Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5202

Disdukcapil Kota Batam Belum Penuhi Standar Pelayanan

0
IMG 20230712 WA0088 e1689177699497
Pimpinan Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat didampingi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari beserta tim Keasistenan Pencegahan Maladministrasi saat sidak di Disdukcapil Kota Batam, Selasa (11/7).

batampos – Pimpinan Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat didampingi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari beserta tim Keasistenan Pencegahan Maladministrasi melakukan inspeksi mendadak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam pada Selasa (11/7).

“Kami lakukan pemantauan, tidak hanya melihat standar pelayanan, sarana dan prasarana saja, namun juga seluruh proses layanan,” ujar Jemsly, usai sidak kepada rekan media.

Dalam sidak, Jemsly mengatakan seluruh proses sudah berjalan dengan baik, namun ketersediaan blangko KTP yang tidak sesuai permintaan menjadi penyebab terjadinya penundaan pencetakan.

“Jadi berdasarkan data, permintaan KTP per hari di sini rata-rata 500 pcs, namun blangko yang tersisa saat ini hanya 1.000 pcs. Hal itu terjadi dikarenakan setiap kali pengajuan permintaan blanko ke Ditjen Dukcapil Kemendagri yang disetujui hanya sebagian saja, semisal diajukan awal Juli sebanyak 12.000 pcs tapi hanya disetujui 6.000 pcs,” jelasnya.

Baca Juga: BP Batam Berlakukan Tarif Baru Bongkar Muat Peti Kemas per Tanggal 15 Juli 2023

Selanjutnya, ia juga menelisik persoalan gedung yang dianggap sudah kurang layak dijadikan tempat pelayanan.

“Luas ruangan dan ketersediaan tempat duduk tidak sesuai dengan jumlah pengguna layanan, terkesan sempit dan tidak nyaman baik bagi pengguna maupun penyelenggra, begitupun ketersediaan lahan parkir sangat minim sehingga mengganggu jalan umum,” kata Pimpinan Ombudsman RI itu.

Sebenernya, tambah Jemsly, terkait ruangan terdapat tenda tambahan di luar gedung yang telah disediakan. Namun kondisinya pun kurang baik, saat hujan terjadi kebocoran dibeberapa titik sehingga tidak dapat digunakan.

Saat sidak Ombudsman juga menemukan standar pelayanan yang belum terpenuhi.

“Kami tidak temukan adanya informasi terkait jangka waktu penyelesaian layanan, visi pelayanan, motto pelayanan, loket pelayanan khusus, dan kami juga tidak temukan petugas pada loket pengaduan,” jelas Jemsly.

Baca Juga: Kasus Tambang Pasir Ilegal di Nongsa, Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka

Selain itu yang menjadi catatan Ombudsman terhadap Disdukcapil yakni terkait tidak adanya resi tanda terima layanan yang diberikan kepada pengguna layanan dari petugas loket.

“Seharusnya ada produk yang dikeluarkan sebagai bukti pengurusan. Kami temukan hanya sekedar tulisan di KK dan masyarakat hanya dapat menunggu dihubungi oleh petugas untuk selanjutnya,” ucap Jemsly.

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Kepri akan menyampaikan hasil temuan dan saran perbaikan kepada Pemerintah Kota Batam khususnya Kepala Dinas Dukcapil Kota Batam.

“Kami akan surati terkait hasil temuan dan saran perbaikan yang harus dijalani. Kami juga akan berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil terkait ketersediaan blanko KTP Kota Batam,” tutup Pimpinan Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat.

Sementara itu sejumlah warga Batam masih mengeluhkan pelayanan kependudukan di Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam yang membatasi pelayanan akta kelahiran dan kartu keluarga. Banyak dari mereka yang balik pulang lantaran kehabisan atau tidak mendapat nomor antrean.

“Kemarin ngantar kakak ngurus berkas, pukul 8.30 WIB sudah tidak ada nomor layanan, jadi harus balik lagi. Iya kalau rumah deket, kalau jauh kan kasihan, ” ujar Astri warga Batu Ampar.

Baca Juga: Lebih Ringan dari Tuntutan, Jaksa Banding Atas Vonis Perkara Korupsi SIMRS BP Batam

Menurutnya dalam sehari Disdukcapil Batam hanya melayani 50 sampai 100 pemohon saja. Sementara warga Batam yang datang mengurus layanan kependudukan mencapai ratusan lebih setiap harinya. “Tadi ada juga yang dari pukul 08.00 WIB juga tak dapat nomor layanan. Jadi kami harus datang jam berapa biar dapat nomor layanan ini, ” sesal ibu tiga anak itu.

Wini warga Batam lainnya mengakui bahwa pelayanan di Disdukcapil Batam ini harus diubah lagi ke online lagi sehingga masyarakat yang ingin mendaftarkan permohonan tidak perlu datang lagi harus datang ke kantor Disdukcapil.

