Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 5213

Pemerintah Tak Cabut Izin Pesantren Al Zaytun

0
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Luqman Hakim/Antara)

batampos – Teka-teki nasib kelembagaan Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat, akhirnya terjawab. Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD menyampaikan, keputusan pemerintah adalah membina pondok dengan 5 ribu santri itu.

”Belum ada keputusan sampai ke situ (pencabutan izin). Kita belum sejauh itu,” kata Mahfud setelah menghadap Wakil Presiden Ma’ruf Amin di kompleks Istana Wakil Presiden, Jakarta, kemarin (4/7) sore.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, secara garis besar ada tiga langkah penanganan Al Zaytun. Pertama, dia menjelaskan langkah dakwaan kepada perorangan yang telah melakukan tindak pidana. Langkah itu menjurus kepada Panji Gumilang selaku pengasuh Al Zaytun.

”Dengan sekian banyak laporan dan sekarang sudah mulai masuk ke penyidikan, sudah gelar perkara,” tuturnya.

Langkah kedua adalah penanganan terhadap institusi Pesantren Al Zaytun. ”Kita sementara ini berpendapat, (lembaga Al Zaytun) itu supaya diselamatkan. Sebagai lembaga pendidikan untuk dibina,” katanya. ”Arah pembinaannya adalah sesuai dengan visi dan misi tertulis Pesantren Al Zaytun,” lanjutnya.

Mahfud menegaskan, tidak boleh lagi ada kegiatan terselubung dan penyisipan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dia mengatakan, lembaga pendidikan Al Zaytun terdiri atas dua kelompok: pondok pesantren dan sekolah formal mulai madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, sampai perguruan tinggi. Upaya pembinaan itu nanti berada di bawah pengawasan Kementerian Agama.

Mantan rektor Universitas Islam Indonesia (UII) itu kemudian menyampaikan langkah ketiga: mewajibkan Al Zaytun untuk tertib sosial dan keamanan masyarakat setempat.

Di bawah koordinasi gubernur Jawa Barat bersama aparat setempat. Termasuk Polda Jawa Barat, BIN daerah, dan TNI. ”Tidak usah dibesar-besarkan karena kan biangnya di orang. Yang bernama Panji Gumilang itu. Ini kan sudah ditangani,” katanya.

Sebelumnya, ditemui di kantornya, Mahfud mengatakan bahwa selama ini pemerintah belum pernah menutup pondok pesantren. Bahkan, Mahfud mencontohkan Ponpes Al Mukmin di Ngruki yang didirikan eks narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir pun tetap diizinkan beroperasi.

Terpisah, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan, sejak awal penanganan Al Zaytun, hak-hak santri tidak boleh dilanggar. ”Jangan sampai hak konstitusi warga tercederai. Sehingga anak-anak bangsa yang sedang belajar tetap bisa belajar,” tuturnya di sela paparan kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional 2023 di Jakarta kemarin.

Dia menjelaskan, pesantren memiliki lima rukun yang harus dipenuhi. Yaitu, harus memiliki pengasuh dan asrama atau pondok. Kemudian, memiliki tempat ibadah seperti masjid, musala, atau sejenisnya. Rukun selanjutnya adalah santri yang tinggal di dalam pesantren. Serta menjalankan kurikulum kajian kitab kuning atau dirasah Islamiyah.

”Karena (Al Zaytun) kami beri izin, artinya memenuhi (ketentuan),” tuturnya. (*)

Reporter: JP Group

Uang Rp 27 Miliar untuk ’’Urus” Kasus BTS Dikembalikan

0
Ilustrasi: Antena BTS telekomunikasi. (Dok.JawaPos.com)

batampos – Enam terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kemarin (4/7). Tiga terdakwa mendengarkan surat dakwaan dari jaksa, tiga lainnya menyampaikan eksepsi.

