Sabtu, 18 April 2026
Beranda blog Halaman 5207

Polisi Serahkan 5 Sapi Kurban Kepada Masyarakat

0
Polresta Tanjungpinang menyerahkan sapi kurban kepada masyarakat. F. Humas Polresta Tanjungpinang

batampos– Menyambut Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah, Polresta Tanjungpinang menyerahkan lima ekor sapi kurban ke sejumlah tempat di Tanjungpinang, Selasa (27/6).

Polresta Tanjungpinang menyerahkan sapi kurban ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kausar, Masjid Al Marhamah, Surau Nurul Islam Tanjung Unggat dan Masjid Polresta Tanjungpinang.
“Kami menyerahkan dan menyalurkan hewan kurban yang nantinya daging kurban itu bisa diserahkan ke masyarakat yang berhak,” kata Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu.
Penyerahan hewan kurban, lanjut Heribertus, sebagai upaya untuk menanamkan ketakwaan dan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan pengabdian dalam mewujudkan Polri yang Presisi.
Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan, pada momentum Hari Raya Iduladha tahun 2023 ini, diharapkan dapat dijadikan momentum untuk meraih kebaikan.
“Semoga dengan ibadah kurban ini jadi momentum bagi meraih kebaikan dan mewujudkan polisi yang Presisi,” tegasnya. (*)
reporter: yusnadi

Suhu 46 Derajat Celsius, Jemaah Haji Rawan Heat Stroke

0
Petugas PPIH membantu jemaah lansia saat tiba di Arafah. (MEDIA CENTER HAJI 2023)

batampos – Wukuf di padang Arafah berlangsung dengan penuh khidmat kemarin (27/6). Sebanyak dua juta lebih jemaah haji berkumpul jadi satu di area seluas 12 juta meter persegi itu. Termasuk para jemaah haji dari Indonesia. Kegiatan wukuf itu berjalan dengan lancar.

Kementerian Agama (Kemenag) menggelar seremoni ibadah wukuf di tenda utama. Salah satu kegiatannya adalah khutbah wukuf yang disampaikan oleh Habib Ali Hasan Al-Bahar. Dengan judul khutbah Padang Arafah Padang Makrifat, Sajadah Berhampar Berkah. Salah satu poin utamanya adalah penyelenggaraan haji tidak bisa lepas dengan perjalanan hidup Nabi Ibrahim.

Dia menuturkan Nabi Ibrahim mendapatkan perintah langsung dari Allah untuk menjalankan ibadah haji. “Suara saya tidak bisa sampai pada mereka,” kata Ibrahim saat itu. Lantas Allah menjawabnya: Cukup bagimu memanggil dan Aku yang akan menyampaikan dari atas bukit Jabal Abi Qubais.

Dia lantas menyampaikan Arab Saudi sebagai pelayan dua tanah suci (Madinah dan Makkah) sudah menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Memberikan pelayanan kepada seluruh jemaah dari penjuru dunia. Tidak terkecuali jemaah haji dari Indonesia.

“Tapi kita tidak boleh lupa, peranan pemerintah Indonesia juga,” katanya. Menurut dia pemerintah Indonesia sudah berupaya memberikan pelayanan yang istimewa kepada jemaah haji. Apalagi pada musim haji tahun ini, jumlah jemaah lansia cukup banyak. Dia menegaskan haji adalah perjalanan yang luar biasa bagi tiap-tiap individu umat Islam.

Dia lantas mengatakan haji juga bisa berarti Hujjah. Yang artinya adalah bukti. Jadi haji adalah bukti pencarian cinta dan ridho dari Allah. “Siap meninggalkan tanah air. Siap meninggalkan keluarga, meninggalkan semua yang selalu melekat dan membuat kita berbeda,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan wukuf jemaah haji Indonesia dimulai pada 26 Juni pukul 18.45 waktu setempat. Yaitu diawali salat berjamaah. Kemudiaan setelah sambutan-sambutan, diisi dengan tata cara pelaksanaan wukuf yang digelae 27 Juni pukul 12.20 waktu setempat. Lalu dzikir, doa wukuf, dan ibadah mandiri dilaksanakan sampai pukul 19.00 waktu setempat. Untuk diketahui, pelaksanaan wukuf adalah mulai dari tergelincirnya matahari atau waktu dzuhur di tanggal 9 Dzulhijjah. Arab Saudi menetapkan 9 Dzulhijjah jatuh pada 27 Juni.

