Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5269

Lakalantas yang Libatkan Pelajar Masih Tinggi

0
Lantas e1688825685138
Ditlantas Polda Kepri, Dinas Pendidikan Kepri, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri, menandatangani perjanjian kerja sama terkait integrasi Pelajaran Lalu Lintas, Jumat (7/7). F.Ditlantas Polda Kepri

batampos – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri, bersama Dinas Pendidikan, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri, melakukan perjanjian kerja sama terkait integrasi Pelajaran Lalu Lintas yang akan menjadi kurikulum di setiap tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kepulauan Riau, Jumat (7/7).

“Ini merupakan diseminasi pengintegrasian pendidikan lalu lintas ke dalam salah satu mata pelajaran yang telah ada, yaitu kedalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn),” kata Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, Sabtu (8/7).

Menurutnya, perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan hukum sejak dini dalam berlalu lintas.

“Guna menurunkan pelanggaran lalu lintas dan menurunkan jumlah kejadian serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas untuk pelajar,” kata Tri.

Baca Juga: Marka Jalan di Batam Centre dan Nagoya Dipasang Tahun Depan

Berdasarkan data Ditlantas Polda Kepri, angka kecelakaan di wilayah Kepulauan Riau tahun 2022 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2021. Khususnya kecelakaan kendaraan bermotor yang melibatkan kalangan pelajar.

“Penyebabnya tinggi karena kurangnya pemahaman terkait dengan cara berkendara yang aman dan benar,” kata dia.

Ia mengatakan, seharusnya di tingkat pelajar belum diperbolehkan untuk mengendarai kendaraan bermotor sampai pada umur 17 tahun dan setelah lulus dari uji kompetensi dengan memperoleh Surat Ijin Mengemudi (SIM) berdasarkan Pasal 81 UU No. 22 Tahun 2009 tentang UULAJ pada ayat 2 berbunyi syarat usia ditentukan paling rendah berumur 17 Tahun untuk Surat Izin Mengemudi (SIM) A, C dan D.

“Sesuai data Ditlantas Polda Kepri tahun 2021 dan 2022 menunjukkan bahwa anak usia remaja khususnya pelajar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas masih relatif tinggi yaitu sebesar 24,77 persen,” kata dia.

Menurutnya, peningkatan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar dikarenakan usia sekolah belum mampu memahami dan melaksanakan kegiatan berlalu lintas yang berkeselamatan.

“Ini cukup disayangkan, karena kalangan pelajar merupakan generasi penerus yang akan menjadi ujung tombak pembangunan di masa mendatang yang wajib dijaga agar tidak menjadi korban sia-sia di jalan raya,” kata dia.

Baca Juga: Tiga Kurir 25 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup

Tri menjelaskan, Pendidikan Lalu Lintas yang akan mereka terapkan bertujuan agar siswa atau kalangan pelajar memiliki etika berlalu lintas di jalan. Serta dalam mengendarai kendaraan tidak ugal ugalan, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan yang terjadi di jalan raya.

Pihaknya sepakat, setelah ditandatangani perjanjian kerja sama tersebut, mereka akan secepatnya melakukan sosialiasi ke wilayah kabupaten/kota di Kepri.

“Setelah itu implementasi pengintegrasian pendidikan lalu lintas ke dalam mata pelajaran PPKn dapat segera diwujudkan dan akan segera kami laksanakan penerapannya,” kata dia. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Kejagung Tagih Barang Bukti Rp 27 Miliar

0
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. (ANTARA/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)

batampos – Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan untuk memanggil Maqdir Ismail, penasihat hukum terdakwa Irwan Hermawan, Senin (10/7). Dia dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur BTS 4G Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Komunikasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Saat diwawancarai Jawa Pos (jaringan batampos.co.id) Sabtu (8/7), Maqdir menyampaikan kesediaannya untuk datang memenuhi panggilan Kejagung. Dia memastikan telah menerima surat panggilan dari Kejagung pada Jumat (7/7) sore.

