Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 5212

Disdik Godok Kuota Tambahan SMA dan SMK di Batam, Ortu Diminta Bersabar

0
Murid SMKN 1 Batam Dalil Harahap7
Ilustrasi: Siswa dan guru SMK Negeri 1 Batam saat jam istirahat. foto: Dalil Harahap / Batam Pos

batampos – Permintaan orangtua untuk penambahan kuota daya tampung di SMA dan SMK Negeri di Kota Batam belum dipenuhi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Disdik Kepri masih terus menggodok kapasitas daya tampung maksimal dari masing-masing sekolah yang ada.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto meminta orangtua untuk bersabar sebab untuk menentukan kuota tambahan butuh perhitungan yang matang.

“Masih terus berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang ada (di Batam), terkait kuota tambahan yang mau dibuka. Ini harus betul-betul diperhitungkan agar mutu pendidikan tetap berjalan dengan baik nantinya,” kata Kasdianto, Selasa (4/7).

Baca Juga: Terkait Rombel di SMAN 3 Batam, Disdik Kepri: Perlu Dievaluasi Kembali

Sementara di lapangan, orangtua yang anaknya belum masuk sekolah negeri terus berdatangan ke lokasi sekolah tujuan. Mereka berharap agar anak mereka kembali diterima di sekolah yang didaftarkan sebelumnya.

Sebagian orangtua bahkan rela membekali bangku sekolah anak mereka jika alasan sekolah kehabisan bangku atau meja belajar.

“Tak apalah kami bawa dari rumah bangku belajar ajar asalkan anak masuk sekolah,” ujar Nasril, warga Batuaji yang mendaftarkan anaknya ke SMKN 1 Batam.

Baca Juga: Dinas Perhubungan Kepri Dukung Penuh Taksi Online Masuk di Bandara Internasional Hang Nadim

Kepada Batam Pos, sejumlah orang tua mengaku tidak berniat mendaftarkan anak mereka ke sekolah swasta dengan alasan biaya pendidikan yang lebih mahal. Mereka bergantung pada sekolah negeri karena dianggap bisa dijangkau.

“Kalaupun tak terima di sekolah negeri, istrahat dululah anak saya tahun ini. Belum sanggup saya sekolahkan di sekolah swasta. Karena dua anak saya lainnya juga masih sekolah,” kata Budianto, warga lainnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Polresta Barelang Sita Narkotika dari 14 Orang, Nilainya Rp 3,5 Miliar

0
Ekspos Narkoba 2 F Cecep Mulyana scaled e1688528607360
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto bersama Wakapolresta, Kasat Narkoba Polresta Barelang dan undangan menunjukan barang bukti narkoba saat ekspos di Mapolresta Barelang, Selasa (4/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Barelang berhasil mengungkap 9 kasus selama bulan Juni. Dari seluruh kasus, polisi menangkap 4 pelaku dengan barang bukti 23,4 kg sabu dan 70,54 gram ganja.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan 14 orang pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Pelaku terdiri dari pemilik, pengedar, dan kurir.

“Kita mengapresiasi Kasat Resnarkoba dan jajarannya yang berhasil mengungkap 9 perkara dengan mengamankan 14 tersangka,” ujar Nugroho didampingi Wakapolresta Barelang, AKBP Syafrudin Semidang Sakti dan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Rayendra Arga Prayana di Mapolresta Barelang, Selasa (4/7) siang.

Baca Juga: Terkait Rombel di SMAN 3 Batam, Disdik Kepri: Perlu Dievaluasi Kembali

Kasus pertama yakni penangkapan terhadap pria berinisial RC dengan barang bukti 15 batang daun ganja. Pelaku diamankan di Perumahan Royal Bay, Batam Kota.

“Tersangka diamankan karena menanam bibit ganja yang didatangkan dari negara Belanda,” ujarnya.

Nugroho menjelaskan pengungkapan ini dilakukan dengan kerjasama pihak Bea Cukai Batam. Barang haram tersebut dikirim dalam bentuk bibit melalui ekspedisi.

“Tersangka merawatnya hingga ganja itu tumbuh sebanyak 15 batang,” katanya.