Di bagian lain Kepala Daker Makkah Khalilurrahman mengatakan pada 9 Dzulhijjah dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat, mereka melakukan penyisiran di seluruh hotel jemaah Indonesia di Makkah. Tujuannya untuk memastikan semua jemaah sudah berada di Arafah. Proses penyisiran ini dilakukan sampai pukul 06.00 waktu setempat.

“Kecuali yang sakit dan akan safari wukuf, mereka masih di Makkah,” katanya. Kegiatan safari wukuf dijalanan oleh tim kesehatan KKHI Makkah. Dia mengatakan pendataan pada 9 Dzulhijjah pagi, ada 240 jemaah yang akan mengikuti safari wukuf.

Sementara itu, CHJ diminta mewaspadai heat stroke di tengah suhu Saudi yang mencapai 46 derajat celcius. Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Tjandra Yoga Aditama mengimbau agar tanda-tanda gangguang kesehatan ini harus dikenali sejak dini. Terutama, ketika di Arafah dan Mina.

Misalnya, mulai merasa pusing, terasa agak “melayang”, hingga suhu tubuh panas sekali. Gejala tersebut pun pernah dialami saat dirinya bertugas sebagai Tenaga Kesehatan Haji dan bertugas di Klinik di Mekkah pada tahun 1989. ”Rupanya itu gejala awal dari heat stroke,” ungkap Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI tersebut.

Dalam keadaan seperti itu, lanjut dia, ada empat hal yang bisa dilakukan. Yakni, memindahkan jemaah ke tempat dingin atau ruangan ber AC, menurunkan suhu tubuh dengan kompres atau air, monitor ketat keadaan kesehatan dan suhu tubuh pasien, serta segera berkonsultasi ke petugas kesehatan yang ada.

”Penanganan oleh petugas kesehatan juga akan amat serius serta tergantung status klinis pasiennya, apalagi kalau pasien sudah sampai kehilangan kesadaran, gangguan pernapasan serta gangguan hemodinamik,” jelasnya.

Guna mengantisipasi kondisi tersebut, jemaah disarankan untuk menghindari aktifitas yang tidak perlu di luar ruangan/tenda selama di Arafah dan Mina. Kemudian, memastikan minum yang cukup banyak. ”Kalau terpaksa keluar maka gunakan pakaian yang cerah, longgar, dan bila mungkin di tempat keteduhan,” tuturnya.

Berbeda dengan Tjandra, menurut Anggota Dewan Kehormatan Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) HB Tamam Ali sudah jarang dikeluhkan. Jemaah sudah lebih rajin mengkonsumsi air zamzam sesuai dengan imbauan yang diberikan. Sehingga, cuaca panas masih bisa diantisiapasi.

”Kebanyakan keluhannya itu diare, batuk, pilek dan demam karena faktor kelelahan dan perbedaan cuaca,” ujarnya saat ditemui di sela acara GreenHajj, di Jakarta, kemarin (27/6).

Tapi, lanjut dia, karena jemaah mayoritas lansia, maka tetap harus diawasi ketat. Dia mengimbau, agar petugas bisa mengatur para jemaah agar fokus terlebih dahulu pada ibadah wajibnya. Dengan begitu, para jemaah terutama jemaah lansia bisa menjalankan ibadah saat puncak haji dengan lancar.

Selain itu, kondisi di Mina juga turut dikhawatirkan olehnya. Mengingat, kuota haji tahun ini diberlakukan 100 persen. Belum lagi tambahan haji furoda. Sementara, kapasitas mina masih tetap sama. Artinya, bakal ada kepadatan luar biasa nantinya.

Karenanya, ia kembali menekankan pentingnya pendampingan bagi para lansia nantinya. ”Tahun ini memang lansia jadi prioritas setelah sebelumnya ada pembatasan. Karenanya, ini tantangan besar bagi penyelenggara. Petugas haji dan tenaga kesehatan harus bekerja keras,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tamam turut menjelaskan mengenai haji furoda yang tengah jadi polemik. Menurutnya, haji furodah adalah jalur haji yang diakui meski beberapa tahun lalu sempat “kucing-kucingan”. ”Tapi sekitar 2017-2018 sudah mulai diakui sebagai haji resmi. Cuma jalurnya beda,” jelasnya.