”Saya pasti akan lihat dulu surat panggilannya dan saya dipanggil dalam kapasitas sebagai apa,” terang dia. Setelah mengetahui akan diperiksa sebagai saksi, dia memastikan akan hadir di Kejagung.

Namun, Maqdir tidak akan menyampaikan keterangan kepada penyidik JAM Pidsus Kejagung sesuai jadwal yang sudah dibuat. ”Senin (besok, Red) saya akan menyampaikan permohonan pengunduran waktu,” ungkap dia. Maqdir belum menyebut alasan permohonan penundaan jadwal pemeriksaan tersebut. Dia hanya menyampaikan akan memberikan keterangan kepada penyidik pada 13 Juli mendatang. ”Semula diminta Senin, saya akan minta ditunda Kamis,” tambahnya.

Tidak hanya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi, Maqdir juga diminta Kejagung membawa uang Rp 27 miliar untuk dikembalikan kepada negara. Sebagaimana telah disampaikan Maqdir seusai sidang perdana terdakwa Irwan Hermawan, pihaknya mengklaim telah menerima pengembalian uang puluhan miliar tersebut dari pihak swasta. Uang itulah yang diminta Kejagung untuk dikembalikan. ”Rencananya begitu (akan membawa uang Rp 27 miliar),” imbuhnya.

Sejak menerima uang tersebut, Maqdir mengaku ingin secepatnya menyerahkan kepada Kejagung. Untuk itu, pihaknya mencari waktu yang tepat. Pemeriksaan dirinya oleh penyidik JAM Pidsus Kejagung dinilai sebagai momen yang pas. Merujuk berita acara pemeriksaan (BAP) Irwan, uang Rp 27 miliar sempat diberikan mantan komisaris PT Solitechmedia Synergy kepada seseorang yang disebut sebagai Z.

Dalam BAP tersebut, Irwan mengaku menerima uang Rp 119 miliar terkait proyek infrastruktur BTS 4G Bakti Kominfo. Perinciannya, uang Rp 28 miliar dari PT SGI, Rp 26 miliar dari PT JIG, Rp 28 miliar dari PT WYA, dan Rp 37 miliar dari JS. Uang tersebut kemudian disalurkan Irwan kepada beberapa pihak. Yakni, penyerahan Rp 6,2 miliar kepada pihak Bakti Kominfo. Terdiri atas PPK Proyek Bakti bernama Elvano Rp 1,5 miliar; Latifah Hanum Rp 1,7 miliar; dan Anang Latif Rp 3 miliar.

Tidak sampai di situ, di BAP tersebut Irwan mengaku menyerahkan Rp 6 miliar kepada pengacara seseorang yang dia sebut X bernama Setio, Rp 52,5 miliar kepada X, Rp 10 miliar kepada staf Kemenkominfo melalui Windi Purnama, Rp 800 juta kepada pihak Bakti Kominfo melalui Windi Purnama, serta Rp 45 miliar kepada Galumbang Menak Simanjuntak. Dari Galumbang, uang tersebut diserahkan kepada X Rp 1,5 miliar, Y Rp 10 miliar, EH Rp 15 miliar, dan Z Rp 27 miliar.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana, pemanggilan dan pemeriksaan Maqdir penting untuk menegaskan informasi yang kini beredar di masyarakat. ”Terutama terkait dengan statemen dari pengacara atau lawyer terdakwa IH, yaitu Bapak Maqdir Ismail,” ungkap dia kepada awak media di Jakarta. Setelah sidang perdana Irwan pada Selasa lalu, Maqdir sempat menyampaikan ada pengembalian dana Rp 27 miliar.

Duit sebanyak itu dikembalikan kepada pihak Irwan melalui tim penasihat hukumnya dalam pecahan mata uang asing. Ketut mengungkapkan, penyidik JAM Pidsus Kejagung menilai informasi itu penting untuk diklarifikasi. ”Agar tidak berkembang semakin jauh. Mohon kiranya Bapak Maqdir Ismail dengan kerelaannya mendatangi Kejaksaan Agung untuk menyampaikan atau mengembalikan jika memang ada pengembalian uang,” ujarnya.

