batampos– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tanjungpinang menggelar lomba Photo Story 2023 tema Pesona Tanjungpinang dengan total hadiah belasan juta.
Tema Pesona Tanjungpinang meliputi pariwisata, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, kuliner, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, toleransi beragama, harmonis, aman, ramah, dan madani.
Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengajak masyarakat Tanjungpinang untuk ikut serta dalam lomba ini. Batas pengiriman foto hingga 31 Juli 2023.
Menurut Nazri, melalui karya-karya foto yang dihasilkan, dapat mempromosikan potensi pariwisata Tanjungpinang kepada dunia.
“Ayo, tunjukkan karya terbaik dan ikut serta dalam lomba dan gratis” katanya.
Pemenang lomba akan diumumkan pada 16 Agustus. Karya foto terbaik akan memperoleh hadiah berupa piala dan uang tunai.
Juara pertama berhak atas hadiah uang tunai senilai Rp 4,5 juta. Juara kedua Rp 3,5 juta. Juara ketiga Rp 2,5 juta dan juara favorit Rp 750 ribu.
“Untuk informasi lebih jelas terkait syarat dan ketentuan lomba, silakan lihat infografis di Instagram pesona tanjungpinang official,” terang Nazri. (*)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (tengah) menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Notaris Indonesia (INI). Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Nagoya Hill Hotel, ke-115, Sabtu (15/7/2023).
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Rudi, disambut hangat dari seluruh notaris yang hadir.
Dalam sambutannya, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengajak para notaris di Provinsi Kepri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan semakin berintegritas, beretika, serta professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat untuk Ikatan Notaris Indonesia. Mudah-mudahan seluruh notaris tetap kompak dalam mendukung kemajuan Kota Batam,” ujar Rudi.
Selain itu, Rudi juga memaparkan sejumlah rencana strategis BP Batam dalam mewujudkan pembangunan kota yang modern.
Salah satu upayanya adalah dengan menggesa percepatan pembangunan infrastruktur pendukung mulai dari jalan hingga pengembangan Pulau Rempang sebagai Eco City.
“Pembangunan infrastruktur saat ini tak lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Saya berkomitmen untuk meneruskan cita-cita para pemimpin terdahulu yang menginginkan Batam menjadi kota maju dan modern,” tambahnya.
Ia meyakini, angka tersebut bakal kembali meningkat seiring realisasi investasi yang juga naik dari waktu ke waktu.
“Pembangunan Kota Batam juga akan berdampak terhadap kemajuan profesi notaris ke depannya. Batam kita bangun tidak lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saya pun berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan yang sedang berlangsung saat ini,” pungkasnya.(*)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (tengah) menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Notaris Indonesia (INI). Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Nagoya Hill Hotel, ke-115, Sabtu (15/7/2023).
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Rudi, disambut hangat dari seluruh notaris yang hadir.
Dalam sambutannya, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengajak para notaris di Provinsi Kepri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan dan semakin berintegritas, beretika, serta professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat untuk Ikatan Notaris Indonesia. Mudah-mudahan seluruh notaris tetap kompak dalam mendukung kemajuan Kota Batam,” ujar Rudi.
Selain itu, Rudi juga memaparkan sejumlah rencana strategis BP Batam dalam mewujudkan pembangunan kota yang modern.
Salah satu upayanya adalah dengan menggesa percepatan pembangunan infrastruktur pendukung mulai dari jalan hingga pengembangan Pulau Rempang sebagai Eco City.
“Pembangunan infrastruktur saat ini tak lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Saya berkomitmen untuk meneruskan cita-cita para pemimpin terdahulu yang menginginkan Batam menjadi kota maju dan modern,” tambahnya.
Ia meyakini, angka tersebut bakal kembali meningkat seiring realisasi investasi yang juga naik dari waktu ke waktu.
“Pembangunan Kota Batam juga akan berdampak terhadap kemajuan profesi notaris ke depannya. Batam kita bangun tidak lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saya pun berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan yang sedang berlangsung saat ini,” pungkasnya.(*)
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono. (istimewa)
batampos – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyakini partainya bisa kembali meraih kejayaan pada Pemilu 2024 mendatang. Oleh karena itu, dia meminta kader partai di daerah harus bisa bekerja efektif dan masif.