Johnny G. Plate adalah salah seorang terdakwa yang menyampaikan eksepsi. Nota keberatan eks menteri komunikasi dan informatika itu dibacakan penasihat hukumnya, Achmad Cholidin. Inti isi eksepsinya adalah membantah dakwaan jaksa.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) pekan lalu, Plate didakwa telah memperkaya diri sendiri dengan nilai Rp 17,8 miliar. Politikus Partai Nasdem itu juga disebut telah menerima sejumlah uang yang berkaitan dengan proyek BTS 4G Bakti Kominfo serta pernah menerima fasilitas dari terdakwa lain.

Menurut Cholidin, dakwaan tersebut tidak benar. ”Terdakwa tidak pernah menerima fasilitas yang didakwakan dan tidak pernah mengetahui adanya pemberian uang (dari terdakwa lain),” ungkapnya.

Menurut dia, dakwaan yang ditujukan kepada kliennya tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap. Karena itu, dakwaan tersebut harus batal demi hukum. ”Atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima,” katanya.

Pihak Plate memohon agar majelis hakim menerima eksepsi dan membuat putusan sela. Salah satu permohonan Plate dalam eksepsi adalah meminta majelis hakim tidak memeriksa perkara.

Plate juga memohon beberapa hal kepada majelis hakim. Di antaranya, memohon agar harkat dan martabatnya dipulihkan. Kemudian, memohon supaya majelis hakim memerintah JPU untuk membuka blokir rekening atas nama dirinya, istri, dan keluarganya tanpa kecuali. Dia juga memohon agar majelis hakim memerintah JPU mengeluarkannya dari tahanan. ”Memerintahkan kepada penuntut umum untuk membebaskan terdakwa dari tahanan,” ucap Cholidin.

Sementara itu, dua terdakwa lain yang kemarin membacakan eksepsi adalah mantan Direktur Utama (Dirut) Bakti Kominfo Anang Achmad Latif dan Yohan Suryanto. Nyaris bersamaan dengan sidang eksepsi, di ruang sidang yang berbeda, Galumbang Menak Simanjuntak, Mukti Ali, dan Irwan Hermawan menjalani sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan. Irwan Hermawan adalah salah seorang terdakwa yang disebut memberikan sejumlah fasilitas kepada Plate.

Dalam surat dakwaan, jaksa menyampaikan bahwa Irwan Hermawan yang pernah menjadi komisaris di PT Solitechmedia Synergy telah memperkaya diri sendiri melalui proyek pengadaan infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo senilai Rp 119 miliar. Perbuatan yang dilakukan Irwan mengakibatkan kerugian keuangan negara lebih dari Rp 8 triliun. ”Terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara,” kata jaksa.

JPU mendakwa Irwan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Tidak sampai di situ, jaksa menyebut Irwan telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari penerimaan uang Rp 119 miliar.

Setelah mendampingi dalam sidang, Maqdir Ismail yang menjadi penasihat hukum Irwan menyatakan bahwa kemarin pihaknya telah menerima pengembalian uang Rp 27 miliar. Namun, dia tidak membuka identitas orang yang mengembalikan duit puluhan miliar dalam pecahan mata uang asing itu. Menurut Maqdir, pihaknya masih mencari waktu untuk menyerahkan uang tersebut kepada kejaksaan.

Sebelumnya, Maqdir menyampaikan, dalam BAP kliennya mengakui telah memberikan uang Rp 27 miliar. Uang itu diberikan kepada seseorang yang disebut sebagai Z. Aliran dana Rp 27 miliar dari Irwan kepada Z serupa dengan besaran uang yang diklarifikasi Kejaksaan Agung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pada Senin (3/7).

Maqdir mengakui, sempat ada pihak-pihak yang berupaya ’’mengurus’’ perkara dugaan korupsi BTS 4G Kominfo pada akhir tahun lalu. Mereka meminta sejumlah uang dengan dalih bisa menghentikan Kejagung menangani kasus tersebut. ”Untuk mengurus proses perkara sehingga tidak akan dilanjutkan. Tetapi, semuanya itu ternyata tidak ada yang benar, tidak ada yang kejadian. Kita tidak pernah tahu uang itu sampai ke mana,” bebernya.