Berdasar informasi yang diterima Kejagung, uang tersebut diterima Maqdir dari pihak swasta. Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui pasti identitas pihak swasta yang mengembalikan uang itu lewat Maqdir. Untuk itu, Kejagung akan meminta penjelasan dari Maqdir secara langsung. ”Sesuai dengan surat panggilan saksi dari tim penyidik, Maqdir Ismail akan diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik pada Senin, 10 Juli 2023 pukul 09.00,” beber dia.

Pemeriksaan akan dilakukan di kantor JAM Pidsus Kejagung, Gedung Bundar, Jakarta Selatan. Tidak hanya memanggil Maqdir untuk diperiksa, tim penyidik juga meminta Maqdir membawa serta uang Rp 27 miliar sebagaimana pernyataan yang sudah dia sampaikan kepada media massa. ”Untuk membuat terang perkara yang saat ini sedang dalam proses penyidikan dan bergulir di persidangan terkait dengan aliran dana,” jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Pengurus PDS Patklin Cabang Batam-Kepri, Riau, dan Jambi Dikukuhkan

0
Pelantikan PDS scaled e1688825095858
Pengurus PDS PatKlin Cabang Batam-Kepri, Riau dan Jambi periode 2022-2025 berfoto usai pengukuhan dan pelantikan di Swisbell Hotel Harbour Bay, Sabtu (8/7). F.Azis Maulana

batampos – PDS Patklin Pusat melaksakanan pengukuhan dan pelantikan pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKlin) Cabang Batam-Kepri, Riau, dan Jambi periode 2022-2025 di Swisbell Hotel Harbour Bay, Sabtu (8/7).

Ketua panitia pengukuhan dan pelantikan dr Hilmiyah, A.R Sp.PK, menyampaikan sebanyak 85 pengurus dilantik dari tiga cabang PDS Patklin ini. Adapun Ketua PDS Patklin Batam-Kepri, dr Trisunu Ruruh Wibowo SpPK dikukuhkan pengurus pusat PDS Patklin Dr dr Teguh Triyono, M Kes. SpPK (K).

Sementara pengurus PDS Patklin Batam-Kepri dilantik Ketua IDI Wilayah Kepri dr Rusdani, MKK.

“Pengukuhan dan pelantikan terdiri dari PDS Patklin Cabang Batam-Kepri 23 orang, Cabang Jambi ada 21 orang, Cabang Riau 41 orang dan peserta seminar ilmiah online 83 orang. Jadi kepengurusan ini terbentuk dalam 3 tahun kedepan,” ujarnya.

Baca Juga: Tiga Kurir 25 Kg Sabu Divonis Seumur Hidup

Selain pengukuhan pengurus, juga disertakan seminar ilmiah dengan tema Role Of Clinical Pathology in Blood Transfusion and Hematology Examination in Malignancy.

Lanjutnya, tema seminar dipilih dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman serta keahlian bagi para dokter, residen, dokter spesialis Patologi Klinik dalam bidang hematologi bank darah dan transfusi.

“Dengan mengangkat tema ini tentunya bertujuan agar meningkatkan kemampuan dan pemahaman para peserta dan kepengurusan PDS Patklin periode 2023-2025,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepri, dan Batam, Ketua IDI Kepri, dan Batam, Kepala BTKL PP Batam, KKP Kelas 1 Batam, DPW Patelki Kepri dan Batam, Direktur Rumah Sakit Wilayah Kepri, serta perhimpunan profesi di Kepri. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Menteri Perhubungan RI Kunjungi Pelabuhan Domestik dan Internasional Sekupang

0
IMG 20230709 WA0005 e1688870468323
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, saat berbincang dengan salah seorang calon penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi mengunjungi Pelabuhan Domestik dan Internasional Sekupang, Kota Batam, Sabtu (8/7/2023).

