

Artikel Pembangunan RSUD Tarempa Rampung, Target Berperasi Usai Lebaran pertama kali tampil pada Kepri.

Kozo Shioya, Pengisi Suara Majin Buu Dragon Ball Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun

0
Kozo Shioya, dan karakter Majin Buu Dragon Ball Z. F. x.com/DbsHype.

batampos – Kabar duka datang dari industri anime Jepang. Aktor pengisi suara legendaris Kozo Shioya, yang dikenal luas sebagai pengisi suara Majin Buu dalam serial Dragon Ball Z, meninggal dunia pada usia 71 tahun.

Kabar wafatnya Kozo Shioya dikonfirmasi oleh agensinya, Aoni Production. Shioya mengembuskan napas terakhir pada Selasa (20/1) akibat pendarahan otak.

Informasi duka tersebut baru diumumkan ke publik pada Rabu (28/1) atas permintaan pihak keluarga, demikian tulis El Tiempo.

Aoni Production menyampaikan bahwa prosesi pemakaman Kozo Shioya telah dilaksanakan secara tertutup dan hanya dihadiri keluarga serta kerabat dekat.

Kozo Shioya memulai kariernya sebagai aktor pengisi suara pada awal 1980-an. Selama lebih dari empat dekade, ia membangun reputasi sebagai seiyuu dengan kemampuan vokal yang luas dan fleksibel.

Namanya melejit secara global berkat perannya sebagai Majin Buu dalam serial Dragon Ball Z. Shioya mengisi seluruh variasi karakter Majin Buu, mulai dari Fat Buu, Super Buu, hingga Kid Buu, yang menjadikannya salah satu antagonis paling ikonik dalam sejarah anime.

Selain Dragon Ball, Kozo Shioya juga terlibat dalam berbagai serial anime dan gim populer. Ia tercatat berkontribusi dalam judul-judul besar seperti One Piece, Naruto, Bleach, hingga World Trigger.

Perannya yang konsisten dan ekspresif membuat Kozo Shioya dikenal luas di kalangan penggemar anime lintas generasi. Karakter yang ia hidupkan kerap meninggalkan kesan mendalam, baik sebagai tokoh antagonis maupun karakter pendukung.

Kepergian Kozo Shioya meninggalkan duka mendalam bagi industri anime Jepang dan penggemar Dragon Ball di seluruh dunia. Wafatnya Shioya sekaligus menandai berakhirnya satu babak penting dalam sejarah pengisi suara anime klasik. (*)

Artikel Kozo Shioya, Pengisi Suara Majin Buu Dragon Ball Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pabrik Teh Prendjak Relokasi ke Jawa Tengah, Demi Daya Saing Nasional

0
Relokasi pabrik jadi jurus Teh Prendjak perkuat pasar nasional. Ilustrasi foto/Yusnadi Nazar.

batampos – PT Panca Rasa Pratama, produsen Teh Prendjak, resmi mengumumkan relokasi fasilitas pabrik dari Kota Tanjungpinang ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Langkah ini diambil sebagai strategi ekspansi usaha sekaligus upaya menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing di pasar nasional.

Relokasi pabrik dilakukan tanpa menghentikan distribusi produk ke Kepulauan Riau. Manajemen memastikan produk Teh Prendjak tetap beredar dan mudah ditemukan di Tanjungpinang dan wilayah Kepri lainnya.

“Pastinya produk Teh Prendjak tetap beredar di Tanjungpinang dan Kepri,” ujar Regional Manager PT Panca Rasa Pratama, Mustardi, Jumat (30/1).

Mustardi menjelaskan, keputusan relokasi diambil setelah mempertimbangkan efisiensi logistik. Menurutnya, biaya pengiriman produk jadi dari Jawa ke Kepri dinilai lebih ekonomis dibandingkan harus mendatangkan bahan baku dari Jawa ke Tanjungpinang, kemudian mengirim kembali produk jadi ke pasar nasional.

Ia mengakui, kondisi ekonomi dan iklim investasi di Tanjungpinang dalam beberapa waktu terakhir turut menjadi tantangan bagi keberlangsungan usaha.

Meski demikian, perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan eksistensinya sebagai usaha yang lahir dari daerah.

“Perusahaan ini tetap bertahan karena pendirinya merupakan putra daerah,” katanya.

Seiring modernisasi dan persaingan pasar yang semakin ketat, Mustardi menegaskan relokasi merupakan keputusan bisnis yang tidak bisa dihindari, terutama untuk mengejar target pasar nasional hingga ekspor.

“Ini sudah final. Ekspansi investasi pabrik ke Kendal, tepatnya di Desa Gondang, Kecamatan Cepiring. Jika sesuai rencana, produksi teh akan mulai berjalan pada kuartal IV tahun 2026,” ungkapnya.

Relokasi pabrik ke Jawa Tengah juga bertujuan mendekatkan fasilitas produksi dengan sumber bahan baku serta pasar besar di Pulau Jawa, Kalimantan, dan wilayah Indonesia Timur. Selama ini, biaya logistik dan pengadaan bahan baku dari luar Jawa dinilai menjadi kendala utama pertumbuhan usaha.

Dengan beroperasinya pabrik di Kendal, perusahaan berharap akses terhadap daun teh, bahan kemasan, dan distribusi dapat berjalan lebih efisien dan kompetitif.

Terkait tenaga kerja, Mustardi menyebut karyawan yang bersedia ikut pindah ke Jawa Tengah dipersilakan, dengan catatan siap menerima kondisi dan lingkungan kerja di lokasi baru.

“Kalau ada karyawan yang mau ikut pindah, silakan, selama bersedia menerima kondisi di Kendal,” ujarnya.

Saat ini, PT Panca Rasa Pratama juga telah menjalin kerja sama dengan salah satu kebun teh di Kabupaten Batang yang berbatasan langsung dengan Kendal. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari rencana pengembangan agrowisata Teh Prendjak di Jawa Tengah.

Mustardi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kendal dan Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan penuh terhadap rencana investasi tersebut, termasuk kemudahan perizinan dan promosi produk melalui ajang Pekan Raya Kendal serta penetapan Teh Prendjak sebagai produk unggulan di lingkungan instansi.

“Alhamdulillah, Pemkab Kendal dan Pemkab Batang sangat mendukung niatan kami,” ujarnya.

Di sisi lain, sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun di Tanjungpinang, Mustardi berharap pemerintah daerah tetap memberikan perhatian dan dukungan terhadap aktivitas perekonomian lokal.

Ia menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada UMKM dan pengusaha daerah agar roda ekonomi Tanjungpinang terus bergerak.

“Kami sudah berusaha di Tanjungpinang lebih dari 40 tahun sejak generasi pertama Pak Chua atau Pak Panjang. Dulu kami juga ikut mendukung perjalanan Kabupaten Kepulauan Riau hingga menjadi Provinsi Kepri,” tutupnya. (*)

Artikel Pabrik Teh Prendjak Relokasi ke Jawa Tengah, Demi Daya Saing Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

Play sound