Pada bagian lain, sehari setelah pemeriksaan di Kejagung, Dito Ariotedjo tetap beraktivitas seperti biasa sebagai Menpora. Kemarin dia mengawali kegiatannya dengan menghadiri pembukaan Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 2023 di Hotel Pullman, Jakarta Barat. Setelah itu, Dito bergeser ke Jakarta Utara. Menteri termuda di kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin itu berkunjung ke Jakarta International Stadium (JIS) yang akan direnovasi agar bisa menjadi venue Piala Dunia U-17 2023.

Ditanya mengenai kasus hukum yang menyeret dirinya, Dito tetap santai. Dengan penuh senyum dia mengatakan bahwa pemeriksaan di Kejagung sama sekali tidak berkaitan dengan kegiatannya dalam melaksanakan tugas sebagai Menpora. ”Justru kan saya habis diperiksa, dalam konferensi pers saya sampaikan ’Ayo masyarakat kita pantau Kemenpora’ karena saya mau membuktikan komitmen dan citra yang baik,” tegas Dito. (*)

Reporter: JP Group

Libur Sekolah, Belasan Anak di Desa Malang Rapat Ikuti Sunatan Massal

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika bersama Ketua DWP Bintan, Elyza Riani menyerahkan santunan ke anak yang mengikuti sunatan massal di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (4/7/2023). F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Belasan anak mengikuti sunatan massal di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Selasa (4/7/2023).

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengapresiasi Pemerintah Desa Malang Rapat karena mengisi libur sekolah dengan mengadakan sunatan massal.

Menurut dia, kegiatan seperti ini semestinya dicontoh desa lain. Karena, kegiatan yang menggunakan alokasi dana desa ini membantu masyarakat.

BACA JUGA:100 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis

Dia juga berharap, Pemerintah Desa Malang Rapat dapat membuat program lain yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya membantu pola hidup sehat dan tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan itu, Sekda Bintan, Ronny Kartika dan Ketua DWP Bintan, Elyza Riani memberikan santunan kepada 16 anak yang mengikuti sunatan massal. (*)

reporter: slamet

Terkait Rombel di SMAN 3 Batam, Disdik Kepri: Perlu Dievaluasi Kembali

0
Orangtua Siswa Datangi SMAN 3 Batam 2 F Cecep Mulyana scaled e1688220588195
Orangtua Siswa berkumpul di depan gerbang di SMAN 3 Batam, Sabtu (1/7/2023) lalu. Mereka berharap anaknya bisa masuk SMAN 3 tersebut. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri tengah mengevaluasi atas temuan Ombudsman di SMAN 3. Disdik mengimbau kepada wali murid dan anaknya agar tidak mendesak untuk bisa tertampung di sekolah tersebut pasalnya masih ada beberapa opsi sekolah lain.

Kepalda Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, menyampaikan, perlu diluruskan bagi wali murid yang tetap mendesak anaknya tetap masuk ke SMAN 3 sementara sudah dibangun fasilitas sekolah seperti SMAN 26 dan sebagainya.

“Dan calon siswa tersebut rata-rata sudah diterima di SMAN lainnya, maka perlu diedukasi lagi masyarakat yang tetap mendesak masuk ke SMAN 3 ,”ujarnya, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga: Dinas Perhubungan Kepri Dukung Penuh Taksi Online Masuk di Bandara Internasional Hang Nadim

Sementara proses PPDB masih berjalan sampai hari Kamis untuk mendaftar ulang.

“Diharapkan kepada masyarakat wali murid untuk tidak mendesak anaknya agar masuk tertampung di SMAN 3 masih ada SMAN 26 yang bisa menampung calon siswa tersebut,” ujarnya.