Hadir bersama Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Arif Toha, Budi Karya Sumadi menyapa beberapa pengguna jasa transportasi laut di pelabuhan tersebut.

Tujuannya tak lain untuk menanyakan perihal kenyamanan penumpang selama menggunakan fasilitas pelabuhan.

“Pak Menteri sempat berkomunikasi dengan pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Domestik dan Internasional Sekupang terkait pelayanan yang kami berikan,” ujar Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, yang juga ikut mendampingi Budi Karya Sumadi.

Dendi memaparkan, pihaknya pun terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa transportasi laut.

Tidak hanya itu, Dendi juga menyampaikan beberapa hal kepada Budi Karya Sumadi selama kunjungan dilakukan.

Beberapa di antaranya peningkatan penumpang pasca Pandemi Covid-19 melandai. Termasuk sejumlah rencana pengembangan fasilitas pelabuhan ke depannya serta perbaikan layanan yang ada.

Untuk pelabuhan domestik, BUP BP Batam mencatat bahwa rata-rata penumpang naik setiap bulannya mencapai 45.523 orang sepanjang Januari 2022 sampai Juni 2023.

Sedangkan penumpang turun sebanyak 44.731 orang per bulannya.

Pada periode yang sama, rata-rata penumpang naik di pelabuhan internasional mencapai 13.244 orang per bulannya. Sementara, penumpang turun sebanyak 13.046 orang per bulannya.

“Saya menyampaikan bahwa jumlah penumpang, baik domestik dan internasional, terus mengalami perbaikan sejak Pandemi Covid-19 melandai. BUP BP Batam pun terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan bagi kenyamanan para pengguna jasa,” pungkasnya.(*)

Menteri Perhubungan RI Kunjungi Pelabuhan Domestik dan Internasional Sekupang

0
IMG 20230709 WA0005 e1688870468323
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, saat berbincang dengan salah seorang calon penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi mengunjungi Pelabuhan Domestik dan Internasional Sekupang, Kota Batam, Sabtu (8/7/2023).

Hadir bersama Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Arif Toha, Budi Karya Sumadi menyapa beberapa pengguna jasa transportasi laut di pelabuhan tersebut.

Tujuannya tak lain untuk menanyakan perihal kenyamanan penumpang selama menggunakan fasilitas pelabuhan.

“Pak Menteri sempat berkomunikasi dengan pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Domestik dan Internasional Sekupang terkait pelayanan yang kami berikan,” ujar Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, yang juga ikut mendampingi Budi Karya Sumadi.

Dendi memaparkan, pihaknya pun terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa transportasi laut.

Tidak hanya itu, Dendi juga menyampaikan beberapa hal kepada Budi Karya Sumadi selama kunjungan dilakukan.

Beberapa di antaranya peningkatan penumpang pasca Pandemi Covid-19 melandai. Termasuk sejumlah rencana pengembangan fasilitas pelabuhan ke depannya serta perbaikan layanan yang ada.

Untuk pelabuhan domestik, BUP BP Batam mencatat bahwa rata-rata penumpang naik setiap bulannya mencapai 45.523 orang sepanjang Januari 2022 sampai Juni 2023.

Sedangkan penumpang turun sebanyak 44.731 orang per bulannya.

Pada periode yang sama, rata-rata penumpang naik di pelabuhan internasional mencapai 13.244 orang per bulannya. Sementara, penumpang turun sebanyak 13.046 orang per bulannya.

“Saya menyampaikan bahwa jumlah penumpang, baik domestik dan internasional, terus mengalami perbaikan sejak Pandemi Covid-19 melandai. BUP BP Batam pun terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan bagi kenyamanan para pengguna jasa,” pungkasnya.(*)

BP Batam Pastikan Proyek IPAL Rampung di Tahun 2024

0
IMG 20230708 WA0139 e1688869995272
Proyek IPAL yang dibangun BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun oleh Badan Pengusahaan Batam (BP) Batam menjadi salah satu solusi krisis air yang kerap dialami Kota Batam.