Hal itu disampaikan Mardiono saat mengikuti jalan sehat yang digelar oleh DPW PPP Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama puluhan ribu masyarakat di Kendari.
“Alhamdulillah tadi melakukan jalan sehat untuk menyegarkan masyarakat Sultra, khususnya Kendari. Sekaligus membangun silaturahmi agar antara sesama kader dan masyarakat berlangsung akrab dalam menyosialisasikan tujuan serta program PPP,” kata Mardiono, Senin (17/7).
Melihat antusiasme masyarakat dan kader yang hadir menghijaukan Kendari, Mardiono yakin PPP bisa kembali bangkit dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Kalau dilihat antusiasme kader dan tanggapan masyarakat yang menyamai kami alhamdulillah. Insyallah akan menjadi kemenangan bagi perjuangan PPP,” jelasnya.
Sementara, Ketua DPW PPP Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menjelaskan, jalan sehat kali ini merupakan kegiatan puncak dari pengukuhan pengurus dan Muskerwil II.
“Puncaknya adalah gerak jalan, dimana kita mengajak masyarakat hidup sehat lewat kegiatan ini,” kata Andi.
Andi menuturkan, kegiatan yang dihadiri oleh puluhan ribu orang ini merupakan gambaran bahwa PPP telah memiliki basis pemilih yang jelas. “Ini merupakan gambaran dengan antusias masyarakat, bahwa kita sudah punya basis pemilih yang jelas. Ke depannya kita akan lakukan pembinaan agar ke depan bisa bertambah lebih dan kegiatan tidak akan berhenti sampai di sini,” pungkasnya. (*)
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers setelah pelantikan Menteri, Wakil Menteri, dan Anggota Wantimpres Sisa Masa Jabatan 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/7). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Budi Arie Setiadi yang baru dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) melanjutkan proyek pengadaaan menara base transceiver station (BTS) 4G. Namun, Jokowi juga menghormati adanya proses hukum dari pengadaan BTS 4G yang salah satunya menyeret mantan Menkominfo Johnny G Plate.
“Ya gini, kita ini hanya punya waktu yang sangat pendek, satu setengah tahun kurang, sehingga saya ingin yang pertama di Kominfo penyelesaian BTS itu harus diutamakan. Penyelesaian hukum silakan berjalan, kita hormati proses hukum tetapi penyelesaian BTS-nya juga harus tetap berjalan,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7).
Jokowi mengutarakan, pengadaan menara BTS 4G sangat dibutuhkan bagi masyarakat yang ada di daerah-daerah tertinggal. Karena itu, meski proyek pengadaan BTS 4G tersangkut hukum, tetapi proyek tersebut harus tetap berjalan.
“Nanti menyangkut pelayanan kepada masyarakat terutama di daerah-daerah terdepan dan tertinggal, jangan sampai kita sudah ada peristiwa hukum, BTS-nya juga terbengkalai ini yang saya nggak mau. ini tugas berada di situ,” tegas Jokowi.
Jokowi menyebut kecepatan perubahan di dunia harus juga diikuti fasilitas yang memadai. Karena itu, dirinya juga turut menugaskan Nezar Patria untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamen Kominfo).
“Kecepatan perubahan dunia ini sekarang ini sangat ditentukan oleh ICT. Kita perkuat dengan Wamen agar yang berkaitan dengan kedaulatan data, yang berkaitan dengan artificial intelligence, yang berkaitan dengan frekuensi, yang berkaitan dengan satelit semuanya bisa segera dirampungkan dan dituntaskan,” ucap Jokowi.
Oleh karena itu, Jokowi meyakini Nezar Patria yang mempunyai segudang pengalaman bisa membantu membenahi permasalahan yang ada di Kemenkominfo.