Sementara itu ia juga menanggapi perihal Ombudsman untuk bisa mensisipkan di setiap rombel berdasarkan rangking tapi tidak lebih dari 42 siswa per rombel.

Baca Juga: Ini Temuan Ombudsman Kepri Saat Tinjau Proses Daftar Ulang di SMAN 3 dan SMAN 15 Kota Batam

“Nanti diskresi kembali, maka perlu kita evaluasi kembali, ” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 3, Silvia Andriyani, mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu arahan dari pimpinan (Kadisdik) Kepri bagaimana kedepan langkah yang diambil untuk persoalan PPDB ini.

“Intinya sampai saat ini tetal mengacu kepada arahan pimpinan, sampai saat ini belum ada kebijakkan apapun mengenai SMAN3,” ujarnya.

Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Pelni Batam di Juli

Saat ini kouta siswa untuk SMAN3 ada 432 siswa sesuai dengan juknis 12 rombel. Jika dipaksakan untuk keterima masuk ke SMAN3 tentu dalam proses pembelajaran tidak efektif.

“Jangan memaksakan diri untuk masuk ke sekolah yang tidak bisa menampung lagi,” jelasnya.(*)

Reporter: Azis Maulana

Suruh Shane Ubah BAP, Rafel Alun Ayahnya Mario Dandy Ingin Bikin Skenario David Mukul Duluan

0
Terdakwa kasus penganiayaan terhadap David Ozora, Shane Lukas beraiap untuk menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (20/6/2023). Sidang tersebut beragendakan mendengarkan keterangan saksi. (SALMAN TOYIBI)

batamposShane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan mengaku sempat disuruh oleh Mario Dandy mengubah berita acara pemeriksaan (BAP) saat kasus penganiayaan Cristalino David Ozora masih ditangani oleh Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dandy menghubungi Shane melalui WhatsApp lalu memberikan arahan kesaksian yang harus diubah.

“Pada saat saya jemput AG, Mario itu teleponin saya terus. Karena, kalau ditelepon terus, Hp saya kan ngelag yang mulia, terus dia bilang, BAP lu ubah. Terus saya bilang, kenapa Den Udah ubah aja nanti gini gini gini. Aduh nggak berani gue, takut ada CCTV, gitu. Udah nggak usah takut lah,” kata Shane dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Shane diminta Dandy untuk mengaku bahwa David yang melakukan pemukulan terlebih dahulu. Sedangkan Dandy hanya melakukan pembelaan diri.
Menurut Shane, permintaan Dandy ini hasil dari arahan ayahnya, Rafael Alun Trisambodo. “Kata bokap Mario,” ucap Shane. Shane mengaku tidak menjalankan perintah Dandy tersebut.
Diketahui, Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan didakwa melakukan dan atau turut serta melakukan penganiayaan berat dalam kasus penganiayaan Cristalino David Ozora. Penganiayaan yang dilakukan oleh Dandy pun disebut sudah direncanakan.
“Terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy beserta Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane dan anak AG turut serta melakukan kejahatan penganiayaan berat yang dilakukan dengan terencana,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6).
Kasus ini bermula dari hubungan asmara antara David dengan AG yang berakhir pada akhir 2022. Setelah itu AG menjalin asmara dengan Dandy pada 11 Januari 2023. Namun, meski telah berpisah, David dan AG masih menjalin komunikasi. Bahkan sempat pergi bersama dan disebut melakukan tindakan asusila.
Informasi ini pun sampai ke telingan Dandy dari mantan pacarnya Anastasia Pretya Amanda saat bertemu disebuah bar kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dandy pun emosi mendengarnya. Dia berusaha mengkonfirmasi ke David, namun David membantahnya. Begitu pula saat mengkonfirmasi kepada AG, tidak ada jawaban yang diterima Dandy. Membuatnya semakin emosi.
Puncak perseteruan ini terjadi pada 20 Februari 2023. Dandy mengajak Shane untuk melakukan penganiayaan kepada David. Saat itu pertemuan terjadi dibantu oleh AG yang menghubungi David ingin mengembalikan kartu pelajar. Ketiga orang ini lalu menemui David di rumah kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut kemudian David dianiaya oleh Dandy.
Mario Dandy didakwa melanggar Pasal 355 ayat (1) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP atau kedua pasal 76 C juncto pasal 50 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak jucto pasal 55 ayat (1) KUHP. (*)
Reporter: JP Group