IPAL merupakan sebuah proyek yang bertujuan untuk mengolah air limbah domestik (tinja, buangan air dari dapur dan cucian pakaian) menjadi air bersih yang dikembalikan ke waduk. Serta memproduksi pupuk organik untuk penghijauan Kota Batam.

Air limbah domestik dari perumahan masyarakat, perhotelan, apartemen, mall dan kegiatan jasa lainnya diolah seluruhnya menjadi produk yang lebih bermanfaat. Air limbah domestik yang diolah tersebut dialirkan kembali ke waduk sebagai air baku dan dapat digunakan untuk kegiatan yang lain.

Dalam sistem kerja IPAL, sumber air limbah dialirkan secara gravitasi menggunakan pipa. Limbah dari tiap-tiap rumah, mengalir secara gravitasi ke lima stasiun pompa untuk ditampung dan disaring dari sampah dan sedimen.

Dari stasiun pompa kemudian dialirkan kembali ke IPAL Bengkong Sadai. Ada dua pipa yang disambungkan di rumah, yaitu di depan rumah (samping drainase), yang akan terpasang 10 ribu sambungan dan fase kedua adalah pipa yang disambungkan ke arah septic tank, serta dari dapur dan cucian.

Adapun untuk pipa pertama akan mengalirkan tinja (toilet), serta pipa kedua untuk mengalirkan air cucian dan kegiatan dapur. Masing-masing rumah juga akan dipasang bak kontrol.

“Kota Batam dipercaya pemerintah pusat untuk mengerjakan proyek lingkungan/proyek hijau ini sebagai upaya untuk menjaga lingkungan tetap bersih, hijau, asri, dan pembangunan berkelanjutan yang pada akhirnya akan meningkatkan investasi dan wisatawan,” ujar General Manajer Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha (BU) Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, Sabtu (8/7/2023).

Ia menegaskan, proyek IPAL akan terus dilanjutkan hingga selesai, sementara pekerjaan maintenance jaringan pipa terus dilaksanakan di lapangan. BP Batam kata Iyus, hingga saat ini selalu berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementrian Keuangan, Economic Development Cooperation Fund (EDCF) Korea selaku pihak permberi dana pinjaman, Hansol selaku kontraktor dan Sunjin selaku pihak konsultan.

“Untuk perkembangan terakhir proyek ini, tengah dilakukan finalisasi addendum pekerjaan dan Insya Allah, bulan Agustus/September 2023 akan kembali dilanjutkan dan target selesai akhir 2024,” katanya.

Iyus menjelaskan, ruang lingkup proyek IPAL adalah mengerjakan satu unit 230 lpd, 5 stasiun pompa, 114 km sambungan pipa utama dan sekunder, pipa sambungan rumah 11 ribu. Dimana saat ini progres proyek ini telah mencapai 90,8 persen.

Adapun progres 90,8 persen tersebut meliputi bangunan gedung IPAL di Bengkong Sadai, 5 stasiun pompa, 104 km pipa utama dan sekunder, serta sambungan rumah fase pertama 10 ribu.

Sisa pengerjaan proyek IPAL ini hanya tinggal merampungkan sisa jaringan pipa utama dan sekunder dan sambungan ke 11.000.

“Proyek ini diperkirakan akan selesai pada akhir 2024 mendatang,” katanya.

Ia mengharapkan dukungan segenap masyarakat di Kota Batam bersama dengan BP Batam agar proyek IPAL ini bisa berjalan dengan lancar dan selesai tepat pada waktunya. Sehingga kedepannya, tujuan dari proyek ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Sesuai dengan komitmen dari pak Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mari kita tingkatkan peran positif untuk mewujudkan Batam sebagai kota baru,” imbuhnya.(*)

BP Batam Pastikan Proyek IPAL Rampung di Tahun 2024

0
IMG 20230708 WA0139 e1688869995272
Proyek IPAL yang dibangun BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun oleh Badan Pengusahaan Batam (BP) Batam menjadi salah satu solusi krisis air yang kerap dialami Kota Batam.