Kasus kedua, polisi menangkap AL di parkiran Nagoya Garden karena memiliki ganja sebanyak 9,04 gram. Kasus ketiga penangkapan terhadap RK di parkiran Dataran Engku Putri dengan mengamankan barang bukti 61,5 gram daun ganja.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Turun, 56 Persen Turis Singapura

Selanjutnya, polisi menangkap RH di depan SPBU Pelita yang akan bertransaksi sabu sebanyak 4 gram. Kemudian 4 pelaku ditangkap AP, SS, ES, dan C di SPBU KDA Batam Center dengan barang bukti sebanyak 48,5 gram sabu.

Sementara kasus keenam, polisi menangkap EH di kawasan Sei Beduk dengan barang bukti 2,11 Kg sabu. Kasus ketujuh, 3 orang pelaku inisial JB, IF, dan FA dengan membawa 20 paket sabu seberat 19,4 kg yang akan dikirim ke daerah Palembang melalui jalur laut.

Kasus kedelapan polisi menangkap pria inisial RT di belakang Hotel Star Lubuk Baja dengan barang bukti 0,33 gram sabu yang akan diedar di pasar Tos 3000. Serta penangkapan pelaku berinisial FR dengan barang bukti sabu sebanyak 3,97 kg yang akan dibawa ke Surabaya.

“Untuk kasus sabu, ada yang dikirimkan melalui jalur laut. Kita amankan juga kapalnya,” kata Nugroho.

Dengan pengungkapan ini, Nugroho mengaku berhasil menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari pengaruh narkotika. Untuk barang buktinya, ditaksir senilai Rp 3,5 miliar.

“Kepada masyarakat saya imbau, jika menemukan adanya peredaran narkotika untuk segera melapor. Agar langsung kita tindak, dan semoga Batam bebas dari narkotika,” tutupnya. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Kunjungan Wisman ke Batam Turun, 56 Persen Turis Singapura

0
Turis Korea Selatan datang ke Batam.
Turis Korea Selatan sesaat setelah landing di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Sabtu (20/5) dinihari. F.Yashinta

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sebanyak 77.348 kunjungan pada Mei 2023. Tingkat kunjungan wisman ke Batam tersebut turun 13,23 persen dibandingkan bulan April 2023 yakni sebanyak 89.140 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Agus Kadaryanto mengatakan, penurunan jumlah wisman ini didorong oleh penurunan kunjungan wisman dari Singapura dan Malaysia.

Bila dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, kunjungan wisman juga meningkat signifikan hingga 351,48 persen. Dimana kunjungan wisman Maret 2022 hanya sebanyak 16.761 kunjungan.

“Ya, dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya angka naik signifikan,” ujar Agus, Selasa (4/7).

Baca Juga: Dinas Perhubungan Kepri Dukung Penuh Taksi Online Masuk di Bandara Internasional Hang Nadim

Menurutnya, warga negara asing (WNA) asal Singapura mendominasi tingkat kunjungan wisman ke Kota Batam yakni dengan jumlah mencapai 43.672 kunjungan atau 56,46 persen dari total wisman keseluruhan.

WNA yang banyak mengunjungi Batam berikutnya adalah dari Malaysia dengan 12.264 kunjungan, India dengan 3.338 kunjungan, China yakni 2.161 kunjungan serta WNA Philipina dengan 1.516 kunjungan.

“Bila dibandingkan April 2023, Wisman Singapura ini turun dari 50.760 menjadi 43.672 kunjungan dan Wisman berkebangsaan Malaysia turun dari 12.733 pada April 2023 jadi 12.264 pada Mei 2023,” ungkap Agus.

Adapun pintu masuk wisman ke Kota Batam pada Januari 2023 ini melalui Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura Nongsa, Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang NadimNadim, Batam.