Satu Jemaah Haji Meninggal Dunia Saat Tiba di Batam

0
haji
Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Debarkasi Batam tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (4/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak 369 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Debarkasi Batam tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (4/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Dari jumlah tersebut diinformasikan satu di antaranya meninggal dunia saat baru saja tiba di Batam.

Ratusan Jemaah haji tersebut berasal dari berbagai daerah di Kepulauan Riau (Kepri) seperti Kota Batam, Tanjung Balai Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.

“Alhamdulillah tadi sekitar pukul 17.00 WIB, jemaah haji kloter pertama debarkasi Batam telah kembali dari tanah air. Setiba di bandara, jemaah haji langsung menuju Asrama Haji Batam, ” ujar Plt Kabid PHU Kanwil Kemenag Kepri yang juga Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Riadul Afkar, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga: Dinas Perhubungan Kepri Dukung Penuh Taksi Online Masuk di Bandara Internasional Hang Nadim

Menurutnya, dari jemaah tersebut satu orang di antarnaya yakni atas nama Akhmadi Sankarjo Mustarjo, 78, asal Kundur Barat, Kabupaten Tanjung Balai Karimun meninggal dunia usai turun dari pesawat. Diduga ia meninggal dunia karena kelelahan.

“Ya pada saat sudah turun, almarhum langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Meninggal di rumah sakit,” ujarnya.

Ditambahnya, dari keseluruhan jemaah haji dari Provinsi Kepulauan Riau, sudah ada dua orang yang meninggal dunia. Keduanya berasal dari kloter lima asal Bengkong Batam dan kloter pertama yang berasal dari Tanjungbalai Karimun.

Baca Juga: Ini Temuan Ombudsman Kepri Saat Tinjau Proses Daftar Ulang di SMAN 3 dan SMAN 15 Kota Batam

“Setelah acara serah terima, jemaah asal Batam akan dijemput oleh pemerintah dan keluarganya masing-masing,” tuturnya.

Riadul menyebutkan, proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023 M saat ini telah memasuki fase pemulangan para jemaah gelombang pertama ke tanah air. Proses ini berlangsung secara bertahap mulai dari 4 sampai 18 Juli 2023.

Seluruh jemaah haji gelombang pertama ini akan diterbangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah menuju daerah asal masing-masing.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan BP Batam Menyesuaikan Tarif Bongkar Muat Peti Kemas

Selain kloter BTH 1, di hari yang sama juga akan diterbangkan kloter BTH 2 dan BTH 3. Kloter BTH 2, berangkat sekitar pukul 13.25 WAS dan direncanakan tiba di Batam Rabu (5/7) sekitar pukul 04.55 WIB dan kloter BTH 3 berangkat dari Jeddah pukul 23.10 WAS dan direncanakan tiba di Kota Batam Rabu (5/7) pukul 14.40 WIB.

“Lalu untuk kloter BTH 4 dan BTH 5 dilanjutkan berangkat dari tanah suci pada Rabu 5 Juli, ” tambahnya.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subhan Cholid, proses kepulangan jamaah haji Indonesia sudah mulai berlangsung pada 4 Juli 2023. Ada sejumlah ketentuan terkait barang bawaan yang harus dipahami jamaah haji.

Baca Juga: Tidak Diterima di SMAN 1 dan SMAN 3? Ini SMA Negeri Terdekat yang Juga Bagus di Batam

Jamaah haji yang berangkat pada gelombang pertama mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Mereka akan pulang dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Sedangkan jamaah gelombang kedua yang mendarat di Jeddah, termasuk 13 kloter kuota tambahan yang mendarat di Madinah, akan pulang melalui Bandara AMAA Madinah.