IPAL merupakan sebuah proyek yang bertujuan untuk mengolah air limbah domestik (tinja, buangan air dari dapur dan cucian pakaian) menjadi air bersih yang dikembalikan ke waduk. Serta memproduksi pupuk organik untuk penghijauan Kota Batam.

Air limbah domestik dari perumahan masyarakat, perhotelan, apartemen, mall dan kegiatan jasa lainnya diolah seluruhnya menjadi produk yang lebih bermanfaat. Air limbah domestik yang diolah tersebut dialirkan kembali ke waduk sebagai air baku dan dapat digunakan untuk kegiatan yang lain.

Dalam sistem kerja IPAL, sumber air limbah dialirkan secara gravitasi menggunakan pipa. Limbah dari tiap-tiap rumah, mengalir secara gravitasi ke lima stasiun pompa untuk ditampung dan disaring dari sampah dan sedimen.

Dari stasiun pompa kemudian dialirkan kembali ke IPAL Bengkong Sadai. Ada dua pipa yang disambungkan di rumah, yaitu di depan rumah (samping drainase), yang akan terpasang 10 ribu sambungan dan fase kedua adalah pipa yang disambungkan ke arah septic tank, serta dari dapur dan cucian.

Adapun untuk pipa pertama akan mengalirkan tinja (toilet), serta pipa kedua untuk mengalirkan air cucian dan kegiatan dapur. Masing-masing rumah juga akan dipasang bak kontrol.

“Kota Batam dipercaya pemerintah pusat untuk mengerjakan proyek lingkungan/proyek hijau ini sebagai upaya untuk menjaga lingkungan tetap bersih, hijau, asri, dan pembangunan berkelanjutan yang pada akhirnya akan meningkatkan investasi dan wisatawan,” ujar General Manajer Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha (BU) Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, Sabtu (8/7/2023).

Ia menegaskan, proyek IPAL akan terus dilanjutkan hingga selesai, sementara pekerjaan maintenance jaringan pipa terus dilaksanakan di lapangan. BP Batam kata Iyus, hingga saat ini selalu berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementrian Keuangan, Economic Development Cooperation Fund (EDCF) Korea selaku pihak permberi dana pinjaman, Hansol selaku kontraktor dan Sunjin selaku pihak konsultan.

“Untuk perkembangan terakhir proyek ini, tengah dilakukan finalisasi addendum pekerjaan dan Insya Allah, bulan Agustus/September 2023 akan kembali dilanjutkan dan target selesai akhir 2024,” katanya.

Iyus menjelaskan, ruang lingkup proyek IPAL adalah mengerjakan satu unit 230 lpd, 5 stasiun pompa, 114 km sambungan pipa utama dan sekunder, pipa sambungan rumah 11 ribu. Dimana saat ini progres proyek ini telah mencapai 90,8 persen.

Adapun progres 90,8 persen tersebut meliputi bangunan gedung IPAL di Bengkong Sadai, 5 stasiun pompa, 104 km pipa utama dan sekunder, serta sambungan rumah fase pertama 10 ribu.

Sisa pengerjaan proyek IPAL ini hanya tinggal merampungkan sisa jaringan pipa utama dan sekunder dan sambungan ke 11.000.

“Proyek ini diperkirakan akan selesai pada akhir 2024 mendatang,” katanya.

Ia mengharapkan dukungan segenap masyarakat di Kota Batam bersama dengan BP Batam agar proyek IPAL ini bisa berjalan dengan lancar dan selesai tepat pada waktunya. Sehingga kedepannya, tujuan dari proyek ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Sesuai dengan komitmen dari pak Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mari kita tingkatkan peran positif untuk mewujudkan Batam sebagai kota baru,” imbuhnya.(*)

Tiga Jemaah Haji Belum Kembali setelah Ibadah di Armuzna

0
Ilustrasi. Suasana Jamaah haji melintasi jembatan Jamarat untuk melempar jumrah, Kamis (29/6/2023). (Antara)

batampos – Sejumlah jemaah haji Indonesia sempat dilaporkan hilang setelah menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Bahkan, hingga kemarin (8/7) masih ada tiga jemaah yang belum ditemukan.

