Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 5205

Gubkepri Ingin Pelayanan Berjalan Baik di Tingkat Bawah

0

batampos-Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad kembali menyerahkan bantuan bagi RT/RW, Posyandu Balita, Guru PAUD, dan rumah ibadah untuk 4 kecamatan di Kota Batam, yaitu Sekupang, Sagulung, Batu Aji, dan Sei Beduk.

Penyerahan bantuan sebagai bentuk apresiasi dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk para perangkat, tenaga pendidik, kader posyandu, dan juga rumah ibadah diserahkan di Aula SMKN 1 Tembesi Batu Aji, Kota Batam, pada Kamis (6/7).

Penyerahan kali ini dihadiri ribuan perangkat, kader, guru, serta ta’mir dan pengurus rumah ibadah. Aula SMKN 1 tidak mampu menampung semua undangan, sehingga sebagian undangan berada di luar ruangan, tepatnya menempati tenda yang telah dipersiapkan.

Dikatakan Gubernur Ansar, bantuan yang diberikan kali ini diharapkan bisa bermanfaat sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. Dirinya meyakini meskipun tanpa bantuan, para perangkat telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA:443 Guru Pendidikan Anak di Tanjungpinang Dapat Insentif dari Pemprov Kepri

“Bantuan ini disampaikan kepada Bapak dan Ibu selaku unsur perangkat pemerintah , semoga semua perangkat, kader posyandu, dan juga guru-guru PAUD dapat menerimanya. Khusus di Batam ini, kami perlu mencari data penerima terlebih dahulu. Insentif ini kita berikan untuk sebagai daya dorong bapak dan ibu dalam bekerja. kita ingin pelayanan berjalan maksimal kepada masyarakat, maka dari itu perangkatnya juga harus kita perhatikan,” ujar Gubernur Ansar.

Tak lupa, Gubernur Ansar juga menyampaikan berbagai hal dan program pembangunan yang telah dan akan terus dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Semua program tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada seluruh masyarakat.

Bantuan untuk empat kecamatan kali ini masing-masing diberikan kepada Kecamatan Batu Aji dengan penerima sebanyak 465 RT dan 93 RW, dengan total anggaran sebesar Rp669,6 juta.

Selanjutnya, Kecamatan Sagulung menerima bantuan untuk 590 RT dan 122 RW dengan total anggaran sebesar Rp854,4 juta. Kecamatan Sei Beduk menerima bantuan untuk 298 RT dan 68 RW dengan total anggaran Rp439,2 juta.

Dan terakhir, Kecamatan Sekupang dengan total penerima sebanyak 459 RT dan 108 RW, dengan total anggaran mencapai Rp680,4 juta. Juga terdapat bantuan bagi posyandu balita, masing-masing di Batu Aji ada 63 posyandu, Sagulung 78 posyandu, Sei Beduk 48 posyandu, dan Sekupang 71 posyandu.

Selanjutnya, bantuan hibah diberikan kepada guru TK, PAUD, dan Raudhatul Athfal, yang masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp1,2 juta. Total terdapat 1.418 orang guru di Kota Batam, dengan rincian 960 guru TK, 145 guru PAUD, dan 313 guru Raudhatul Athfal.

Terakhir, bantuan hibah diberikan kepada rumah ibadah. Untuk Kota Batam, hibah diserahkan kepada 354 penerima rumah ibadah, dengan total anggaran sebesar Rp52.696.420.414. (*)

Temukan Pidana Baru Panji Gumilang

0
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang memenuhi panggilan penyidik Dittipidum Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penistaan agama. (Dery Ridwansah)

batampos — Kasus yang menjerat Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang bakal berlapis. Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim bukan hanya menemukan dugaan pidana penistaan agama, tapi juga adanya pidana baru lainnya.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro menjelaskan, unsur pidana baru tersebut ditemukan dari hasil pemeriksaan saksi dan gelar perkara. ”Rabu siang dilakukan gelar perkara tambahan, karena penyidik menemukan pidana lain,” terangnya.

Pidana lain tersebut yakni, persangkaan pelanggaran Pasal 45 a Ayat 2 Jo Pasal 28 Ayat 2 Undang -Undang Nomor 19/2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1/1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. ”itu sangkaan pasalnya,” paparnya.