Jika haji khusus diperoleh dari kuota nasional, yakni jatah 8 persen dari kuota nasional maka furoda memanfaatkan jatah amir-amir di Saudi. Yang mana, dulu, berlaku gratis dan diperuntukkan bagi kalangan tertentu saja. misal perwakilan dari NU, Muhammadiyah, DPR dan lainnya.

Namun, kemudian berkembang dengan tarif yang telah ditentukan lantaran pasar yang cukup besar di Indonesia. Maka, “jatah” tersebut ditawarkan. ”Ini ada pilihan (furoda, red). (tetap bayar?,red) iya. Undangan itu istilah saja,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Sepi, Disperindag Batam akan Perpanjang Kontrak Pasar TPID II Dreamland

0
IMG 20230518 140955 scaled e1684404213331
Suasana Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) II Dreamland Batam di Marina, Sekupang, Kamis (18/5). F.Rengga Yuliandra

batampos – Pemko Batam berencana akan kembali memperpanjang masa kontrak atau kerja sama dengan pengelola pasar Dreamland II di Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang sebagai pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Gustian Riau menanggapi kekuatiran pedagang atas status pasar tersebut ke depannya.

“Iya akan diperpanjang (sebagai pasar TPID),” ujar Gustian.

Baca Juga: 228 Warga Masuk Kategori Miskin Ektrem, Pemko Batam Siapkan BLT

Sebelumnya, pengelola pasar TPID menyebut masa kontrak kerja sama dengan Pemko Batam sebagai pasar TPID II telah berakhir pada Januari 2023 lalu. Saat ini status pasar tersebut sudah kembali ke pengelola. Pengelola juga belum bisa berbuat banyak sebab belum ada keputusan yang pasti dari Pemko terkait kontrak kedepannya. Mereka masih ragu-ragu untuk meramaikan kembali pasar tersebut sebab belum ada keputusan.

“Padahal banyak yang mau (menggunakan lapak pada), cuman belum bisa kita putuskan. Kita catat sebagai waiting list saja, mana tau nanti perpanjang Pemko tinggal kita sampaikan waiting list tadi,” tutur Mudji, pengelola Pasar Dreamland II.

Dikatakan Mudji meskipun situasi pasar saat ini tidak begitu berkembang karena sepi pengunjung. Namun demikian mereka tetap mendukung Pemko Batam melalui program pasar TPID II agar pasar yang diresmikan diawal tahun 2021 ini kembali hidup dan ramai.

Baca Juga: Hari Ini Muhammadiyah Gelar Salat Iduladha, Batam dipusatkan di Temenggung Abdul Jamal

Pantauan di lapangan, pasar yang diresmikan oleh Wali kota Batam Muhammad Rudi pada awal tahun 2021 ini sudah tak ada lagi aktifitas yang mencolok. Lapak pasar sudah tutup total. Tak ada lagi pedagang di sana. Hanya lapak kios di luar yang terisi oleh warung sembako atau kedai kopi.

Selama ini pasar yang dikelolah oleh Pemko Batam ini juga tidak ada perkembangan yang berarti sebab sepi pedagang ataupun pengunjung. Padahal konsep awal pasar ini cukup bagus sebagai pasar TPID untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat di sekitarnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

228 Warga Masuk Kategori Miskin Ektrem, Pemko Batam Siapkan BLT

0
miskin jawapos
Ilustrasi. Jawapos.com

batampos – Pemerintah Kota Batam baru saja menyelesaikan verifikasi dan validasi angka kemiskinan ekstrem di Batam tahun 2023.

Berdasarkan hasil validasi dengan sistem door to door, pencacah berhasil menemukan angka ril data kemiskinan ektrem di Kota Batam.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid mengatakan Batam menerima data kemiskinan ekstrem sebanyak 1.635 jiwa. Kemudian tim pencacah melakukan verifikasi ulang.

Setelah melakukan verifikasi berdasarkan nama dan alamat, didapatkan 228 jiwa saja yang ada orangnya. Berbagai alasan menyebabkan penurunan data ini. Pertama banyak di antara mereka sudah tidak ditemukan berdasarkan alamat yang tertera pada data.

