Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 5345

Nongsa Digital Park Bangun Jaringan Serat Optik, Fasilitasi Kecepatan Akses Data Tinggi dan Stabil Untuk Bisnis

0
bp batam 24
Seremoni Ground Breaking pemancangan jaringan serat optik Nongsa Digital Park Fiber Optic Network di KEK NDP Nongsa, Batam, Rabu (21/6). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Nongsa Digital Park (NDP) bersama dengan PT. CitraConnect dan Red Technologies melaksanakan ground preaking pemancangan jaringan serat optik. Dalam upaya meningkatkan konektifitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia khususnya Batam, NDP memutuskan untuk membangun jaringan serat optik yang akan menjadi tulang punggung infrastruktur digital di NDP.

“Jaringan serat optik ini akan menyediakan kecepatan akses data yang sangat tinggi dan stabil untuk bisnis yang berada di Kawasan NDP,” ujar CEO NDP, Mike Wiluan, Rabu (21/6).

Selain itu, jaringan ini dapat membuka peluang baru bagi perusahaan teknologi, kegiatan pelatihan vokasi, pusat data, dan startup untuk berkembang di Kawasan Ekonomi Khusus NDP.

Baca Juga: Imigrasi Batam Temukan Warga Singapura Kantongi Indentitas Indonesia

Konektifitas serat optik akan menjadi ujung tombak investasi global di masa yang akan datang dan mendukung ekosistem ekonomi digital di area pusat data.

“Seperti misalnya E-commerce, Gaming, pengembangan AI, dan pelatihan vokasional yang semuanya memerlukan konektifitas real time, penyimpanan dan pemrosesan data untuk generasi digital yang akan datang,” terangnya.

Di lokasi yang sama Direktur PT. CitraConnect Marco Bardelli, mengatakan bahwa pada saat memulai proyek Nongsa Digital Park (NDP) pada tahun 2018, pihaknya mengikuti visi Presiden Jokowi bahwa NDP akan menjadi “Jembatan Digital” antara Indonesia dan seluruh dunia.

“Kami berhasil menarik investor internasional, mendirikan fasilitas dan program pendidikan kelas dunia dengan mitra seperti Apple, IBM, dan Universitas RMIT,” ujarnya.

Kunci sukses kelanjutan NDP adalah dengan memiliki infrastruktur kelas dunia sehingga NDP dipandang sebagai “Center of Excellence” di Asia Tenggara.

Baca Juga: Krisis Air di Batam Bisa Berubah Jadi Krisis Kepercayaan

Sebagai pusat teknologi digital terkemuka di Asia Tenggara, NDP telah berhasil menarik perhatian dunia internasional.

“Kami telah menerima penghargaan dari berbagai organisasi internasional atas kontribusi dalam mengembangkan ekosistem teknologi digital di Indonesia,” ujarnya.

Mengingat peran NDP dalam pertumbuhan ekonomi digital serta menjadi konektivitas broadband sebagai faktor kunci untuk pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Apa yang diresmikan hari ini, merupakan langkah paling logis berikutnya yang diambil oleh Grup kami untuk terus mewujudkan visi Presiden,” sebutnya.

Pemasangan kabel optik yang memakan biaya sebesar USD3 juta, diharapkan dapat memberikan kecepatan akses data yang tinggi dan stabil bagi bisnis yang beroperasi di kawasan tersebut.

Baca Juga: Tergiur Tawaran Kerja Kawan Lama, 2 Pria di Batam Dihukum Penjara 11 Tahun

Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia akan bangun satu data center di kawasan Nongsa, Batam Kepulauan Riau untuk melayani klien pemerintah.

Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo RI, Bambang Dwi Anggono,mengatakan selama ini data-data pemerintahan masih banyak yang mengandalkan pusat data luar negeri, atau pusat data yang tidak bersertifikasi.

“Sekarang kami sedang proses pematangan lahan, rencananya groundbreaking pada akhir tahun ini, dan pembangunannya ditargetkan selama dua tahun,” kata dia.

Ia menyebutkan pusat data Kementerian Kominfo menjadi salah satu dengan kapasitas terbesar, yakni memiliki 25.000 core processor, 300 terabyte memory, dan 40 petabyte.

Proyek ini akan menjadi salah satu dari sembilan pusat data yang akan dibangun di Nongsa. Nilai investasinya mencapai USD 160 juta, yang merupakan hasil pinjaman dari Korea Selatan.