“Kasihan kami pak yang datang dari Nongsa sana, tiba disini nomor layanan sudah habis. Kenapa tak dioptimalkan layanan online untuk kepengurusan KK dan Akte lagi, ” ketusnya.

Padahal lanjut Wini sebelumnya Disdukcapil Batam sudah mengklaim menggalakan layanan online. Namun sekarang ini layanan disdukcapil Batam mayoritas manual lagi. “Tenggok lah setiap pagi bejubel yang ngurus, sementara layanan juga masih manual, kasihan warga yang tinggalnya jauh,” ucapnya.

Belum lagi layanan e-KTP yang diakuinya masih lama karena keterbatasan blanko e-KTP. “Seharusnya kalau masih kosong, disdukcapil kan bisa aktif minta ke pusat. Kita tau di Batam mobilitas masyarakat tinggi, artinya pemerintah pusat juga mengerti seperti apa kondisi di Kota Batam ini,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

SKK Migas Membutuhkan Tukang Las

0

 

batampos – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membutuhkan  tukang las. Mereka yang diterima, nantinya akan bekerja di unit kerja SKK Migas wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

logo skk migas
Logo SKK Migas. Foto: Jawapos.com

Kepala Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi SKK Migas, Daniel Kurnianto, mengatakan, kebutuhan tenaga kerja tersebut sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.

“Di Paxocean itu butuh banyak sekali. Bahkan welder yang dari Karimun kami tarik untuk kerja di Batam, ” kata Daniel disela kegiatan Forum Kapasitas Nasional III Tahun 2023 Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/7).

Baca Juga: BP Batam Berlakukan Tarif Baru Bongkar Muat Peti Kemas per Tanggal 15 Juli 2023

Dijelaskan Daniel, koordinasi dengan pemerintah daerah, karena SKK Migas tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal. Hal itu juga sebagai komitmen penuh SKK Migas penuh untuk mengembangkan kapabilitas dan kapasitas Nasional dalam bidang Sumber Daya Manusia.

“Kami tentu prioritaskan tenaga kerja lokal yang kualifed untuk bisa bekrja di SKK Migas,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan tenaga kerja lokal yang berada di KKKS jumlahnya mendominasi tenaga kerja asing. Jika dipersentasekan, tenaga lokal mencapai 95 persen.

Baca Juga: Gakkum KLHK Segel 4 Lokasi Kerusakan Ekosistem Mangrove di Batam, Kepulauan Riau

“Keberadaan tenaga kerja asing lebih mengamankan dan menjalankan teknologi yang dimiliki investor,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai regulator SKK Migas secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan kompetensi SDM di semua area operasi.

“Tentu hal serupa juga menjadi mandatory operator migas (KKKS), serta para vendor di tingkat lokal. Industri hulu migas membutuhkan SDM yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri Mangara, mendukung penuh upaya SKK migas lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk berkerja di unit-unit kontraktor SKK Migas. Pemrov juga telah melakukan beberapa pelatihan untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan.

Baca Juga: Gojek Masih Buka Ruang Bergabung dengan Taksi Online di Bandara Hang Nadim

“Kami sudah melakukan beberapa pelatihan di bidang ketenagakerjaan ada welder ada juga fitting dan pelatihan lainnya,” katanya.

Tidak hanya pelatihan di bidang keahlian tapi juga pelatihan di bidang keamanan (safety), dengan tujuan meminimalisir kecelakaan kerja.

“Jadi kalau ada pembangunan yard oleh kontraktor tentu akan lebih aman. Kalau pun ada masalah keamanan itu murni kecelakaan kerja,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta

SKK Migas Butuh Ribuan Perkerja

0
logo skk migas
Logo SKK Migas. Foto: Jawapos.com

batampos – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membutuhkan ribuan pekerja dibidang welder atau tukang las. Mereka yang diterima, nantinya akan bekerja di unit kerja SKK Migas wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Kepala Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi SKK Migas, Daniel Kurnianto, mengatakan, kebutuhan tenaga kerja tersebut sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.

“Di Paxocean itu butuh banyak sekali. Bahkan welder yang dari Karimun kami tarik untuk kerja di Batam, ” kata Daniel disela kegiatan Forum Kapasitas Nasional III Tahun 2023 Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/7).

Baca Juga: BP Batam Berlakukan Tarif Baru Bongkar Muat Peti Kemas per Tanggal 15 Juli 2023

Dijelaskan Daniel, koordinasi dengan pemerintah daerah, karena SKK Migas tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal. Hal itu juga sebagai komitmen penuh SKK Migas penuh untuk mengembangkan kapabilitas dan kapasitas Nasional dalam bidang Sumber Daya Manusia.

“Kami tentu prioritaskan tenaga kerja lokal yang kualifed untuk bisa bekrja di SKK Migas,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan tenaga kerja lokal yang berada di KKKS jumlahnya mendominasi tenaga kerja asing. Jika dipersentasekan, tenaga lokal mencapai 95 persen.