Selain itu, setelah ditelaah ternyata tidak semua data miskin masuk dalam kategori miskin ekstrem. Sebagian besar tidak ditemukan di lapangan.

“Jadi karena sistemnya door to door kami dapat data ril. Makanya hasil finalisasi data angka kemiskinan ekstrem mencapai 228 jiwa,” kata Jefridin, Senin (26/6).

Baca Juga: Hari Ini Muhammadiyah Gelar Salat Iduladha, Batam dipusatkan di Temenggung Abdul Jamal

Sebanyak 228 jiwa data miskin ektrem ini akan menjadi prioritas untuk mendapatkan bantuan. Sehingga mereka bisa meningkatkan taraf hidup mereka. Target 2024 Batam bisa zero angka kemiskinan ekstrem.

“Nanti akan di buatkan SK oleh Pak Wali, rencananya nanti mereka akan masuk sasaran penerima BLT,” kata dia.

Jefridin menyebutkan untuk kategori miskin ektrem ini yaitu pengertian miskin ekstrem adalah kondisi di mana seseorang memiliki penghasilan minimal Rp 358.232 per bulan (berdasarkan garis kemiskinan ekstrem nasional 2021). Artinya, jika ada keluarga berisi empat orang, dan dalam sebulan penghasilan keluarga di bawah Rp 1.432.928, maka masuk kategori miskin ekstrem.

“Penghasilan mereka sehari Rp10.900, dan 70 persennya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok,” sebutnya.

Sekda menyebutkan angka kemiskinan ekstrem ini berbeda dengan angka kemiskinan biasa. Mereka yang miskin ekstrem akan diberikan perhatian khusus. Misalnya pemenuhan dalam mendapatkan hak pendidikan, hak kesehatan, hak pemenuhan kebutuhan pangan.

“Intinya tidak terdaftar sebagai penerima bantuan ganda. Ini tidak boleh, makanya kami pastikan 228 jiwa ini statusnya, apa sebagai penerima bantuan dari pusat. Rencananya nanti akan ada BLT untuk mereka yang miskin ekstrem ini,” sebutnya.

Baca Juga: Taksi Online Sudah Bisa Jemput Penumpang di Bandara Hang Nadim, Di Sini Titik Jemputnya

Mengenai data 228 jiwa warga miskin ekstrem tersebut, Jefridin menyebutkan semua mengantongi KTP Batam. Dari hasil verifikasi ke lapangan, mereka tidak memiliki hunian layak, pendapatan yang tidak menentu. Sehingga kehidupan mereka sulit, dan masuk datam kategori miskin ekstrem.

Ia optimis di sisa waktu menjelang 2024 mendatang, target zero kemiskinan ekstrem bisa teratasi, dan Batam bisa bebas dari kemiskinan ekstrem ini.

Sementara untuk angka kemiskinan lainnya, Jefridin mengungkapkan juga masuk dalah program prioritas. Data 24 ribu warga miskin ini sudah terdaftar sebagai penerima bantuan. Sehingga mereka mengalami peningkatan taraf hidup.

Untuk program pengentasan kemiskinan, Ia menambahkan Pemko Batam cukup konsisten untuk hal ini. Di bidang kesehatan setiap tahun Pemko Batam menyiapkan anggaran khusus melalui program penerima bantuan iuran (PBI). Nilainya setiap tahun mencapai 24-25 miliar lebih.

Selain itu, ada juga program bantuan non tunai melalui pemerintah pusat. Untuk bidang pendidikan ada bantuan pemenuhan hak pendidikan melalui KIP.

Baca Juga: Berharap Ada Penambahan Daya Tampung, Orangtua Calon Siswa SMK di Batam Datangi Sekolah

Tidak saja itu, bantuan juga ada untuk ibu menyusui, lansia, dan lainnya. Pemko atam juga menggelar pendistribusian sembako murah.

“Ketika harga melonjak kami juga upayakan hadir di tengah masyarakat. Sehingga mereka yang kurang mampu bisa memanfaatkan berbagai program pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam, Dahlina Nopilawati menyampaikan usia dilakukan verifikasi jumlah kemiskinan ektrem di Batam berjumlah 228 jiwa.

Ia menjelaskan, data dan sasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) itu setara dengan 52 Kepala Keluarga (KK) dan telah melalui proses validasi by name by address (BNBA).