“Memang sekarang masih menggunakan server pusat,” kata dia. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

Salurkan PMI Non Prosedural, Warga Batam Dituntut 3,5 Tahun Penjara

0
838bbad831db9d7868ea705c15672949
Ilustrasi sidang

batampos – Muhammad Husein, warga Batam dituntut 3 tahun dan 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdullah saat sidang online di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (21/6). Husein dinilai terbukti bersalah hendak menyalurkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural atau ilegal ke Malaysia.

Dalam amar tuntutan, dijelaskan perbuataan Husein sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan Pasal 81 UU RI Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Hal itu disimpulkan dari fakta-fakta selama persidangan berlangsung.

“Menyatakan terdakwa Husein sah dan menyakinkan bersalah, sehingga sudah seharusnya dihukum sesuai dengan perbuataannya, ” jelas Abdullah.

Menurut Abdullah, hal yang memberatkan perbuataan terdakwa, karena menyalurkan Pekerja Indonesia tidak sesuai prosedur, sehingga dapat membahayakan nyawa pekerjaa tersebut. Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan.

“Menuntut terdakwa Muhammad Husein dengan pindana 3 tahun dan 6 bulan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 50 juta subsider 6 bulan,” tegas Abdullah.

Atas tuntutan itu, Muhammad Husein meminta keringan pada majelis hakim yang dipimpin Edi Sameaputti. Alasannya, ia memiliki banyak anak, diantaranya 2 laki-laki dan 5 perempuan, serta istri dan orang tua yang harus diberi nafkah.

“Saya menyesal, saya mohon keringanan, saya punya banyak anak dan orang tua yang harus saya beri nafkah, ” ujar Husein memohon kepada majelis hakim.

Usai mendengar permohonan terdakwa, hakim Edi kemudian menunda sidang hingga dia minggu kedepan. Agenda yakni putusan untuk terdakwa.

Diketahui, Husein ditangkap polisi dari salah satu apartemen di kawasan Lubukbaja. Ia ditangkap berdasarkan informasi akan adanya penyaluran PMI ke Malaysia.

Dari keterangannya ke penyidik, Husein mengaku dihubungi Ester, kenal di Malaysia untuk membantu keberangkatan keluarganya ke Malaysia. Untuk itu, Husein dijanjikan upah Rp 2,5 juta, jika berhasil memberangkatkan dan mengurus keberangkatan saudara-saudara Ester. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Satkamling Tanjungpinang Timur Jadi yang Terbaik

0
Kapolresta Tanjungpinang memberikan penghargaan kepada perwakilan Satkamling Tanjungpinang Timur. F. Humas Polresta Tanjungpinang

batampos– Satuan Keamanan Keliling (Satkamling) Kecamatan Tanjungpinang Timur meraih peringkat pertama pada lomba Satkamling Bhayangkara.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu, mengatakan lomba Satkamling ini dalam rangka menyambut HUT ke-77 Bhayangkara.
“Kecamatan Tanjungpinang Timur terbaik pertama, kedua, Kecamatan Tanjungpinang Barat dan ketiga, Kecamatan Bukit Bestari,” katanya.
Heribertus menerangkan, kegiatan ini merupakan upaya polisi dalam mempercepat revitalisasi dan meningkatkan peran Satkamling dalam menjaga keamanan secara swakarsa.
Kapolresta juga menekankan pentingnya solidaritas warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban dan keteraturan lingkungan.
Karena itu, Satkamling memiliki peran sentral menjaga keamanan menjelang agenda nasional Pemilihan Serentak tahun 2024.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengaktifkan dan memberdayakan kembali Satkamling,” imbau Heribertus.
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis dan taktis operasional di lapangan sehingga Satkamling dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Awak Satkamling harus menjunjung tinggi nilai, norma, dan etika dalam melaksanakan tugas,” tegasnya. (*)
reporter: yusnadi

BP Batam Bangun Tower Air Hingga Pasang IPA Baru di Seiharapan

0
bp batam 25
BP Batam akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Perumahan Putra Jaya dan sekitarnya. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus melakukan sejumlah terobosan dalam mengatasi suplai air ke berbagai wilayah stres area.

Dalam jangka pendek, BU SPAM BP Batam akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Perumahan Putra Jaya dan sekitarnya.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano, mengatakan, tower tersebut nantinya akan dialirkan langsung melalui pipa meteran rumah warga. Setiap warga, akan mendapat aliran air selama dua jam secara merata.