Dalam Pasal 45 a Ayat 2 UU 19/2016 menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu atau kelompok berdasarkan suku, agama, ras dan golongan dipidana dengan penjara paling lama enam tahun. ”Untuk sangkaan ini, kami satukan berkas perkaranya dengan penistaan agama,” terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini dalam kasus dengan terlapor Panji Gumilang telah ada sembilan saksi yang diperiksa. Perinciannya lima saksi dan empat saksi ahli. ”Terlapor juga telah dilakukan pemeriksaan,” terangnya kemarin di Bareskrim.

Yang pasti, penyidik telah meyakini adanya perbuatan pidana dan saat ini berupaya untuk melengkapi alat bukti. Dia menuturkan, tindakan-tindakan penyidikan akan dilakukan. ”Kami segera lengkapi,”ujarnya.

Sementara itu Ketua MUI Bidang Pengkajian dan Penelitian Utang Ranuwijaya menyambut baik upaya pengusutan kasus pidana Panji Gumilang oleh kepolisian. “Bareskrim cukup responsif dan cepat dalam menangani kasus Panji Gumilang,” katanya kemarin.

Menurut Utang penanganan terhadap Panji perlu dilalukan dengan cepat. Pasalnya untuk meredam konflik atau pro dan kontra di kalangan arus bawah. Jika tidak segera ditangani, dia khawatir polemik ajaran Panji Gumilang bisa semakin panas di tengah-tengah masyarakat.

Utang mengatakan tidak bermaksud mendahului kewenangan aparat penegak hukum. Namin dia mengatakan, MUI sangat berharap status Panji Gumilang segera naik menjadi tersangka. Supaya bisa segera menyudahi polemik di masyarakat.

“Yang lebih penting, mahad atau pesantren Al-Zaytun bisa segera dilakukan pembenahan dengan baik. Sebagaimana mestinya,” jelasnya. Utang sependapat bahwa pesantren Al-Zaytun harus diselamatkan atau dibina kembali ke jalur yang sesuai ketentuan. Baik itu dari sisi agama maupun aturan lainnya. Apalagi di dalam Al-Zaytun saat ini ada lima ribu lebih santri yang sedang menuntut ilmu. (*)

Reporter: JP Group

Korban Investasi Bodong Diiming-imingi Keuntungan 10 Persen

0
batampos– Satreskrim Polresta Tanjungpinang mengungkap modus atau cara terlapor melakukan dugaan penipuan investasi bodong penjualan meterei.
“Ini laporan penipuan dan penggelapan. Memang ini modus terbaru, terkait investasi jual beli meterei,” kata Kapolresta Tanjungpinang melalui Kasat Reskrim AKP M. Darma Ardiyaniki, Kamis (6/7).
Darma mengatakan, modus yang digunakan terlapor seperti investasi bodong berkedok arisan online.
Dalam modus pembelian materai ini, terlapor menjanjikan kepada korban memberikan keuntungan 10 persen dari nilai pembelian meterai.
“Contohnya korban menyetor Rp 3 juta. Kemudian pelaku memberikan keuntungan 10 persen dengan mengembalikan uang korban sebesar Rp 3,3 juta,” jelas Kasat.
Saat ini, penyidik Satreskrim tengah menyelidiki apakah korban mentransfer uang ke rekening pribadi terlapor atau tidak.
“Korbannya diduga banyak. Kami masih mengumpulkan bukti bukti dari korban juga. Transfernya kami masih selidiki,” terangnya.
Sebelumnya diketahui, oknum karyawan salah satu Agen Pos diduga terlibat dalam penipuan investasi bodong jual beli meterai.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban penipuan yang dilakukan oknum karyawan Agen Pos insial Y, diduga sebanyak 28 orang. Nilai kerugian akibat dugaan tersebut mencapai Rp 5 miliar. (*)
reporter: yusnadi

Keluarga Jadi Tonggak Penurunan Stunting

0
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo ketika memberikan arahannya di Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

batampos – Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 dilaksanakan kemarin (6/7) di Banyuasin, Sumatera Selatan. Pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas yang salah satunya penurunan stunting (tengkes) menjadi fokus. Keluarga dilanggap memiliki peran penting dalam hal ini.

Kepala KKBN Hasto Wardoyo menyatakan bahwa Harganas merupakan momentum untuk merefleksikan peranan penting keluarga. Menurutnya, keluarga sebagai pondasi utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. “Dalam rangka memperingati harganas ini saya ingin mengajak seluruh kelaurga di Indonesia untuk menjaga kualitas keluarga dan anak anak kita agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal,” ucapnya.