Baca Juga: Gakkum KLHK Segel 4 Lokasi Kerusakan Ekosistem Mangrove di Batam, Kepulauan Riau

“Keberadaan tenaga kerja asing lebih mengamankan dan menjalankan teknologi yang dimiliki investor,” tegasnya.

Menurutnya, sebagai regulator SKK Migas secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan kompetensi SDM di semua area operasi.

“Tentu hal serupa juga menjadi mandatory operator migas (KKKS), serta para vendor di tingkat lokal. Industri hulu migas membutuhkan SDM yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri Mangara, mendukung penuh upaya SKK migas lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk berkerja di unit-unit kontraktor SKK Migas. Pemrov juga telah melakukan beberapa pelatihan untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan.

Baca Juga: Gojek Masih Buka Ruang Bergabung dengan Taksi Online di Bandara Hang Nadim

“Kami sudah melakukan beberapa pelatihan di bidang ketenagakerjaan ada welder ada juga fitting dan pelatihan lainnya,” katanya.

Tidak hanya pelatihan di bidang keahlian tapi juga pelatihan di bidang keamanan (safety), dengan tujuan meminimalisir kecelakaan kerja.

“Jadi kalau ada pembangunan yard oleh kontraktor tentu akan lebih aman. Kalau pun ada masalah keamanan itu murni kecelakaan kerja,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta

Logistika dan Deliveree Umumkan Kemitraan Untuk Digitalisasi Truk di Batam

0

 

batampos – Untuk mendukung Ekosistem Logistik Nasional (NLE) dan Ekosistem Logistik Batam (BLE), Persero Batam dan Deliveree mengumumkan kemitraan mereka untuk menghadirkan digitalisasi dan AI generasi berikutnya ke pasar trucking di Batam.

LDSebagai produk unggulan, kedua perusahaan akan bersama-sama meluncurkan dan mengoperasikan aplikasi trucking serta marketplace Logistika Deliveree mulai Agustus 2023 di seluruh Kota Batam.

Aplikasi Logistika Deliveree memanfaatkan keahlian logistik yang luar biasa dari induk perusahaan Logistika, Persero Batam, yang telah beroperasi sejak tahun 1973 sebagai perusahaan terdepan di Batam di bidang angkutan laut, kargo darat, kargo udara, bongkar muat, dan pergudangan.

Aplikasi Logistika Deliveree juga diuntungkan oleh rekam jejak Deliveree sebagai perusahaan teknologi pengiriman barang terkemuka di Indonesia. Kedua mitra berkomitmen untuk memastikan aplikasi Logistika Deliveree memiliki dampak yang kuat pada pasar logistik Batam dengan meningkatkan efisiensi dan tingkat utilisasi truk sehingga dapat memangkas biaya transportasi. Hal ini bertujuan untuk mendukung tujuan NLE dan BLE dengan mempercepat pertumbuhan dan kesuksesan pasar logistik Batam.

“Aplikasi Deliveree Logistika mempertemukan ribuan pengirim dan vendor truk di Batam untuk memastikan truk-truk dapat diutilisasikan sepenuhnya dan sesedikit mungkin berjalan dalam keadaan kosong. Hal yang paling mengesankan dari aplikasi ini adalah kemampuannya untuk menggunakan AI dalam mengatur ribuan pemesanan truk harian dan menugaskannya ke truk dan trailer yang tepat di waktu yang tepat di lokasi yang tepat sehingga truk-truk tersebut dapat digunakan semaksimal mungkin dan kosong sesedikit mungkin. Hal ini akan meningkatkan penghasilan vendor sekaligus mengurangi biaya transportasi. Efisiensi ini akan memperkuat dan mendorong sektor jasa logistik yang lebih kompetitif di Batam, sehingga dapat menarik lebih banyak investasi dan pertumbuhan, sekaligus menjadikan Batam semakin kompetitif di kancah internasional,” urai Arham S. Torik, Direktur Utama, PT Persero Batam.

Dengan aplikasi Logistika Deliveree, pengirim dapat memesan truk box dan prime mover dengan trailer di manapun di Batam untuk kebutuhan impor, ekspor, maupun kargo jalan raya dengan pengalaman digital sepenuhnya yang mencakup penugasan ke vendor profesional, pelacakan map secara langsung untuk truk dan kargo, tanda tangan dan foto digital, pembayaran atau faktur online, surat jalan elektronik, perangkat komunikasi live chat, dan dukungan customer service yang siap sedia 24/7.

Vendor truk akan mendapatkan keuntungan dari AI pengoptimal jadwal pada aplikasi, yang merekomendasikan pemesanan kepada setiap vendor sesuai dengan lokasi, jadwal, dan ketersediaan armada mereka guna meningkatkan utilisasi truk secara substansial. Bagi vendor truk, hal ini berarti berkurangnya waktu menganggur armada, berkurangnya truk kosong di jalan, dan bertambahnya pendapatan.