Baca Juga: Kepala BP Batam Dukung Akselerasi Ekonomi Digital

Pada saat itu warga diperkenankan untuk menampung air sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

“Nantinya akan kita isi berulang terus setiap harinya. Pembangunan akan kita mulai dalam beberapa hari kedepan, dan maksimal dalam 3 minggu kedepan akan selesai,” tegas Denny, Rabu (21/6/2023).

Tidak hanya kepada warga Perumahan Putra Jaya Tanjunguncang, BU SPAM BP Batam juga akan memasang jaringan pipa baru menuju ke Perumahan Central Park. Sehingga, solusi jangka pendek ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: BSSN dan INAFIS Polri, Tinjau Data Center BP Batam

Sementara itu, untuk kawasan Patam Lestari, Tanjung Riau dan sekitarnya, akan teratasi setelah pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Sei Harapan rampung. Pemasangan IPA ini, diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus mendatang.

“Jadi kita akan lakukan pembangunan di Sei Ladi dan Sei Harapan. Untuk perkuatan pipa jaringan ke arah Patam, Dangas dan lainnya,” imbuhnya.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, persoalan kebocoran pipa akibat terkena alat berat merupakan suatu yang tidak dapat dihindari karena adanya faktor human eror dan kurangnya data.

Meski demikian, BP Batam akan selalu mengupayakan untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar kejadian serupa tak terulang kembali.

“Bahkan sampai saat ini, kami sudah menegur kontraktor yang bersangkutan,” tegasnya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Perintahkan SPAM dan ABH Ambil Langkah Cepat Selesaikan Polemik Air

Mengenai daerah yang belum teraliri air atau di daerah stress area yang sudah belasan tahun tidak teraliri, PT ABH bersama BU SPAM terus memikirkan solusi untuk mengupayakan tersedianya air bersih.

“Sebagaimana janji PT ABH, bulan September akan mengupayakan masalah ini dapat diselesaikan,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Batam, untuk dapat menyediakan penampungan air (toren) di rumah demi mengantisipasi terjadinya gangguan suplai air.

“Saya yakin, masyarakat Batam adalah masyarakat yang cerdas. Dan kita juga sepakat, bahwa pembangunan harus terus berjalan untuk kepentingan Kota Batam dan masyarakat sendiri,” imbuhnya.(*)

BP Batam Bangun Tower Air Hingga Pasang IPA Baru di Seiharapan

0
bp batam 25
BP Batam akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Perumahan Putra Jaya dan sekitarnya. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus melakukan sejumlah terobosan dalam mengatasi suplai air ke berbagai wilayah stres area.

Dalam jangka pendek, BU SPAM BP Batam akan membangun tower air berkapasitas 2×10 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Perumahan Putra Jaya dan sekitarnya.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano, mengatakan, tower tersebut nantinya akan dialirkan langsung melalui pipa meteran rumah warga. Setiap warga, akan mendapat aliran air selama dua jam secara merata.

Baca Juga: Kepala BP Batam Dukung Akselerasi Ekonomi Digital

Pada saat itu warga diperkenankan untuk menampung air sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

“Nantinya akan kita isi berulang terus setiap harinya. Pembangunan akan kita mulai dalam beberapa hari kedepan, dan maksimal dalam 3 minggu kedepan akan selesai,” tegas Denny, Rabu (21/6/2023).

Tidak hanya kepada warga Perumahan Putra Jaya Tanjunguncang, BU SPAM BP Batam juga akan memasang jaringan pipa baru menuju ke Perumahan Central Park. Sehingga, solusi jangka pendek ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: BSSN dan INAFIS Polri, Tinjau Data Center BP Batam

Sementara itu, untuk kawasan Patam Lestari, Tanjung Riau dan sekitarnya, akan teratasi setelah pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Sei Harapan rampung. Pemasangan IPA ini, diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus mendatang.

“Jadi kita akan lakukan pembangunan di Sei Ladi dan Sei Harapan. Untuk perkuatan pipa jaringan ke arah Patam, Dangas dan lainnya,” imbuhnya.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, persoalan kebocoran pipa akibat terkena alat berat merupakan suatu yang tidak dapat dihindari karena adanya faktor human eror dan kurangnya data.