Pemulangan jamaah haji dilakukan setelah mereka menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

PDIP Akan Umumkan Bakal Cawapres untuk Ganjar pada September 2023

0
Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo membaca naskah ‘Dedication of Life’ Bung Karno pada acara puncak peringatan Bulan Bung Karno di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. (Istimewa)

batampos – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya masih menggodok sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Ganjar Pranowo hingga akhir Agustus 2023. Rencananya, sosok cawapres tersebut akan diumumkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada September 2023.

“Bulan Juli, Agustus, akan menjadi momentum penggodokan dan kemudian akan dicari perpaduan terbaik, tetapi juga melihat aspek-aspek elektoral. Sehingga kesatupaduan dwitunggal kepemimpinan Pak Ganjar dengan wakilnya nanti yang akan mendampingi dipastikan mendapatkan dukungan terbesar dari rakyat Indonesia sehingga dapat memenangkan pemilu,” kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (5/7).
Hasto mengungkapkan, setelah penggodokan selesai pada September 2023 bakal cawapres akan diumumkan. Tentunya, lanjut Hasto, setelah berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh partai politik pengusung Ganjar.
Hasto menuturkan, PDIP menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan pendamping Ganjar Pranowo. Pasalnya, sosok cawapres perlu dipertimbangkan dengan matang.
“September tentu saja ini kewenangan dari Ibu Ketua Umum mengumumkan calon dari wakil presiden yang tentu saja setelah berkoordinasi dengan seluruh ketua umum partai politik yang mengusung Ganjar dan juga dengan bapak Presiden Jokowi,” pungkas Hasto. (*)
Reporter: JP Group

Belum Lengkap, Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Dugaan Korupsi Pelabuhan Dompak 

0
Kondisi Pelabuhan Dompak. Pelabuhan ini salah satu pelabuhan yang mangkrak. Foto; Yusnadi Nazaar/Batam Pos
Kondisi Pelabuhan Dompak. Pelabuhan ini salah satu pelabuhan yang mangkrak. Foto; Yusnadi Nazaar/Batam Pos
batampos– Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mengembalikan berkas kasus korupsi pelabuhan Dompak Tahap VI kepada Polresta Tanjungpinang.
Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang Dedek Syumarta Suir menerangkan, dari dua SPDP tersangka yang dikirimkan penyidik Polresta Tanjungpinang, hanya satu berkas tersangka yang dilimpah ke Jaksa.
“Setelah ditelaah Jaksa peneliti, berkas perkara atas nama tersangka H itu belum lengkap dan kemudian dikembalikan ke penyidik Polresta,” katanya.
Sejumlah petunjuk jaksa kepada penyidik yaitu menyangkut masalah kekurangan saksi, kelengkapan dokumen serta materi lainnya yang dibutuhkan Jaksa dalam penuntutan.
“Sementara satu berkas tersangka lainnya hingga saat ini belum dilimpahkan penyidik,” sebutnya.
Sebelumnya diketahui, Polresta Tanjungpinang menetapkan dua tersangka kasus korupsi Proyek Pembangunan Pelabuhan Dompak Tahap VI. Dalam kasus ini negara mengalami kerugian sebesar Rp 35,9 miliar. (*)
reporter: yusnadi

Dinas Perhubungan Kepri Dukung Penuh Taksi Online Masuk di Bandara Internasional Hang Nadim

0
Taksi di Bandara Hang Nadim Batam.
Taksi saat menunggu penumpang yang baru tiba di pintu kedatangan Bandara Hang Nadim Batam,, Minggu (8/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri mendukung penuh rencana masuknya taksi online di Bandara Internasional Hang Nadim.