”Ketiganya ini menjadi konsentrasi kami untuk melakukan pencarian di tiap-tiap waktu dan tempat karena rata-rata beliau punya gejala demensia,” kata Kabid Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi Harun Arrosyid kemarin.

Tiga jemaah tersebut adalah SA dari kelompok terbang atau kloter KJT-10, NSS (SUB-65), dan IRZ (PLM-20). ”Usianya rata-rata di atas 70 tahun. Bahkan, yang dari PLM-20 itu usianya 87 tahun,” imbuhnya.

Laporan tentang adanya jemaah yang belum kembali atau hilang itu diketahui berdasar laporan dari ketua kloter masing-masing. Setelah dilakukan kroscek, pihaknya langsung melakukan pencarian. Utamanya di sekitar lokasi terakhir yang bersangkutan dinyatakan hilang.

Bahkan, ungkap Harun, pihaknya sampai mengecek ke rumah-rumah sakit dan kamar jenazah. ”Tapi, memang tiga nama itu belum kami temukan. Beberapa lainnya yang juga sempat hilang sudah kami temukan. Ada yang dalam keadaan sehat, sakit, dan meninggal,” terangnya.

Secara terpisah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan percepatan persiapan haji 2024. Pasalnya, Arab Saudi telah mengumumkan tahapan persiapan mulai 16 September 2023. Sementara proses pemvisaan akan berakhir pada 29 April 2024 atau sekitar sepuluh hari sebelum mulai dibukanya fase keberangkatan jemaah haji ke Saudi.

”Kalau kita bandingkan dengan haji tahun ini, dua hari sebelum closing date itu kita masih bisa melakukan pemvisaan. Nah, tahun depan, hampir dua bulan sebelum closing date sudah tidak ada lagi proses pemvisaan. Artinya, ia akan berjalan lebih cepat prosesnya,” papar Yaqut.

Proses percepatan akan diawali dengan penyelesaian laporan keuangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H. Yaqut meminta laporan selesai maksimal dalam satu bulan. Selanjutnya dilaporkan ke DPR agar bisa mulai membahas haji tahun depan.

Pembahasan dengan Komisi VIII DPR diharapkan juga akan mempercepat kesepakatan tentang biaya penyelenggaraan ibadah haji 2024. Hal itu memungkinkan segera dilakukan karena sudah ada kepastian kuota. (*)

Reporter: JP Group

Novak Djokovic Catat Rekor Baru di Wimbledon

0
Novak Djokovic memenangi laga babak ketiga Wimbledon mengalahkan Stanislas wawrinka. (Emmanuel DUNAND / AFP)

batampos – Novak Djokovic lagi-lagi mencatatkan rekor. Menundukkan Stanislas Wawrinka di babak ketiga Wimbledon mengantarnya mencatatat kemenangan ke-31 di All England Club.

Raihan ini menyamai rekor yang pernah dibukukan Pete Sampras.

Mengalahkan Stan Wawrinka di babak ketiga, artinya Nole- sapaan Djokovic- berhak mengamankan satu tempat di babak keempat.

Pertandingan baru dimulai pada pukul 20.40 Rabu waktu setempat. Atau hanya satu jam sebelum laga Andy Murray dan Stefanos Tsitsipas yang baru dimulai pada hari Kamis. Namun Djokovic berhasil meraih kemenangan 6-3, 6-1, 7-6(5).

Baca Juga: Sempat Cedera, Badosa Lewati Babak Pertama Wimbledon

Pertandingan itu berakhir kurang 14 menit sebelum pergantian hari.