Meski demikian, BP Batam akan selalu mengupayakan untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar kejadian serupa tak terulang kembali.

“Bahkan sampai saat ini, kami sudah menegur kontraktor yang bersangkutan,” tegasnya.

Baca Juga: Kepala BP Batam Perintahkan SPAM dan ABH Ambil Langkah Cepat Selesaikan Polemik Air

Mengenai daerah yang belum teraliri air atau di daerah stress area yang sudah belasan tahun tidak teraliri, PT ABH bersama BU SPAM terus memikirkan solusi untuk mengupayakan tersedianya air bersih.

“Sebagaimana janji PT ABH, bulan September akan mengupayakan masalah ini dapat diselesaikan,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Batam, untuk dapat menyediakan penampungan air (toren) di rumah demi mengantisipasi terjadinya gangguan suplai air.

“Saya yakin, masyarakat Batam adalah masyarakat yang cerdas. Dan kita juga sepakat, bahwa pembangunan harus terus berjalan untuk kepentingan Kota Batam dan masyarakat sendiri,” imbuhnya.(*)

Polresta Barelang Resmikan Loket Layanan Informasi Publik Pekan Depan

0
WhatsApp Image 2023 05 30 at 17.14.22
Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Dabariba di Mapolresta Barelang. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Polresta Barelang akan melaunching atau meresmikan loket pelayanan informasi publik di Gedung Parama Satwika. Loket ini nantinya menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara tatap muka atau offline.

“Pekan depan akan kita resmikan. Jadwalnya awal Juni, cuma diundur,” ujar Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Dabariba, Rabu (21/6).

Dalam layanan ini, Informasi yang bisa didapatkan masyarakat yakni informasi berkala, informasi yang wajib diumumkan secara serta merta. Namun, ada informasi yang tidak bisa disampaikan ke masyarakat, yaitu informasi yang dikecualikan.

Baca Juga: BTP Ajak Mahasiswa Baru Asah Keahlian dan Raih Kesempatan Kerja Hingga Luar Negeri

“Sebelum dibuka, kita sudah melakukan uji konsekuensi informasi publik satu atap,” katanya.

Tigor menjelaskan layanan ini berdasarkan UU nmor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Untuk itu, sebagai badan publik, Polresta Barelang wajib menyediakan layanan ini.

Adapun informasi berkala seperti tugas dan fungsi kerja, laporan kerja, gangguan kamtibmas, seleksi penerimaan Polri dan PNS Polri.

Baca Juga: Kepala BP Batam Dukung Akselerasi Ekonomi Digital

Sedangkan informasi serta merta seperti bencana alam, unjuk rasa yang berpotensi anarkis, peristiwa yang meresahkan, kecelakaan, ancaman peledakan bom, limbah berbahaya, serta penggusuran lahan.

Untuk informasi yang dikecualikan yakni yang menghambat proses penegakan hukum, menganggu kepentingan perlindungan hak atas kekayaan intelektual atau haki, membahayakan pertahanan dan keamanan negara, mengungkap kekayaan alam Indonesia, merugikan ketahanan ekonomi nasional, merugikan kepentingan hubungan luar negeri, mengungkap rahasia pribadi seseorang, memorandum atau surat-surat badan publik.

Baca Juga: Penyidikan Dugaan Korupsi Pegadaian Batam, Jaksa Sudah Periksa 10 Saksi

“Yang meminta informasi ini legalitasnya harus jelas. Apakah dari media, ormas, atau masyarakat. Tapi tidak semua informasi bisa diberikan, karena ada informasi yang ditutup,” kata Tigor.

Tigor menambahkan dalam pelayanan ini, Polresta Barelang akan menyediakan laporan informasi selama 10 hari. Kemudian informasi tersebut diserahkan kepada pemohon.

“Sesuai ketentuan UU diberikan waktu 10 hari untuk mempersiapkan (informasi). Apabila tidak siap wajib memberitahu peminta informasi, dan diberikan perpanjangan waktu 7 hari,” tutupnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

SMK di Batam Hanya Tampung 5 Ribu Orang, Bisa Daftar di SMA Jika Tidak Lolos

0
Dinas Pendidikan Kepri mengeluarkan petunjuk teknis (Jukni), tata cara pendaftaran dan waktu untuk PPDB SMA, SMK dan SLB.
Alur dan tata cara pendaftaran PPDB SMA, SMK dan SLB. Foto Istimewa.

batampos – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri sudah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mamastikan jumlah peserta yang lolos PPDB tetap sesuai dengan kuota daya tampung dari masing-masing sekolah seperti yang sudah diatur dalam petunjuk teknis (juknis) PPDB sebelumnya. Artinya siswa yang lolos PPDB tidak lebih ataupun kurang dari kuota yang sudah ditentukan.

“Jumlah keseluruhan yang lolos tetap sama dengan kuota awal yang ada dalam juknis,” ujar Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto, Rabu (21/6).

Untuk Kota Batam, sesuai dengan petunjuk teknis yang ada total calon siswa SMK yang diakomodir sebanyak 5.677 orang. Ini jauh lebih kecil dari jumlah pendaftar SMK secara menyeluruh di Kota Batam. Pendaftar hingga hari terakhir PPDB SMK tercatat ada sekitar 12 ribu orang.

Baca Juga: Krisis Air di Batam Bisa Berubah Jadi Krisis Kepercayaan

Terkait persoalan ini, Disdik Kepri memberikan kesempatan kepada peserta yang tidak lolos SMK untuk kembali mendaftar ke jalur zonasi SMA yang akan segera dibuka.

“Kalau untuk menambah lokal atau kursi, kita belum bisa pastikan karena belum ada petunjuk lebih lanjut dari Kadisdik (Kepri),” ujar Kasdianto.

SMKN 1 Batam misalkan total siswa yang diterima sebanyak 546 orang. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan yang daftar yakni mencapai 1.200-an orang.

Kepala SMKN 1 Deden Suryana mengatakan proses seleksi PPDB berjalan sesuai dengan petunjuk teknis PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Artinya peserta yang lolos di sesuaikan dengan kriteria dari masing-masing jalur PPDB yang diambil. Jalur prestasi misalkan akan diurutkan sesuai dengan nilai akademik siswa selama belajar di bangku SMP.

“Semua sudah diatur dalam Juknis PPDB. Kita sekolah tinggal ikut saja. Kuotanya tetap sama seperti yang keluar di Juknis yakni 546 orang,” kata Deden.

Baca Juga: Konser 6 Hari Coldplay di Singapura, Batam Harus Ambil Peluang

Sesuai dengan juknis PPDB yang ada, untuk tingkat SMK peserta PPDB memilih tiga jurusan. Satu diantara adalah jurusan pertama atau prioritas yang dipilih oleh peserta. Namun penentuan jurusan yang diambil tetap ke kebijakan sekolah dan panitia PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

“Ada tiga pilihan jurusan yang harus di pilih dan jika lolos PPDB, apapun jurusan yang keluar ya harus terima. Tidak bisa dipaksakan harus jurusan ini atau jurusan itu,” ujar Deden. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Listrik Padam Lagi, Ini Penjelasan PLN Batam

0
lampu
Lampu

batampos – Aliran listrik di sejumlah Perumahaan Kota Batam padam hingga beberapa jam pada Rabu (21/6). Kondisi itu membuat warga panik, karena listrik padam tanpa adanya pemberitahuan.

Taka, warga Batam center mengeluhkan listrik di rumahnya yang padam lebih dari 2 jam. Kondisi itu membuat aktifitas di rumah terganggu, termasuk waktu istirahat anak-anaknya.

“Sudah 2 jam lebih listrik padam. Tak ada pemberitahuan juga,” ujar Taka, warga Batam center.

Baca Juga: Imigrasi Batam Temukan Warga Singapura Kantongi Indentitas Indonesia

Ia juga mempertanyakan listrik di rumahnya yang kerap padam. Sebab selama bulan Juni saja, sudah terjadi beberapa kali pemadaman, sedangkan di daerah lain aman-aman saja.

“Kok di wilayah perumahaan saya saja sering mati, di daerah lain perasaan aman-aman saja,” sebutnya.

Hal senada dikeluhkan Ahmad, warga Seipanas, yang juga merasakan listrik di rumahnya padam. Padahal, kondisi cuaca cukup terik, namun listrik padam tanpa adanya pemberitahuan.

“Siang-siang gini kok listrik mati. Sering banget, ” jelasnya

Sementara, Vice President of Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean membenarkan adanya pemadaman listrik di sejumlah perumahaan. Namun Bukti, tidak tahu persis berapa jumlah perumahaan yang terdampak pemadaman.