Baca Juga: Satu Jemaah Haji Meninggal Dunia Saat Tiba di Batam

Sementara itu untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau, Agus menambahkan, pada bulan Mei 2023 mencapai rata-rata 41,87 persen atau naik dibandingkan TPK April 2023 sebesar 36,78 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan Maret tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau naik sebesar 5,09 persen poin. “Selanjutnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau selama Maret 2023 adalah 1,90 hari,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Skrining Berlapis Jemaah Haji yang Baru Tiba

0
Jemaah haji bisa minum air zamzam di Masjidilharam. (Media Center Haji)

batampos – Muhammad Hasan langsung sujud syukur setiba di apron Terminal 1 Bandara Internasional Juanda kemarin (4/7) sore. Tangis haru pria asal Bangkalan itu pun pecah. Dia bersyukur pulang ke tanah air dengan selamat.

Hasan merupakan satu di antara 450 jemaah haji asal Bangkalan yang baru saja kembali dari Tanah Suci. Dia telah menunggu 12 tahun untuk bisa berangkat haji. ’’Alhamdulillah, kloter saya ini tidak ada kendala,’’ tutur Hasan yang berangkat bersama sang istri.
Proses ibadah bisa dijalani dengan lancar di tengah cuaca panas di Arab Saudi. Saat banyak jemaah telantar di Muzdalifah selepas wukuf di Arafah, kata dia, rombongannya hanya terlambat 2 jam untuk penjemputan ke Mina.
Kedatangan kloter pertama dari embarkasi Surabaya di Bandara Juanda kemarin mengalami delay 2 jam. Pesawat mereka mendarat pukul 15.52 WIB dari seharusnya pukul 13.55 WIB. ’’Ini terjadi karena aktivitas penerbangan di bandara asal (Jeddah, Red) padat,’’ kata General Manager Bandara Internasional Juanda Sisyani Jaffar.
Dia menjelaskan, beberapa antisipasi dilakukan untuk menyambut kedatangan jemaah haji. Salah satunya, menyiapkan enam parking stand. Yakni, di nomor 4, 5,7, 8,10, dan11. Pihaknya memastikan kedatangan jemaah haji tidak mengganggu penerbangan reguler. Mengingat areanya sudah dibuat khusus.
Dalam sehari, akan ada tiga kloter yang tiba. Proses debarkasi direncanakan selesai pada 4 Agustus. Total ada 88 kloter yang dilayani Bandara Internasional Juanda.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya Rosidi Roslan mengatakan, setiap kedatangan jemaah haji, petugas KKP langsung naik ke pesawat. Mereka melakukan skrining melalui wawancara. ’’Kami pastikan ada tidaknya jemaah yang sakit,’’ ucapnya.
Tidak ada temuan riskan untuk jemaah dari kloter pertama. Meskipun di antara 450 jemaah, ada 14 orang yang menggunakan kursi roda. Semua dalam kondisi baik.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan berlapis. Di asrama haji dilakukan cek suhu. Tujuannya, mengantisipasi penyakit menular seperti Covid-19 dan sebagainya. Jika suhu tubuh jemaah di atas 38 derajat Celsius, akan ditindaklanjuti dengan tes swab. Kalau hasilnya positif, akan dirujuk ke rumah sakit (RS).
Jemaah juga diberi buku untuk memantau kesehatannya. Apabila dalam masa inkubasi 21 hari ditemukan gejala, jemaah diminta ke RS. Selain Covid-19, beberapa penyakit yang diwaspadai adalah hepatitis dan meningitis.
Dari Jakarta, koordinator Media Center Haji PPIH Pusat Dodo Murtado mengatakan, pada hari pertama pemulangan jemaah kemarin, tercatat 6.961 jemaah kembali ke tanah air. Hari ini (5/7) atau hari kedua pemulangan, akan ada 6.682 jemaah dan petugas dari 16 kloter yang tiba.
Pihaknya terus mengingatkan aturan barang bawaan yang boleh dan tidak boleh dibawa jemaah selama penerbangan. Jika ada pelanggaran, petugas akan membongkar koper jemaah. Satu hal yang baru tahun ini, jemaah mendapat jatah air zamzam sebanyak 10 liter per orang. Sebelumnya hanya 5 liter per jemaah.
’’Air zamzam diterima jemaah di debarkasi atau asrama haji,’’ katanya. Dengan penambahan itu, jemaah tak perlu lagi nekat membawa air zamzam di koper bagasi atau tas kabin.
Sementara itu, dari Arab Saudi, anggota Amirul Haj dari unsur kesehatan Sudoyo menyebut tantangan penyelenggaraan haji tahun ini cukup berat. Pasalnya, haji musim 2023 adalah haji perdana setelah dunia lepas dari pandemi Covid-19. Kuota haji dari seluruh negara kembali normal setelah pada 2020 dan 2021 tidak ada pemberangkatan jemaah serta kuota 50 persen pada 2022.
’’Akibat akumulasi dari semua itu, semakin banyak jemaah yang tertunda keberangkatannya,’’ jelasnya di Madinah kemarin. Karena itu, wajar apabila haji tahun ini porsi jemaah lansia cukup banyak.
Sudoyo mengatakan, menurut data siskohat kesehatan, ada lebih dari 61 ribu jemaah lansia. Jumlah tersebut merupakan angka lansia terbanyak dalam 10 tahun terakhir penyelenggaraan ibadah haji. Untuk itu, pemerintah tak hanya menyiapkan dokter dan perawat, tapi juga membawa tenaga promosi kesehatan. (*)
Reporter: JP Group