“Ini merupakan kesempatan sekali seumur hidup untuk menghadirkan teknologi canggih dan AI ke Batam untuk mencapai apa yang sebelumnya dianggap mustahil – menurunkan biaya logistik bagi pelanggan sekaligus meningkatkan pendapatan bagi perusahaan truk. Situasi ini saling menguntungkan kedua belah pihak yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, teknologi kami menghadirkan fitur-fitur berharga bagi pengirim barang seperti pemesanan truk sesuai permintaan maupun terjadwal, penugasan armada yang cepat, live map tracking dan pembaruan status, digitalisasi informasi seperti tanda tangan, foto, dan dokumen, serta dashboard terpusat untuk mengelola dan mengoptimalkan pengiriman. Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan Persero Batam dan Logistika untuk mewujudkan hal ini di Kota Batam,” ujar  Tom Kim, CEO, Deliveree Indonesia

Kemitraan Persero Batam Deliveree sejalan dengan tujuan yang ditetapkan oleh NLE, Ekosistem Logistik Nasional Indonesia yang diprakarsai oleh keputusan Presiden 5 / 2020 untuk menyelaraskan dan menghubungkan industri logistik Indonesia melalui penggunaan data dan teknologi informasi untuk mencapai penyederhanaan dan interkonektivitas, dalam rangka meningkatkan kecepatan dan efisiensi, serta mengurangi biaya dan pemborosan. NLE diketuai oleh Kementerian Keuangan dengan dukungan dari Kementerian Investasi, Kementerian Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (*)

Dorong Pengembangan Pulau Rempang, Muhammad Rudi Laporkan Progres Ke Menko Perekonomian

0

 

 

batampos – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi terus mendorong percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang. Bersama Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, Muhammad Rudi melaporkan perkembangan terkini kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dalam rapat Progres Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, Rabu (12/7/2023).

menko ekonomi
Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi (kiri) melaporkan perkembangan Pulau Reempang kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan), dalam rapat Progres Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, Rabu (12/7/2023).

Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kementerian Bidang Perekonomian RI tersebut dihadiri oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono; Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi; Deputi VI Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo; Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad; dan perwakilan PT. Makmur Elok Graha (MEG)

Dalam kesempatan pertama, Muhammad Rudi mengatakan, upaya percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang telah dimulai sejak Launching Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City pada bulan April silam.

Selanjutnya, BP Batam menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada PT. MEG sebagai pengelola pengembangan Pulau Rempang yang kemudian secara resmi diberi nama Kawasan Rempang Eco-City.

“Kami juga sudah melakukan pencabutan SK Ijin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPJL-PSWA) dan SK Pelepasan Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi (HPK),” jelas Muhammad Rudi.

Tidak hanya itu, pihaknya telah mendata baik jumlah penduduk maupun aset pemerintah yang rencananya akan direlokasi ke Pulau Galang dengan luas lahan 199 hektar.

“Bila masyarakat bersedia kita relokasi, kami sudah siapkan kavling seluas 200 meter persegi dengan rumah tipe 45 sebanyak 3.000 unit, kemudian kami sediakan juga Fasum dan Fasos, serta area kantor pemerintahan,” ujar Muhammad Rudi.

Pada pertemuan ini, Muhammad Rudi juga memohon dukungan Kementerian terkait untuk menggesa penyelesaian Kawasan Rempang Eco-City.

“Kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari kementerian terkait untuk pelepasan HPK menjadi Areal Penggunaan Lain (APL), penerbitan Sertipikat (Hak Pengelolaan) HPL, koordinasi pengelolaan pesisir, dan tentunya dukungan anggaran untuk pengembangan jalan Trans Barelang dan Sembulang,” pungkasnya.

Dengan demikian, bila seluruh proses mendapat dukungan dari semua pihak, Muhammad Rudi yakin, Kawasan Rempang Eco-City dapat segera beroperasi dengan lancar di Batam.

 

Batam Sebagai Pusat Energi Terbarukan Terbaik Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengimbau untuk mengawal permohonan dukungan maupun persetujuan dari masing-masing kementerian terkait.

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan apresiasinya kepada BP Batam yang telah menyiapkan area relokasi beserta fasilitas pendukungnya untuk masyarakat setempat.

“Saya rasa langkahnya sudah baik, karena BP Batam telah menyiapkan konsep resettlement untuk masyarakat. Dan hal-hal terkait koordinasi antar instansi bisa kita dudukkan bersama untuk bisa mempercepat proses pengembangan Kawasan Rempang,” ungkapnya.

Airlangga juga secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Pulau Batam sebagai pusat energi terbarukan di Indonesia.