“Pak Nezar ini kan pengalaman di media, pernah di Pemred Jakarta Post, pernah di Dewan Pers, pernah di BUMN, saya kira akan sangat membantu sekali Pak Menteri Budi Arie,” pungkas Jokowi. (*)
Ilustrasi: Orangtua Siswa berkumpul di depan gerbang di SMAN 3 Batam, Sabtu (1/7). Mereka berharap anaknya bisa masuk SMAN 3 tersebut, F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Batam masih berpolemik. Sebab, sejumlah orang tua masih memaksakan anak mereka untuk bisa masuk di sekolah ‘favorit’.
Beberapa waktu lalu, beberapa sekolah ‘favorit’ ini akhirnya menerima siswa melebihi kapasitas di setiap rombel karena permintaan orang tua murid. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi kemudian memberi solusi agar rombel ditambah.
Namun hal itu menurut Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Sadari, menyalahi aturan. Sebab penambahan rombel sudah jelas dilarang sesuai dengan aturan Permendikbud.
“Tak boleh menambah rombel, itu sudah jelas menyalahi aturan. KPK tidak setuju, dan Pemko dimarahi karena melakukan itu,” kata Lagat.
Dijelaskan Lagat, penambah rombel bukan solusi yang baik. Karena permasalahan itu terus terjadi setiap tahunnya. Hal itu membuktikan Pemko Batam maupun Pemrov Kepri tidak siap menghadapi PPDB.
“Bukan solusi menambah rombel, karena kalau selalu dibuat seperti itu, maka tahun besok akan terjadi lagi. Harusnya pemerintah daerah sudah punya perencanaan, karena mereka sudah tahu jumlah siswa yang lulus baik di SD, SMP,” jelas Lagat.
Kalau pun kuota ditambah perombel, itu bisa saja untuk dimaksimalkan. Tapi tidak melebihi dengan kapasitas. Seperti untuk SMP kuota yang harusnya 32 siswa, bisa menjadi 40 siswa. Dan SMA/SMK yang harusnya 36 bisa menjadi 42.
“Jangan lebih itu, kualitas pendidikan bisa jadi tak bermutu. Guru mengajar siswa dengan jumlah yang luar biasa. Kasihan mereka, mereka juga punya batas kemampuan,” tegas Lagat.
Masih kata Lagat, rata-rata anak yang dipaksakan masuk sekolah “favorit” sudah diterima di sekolah negeri lain. Namun karena alasan gengsi dan hal lainnya, mereka mengabaikan sekolah negeri tersebut.
“Orang tua kan ingin di negeri, itu sudah diterima di negeri. Tapi tetap dipaksa masuk sekolah negeri lainnya, karena dianggap sekolah tersebut favorit,” sebut Lagat.
Ia juga menyayangkan pemerintah yang mengakomodasi permintaan orang tua murid agar anak mereka tetap diterima di sekolah negeri yang diinginkan. Padahal, hal itu akan berdampak pada kualitas belajar anak yang jadi tak bermutu.
“Jangan karena tahun politik, semua diakomodasi. Kasihan anak-anak. Mereka jadi tak mendapat tempat belajar yang layak, karena penambahan rombel atau kuota melebihi maksimal,” pungkas Lagat. (*)
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos
batampos – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari, menyayangkan keputusan penambahan rombongan belajar (Rombel) di SMA Negeri 1 Kota Batam.
Menurutnya, hal ini tidak sesuai dengan solusi yang disarankan Ombudsman RI Perwakilan Kepri kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.
“Harapannya kan didistribusikan ke sekolah terdekat lainnya. Atau setidaknya dipadatkan dari 36 siswa dalam satu rombel, ditambah 4. Sisanya di distribusikan ke sekolah yang belum penuh kuotanya. Bukannya ditambah rombel” ujarnya.
Diketahui, penambahan empat rombel di SMAN 1 Batam akan menggunakan sistem kelas online sementara. Sehingga menurutnya ini akan mengganggu proses belajar mengajar.
“Meskipun ada pengajuan permohonan 5 kelas yang rusak untuk diperbaiki, tapi selama 6 bulan sampai 1 tahun siswa bersekolah online, tentu ini tidak efektif. Apalagi masih ada sekolah yang belum penuhi kuota. Alihkan saja ke sana,” tutur Lagat.