Menag Lepas Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Setiap JH Dibekali 10 Liter Air Zam-Zam

0

batampos-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melepas kepulangan Jemaah Haji (JH) Indonesia yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) pertama, Senin (3/7) dini hari waktu Arab Saudi. Khusus Jemaah asal Provinsi Kepri dijadwalkan tiba hari ini (kemarin,red), Selasa (4/7) sore di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Pelepas kepulangan JC Indonesia yang masuk dalam Kloter 1 dilaksanakan di Hotel Meezab Alsabiq 2, Mekkah. Dalam sambutannya, Menag menyampaikan permohonan maaf apabila selama memberikan pelayanan kepada jemaah haji terdapat kekurangan.

Ia juga menginformasikan jemaah haji akan dibagikan air zamzam sebanyak 10 liter per orang di masing-masing debarkasi. Ini menurutnya, sebagai bentuk kecintaan atau tali asih kepada jemaah. Diakuinya, dalam pelayanan ibadah haji tahun ini, masih ada kekurangan disana-sini.

BACA JUGA:Pemko Tanjungpinang Siapkan Penjemputan Jemaah Haji

“Pertama, kami menyampaikan permohonan maaf, karena pasti ada kekurangan di sana-sini. Mohon ikhlas dari bapak ibu sekalian untuk memaafkan kami memaafkan petugas-petugas kami baik itu sengaja maupun tidak. Kedua, sampaikan salam kami kepada seluruh sanak keluarga di Tanah Air, salam hormat kami, salam takzim kami,” ujar Menag.

Dikatakannya, apabila sebelumnya pemerintah Arab Saudi memberikan jatah air zamzam 5 liter, sebagai hadiah. Namun pihaknya, mengusahakan menambah 5 liter lagi menjadi 10 liter yang dapat diambil di debarkasi masing-masing.

“Mudah-mudahan menjadi berkah untuk kita semua. Selamat jalan sampai jumpa di Tanah Air,” katanya.

Pada saat itu, Ketua Kloter BTH 01 Muhammad Sardi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pelayanan luar biasa yang telah diterima oleh para jemaah. Mewakili jemaah yang dibimbingnya, Sardi juga memohon pamit kepada Menag untuk meninggalkan Makkah.

“Terima kasih kepada Menteri Agama yang telah memastikan pelayanan yang luar biasa sehingga jemaah haji Indonesia dari Kloter BTH 01 yang terdiri dari Kabupaten Natuna, Lingga, Karimun, Anambas, dan Batam (Provinsi Kepulauan Riau) bisa melaksanakan ibadah haji dengan sempurna,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pelayanan akomodasi, transportasi, katering yang sangat memuaskan. Sehingga JH bisa melaksanakan ibadah dengan sempurna dan kepuasan yang luar biasa. Kepada Menag, pihaknya mohon pamit meninggalkan Kota Mekkah.

“Mohon doanya semoga sampai di kampung halaman dengan selamat, dan kami mendoakan semoga Bapak Menteri dan seluruh petugas yang masih berada di Makkah diberi kekuatan, kesehatan, agar bisa memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada jemaah hingga sekembalinya ke Tanah Air,” imbuhnya.