Lebih lanjut Hasto menyatakan ada dua amanah yang diberikan kepada KBBN yakni menjaga pertumbuhan penduduk yang seimbang dan menjaga kualitas penduduk. Menurutnya tantangan tidak hanya untuk menekan jumlah kelahiran. “Tantangan penting selanjutnya adalah sebagian provinsi zero growth dan ada provinsi dengan jumlah anak yang banyak. Fokus lainnya adalahpenutunnan stunting,” katanya. Untuk itu tema Harganas kali ini adalah menuju keluarga bebas stunting untuk Indonesia maju.

Selanjutnya Hasto menyebut tren pernikahan diusia yang lebih dewasa meningkat. Rata-rata 22 tahun untuk perempuan. “Perceraian dan brokenhome juga merupakan tantangan baru,” ucapnya.

Kualitas penduduk dan keluarga merupakan hal yang penting dalam bonus demografi. Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2035.

Dalam kesempatan ini Hasto mengukuhkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati Banyuasin Askolani dalam program Bapak Asuh Anak Stunting Sumatera Selatan. Menurut Hasto keduanya punya partisipasi aktif dalam menyukseskan Bangga Kencana dan penurunan stunting. Program Bapak Asuh Anak Stunting ini merupakan salah satu upaya dalam mengajak stakeholder untuk penurunan stunting.

Pada kesempatan yang sama Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan menurut statistik PBB balita di dunia 22 persen stunting. Jumlahnya capai 149 juta balita. “Dari jumlah tersebut 6,3 juta pada 2020 adalah balita Indonesia,” katanya. Dia menyatakan konsekuensi dari stunting bukan semata-mata persoalan tinggi badan tapi yang lebih buruk adalah dari kualitas hidup yang menurun.

Menurutnya dampak tengkes di saat kecil akan pengaruhi kehidupan di masa depan. Ma’ruf ajak penurunan tengkes di Indonesia. “Keluarga jadi aktir penting dalam atasi tengkes,” katanya. Sehingga keluarga diharapkan punya kesdaran untuk pencegahan stunting dengan pemenuhan gizi dan menjaga sanitasi.

Ma’ruf menyinggung bahwa Indonesia punya banyak pangan lokal. Keluarga diminta untuk memanfaatkan pangan lokal ini. Petugas kesehatan juga diminta untuk sosialisasi melalui fasilitas kesehatan atau posyandu. Selain itu dia juga minta agar memutus kawin anak karena juga mempengaruhi terhadap tengkes untuk keturunannya.

Penurunan stunting memiliki banyak tantangan. Dalam dua tahun ini targetnya harus melakukan penurunan stunting sebesar 3,8 persen tiap tahunnya.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Emi Nurjasmi menyebutkeluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Keluarga sekaligus sebagai unit terkecil dalam penanggulangan tengkes. “Untuk menjaga kualitas generasi penerus bangsa bebas stunting, kita perlu menjaga calon pengantin (catin) dengan memeriksa kesehatan di faskes tiga bulan sebelum menikah,” katanya.

Indonesia memang menargetkan penurunan stunting besar-besaran. Pada 2024 target tengkes hanya 14 persen. Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi tengkes nasional masih 21,6 persen. Beberapa daerah masih tinggi status tengkesnya.

Menurutnya, catin perempuan perlu pemeriksaan kadar HB dalam darah, mengukur lingkar lengan atas, serta mengukur berat badan dan tinggi badan. Sementara, untuk calon pengantin pria Emi juga menyarankan pemeriksaan kebugarannya. “Untuk memastikan kesiapan mendapatkan keturunan. memastikan pemenuhan makanan bergizi bagi catin penting untuk dilakukan. Anemia sebagai salah satu risiko melahirkan bayi stunting,” katanya.

Dalam acara puncak Harganas ke-30 ini ada 32 orang mendapat tanda kehormatan Satyalancana Wirya Karya, yang 21 diantaranya merupakan kepala daerah. Kepala daerah yang mendapatkan penghargaan antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Magetan Suprawoto, Bupati Madiun Ahmad Damawai Ragil, Bupati Klaten Sri Mulyani, Bupati Grobogan Sri Sumarni, dan Bupati Banyumas Achmad Husein. Selain itu juga Bupati Klungkung I nyoman Suwirta, dan Walikota Madiun Maidi. Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mendapatkan tanda kehirmatan Satyalancana Pembangunan karena membangun 18 buah public safety care dan dukubgan 54 unitambulan desa yang dalam programnya termasuk layanan KB dan pencegahan tengkes.