Kadishub Provinsi Kepri, Junaidi, mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana masuknya transportasi berbasis aplikasi atau online di Bandara Hang Nadim Batam.

Namun, ia mengatakan, pihaknya tidak bisa masuk terlalu dalam terkait hal tersebut. Karena itu merupakan bisnis dan ranah dari pengelola Bandara Hang Nadim Batam, yakni PT Bandara Internasional Batam (BIB).

Baca Juga: BP Batam Terima Kunjungan Duta Besar Uni Eropa

“Kalau terkait dengan bisnis, kita tidak bisa masuk ke dalam ranah itu. Itu masing-masing aplikator berkoordinasi langsung dengan pihak penyelenggara bandara, yaitu BIB. Disitulah mereka berdiskusi nanti,” kata Junaidi, Selasa (4/7/2023).

Junaidi mencontohkan, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, dalam penyelenggaraan taksi online di Bandara.

Ia mengatakan, dulu aplikasi yang ada di sana membuka konter-konter, tapi sekarang konter sudah tidak ada dan masyarakat bisa tetap memesan melalui aplikasi.

Baca Juga: Ini Temuan Ombudsman Kepri Saat Tinjau Proses Daftar Ulang di SMAN 3 dan SMAN 15 Kota Batam

“Dulu itu ada untuk sosialiasi (taksi online), tapi karena sudah selesai sosialisasinya makanya konternya ditiadakan. Meminimalisir ruang. Tapi tetap mereka (aplikator) berhubungan dengan Angkasa Pura II,” kata dia.

Sementara itu, terkait permintaan blok area akan dibahas lebih lanjut ke depannya. Sebab lagi-lagi itu wewenang antara aplikator dan pihak penyelengara Bandara.

“Nanti akan dibahas lebih lanjut terkait blok area. Cengkareng juga gitu (blok area). Intinya kita dukung penuh ini, menuju transformasi digital,” kata dia.(*)

Reporter: Azis Maulana

Konferensi Internasional TVET, Tonggak Sejarah Transformasi Pendidikan Vokasi di ASEAN

0

 

batampos – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi menghelat Konferensi Internasional Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (Technical and Vocational Education and Training, TVET). Konferensi internasional ini digelar di Hotel Batam Marriott Harbour Bay, Batam, 3-5 Juli.

Mengusung tema ‘Collaborative Framework on TVET Reformation in Encouraging Innovation through Collaboration Between TVET and Business Entity/Industry’, konferensi ini mempertemukan para pendidik, pakar industri, dan pembuat kebijakan dari 10 negara di Kawasan The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan satu perwakilan negara untuk mengeksplorasi kekuatan transformatif dari penguatan citra di bidang pendidikan dan pelatihan vokasi, sekaligus mendorong kolaborasi dan inovasi antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Konferensi internasional ini diikuti oleh peserta yang merupakan perwakilan tujuh negara ASEAN, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Myanmar, Kamboja, Vietnam, dan satu negara perwakilan, Timor Leste.

Kiki Yuliati
Dirjen Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati

“Kolaborasi antara TVET dan industri bisnis harus saling menguntungkan dan berkelanjutan,” tutur Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, dalam sambutannya di hadapan sekitar 100 peserta konferensi, Selasa (4/7).

Kiki mengatakan, hal tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia dan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, Kemendikbudristek telah menerapkan kebijakan Merdeka Belajar. “Di dalam kerangka kebijakan Merdeka Belajar, Kemendikbudristek menggulirkan program dana padanan (matching fund) dan peraturan tentang pengurangan pajak super untuk mendorong DUDI leluasa berkolaborasi dengan satuan pendidikan vokasi,” urainya.

“Lewat konferensi ini, kiranya terbentuk rekomendasi bersama antarnegara ASEAN mengenai pengakuan dan kesetaraan atas kompetensi lulusan pendidikan vokasi. Mengingat tidak dapat dipungkiri era globalisasi semakin berkembang yang memicu mobilisasi orang antarnegara tanpa batas. Dengan demikian, ASEAN akan semakin maju,” tegasnya.