Jemaah Haji BTH 01 semula berjumlah 362 orang ditambah 5 orang Petugas Kloter. Mereka berasal dari Natuna sebanyak 97 orang, Lingga 48 orang, Karimun, 144 orang, Anambas 48 orang, Batam 25 orang. Namun dengan ditambah 2 jemaah tanazul (pinadh) dari kloter BTH 05 dan 07 sehingga total jemaah sebanyak 369 orang.

Jemaah terbang dengan pesawat Saudia Airlines bernomor penerbangan SV 5080. Mereka dijadwalkan take off dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada Selasa 4 Juli 2023 pukul 01:10 WAS (Waktu Arab Saudi), dan sampai ke Tanah Air yakni tepatnya Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 14:30 WIB. (*)

reporter: jailani

Eks Penyidik KPK Tri Suhartanto yang Diduga Lakukan Transaksi Janggal Pernah Tangani Kasus Mardani Maming

0
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

batampos – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tri Suhartanto yang diduga memiliki transaksi mencurigakan senilai Rp 300 miliar, pernah menangani kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan kader PDI Perjuangan Mardani Maming. Dugaan transaksi mencurigakan itu berdasarkan laporan hasil analisa (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Mantan penyidik KPK yang berasal dari Polri tersebut (Tri Suhartanto) merupakan satgas yang langsung menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi Mardani Maming Bupati di Kalimantan Selatan, yang saat ini perkaranya telah divonis bersalah oleh Majelis Hakim,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (5/7).
Ali mengklaim, dugaan transaksi janggal ini tak ada kaitannya dengan tugas Tri selama di KPK. Menurutnya, transaksi itu diduga terkait dengan bisnis pribadi.
“Kalau dari penjelasan yang bersangkutan, bisnis pribadi, seperti jual beli mobil dan lain-lain. Tetapi sekali lagi kebenaran tentang itu kan yang bersangkutan yang bisa menjelaskan. Kami hanya menkonfirmasi saja kepada yang bersangkutan,” ucap Ali.
Dugaan transaksi janggal Tri Suhartanto sebelumnya diungkap Novel Baswedan dalam kanal Youtube pribadinya. Novel mengungkapkan terdapat transaksi mencurigakan sebesar Rp 300 miliar, yang diduga dilakukan pegawai di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi KPK.
“Laporan PPATK itu terhadap seorang pegawai KPK di penindakan dan itu nilai transaksinya Rp 300 miliar, dan saya duga lebih, ada yang katakan hampir Rp 1 triliun bahkan,” ungkap Novel dalam kanal Youtube miliknya berjudul ‘Deretan Kasus Menjerat Pimpinan KPK‘ dikutip Senin (3/7).
Novel secara lantang menyebut transakai mencurigakan itu diduga dilakukan Tri Suhartanto, mantan Kasatgas Penyidikan yang telah dikembalikan ke Polri pada 1 Februari 2023.
“Yang bersangkutan mengundurkan diri. Kok bisa mengundurkan diri terus dibiarkan. Apakah pimpinan dan Dewan Pengawas KPK tidak ingin tahu kebenarannya? Dan bila benar, apakah ada orang lain di internal yang terlibat? Atau memang mereka sudah tahu tapi tidak ingin diketahui orang?,” ujar Novel.
Namun, temuan PPATK itu tidak berjalan optimal. Novel menduga, Tri Suhartanto tidak bermain sendir dalam memuluskan aksinya.
“Saya meyakini atau menduga kuat, dia ini enggak bekerja sendiri. Ada level-level struktural, bisa jadi yaa. Tapi itu harus diperiksa. Ketika enggak diperiksa bagaimana bisa dipastikan, masa iya sih level penyidik berani sampai (menerima transaksi) sebesar itu?,” pungkas Novel. (*)
Reporter: JP Group

Pemerintah Tak Cabut Izin Pesantren Al Zaytun

0
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Luqman Hakim/Antara)

batampos – Teka-teki nasib kelembagaan Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat, akhirnya terjawab. Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD menyampaikan, keputusan pemerintah adalah membina pondok dengan 5 ribu santri itu.

”Belum ada keputusan sampai ke situ (pencabutan izin). Kita belum sejauh itu,” kata Mahfud setelah menghadap Wakil Presiden Ma’ruf Amin di kompleks Istana Wakil Presiden, Jakarta, kemarin (4/7) sore.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, secara garis besar ada tiga langkah penanganan Al Zaytun. Pertama, dia menjelaskan langkah dakwaan kepada perorangan yang telah melakukan tindak pidana. Langkah itu menjurus kepada Panji Gumilang selaku pengasuh Al Zaytun.

”Dengan sekian banyak laporan dan sekarang sudah mulai masuk ke penyidikan, sudah gelar perkara,” tuturnya.

Langkah kedua adalah penanganan terhadap institusi Pesantren Al Zaytun. ”Kita sementara ini berpendapat, (lembaga Al Zaytun) itu supaya diselamatkan. Sebagai lembaga pendidikan untuk dibina,” katanya. ”Arah pembinaannya adalah sesuai dengan visi dan misi tertulis Pesantren Al Zaytun,” lanjutnya.

Mahfud menegaskan, tidak boleh lagi ada kegiatan terselubung dan penyisipan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dia mengatakan, lembaga pendidikan Al Zaytun terdiri atas dua kelompok: pondok pesantren dan sekolah formal mulai madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, sampai perguruan tinggi. Upaya pembinaan itu nanti berada di bawah pengawasan Kementerian Agama.

Mantan rektor Universitas Islam Indonesia (UII) itu kemudian menyampaikan langkah ketiga: mewajibkan Al Zaytun untuk tertib sosial dan keamanan masyarakat setempat.

Di bawah koordinasi gubernur Jawa Barat bersama aparat setempat. Termasuk Polda Jawa Barat, BIN daerah, dan TNI. ”Tidak usah dibesar-besarkan karena kan biangnya di orang. Yang bernama Panji Gumilang itu. Ini kan sudah ditangani,” katanya.

Sebelumnya, ditemui di kantornya, Mahfud mengatakan bahwa selama ini pemerintah belum pernah menutup pondok pesantren. Bahkan, Mahfud mencontohkan Ponpes Al Mukmin di Ngruki yang didirikan eks narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir pun tetap diizinkan beroperasi.

Terpisah, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan, sejak awal penanganan Al Zaytun, hak-hak santri tidak boleh dilanggar. ”Jangan sampai hak konstitusi warga tercederai. Sehingga anak-anak bangsa yang sedang belajar tetap bisa belajar,” tuturnya di sela paparan kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional 2023 di Jakarta kemarin.

Dia menjelaskan, pesantren memiliki lima rukun yang harus dipenuhi. Yaitu, harus memiliki pengasuh dan asrama atau pondok. Kemudian, memiliki tempat ibadah seperti masjid, musala, atau sejenisnya. Rukun selanjutnya adalah santri yang tinggal di dalam pesantren. Serta menjalankan kurikulum kajian kitab kuning atau dirasah Islamiyah.

”Karena (Al Zaytun) kami beri izin, artinya memenuhi (ketentuan),” tuturnya. (*)

Reporter: JP Group

Uang Rp 27 Miliar untuk ’’Urus” Kasus BTS Dikembalikan

0
Ilustrasi: Antena BTS telekomunikasi. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Enam terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kemarin (4/7). Tiga terdakwa mendengarkan surat dakwaan dari jaksa, tiga lainnya menyampaikan eksepsi.

Johnny G. Plate adalah salah seorang terdakwa yang menyampaikan eksepsi. Nota keberatan eks menteri komunikasi dan informatika itu dibacakan penasihat hukumnya, Achmad Cholidin. Inti isi eksepsinya adalah membantah dakwaan jaksa.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) pekan lalu, Plate didakwa telah memperkaya diri sendiri dengan nilai Rp 17,8 miliar. Politikus Partai Nasdem itu juga disebut telah menerima sejumlah uang yang berkaitan dengan proyek BTS 4G Bakti Kominfo serta pernah menerima fasilitas dari terdakwa lain.

Menurut Cholidin, dakwaan tersebut tidak benar. ”Terdakwa tidak pernah menerima fasilitas yang didakwakan dan tidak pernah mengetahui adanya pemberian uang (dari terdakwa lain),” ungkapnya.

Menurut dia, dakwaan yang ditujukan kepada kliennya tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap. Karena itu, dakwaan tersebut harus batal demi hukum. ”Atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima,” katanya.

Pihak Plate memohon agar majelis hakim menerima eksepsi dan membuat putusan sela. Salah satu permohonan Plate dalam eksepsi adalah meminta majelis hakim tidak memeriksa perkara.

Plate juga memohon beberapa hal kepada majelis hakim. Di antaranya, memohon agar harkat dan martabatnya dipulihkan. Kemudian, memohon supaya majelis hakim memerintah JPU untuk membuka blokir rekening atas nama dirinya, istri, dan keluarganya tanpa kecuali. Dia juga memohon agar majelis hakim memerintah JPU mengeluarkannya dari tahanan. ”Memerintahkan kepada penuntut umum untuk membebaskan terdakwa dari tahanan,” ucap Cholidin.

Sementara itu, dua terdakwa lain yang kemarin membacakan eksepsi adalah mantan Direktur Utama (Dirut) Bakti Kominfo Anang Achmad Latif dan Yohan Suryanto. Nyaris bersamaan dengan sidang eksepsi, di ruang sidang yang berbeda, Galumbang Menak Simanjuntak, Mukti Ali, dan Irwan Hermawan menjalani sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan. Irwan Hermawan adalah salah seorang terdakwa yang disebut memberikan sejumlah fasilitas kepada Plate.

Dalam surat dakwaan, jaksa menyampaikan bahwa Irwan Hermawan yang pernah menjadi komisaris di PT Solitechmedia Synergy telah memperkaya diri sendiri melalui proyek pengadaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo senilai Rp 119 miliar. Perbuatan yang dilakukan Irwan mengakibatkan kerugian keuangan negara lebih dari Rp 8 triliun. ”Terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara,” kata jaksa.

JPU mendakwa Irwan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Tidak sampai di situ, jaksa menyebut Irwan telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari penerimaan uang Rp 119 miliar.

Setelah mendampingi dalam sidang, Maqdir Ismail yang menjadi penasihat hukum Irwan menyatakan bahwa kemarin pihaknya telah menerima pengembalian uang Rp 27 miliar. Namun, dia tidak membuka identitas orang yang mengembalikan duit puluhan miliar dalam pecahan mata uang asing itu. Menurut Maqdir, pihaknya masih mencari waktu untuk menyerahkan uang tersebut kepada kejaksaan.

Sebelumnya, Maqdir menyampaikan, dalam BAP kliennya mengakui telah memberikan uang Rp 27 miliar. Uang itu diberikan kepada seseorang yang disebut sebagai Z. Aliran dana Rp 27 miliar dari Irwan kepada Z serupa dengan besaran uang yang diklarifikasi Kejaksaan Agung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pada Senin (3/7).

Maqdir mengakui, sempat ada pihak-pihak yang berupaya ’’mengurus’’ perkara dugaan korupsi BTS 4G Kominfo pada akhir tahun lalu. Mereka meminta sejumlah uang dengan dalih bisa menghentikan Kejagung menangani kasus tersebut. ”Untuk mengurus proses perkara sehingga tidak akan dilanjutkan. Tetapi, semuanya itu ternyata tidak ada yang benar, tidak ada yang kejadian. Kita tidak pernah tahu uang itu sampai ke mana,” bebernya.

Pada bagian lain, sehari setelah pemeriksaan di Kejagung, Dito Ariotedjo tetap beraktivitas seperti biasa sebagai Menpora. Kemarin dia mengawali kegiatannya dengan menghadiri pembukaan Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 2023 di Hotel Pullman, Jakarta Barat. Setelah itu, Dito bergeser ke Jakarta Utara. Menteri termuda di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin itu berkunjung ke Jakarta International Stadium (JIS) yang akan direnovasi agar bisa menjadi venue Piala Dunia U-17 2023.