“Dia (Wawrinka) hanya berjarak dua poin dari memperpanjang pertandingan ini ke hari berikutnya. Sebelum memasuki lapangan, kami tahu bahwa pertandingan ini akan berlangsung sangat ketat,” ucap Nole.

”Saya tahu saya selalu bisa bermain lebih baik. Semoga seiring berjalannya turnamen saya bisa bermain lebih baik dan lebih baik lagi.”

Baca Juga: Unggul, Max Verstappen Tenang dan Fokus Jelang GP Inggris

Ini merupakan pertemuan ke-27 antara kedua petenis ini. Dan, meskipun Djokovic memimpin 20-6 pada semua pertemuan, rekor mereka berimbang 4-4 di ajang grand slam. Dengan dua di antara tiga gelar yang diraih Wawrinka didapat setelah mengalahkan Djokovic di final.

Namun, keduanya sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dan saat ini Wawrinka tengah menapaki jalan panjang untuk kembali ke peringkat 100 besar dunia setelah menjalani operasi lutut dan kaki. (*)

 

Reporter: JPGroup

Akses Putus di Lumajang, Kemen PUPR Siapkan Jembatan Bailey

0
Banjir lahar dingin Gunung Semeru yang mengalami peningkatan debit airnya akibat hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Semeru, Jumat (7/7). (Diskominfo Lumajang/Antara)

batampos – Pemkab Lumajang telah menetapkan status tanggap darurat setelah banjir dan tanah longsor menerjang wilayahnya Jumat (7/7) lalu. BNPB mencatat, sedikitnya terdapat enam jembatan yang putus akibat banjir dari lahar dingin itu. Banjir juga memaksa 571 warga mengungsi ke 13 lokasi.

’’BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan juga telah berhasil membuka akses jalan di Km 59 jalur piket nol Lumajang–Malang yang sebelumnya tertutup total akibat longsor. Saat ini jalan sudah bisa diakses kembali,’’ kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kemarin (8/7).

BMKG Kelas I Juanda Sidoarjo merilis kewaspadaan cuaca ekstrem akibat gangguan atmosfer di wilayah Jawa Timur pada 7–13 Juli 2023. Hal ini meningkatkan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah. Antara lain Blitar, Kabupaten Malang, Kota Malang, Lumajang, Tulungagung, Banyuwangi, Jember, Kediri, Pasuruan, Probolinggo, Trenggalek, Jombang, Nganjuk, dan Ponorogo.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mendukung penanganan darurat bencana banjir di Kabupaten Lumajang. Termasuk salah satunya penanganan Jembatan Kali Glidik II yang ambruk akibat tergerus banjir yang disertai material Gunung Semeru. Ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan akses jalan nasional wilayah selatan Jawa Timur terputus. Sebab, jembatan itu merupakan penghubung Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang.

’’Penanganan Jembatan Kali Glidik II segera dilakukan dengan mempersiapkan jembatan Bailey. Saat ini telah ditugaskan tim survei untuk melakukan investigasi pilar dan sungai serta menyusun gambar kerja. Kita harapkan selesai akhir Agustus 2023,’’ jelas Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Rakhman Taufik.

Rencana pemasangan jembatan Bailey dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap I memiliki panjang bentang 30 meter dan tahap II dengan panjang bentang 18 meter. ’’Nantinya perlu pembatasan beban kendaraan maksimum 25 ton, sehingga jenis kendaraan yang dapat melintas kami kira khusus kendaraan kecil, bus kecil, truk dua sumbu dengan pembatasan muatan. Termasuk rekayasa lalu lintas buka tutup karena lebar jembatan Bailey kurang lebih 4 meter,’’ ucap Rakhman.

Selain Jembatan Kali Glidik II, beberapa infrastruktur konektivitas terdampak lainnya adalah Jembatan Pronojiwo yang menghubungkan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang. Kemudian, Jembatan Gantung Bondeli yang berada di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dan CD Pelintas Jugosari berada di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. (*)

Reporter: JP Group