Walikota Madiun Maidi saat ditemui di lokasi acara menyatan bahwa ada beberapa tantangan dalam menyukseskan penurunan stunting dan menekan jumlah laju penduduk. Namun, ini dapat diatasi dengan kolaborasi lintas sektor. “Semuanya terlibat dan tidak kenal waktu,” katanya. Selain itu, dia juga menekankan bahwa panganan lokal di Madiun cukup melimpah. (*)

Reporter: JP Group

Polisi Periksa Saksi dan Kontraktor Proyek Revitalisasi Masjid Agung Batam

0
Pekerja Masjid Agung Batam terjatuh, Rabu (5/7).
Tim Inafis Polresta Barelang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya pekerja revitalisasi Masjid Agung Batam, Rabu (5/7). Foto: Yashinta/ Batam Pos.

batampos – Kapolsek Batam Kota, AKP Betty Novia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas jatuhnya pekerja proyek revitalisasi Masjid Agung Batam di Batam Center.

Dalam kejadian ini, polisi memeriksa seorang saksi dan akan memeriksa pihak kontraktor.

“Saksi masih 1 yang diperiksa. Untuk kontraktor akan segera kita panggil,” ujar Betty.

Betty menambahkan pemanggilan dan pemeriksaan kontraktor tersebut untuk mengetahui kelalaian dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pekerja.

Baca Juga: Taksi Online Resmi Beroperasi di Bandara Hang Nadim

“Semuanya masih dalam penyelidikan. Kemarin rencana pemanggilan, tapi karena pengamanan di Tangki 1000,” katanya.

Diketahui, pekerja bernama Yakub dipastikan tidak menggunakan safety saat bekerja. Pria berusia sekitar 25 tahun itu bertugas sebagai pembobok bangunan.

Saat itu, Yakub bekerja di atas atap dengan ketinggian mencapai 5 meter. Kemudian ia memijak kayu yang rapuh hingga terjatuh.

Baca Juga: Pengelola Janji Aliran Air ke Tanjunguncang Lancar September Nanti

“Dari keterangan saksi saat bekerja itu menggunakan helm, sepatu, dan body pass,” katanya.

Sebelumnya, seorang pekerja proyek revitalisasi Masjid Agung Batam di Batam Center mengalami kecelakaan kerja.

Ia terjatuh dan mengalami luka dibagian kepala hingga dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Taksi Online Resmi Beroperasi di Bandara Hang Nadim

0
hang nadim
Dirut PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah (tengah pakai kacamata) berjabat tangan dengan Direktor of government affair & strategis Grab Indonesia, Yun Nurrofiq, setelah melakukan MoU kerjasama operasional taksi online di Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Taksi online resmi beroperasi di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, mulai hari ini Jumat ( 7/7/2023). Ada 90 unit taksi online khusus untuk wilayah Bandara, 60 di antaranya merupakan taksi konvensional Bandara yang bertransformasi ke online. Sedangkan 30 lainnya dari pihak Grab Indonesia.

Dirut PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap perkembangan teknologi tak bisa dihindari. Karena itu, demi memberi pelayanan maksimal, PT BIB menghadirkan pelayanan seperti yang diinginkan pelanggan.

Bandara lanjutnya, merupakan objek vital suatu daerah. Apalagi BIB yang juga melayani penerbangan antar negara memiliki 3 kelas layanan. Di antaranya, kelas premium, kelas medium dan low cost. Yang untuk setiap kelas, telah memiliki pelayanan tersendiri.

Baca Juga: Pengelola Janji Aliran Air ke Tanjunguncang Lancar September Nanti

“Kami menghadirkan layanan ini bukan semata-mata karena duit, tapi semata-mata demi pelayanan. Level layanan di BIB yang dulunya 3, setelah kami kelola naik menjadi 4,6. Itu sudah peningkatan luar biasa,” ujar Pikri disela Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Kesepakatan antara PT Bandara Internasional Batam dan Grab Indonesia.

Namun, lanjut Pikri, persoalan skor layanan taksi masih rendah. Karena itu, pihaknya mencoba melakukan peningkatan melalui kerjasama dengan Grab Indonesia.

“Mulai tanggal 7 Juli, BIB mulai menyediakan taksi online. Ada 90 taksi online yang bisa diakses melalui Aplikasi Grab. 60 diantaranya adalah taksi konvensional yang bertransformasi ke online, dan 30 taksi Grab,” jelas Pikri.