Menurutnya, jumlah tersebut juga telah disepakati bersama antara Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri.

“Selanjutnya data yang sudah kita sepakati ini akan ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Batam,” tuturnya.

Baca Juga: WN Inggris yang Terlibat Lakalantas di Nongsa Sudah Diketahui

Jika sudah masuk dalam SK Wali Kota Batam, pihaknya akan memasukkan data tersebut dalam rencana kerja perangkat daerah (RKPD).

“Sesuai instruksi Presiden pada Tahun 2024 itu data Kemiskinan Ekstrem ini harus sudah nol,” paparnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam akan mendata ulang jumlah angka kemiskinan di setiap kelurahan yang ada di Kota Batam. Saat ini terdapat 1.636 jiwa masyarakat kategori miskin ektrem.

“Data terbaru yang diperoleh ini kita bahas satu persatu, jangan sampai ada salah data. Karena akan berpengaruh pada kebijakan ke yang akan diambil. Jangan sampai mereka yang masuk kategori miskin ektrem ini tidak tersentuh bantuan,” bebernya.

Jefridin melanjutkan untuk menghapus angka kemiskinan ektrem ini, pihaknya akan mengerahkan dinas terkait untuk membantu meningkatkan taraf hidup mereka.

Pertama dari segi pendidikan akan diupayakan melalui bantuan kartu Indonesia pintar, kesehatan di dinas Kesehatan Batam. Ada juga pelatihan untuk memulai usaha misalnya.

“Langkah-langkah ini yang kita optimalkan dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Baca Juga: Sekolah Gelar Wisuda Kelulusan, Ini Tanggapan Walikota Batam

Jefridin meminta kepada lurah, agar bisa mengecek data yang sudah ada. Pastikan administrasi mereka yang masuk dalam golongan miskin ini terpenuhi. Sehingga ketika mengusulkan ke pusat untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem, pada APBD tahun 2024 mendatang bisa sesuai.

“Untuk bantu masyarakat ini semua tolong dicek lagi data ini adalah benar. Secara fakta di lapangan betul miskin ekstrem dan tidak pernah dapat bantuan dari program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Warga Muhammadiyah di Karimun, Melaksanakan Shalat Idul Adha

0

 

 

batampos – Warga Muhammadiyah yang ada di Karimun, pagi ini melaksanakan shalat Idul Adha 1444 H / 2023 M. Pengurus masjid Nurul Ihsan H Nasrial mengatakan, pelaksanaan shalat Idul Adha 1444 H / 2023 berjalan lancar dengan kondisi cuaca mendung.

“Alhamdulillah, shalat idul adha telah dilaksanakan. Tinggal, kita melaksanakan pemotongan hewan qurban besok (Sabtu),” terangnya, kepada batampos usai melaksanakan shalat idul adha, Rabu (28/6).

Ia mengatakan, walaupun berbeda perayaan idul adha pada tahun ini dengan pemerintah. Tidak menjadi permasalahan bagi warga Muhammadiyah yang tetap melaksanakan shalat idul adha pada hari ini. Sehingga, proses shalat idul adha maupun pemotongan hewan qurban tetap berjalan.

” Tadi khatib Aliyas Zaini yang menyampaikan tentang sejarah ibadah haji dan qurban secara singkat. Sedangkan, imam dipimpin oleh Hasan,” ungkapnya.

Sementara itu proses penyembelihan hewan qurban sendiri akan dilaksanakan, esok hari dengan 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

” Insyallah, akan kita laksanakan pemotongan hewan qurban di halaman masjid Nurul Ihsan mulai pagi hari,” tuturnya.

Pantauan dilapangan, warga Muhammadiyah satu per satu mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB yang memenuhi shaf. Dengan dipisahkan, antara jemaah wanita dan pria. Sekitar pukul 07.20WIB pengurus masjid menggumuman akan dimulai pelaksanaan ibadah shalat idul adha.