“Proses pengolahan energi solar di Batam nantinya sudah dari hulu ke hilir. Sehingga kita bisa mengekspor energi ke Singapura dan negara lain. Oleh karena itu saya ingin Batam menjadi daerah dengan sumber renewable energy terbaik di Indonesia,” pungkas Airlangga. (*)

Dorong Pengembangan Pulau Rempang, Muhammad Rudi Laporkan Progres Ke Menko Perekonomian

0

 

 

batampos – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi terus mendorong percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang. Bersama Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, Muhammad Rudi melaporkan perkembangan terkini kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dalam rapat Progres Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, Rabu (12/7/2023).

menko ekonomi
Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi (kiri) melaporkan perkembangan Pulau Reempang kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (kanan), dalam rapat Progres Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City, Rabu (12/7/2023).

Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kementerian Bidang Perekonomian RI tersebut dihadiri oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono; Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi; Deputi VI Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo; Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad; dan perwakilan PT. Makmur Elok Graha (MEG)

Dalam kesempatan pertama, Muhammad Rudi mengatakan, upaya percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang telah dimulai sejak Launching Pengembangan Kawasan Rempang Eco-City pada bulan April silam.

Selanjutnya, BP Batam menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada PT. MEG sebagai pengelola pengembangan Pulau Rempang yang kemudian secara resmi diberi nama Kawasan Rempang Eco-City.

“Kami juga sudah melakukan pencabutan SK Ijin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPJL-PSWA) dan SK Pelepasan Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi (HPK),” jelas Muhammad Rudi.

Tidak hanya itu, pihaknya telah mendata baik jumlah penduduk maupun aset pemerintah yang rencananya akan direlokasi ke Pulau Galang dengan luas lahan 199 hektar.

“Bila masyarakat bersedia kita relokasi, kami sudah siapkan kavling seluas 200 meter persegi dengan rumah tipe 45 sebanyak 3.000 unit, kemudian kami sediakan juga Fasum dan Fasos, serta area kantor pemerintahan,” ujar Muhammad Rudi.

Pada pertemuan ini, Muhammad Rudi juga memohon dukungan Kementerian terkait untuk menggesa penyelesaian Kawasan Rempang Eco-City.

“Kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari kementerian terkait untuk pelepasan HPK menjadi Areal Penggunaan Lain (APL), penerbitan Sertipikat (Hak Pengelolaan) HPL, koordinasi pengelolaan pesisir, dan tentunya dukungan anggaran untuk pengembangan jalan Trans Barelang dan Sembulang,” pungkasnya.

Dengan demikian, bila seluruh proses mendapat dukungan dari semua pihak, Muhammad Rudi yakin, Kawasan Rempang Eco-City dapat segera beroperasi dengan lancar di Batam.

 

Batam Sebagai Pusat Energi Terbarukan Terbaik Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengimbau untuk mengawal permohonan dukungan maupun persetujuan dari masing-masing kementerian terkait.

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan apresiasinya kepada BP Batam yang telah menyiapkan area relokasi beserta fasilitas pendukungnya untuk masyarakat setempat.

“Saya rasa langkahnya sudah baik, karena BP Batam telah menyiapkan konsep resettlement untuk masyarakat. Dan hal-hal terkait koordinasi antar instansi bisa kita dudukkan bersama untuk bisa mempercepat proses pengembangan Kawasan Rempang,” ungkapnya.

Airlangga juga secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Pulau Batam sebagai pusat energi terbarukan di Indonesia.

“Proses pengolahan energi solar di Batam nantinya sudah dari hulu ke hilir. Sehingga kita bisa mengekspor energi ke Singapura dan negara lain. Oleh karena itu saya ingin Batam menjadi daerah dengan sumber renewable energy terbaik di Indonesia,” pungkas Airlangga. (*)

Rahma Bawa Langsung Data 546 Keluarga Miskin Ekstrem Hasil Muskot ke Kementerian

0

batampos – Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, MM menginstruksikan jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memprioritaskan bantuan-bantuan sosial, bantuan ekonomi, dan program dukungan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lainnya kepada kelompok keluarga miskin ekstrem.

Foto Diskominfo Tanjungpinang untuk Batam Pos
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dan jajaran membawa langsung data keluarga miskin ekstrem hasil muskot ke Kementerian, Rabu (12/7/2023).

Oleh sebab itu, Rahma mewajibkan camat dan lurah mengetahui dengan pasti kondisi keluarga miskin ekstrem di wilayahnya.

Demikian dikatakan Rahma ketika memimpin Musyawarah Kota Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kota Tanjungpinang tahun 2023, di kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (12/7).

Dalam musyawarah kota (Muskot) tersebut, disepakati dan ditetapkan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang hanya berjumlah sebanyak 546 keluarga.

Data tersebut mengalami penurunan signifikan dari data awal yang diterima Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dari BKKBN Tahun 2021 sebanyak 12.386 keluarga.

“Lurah harus hafal dan mengetahui dengan pasti kondisi warganya yang masih masuk dalam kategori miskin ekstrem. Kelompok keluarga ini harus menjadi titik fokus program-program bantuan sosial dan ekonomi, agar tingkat kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan,” kata Rahma menginstruksikan seluruh jajaran camat dan lurah yang mengikuti musyawarah kota itu.

Musyawarah kota P3KE dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah, Kepala Dinas Sosial Drs. Marzul Hendri, Sekretaris Disduk Capil Boby Wira Satria, Ketua Forum RT/RW Hasirin, dan para pendamping keluarga harapan.

Musyawarah itu diakhiri dengan penandatanganan berita acara musyawarah, yang dilakukan oleh Wali Kota Tanjungpinang, Kepala Dinas Sosial, dan empat camat se-Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya berita acara serta data hasil verifikasi dan validasi lapangan tersebut akan diantarkan langsung oleh wali kota ke kementerian.

“Verifikasi dan validasi dilakukan secara langsung door to door oleh petugas berwenang, dan telah dimusyawarahkan mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Data ini tentu dapat dipertanggungjawabkan, dan saya akan mengantarkannya langsung ke kementerian,” ucap Rahma.

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, jumlah keluarga dalam kategori miskin ekstrem di Kota Tanjungpinang hasil pendataan BKKBN tahun 2021 sebanyak 12.386 keluarga. Dari jumlah tersebut dilakukan pengelompokkan data keluarga yang masuk dalam desil 1 dan desil 2, jumlah keluarga miskin ekstrem berkurang menjadi 8.260 keluarga.

Jumlah sebanyak 8.260 keluarga ini kembali berkurang, karena berdasarkan hasil verifikasi awal diketahui terdapat sebanyak 1.970 data anomali, hingga angka kemiskinan ekstrem kembali berkurang menjadi 6.290 keluarga.

Untuk memvalidasi data kemiskinan ekstrem di Tanjungpinang, Dinas Sosial dibantu oleh perangkat RT/RW, tim pendamping keluarga harapan, perangkat kelurahan, dan relawan kemudian melaksanakan verifikasi dan validasi faktual mulai tanggal 5 sampai dengan 20 Juni 2023.

Hasil verifikasi dan validasi faktual tersebut, kemudian dimusyawarahkan mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Hasil verifikasi dan validasi (verivali) faktual mencengangkan, karena angka kemiskinan ekstrem di Tanjungpinang secara faktual hanya berjumlah sebanyak 546 keluarga.

“Verifikasi dan validasi juga mempergunakan indikator kemiskinan ekstrem sebanyak 14 indikator. Selama proses verivali, kita didampingi oleh petugas kelurahan, pengurus RT/RW, pendamping keluarga harapan, dan masyarakat setempat,” ujar Camat Tanjungpinang Kota, Ridwan Budo menambahkan.

Di Kecamatan Tanjungpinang Kota, jumlah keluarga miskin ekstrem sebelum verivali sebanyak 1.195 KK. Setelah verivali dan musyawarah kecamatan, angka tersebut turun menjadi 384 KK.

Kecamatan Tanjungpinang Timur, jumlah keluarga miskin eksrem turun dari 3.082 KK menjadi 121 KK. Di Kecamatan Tanjungpinang Barat, angka kemiskinan eksten juga turun signifikan dari 1.424 KK menjadi hanya 35 KK. Sedangkan di Kecamatan Bukit Bestari, dari 589 keluarga turun hanya menyisakan 6 keluarga yang secara fakta masuk dalam kategori miskin ekstrem.

“Banyak data keluarga yang sudah meninggal dunia, pindah, tidak ditemukan, pekerjaan PNS atau TNI Polri, dan NIK ganda yang sebelumnya masih dimasukkan dalam data keluarga miskin ekstrem. Proses verifikasi dan validasi faktual didampingi oleh petugas terkait, RT/RW dan masyarakat.

Formulir pendataan juga ditandatangani oleh masing-masing pihak, hingga data verivali dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Drs. Marzul Hendri. (Adv/Diskominfo)

Ellie Goulding Masuk Jadwal Festival Musik di Marina Bay Sands

0
Musisi Ellie Goulding (ANTARA/instagram/elliegoulding)

batampos – Ellie Goulding termasuk dalam jajaran penyanyi yang akan manggung
di festival musik di Marina Bay Sands. Ellie Goulding akan tampil 26 Juli
mendatang.

Festival musik perdana bertajuk “Where Music Takes Over” itu akan digelar dari
15 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Selama festival berlangsung akan ada
sekitar 10 konser musik di Marina Bay Sands.

Berdasarkan siaran resmi, selain Elli Goulding, sejumlah musisi ternama di dunia
hiburan internasional ikut andil diantaranya penyanyi Mandopop asal Taiwan,
David Tao, serta penyanyi, penulis lagu, dan produser musik asal Kolombia, J
Balvin.

Baca juga: Joaquin Phoenix Jadi Kaisar Tiranis, Rilis Trailer Perdana Film Napoleon

Ikon-ikon musik dunia tersebut akan hadir dalam rangkaian pertunjukan yang
telah diumumkan sebelumnya di Marina Bay Sands sebagai bagian dari Music
Festival, yang meliputi The 1975, The Strokes, RINI, Sabrina Carpenter dan A$AP
Ferg.

Komposer handal serta penyanyi-penulis lagu, David Tao, akan kembali hadir ke
Singapura pada tanggal 16 Juli mendatang. Mulai dari lagu nostalgia hingga
lagu-lagu terbaru, peraih enam kali penghargaan Golden Melody Award ini akan
mempersembahkan kemegahan harmonis dan menghibur para penggemarnya
dengan melodi-melodi khas Mandpop.

J Balvin tampil pada tanggal 28 Juli dalam rangka menghadirkan pertunjukan
yang penuh semangat dan memukau. (*)

Reporter: Antara

 

Suzuki New XL7 Hybrid Pikat Keluarga Smart, SUV 7 Penumpang dengan Teknologi Ramah Lingkungan

0
Brand Activation Suzuki New XL7 Hybrid di QBIG BSD.
(f.Suzuki)

batampos – Rangkaian brand activation New XL7 Hybrid oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) masih berlanjut. Setelah sukses menyapa beberapa daerah seperti Sentul, Ancol dan Depok, Suzuki Indonesia kembali hadir di pusat keramaian smart city.

Kali ini, Suzuki memilih dua lokasi utama brand activation-nya yaitu QBig BSD City bersamaan dengan penyelenggaraan event Festival Indonesia Autovaganza ke-5, serta di Summarecon Mall Bekasi yang digelar pada periode yang bersamaan. Acara ini berlangsung selama dua hari, mulai 8 – 9 Juli 2023.

Baca juga:Joaquin Phoenix Jadi Kaisar Tiranis, Rilis Trailer Perdana Film Napoleon

Suzuki memamerkan unit terbaru mereka, yaitu Sport Utility Vehicle (SUV) 7 penumpang dengan teknologi hybrid yang ramah lingkungan dan performa yang kompetitif dalam hal efisiensi bahan bakar. Kendaraan SUV ini merupakan jenis mobil dengan kombinasi dua tipe mobil, yaitu tipe penumpang dan juga tipe off-road

Tidak ketinggalan, Suzuki juga berikan program penjualan menarik bagi calon konsumen yang melakukan pembelian di booth Suzuki serta menyediakan kesempatan test drive menggunakan New XL7 Hybrid, ditambah hadiah langsung bagi 100 peserta test drive pertama setiap hari berupa voucher minuman di QBig BSD City dan voucher bermain anak Kidzilla Playland di Summarecon Mall Bekasi.

Selain itu, calon konsumen dapat bermain games yang disediakan booth dan tentunya akan mendapatkan hadiah menarik dari Suzuki. Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS menyampaikan bahwa antusiasme calon konsumen yang menantikan SUV ramah lingkungan menjadi dorongan utama Suzuki hadir di tengah masyarakat Tangerang dan Bekasi.

“Dua kota ini selalu menjadi wilayah dengan tingkat permintaan tinggi untuk kendaraan ramah lingkungan. Melihat demografi masyarakat, Tangerang dan Bekasi kini menjadi daerah pilihan untuk hunian keluarga muda. Suzuki New XL7 Hybrid merupakan pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan keluarga muda yang membutuhkan kendaraan tangguh multifungsi, ramah lingkungan, tetapi juga stylish dan memancarkan nuansa modern untuk dipakai dalam berbagai agenda keluarga. Suzuki paham betul kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan adalah sebuah keharusan untuk menemani aktivitas dan petualangan keluarga,” terangnya.

Sebagai salah satu kota yang mengusung konsep smart city dan smart mobility, warga Tangerang dan Bekasi dapat memanfaatkan teknologi SHVS pada New XL7 Hybrid untuk mengurangi penggunaan bahan bakar yang lebih efisien, terutama saat menghadapi kemacetan. Fitur SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) yang dimiliki oleh Suzuki New XL7 Hybrid merupakan komponen yang sangat relevan dengan konsep smart city dan smart mobility di Tangerang serta Bekasi.

Dalam konteks smart mobility, New XL7 Hybrid dengan fitur SHVS berperan penting dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas buang. Mengunggulkan teknologi SHVS yang disematkan pada mesin K15B yang dimiliki New XL7 Hybrid, emisi gas buang yang dihasilkan pun jadi lebih rendah sekaligus dapat mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar, sehingga membuat penggunanya juga turut berkontribusi pada pemilihan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Teknologi SHVS dilengkapi dengan komponen Integrated Starter Generator (ISG) dan Lithium-ion Battery yang memiliki fungsi acceleration assist untuk meringankan beban mesin saat berakselerasi, regenerative braking dengan memanfaatkan momen deselerasi untuk menghasilkan kembali daya listrik yang akan disimpan di baterai, serta engine auto start-stop yang akan menghentikan proses pembakaran dalam mesin ketika tidak diperlukan selama perjalanan sehingga akan membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien dan meminimalisir emisi gas buang.

Mendukung karakter ramah lingkungannya, teknologi SHVS yang praktis dan minim biaya perawatan ini memberi ketenangan bagi penggunanya, terlebih karena komponen Lithium-ion Battery Suzuki sudah dijamin memiliki kebijakan garansi resmi selama 8 tahun/160.000 km.

Dengan menghadirkan New XL7 Hybrid lebih dekat dengan masyarakat, Suzuki mengajak masyarakat untuk turut peduli dan cermat memilih mobil keluarga yang ramah lingkungan untuk digunakan sehari-hari.

Bagi calon konsumen yang hadir di booth pameran Suzuki di QBig BSD City dan Summarecon Mall Bekasi dapat mengantongi program penjualan yang telah dihadirkan khusus oleh Suzuki berupa tawaran menarik berupa DP/uang muka yang rendah, pilihan tenor hingga 7 tahun, adanya cicilan ringan dengan bunga kredit yang kompetitif, hingga tambahan cashback sebesar Rp 4 Juta untuk program trade in dan juga hadiah menarik yang dapat dibawa langsung oleh calon konsumen.

“Masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir, karena Suzuki hadir di 33 kota di Indonesia, termasuk Jabodetabek. Calon konsumen dapat menghadiri pameran yang berlangsung di kota masing-masing untuk melihat dan mencoba secara langsung sensasi berkendara menggunakan New XL7 Hybrid. Tujuannya agar Suzuki dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan merata,” tutup Donny. (*)

Reporter: jp group

BP Batam Gelar Workshop Service Level Agreement bagi Badan Usaha

0
bp batam 7
Direktorat Restrukturisasi menggelar Workshop Implementasi Service Level Agreement (SLA) selama dua hari yang dimulai pada Selasa (11/7/2023) di Gedung IT Center. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Restrukturisasi menggelar Workshop Implementasi Service Level Agreement (SLA) selama dua hari yang dimulai pada Selasa (11/7/2023) di Gedung IT Center.

Pada kegiatan tersebut BP Batam menghadirkan narasumber Muhammad Ari Darmawan dari GML Consulting. Workshop ini digelar dalam rangka peningkatan service quality pada Badan Usaha di lingkungan BP Batam melalui perbaikan proses bisnis pada SLA-nya.

Direktur Restrukturisasi, Hadjad Widagdo, mengatakan, melalui kegiatan ini narasumber akan mengajarkan metode Process Management Excellent (PMX) yang dapat digunakan untuk mengembangkan proses bisnis pada Badan Usaha di lingkungan BP Batam.

“Lewat kegiatan ini narasumber akan memaparkan metode PMX untuk menganalisa akar masalah pada proses bisnis, perbaikan, penyelesaian, hingga implementasinya dalam pelayanan Badan Usaha untuk meningkatkan service quality,” terang Hadjad.

Baca Juga: BP Batam Berlakukan Tarif Baru Bongkar Muat Peti Kemas per Tanggal 15 Juli 2023

“Harapannya setelah kegiatan ini selesai, semua Badan Usaha dapat meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga konsumen akan merasa puas dan tentunya pendapatan BP Batam dapat bertumbuh secara berkelanjutan,” lanjut Hadjad.

Hadjad menjelaskan, kegiatan selama dua hari ini akan difokuskan pada proses bisnis Badan Usaha Rumah Sakit namun Badan Usaha lain turut hadir agar bisa bersama-sama menimba ilmu yang dipaparkan oleh narasumber.

“Sekarang kita fokuskan untuk Badan Usaha Rumah Sakit, namun seluruh Badan Usaha di lingkungan BP Batam tetap kita undang agar bisa sama-sama mempelajari metode PMX ini,” pungkas pria yang sebelumnya menjabat sebagai GM SPAM Hulu ini.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Emas 2045, Kepala BP Batam Berikan Motivasi ke Sekolah

Di kesempatan berbeda, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berharap agar pelayanan pada Badan Usaha di lingkungan BP Batam dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat serta pelaku usaha sebagai konsumen mendapat kepuasan atas jasa yang mereka percayakan kepada BP Batam.

“Saya berharap seluruh Badan Usaha di bawah Anggota Bidang Pengusahaan untuk terus menambah kompetensi dan wawasan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” tutur Rudi.

“Jika konsumen sudah puas dengan pelayanan jasa yang kita sajikan, pembangunan Batam pasti akan semakin mudah kita selesaikan secara bersama-sama,” pungkas Rudi.(*)