Lagat mengaku kecewa terhadap oknum pejabat yang melakukan intervensi pada pelaksanaan PPDB sehingga mendorong sekolah melakukan penyimpangan seperti menambahkan rombel.
“Seharusnya sebagai pejabat juga harus memastikan kualitas pendidikan baik, bukan justru turut andil titip menitip siswa, menekan sekolah melakukan penyimpangan dengan membuka rombel baru yang tidak sesuai ketentuan,” ucapnya.
Terkait hal ini, Lagat mengatakan, Ombudsman RI Perwakilan Kepri akan kembali bersurat kepada Gubernur, Ansar Ahmad, selaku penanggung jawab PPDB.
“Ini akan kami catat sebagai temuan, kami akan laporkan ke Gubernur. Kami serahkan juga ini kepada kementerian untuk memberikan penilaian dan sanksi jika diperlukan terkait dengan penyimpangan ini,” tegas Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.(*)
Ilustrasi. Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Heru Suyitno/Antara)
batampos – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pengembangan sarana hunian pariwisata (sarhunta) di kawasan Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Pembangunan sarhunta di wilayah tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendukung kegiatan pariwisata pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
“Sesuai dengan arahan Bapak Menteri PUPR, setiap rumah mempresentasikan desain rumah adat setempat dan berkelompok,” kata Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III, Direktorat Jenderal Perumahan PUPR Salahudin Rasyidi kemarin (16/7).
Konsep desain sarhunta di kawasan DPSP Borobudur, dikatakan Salahudin, yakni dengan menggunakan elemen-elemen budaya. Termasuk evaluasi pengembangan satu koridor utama. Hal tersebut agar menciptakan suasana khas daerah pariwisata yang berbudaya. Selain itu, sarhunta DPSP Borobudur juga disiapkan untuk menyambut wisatawan pasca pandemi Covid-19.
“Dalam proses perencanaannya kami melibatkan tim ahli untuk mengonsepkan penataan sarhunta DPSP Borobudur ini. Jadi, ada motif-motif kearifan lokal seperti kawung atau kalpataru yang diterapkan pada setiap sarhunta dan sampai saat ini tetap terjaga sesuai dengan ketentuan,” jelas Salahudin.
Adapun ciri khas elemen fisik yang diterapkan dalam pengembangan sarhunta DPSP Borobudur, lanjut Salahudin, antara lain pembangunan atap tradisional Jawa Kerakyatan dengan Bumbungan Kalpataru. Kemudian, teras homestay, pintu dan jendela dengan motif kawung dan pigura bata ekspose, dan kamar tidur dengan bata ekspose dan furnitur. Lalu, kamar mandi standar internasional serta adanya pot dan gentong untuk cuci tangan.
Dalam pengembangan sarhunta DPSP Borobudur ini, masih dikatakan Salahudin, setidaknya terdapat dua jenis penerima. Yakni rumah dengan fungsi usaha dan tanpa fungsi usaha. Untuk perbaikan dan pengembangan rumah dengan fungsi usaha, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 115 juta dan untuk perbaikan rumah tanpa fungsi usaha sebesar Rp 35 juta. Total yang bantu yakni ada sebanyak 821 unit.
“Rinciannya itu sebanyak 439 unit rumah yang tersebar di 4 desa tidak memiliki fungsi usaha tetapi memiliki keseragaman elemen budaya. Sisanya, 382 unit rumah yang tersebar di 15 desa memiliki fungsi usaha mulai dari homestay, kafe, hingga galeri kesenian,” terangnya Salahudin.
Ditambahkan Salahudin, Kementerian PUPR juga berkolaborasi dan mendorong peran pemerintah daerah setempat untuk melakukan pendampingan pemanfaatan dan pengelolaan pelaksanaan program dalam memberikan pelayanan wisatawan. Selain itu, pemerintah daerah juga berperan dalam membantu pendampingan pemasaran homestay dan bisnis UMKM. Baik melalui media digital maupun berkolaborasi dengan BUMDes.