” Alhamdulillah, sudah selesai shalat idul adha,” kata Rusdi salah satu warga muhammadiyah Karimun.(*)

 

 

Reporter : Tri Haryono

Salat Idul Adha Muhammadiyah di Temenggung Abdul Jamal, Batam

0

 

batampos – Salat idul adha yang ditaja oleh Muhammadiyah Batam di Lapangan parkir GOR Temenggung Abdul Jamal, Rabu (28/6) pagi berjalan lancar. Bertindak sebagai khatib adalah H. Muslim Tawakkal, Dosen Universitas Bung Hatta Sumatera Barat.

muhammadiyah batam
Khatib H. Muslim Tawakkal, Dosen Universitas Bung Hatta Sumatera Barat saat menyampikan khotbah salat idul adha di Batam 28 Juni 2023.

Malam sebelum pelaksanaan salat hujan turun. Pelataran basah tetapi tidak menghalangi jamaah untuk menghamparkan sajadah di sana. Hamparan lapangan parkir sudah diaspal.

Salat dilaksanakan sekira pukul 7.20.

Pada ceramahnya, Sang Khatib memuji semangat umah Muslim untuk berbondong-bondong menuju lokasi salat id. Dari segala penjuru Batam datang ke GOR Temenggung. Sempat terjadi kemacetan di luar GOR sebab waktu ke salah berhimpit dengan jadwal pegawai swasta berangkat kerja.

“Tapi jangan lupakan untuk berbodong-bondong ke masjid melaksanakan salat fardlu,” ingat Muslim.

Masih banyak umat Muslim yang masih meninggalkan salat fardu. “Masih banyak yang abai,” serunya dari atas mimbar.

Muslim tidak banyak menyampaikan pesan sebab langit sudah mulai gelap.

Ia sudahi ceramah saat satu dua tetas air mulai turun. Tepat ia usai berdoa sebagai penutup ceramah, hujan deras turun. (*)

Jenazah Korban Pesawat Sam Air Terbakar dan Tak Utuh, Identifikasi Memakan Waktu

0
Kecelakaan Pesawat SAM Air milik PT. Semua Aviasi Mandiri (SAM) di Pegunungan Papua, Jumat (23/6) . (Antara)

batampos – Tim DVI Polda Papua sudah memulai proses identifikasi terhadap keenam jenazah korban jatuhnya Pesawat Sam Air PK-SMW. Proses autopsi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, sejak Selasa (27/6).

Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Nariyana menyampaikan, pihaknya sudah mulai melakukan proses identifikasi secepat mungkin. Sebab, kemungkinan proses identifikasi memakan banyak waktu, mengingat kondisi para korban yang sebagian besar terbakar dan tidak utuh.
“Dilihat dari kasus yang dialami para korban, kemungkinan kami akan melakukan melakukan proses identifikasi secara primer yakni meliputi Sidik Jari, lalu gigi dan DNA atau yang biasa disebut Post Mortem, namun sebelum itu dilakukan, kami memulai dengan proses pelabelan serta pendataan terlebih dahulu,” kata Nariyana.
Dia menambahkan, proses identifikasi terhadap para korban tidak hanya dilakukan oleh Tim DVI Bid Dokkes Polda Papua, melainkan dibantu oleh Tim Inafis serta Ditreskrimum Polda Papua.
“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat diberikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tuturnya.
Ia pun mengharapkan dukungan serta pengertian anggota keluarga agar proses identifikasi yang dilakukan dapat segera terselesaikan dengan baik dalam waktu singkat.
Keenam jenazah tersebut sebelumnya telah tiba dari Wamena di Base Ops Lanud Silas Papare Sentani, Kabupaten Jayapura menggunakan Pesawat Trigana Air pada Selasa (27/6) sekitar pukul 16.30 WIT. Para korban selanjutnya diserahkan kepada Wagus Hidayat selaku Pimpinan PT Semuwa Group dan dibawa ke RS Bhayangkara guna proses identifikasi.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mengungkap kronologi kecelakaan Pesawat SAM Air milik PT. Semua Aviasi Mandiri (SAM) di Pegunungan Papua, Jumat (23/6) hari ini.
Berdasarkan laporan yang diterima Kemenhub, sebelum hilang kontak pesawat jenis Cessna Grand Caravan 208B dengan nomor registrasi PK-SMW take off dari Bandara Elelim pukul 01.53 UTC atau 10.53 WIT terbang menuju Lapangan Terbang (Lapter) Poik yang diperkirakan mendarat pukul 02.06 UTC atau 11.06 WIT.
“Setelah lepas landas, 8 menit kemudian pesawat mengalami Lost Contact pada posisi S3° 52’ 43.67” E139° 27’ 16.07”,” ujar Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas, dan Umum Ditjen Hubud Mokhammad Khusnu dalam keterangan resmi, Jumat (23/6).
Khusnu mengatakan, pesawat charter tersebut membawa 4 pax dengan rute penerbangan Elelim (ELR) – Lapangan Terbang Poik (POI) pulang pergi. (*)
Reporter: JP Group