Ditanya mengenai kasus hukum yang menyeret dirinya, Dito tetap santai. Dengan penuh senyum dia mengatakan bahwa pemeriksaan di Kejagung sama sekali tidak berkaitan dengan kegiatannya dalam melaksanakan tugas sebagai Menpora. ”Justru kan saya habis diperiksa, dalam konferensi pers saya sampaikan ’Ayo masyarakat kita pantau Kemenpora’ karena saya mau membuktikan komitmen dan citra yang baik,” tegas Dito. (*)

Reporter: JP Group

Libur Sekolah, Belasan Anak di Desa Malang Rapat Ikuti Sunatan Massal

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika bersama Ketua DWP Bintan, Elyza Riani menyerahkan santunan ke anak yang mengikuti sunatan massal di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (4/7/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Belasan anak mengikuti sunatan massal di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (4/7/2023).

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengapresiasi Pemerintah Desa Malang Rapat karena mengisi libur sekolah dengan mengadakan sunatan massal.

Menurut dia, kegiatan seperti ini semestinya dicontoh desa lain. Karena, kegiatan yang menggunakan alokasi dana desa ini membantu masyarakat.

BACA JUGA:100 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis

Dia juga berharap, Pemerintah Desa Malang Rapat dapat membuat program lain yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya membantu pola hidup sehat dan tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan itu, Sekda Bintan, Ronny Kartika dan Ketua DWP Bintan, Elyza Riani memberikan santunan kepada 16 anak yang mengikuti sunatan massal. (*)

reporter: slamet

Terkait Rombel di SMAN 3 Batam, Disdik Kepri: Perlu Dievaluasi Kembali

0
Orangtua Siswa Datangi SMAN 3 Batam 2 F Cecep Mulyana scaled e1688220588195
Orangtua Siswa berkumpul di depan gerbang di SMAN 3 Batam, Sabtu (1/7/2023) lalu. Mereka berharap anaknya bisa masuk SMAN 3 tersebut. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri tengah mengevaluasi atas temuan Ombudsman di SMAN 3. Disdik mengimbau kepada wali murid dan anaknya agar tidak mendesak untuk bisa tertampung di sekolah tersebut pasalnya masih ada beberapa opsi sekolah lain.

Kepalda Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, menyampaikan, perlu diluruskan bagi wali murid yang tetap mendesak anaknya tetap masuk ke SMAN 3 sementara sudah dibangun fasilitas sekolah seperti SMAN 26 dan sebagainya.

“Dan calon siswa tersebut rata-rata sudah diterima di SMAN lainnya, maka perlu diedukasi lagi masyarakat yang tetap mendesak masuk ke SMAN 3 ,”ujarnya, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga: Dinas Perhubungan Kepri Dukung Penuh Taksi Online Masuk di Bandara Internasional Hang Nadim

Sementara proses PPDB masih berjalan sampai hari Kamis untuk mendaftar ulang.

“Diharapkan kepada masyarakat wali murid untuk tidak mendesak anaknya agar masuk tertampung di SMAN 3 masih ada SMAN 26 yang bisa menampung calon siswa tersebut,” ujarnya.

Sementara itu ia juga menanggapi perihal Ombudsman untuk bisa mensisipkan di setiap rombel berdasarkan rangking tapi tidak lebih dari 42 siswa per rombel.

Baca Juga: Ini Temuan Ombudsman Kepri Saat Tinjau Proses Daftar Ulang di SMAN 3 dan SMAN 15 Kota Batam

“Nanti diskresi kembali, maka perlu kita evaluasi kembali, ” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 3, Silvia Andriyani, mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu arahan dari pimpinan (Kadisdik) Kepri bagaimana kedepan langkah yang diambil untuk persoalan PPDB ini.

“Intinya sampai saat ini tetal mengacu kepada arahan pimpinan, sampai saat ini belum ada kebijakkan apapun mengenai SMAN3,” ujarnya.

Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Pelni Batam di Juli

Saat ini kouta siswa untuk SMAN3 ada 432 siswa sesuai dengan juknis 12 rombel. Jika dipaksakan untuk keterima masuk ke SMAN3 tentu dalam proses pembelajaran tidak efektif.

“Jangan memaksakan diri untuk masuk ke sekolah yang tidak bisa menampung lagi,” jelasnya.(*)

Reporter: Azis Maulana