“Jadi, Kementerian PUPR tidak bekerja sendiri, tetapi ada peran pemerintah kabupaten di sektor pariwisata agar masyarakat juga menerima pelatihan untuk pengelolaan sarhunta. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam menyiapkan masyarakat agar bisa mendapatkan manfaat dari pembangunan infrastruktur tersebut,” pungkasnya. (*)
batampos – Bek kanan sekaligus kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar kembali bermain pada lanjutan K League 2 pada Minggu (16/7) malam. Klub Asnawi, Jeonnam Dragons berhasil mengalahkan Gyeongnam 2-0.
Meski bermain di kandang Gyeongnam, tim Jeonnam Dragons tidak gentar dengan dukungan suporter dari tuan rumah. Pertandingan sempat diguyur hujan deras pada awal babak pertama. Namun situasi itu tak mengganggu permainan kedua tim.
Jeonnam Dragons berhasil mencetak gol pertama pada menit ke-4, melalui sundulan Ha Nam memanfaatkan sepak pojok Valdivia. Tandukan kepala Ha Nam menjebol gawang kiper Geyongnam.
Pada menit ke-31, Jeonnam kembali menjebol gawang tim tuan rumah. Kali ini lewat tendangan keras Valdivia dari luar kotak penalti.
Asnawi yang tampil sejak menit pertama membuat pertahanan sisi kanan Jeonnam Dragons aman dari serangan tim tuan rumah. Hal itu terbukti dari tekel brilian Asnawi yang dilakukan pada menit ke-54 dan ke-58 yang menggagalkan sayap kiri Gyeongnam, Park Min Seo dalam melakukan overlap menusuk pertahanan Jeonnam.
Dengan kemenangan melawan sang tuan rumah sekaligus pemuncak klasemen sementara K League 2 itu, membuat posisi Jeonnam Dragons naik satu peringkat ke posisi ketujuh klasemen sementara.
Kemenangan tersebut membuat jarak antara Jeonnam dengan posisi ke lima besar semakin menipis menjadi lima poin. Target Asnawi bersama Jeonnam Dragons musim ini yakni tembus promosi ke K League 1.
Asnawi Mangkualam Bahar bermain sejak awal pada lanjutan K League 2 pada Minggu (16/7) malam saat timnya Jeonnam Dragons mengalahkan Gyeongnam 2-0. (*)
Beberapa ekor monyet berkeliaran di tepi jalan arah menuju Bandara, Minggu (16/7). Monyet tersebut berkeliaran untuk mencari makan. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Puluhan monyet liar berkeliaran di pinggir jalan dekat jalan kawasan bundaran Bandara Hang Nadim yang tengah dibangun. Diduga, karena penebangan hutan di kawasan bandara, membuat puluhan monyet-monyet liar itu turun hingga ke jalan.
Seperti yang terlihat kemarin, puluhan monyet berada di pinggir jalan. Pemandangan itu pun tampak tak biasa karena sebelumnya satwa liar itu tak pernah berkeliaran hingga jalan protokol tersebut.
Agus, warga yang kerap melintas, mengatakan keberadaan monyet-monyet liar terlihat sejak seminggu terakhir. Hal Itu setelah adanya penebangan hutan yang ada di pinggir jalan kawasan bandara.
“Baru terlihat juga minggu ini, sebelumnya tak ada. Mungkin karena hutan ditebang,” jelas Agus.
Dikatakan Agus, banyak warga yang melintas juga memberi makan para monyet. Ia pun khawatir, kalau dibiarkan kawanan monyet itu akan masuk ke perumahaan warga.
“Di seberang jalan sudah perumahaan warga, karena hutan di tebang, mereka pun mencari makan keluar, takutnya nanti sampai ke rumah warga,” jelasnya.
Hal senada juga dikatakan Teguh, warga lainnya. Menurut dia kawanan monyet itu sebelumnya tak pernah terlihat. Namun sejak hutan di pinggir jalan di tebang, kawanan monyet itu pun berkeliaran di luar hutan.
“Baru lihat juga sih, mungkin karena hutan pinggir jalan itu ditebang, jadi mereka turun ke jalan,” sebut Teguh. (*)