Berharap Ada Penambahan Daya Tampung, Orangtua Calon Siswa SMK di Batam Datangi Sekolah

0
smkn 1 batam
Ratusan orangtua siswa memadati lingkungan SMKN 1 Batam di Batuaji. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Orangtua siswa yang anaknya tak lolos PPDB SMK Negeri di Kota Batam berharap Pemerintah Provinsi Kepri mengeluarkan kebijakan penambahan daya tampung, agar anak mereka kembali diakomodir layaknya sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) yang ada di Kota Batam.

Harapan orangtua ini tentu tidak lain agar anak mereka bisa melanjutkan pendidikan di sekolah yang dinilai tepat untuk masa depan sang anak. Di SMKN 1 Batam misalkan, hingga saat ini masih ada ratusan orangtua yang berharap agar sekolah tersebut kembali membuka kuota tambahan bagi anak-anak mereka.

Mereka terus berdatangan ke sekolah untuk mendapatkan informasi kebijakan penambahan kuota tersebut. Sejumlah anggota DPRD Batam juga dibawa agar harapan mereka bisa terwujud.

Baca Juga: Penumpang Masih Memilih Naik Taksi Online di Luar Bandara Hang Nadim

“Karena bagus SMKN 1 ini. Lagian dekat sama rumah,” ujar Irma, orangtua siswa yang dijumpai di lokasi sekolah, Selasa (27/6).

Begitu juga dengan Suherman, warga Dapur 12 Sagulung, yang terus mendatangi lokasi SMKN 5. Dia berharap agar sekolah ataupun Dinas Pendidikan Provinsi Kepri segera mengeluarkan kebijakan penambahan kuota daya tampung sekolah agar anaknya yang tak lolos pada PPDB sebelumnya bisa kembali diterima.

“Tak ada jalan lain, saya akan terus menunggu di sekolah ini. Anak saya harus masuk SMKN 5. Saya tinggal di Kaveling Nato,” ujarnya.

Baca Juga: Siswa Kesulitan Belajar, Jika Melebihi Rasio Ideal per Rombel

Keinginan para orang tua ini belum bisa diakomodir oleh pihak sekolah sebab belum ada kebijakan penambahan daya tampung dari Pemerintah Provinsi Kepri ataupun Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Sekolah hanya menyarankan para orangtua ini bersabar menunggu kebijakan lanjut dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

“Kita tunggu petunjuk teknis selanjutnya karena belum ada instruksi apapun dari Provinsi,” ujar kepala SMKN 1 Batam Deden Suryana. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Hari Ini Muhammadiyah Gelar Salat Iduladha, Batam dipusatkan di Temenggung Abdul Jamal

0
IMG 20230421 WA0006 e1682180259548
Ilustrasi: Jemaah Muhammadyah saat mengikuti pelaksanaan ibadah salat Idulfitri di Lapangan Parkir Stadion Temenggung Abdul Jalal, Jumat (21/4). F. Yulitavia

batampos – Ratusan umat Muhammadiyah Kota Batam menggelar pelaksanaan salat Iduladha di Temenggung Abdul Jamal, Rabu (28/6). Pelaksanaan salat dimulai pukul 07.00 WIB.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batam Shabirun Husnum di Batam mengatakan selain di Stadion Temenggung Abdul Jamal, ada beberapa masjid yang disiapkan juga akan melaksanakan salat id.

Pelaksanaan salat berdasarkan informasi yang diterima digelar di Bengkong Masjid Al Jabar, Masjid Uswatun Hasanah di Jalan Kartini V Sei Harapan dan mungkin Masjid Al Munawarah Batu Besar.

Baca Juga: Sekolah Gelar Wisuda Kelulusan, Ini Tanggapan Walikota Batam

Menurutnya yang melaksanakan salat id tidak saja Muhammadyah, melain ada juga dari personal. Sehingga tidak membawa nama-nama lembaga saat akan melaksanakan salat.