Baca Juga: Tergiur Tawaran Kerja Kawan Lama, 2 Pria di Batam Dihukum Penjara 11 Tahun

“Benar ada pemadaman, jumlah perumahaan yang terdampak pemadaman, saya kurang tahu persis,” ujar Bukti.

Dijelaskan Bukti, pemadaman yang dilakukan kemarin sudah terjadwal. Pihaknya juga sudah menginformasikan pemadaman lewat website PLN. Dimana pemadaman terjadi karena adanya pemeliharaan gardu.

“Ada pemeliharaan 3 gardu hari ini(kemarin). Untuk waktu pemadaman sudah ada Pemberitahuan,” tegas Bukti. (*)

 

Reporter: Yashinta

Satgas TPPO Polri Selamatkan 1.582 Korban

0
Ilustrasi perdagangan orang.

batampos — Langkah Polri membongkar kasus tindak perdagangan orang (TPPO) membuahkan hasil. Sejak 5 Juni hingga 20 Juni, Satgas TPPO Polri mampu menyelamatkan 1.582 korban perdagangan manusia. Salah yang terbaru, Polda Sumatera Barat berhasil menyelamatkan sepuluh warga yang dikirim ke Malaysia.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadan mengatakan, Satgas TPPO Polri per 20 Juni menangani 456 laporan dengan jumlah tersangka mencapai 532 orang. ”Jumlah korban yang mampu diselamatkan 1.582 orang,” tuturnya kemarin.

Terkait jumlah tersangka, lanjutnya, hingga saat ini tersapat 532 orang. Semua tersangka tersebut telah ditangkap baik oleh Satgas TPPO dan Polda se-Indonesia. ”dua modus terbanyak menawarkan sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) dan modus pekerja seks komersial,” paparnya.

Hingga saat ini kasus TPPO yang telah sampai pada tahap penyelidikan terdapat 83 kasus. Lalu, 347 kasus masuk dalam tahap penyidikan. ”Serta ada satu kasus yang dinyatakan lengkap atau P21,” terangnya.

Untuk kasus TPPO terbaru, Polda Sumatera Barat melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka penyalur PMI ilegal. Kapolda SUmbar Irjen Suharyono menjelaskan, tersangka seorang perempuan berinisial W, warga Kinali, Pasaman Barat, Sumbar. ”Korbannya sepuluh orang berhasil diselamatkan,” ujarnya.

Para korban dijanjikan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) hingga bekerja di perusahaan es di Malaysia. Dia mengatakan, sepuluh korban ini begitu sampai di Malaysia tidak diberikan gaji. ”Gaji malah diambil oleh agen secara diam-diam,” paparnya dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Sementara Dirreskrimum Polda Sumbar Kombespol Andry Kurniawan menuturkan, pelaku ini membujuk dengan membiayai keberangkatan dan pengurusan paspor. ”Tersangka yang biayai semua di awal,” urainya.

Namun, saat korban telah bekerja, pelaku meminta gaji tiga bulan kedepan plus fee. Dia mengatakan, dari modus itulah pelaku mendapatkan keuntungan. ”Pelaku pernah tinggal di Malaysia, jadi paham kondisi di sana,” terangnya.

Kian maraknya kasus TPPO turut menjadi perhatian serius Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Apalagi, dari korban yang ada, teridentfikasi adanya korban anak.

Diakuinya, pihaknya turut terlibat dalam penanganan kasus TPPO ini. Kementerian Sosial (Kemensos) bertugas melakukan rehabilitasi sosial pada para korban TPPO.

Tercatat, sejak 1 Januari hingga 21 Juni 2023, ada 196 orang korban TPPO yang ditangani oleh Kemensos melalui balai-balai besar Kemensos yang tersebar di 37 balai yang tersebar di 514 kabupaten/kota. Mereka ditangani bersama dengan 216 pekerja migran bermasalah dan 29 orang WNI yang barus saja dipulangkan dari luar negeri.

”Mereka akan kita tangani orang per orang. Saat ini tengah dilakukan asesmen oleh petugas di balai kami,” ujar Risma dalam temu media soal program PENA untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, di Jakarta, Rabu (21/6).

Menurutnya, pola penanganan untuk mereka tidak bisa lagi menggunakan metode per kelompok. Sebab, masing-masing memiliki masalah berbeda-beda, yang biasanya menyangkut ekonominya. Sehingga, perlu ditangani per orang per kasus.

Terutama, yang menyangkut anak-anak. Ia mengatakan, pihaknya tengah meneliti keterlibatan anak-anak dalam kasus TPPO ini. ”Makanya sedang tak teliti, kalau anak-anak itu kenapa. Apa sih masalahnya?,” ungkapnya.

Risma mengaku sedih terhadap kasus TPPO yang kian marak ini. Oleh karenanya, dia menginisiasi adanya program pengentasan kemiskinan yang dinilai sebagai salah satu core dari tindak TPPO ini.

Nantinya, wilayah-wilayah perbatasan bakal jadi sasaran awal program tersebut. Daerah perbatasan dinilai rentan TPPO lantaran banyak kemiskinan terjadi di sana. Ia juga telah menginstruksikan seluruh kepala balai Kemensos untuk mendeteksi potensi-potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di wilayahnya sebagai upaya perbaikan ekonomi.

”Sebetulnya tugas kemensos kalo sudah terjadi TPPO, kecuali kemiskinan. Aku bagian kecil dari penanganan TPPO ini. Tapi, kalau mereka keluar dari kemiskinan maka tidak kembali terjebak TPPO,” papar Mantan Walikota Surabaya tersebut.

Untuk pemasaran, Kemensos akan membangun kios di wilayah perbatasan. Rencananya, ada empat kios yang dibangun di pos lintas batas negara (PLBN) antara Indonesia-Papua NUgini. Dengan begitu, warga bisa berjualan di sana. (*)

Reporter: JP Group

Daftar Pemilih Tetap di Karimun Capai 191.416 Pemilih

0
KPU Karimun tetapkan DPT 191.416 pemilih. f,TRI

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, secara resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 191.416 pemilih yang terbagi 14 kecamatan, 71desa/kelurahan dengan 781 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Komisioner KPU Karimun Mardanus mengatakan, terjadi penurun jumlah pemilih dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) 192.003 pemilih menjadi 191.416 pemilih.

” Ada penurunan dari penetapan DPS dengan DPT jumlah pemilih. Karena, pemilih banyak yang pindah luar daerah Karimun. Kalau dilihat dari tabel, pemilih potensial non KTP-eL masih ada 3.181 pemilih. Tapi itu sudah berkurang dibandingkan sebelumnya dan akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatal Sipil (Disdukcapil) Karimun untuk memastikan pemilih mendapatkan KTP-eL,” terangnya, Rabu (21/6) di aula mesjid Agung Karimun.

Sedangkan, untuk pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 719 pemilih, seperti meninggal dunia, pindah domisili, pemilig ganda, rubah alamat dan sebagainya. Kemudian, untuk pemilih baru sendiri ada 372 pemilih, perbaikan data pemilih cukup banyak ada 891 pemilih.

BACA JUGA:KPU Mulai Susun DPT

” Untuk pemilih potensial non KTP-eL paling banyak berada diwilayah kecamatan Kundur yang mencapai 445 pemilih. Dan, kita tetap akan berkoordinasi dengan PPK Kundur untuk yang belum memiliki KTP-eL nantinya. Sebab, persyaratan untuk menggunakan hak pilih adalah memiliki KTP-eL,” ungkapnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga memberikan rekomendasi atau masukan kepada pihak KPU Karimun agar terus melakukan pemantauan atau program dari 3.181pemilih non KTP-eL kepada Disdukcapil Karimun. Agar, pemilih tersebut nantinya benar-benar bisa menggunakan hak pilihnya pada tahun 2024 mendatang.

” KPU Karimun harus ada progres terhadap pemilih yang non KTP-eL setiap bulannya bersama Disdukcapil,” tegasnya.

Selain itu, terhadap status pemilih dengan anomali yang tidak lengkap. Seperti nama pemilih terdaftar di DPT, tapi alamat RT/RW tidak lengkap yang harus dilakukan perbaikan oleh jajaran KPU Karimun. Kemudian, Disdukcapil Karimun ada 686 Pemilih ubah data status KTP. Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun ada 64 pemilih baru yang belum masuk DPTdan sebagainya.

” Masak, namanya ada di DPT. Tapi, alamatnya tidak lengkap seperti RT 000, RW 000 yang banyak kita temukan dilapangan. Tidak mungkin sama alamat RT/RW seperti itu,” ucapnya.(*)

reporter: tri haryono