Baca Juga: 7 Pelanggaran Prioritas, Selama Operasi Patuh di Batam

Menurut dia, terjalinnya kerjasama juga sebagai solusi antara taksi online dan konvensional yang sempat kisruh beberapa waktu lalu. Dimana, ia mengajak beberapa aplikasi online untuk bekerjasama, namun baru Grab Indonesia yang merespon.

“Penggunaan Grab dibatasi, khusus bagi taksi online yang terdaftar. Tak semua bisa masuk. Mereka yang stanby di Bandara, juga hanya bisa mengambil penumpang di Bandara, kemudian mengantar ke lokasi penumpang, ” jelas Pikri.

Ia berharap, kerjasama yang berlangsung selama 6 bulan ini dapat berjalan dengan baik. Sedangkan untuk taksi konvensional lainnya, diharapkan bisa bertransformasi ke online.

Baca Juga: Tangki Seribu Sudah Kondusif, Ini Pemilik Sah Lahan

“Jumlah taksi konvensional ada 246 unit. 60 diantaranya sudah bertransformasi ke online melalui aplikasi Grab. Untuk taksi konvensional lainnya, jika ingin bergabung kami persilahkan, itu pilihan,” sebut Pikri.

Masih kata Pikri, khusus taksi online nantikan akan berada di area parkir A. Dimana, Grab akan melakukan booking area, dan menggunakan logo khusus Bandara.

“Kami sudah petakan di depan parkir A, ” kata Pikri.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Batam, BP Batam Gelar Coffee Morning Bersama Pengusaha Singapura

Sementara, Direktor of government affair & strategis Grap Indonesia, Yun Nurrofiq, menjelaskan, tarif untuk taksi online di kawasan Bandara lebih tinggi dibanding taksi online pada umumnya. Hal itu menyesuaikan dengan tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Lebih tinggi, menyesuaikan tarif dari regulasi pemerintah. Untuk berapa ratenya, besok (hari ini, red) saat launcing saja,” sebutnya.

Ia berharap, kehadiran Grab di BIB bisa lebih memudahkan para tamu menuju tempat tujuan. Apalagi diaplikasi Grab telah memiliki translate bahasa untuk memudahkan warga negara asing.

Baca Juga: Anggota Dewan Kecewa dengan Pemko Batam, Masalahnya Ini

“Tentunya sangat bahagia. Kami berterimakasih sudah menjadi bagian dari BIB. Dan kedepannya mohon bimbingan,” sebutnya.

Kapolsek Bandara, Iptu Devinci, mengatakan, sesuai perjanjian di Polresta Barelang beberapa waktu lalu, taksi online masih bisa menjemput penumpang di area sekitar Masjid Tanjak.(*)

Reporter: Yashinta

50 Warga Binaan Rutan Karimun Jalani Tes Urine

0
Petugas BNN melakukan tes urin terhadap warga ninaan. foto.dok BNNK untuk batam pos

batampos– Rumah Tahanan Tanjungbalai Karimun menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar razia sel warga binaan, Rabu (5/7) malam. Penggeledahan sel sekaligus tes urine terhadap 50 warga binaan dilakukan secara acak.

Razia yang dipimpin Kepala Rutan Tanjungbalai Karimun Yogisuhara, dan Kepala BNN Karimun Eryan Noviandi itu, menyisir sejumlah sel. Mulai memeriksa tempat tidur hingga kamar mandi.

Kepala Rutan Karimun Yogi Suhara menyebutkan, razia gabungan digelar sebagai bentuk sinergitas dan upaya pencegahan peredaran narkotika di dalam Rutan Karimun. “Dalam penggeledahan sel, petugas menemukan sejumlah barang-barang terlarang. Seperti mancis atau korek api, tali, kaca, dan alat cukur. Selanjutnya barang tersebut kita amankan,” ungkap Yogi.

BACA JUGA:Dicurigai Konsumsi Narkoba, Sejumlah Pengunjung Tempat Hiburan Malam Dites Urine

Sementara petugas BNN melakukan tes urine secara acak terhadap 50 orang warga binaan. Hasilnya, tidak satupun warga binaan yang kedapatan menggunakan narkotika atau napza.