“Mungkin sesuai keyakinan mereka, Karena hari ini (kemarin, red) sudah wukuf sehingga pelaksanaan salat diselenggarakan hari berikutnya,” ujarnya.

Ia menyampaikan pihaknya juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban terpusat di Komplek Muhammadiyah Tembesi Kota Batam sesuai menjalani shalat Idul Adha.

Baca Juga: Taksi Online Sudah Bisa Jemput Penumpang di Bandara Hang Nadim, Di Sini Titik Jemputnya

Shabirun melanjutkan hingga saat ini ada dua sapi dan lima kambing yang akan disembelih oleh pihaknya.

Sebelumnya, pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri beberapa bulan lalu, Muhammadiyah Batam juga memusatkan di lapangan parkir aula olahraga Stadion Temenggung Abdul Jamal. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Taksi Online Sudah Bisa Jemput Penumpang di Bandara Hang Nadim, Di Sini Titik Jemputnya

0
bandara hang nadim
Ilustrasi. Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sejumlah perwakilan taksi bandara, taksi online, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Dishub Kepri, dan kepolisian menggelar pertemuan di Aula Anindhita lantai II Mapolresta Barelang, Selasa (27/6/2023).

Pertemuan ini merupakan buntut kisruh antara ratusan driver ojek bandara dan driver online di kawasan bandara beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan titik jemput penumpang bandara oleh driver taksi online. Penjemputan dilakukan di pagar atau sekitar bundaran Masjid Tanjak.

Baca Juga: Pegawai Imigrasi Batam Ditemukan Tewas Dengan Mulut Berbuih

“Dalam rapat ini disepakati bersama titik penjemputan taksi online. Titiknya makin maju, di bundara tanjak,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto usai pertemuan.

Nugroho menjelaskan, kesepakatan tersebut dituangkan di dalam surat perjanjian yang ditandatangani ke dua belah pihak dan instansi terkait.

“Ada klausul-klausul juga disitu. Apabila ada pelanggaran sanksinya seperti apa dijatuhkan disitu,” katanya.

Baca Juga: WN Inggris yang Terlibat Lakalantas di Nongsa Sudah Diketahui

Selain titik jemput, pertemuan itu juga membahas trasnformasi dari taksi bandara ke taksi online. Transformasi ini direncanakan dilakukan pada pertengahan Juli nanti.

“Sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi masyarakat, penumpang membutuhkan transportasi yang gampang, mudah dan murah. Karena jika diteruskan akan ditentang masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Kadishub Kepri, Junaidi, mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah maju transportasi di Batam. Sebab, selama ini tidak ada kesekapatan kedua belah pihak.

Baca Juga: Subdit V Cyber Polda Kepri Ringkus Peretas Website Kapal Feri Batam – Singapura

“Ini adalah titik cerah transportasi yang ada di Batam. Selama ini tidak ada titik temu, bertahun,” katanya.

Namun, Junaidi mengaku masih belum puas dengan kesepakatan titik jemput tersebut. Sebab, para penumpang tetap harus berjalan dari pintu kedatangan bandara hingga titik jemput sejauh 300 meter.

“Jaraknya itu (penumpang berjalan) dari kedatangan sejauh 300 meter. Saya sendiri tidak setuju, kalau bisa lebih dekat lagi. Karena ini masalah kemanusiaan,” katanya.

Untuk itu, kata Junaidi, kesepakatan ini harus tetap dijalani hingga nantinya ada kebijakan transformasi taksi bandara ke taksi online.

Baca Juga: Penumpang Masih Memilih Naik Taksi Online di Luar Bandara Hang Nadim

“Perkembangan digital harus diakui, ini yang harus kita respon. Konvensional harus berkolaborasi, polanya gimana nanti dibahas BIB dengan pihak aplikator,” ungkapnya.

Dengan adanya pertemuan dan kesepakatan ini, Junaidi berharap kedua pihak bisa mematuhinya. Sehingga kondisi Batan tetap kondusim dan sektor pariwisatanya lebih maju.

“Jangan sampai terulang lagi keributan ini. Harapan kita nanti turis-turis ke Batam lebih banyak lagi,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri