Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5258

dr Rusdani MKKK, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Kepri

0
Figur Pak Rusdani Ketua IDI Kepri Senin 10 Juli 2023 F Pribadi 1
dr Rusdani, Ketua IDI Kepri, Senin 10 Juli 2023 F Pribadi (1)

Dokter Tidak Anti Investasi

ORGANISASI Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  termasuk lembaga yang relatif tua. Didirikan pada 24 Oktober 1950, atau 72 tahun silam. Dunia kesehatan salah satu tempat bagi masyarakat mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan. Banyak harapan dan kendala yang terjadi dan dihadapi IDI di tingkat Kepri ataupun nasional.

BACA JUGA: H Henry Minit, Pembina Yayasan Harapan Bunda Batam  

Lantas, bagaimana pandangan dr Rusdani MKKK yang menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Kepri selama dua periode yaitu 2017-2020 dan 2020-2023 itu, tentang dunia kedokteran saat ini? Berikut wawancara redaktur Batam Pos, Suprizal Tanjung dengan Rusnadi di Batam Kota, Senin (10/7/2023).

BACA JUGA: Ns Didi Yunaspi MKep, Wakil Rektor IKMB Batam

Dokter salah satu profesi yang disorot masyarakat?   

Pasti. Pekerjaan apapun pasti dinilai dan disorot oleh masyarakat. Itu kita sadari. Mulai ada oknum dokter yang terlambat datang atau  kurang ramah. Itu sudah kita tegur. Dimana-mana oknum seperti itu pasti ada. Namun, tantangan paling besar yang menjadi tugas berat bagi dokter masa depan adalah permasalahan kesehatan yang semakin mengglobal dan semakin kompleks serta tuntutan akan tanggung jawab profesi seorang dokter yang semakin besar.

BACA JUGA: Lisa Yulia SS, Ketua DPD Praktisi Maritim Indonesia (Pramarin) Kepri  

Ada masukan untuk Fakultas Kedokteran (FK) dan calon mahasiswa kedokteran saat ini?

Beberapa fakta yang dihadapi dimasa saat ini adalah animo calon mahasiswa untuk masuk FK sangat tinggi. Hal tersebut akan memberikan dampak positif dan negatif. eminat mahasiswa untuk mahasiswa FK di Kepri sangat tinggi, terbukti dengan banyaknya gelombang yang dibuka saat pendaftaran mahasiswa baru pasti kuotaya penuh, hal tersebut di satu sisi memberikan dampak positif seperti kita menjadi memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan bibit-bibit yang luar biasa, tapi disisi lain uang untuk kuliah di FK juga tidak murah bagi sebagian orang.

Selain hal tersebut, masih banyak ditemukan di masyarakat termasuk di Kepri, memandang kesuksesan profesi dokter diukur pada keberhasilan finansial, padahal sebetulnya lebih dari itu. Dokter yang sukses adalah yang sebenar-benarnya dapat bermanfaat bagi orang lain..

Dari fakta-fakta tadi, ada beberapa hal perlu dilakukan institusi pendidikan yang menyediakan FK. Pertama, agar memilih mahasiswa yang memang panggilannya sebagai seorang pelayan publik, selain potensi akademiknya. Kedua, upayakan biaya masuk FK terjangkau bagi semua kalangan. Ketiga, membuat sistem pendidikan FK yang sarat mengajarkan upaya-upaya altruism (inat yang tidak mementingkan diri sendiri untuk menolong orang lain, red), misalkan perbanyak kegiatan yang sifatnya kerelawanan untuk menanamkan jiwa tentang makna hidup. Keempat, perlu memperbanyak dokter teladan yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai disiplin dan etika kedokteran.

Tantangan dokter ke depan apa saja?

Bagi tenaga kesehatan arus globalisasi yang semakin cepat bukan menjadi satu-satunya tantangan. Tenaga kesehatan Indonesia juga menghadapi tantangan internal dimana di era 5.0 tantangan berupa penekanan pada kualitas akhlak, moralitas, dan kompetensi tenaga kesehatan itu sendiri. Di Era ini dipahami menjadi era peradaban manusia dan teknologi digital tanpa menghilangkan jati diri manusia  yang sesungguhnya. Konsep di mana masyarakat wajib  memanusiakan manusia dengan teknologi. Saya yakin tenaga kesehatan sadar dan bahkan sudah menerapkan hal tersebut.

Yang lain?

Ya. Pada saat ini kita sudah melewati badai besar yakni pandemi Covid-19 selama beberapa tahun penuh, lalu mulai beralih menjadi endemi. Tetapi bagi kalangan kesehatan, hal itu belum selesai. Kita diterjang lagi badai sekarang dengan cobaan yang tak kalah beratnya yakni RUU Omnibuslaw, dimana RUU ini tidak ada satupun perlindungan bagi tenaga medis khususnya dokter dan yang tak kalah pentingnya akan merusak smua tatanan yang telah ada saat ini yakni fungsi dari organisasi profesi.

Mudah-mudahan perjuangan kami bersama dengan organisasi profesi yang lainya dapat membuahkan hasil sehingga RUU ini dapat ditarik dan dikaji ulang bersama stakeholder terkait

Masalahnya RUU Kesehatan Omnibuslaw ini apa?

Dunia kesehatan sedikit terguncang dengan adanya RUU Kesehatan Omnibuslaw. Saat ini, UU yang selama ini masih eksis dan relevan akan otomatis dihapus dengan adanya RUU ini. RUU ini sudah dikaji oleh team hukum PB IDI  dan hasilnya RUU ini masih banyak yang harus diperbaiki. Karena lebih condong kepada investasi daripada menyelesaikan masalah kesehatan di Indonesia. Tentunya kita tidak anti investasi dengan adanya investasi kesehatan yang tepat guna akan kita dukung sepenuhnya.

Dengan dalih transformasi kesehatan untuk masyarakat dan tenaga kesehatan, RUU ini ini hanya akan memecah belah antar sesama tenaga kesehatan dan akan merugikan masyarakat. Dihapuskanya syarat rekomendasi dan nama IDI dalam RUU Omnibuslaw maka tidak ada Organisasi Profesi (OP) dokter yang tunggal sehingga akan banyak timbul OP lain yang pasti akan menyebabkan tenaga kesehatan pecah. Sehingga jika ada pelanggaran etik dan diputuskan dokter tersebut bersalah dan diberi sangsi, sangat gampang dokter tersebut keluar dari OP tersebut dan bisa saja membuat OP yang baru sehingga dia tetap berpraktek sehingga ini akan merugikan masyarakat tentunya.

Semua upaya sudah kita lakukan baik menyuarakan pendapat didepan umum bersama empat OP lain maupun jalur diplomasi kepada partai di Komisi 9 DPR RO. Dan hasil dari rapat panja Komisi 9 ada 2 fraksi yang setuju dengan perjuangan kita bersama dan 7 fraksi lainya setuju melanjutkan ke paripurna. Kami berdoa agar RUU ni tidak lanjut sehingga dan dapat didalami, dipelajari dan didiskusikan lagi. Sehingga nantiknya RUU ini akan selaras dengan semua stakeholder yang terkait.

Hal lain yang menjadi pemikiran IDI Kepri?

Ini juga perlu saya sampaikan. Seperti yang kita ketahui bersama Perhimpunan Dokter Spesialis (PDS) Patologi Klinik Kedokteran Laboratorium (Patklin) Indonesia memiliki peran sangat penting dalam dunia medis. Lembaga ini merupakan salah satu garda depan dalam memberikan diagnosa akurat dan informasi penting untuk pengelolaan suatu penyakit. Melalui penelitian, pematauan, kualitas dan penerapan teknologi terkini sangat berperan meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium Indonesia.

Namun, dengan kekuatan yang datang dari kepemimpinan baru, saya mengajak semua tim di Patklin untuk melihat kedepan. Mari kita terus berinovasi, update pengetahuan dan mengikuti perkembangan teknologi dan metodologi terbaru. Serta meningkatkan kualitas dan akurasi hasil diagnostik. Dunia medis terus berkembang, dan kita harus siap menghadapi tantangan baru yang mungkin muncul.

Saya juga ingin mengajak agar kita memperkuat kolaborasi dan kemitraan dalam organisasi ini. Bersama-sama kita dapat membangun jaringan yang kuat dan saling mendukung. Mari kita tingkatkan komunikasi dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta bekerja sama untuk memajukan ilmu patologi klinik dan kedokteran laboratorim.

Intinya, marilah kita berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemko Pemkab se-Kepri, Pemprov Kepri, pengusha, rumah sakit, puskesmas dan lainnya untuk membangun organisasi

Persatuan Dokter Spesialis (PDSP) yang lebih baik, dan mengembangkan bidang Patklin,

Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI), Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia dan disingkat (PABI)  dan lainnya.

Saya yakin, dengan semangat dan dedikasi PDSP khususnya di Kepri, dokter akan semakin dikenal dicintai masyarakat. (*)  

Biografi

Nama: dr Rusdani MKKK

Tempat Lahir: Palembang, 11 Juni 1964.

Alamat: Patam Lestasi, Sekupang.

Reporter: Suprizal Tanjung

Hentikan Dominasi Djokovic, Alcaraz Juarai Wimbledon

0
Carlos Alcaraz mengangkat trofi Wimbledon usai mengalahkan Novak Djokovic di final. (Glyn KIRK / AFP)

batampos – Baru beberapa pekan lalu, Carlos Alcaraz berujar bahwa dia bakal menjuarai Wimbledon setidaknya sekali sepanjang karirnya.

Dan, tak butuh waktu lama untuk mewujudkannya. Dinihari tadi, petenis muda Spanyol itu sukses mengangkat trofi di grand slam tertua itu usai menundukkan Novak Djokovic di final.

Laga puncak itu berlangsung hingga 4 jam 42 menit, karena harus melewati rubber set. Alcaraz menang 1-6, 7-6 (6), 6-1, 3-6, 6-4.

Gelar itu sekaligus menghentikan dominasi Djokovic yang sudah menjuarai Wimbledon tujuh kali. Juga menunda Nole-sapaannya- meraih gelar mayor-nya yang ke-24, atau terbanyak sepanjang masa.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Raih Podium ke-100 Selama Kariernya

Nole juga gagal menyamai rekor Roger Federer yang sudah 8 kali menjuarai Wimbledon.

Final ini adalah pertemuan dua bintang terbaik berbeda generasi. Jarak usia Djokovic dan Alcaraz terpaut 16 tahun. Djokovic 36, sedangkan Alcaraz baru 20 tahun.

Bagi Alcaraz, ini adalah gelar grand slam keduanya. Alcaraz memenangkan gelar slam perdananya di AS Terbuka musim lalu.

“Saya meraihnya untuk diri saya sendiri, bukan untuk generasi tenis,” kata Alcaraz. “(Tapi) mengalahkan Novak dalam kondisi terbaiknya, membuat sejarah, menjadi orang yang mengalahkannya setelah 10 tahun tak terkalahkan di lapangan rumput, sangat luar biasa bagi saya,” ujar Alcaraz dlansir Independent.

“Ini adalah momen paling membahagiakan dalam hidup saya. Saya pikir ini akan bertahan untuk waktu yang lama dalam pikirian saya. Mengalahkan Novak, memenangkan Wimbledon, adalah sesuatu yang saya impikan sejak saya mulai bermain tenis.” (*)

 

Reporter: JPGroup

Bertambah 3, Jemaah Haji dari Debarkasi Batam yang Meninggal Jadi 43 Orang

0
Haji 2 F Cecep Mulyana e1688618936979
Jemaah haji kloter tiga embarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Rabu (5/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jemaah haji asal Debarkasi Hang Nadim Batam yang meninggal di Tanah Suci bertambah tiga orang hingga Minggu (16/7). Ketiga jemaah haji yang meninggal tersebut berasal dari Kloter 15 dan 33 berasal Riau serta Kloter 33 asal Jambi.

Kepala Seksi Haji Batam, Syahbudi mengatakan, bahwa tambahan 3 orang tambahan jemaah haji dari Debarkasi Hang Nadim Batam meninggal dunia di Mekkah, sehingga total ada 43 jemaah haji Debarkasi Hang Nadim yang meninggal dunia.

Ada pun ketiga jemaah tersebut bernama Pangat Muntalib Abdullah, 72, dan Raja Ristian, 55, asal Provinsi Riau serta seorang haji asal Jambi atas nama Fatimah Wiryo Kromo berusia 90, dan meninggal dunia pada 13 Juli 2023 di Rumah Sakit Arab Saudi.

Baca Juga: SMAN 3 Batam pun Buka Kelas Online

“Berdasarkan data yang kami rekap dan yang terbaru ada tiga orang jemaah meninggal di Mekkah,” katanya, Senin (17/7).

Menurut data PPIH Debarkasi Batam, ketiga jemaah ini mengidap sakit cardiogenic shock atau masalah kesehatan yang datang secara tiba-tiba dan bisa mengancam jiwa dan septic shock atau infeksi luas yang menyebabkan kegagalan organ serta tekanan darah yang sangat rendah.

“Tiga jemaah haji meninggal dunia di Mekkah ini kemudian akan dimakamkan di Pemakaman Sharae,” ungkap Syahbudi.

Diketahui, dari 43 orang haji yang wafat tersebut, terdapat tiga orang haji diantaranya yang meninggal dunia di Kota Batam, yaitu seorang jemaah asal Kepri dan dua jemaah haji asal Riau.

Baca Juga: Penambahan Rombel Bukan Solusi, Malah Menyalahi Aturan

Jemaah haji yang meninggal dunia di Batam, dimakamkan di daerahnya masing-masing. Sementara jamaah meninggal di Mekkah seluruhnya dimakamkan di Pemakaman Share.

Berdasarkan data yang disampaikan PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam, jamaah haji yang meninggal dunia didominasi dengan mengidap penyakit cardiovascular diseases atau kondisi jantung yang mencakup pembuluh yang sakit, masalah struktur, dan pembekuan darah.

Secara rinci, adapun penyakit yang mengidap pada jamaah haji diantaranya respiratory diseases atau penyakit pernapasan kronis, unintentional injuries (kecelakaan peristiwa yang terjadi secara tidak sengaja), dan shock hypovolemic atau etidakmampuan jantung memasok darah yang cukup ke tubuh akibat adanya kekurangan volume darah. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Reshuffle Wamenag, Zainut Tauhid Diganti Kolega sesama dari PPP

0
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi (Dok.Hilmi/Jawa Pos)

batampos – Kocok ulang (reshuffle) menteri dan wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju juga terjadi di posisi wakil menteri agama (wamenag). Zainut Tauhid yang sebelumnya menjabat wamenag diganti kolega yang sesama kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yakni Saiful Rahmat Dasuki.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, alasan mengganti Wamenag karena ada permintaan dari PPP. Sebab, sebelumnya jabatan wamenag memang dijabat oleh politikus PPP. “Oh itu ada permintaan dari partai,” kata Jokowi usai pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7).

Zainut Tauhid merupakan Anggota Majelis Kehormatan DPP PPP. Zainut diketahui maju sebagai bakal caleg PPP pada Pemilu 2024.

Pengganti Zainut sebagai Wamenag adalah Saiful Rahmat Dasuki yang kini menjabat sebagai ketua DPW PPP DKI Jakarta.

Selain itu, dalam reshuffle kabinet kali ini Presiden Jokowi melantik ketua umum relawan Pro Joko Widodo (Projo) Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Selain itu ada pelantikan untuk lima wakil menteri untuk sisa masa jabatan periode 2019-2024. Selain wamenag ada juga Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Pahala Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri, Rosan Roeslani sebagai Wakil Menteri BUMN, dan Paiman Raharjo menjadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).

Reporter: JP Group

Polisi Temukan Ladang Ganja 1,5 Hektare di Kabupaten Rejang Lebong

0
Ladang ganja temuan Dit Resnarkoba Polda Bengkulu di Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Senin, (17/7/2023). ANTARA/HO-Polda Bengkulu

batampos – Aparat Kepolisian Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektare di wilayah Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Senin pagi.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Bengkulu AKBP Tonny Kurniawan dalam keterangan di Rejang Lebong, Senin mengatakan, pengungkapan ladang ganja tersebut dilakukan oleh Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu dalam wilayah Desa Dusun Baru, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong.

“Ladang ganja seluas 1,5 hektare ini ditemukan pada hari Senin tanggal 17 Juli 2023 sekitar pukul 05.30 WIB,” kata dia.

Dia menjelaskan tanaman ganja tersebut ditanam di antara tanaman kopi yang jumlahnya mencapai ratusan batang. Tanaman ini diperkirakan telah berumur empat hingga delapan bulan, dengan ketinggian rata-rata 1,5 meter sampai empat meter.

Ia mengatakan petugas di lapangan selain menemukan ratusan batang tanaman ganja siap panen juga mengamankan seorang tersangka berinisial Ar (48) warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang.

Kronologis penemuan ladang ganja seluas 1,5 hektare itu, kata dia, bermula adanya laporan dari masyarakat yang disampaikan kepada personel Subdit 1 Resnarkoba Polda Bengkulu bahwa di Dusun Baru, Kecamatan Binduriang ada warga yang menanam narkotika jenis ganja.

“Petugas yang menerima laporan tersebut menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pagi hari ini(Senin,17/7)dilakukan pengamanan lokasi serta diamankan seorang tersangkanya,” terang dia.

Menurut dia, tersangka yang diamankan di lokasi ladang ganja berinisial Ar tersebut dihadapan petugas mengaku hanya menjadi penjaga kebun dan mendapatkan upah Rp100.000 per malam.

Sejauh ini pihaknya masih di lapangan guna mengamankan barang bukti dan tersangka, serta mencari tersangka lainnya. (*)

Reporter: Antara

Pelindo Tanjungpinang Naikkan Tarif Pas Pelabuhan Hingga 50 Persen

0

 

batampos – PT Pelindo (Persero) Regional I Cabang Tanjungpinang akan memberlakukan penyesuaian tarif pas atau tiket masuk di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang mulai 1 Agustus 2023.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Pelindo Tanjungpinang akan naikkan tarif pas di pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Tarif baru ini naik sebesar 50 persen, dari Rp 10 ribu per orang menjadi Rp 15 ribu untuk calon penumpang domestik.

Sementara untuk calon penumpang internasional bagi warga negara indonesia (WNI) Rp 75 ribu dan warga negara asing (WNA) Rp 100 ribu per orang.

General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 1 Cabang Tanjungpinang, Darwis mengatakan penyesuaian tarif pas baru tersebut tentu diiringi dengan peningkatan pelayanan pihak pelabuhan.

Tarif yang berlaku saat ini, kata Darwis sudah berlangsung sejak 5 tahun yang lalu. Dimana dengan durasi selama itu sudah bisa dilakukan tiga kali penyesuaian.

“Masyarakat harus tahu, tarif yang berlaku sekarang sudah berjalan 5 tahun, seharusnya kita sudah bisa lakukan penyesuaian 3 kali,” kata Darwis, Senin (17/7).

Dikatakan Darwis, alasan lain penyesuaian tarif ini karena peningkatan inflasi yang terjadi sejak 2017 lalu, kemudian kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan bebas operasional serta peningkatan pelayanan yang berkesinambungan. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Declan Rice, Dari Pemain Buangan Jadi Pemain Termahal di Inggris

0
Declan Rice berbalut seragam Arsenal. (Instagram @espnuk)

batampos – Declan Rice baru-baru ini telah menasbihkan diri sebagai pemain termahal di Inggris Raya usai resmi bergabung dengan Arsenal.

Diketahui, Declan Rice diboyong oleh Arsenal dari West Ham United dengan biaya sebesar 105 juta Pounds (Rp 2 triliun) dan ia dikontrak selama 5 musim oleh klub asal London Utara itu.

Kehadiran Rice di lini tengah Arsenal diproyeksikan sebagai suksesor Granit Xhaka yang memutuskan untuk hengkang ke Bayer Leverkusen pada musim panas ini.

Namun, jauh sebelum Declan Rice dinobatkan sebagai pemain termahal di Inggris, ternyata karier sepakbola pemain berusia 24 tahun itu ternyata tidak berjalan mulus.

Baca Juga: Resmi Berlabuh di Arsenal, Declan Rice Rekrutan Termahal

Rice yang pernah menimba ilmu di akademi Chelsea ternyata sempat mengalami titik terendahnya sebagai pesepakbola.

Ya, gelandang berpostur 188cm itu sempat berpikir bahwa karier sepakbolanya akan berakhir ketika ia dilepas oleh Chelsea pada usia 14 tahun.

Padahal ia merupakan salah satu pemain yang paling menonjol di akademi Chelsea, yang mana membuatnya mendapatkan kontrak junior bersama The Blues.

Akan tetapi, suatu ketika Chelsea berbicara kepada ayahnya dan berkata bahwa klub memutuskan untuk melepasnya.

Baca Juga: Bursa Transfer dalam Sepekan Terakhir, Arsenal Paling Agresif

Hal itu tentunya membuat Rice merasa terpukul dan berpikir bahwa impiannya untuk menjadi pesepakbola selesai ketika usianya masih remaja.

“Itu tidak diharapkan sama sekali, itu semua yang pernah saya ketahui sebagai seorang anak, itu adalah seluruh hidup saya, pergi ke sana, pelatihan, teman-teman yang saya temui. Saya merasa seperti itu, saya patah hati, saya ingat ayah saya pulang dan memberi tahu saya bahwa itu dia,” ujar Declan Rice ketika disinggung soal ia dilepas oleh Chelsea sebagaimana yang JawaPos lansir dari Instagram @espnuk pada Minggu (16/7).

Kendati begitu, karier sepakbola Declan Rice diselamatkan oleh West Ham United, yang mana ia bergabung dengan The Hammers pada tahun 2014 silam.

“saya patah hati tetapi saya perlu menendang dan bekerja keras lagi,” ujar Declan Rice.

Bersama West Ham United, ia melakoni debut seniornya pada pertandingan terakhir Liga Inggris melawan Burnley pada musim 2016/17 lalu, ketika ia berusia 18 tahun.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Raih Podium ke-100 Selama Kariernya

Ia pun menjelma sebagai salah satu pemain kunci di lini tengah West Ham United, berkat performa impresifnya bersama The Hammers, ia dipercaya sebagai wakil kapten Mark Noble pada musim 2020/21.

Sebelum akhirnya ia dipercaya sebagai kapten tim besutan David Moyes itu pada musim 2022/23, selepas legenda The Hammers Mark Noble pensiun.

Selama kariernya di West Ham United, Declan Rice telah memainkan 245 pertandingan dan telah mencetak 15 gol serta 13 assist untuk klub yang bermarkas di London Stadium itu.

Pada musim 2022/23, Declan Rice juga tetap menunjukkan performa impresif secara individu meskipun klub London Timur itu terpuruk di Liga Inggris.

Meskipun terseok-seok di Liga Inggris, Rice berhasil membantu West Ham United memenangkan Liga Konferensi Eropa usai mengalahkan Fiorentina di final.

Hal tersebut menjadikan Rice menjadi kapten pertama West Ham United yang memenangkan trofi Eropa sejak terakhir kali Bobby Moore mengangkat Piala Winners pada tahun 1965 silam. (*)

 

Reporter: JPGroup

Tak Mau Makan dan Minum Obat, Lukas Enembe Dilarikan ke RSPAD Sejak Minggu Malam

0
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur Papua Lukas Enembe menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan sela oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/6/2023). Majelis Hakim menolak eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

batampos – Gubernur Papua Lukas Enembe dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (16/7) malam. Lukas Enembe tidak mau makan dan minum yang mengakibatkan kondisi kesehatannya menurun.

“Informasi yang kami terima, kondisi kesehatannya menurun karena yang bersangkutan tidak mau makan dan minum obat dari dokter,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (17/7).
Ali menjelaskan, dokter KPK sudah merekomendasikan Lukas untuk dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto sejak Sabtu (15/7). Namun, Lukas menolaknya.
“Dokter KPK sejak Sabtu sudah merekomendasikan agar dirujuk ke RSPAD, namun yang bersangkutan menolak,” ucap Ali.
Pihak dari KPK kemudian menghubungi tim kuasa hukum Lukas dan keluarganya untuk bisa membujuk Lukas. Setelah itu, Lukas bersedia dibawa ke rumah sakit.
Oleh karena itu, KPK meminta Lukas bersikap kooperatif dan disiplin mengkonsumsi obat sesuai arahan dokter, agar proses hukum yang menjeratnya berjalan lancar.
“Ke depan kami berharap yang bersangkutan dapat kooperatif dan disiplin mengkonsumsi obat dan mengikuti saran dokter demi kesehatan dan kelancaran proses persidangannya,” tegas Ali.
Sementara itu, tim kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona menyebut kondisi kesehatan kliennya memburuk sejak Sabtu lalu. Namun, Lukas baru dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto pada Minggu malam.
Menurut Petrus, Lukas mengalami gejala mual, pusing, dan sudah dua hari tidak bisa makan. “Sudah dua hari enggak makan minum, informasi dari sesama tahanan saja sangat mengkhawatirkan,” pungkas Petrus.
Sebagaimana diketahui, Lukas Enembe saat ini tengah menjalani persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Selain itu, Lukas juga sedang menjalani penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). (*)
Reporter: JP Group

 

SMAN 3 Batam pun Buka Kelas Online

0
image1 scaled e1688379827810
Ilustrasi: Puluhan orang tua calon siswa kembali mendatangi SMAN 3 Batam, Senin (3/7). F.Azis Maulana

batampos – SMAN 3 Batam akhirnya mengakomodir siswa-siswa yang berharap masuk ke sekolah tersebut. Kendati ruang kelas dan tenaga pengajar yang terbatas sehingga pihak sekolah membuka sistem pembelajaran secara online.

“Kemarin kami ada rapat dengan Kacabdis, diputuskan untuk hari ini menambah lagi dari jumlah siswa sebelumnya untuk masuk kedalam rombel belajar online. Sebab kondisi sekolah yang tidak memungkinkan untuk ruang kelas. Lalu tenaga kerja yang tidak memadai,” ujar Kepala Sekolah SMAN 3, Silvia Andriyani, kepada Batam Pos, Senin (17/7).

Baca Juga: SMAN 1 Batam Buka Kelas Online, Tampung 257 Siswa Baru

Ia mengakui, hari ini belum mendapatkan jumlah pasti siswa yang mengikuti pembelajaran online, sebab sampai saat ini masih terus bertambah.

“Seharusnya 113 siswa tetapi malah tambah menjadi 130 siswa dan masih didata,” jelasnya.

Sebenarnya jika orang tua siswa mengerti dan peduli dengan kualitas pendidikan anaknya jangan terlalu dipaksakan untuk bisa masuk ke SMAN 3 Batam yang sudah padat.

“Apalagi dengan kondisi kelas yang sudah penuh, kasian anaknya. Pertimbangannya sembari mencari solusi tepat, siswa terpaksa diikuti pembalajaran online dulu. Bila dipaksakan hari ini bisa 60 siswa dalam satu kelas,” kata dia.

Baca Juga: Penambahan Rombel Bukan Solusi, Malah Menyalahi Aturan

Solusi sementara dari Disdik Provinsi Kepri hanya sebatas sekolah secara online. Dan pihak SMAN 3 Batam tentu menunggu kebijakan yang tepat. Kebijakan ini tidak hanya di SMAN 3 Batam, melainkan di sekolah-sekolah lain juga.

“Karena kami yakin Disdik Kepri mempersiapkan kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Harapannya, pelaksanaan PPDB ini sesuai juknis yang telah dikeluarkan oleh Disdik Kepri agar bisa diikuti. Juga kepada orang tua jangan terlalu memaksakan anaknya untuk bisa masuk ke SMAN 3 Batam sebab masih ada opsi sekolah terdekat lainnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana

Jennie BLACKPINK Curhat di Podcast Dua Lipa

0
Jennie BLACKPINK (soompi)

batampos – Jennie BLACKPINK curhat di podcast Dua Lipa. Dalam podcast ‘Dua
Lipa: At Your Service’, Jennie buka suara soal sulitnya menjadi idol.

Di YG Entertainment, Jennie menjadi trainee paling lama yaitu 5 tahun 11 bulan
sebelum akhirnya debut di tahun 2006 bulan Agustus. Jennie bersama tiga Jisoo,
Rosé, dan Lisa debut dalam grup yang Bernama BLACKPINK.

Jennie BLACKPINK membagikan kisah seputar kehidupannya sejak sebelum
menjadi idol hingga menjadi idol korea yang namanya sudah mendunia.

Seperti disiarkan di spotify Jennie berkisah ia pindah dari Korea Selatan ke
Selandia Baru dan belajar di Auckland saat berusia 10 tahun. Selang lima tahun,
ia kembali lagi ke Korea dan bergabung dengan YG Entertainment.

Baca juga: Dibuat dalam 2 Versi, Jung Kook BTS Resmi Rilis Single Solo “Seven”

“Ibuku selalu memiliki keinginan agar aku tidak hanya mengalami budaya dan
negaraku di rumah, tetapi juga berkeliling dunia dan menjadi orang yang bebas
kemanapun aku pergi,” ungkap Jennie BLACKPINK kepada Dua Lipa.

Kesulitannya menjadi idol diungkap Jennie pada menit 17:05 perihal dirinya yang
tidak begitu menyukai menjadi rapper. “Saya ingin berbicara jujur, pada saat
blackpink debut kita merilis 6 lagu dimana dalam semua lagu itu saya melakukan
rap. Saya sempat merasa bingung karena saya sadar bahwa saya ingin menjadi
seorang penyanyi, dan sebenarnya selama ini saya tidak memiliki kesempatan
untuk mengeksplor hal tersebut karena saya diwajibkan menjadi seorang rapper.”

Tidak hanya itu, Jennie menyebutkan bahwa ia sempat frustasi akan posisinya
tersebut. “Situasi ini membuat saya sempat merasa kesal dengan posisi saya
sebagai rapper. Pada saat itu saya berpikir ‘ini bukan diri saya, ini bukan apa yang
saya bayangkan’. Oleh karenanya saya merasa bahwa saya bukan seorang
rapper,” katanya.

Baca juga: Soal Hubungannya dengan V BTS, Jennie BLACKPINK Beri Kode di Instagram

Jennie juga mengakui bahwa pikirannya sering kali menyakitinya, “Saya akan
terus-menerus melukai diri sendiri selama pertunjukan dan kehidupan
dibandingkan dengan gadis-gadis lain,” Tutur Jennie. (*)

Reporter: JPGroup

Play sound