Kepala BNN Karimun Eryan Noviandi memberikan apresiasi terhadap kepala rutan atas kerjasama yang telah terjalin sangat baik selama ini. Dan razia gabungan yang dilaksanakan sebagai wujud dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

“Dari hasil operasi gabungan ini, bahwa Ruta Karimun dinyatakan bebas dari penyalahgunaan, dan peredaran narkoba. Dan pastinya, kita selalu bersinergi memerangi narkoba,” tegas Eryan Noviandi. (*)

reporter: ichwanul fahmi

Paspor Hilang, Jemaah Asal Embarkasi Aceh Pulang Terpisah dari Rombongannya

0
Jamaah haji menunggu kepulangan dengan bus menuju bandara Jeddah di Hotel 908, Jarwal, Mekah, Arab Saudi, Rabu (5/7/2023). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww.)

batampos – Sejumlah persoalan muncul dalam proses pemulangan jemaah haji dari Jeddah menuju tanah air. Seorang jemaah lansia dari kloter BTJ 01 (embarkasi Aceh) terpaksa pulang terpisah dari rombongannya. Pasalnya ketika sudah berada di bandara Jeddah, paspor yang bersangkutan hilang.

Kasus itu diaampaikan Kepala Daker Bandara Haryanto di Jeddah kemarin (6/7). Untuk menangani kasus itu, PPIH Arab Saudi Daker Bandara langsung berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. Supaya bisa menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi jemaah tersebut.

“Alhamdulillah (SPLP) sudah terbit hanya saja terlambat, sehingga ketinggalan kloternya,” kata Haryanto. Dia menegaskan jadwal penerbangan jemaah haji tidak bisa ditunda. Termasuk karena ada satu-dua jemaah yang kehilangan paspor. Jemaah lansia yang kehilangan paspor itu, sempat diinapkan di hotel tempat petugas haji. Sambil menunggu ditanazulkan bersama kloter berikutnya.

Haryanto menuturkan jemaah itu kemudian dititipkan ke kloter BTJ 02. “Alhamdulillah sudah terbang,” katanya. Perpindahan kloter itu biasanya disebut juga dengan tanazul. Tanazul dilakukan jemaah karena sejumlah penyebab. Misalnya terkait kesehatan. Jemaah yang masih dirawat, sementara dia jadwalnya pulang, kemungkinan besar ditanazul ke kloter berikutnya hingga dinyatakan layak terbang. Alasan lainnya biasanya urusan dinas, atau hal lain yang menyebabkan jemaah tersebut harus pulang lebih awal atau belakangan.

“Itu pun harus dilihat dari ketersediaan seat (tempat duduk) yang ada. Kalau ada open seat ya bisa dilakukan tanazul,” jelasnya. Haryanto mengatakan ada beberapa syarat tanazul. Diantaranya adalah memiliki kesadaran baik, hemodinamik stabil (Mean Arterial Pressure > 65 mmHg), saturasi oksigen > 92 persen, dan transportable, dan tidak dalam kondisi krisis hipertensi.

Haryanto menuturkan, sejauh ini hanya ada satu jemaah haji yang kehilangan paspor saat hendak dipulangkan. Sehingga harus ditanazulkan ke kloter berikutnya. “Untuk tiga hari ini hanya satu tadi. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi paspor yang hilang, karena proses dengan imigrasi di KJRI memakan waktu,” ucapnya. Dia berpesan jemaah harus menjaga betul dokumennya, khususnya paspor.

Sementara itu dari Jakarta, Kemenag mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan. Khususnya kepada jemaah yang akan melakukan perjalanan pulang ke tanah air. Apalagi setibanya di tanah air, jemaah biasanya menerima tamu sampai beberapa hari berikutnya.

Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin mengatakan, saat menunggu kepulangan, jemaah diimbau tetap mematuhi pesan promosi kesehatan yang disampaikan petugas kesehatan. Diantaranya jangan menunggu haus, hingga tetap memakai Alat Pelindung Diri (APD) setiap menjalankan aktivitas di luar hotel.

“Selain itu, jemaah agar tetap menjaga asupan makanan dan istirahat yang cukup,” katanya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta kemarin. Fauzin mengingatkan perjalanan udara dari Saudi ke tanah air cukup panjang. Belum lagi dari asrama haji sampai ke rumah, juga ada yang masih membutuhkan waktu panjang. Dia berharap jemaah mengembalikan energi setelah mengikuti rangkaian puncak ibadah haji beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan fase kepulangan jemaah berjalan sejak 4 Juli lalu. Data Kemenag menyebutkan, total jemaah gelombang 1 yang telah tiba di tanah air sebanyak 12.604 orang. “Hari ini (kemarin) 6 Juli 2023 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah berjumlah 6.820 jemaah atau 18 kelompok terbang (kloter),” katanya. Sementara rencana kedatangan hari ini (7/7) sebanyak 6.138 orang dari 16 kloter. Suhu di Makkah masih cukup panas, bisa mencapai 41 derajat celcius. Total kemaah yang wafat per 5 Juli pukul 24.00 WIB berjumlah 410 orang. (*)

Reporter: JP Group

5 Kloter Haji Debarkasi Batam Telah Kembali ke Tanah Air

0
Haji 2 F Cecep Mulyana e1688618936979
Jemaah haji kloter tiga embarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Rabu (5/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak 374 haji asal Batam yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 Debarkasi Batam mendarat dengan selamat di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (6/7) sekitar pukul 07.30 WIB. Tercatat, sampai kemarin sudah ada 5 kloter haji Debarkasi Batam yang pulang ke tanah air.

“Ya, pagi ini kloter 5 yang seluruhnya jemaah asal Batam, ” ujar Kepala Seksi Haji Batam, Syahbudi, Kamis (6/7).

Lebih lanjut, Syahbudi menyebutkan jamaah kloter 5 BTH yang kembali ke Batam dengan rincian 177 jamaah laki laki dan 197 jamaah perempuan. Setiba di bandara, jamaah selanjutnya mengikuti upacara pelepasan, pengembalian paspor, pengembalian koper serta air zamzam di Asrama Haji Batam.

Baca Juga: Jemaah Haji Debarkasi Batam Dapat Jatah 10 Liter Air Zamzam

Menurutnya dengan kedatangan kloter 5 ini, maka secara keseluruhan jemaah haji debarkasi Batam yang kembali ke tanah air berjumlah 1.840 orang. Jamaah tersebut berasal dari dari dua yakni Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau.

“1.840 jemaah ini terbagi dalam lima kloter,” ungkap Syahbudi.

Ia menambahkan, proses pemulangan jemaah haji dimulai sejak Selasa, 4 Juli sampai 18 Juli 2023. Seluruh jemaah haji gelombang pertama tersebut akan diterbangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah menuju Batam. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Terpidana Narkotika Ajukan PK

0
batampos– Terpidana narkotika Dika Tri Pamungkas, mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Pengadilan Negeri Tanjungpinang.
Permohonan ini terkait putusan Mahkamah Agung yang memutuskan merampas barang bukti satu unit mobil Toyota Yaris warna putih, BP 1036 RY.
Kuasa Hukum terpidana, Januarsyah, mengatakan atas putusan banding ini, pemohon PK merasa keberatan.
Sebab putusan tersebut dengan jelas memperlihatkan suatu kekeliruan hakim dalam menerapkan hukum.
“Tidak melaksanakan peradilan sesuai ketentuan undang-undang dan atau tidak obyektif dalam memeriksa, mengadili dan memutuskan perkara a quo,” sebutnya.
Barang bukti baru, lanjut Januarsyah, berupa mobil Toyota Yaris milik Rudi Hartono dan berdasarkan nama yang tertera pada BPKB.
Bahkan, barang bukti ini belum pernah diungkapkan pada persidangan sebelum pemeriksaan perkara pada tingkat Pengadilan Negeri dan pemeriksaan pada tingkat banding.
“Mobil itu masih digunakan oleh Lola Fauziah berdasarkan perjanjian kredit di PT. Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Kepri,” jelasnya.
Terpisah, Manager BPR Kepri Bintan, M Rahmad Syahroni, mengatakan pihaknya memang sebagai penerima jaminan atas mobil tersebut. Pihaknya tidak mengetahui mobil tersebut jadi barang bukti tindak pidana.
Rahmad yang menjadi saksi pada persidangan menerangkan, Bank BPR Kepri Bintan baru mengetahui setelah debitur menginformasikan mobil tersebut di rampas oleh negara.
Rahmad menambahkan Bank BPR Kepri Bintan tidak mengetahui adanya aturan diberikan waktu 14 hari untuk melakukan keberatan atas putusan Pengadilan Tinggi Riau.
“Kalau kami mengetahui pasti akan keberatan juga, karna Bank juga merasa dirugikan,” terangnya. (*)
reporter: yusnadi