Kiki juga menjelaskan bahwa Batam dipilih sebagai tuan rumah gelaran karena cocok menjadi model yang representatif dari kerja sama atau kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dengan industri. Contohnya di Politeknik Negeri Batam.

“Batam selama ini sudah berjalan kolaborasi antara pendidikan vokasi dan bisnis-industri. Pertumbuhan ekonomi Batam sangat signifikan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, menyampaikan bahwa tantangan yang besar justru dapat menjadi peluang untuk mewujudkan pendidikan vokasi yang lebih berkualitas. “Terdapat tiga aspek untuk memastikan bahwa pendidikan vokasi responsif terhadap tuntutan industri, yaitu kurikulum, pembelajaran, dan sumber daya manusia. Indonesia sebagai salah satu negara ASEAN siap untuk meningkatkan kolaborasi dengan industri khususnya dalam bidang pendidikan vokasi,” imbuh Suharti.

Sedangkan Asisten I Provinsi Kepri Arif Fadillah menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kota Batam sebagai tempat penyelenggaraan konferensi. “Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu pintu masuk negara ASEAN yang juga memiliki kawasan industri terbanyak di Indonesia,” jelas Arif.

“Selain itu, kualitas pendidikan juga semakin membaik di Provinsi Kepri. Indeks Pendidikan tahun 2021 Provinsi Kepri menempati urutan keempat dari 34 provinsi se-Indonesia. Rata-rata lama sekolah di Provinsi Kepri tahun 2022 yaitu 10,37 yang semula dari tahun 2021 adalah 10,18, terdapat peningkatan 0,19 poin,” terangnya.

Selanjutnya, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Uuf Brajawidagda, mengatakan pihaknya mendorong peserta untuk saling belajar dan saling berbagi prakti. “Baik pendidikan dunia vokasi di negara masing-masing, untuk selanjutnya memperkaya hasil rekomendasi konferensi,” ucapnya.

Acara pembukaan konferensi ditandai dengan pemukulan alat musik khas Provinsi Kepri, kompang yang dilakukan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi; Sekretaris Daerah Provinsi Kepri; Pimpinan Delegasi Brunei Darussalam, Wei Keh Chin; Pimpinan Delegasi Kamboja, Janine Seng; Pimpinan Delegasi Indonesia, Saryadi; Pimpinan Delegasi Laos, Thongsa Inthavong; Pimpinan Delegasi Malaysia, Asnizah Binti Sahekhaini; Pimpinan Delegasi Singapura, Pratima Majal; Pimpinan Delegasi Vietnam, Nguyen Nhan Tuan; dan perwakilan ASEAN Sekretariat, Amalia Serrano.

dirjen vokasiDi sela konferensi, peserta diajak untuk menyaksikan hasil karya satuan pendidikan vokasi di Batam lewat stan pameran dari SMKN 1 Batam, SMKN 2 Batam, SMKN 6 Batam, SMKS Muhammadiyah Batam, dan SMKS Kartini Batam.

Dalam konferensi ini SMKN 1 Batam menampilkan mesin pneumatik, yaitu mesin yang menggunakan tekanan udara yang dinaikkan oleh kompresor udara sehingga mampu menggerakkan alat-alat industri. SMKN 2 Batam menampilkan produksi pangan berkelanjutan. SMKN 6 Batam menampilkan mesin komputer kontrol numerik yang digunakan dalam proses manufaktur yang biasanya menggunakan kontrol terkomputerisasi dan peralatan mesin.

Sementara itu, SMKS Muhammadiyah Batam menampilkan mesin simulator stamping dan SMKS Kartini Batam yang menampilkan produk-produk desain komunikasi visual. Selain pameran dari satuan pendidikan, ada juga pameran dari perwakilan industri, yaitu Lab Tech yang menampilkan desain dan produksi sistem pelatihan teknologi. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri